Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN INDIVIDU

FISIOLOGI TERNAK DASAR

DARAH II
HEMOLISA DARAH,TEKANAN OSMOTIK ERITROSIT DAN
BERAT JENIS DARAH

NAMA : ERMIANA
NIM : I11115030
KELOMPOK : I (SATU)
GELOMBANG : II (DUA)
ASISTEN : MARWAH

LABORATORIUM FISIOLOGI TERNAK DASAR


FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2016
DARAH II
HEMOLISA DARAH, TEKANAN OSMOTIK ERITROSIT
DAN BERAT JENIS DARAH
Ermiana¹,Marwah²
1
Praktikan Laboratorium Fisiologi Ternak
2
Asisten Laboratorium Fisiologi Ternak
Laboratorium Fisiologi Ternak Dasar Fakultas Peternakan UniversitasHasanuddin
Makassar Jl. PerintisKemerdekaan Km 10, 085340557608,90245
Email:ermianaemhy97@gmail.com

ABSTRAK

Pratikumdarah II bertujuanuntukmempelajarilarutan-larutan yang


dapatmenyebabkanterjadinyahemolisasertamempelajaricaramenentukanberatjenisdarahda
nfaktor yang mempengaruhinya. Padapercobaanhemolisadankrenasi,
kitamengambillarutanNaCl 0,5%, 0,9% dan 3% sebanyak 5 teteskemudian di letakkan di
atascawan yang kemudian di
tambahkandenganbeberapatetesdarahkemudianamatisecaramakroskopisdanmikroskopis.
Padapercobaanberatjenisdarahsiapkandarah yang
akandiukurberatjenisnyakemudiantuangkanpadata bung
ukurkemudianukurmenggunakanlaktodesimeterdanamatiberapaberatjenisdarahnya.
TujuandaripraktikumHemolisadanKrenasiadalahuntukmelihatpengaruhlarutanhipotonis,
hipertonis,
danisotonisterhadapterjadinyahemolisadankrenasi.KegunaandaripraktikumHemolisadanK
renasiadalah agar kitadapatmengetahuilarutanhipotonis, hipertonis,
danisotonisterhadapterjadinyahemolisadankrenasi.Hemolisa adalah pecahnya membran
eritrosit, sehingga hemoglobin besar di dalam medium dapat bebas dan berada di
sekelilingnya. Kerusakan membran eritrosit dapat disebabkan oleh penambahan larutan
hipotonis, hipertonis ke dalam aliran darah. Penurunan tekanan permukaan membran
eritrosit, zat/unsur kimia tertentu, pemanasan dan pendinginan akan menyebabkan rapuh
karena ketuaan dalam sirkulasi darah dan lain-lain.

