Anda di halaman 1dari 32

HASIL PENYELARASAN KURIKULUM DAN SILABI

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


SESUAI KEBUTUHAN INDUSTRI

KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN
TENAGA LISTRIK

KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN INDUSTRI
2017
Foto Cover : russelservicos.com.br/wp-content/uploads/2017/05/tesisatci_listesi1.jpg
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan
hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan buku hasil penyelarasan Kurikulum
dan Silabi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sesuai kebutuhan kompetensi di industri.
Kegiatan penyelarasan kurikulum dan silabi ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas
Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan
dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia.

Kegiatan penyelarasan kurikulum dan silabi SMK telah dilakukan dengan


melibatkan pihak industri untuk mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan industri dan
belum tercakup dalam kurikulum dan silabi SMK yang telah ada. Kompetensi tersebut
dimasukkan sebagai materi pembelajaran sisipan dalam mata pelajaran produktif yang
sesuai pada struktur kurikulum yang ada. Di dalam hasil penyelarasan kurikulum dan
silabi ini telah dihitung kebutuhan waktu pembelajaran untuk setiap mata pelajaran
produktif berupa durasi pembelajaran riil dalam satuan jam. Untuk pembelajaran materi
sisipan tersebut, perlu dilakukan pengurangan materi pembelajaran yang telah ada dan
tidak berkaitan langsung dengan pencapaian kompetensi sesuai kebutuhan industri. Agar
dapat dicapai kompetensi yang sesuai kebutuhan industri seperti yang tercantum dalam
hasil penyelarasan kurikulum dan silabi ini, pembelajaran mata pelajaran produktif
disarankan agar dilaksanakan dengan sistem modular, yaitu pembelajaran diselesaikan
untuk satu materi pembelajaran dan dilanjutkan pada materi pembelajaran berikutnya
secara berurutan.

Penyusunan buku ini melibatkan berbagai pihak yang terkait, mulai dari praktisi
pada sektor industri; guru SMK di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
serta guru dan dosen unit pendidikan di lingkungan Kementerian Perindustrian. Kami
menyadari bahwa buku ini jauh dari kesempurnaan, untuk itu kami mengharapkan
masukan dari para pemangku kepentingan, khususnya para praktisi di sektor industri.

Akhir kata, semoga buku ini berguna bagi seluruh pihak.

Juni 2017
Tim Penyusun
Hasil Penyelarasan Kurikulum dan Silabi SMK
Pusdiklat Industri
PENYELARASAN STRUKTUR KURIKULUM SMK/MAK
KOMPETENSI KEAHLIAN : TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK

KELAS
MATERI PEMBELAJARAN
JPL
MATA PELAJARAN SISIPAN YANG BELUM
X XI XII
TERAKOMODIR
1 2 1 2 1 2
Kelompok A (Wajib)

1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 3 3 3

Pendidikan Pancasila dan


2 2 2 2 2 2 2
Kewarganegaraan
3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 4 4
4 Matematika 4 4 4 4 4 4
5 Sejarah Indonesia 2 2 2 2 2 2
6 Bahasa Inggris 2 2 2 2 2 2
Kelompok B (Wajib)
7 Seni Budaya 2 2 2 2 2 2
8 Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2 2 2 2
Pendidikan Jasmani, Olah Raga &
9 3 3 2 2 3 3
Kesehatan
Kelompok C (Kejuruan)
C1. Dasar Bidang Keahlian
10 Fisika 2 2 2 2 - -
11 Kimia 2 2 2 2 - -
12 Gambar Teknik 2 2 2 2 - -
C2. Dasar Program Keahlian
13 Simulasi Digital 3 3 - - - -
14 Dasar Dan Pengukuran Listrik 10 10 - - - -
15 Pekerjaan Dasar Elektromekanik 5 5 - - - -
C3. Paket Keahlian
Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik (dalam jam riil)

- Memahami alat ukur multimeter


16 Instalasi Penerangan Listrik - - 60 60 72 36
- Menggunakan alat ukur multimeter
17 Instalasi Tenaga Listrik - - 72 72 96 48
18 Instalasi Motor Listrik - Memahami dan menggunakan alat
ukur listrik laser tachometer
- Memahami prosedur dan
melaksanakan pemeliharaan motor
induksi
- Memahami prosedur dan - - 96 96 120 60
melaksanakan penggantian kumparan
motor low voltage
- Memahami prosedur dan
melaksanakan penggantian bearing
motor listrik level 1
TOTAL C3 (dalam jam riil) 888

Keterangan :
- Untuk waktu pembelajaran pada mata pelajaran produktif C1, C2 dan C3 menggunakan waktu riil yaitu
1 jam = 60 menit
SILABUS MATA PELAJARAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK

