Anda di halaman 1dari 2

Hasil Diskusi

1. Contoh dari refreezing untuk membantu mengintegrasikan perubahan? (Khansa Sahibah)

2. Bagaimana perusahaan yakin bahwa perubahan organisasi bisa memperbaiki perubahan?


(Januari Silvi)

3. Apakah ada strategi untuk menghadapi perubahan? (Wiwid Sukamto)

4. Bagaimana seorang pemimpin menyikapi perubahan strategi dan orgnisasi? (Haisyah)

5. Manajemen Stress ketika terjadi perubahan strategi da organisasi? (Badrus Zaman Habibie)

6. Apa dampak yang ditimbulkan bagi perusahaan akibat adanya perubahan organisasi baik
eksternal maupun internal? (Wa Ode Irma sari)

Jawaban

1. Refreezing adalah tahap membangun stabilitas kembali setelah terjadi perubahan,


contohnya organisasi sekolah dulu jam pelajaran ditetapkan jam 7pagi sampai jam 12 siang.
Saat ini ada perubahan menjadi full day school sehingga diperlukan tahap refreezingg untuk
membuat sistem full day menjadi nyaman bagi organisasi sekolah tersebut.

2. perubahan yang dimaksud dalam bab ini adalah perubahan ke arah positif. Karena
Perubahan strategi dan organisasi dalam perusahaan merupakan hasil dari tahap evaluasi
implementasi strategi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Oleh karena itu, saat perusahaan
menentapkan adanya perubahan strategi tentunya manajemen sudah yakin akan perubahan
itu.

3. Strategi untuk menghadapi perubahan :

1) Tidak takut akan terjadinya perubahan


2) Menemukan alasan terjadinya perubahan
3) Pemimpin harus bisa menentukan arah perubahan
4) Pemimpin harus mamapu membuat langkah perubahan agar perubahan menjadi
konkrit.

4. dalam menyikapi perubahan strategi dan organisasi, ada 8langkah yang dikemukakan oleh
Kotter untuk memimpin perubahan tersebut, yaitu:

1) Membangun rasa pentingnya perubahan


2) Menyusun koalisi
3) Mengembangkan visi dan strategi
4) Mengkomunikasikan perubahan visi
5) Melakukan tindakan yang berdampak luas
6) Menunjukkan keberhasilan jangka pendek
7) Mengkonsolidasikan pencapaian perubahan dan berupaya menghasilkan lebih banyak
perubahan
8) Mengumumkan pendekatan baru dalam budaya organisasi

5. Ketika terjadi perubahan strategi dan organisasi, akan ada kemungkinan karyawan akan
stress karena belum siap menghadapi perubahan. Oleh karena itu butuh yang namanya
Manajemen stress. Adapun pendekatan untuk mengurangi stress adalah:

1) Pendekatan Individu

a. Penerapan manajemen waktu


b. Penambahan waktu olah raga
c. Pelatihan relaksasi
d. Perluasan jaringan social

2) Pendekatan Organisasional
a. Menciptakan iklim organisasi yang mendukung.
b. Penetapan tujuan yang realistis
c. Penyeleksian personil dan penempatan yang baik
d. Perbaikan komunikasi oranisasi
e. Membuat bimbingan konseling

6. faktor internal dan eksternal merupakan faktor penyebab dibutuhkannya perubahan


stratejik dan organisasi. Bukan merupakan dampak dari perubahan strategi dan organisasi
perusahaan.