Kata kunci :HemolisaDarah, Krenasi, TekananOsmotikEritrosit,DanBerat


jenis darah.
PENDAHULUAN

Darahmerupakancairantubuh membrane
padasuatujaringan yang eritrositdapatdisebabkanolehantaralai
beredardalam system npenambahanlarutanhipotonisatauhip
pembuluhdarah.Darahikutsertadalam ertoniskedalamdarah,
setiapfungsiutamadaribadan, penurunantekananpermukaan
didalamsetiap organ membrane eritrosit, zat/unsure
dandalamsetiapjaringanSelanjutnyadi kimiatertentu,
jelaskanbahwafungsiutamadarahadal pemanasanataupendinginan,
ahmengangkutzat- sertarapuhkarenaketuaandalamsirkul
zatmakanandanoksigenkesegalamaca asidarah.
mbagiantubuh, Krenasiadalahkontraksiataupembentu
sebagaisaranadimanasisahasilmetabo kannoktatidak normal di
lismetubuhdiangkutdandibuang, sekitarpinggirselsetelahdimasukkank
mengangkuthormon- edalamlarutanhipertonik,
hormondarikelenjarendokrindanbaha karenakehilangan air
n- melaluiosmosis.Secaraetimologi,
bahanentermedierdarisatutempatkete krenasiberasaldaribahasa Latin
mpat lain.Sifat-sifat darah bervariasi, crenatus.Krenasiterjadikarenalingkun
darah memiliki kemampuan untuk ganhipertonik,
mengkerut (krenasi) jika bereaksi (selmemilikilarutandengankonsentras
dengan larutan hipertonis, namun i yang
sebaliknya darah akan mengalami lebihrendahdisbandingkanlarutandise
pemecahan (hemolisa) jika bereaksi kitarluarsel), osmosis (difusi air)
dengan larutan hipotonis. menyebabkanpergerakan air
Hemolisisadalahpecahnya keluardarisel,
membrane eritrosit, sehingga menyebabkansitoplasmatersebutberk
hemoglobin bebaskedalam medium urangvolumenya.Sebagaiakibatnya,
sekelilingnya (plasma).Kerusakan selmengecil.
Krenasi adalah proses dikembalikkan dengan cara
pengkerutan sel darah akibat adanya menambahkan cairan isotonis ke
larutan hipotonis dan hipertonis. dalam medium luar eritrosit.
Faktor penyebab krenasi yaitu TujuandaripraktikumBeratJen
adanya peristiwa osmosis yang isDarahadalahuntukmengetahuicara
menyebabkan adanya pergerakan air menentukanberatjenisdarahdanfaktor
dalam sel sehingga ukuran sel -faktor yang mempengaruhinya.
menjadi berkurang atau mengecil. KegunaandaripraktikumBeratJenisDa
Proses yang sama juga terjadi pada rahadalah agar
tumbuhan yaitu plasmolisis dimana kitadapatmengetahuiperubahan yang
sel tumbuhan juga mengecil karena terjadidalamseldarah.Hal inilah yang
dimasukkan dalam larutan melatarbelakangidilakukannyaprakti
hipertonik. Krenasi ini dapat kumfisiologiternakdasar.

METODOLOGI PRAKTIKUM
Waktudantempat

Praktikumfisiologiternakdasarme Selesai WITA di


ngenaidarah II LaboratoriumFisiologiTernakDasar,
dilaksanakanpadaharikamis 16 Fakultaspeternakan,
september 2016 padapukul 08.00- UniversitasHasanuddin Makassar.

Alatdanbahan

Adapun alat-alat yang digunakan beserta raknya, spygnomanometer,


pada praktikum kali ini yaitu stetoskop dan haemocytometer.
vaccinostyle, gelas arloji, glas obyek, Adapun bahan-bahan yang
cover glas, mikroskop, digunakan yaitu darah, NaCl 0,5 %,
laktodensimeter, pipet, tabung reaksi NaCl 0,9 %, dan NaCl 3%.

Metode praktikum
Hemolisa dan Krenasi
Padapercobaanhemolisadankr buahkemudianmenuangkanmasing-
enasisecaramakroskopismengambilg masing 5 tetesdarah
elasarlojisebanyak 3
padasetiapbagiandalamgelasa buahkemudianpadagelasobjekditetesi
rloji,kemudianmenambahkanlarutan darahsebanyak 2
NaClkemasing- tetes.kemudianmenambahkanlarutan
masinggelasarlojidenganlarutanNaCl NaClkemasing-
0,5%, NaCl 0,9% danNaCl 3%. masinggelasobjekdenganlarutanNaCl
Lalumasing-masinggelasarloji yang 0,5%, NaCl 0,9% danNaCl 3%.
berisidarahdanlarutanNaClkemudian Lalumasing-masinggelasarloji yang
diamati.padapercobaanhemolisadank berisidarahdanlarutanNaClkemudian
renasisecaramikroskopismengambilg dibawakemikroskopuntukdiamati
elasobjeksebanyak 3
.
Beratjenisdarah
Metodepraktikumpadaberatje telahdibersihkanlalusampeldarah
nisdarahadalahmenyiapkansampeldar yang
ahlalumenuangkannyakedalamtabun telahdituangkedalamtabungreaksisela
greaksi njutnyadimasukkankelaktodesimeter.
.Kemudianmenyiapkanlaktodesimete Kemudianhitungberatjenispadasampe
r yang l.