Satuan Pendidikan : SMK/ MAK


Kelas /Semester : XI

Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian dalam bidangkerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
1.1 Menyadari
sempurnanya konsep
Tuhan tentang
benda-benda dengan
fenomenanya untuk
dipergunakan
sebagai aturan dalam
perancangan instalasi
penerangan listrik
1.2 Mengamalkan nilai-
nilai ajaran agama
sebagai tuntunan
dalam perancangan
instalasi penerangan
listrik
2.1 Mengamalkan
perilaku jujur,
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
disiplin, teliti, kritis,
rasa ingin tahu,
inovatif dan
tanggung jawab
dalam melaksanakan
pekerjaan di bidang
Instalasi Penerangan
Listrik.
2.2 Menghargai
kerjasama, toleransi,
damai, santun,
demokratis, dalam
menyelesaikan
masalah perbedaan
konsep berpikir
dalam melakukan
tugas di bidang
Instalasi Penerangan
Listrik.
2.3 Menunjukkan sikap
responsif, proaktif,
konsisten, dan
berinteraksi secara
efektif dengan
lingkungan sosial
sebagai bagian dari
solusi atas berbagai
permasalahan dalam
melakukan pekerjaan
di bidang Instalasi
Penerangan Listrik
3.1 Menjelaskan  Lampu Penerangan Mengamati : Observasi : 10,5 jam  Rudiger Ganslandt,
instalasi lampu (Lighting) :  Mengamati peralatan  Proses Harold Hofmann.
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
penerangan pada 1. Dasar-dasar Lampu dan kelengkapan bereksperimen Handbook of Lighting
bangunan gedung. Penerangan. pemasangan instalasi menggunakan Design. ERCO
4.1 Memasang instalasi 2. Rekomendasi Lampu lampu penerangan pada peralatan dan Leugchten GmbH,
lampu penerangan Penerangan untuk bangunan gedung. kelengkapan Braunschweig/Wiesbad
pada bangunan Pemasangan Luar dan komponen dan en German 1992.
gedung Dalam. Menanya : perlengkapan
3. Luminasi.  Mengkondisikan instalasi lampu 18 jam
4. Jenis-jenis lampu situasi belajar untuk penerangan pada
3.2 Menafsirkan gambar penerangan dan sumber membiasakan bangunan gedung  .........., The Lighting
kerja pemasangan cahaya. mengajukan Handbook 1st Edition,
instalasi lampu 5. Pengontrolan lampu pertanyaan secara Tugas : Zumtobe Staff, UK
penerangan pada penerangan. aktif dan mandiri  Hasil pekerjaan 2004.
bangunan gedung. 6. Lampu penerangan dan tentang jenis pemasangan
4.2 Menyajikan gambar managemen ruangan, peralatan dan komponen dan  ..........., Electrical
kerja (rancangan) lampu emergensi. kelengkapan perlengkapan Instalation Guide,
pemasangan instalasi 7. Perhitungan kuantitas komponen instalasi instalasi lampu Schneider Electric,
lampu penerangan luminasi. lampu penerangan penerangan pada 22,5 jam 2009.
pada bangunan 8. Perbaharuan lampu pada bangunan bangunan gedung
gedung penerangan. gedung.  AJ Watkins and Chris
9. Perangkat hubung bagi Tes : Kitcher, Electric
3.3 Mendeskripsikan utama. Mengeksplorasi :  Tes lisan/ tertulis Installation
karakteristik 10. Pemilihan gawai  Mengumpulkan data terkait dengan Calculation, Newnes
instalasi lampu pengaman. yang dipertanyakan peralatan dan San Francisco 2009.
penerangan pada 11. Kalkulasi kebutuhan daya. dan menentukan kelengkapan
bangunan gedung. 12. Koreksi faktor daya. sumber (melalui benda komponen dan  Standar International
4.3 memeriksa instalasi 13. Contoh perhitungan konkrit, dokumen, perlengkapan Electrotechnic
lampu penerangan instalasi penerangan buku, eksperimen) instalasi lampu Commition (IEC).
pada bangunan listrik. untuk menjawab penerangan pada
gedung. 14. Pengamanan terhadap pertanyaan yang bangunan gedung.  PUIL Edisi 2000.
bahaya tegangan bocor diajukan tentang jenis
(ELCB). komponen dan  William A Thue, Electric
15. Pemakaian kapasitor perlengkapan instalasi Observasi : Power Cable
dalam instalasi penerangan lampu penerangan  Proses Engineering, Marcel
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
listrik pada bangunan pelaksanaan tugas Dekker Inc, New York,
gedung.. serta pemasangan 1999.
 Pemasangan instalasi lampu fungsinya komponen dan
penerangan pada bangunan perlengkapan
gedung. Mengasosiasi : instalasi lampu
1. Standar internasional  Mengkatagorikan data penerangan pada
(Standar IEC), PUIL 2000 dan menentukan bangunan gedung
dan lambang gambar listrik. hubungannya,
2. Perangkat PHB tegangan selanjutnyanya Portofolio
rendah. disimpulkan dengan  Portofolio terkait
3. Pemilihan gawai pengaman. urutan dari yang kemampuan dalam
4. Jenis-jenis rangkaian sederhana sampai pada pemasangan
instalasi lampu penerangan yang lebih kompleks komponen dan
pada bangunan gedung terkait dengan perlengkapan
5. Gambar rangkaian instalasi komponen dan instalasi lampu
lampu penerangan pada perlengkapan instalasi penerangan pada
bangunan gedung. lampu penerangan bangunan gedung
6. Komponen dan pada bangunan gedung
perlengkapan pada
perencanaan instalasi lampu Mengkomunikasikan :
penerangan pada bangunan  Menyampaikan hasil
gedung. konseptualisasi tentang
7. Perencanaan rangkaian komponen dan
instalasi lampu penerangan perlengkapan instalasi
pada bangunan gedung. lampu penerangan pada
8. Koordinasikan persiapan bangunan gedung dalam
pemasangan instalasi bentuk lisan, tulisan, dan
lampu penerangan pada gambar.
bangunan gedung kepada
pihak lain yang berwenang.
9. Teknik dan prosedur
pemasangan instalasi lampu
penerangan pada bangunan
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
gedung.

