Anda di halaman 1dari 16

TIM MAGANG FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA


JL. BATIKAN, TUNTUNGAN UH. III-1043 UMBULHARJO
YOGYAKARTA – 55167 TELP. 0274-375637

BAB II

HASIL OBSERVASI

Lampiran 1

A. Budaya Sekolah

Nama Guru : Arif Rohman


NIP :
Mata Pelajaran : Produktif
Kelas/Jam ke- : X/1
Hari/Tanggal : 14 maret 2016

NO Aspek yang diamati Deskripsi

1. Aktivitas dan rutinitas guru di dalam Aktivitas di dalam kelas


kelas 1. Doa, Guru menanyakan keadaan siswa,
presensi, membukapelajaran.
2. Setiap jam pertama sebelum memulai
pelajaran semua siswa wajib
menyanyikan lagu Indonesia Raya
3. Guru memberikan pelajaran sesuai
dengan perangkat pembelajaran
(silabus dan RPP) yang telah dibuat.
2. Aktivitas dan rutinitas warga sekolah di Pagi hari:
lingkungan sekolah

1. Setiap pagi, siswa wajib menyapa dan


bersalamanan kepada guru maupun
warga sekolah
2. Setiap guru yang baru datang wajib
saling bersalaman untuk menjaga tali
silaturahmi sesama guru.
3. Setiap siswa yang terlambat masuk
sekolah akan mendapat teguran dari
satpam dan guru piket.
Jam Istirahat

1. Siswa keluar kelas dan berjajan


maupun bermain di sekitaran
lingkungan sekolah.
2. Ada sebagian siswa yang keluar
sekolah entah bolos atau ijin.
3. Interaksi guru dan siswa dalam kelas 1. Guru sangat responsif terhadap siswa.
Saat kegiatan belajar mengajar di kelas,
seringkali guru mengajak para siswa
untuk saling berinteraksi dengan
memberikan pertanyaan-pertanyaan
mengenai materi yang dibahas.
2. Perhatian guru terhadap siswa sangat
baik, dengan caramemotivasi siswa
yang malas belajar.
3. Ada beberapa siswa yang kurang
memperhatikan penjelasan materi dari
guru.
4. Interaksi warga sekolah di lingkungan 1. Interaksi antar siswa dan warga sekolah
sekolah sangat terjalin baik terbukti banyak
siswa berinteraksi dengan guru,
karyawan bahkan satpam saat istirahat
ataupun saat waktu senggang sebelum
jam masuk.
2. Interaksi siswa dengan warga sekitar
sangat baik terbukti banyak siswa yang
melakukan aktifitas di luar sekolah
dengan baik dan jarang terjadi masalah.
5. Aktivitas warga sekolah dalam Di dalam kelas
mendisiplinkan siswa baik di dalam
Perhatian guru terhadap siswa yang seenaknya
maupun di luar kelas
saja keluar masuk kelas saya anggap kurang
karena masih banyak siswa yang keluar masuk
kelas tanpa seijin guru.

Di luar kelas

1. Perhatian guru maupun warga


sekolah lain dalam mendisiplinkan
siswa cukup baik, dengan menegur
siswa yang masih di luar kelas pada
saat jam belajar sudah di mulai.
2. Satpam berpartisipasi mendisiplinkan
siswa yang masih berkeliaran di luar
kelas tanpa alas an yang jelas.
3. Sekolah juga memasang poster, Aku
malu, jika :
 Datang terlambat
 Bekerja tanpa program
 Bekerja tanpa tanggung
jawab
 Tidak di siplin waktu
 Tidak mengikuti upacara
 Tidak masuk tanpa alasan
 Pulang sebelum waktunya
 Sering meninggalkan
pekerjaan
 Berpakaian tidak rapi dan
tanpa atribut.
6. Aktivitas warga sekolah dalam Di dalam kelas
menertibkan siswa baik di dalam kelas
Guru sangat antusias dalam menertibkan
maupun di luar kelas
siswa yang ribut dan mengobrol sendiri
bahkan bermain HP di dalam kelas.

