Anda di halaman 1dari 6

SURAT KEPUTUSAN DIREKSI RS XXXXXXXX

Nomor : 056/SK/RSK128-DIR/09/2015

Tentang
KEBIJAKAN TATA KELOLA KEPEMIMPINAN DAN PENGARAHAN
RS XXXXXXXX

Menimbang : 1. Bahwa RS XXXXXXXX mengatur Tata kelola kepemimpinan


dan pengarahan di rumah sakit sesuai dengan undang-undang
dan peraturan yang berlaku.
2. Bahwa dalam upaya mengimplementasikan good corporate
governance, di tetapkan Tata Kelola Kepemimpinan dan
Pengarahan di RS XXXXXXXX
3. Bahwa sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas dipandang
perlu ditetapkan dalam suatu Surat Keputusan Direksi RS
XXXXXXXX.

Mengingat : 1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009


tentang Rumah Sakit;
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 29 tahun 2004
tentang Praktik Kedokteran;
3. Undang - undang Republik Indonesia Nomer 36 tahun 2009
tentang Kesehatan
4. Ketetapan Menteri Kesehatan nomer 56 tahun 2014 tentang
penetapan tipe rumah sakit
5. Ketetapan Menteri Kesehatan Nomer 755 tahun 2011 tentang
Komite Medik
6. Ketetapan Menteri Kesehatan Nomer 631 tahun 2005 tentang
Pedoman Peraturan Internal Staf Medis (Medical Staf By
Laws) di Rumah Sakit
7. Keputusan ........................................ Nomor …. Tentang
pengangkatan Direksi RS XXXXXXXX periode ….

MEMUTUSKAN
Menetapkan :
PERTAMA : Surat Keputusan Direksi Rs XXXXXXXX Tentang Kebijakan
Terhadap Tata Kelola Kepemimpinan Dan Pengarahan
KEDUA : Kebijakan Tata kelola kepemimpinan dan pengarahan RS
XXXXXXXX dimaksud dalam Diktum Pertama sebagaimana
tercantum dalam Lampiran Keputusan ini.
KETIGA : Kebijakan Tata Kelola Kepemimpinan dan pengarahan RS
XXXXXXXX dimaksud dalam Diktum Kedua harus dijadikan
acuan manajemen di RS XXXXXXXX.
KEEMPAT : Peraturan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan dan kesalahan dalam
Surat Keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana
mestinya

Ditetapkan : Jakarta
Pada Tanggal : 01 September 2015
Direksi RS. XXXXXXXX

Dr. Harijadi, Sp.A.,MARS


Direktur
Lampiran
Surat Keputusan Direksi RS. XXXXXXXX
Nomor : 056/SK/RSK128-DIR/09/2015

KEBIJAKAN
TATA KELOLA KEPEMIMPINAN DAN PENGARAHAN
DI RS XXXXXXXX

I. Statuta RS XXXXXXXX ditetapkan oleh Yayasan PDS XXXXXXXX, sebagai


pemilik didalamnya mengatur tanggung jawab dan kewenangan Pemilik,
Pengawas, dan Pengelola.
1. Pemilik yang dalam hal ini adalah Yayasan PDS XXXXXXXX, bertanggung
jawab untuk
a. mengawasi operasional rumah sakit dan
b. menyediakan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi
komunitasnya atau bagi penduduk yang membutuhkan pelayanan
c. Mengevaluasi kinerja Pengelola Rumah Sakit secara
berkesinambungan setiap tahunnya.
d. memberikan persetujuan atas misi rumah sakit dan
mengumumkannya kepada masyarakat
e. memberikan persetujuan atas kebijakan dan rencana untuk
menjalankan rumah sakit
f. memberikan persetujuan atas anggaran belanja dan alokasi sumber
daya yang dibutuhkan untuk mencapai misi rumah sakit
g. Mengangkat Direksi RS XXXXXXXX.
h. Memberikan persetujuan atas rencana rumah sakit dalam mutu dan
keselamatan pasien serta
i. Secara teratur menerima dan menindaklanjuti laporan tentang
program mutu dan keselamatan pasien.
2. Pengelola adalah Direksi RS XXXXXXXX, bertanggung jawab untuk
a. Memimpin/mengendalikan dan mengelola RS XXXXXXXX
b. Mengevaluasi kinerja manajer secara berkesinambungan setiap
tahunnya
c. Menjalankan rumah sakit dan mematuhi undang-undang dan
peraturan yang berlaku.
d. Respon terhadap setiap laporan dari lembaga pengawasan dan
regulator.
e. Mengelola dan mengawasi/mengendalikan sumber daya manusia,
sumber daya finansial dan sumber daya lainnya.
f. Merekomendasikan kebijakan-kebijakan kepada badan pengelola /
dewan pengawas
g. Menentukan misi rumah sakit dan membuat rencana dan kebijakan
yang dibutuhkan untuk memenuhi misi tersebut, yang dilakukan
secara kolektif
h. Mengidentifikasi dan merencanakan jenis pelayanan klinis yang perlu
untuk memenuhi kebutuhan pasien yang dilayani rumah sakit.
i. Membuat laporan kepada Yayasan, berupa laporan :
a) Kinerja
b) Keselamatan pasien
c) Keuangan