3.4 Menjelaskan  Instalasi listrik tegangan Mengamati : Observasi : 15 jam  Rudiger Ganslandt,
komponen dan sirkit rendah fasa tunggal dan fasa  Mengamati peralatan  Proses Harold Hofmann.
instalasi listrik tiga yang digunakan untuk dan kelengkapan bereksperimen Handbook of Lighting
tegangan rendah fasa penerangan piranti elektronik komponen dan sirkit menggunakan Design. ERCO
tunggal dan fasa tiga dan piranti rumah tangga instalasi listrik peralatan dan Leugchten GmbH,
yang digunakan untuk (home appliances) : tegangan rendah fasa kelengkapan Braunschweig/Wiesbade
penerangan piranti 1. Standar internasional tunggal dan fasa tiga komponen dan n German 1992
elektronik dan piranti (Standar IEC), PUIL 2000 yang digunakan untuk sirkit instalasi
rumah tangga (home dan lambang gambar penerangan piranti listrik tegangan  .........., The Lighting
appliances). listrik. elektronik dan piranti rendah fasa Handbook 1st Edition,
2. Jenis-jenis lampu rumah tangga (home tunggal dan fasa Zumtobe Staff, UK
4.4 Memasang penerangan piranti appliances). tiga yang 2004.
komponen dan sirkit elektronik dan piranti digunakan untuk
instalasi listrik rumah tangga (home Menanya : penerangan  ..........., Electrical
tegangan rendah fasa appliances).  Mengkondisikan situasi piranti elektronik Instalation Guide,
tunggal dan fasa tiga 3. Perhitungan kuantitas belajar untuk dan piranti Schneider Electric, 2009.
yang digunakan untuk luminasi membiasakan rumah tangga
penerangan piranti 4. Perangkat hubung bagi mengajukan pertanyaan (home  AJ Watkins and Chris
elektronik dan piranti utama. secara aktif dan mandiri appliances). Kitcher, Electric
rumah tangga (home 5. Pemilihan gawai tentang pemasangan Installation Calculation,
appliances). pengaman. komponen dan sirkit Tugas : 18 jam Newnes San Francisco
6. Kalkulasi kebutuhan daya. instalasi listrik tegangan  Hasil pekerjaan 2009.
3.5 Menafsirkan gambar 7. Pengaruh luar (gangguan). rendah fasa tunggal dan pemasangan
kerja pemasangan 8. Koreksi faktor daya. fasa tiga yang digunakan komponen dan  Standar International
komponen dan sirkit 9. Contoh perhitungan untuk penerangan piranti sirkit instalasi Electrotechnic
instalasi listrik instalasi listrik. elektronik dan piranti listrik tegangan Commition (IEC).
tegangan rendah fasa 10. Pengamanan terhadap rumah tangga (home rendah fasa
tunggal dan fasa tiga bahaya tegangan bocor. appliances). tunggal dan fasa  PUIL Edisi 2000.
yang digunakan untuk 11. Pemakaian kapasitor tiga yang
penerangan piranti dalam jaringan listrik Mengeksplorasi: digunakan untuk  William A Thue, Electric
elektronik dan piranti tegangan rendah.  Mengumpulkan data penerangan Power Cable
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
rumah tangga (home yang dipertanyakan dan piranti elektronik Engineering, Marcel
appliances).  Pemasangan komponen dan menentukan sumber dan piranti Dekker Inc, New York,
sirkit instalasi listrik tegangan (melalui benda konkrit, rumah tangga 1999.
4.5 Menyajikan gambar rendah fasa tunggal dan fasa dokumen, buku, (home
kerja (rancangan) tiga yang digunakan untuk eksperimen) untuk appliances).
pemasangan penerangan piranti elektronik menjawab pertanyaan
komponen dan sirkit dan piranti rumah tangga yang diajukan tentang Tes :
instalasi listrik (home appliances) : pemasangan komponen  Tes lisan/ tertulis
tegangan rendah fasa 1. Standar internasional dan sirkit instalasi listrik terkait dengan
tunggal dan fasa tiga (Standar IEC), PUIL 2000 tegangan rendah fasa peralatan dan
yang digunakan untuk dan lambang gambar tunggal dan fasa tiga kelengkapan
penerangan piranti listrik. yang digunakan untuk komponen dan
elektronik dan piranti 2. Perangkat PHB tegangan penerangan piranti sirkit instalasi
rumah tangga (home rendah. elektronik dan piranti listrik tegangan 15 jam
appliances). 3. Pemilihan gawai rumah tangga (home rendah fasa
pengaman. appliances). tunggal dan fasa
3.6 Mendeskrisikan 4. Jenis-jenis rangkaian tiga yang
karakteristik instalasi listrik tegangan Mengasosiasi : digunakan untuk
komponen dan sirkit rendah fasa tunggal dan  Mengkatagorikan data penerangan piranti
instalasi listrik fasa tiga yang digunakan dan menentukan elektronik dan
tegangan rendah fasa untuk penerangan piranti hubungannya, piranti rumah
tunggal dan fasa tiga elektronik dan piranti selanjutnyanya tangga (home
yang digunakan untuk rumah tangga (home disimpulkan dengan appliances)
penerangan piranti appliances). urutan dari yang
elektronik dan piranti 5. Gambar rangkaian sederhana sampai pada
rumah tangga (home instalasi listrik tegangan yang lebih kompleks Observasi :
appliances). rendah fasa tunggal dan terkait dengan  Proses
fasa tiga yang digunakan pemasangan pelaksanaan tugas
4.6 Memeriksa untuk penerangan piranti komponen dan sirkit pemasangan
komponen dan sirkit elektronik dan piranti instalasi listrik komponen dan
instalasi listrik rumah tangga (home tegangan rendah fasa sirkit instalasi
tegangan rendah fasa appliances). tunggal dan fasa tiga listrik tegangan
tunggal dan fasa tiga 6. Komponen dan yang digunakan untuk rendah fasa
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
yang digunakan untuk perlengkapan pada penerangan piranti tunggal dan fasa
penerangan piranti perencanaan instalasi elektronik dan piranti tiga yang
elektronik dan piranti listrik tegangan rendah rumah tangga (home digunakan untuk
rumah tangga (home fasa tunggal dan fasa tiga appliances). penerangan piranti
appliances). yang digunakan untuk elektronik dan
penerangan piranti Mengkomunikasikan : piranti rumah
elektronik dan piranti  Menyampaikan hasil tangga (home
rumah tangga (home konseptualisasi tentang appliances).
appliances).. komponen dan sirkit
7. Perencanaan rangkaian motor kontrol dengan  Portofolio terkait
instalasi listrik tegangan pemasangan komponen kemampuan
rendah fasa tunggal dan dan sirkit instalasi listrik dalam
fasa tiga yang digunakan tegangan rendah fasa pemasangan
untuk penerangan piranti tunggal dan fasa tiga komponen dan
elektronik dan piranti yang digunakan untuk sirkit instalasi
rumah tangga (home penerangan piranti listrik tegangan
appliances). elektronik dan piranti rendah fasa
8. Koordinasikan persiapan rumah tangga (home tunggal dan fasa
pemasangan instalasi appliances) dalam tiga yang
listrik tegangan rendah bentuk lisan, tulisan, dan digunakan untuk
fasa tunggal dan fasa tiga gambar. penerangan piranti
yang digunakan untuk elektronik dan
penerangan piranti piranti rumah
elektronik dan piranti tangga (home
rumah tangga (home appliances).
appliances).kepada pihak
lain yang berwenang.
9. Teknik dan prosedur
pemasangan instalasi
listrik tegangan rendah
fasa tunggal dan fasa tiga
yang digunakan untuk
penerangan piranti
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
elektronik dan piranti
rumah tangga (home
appliances).
3.7 Melakukan  Pengetahuan gambar listrik Mengamati : Observasi : 4,5 jam  Tools set
pembacaan gambar  Prinsip K3 di tempat kerja Mengamati peralatan Proses  Alat tulis
teknik kelistrikan  Simbol simbol gambar dan kelengkapan bereksperimen  Alat penerangan
teknik kelistrikan pembacaan gambar menggunakan  Perlengkapan
 Prosedur Pembacaan simbol teknik kelistrikan peralatan dan  Alat Pelindung Diri
simbol gambar teknik kelengkapan  Undang-Undang Nomor
kelistrikan Menanya : pembacaan gambar 1 tahun 1970 tentang
 Prosedur prinsip kerja dari Mengkondisikan situasi teknik kelistrikan Keselamatan dan
gambar kelistrikan yang belajar untuk Kesehatan Kerja (K3)
dibaca membiasakan Tugas :  Peraturan Umum
mengajukan pertanyaan Hasil pekerjaan
Instalasi Listrik (PUIL)
secara aktif dan mandiri pembacaan 2000
tentangpembacaan gambar teknik
gambar teknik kelistrikan
 Buku petunjuk
kelistrikan
penggunaan alat ukur
(instruction manual)
Tes :
 Sistem Manajemen K3
Mengeksplorasi : Tes lisan/ tertulis
Mengumpulkan data terkait dengan
yang dipertanyakan dan peralatan dan
menentukan sumber kelengkapan
(melalui benda konkrit, pembacaan gambar
dokumen, buku, teknik kelistrikan
eksperimen) untuk
menjawab pertanyaan Observasi :
yang diajukan tentang Proses
pembacaan gambar pelaksanaan tugas
teknik kelistrikan pembacaan
gambar teknik
Mengasosiasi : kelistrikan
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
Mengkatagorikan data
dan menentukan
hubungannya,
selanjutnyanya
disimpulkan dengan
urutan dari yang
sederhana sampai pada
yang lebih kompleks
terkait dengan
pembacaan gambar
teknik kelistrikan