Di luar kelas

Warga sekolah cukup baik dalam menertibkan


siswa di luar kelas, berupa melarang siswa
yang masih berkeliaran di luar saat jam
pelajaran di mulai, memarahi siswa yang
pulang sebelum bel berbunyi, menegur siswa
yang belum masuk kelas pada saat masuk
kelas.

7. Aktivitas warga sekolah dalam Di dalam kelas


membentuk rasa tanggung jawab siswa
1. Guru sangat bertanggung jawab
baik di dalam maupun di luar kelas
dalam memberikan latihan dan tugas
untuk di kerjakan siswa.
2. Perhatian guru dalam memberikan
rasa tanggung jawab siswa dalam
kelas cukup baik, berupa
memeberikan beberapa tugas untuk
di kerjakan langsung dalam kelas
ataupun di kerjakan di rumah dan
memberikan hukuman jika siswa
tidak mengerjakan.
Di luar kelas

Guru maupun warga sekolah sangat kurang


dalam membantu siswa untuk membentuk
rasa tanggung jawab siswa.
TIM MAGANG FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA
JL. BATIKAN, TUNTUNGAN UH. III-1043 UMBULHARJO
YOGYAKARTA – 55167 TELP. 0274-375637

Lampiran 2

B. Kompetensi Jati Diri/Kepribadian Guru

Nama Guru : Arif rohman

NIP :-

Mata Pelajaran : produktif

Kelas/ Jam ke-1 : X/3

Hari/Tanggal : 21 maret 2016

NO Aspek yang Deskripsi Deskripsi

1. Penampilan Penampilan guru sangat baik, rapih, bersih, baik


didalam kelas maupun di lingkungan sekolah.

2. Kepercayaan diri 1. Guru sangat percaya diri dalam


memberikan materi.
2. Cara guru memberikan dan menjelaskan
materi kepada siswa sangat percaya diri,
sopan tetapi tegas.
3. Keselarasan kata dan tindakan 1. Kata kata yang di kelurkan guru saat
menyampaikan materi sangat selaras
dengan kegiatan ataupun materi yang di
sampaikan.
2. Dalam memberikan teguran guru
menggunakan kata-kata sopan dan
bijaksana tidak menggunakan emosi.
3. Tindakan guru dalam menegur siswa baik,
terlihat ketika siswa yang masuk terlambat
dan tidak mengerjakan tugas, siswa di
tegur lalu di beriksn kesempatan untuk
mengerjakan tugas di lain waktu.
4. Pada saat mengajar guru selalu
menggunakan kata-kata baku, lugas tetapi
lembut.
4. Kewibawaan 1. Kewibawaan Guru masih kurang terhadap
siswa, terlihat ketika siswa kurang
memperhatikan penjelasan dari guru.
2. Guru kurang peka terhadap salah satu
siswa yang sedang tidur ketika kegiatan
belajar mengajar.
5. Kearifan 1. Selalu bersikap rendah hati dengan semua
warga sekolah di sekitar.
2. Guru selalu sabar dalam menghadapi
siswa yang sulitdiatur saat pelajaran dan
selalu memberikan solusi ketika ada
masalah.
3. Guru selalu menggunakan kata-kata sopan
dan lemah lembut dalam menerangkan
materi pelajaran
6. Tanggung jawab, disiplin, cermat, 1. Tanggungjawab guru sangat baik dapat
dan semangat dalam mengerjakan dilihat ketika guru masuk kelas tepat
tugas waktu, dan memberikan materi kepada
siswa.
2. Guru sangat disiplin, selalu masuk kelas
tepat waktu dan menyampaikan materi
dengan tepat waktu juga.
3. Guru cermat dan telaten dalam
menghadapi siswa saat kegiatan belajar
mengajar (KBM).

7. Memiliki sikap ramah dan empati Ramah dengan guru, kariyawan, seswa dan warga
pada lingkungan sekolah yang lain, sehingga menciptakan suasana
yang kondusif di sekolah.

8. Menjadi teladan / contoh bagi Guru sangat patut menjadi teladan bagi sesama
sesama guru karyawan, maupun guru dan seluruh warga sekolah yang lain bias di
peserta didik lihat dari cara berpakaian dan bertingkahlaku
bahkan dalam bertutur kata.