II. Perencanaan Rumah Sakit


1. Perencanaan Strategi RS disusun setiap 5 tahun sekali
2. Perencanaan anggaran pendapatan dan Belanja RS disusun setiap setahun
sekali
3. Perencanaan Pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.disusun
bersama dengan pemuka masyarakat dan pimpinan organisasi lain.

III. Guna mengurangi risiko dalam proses asuhan klinis dan pelayanan yang
direncanakan, dengan menjamin alat berfungsi dengan baik, maka ditetapkan
Peralatan, perbekalan (supplies), dan obat yang digunakan di RS XXXXXXXX,
Sesuai dengan rekomendasi organisasi profesi atau oleh sumber lain yang
berwenang.
IV. Kontrak Kerja Pelayanan Klinis dan Manajemen
1. Direksi menetapkan Kontrak kerja klinis dan manajemen dan menseleksinya.
2. Kontrak Kerja untuk pelayanan klinis terdapat pada :
a) Kontrak kerja rujukan pelayanan diagnostik dengan beberapa RS
terdekat.
b) Kontrak kerja manajemen, terdiri dari : Kontrak kerja pengadaan tenaga
keamanan, kontrak kerja pelayanan kesehatan dengan mitra atau
penjamin pembiayaaan, kontrak kerja pengadaan bahan - bahan mentah
untuk kebutuhan gizi pasien, kontrak kerja laundry, dll.
c) Kontrak kerja yang akan berakhir, diantisipasi.
3. Kontrak kerja dilakukan evaluasi setiap tahunnya.
4. Evaluasi kontrak kerjasama untuk pelayanan pasien, merupakan program
mutu dan keselamatan pasien, untuk itu manajemen menerima,
menganalisa dan mengambil tindakan atas informasi mutu dari sumber luar.

V. Pendidikan Peningkatan Mutu, Pegawai dan seluruh jajaran lainnya mendapatkan


:
1. Pendidikan dalam atau terbiasa dengan (familiar) konsep dan metode
peningkatan mutu;
2. Secara pribadi berpartisipasi dalam proses peningkatan mutu dan
keselamatan pasien;
3. Memastikan bahwa peningkatan mutu klinis termasuk kesempatan untuk
pengukuran kinerja profesional

VI. Program Sumber Daya Manusia, terdiri dari :


1. Rekruitmen dan retensi,
2. Pengembangan dan pendidikan berkelanjutan bagi semua staf.
3. Evaluasi kinerja

VII. Guna keselamatan pasien, RS XXXXXXXX mendukung adanya komunikasi yang


baik diantara para profesional dan berkerja sama merencanakan dan
mengembangkan kebijakan yang mengarahkan Pelayaann medis, serta
memberikan praktik etis profesi.
VIII. Tiap Bagian atau unit kerja dipimpin oleh seorang manajer yang ditetapkan oleh
Direksi.
IX. RS XXXXXXXX mempunyai perencanaan yang seragam.
X. Rumah sakit menetapkan kerangka kerja untuk manajemen etis yang menjamin
bahwa asuhan pasien diberikan didalam norma-norma bisnis, finansial, etis, dan
hukum yang melindungi pasien dan hak mereka.

Ditetapkan : Jakarta
Pada Tanggal : 01 September 2015
Direksi RS. XXXXXXXX

……………………………………….
Direktur