Mengkomunikasikan:
Menyampaikan hasil
konseptualisasi tentang
pembacaan gambar
teknik kelistrikan dalam
bentuk lisan, tulisan, dan
gambar.
3.8 Menjelaskan lampu  Lampu penerangan jalan Mengamati : Observasi :  Rudiger Ganslandt,
penerangan jalan umum (PJU) dan lampu  Mengamati peralatan Proses Harold Hofmann.
umum (PJU) dan penerangan lapangan (out dan kelengkapan bereksperimen 10,5 jam Handbook of Lighting
lampu penerangan door) : komponen dan sirkit menggunakan Design. ERCO
lapangan (out door). 1. Standar internasional lampu penerangan peralatan dan Leugchten GmbH,
(Standar IEC), PUIL 2000 jalan umum (PJU) dan kelengkapan Braunschweig/Wiesbade
4.8 Memasang lampu dan lambang gambar lampu penerangan komponen dan n German 1992
penerangan jalan listrik.. lapangan (out door).. sirkit lampu
umum (PJU) dan 2. Jenis-jenis lampu penerangan jalan  .........., The Lighting
lampu penerangan penerangan jalan umum Menanya : umum (PJU) dan Handbook 1st Edition,
lapangan (out door). (PJU) dan lampu  Mengkondisikan lampu penerangan Zumtobe Staff, UK
penerangan lapangan (out situasi belajar untuk lapangan (out 2004.
3.9 Menafsirkan gambar door). membiasakan door).
kerja pemasangan 3. Perhitungan kuantitas mengajukan  ..........., Electrical
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
lampu penerangan luminasi pertanyaan secara aktif Tugas : Instalation Guide,
jalan umum (PJU) dan 4. Perangkat hubung bagi dan mandiri tentang  Hasil pekerjaan Schneider Electric, 2009.
lampu penerangan utama. pemasangan pemasangan 18,5 jam
lapangan (out door). 5. Pemilihan gawai komponen dan sirkit komponen dan  AJ Watkins and Chris
pengaman. lampu penerangan sirkit lampu Kitcher, Electric
4.9 Menyajikan gambar 6. Kalkulasi kebutuhan daya. jalan umum (PJU) dan penerangan jalan Installation Calculation,
kerja (rancangan) 7. Pengaruh luar (gangguan). lampu penerangan umum (PJU) dan Newnes San Francisco
pemasangan lampu 8. Koreksi faktor daya. lapangan (out door). lampu 2009.
penerangan jalan 9. Contoh perhitungan penerangan
umum (PJU) dan instalasi listrik. lapangan (out
lampu penerangan 10. Pengamanan terhadap Mengeksplorasi : door).  Standar International
lapangan (out door). bahaya tegangan bocor.  Mengumpulkan data Electrotechnic
11. Pemakaian kapasitor yang dipertanyakan dan Tes : Commition (IEC).
dalam jaringan listrik menentukan sumber  Tes lisan/ tertulis
3.10 Mendeskripsikan tegangan rendah. (melalui benda konkrit, terkait dengan 18,5 jam  PUIL Edisi 2000.
karaktersitik lampu dokumen, buku, peralatan dan
penerangan jalan eksperimen) untuk kelengkapan  William A Thue, Electric
umum (PJU) dan menjawab pertanyaan komponen dan Power Cable
lampu penerangan  Pemasangan lampu yang diajukan tentang sirkit lampu Engineering, Marcel
lapangan (out door). penerangan jalan umum (PJU) pemasangan komponen penerangan jalan Dekker Inc, New York,
dan lampu penerangan dan sirkit lampu umum (PJU) dan 1999.
4.10 Memeriksa lampu lapangan (out door) : penerangan jalan umum lampu penerangan
penerangan jalan 1. Standar internasional (PJU) dan lampu lapangan (out
umum (PJU) dan (Standar IEC), PUIL 2000 penerangan lapangan door).
lampu penerangan dan lambang gambar (out door).
lapangan (out door). listrik. Portofolio:
2. Perangkat PHB tegangan Mengasosiasi : Laporan dan
rendah.  Mengkatagorikan data presentasi hasil
3. Pemilihan gawai dan menentukan kegiatan belajar
pengaman. hubungannya,
4. Jenis-jenis lampu selanjutnyanya
penerangan jalan umum disimpulkan dengan Portofolio :
(PJU) dan lampu urutan dari yang  (PJU) dan lampu
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
penerangan lapangan (out sederhana sampai pada penerangan
door). yang lebih kompleks lapangan (out
5. Gambar rangkaian lampu terkait dengan door).
penerangan jalan umum pemasangan
(PJU) dan lampu komponen dan sirkit
penerangan lapangan (out lampu penerangan
door).. jalan umum (PJU) dan
6. Komponen dan lampu penerangan
perlengkapan pada lapangan (out door).
perencanaan pemasangan
lampu penerangan jalan Mengkomunikasikan :
umum (PJU) dan lampu  Menyampaikan hasil
penerangan lapangan (out konseptualisasi tentang
door)... komponen dan sirkit
7. Perencanaan rangkaian motor kontrol dengan
lampu penerangan jalan pemasangan komponen
umum (PJU) dan lampu dan sirkit lampu
penerangan lapangan (out penerangan jalan umum
door). (PJU) dan lampu
8. Koordinasikan persiapan penerangan lapangan
pemasangan lampu (out door) dalam bentuk
penerangan jalan umum lisan, tulisan, dan
(PJU) dan lampu gambar
penerangan lapangan (out
door).kepada pihak lain
yang berwenang.
9. Teknik dan prosedur
pemasangan lampu
penerangan jalan umum
(PJU) dan lampu
penerangan lapangan (out
door).
3.11 Menjelaskan  Lampu tanda (tanda bahaya, Mengamati : Observasi : 14 jam  Rudiger Ganslandt,
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
pemasangan lampu lampu lalu lintas, papan  Mengamati peralatan  Proses Harold Hofmann.
tanda (tanda bahaya, reklame/Billboard dan lampu dan kelengkapan bereksperimen Handbook of Lighting
lampu lalu lintas, kabut) : komponen dan sirkit menggunakan Design. ERCO
papan 1. Standar internasional lampu tanda (tanda peralatan dan Leugchten GmbH,
reklame/Billboard (Standar IEC), PUIL 2000 bahaya, lampu lalu kelengkapan Braunschweig/Wiesba
dan lampu kabut). dan lambang gambar lintas, papan komponen dan den German 1992
listrik. reklame/Billboard dan sirkit lampu tanda
4.11 Memasang lampu 2. Jenis-jenis lampu lampu kabut). (tanda bahaya,
tanda (tanda bahaya, penerangan tanda (tanda lampu lalu lintas,  .........., The Lighting
lampu lalu lintas, bahaya, lampu lalu lintas, Menanya : papan Handbook 1st Edition,
