Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Hamengku, Mustika Arum. 2015. Pengaruh Susu Sapi Bubuk terhadap


Jumlah Foam Cell Lapisan Intima Aorta pada Tikus Putih (Rattus
norvegicus) Galur Wistar Jantan Model Diabetes Mellitus Tipe II.
Tugas Akhir, Program Studi Ilmu Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran
Universitas Brawijaya. Pembimbing: (1) Fajar Ari Nugroho, S.Gz., M.Kes.
(2) Olivia Anggraeny, S.Gz, M.Biomed

Latar Belakang: Penderita diabetes mellitus tipe II diketahui memiliki jumlah


foam cell yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang normal. Jumlah foam cell
dapat mengindikasikan risiko kerusakan endotelial pembuluh darah terkait
komplikasi diabetes mellitus tipe II. Susu sapi bubuk mengandung vitamin D dan
kalsium yang dapat menekan pembentukan foam cell dengan mencegah
penyerapan LDL teroksidasi serta menurunkan kadar LDL dan trigliserida pada
penderita diabetes mellitus tipe II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh pemberian susu sapi bubuk terhadap jumlah foam cell intima aorta
pada tikus putih jantan model diabetes mellitus tipe II yang diberikan diet tinggi
lemak dan induksi Streptozotocin.
Metode: Penelitian eksperimental menggunakan Post Test Only Control Group
Design. Sejumlah 30 tikus wistar dibagi secara acak menjadi 5 kelompok. Semua
tikus wistar diadaptasi 1 minggu dengan diet normal, dilanjutkan diet tinggi lemak
selama 4 minggu. Pemberian susu sapi bubuk dilakukan selama 56 hari
menggunakan susu sapi bubuk komersial dengan mencampurkan ke dalam
pakan tikus. Pada hari ke-96 tikus dibedah dan diambil jaringan aortanya,
kemudian dibuat preparat histopatologisnya dengan pewarnaan Hematoksilin-
Eosin. Selanjutnya dilakukan pembacaan preparat dan penghitungan foam cell
dengan aplikasi OlyVIA. Analisa statistik dilakukan dengan menggunakan uji
One-Way ANOVA dan uji Korelasi-Regresi Spearman.
Hasil: Terdapat perbedaan jumlah foam cell antar kelompok dengan p = 0,000 (p
< 0,05) dan terdapat pengaruh pemberian susu sapi bubuk dengan berbagai
dosis terhadap jumlah foam cell intima aorta tikus dengan p = 0,009 (p < 0,05).
Kesimpulan: Pemberian susu sapi bubuk selama 8 minggu mampu mencegah
peningkatan jumlah foam cell intima aorta pada tikus dengan diabetes mellitus
secara signifikan dan dosis yang paling efektif adalah dosis 1,8 gram susu sapi
bubuk perhari.

Kata kunci: foam cell, diabetes mellitus tipe II, susu sapi bubuk, vitamin D,
kalsium