9. Pengendalian diri dalam berbagai 1. Guru memberikan pendekatan khusus kepada


situasi dan kondisi siswa yang susah mengerti dalam kegiatan
belajar mengajar.
2. Guru kurang mengendalikan siswanya, pada
saat ada siswa yang keluar masuk tanpa izin
10. Adil dalam memperlakukan siswa 1. Guru kurang adil dalam mengambil
tindakan karena masih banyak siswa yang
bertindak seenaknya.
2. Guru selalu membiarkan siswanya
bertindak sesuka hati, karena guru
berharap siswa akan menemukan jati diri
mereka tetapi dengan kebebasan yang
terbatas dalam arti bebas tapi ada atuaran
yang berlaku dan sesuai dengan norma
yang berlaku di Indonesia

Yogyakarta, 28 April 2016


Mengetahui,

Kepala Sekolah, Mahasiswa Praktikan,

Dwi Ahmadi, S. Pd Albertus Agung K

NIY/NIK 19760006 NIM 2013006002


TIM MAGANG FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA
JL. BATIKAN, TUNTUNGAN UH. III-1043 UMBULHARJO
YOGYAKARTA – 55167 TELP. 0274-375637

Lampiran 3

C. Kompetensi Sosial Guru

Nama Guru : Sujarwo Ismanto, S. Pd


NIP : 19760012
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/ Jam ke-1 : IX B/3
Hari/Tanggal : Jumad, 18 Maret 2016

NO Aspek yang diamati Deskripsi

1 Kemampuan berkomunikasi baik 1. Kemampuan berkomunikasi baik, tetapi


lisan maupun tulisan guru lebih banyak mengabiskan waktu
untuk ceramah dari pada menulis ataupun
praktek
2. Guru berkomunikasi dengan mengunakan
bahasa Indonesia forml tetapi terkadang
masih ada bahasa jawa yang di gunakan
guru sebagai intermesso.
2 Pemahaman dan penyesuaian diri 1. Guru sangat memahami siswanya, karena
dengan kondisi peserta didik banyak siswa yang praktek di laborat jadi
masih banyak siswa yang masih dalam
perjalanan jadi masih banyak siswa yang
datang terlambat ataupun kecapekan lalu tidur
dalam kelas
2. Guru memahami keadaan kelas, dengan siswa
yang mempunyai sifat dan prilaku yang
berbeda-beda, terlihat ketika siswa ada yang
tidur, main HP, dan berbicara di belakang
tanpa mendengar penjelasan dari Guru.
3. Guru melakukan pendekatan dengan cara
berkomunikasi khusus dengan siswa untuk
dapat memahami karakteristik siswa.
3 Kerja sama dengan pejabat 1. Guru ikut serta berpartisipasi dalam kerja
sekolah, sesama guru, peserta sama antara sesama guru, peserta didik,
didik, dan karyawan dan warga sekolah
2. Kerjasama antara Guru, karyawan, dan
kepala sekolah terlihat baik.Terlihat ketika
pada pagi hari semua guru, karyawan
maupun siswa bersalaman dan terlihat
akrab dalam perbincangan.

4 Kemampuan menghargai pendapat 1. Guru sangat menghargai pendapat


dan hak-hak orang lain termasuk maupun hak-hak orang lain, karena guru
peserta didik memahami sifat manusia yang berbeda-
beda.
2. Pendapat ataupun kritikan peserta didik
dalam proses belajar mengajar Guru
sangat menghargainya.
3. Memperhatikan hak-hak peserta didik
secara merata tanpa membeda-bedakan
status maupun tingkat kecerdasan peserta
didik dalam memahami dan menguasai
pembelajaran.
5 Kemampuan memotivasi peserta 1. Guru selalu memberikan semangat dan
didik dan teman sejawat dukungan kepada siswa agar selalu belajar dan
tidak malas untuk mengikuti kegiatan belajar
mengajar di kelas.
2. Guru selalu memotivasi peserta didik dengan
memberika beberapa tugas agar siswa
terpancing untuk belajar.