papan papan reklame/Billboard  Mengkondisikan situasi reklame/Billboard Zumtobe Staff, UK
reklame/Billboard dan lampu kabut) belajar untuk dan lampu kabut). 19,5 jam 2004.
dan lampu kabut). 3. Perhitungan kuantitas membiasakan
luminasi mengajukan pertanyaan  ..........., Electrical
3.12 Menafsirkan gambar 4. Perangkat hubung bagi secara aktif dan mandiri Tugas: Instalation Guide,
kerja pemasangan utama. tentang pemasangan  Hasil pekerjaan Schneider Electric,
lampu tanda (tanda 5. Pemilihan gawai komponen dan sirkit pemasangan 2009.
bahaya, lampu lalu pengaman. lampu tanda (tanda komponen dan
lintas, papan 6. Kalkulasi kebutuhan daya. bahaya, lampu lalu sirkit lampu tanda
reklame/Billboard 7. Pengaruh luar (gangguan). lintas, papan (tanda bahaya,
dan lampu kabut). 8. Koreksi faktor daya. reklame/Billboard dan lampu lalu lintas,  AJ Watkins and Chris
9. Contoh perhitungan lampu kabut). papan Kitcher, Electric
4.12 Menyajikan gambar instalasi listrik. reklame/Billboard Installation
kerja (rancangan) 10. Pengamanan terhadap Mengeksplorasi : dan lampu kabut). Calculation, Newnes
pemasangan lampu bahaya tegangan bocor.  Mengumpulkan data 15 jam San Francisco 2009.
tanda (tanda bahaya, 11. Pemakaian kapasitor yang dipertanyakan dan Tes :
lampu lalu lintas, dalam jaringan listrik menentukan sumber  Tes lisan/ tertulis  Standar International
papan tegangan rendah. (melalui benda konkrit, terkait dengan Electrotechnic
reklame/Billboard dan dokumen, buku, peralatan dan Commition (IEC).
lampu kabut).  Pemasangan lampu tanda eksperimen) untuk kelengkapan
(tanda bahaya, lampu lalu menjawab pertanyaan komponen dan  PUIL Edisi 2000.
3.13 Mendeskripsikan lintas, papan yang diajukan tentang sirkit lampu tanda
karakteristik lampu reklame/Billboard dan lampu pemasangan komponen (tanda bahaya,  William A Thue, Electric
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
tanda (tanda bahaya, kabut) : dan sirkit lampu tanda lampu lalu lintas, Power Cable
lampu lalu lintas, 1. Standar internasional (tanda bahaya, lampu papan Engineering, Marcel
papan (Standar IEC), PUIL 2000 lalu lintas, papan reklame/Billboard Dekker Inc, New
reklame/Billboard dan lambang gambar reklame/Billboard dan dan lampu kabut). York, 1999.
dan lampu kabut). listrik. lampu kabut).
2. Perangkat PHB tegangan Mengasosiasi :
4.13 Memeriksa lampu rendah.  Mengkatagorikan data Observasi :
tanda (tanda bahaya, 3. Pemilihan gawai dan menentukan  Proses
lampu lalu lintas, pengaman. hubungannya, pelaksanaan tugas
papan 4. Jenis-jenis lampu tanda selanjutnyanya pemasangan
reklame/Billboard (tanda bahaya, lampu lalu disimpulkan dengan komponen dan
dan lampu kabut) lintas, papan urutan dari yang sirkit lampu tanda
reklame/Billboard dan sederhana sampai pada (tanda bahaya,
lampu kabut). yang lebih kompleks lampu lalu lintas,
5. Gambar rangkaian lampu terkait dengan papan
tanda (tanda bahaya, pemasangan komponen reklame/Billboard
lampu lalu lintas, papan dan sirkit lampu tanda dan lampu kabut).
reklame/Billboard dan (tanda bahaya, lampu
lampu kabut) lalu lintas, papan Portofolio terkait
6. Komponen dan reklame/Billboard dan kemampuan dalam
perlengkapan pada lampu kabut). pemasangan
perencanaan pemasangan komponen dan
lampu tanda (tanda Mengkomunikasikan : sirkit lampu tanda
bahaya, lampu lalu lintas,  Menyampaikan hasil (tanda bahaya,
papan reklame/Billboard konseptualisasi tentang lampu lalu lintas,
dan lampu kabut). komponen dan sirkit papan
7. Perencanaan pemasangan motor kontrol dengan reklame/Billboard
lampu tanda (tanda pemasangan komponen dan lampu kabut).
bahaya, lampu lalu lintas, dan sirkit lampu tanda
papan reklame/Billboard (tanda bahaya, lampu Portofolio:
dan lampu kabut). lalu lintas, papan Laporan dan
8. Koordinasikan persiapan reklame/Billboard dan presentasi hasil
pemasangan lampu tanda lampu kabut) dalam kegiatan
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
(tanda bahaya, lampu lalu bentuk lisan, tulisan,
lintas, papan dan gambar
9. reklame/Billboard dan
lampu kabut).kepada
pihak lain yang
berwenang.
10. Teknik dan prosedur
pemasangan lampu tanda
(tanda bahaya, lampu lalu
lintas, papan
reklame/Billboard dan
lampu kabut).
3.14 Memahami alat  Pengetahuan dasar Mengamati : Observasi : 4,5 jam  Tools set
ukur multimeter kelistrikan tentang besaran Mengamati peralatan dan Proses bereksperimen (1,5 jam  Alat ukur multimeter
4.14 Menggunakan alat listrik seperti arus, kelengkapan komponen menggunakan Teori  Alat tulis
ukur multimeter hambatan, tegangan. alat ukur listrik peralatan dan 3 jam  Alat Pelindung Diri
 Alat ukur multimeter multimeter. kelengkapan alat ukur praktik)  Material consumable
 Prinsip K3 ditempat Kerja listrik multimeter (majun, penetrating &
 APD Menanya : contact cleaner)
Mengkondisikan situasi Tugas :  Manual Book Multimeter
belajar untuk Hasil pekerjaan
 Undang-Undang Nomor 1
membiasakan pengukuran besaran
tahun 1970 tentang
mengajukan pertanyaan listrik dengan Keselamatan dan
secara aktif dan mandiri multimeter Kesehatan Kerja (K3)
tentang jenis peralatan
 Peraturan Umum Instalasi
dan kelengkapan Tes :
Listrik (PUIL) 2000
komponenalat ukur listrik Tes lisan/ tertulis
multimeter. terkait dengan
peralatan dan
Mengeksplorasi : kelengkapan
Mengumpulkan data yang pengukuran besaran
dipertanyakan dan listrik dengan
menentukan sumber multimeter
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
(melalui benda konkrit,
dokumen, buku, Observasi :
eksperimen) untuk Proses pelaksanaan
menjawab pertanyaan tugas pengukuran
yang diajukan tentang besaran listrik dengan
alat ukur listrik multimeter
multimeter.