HASIL DAN PEMBAHASAN NaCl 0,5% +


Darah
A. HemolisadanKrenasiDarah Hemolisa
NaCl 0,9% +
1.HemolisadanKrenasiDarahSecara Darah
Isotonis
Makroskopis NaCl3%+Darah
Krenasi
Tabel 1: Hemolisadankrenasidarah
secaramakroskopis Sumber :DataHasilPraktikum
FisiologiTernak, 2016.
Gambar Ket.
Pada gambar dapat diketahui
bahwa hemolisa pada sel darah merah
ditandai dengan keluarnya hemoglobin danlarutanNaCl)) akan
hal itu dibuktikanadanyalarutan yang masuk ke dalam eritrosit melalui memb
berwarnamerahmenyebardari yang ran yang bersifat semipermiabel dan m
lainnya, yaitupadalarutanNaCl 0,5% enyebabkan sel eritrosit menggembung.
haltersebutterjadikarena Bila membrane
hemoglobinyang ada pada eritrosit terse tidakkuatlagimenahantekanan yang ada
but keluar ke media disekelilingnya yan di dalamseleritrosititusendiri,
g diakibatkan pecahnya plasma darah. makaselakanpecah, akibatnya
SedangkanpadalarutanNaCl 0,9% hemoglobin yang adapada membrane
terlihatbahwadarahmasihmenggumpal bebas ke dalam medium sekelilingnya.s
normal sepertibiasanya, edangkanapabilalarutanhipertonismaka
begitupunpadaNaCl 3% darah Nampak darahakanterjadikrenasikarenacairandal
sedikitmenggumpaldannampakkeruh. amdarahakankeluarkelingkungan sekita
Hal r disebabkan perbedaantekananlingkun
tersebutsesuaidenganpendapatdariAnon gan yang lebihtinggi.
im (2008) yang Tekanan osmotic
menyatakanbahwahemolisaadalahpeca padalarutanNaCl 3%
hnyamembaraneritrositsehingga lebihtinggidaripadaseldarahmerah
hemoglobin bebaskedalam medium yangmenyebabkanterjadinya proses
sekelingnya (plasma).kerukan difusidaricairanekstraselkedalamseld
membrane arahmerahsehinggacairan yang
eritrositdapatdisebabkanolehantara lain beradadalamseleritrositkeluar,
penambahanlarutanhipotonis,hipertonis sehingga membrane
kedalamdarah,penurunantekananpermu selnyamenjadikeriput yang
kaan membrane disebutdengankrenasi. Hal
eritrosit,zat/unsurkimiatertentu,pemana inisesuaidenganpendapatSonjaya
sandanpendinginanrapuhkarenaketuaan (2005),
dalamsirkulasidarah.Apabila medium bahwakrenasiialahperistiwamengker
di sekitareritrositmenjadihipotonis utnyaseldarahkarenacairandalamseld
(karenaPenambahanlarutan NaCl hipo arahkeluarmenujucairaneksternal
tonis) medium tersebut (plasma yang konsentrasinyalebihtinggi.
1.HemolisadanKrenasiDarahSecaraMi pecah dan mengeluarkan
kroskopis hemoglobin. Dan ini sesuai dengan
Tabel 2: Hemolisadankrenasidarah pendapat (Anonima, 2010), yang
secaramikroskopis
menyatakan bahwa
Gambar Ket. terjadinyahemolisisdisebabkanolehpe
NaCl cahnyadindingeritrositsebagaiakibatd
0,5%
arimenurunnyatekananosmotik
Hemolisa
NaCl plasma darah. Hal
0,9% iniakanmenyebabkanmasuknya air
Isotonis
kedalamseldarahsecara osmosis
NaCl 3%
Krenasi melaluidinding yang semi permeable
sehinggaseldarahmerahakanmemben
Sumber:DataHasilPraktikum gkak.
Fisiologi Ternak,2016.
Berdasarkan tabel tersebut, Keadaaninimenyebabkanperegangan
maka dapat dikatakan bahwa sel dindingeritrosit yang
darah yang mengalami hemolisa akhirnyaakanmenyebabkanpecahnya
akan menggembung dari keadaan dindingeritrositdan hemoglobin
normal, hal ini disebabkan karena larutdalam media sekelilingnya.
adanya perbedaan konsistensi antara Untuk NaCl 0,9%, plasma
sel sarah merah dengan keadaan darah yang ditambahkan NaCl tidak
disekitarnya.di mana ditambahkan mengalami perubahan bentuk karena
dengan NaCl 0,5%, sehingga NaCl diakibatkan konsentrasi pada plasma
akan terserap masuk ke dalam sel darah sama dengan konsentrasi NaCl
darah sebab molekul-molekul pelarut yang ditambahkan.
yang terdapat disekitarnya memiliki Untuk NaCl 3% terlihat
kadar zat yang lebih encer, sehingga bahwa sel darah merah menjadi
lebih cenderung bergerak ke daerah keriput karena mengalami krenasi
yang mempunyai kadar zat yang dimana dinding sel menciut. Hal ini
lebih tinggi, yang mengakibatkan sel disebabkan karena adanya perbedaan
darah menggembung dan akhirnya konsentrasi antara sel darah dengan
lingkungannya, sehingga dinding sel tidak normal di sekitar pinggir sel
dapat menciut. Hal ini sesuai dengan setelah dimasukkan ke dalam larutan
pendapat Anonima (2010) yang hipertonik karena kehilangan air
mengataka bahwa Krenasi adalah melalui osmosis.
kontraksi atau pembentukan nokta
B.BeratJenisDarah dancairandarah (plasma darah)
Anonim (2009).
Tabel 3: Beratjenisdarah
NO JenisDarah Beratjenis
1 Sapi 1,036
2 AyamKampung 1,050
3 AyamPedaging 1,038
4 AyamPetelur 1,034
Sumber:DataHasilPraktikum
Fisiologi Ternak,2016.