6 Toleransi terhadap keragaman Toleransi terhadap sifat siswa yang berbeda


siswa sangat baik karena guru sangat paham terhadap
sifat-sifat seseorang dengan yang lain berbeda.

Yogyakarta, 28 April 2016

Mengetahui,

Kepala Sekolah, Mahasiswa Praktikan,

Dwi Ahmadi, S. Pd Albertus Agung K

NIY/NIK 19760006 NIM 2013006002


TIM MAGANG FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA
JL. BATIKAN, TUNTUNGAN UH. III-1043 UMBULHARJO
YOGYAKARTA – 55167 TELP. 0274-375637

Lampiran 4
D. Kompetensi Pedagogik Guru
Nama Guru : Agnes Sofiana Novitasari, S. Pd
NIP : 19760029
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/ Jam ke-1 : X/1
Hari/Tanggal : Jumad, 18 Maret 2016

No Aspek yang diamati Deskripsi

1. Kesiapan mengajar dan perangkat 1. Guru sudah siap dalam mengajar, tetapi dalam
pembelajaran kegiatan belajar guru asih mengandalkan LKS
(lembar kerja Siswa) untuk kegiatan belajar,
lalu di sambung dengan ceramah
2. Kemampuan menggunakan Masih menggunakan buku dalam kegiatan belajar
teknologi komunikasi dan belum bias menggunakan teknologi yang yang
informasi sudah berkembang, tetapi kegiatan belajar sudah
berjalan baik.

3. Mengenali keunggulan dan Guru mengenali keunggulan maupun kelemahan


kelemahan peserta didik peserta didik dengan cara melihat tingkah laku
ataupun dalam kegiatan belajar mengfajar
dengancara memberikan Tanya-jawab secara
lisan.

4. Penguasaan materi, pendekatan, 1. Penguasaan materi cukup bagus tetapi dalam


strategi, metode, dan media penyampaian kepada siswa masih sering
pembelajaran menggunakan LKS.
2. Pendekatan yang digunakan dengan
pendekatan kontekstual, yakni menyampaikan
materi dengan bantuan konteks, buku yang
menunjang pembelajaran.
3. Strategi yang digunakan secara tatap muka,
terstruktur, dan mandiri. Tatap muka dengan
cara mengajar berceramah dengan peserta
didik. Terstruktur maksudnya mengajar sesuai
dengan materi yang telah disusun dalam RPP.
Mandiri dalam mengerjakan soal-soal yang
diberikan oleh guru kepada peserta didik.
4. Metode yang digunakan dengan cara cemah,
diskusi, tanya jawab, serta penugasan.
5. Media yang digunakan masih menggunakan
buku LKS, kurang mampu menyampaikan
materi pembelajaran dengan menggunakan
teknologi seperti misalnya menggunakan
powerpoint atau menggunakan media internet
sebagai bahan penunjang pembelajaran.
5. Kemampuan mengevaluasi hasil Guru mengevaluasi hasil pembelajaran berupa
pembelajaran latihan soal tertulis dan Tanya jawab ketika
kegitan belajar di dalam kelas.

6. Kemampuan mengelola kelas Kemampuan guru mengelola kelas sangat kurang,


guru lebih banyak menghabiskan waktu di tempat
duduk.Terlihat ada beberapa siswa yang tidak
mendengar penjelasan Guru, seperti tidur, main
HP, berbicara dengan teman sebangku saat jam
pelajaran, dan ada beberapa peserta didik yang
sulit diatur.
7. Kemampuan menyampaikan 1. Kemampuan guru menyampaikan materi
materi pembelajaran cukup baik, namun guru lebih banyak
menggunakan metode ceramah di
bandingkan dengan praktek dan Tanya
jawab yang hanya sesekali saja.
2. Guru hanya menyampaikan materi dengan
menggunakan buku LKS tetapi terkadang
juga membawa buku panduan lain.

Yogyakarta, 28 April 2016

Mengetahui,

Kepala Sekolah, Mahasiswa Praktikan,

Dwi Ahmadi, S. Pd Albertus Agung K

NIY/NIK 19760006 NIM 2013006002