Mengasosiasi :
Mengkatagorikan data
dan menentukan
hubungannya,
selanjutnyanya
disimpulkan dengan
urutan dari yang
sederhana sampai pada
yang lebih kompleks
terkait dengan
pengukuran besaran
listrik dengan multimeter.

Mengkomunikasikan:
Menyampaikan hasil
konseptualisasi tentang
pengukuran besaran
listrik dengan multimeter
dalam bentuk lisan,
tulisan, dan gambar.

Keterangan:
1. Alokasi waktu dalam jam riil.
2. Yang diberi highlight merupakan materi sisipan/penambahan berdasarkan hasil penyelarasan dengan industri.
SILABUS MATA PELAJARAN INSTALASI MOTOR LISTRIK

Satuan Pendidikan : SMK/MAK


Kelas : XI
Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian dalam bidangkerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
1.1 Menyadari
sempurnanya konsep
Tuhan tentang benda-
benda dengan
fenomenanya untuk
dipergunakan sebagai
aturan dalam
perancangan Instalasi
Motor Listrik
1.2 Mengamalkan nilai-
nilai ajaran agama
sebagai tuntunan
dalam perancangan
Instalasi Motor Listrik
2.1 Mengamalkan perilaku
jujur, disiplin, teliti,
kritis, rasa ingin tahu,
inovatif dan tanggung
jawab dalam
melaksanakan
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
pekerjaan di bidang
Instalasi Motor Listrik.
2.2 Menghargai
kerjasama, toleransi,
damai, santun,
demokratis, dalam
menyelesaikan
masalah perbedaan
konsep berpikir dalam
melakukan tugas di
bidang Instalasi Motor
Listrik.
2.3 Menunjukkan sikap
responsif, proaktif,
konsisten, dan
berinteraksi secara
efektif dengan
lingkungan sosial
sebagai bagian dari
solusi atas berbagai
permasalahan dalam
melakukan pekerjaan
di bidang Instalasi
Motor Listrik
3.1 Menjelaskan  Motor kontrol non Mengamati : Observasi:  Mark Brown, ed.
komponen dan sirkit programmable logic Mengamati peralatan dan  Proses Practical
motor kontrol non control (Non PLC). kelengkapan komponen dan bereksperimen 10,5 jam Troubleshooting of
programmable logic 1. Karakteristik motor sirkit motor kontrol non menggunakan Electrical
control (Non PLC). induksi. programmable logic control peralatan dan Equipment and
4.1 Memasang komponen 2. Struktur pengasutan (Non PLC) kelengkapan Kontrol Circuit.
dan sirkit motor motor induksi. komponen dan sirkit Newnes Inc. New
control non 3. Koordinasi gawai Menanya : motor control non York, 2005.
programmable logic pengaman. Mengkondisikan situasi programmable logic
control (Non PLC). 4. Sistem kendali belajar untuk membiasakan control (Non PLC)  .......................
elektromekanikal untuk mengajukan pertanyaan secara Electronic Motor
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
3.2 Menafsirkan gambar mula jalan motor aktif dan mandiri tentang jenis Tugas : Starters and Drives.
kerja pemasangan (motor starting). peralatan dan kelengkapan  Hasil pekerjaan 9 jam Moeller Wiring
komponen dan sirkit 5. Pengasutan motor komponen dan sirkit motor pemasangan Manual, 2008
motor kontrol non induksi. kontrol non programmable komponen dan sirkit
programmable logic 6. Diskriminasi gawai logic control (Non PLC) motor kontrol non  Electrical
control (Non PLC). pengaman. programmable logic Instalation Guide,
7. Sifatmekanikal motor Mengeksplorasi : control (Non PLC). Schneider Electric
4.2 Menyajikan gambar induksi. Mengumpulkan data yang 2010.
kerja pemasangan 8. Elektronika daya. dipertanyakan dan Tes :
komponen dan sirkit (SCR, Thyristor, menentukan sumber (melalui  Tes lisan/ tertulis  Standar International
motor kontrol non IGBT) benda konkrit, dokumen, terkait dengan Electrotechnic
programmable logic 9. Metoda soft start – soft buku, eksperimen) untuk peralatan dan Commission (IEC).
control (Non PLC). stop dan pengaturan menjawab pertanyaan yang kelengkapan
kecepatan variabel. diajukan tentang jenis komponen dan sirkit 13,5 jam  PUIL Edisi 2000.
3.3 Mendeskripsikan 10.Tindakan pengamanan komponen dan sirkit motor motor kontrol non
karakteristik instalasi motor listrik. kontrol non programmable programmable logic  Automation Solution
komponen dan sirkit 11.Sistem kendali elektro logic control (Non PLC) serta control (Non PLC) Guide, Schneider
motor kontrol non mekanikal untuk mula fungsinya Electric Indonesia,
programmable logic jalan motor (motor 2007
control (Non PLC). starting). Mengasosiasi : Observasi :
Mengkatagorikan data dan  Proses pelaksanaan
4.3 Memeriksa komponen  Pemasangan komponen menentukan hubungannya, tugas pemasangan
dan sirkit motor dan sirkit motor kontrol selanjutnyanya disimpulkan komponen dan sirkit
kontrol non non programmable logic dengan urutan dari yang motor kontrol non
programmable logic control (Non PLC). sederhana sampai pada yang programmable logic
control (Non PLC). 1. Standar internasional lebih kompleks terkait dengan control (Non PLC).
(Standar IEC), PUIL komponen dan sirkit motor
2000 dan lambang kontrol non programmable Portofolio terkait
gambar listrik. logic control (Non PLC) . kemampuan dalam
2. Perangkat PHB pemasangan komponen
tegangan rendah. Mengkomunikasikan : dan sirkit motor kontrol
3. Pemilihan gawai Menyampaikan hasil non programmable logic
pengaman. konseptualisasi tentang control (Non PLC).
4. Jenis-jenis komponen komponen dan sirkit motor
dan sirkit motor kontrol non programmable
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
kontrol non logic control (Non PLC)
programmable logic dalam bentuk lisan, tulisan,
control (Non PLC). dan gambar.
5. Analisis beban
terpasang.
6. Analisis satuan
pekerjaan.
7. Pengamanan terhadap
bahaya tegangan
bocor.
8. Pengaruh luar
(gangguan).
9. Koordinasikan
persiapan pemasangan
sistem pengendali
nonprogrammable
logic control
(NonPLC) kepada
pihak lain yang
berwenang.
10. Teknik dan prosedur
pemasangan sistem
pengendali
nonprogrammable
logic control (Non
PLC).
3.4 Memahami alat ukur  Pengetahuan dasar tentang Mengamati : Observasi : 3 jam  Tools set
listrik laser tachometer putaran motor (RPM) Mengamati peralatan dan Proses bereksperimen 1,5 jam Teori  Laser Tachometer
 Prinsip K3 di tempat kerja kelengkapan komponen alat menggunakan peralatan 1,5 jam  Alat Pelindung
4.4 Menggunakan alat ukur  Alat ukur putaran Motor ukur rpm motor dengan laser dan kelengkapan alat Praktik Diri (APD)
listrik laser tachometer dengan laser tachometer tachometer ukur putaran motor  Alat tulis
 Peralatan K3 dan APD dengan laser tachometer  Material
Menanya : consumable
Mengkondisikan situasi Tugas : (majun)
belajar untuk membiasakan Hasil pekerjaan  Undang-Undang
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
mengajukan pertanyaan secara pengukuranputaran Nomor 1 tahun
aktif dan mandiri tentangalat motor dengan laser 1970 tentang
ukur putaran motor dengan tachometer Keselamatan dan
laser tachometer Kesehatan Kerja
Tes : (K3)
Mengeksplorasi : Tes lisan/ tertulis terkait  Peraturan Umum
Mengumpulkan data yang dengan peralatan dan Instalasi Listrik
dipertanyakan dan kelengkapan (PUIL) 2000
menentukan sumber (melalui pengukuran putaran  Buku petunjuk
benda konkrit, dokumen, motor dengan laser penggunaan alat
buku, eksperimen) untuk tachometer ukur (instruction
menjawab pertanyaan yang manual)laser
diajukan tentang alat ukur Observasi : tachometer
putaran motor dengan laser Proses pelaksanaan  Sistem
tachometer tugas pengukuran Manajemen
putaran motor dengan Keselamatan dan
Mengasosiasi : laser tachometer Kesehatan Kerja
Mengkatagorikan data dan (K3)
menentukan hubungannya,
selanjutnyanya disimpulkan
dengan urutan dari yang
sederhana sampai pada yang
lebih kompleks terkait dengan
pengukuran al putaran motor
dengan laser tachometer
Mengkomunikasikan:
Menyampaikan hasil
konseptualisasi tentang
pengukuran putaran motor
dengan laser tachometer
dalam bentuk lisan, tulisan, dan
gambar.
3.5Memahami prosedur  Pengetahuan dasar Mengamati : Observasi : 1,5 jam Teori  Tools set
pemeliharaan motor induksi kelistrikan Mengamati peralatan dan Proses bereksperimen 1,5 jam  Grease gun
4.5 Melaksanakan  Pengetahuan dasar motor kelengkapan komponen menggunakan peralatan Praktik  Multimeter
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
pemeliharaan motor induksi induksi Pemeliharaan Motor Induksi dan kelengkapan  Infrared
 Prinsip K3 di tempat kerja Pemeliharaan Motor thermometer
 Prosedur pemeliharaan Menanya : Induksi  Insulation tester
motor induksi dalam Mengkondisikan situasi  Jerigen /tempat oli
kondisi offline maupun belajar untuk membiasakan Tugas : yang sesuai dan
online. mengajukan pertanyaan secara Hasil pekerjaan corong
 Alat dan perlengkapan aktif dan mandiri Pemeliharaan Motor  Kapi/scrap, sikat
yang sesuai. tentangPemeliharaan Motor Induksi baja dan kuas
 Peralatan K3 dan APD Induksi  Alat ukur
dengan benar. Tes : pentanahan jenis
 Mengukur nilai arus dan Mengeksplorasi : Tes lisan/ tertulis terkait clamp
suhu motor induksi Mengumpulkan data yang dengan peralatan dan  Alat Pelindung
 Mengukur tahanan isolasi dipertanyakan dan kelengkapan Diri
dengan benar menentukan sumber (melalui Pemeliharaan Motor
 Consumable
benda konkrit, dokumen, Induksi
 Prosedur Melakukan (Grease,
penambahan pelumas buku, eksperimen) untuk majun,oli,penetran
dengan benar menjawab pertanyaan yang Observasi : t oil)
diajukan tentang Pemeliharaan Proses pelaksanaan
 Rubber sealant
Motor Induksi tugas Pemeliharaan
 Plastik sheet atau
Motor Induksi
material lain yang
Mengasosiasi :
sesuai
Mengkatagorikan data dan
menentukan hubungannya,  Tali pengikat
selanjutnyanya disimpulkan (cable ties, kawat,
dengan urutan dari yang isolasi, dll)
sederhana sampai pada yang  Undang-Undang
lebih kompleks terkait dengan Nomor 1 tahun
Pemeliharaan Motor Induksi 1970 tentang
Keselamatan dan
Mengkomunikasikan: Kesehatan Kerja
Menyampaikan hasil (K3)
konseptualisasi tentang  Peraturan Umum
pengukuran tahanan dengan Instalasi Listrik
Pemeliharaan Motor Induksi (PUIL) 2000
dalam bentuk lisan, tulisan, dan  Sistem
Manajemen
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
gambar. Lingkungan ISO
14001
 Sistem
Manajemen K3
 Instruksi kerja
yang sesuai