Berdasarkantabel 3 di
atasmenunjukkanbahwaberatjenisdar
ahpadasampeldarah di atasberbeda-
bedayaitupadaSapi 1.036 ,
padaAyamKampung 1.050,
padaAyamPedaging 1.038,
danpadaAyampetelur 1.034. Hal
tersebutberatjenisdarahbervariasianta
rasatuspesiesdenganspesieslainnyadis
ebabkankarenadarahmemilikigravitas
ijenissedikittinggikandunganairnyate
rutama yang
disebabkanolehadanyasel-
seldarahmerahdanseldarahputih.Ada
punberatjenisdarahbervariasidari
1.054-1.060 danberatjenis plasma
bervariasidari 1.024-1.028 yang
terdiriduabagianyaitusel-
seldarahmerah (butiran-butiran)
PENUTUP Ariwibowo. 2007. Praktis belajar
Biologi. Jakarta: Visindo
Kesimpulan
Media Persada.
Berdasarkanhasildanpembahasan yang
Frandson.1999.Anatomi dan Fisiologi
di lakukanmakadapat di
ternak.Yogyakarta: Gadjah
tarikkesimpulansebagaiberikut: Mada University Press.
1. Hemolisaterjadikarenatekanan
Sonjaya,H.2012.Dasar Fisiologi
osmotic Ternak.Bogor: IPb Press.
dalamsellebihrendahdibanding di
Sonjaya, H. 2016.Penuntun
luarsel, sedangkanpadalarutan Praktikum Dasar Fisiologi
yang Ternak. Makassar.
tekananosmotiknyalebihrendahd
aridarahmakaakanmenyebabkant .
erjadinyakrenasi.
2. Hemolisisaadalahpecahnya
membrane eritrosit, sehingga
hemoglobin bebaskedalam
medium sekelilingnya (plasma).
3. Krenasi adalah proses
pengkerutan sel darah akibat
adanya larutan hipotonis dan
hipertonis.
Saran
Saran saya untuk Laboratorium
agar kebersihannya selalu dijaga agar
para praktikan dapat merasa nyaman
dalam melaksanakan praktikum, serta
alat dan bahan dilengkapi yang masih
kurang.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

DOKUMENTASI

A. HemolisadanKrenasiDarah

1.HemolisadanKrenasiDarahSecaraMakroskopis

c.0,9%

a.3 %

b.0,5% NaCl

2.HemolisadanKrenasiDarahSecaraMakroskopis
B. BeratJenisDarah

LITERATUR