3.6 Memahami prosedur  Pengetahuan dasar motor Mengamati : Observasi : 3,75 jam  Tools set wekel
penggantian kumparan listrik Mengamati peralatan dan Proses bereksperimen teori  Bearing puller set
motor low voltage kelengkapan komponen menggunakan peralatan 11,25 jam  Pemanas bearing
4.6 Melaksanakan  Pengetahuan dasar bearing Penggantian Kumparan Motor dan kelengkapan Praktik  Micrometer/jangka
penggantian kumparan & Pelumasan low voltage Penggantian Kumparan sorong
motor low voltage Motor low voltage  Oven
 Prinsip K3 di tempat kerja Menanya :  Grease gun
Mengkondisikan situasi Tugas :  Multimeter ,
 Prosedur penggantian belajar untuk membiasakan Hasil pekerjaan
Insulation Tester,
kumparan motor listrik low mengajukan pertanyaan secara Penggantian Kumparan
infrared
voltage aktif dan mandiri Motor low voltage thermometer
tentangPenggantian Kumparan
 Kapi/scrap, sikat
 Prosedur Menggunakan alat Motor low voltage Tes :
baja dan kuas
dan perlengkapan yang Tes lisan/ tertulis terkait
dengan peralatan dan  Alat Pelindung
sesuai Mengeksplorasi :
Diri
Mengumpulkan data yang kelengkapan
dipertanyakan dan Penggantian  Consumable
menentukan sumber (melalui Kumparan Motor low (Grease,
 Prosedurpenggantian majun,oli,penetran
kumparan motor listrik benda konkrit, dokumen, voltage
buku, eksperimen) untuk t, motor
low voltage sesuai dengan  cleaner, prespan,
instruksi kerja menjawab pertanyaan yang Observasi :
diajukan tentang Penggantian Proses pelaksanaan benang nilon,
Kumparan Motor low voltage tugas Penggantian varnish)
 Menghitung & menggambar  Sealant/Silikon
kumparan motor listrik Kumparan Motor low
dengan baik dan benar Mengasosiasi : voltage
Mengkatagorikan data dan  Undang-Undang
menentukan hubungannya, Nomor 1 tahun
 Prosedur perakitan motor 1970 tentang
selanjutnyanya disimpulkan
listrik Keselamatan dan
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
dengan urutan dari yang Kesehatan Kerja
 Prosedur Memasukkan sederhana sampai pada yang (K3)
kumparan dengan metode lebih kompleks terkait dengan  Peraturan Umum
yang tepat Penggantian Kumparan Motor Instalasi Listrik
low voltage (PUIL) 2000
 Sistem
Mengkomunikasikan: Manajemen
Menyampaikan hasil Lingkungan ISO
konseptualisasi tentang 14001
Penggantian Kumparan Motor  Sistem
low voltagedalam bentuk lisan, Manajemen K3
tulisan, dan gambar.  Instruksi kerja
yang sesuai

3.7 Memahami prosedur  Pengetahuan dasar motor Mengamati : Observasi : 4,5 jam  Tools set
penggantian bearing listrik Mengamati peralatan dan Proses bereksperimen  Tracker bearing
motor listrik level 1  Pengetahuan dasar kelengkapan komponen menggunakan peralatan  Pull set bearing
4.7 Melaksanakan Pelumasan Penggantian Bearing motor dan kelengkapan  Grease gun
penggantian bearing  Pengetahuan dasar bearing listrik level 1 Penggantian Kumparan  Infrared
motor listrik level 1  Prinsip K3 di tempat kerja Motor low voltage Thermometer
 Prosedur melaksanakan Menanya :  Alat ukur tahanan
pekerjaan penggantian Mengkondisikan situasi Tugas : isolasi
bearing motor listrik belajar untuk membiasakan Hasil pekerjaan  Pemanas bearing
dengan pelumas grease mengajukan pertanyaan secara Penggantian Kumparan (Eddy current)
aktif dan mandiri Motor low voltage
 Alat Pelindung
 Prosedur Menggunakan tentangPenggantian Bearing
Diri
alat dan perlengkapan yang motor listrik level 1
 Consumable
sesuai (Grease,
Mengeksplorasi :
majun,penetrating
Mengumpulkan data yang Tes :
 Prosedur Mengganti oil)
bearing dengan metode dipertanyakan dan Tes lisan/ tertulis terkait
menentukan sumber (melalui dengan peralatan dan  Sealant/Silikon
yang tepat sesuai instruksi  Undang-Undang
benda konkrit, dokumen, kelengkapan
kerja Nomor 1 tahun
buku, eksperimen) untuk Penggantian
menjawab pertanyaan yang Kumparan Motor low 1970 tentang
 Prosedur Mengukur nilai Keselamatan dan
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
arus dan suhu motor listrik diajukan tentang Penggantian voltage Kesehatan Kerja
Bearing motor listrik level 1 (K3)
Observasi :  Peraturan Umum
Mengasosiasi : Proses pelaksanaan Instalasi Listrik
Mengkatagorikan data dan tugas Penggantian (PUIL) 2000
menentukan hubungannya, Kumparan Motor low  Sistem manajemen
selanjutnyanya disimpulkan voltage lingkungan ISO
dengan urutan dari yang 14001
sederhana sampai pada yang  Sistem
lebih kompleks terkait dengan Manajemen K3
Penggantian Bearing motor  Instruksi kerja
listrik level 1 yang sesuai

Mengkomunikasikan:
Menyampaikan hasil
konseptualisasi tentang
Penggantian Bearing motor
listrik level 1 dalam bentuk
lisan, tulisan, dan gambar.
3.1 Menjelaskan  Motor kontrol non Mengamati : Observasi: 10,5 jam  Mark Brown, ed.
pemasangan komponen programmable logic  Mengamati peralatan dan  Proses Practical
dan sirkit motor control control (Non PLC) kelengkapan komponen dan bereksperimen Troubleshooting of
non programmable 1. Pemilihan kriteria dan sirkit motor kontrol non menggunakan Electrical
logic control (Non jenis motor kontrol : programmable logic peralatan dan Equipment and
PLC). Direct on Line (DOL) control (Non PLC) kelengkapan Kontrol Circuit.
4.1 Memasang komponen Starter, Star – Delta komponen dan sirkit Newnes Inc. New
dan sirkit motor control Starter, Menanya : motor control non York, 2005.
non programmable Autotranformer  Mengkondisikan situasi programmable logic
logic control (Non Starter. belajar untuk control (Non PLC)
PLC). 2. Jenis-jenis komponen membiasakan mengajukan
motor starter pada pertanyaan secara aktif dan Tugas : 15 jam
3.2 Menafsirkan gambar system kendali mandiri tentang jenis  Hasil pekerjaan
kerja pemasangan elektromekanikal peralatan dan kelengkapan pemasangan  .......................
komponen dan sirkit /motor kontrol non komponen dan sirkit motor komponen dan sirkit Electronic Motor
motor control non programmable logic control non programmable motor kontrol non Starters and Drives.
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
programmable logic control (Non PLC). logic control (Non PLC) programmable logic Moeller Wiring
control (Non PLC). 3. Jenis-jenis rangkaian control (Non PLC). Manual, 2008
4.2 Menyajikan gambar sistem pengendali Mengeksplorasi :
kerja (rancangan) nonprogrammable  Mengumpulkan data yang Tes :  Electrical
pemasang komponen logic control dipertanyakan dan  Tes lisan/ tertulis Instalation Guide,
dan sirkit motor control (NonPLC). menentukan sumber terkait dengan Schneider Electric
non programmable 4. Gambar rangkaian (melalui benda konkrit, peralatan dan 2010.
logic control (Non sistem pengendali dokumen, buku, kelengkapan
PLC). nonprogrammable eksperimen) untuk komponen dan sirkit  Standar International
logic control menjawab pertanyaan yang motor kontrol non 22,5 jam Electrotechnic
(NonPLC). diajukan tentang jenis programmable logic Commission (IEC).
3.3 Mendeskripsikan 5. Perencanaan rangkaian komponen dan sirkit motor control (Non PLC)
karakteristik komponen sistem pengendali control non programmable  PUIL Edisi 2000.
dan sirkit motor kontrol nonprogrammable logic control (Non PLC) Observasi :
non programmable logic control serta fungsinya  Proses pelaksanaan  Automation Solution
logic control (Non (NonPLC) tugas pemasangan Guide, Schneider
PLC). Mengasosiasi : komponen dan sirkit Electric Indonesia,
4.3 Memeriksa  Pemasangan komponen  Mengkatagorikan data dan motor control non 2007.
pemasangan komponen dan sirkit motor kontrol menentukan hubungannya, programmable logic
dan sirkit motor kontrol non programmable logic selanjutnya control (Non PLC).  Technical Paper ;
non programmable control (Non PLC).  Disimpulkan dengan urutan Jorg Randermann,
logic control (Non 1. Standar internasional dari yang sederhana sampai  Portofolio terkait Starting and Control
PLC). (Standar IEC), PUIL pada yang lebih kompleks kemampuan dalam of Three-Phase
2000 dan lambang terkait dengan komponen pemasangan Asynchronous
gambar listrik. dan sirkit motor control komponen dan sirkit Motor, Moeller
2. Perangkat PHB non programmable logic motor control non Eaton Corporation
tegangan menengah. control (Non PLC) . programmable logic Germany, 2010.
3. Pemilihan gawai control (Non PLC).
pengaman.  KOMPONEN:
4. Jenis-jenis komponen
dan sirkit motor Mengkomunikasikan :
controlnon  Menyampaikan hasil
programmable logic konseptualisasi tentang
control (Non PLC). komponen dan sirkit motor
5. Analisis beban control non programmable
Alokasi
Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Pembelajaran Penilaian Sumber Belajar
Waktu
terpasang. logic control (Non PLC)
6. Analisis satuan dalam bentuk lisan, tulisan,
pekerjaan. dan gambar.
7. Pengamanan terhadap
bahaya tegangan
bocor.
8. Pengaruh luar
(gangguan).
9. Koordinasikan
persiapan pemasangan
sistem pengendali
nonprogrammable
logic control
(NonPLC) kepada
pihak lain yang
berwenang.
10. Teknik dan prosedur
pemasangan sistem
pengendali
nonprogrammable
logic control
(NonPLC).

Keterangan:
1. Alokasi waktu dalam jam riil.
2. Yang diberi highlight merupakan materi sisipan/penambahan berdasarkan hasil penyelarasan dengan industri.