Anda di halaman 1dari 7

Fungsi dan Cara Kerja Jaringan Telekomunikasi

(Wireline, Wireless, Modem dan Satelit)


17.06 REZA 15 COMMENTS
Jaringan Kabel (Wireline)
•Fungsi jaringan adalah untuk berbagi sumber daya yang dimiliki dan untuk
berkomunikasi secara elektronik.
•Sebuah jaringan biasanya terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling
berhubungan.
•Jaringan komputer wireline bekerja denan menggunakan kabel-kabel sebagai
penghubung antar komputer.
•Kabel yang digunakan adalah kabel coaxial, twisted pair, dan serat optik.
•Pada setiap komputer harus dilengkapi dengan kartu antarmuka yang disebut
dengan NIC (Network Interface Card) atau LAN (Local Area Network)
•Jaringan kabel biasanya digunakan pada area yang kecil, misalnya dalam suatu ruangan dan gedung.
•Setiap komputer yang terhubung dalam jaringan memiliki MAC Address atau IP Address (Internet
Protocol) yang berbeda-beda.

Keunggulan Jaringan Wireline


•Transmisi data 10 s.d. 100 Mbps,
•Delay atau waktu koneksi antarkomputer cepat,
•Transmisi data berjalan dengan lancar
•Biaya peralatan terjangkau

Kelemahan Jaringan wireline


•Penggunaan terbatas pada satu tempat yang terjangkau kabel,
•Waktu untuk instalasi lama
•Membutuhkan tempat dan lokasi jaringan permanen
•Membutuhkan biaya perawatan rutin
•Sulit untuk berpindah tempat
Jaringan Tanpa Kabel (Wireless)
•Seiring dengan kecanggihan teknologi informasi, untuk membangun
sebuah jaringan komputer dapat dimungkinkan tanpa menggunakan
kabel (nirkabel).
•Untuk mengganti kabel sebagai penghubung dapat digunakan gelombang
radio (Radio Frequency), sinar inframerah (infrared), bluetooth, dan
melalui gelombang mikro (microwave).
•Komputer mobile, seperti notebook dan Personal Digital Assistant (PDA)
merupakan komputer yang dapat digunakan pada jaringan nirkabel.
Keunggulan dan keuntungan jaringan nirkabel :
•Mobilitas
–Jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara real-
time kepada pengguna jaringan dimana saja selama berada dalam batas aksesnya.
•Kecepatan Instalasi

Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabelyang
harus dipasang sebagai penghubung.
•Fleksibilitas tempat
Jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksibel terhadap tempat, berbeda
dengan jaringan kabel yang tidak mungkin untuk dipasang tanpa kabel.

•Pengurangan Anggaran Biaya



Bila terjadi perpindahan tempat, anggaran biaya dapat ditekan walaupun investasi awal padajari
ngan nirkabel ini lebih besar biayanya daripada jaringan kabel. Biaya instalasi dapatdiperkecil k
arena tidak membutuhkan kabel dan biaya pemeliharaan pun lebih murah.
•Kemampuan Jangkauan
–Konfigurasi jaringan dapat diubah dari jaringan peer-to-
peer untuk jumlah pengguna yangsedikit menjadi jaringan infrastuktur yang lebih banyak. Bahka
n, bisa mencapai ribuanpengguna yang dapat menjelajah dengan jangkauan yang luas.
Kelemahan Jaringan Nirkabel
•Transmisi data hanya 1-2 Mbps yang jumlahnya jauh lebih rendah bila
dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
•Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu
sama lainnya.
•Biaya peralatannya mahal.
•Adanya delay atau waktu koneksi yang besar
•Adanya masalah propagasi radio, seperti terhalang, terpantul, dan
banyak sumber interferensi.
•Kapasitas jaringan memiliki keterbatasan yang disebabkan spektrumnya
tidak besar (pita frekuensinya tidak dapat diperlebar).
•Keamanan data atau kerahasiaan data kurang terjamin.
•Sinyalnya terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya
benda yang menghalangi sinyal

Jaringandengan Modem
•Modem merupakan media elektronik untuk menghubungkan komputer denganjaringan Internet.
•Modem bekerja menggunakan sinyal digital
yang diterjemahkan menjadi sinyalanalog untuk ditransmisikan dan sebaliknya, menerjemahkan
sinyal analogmenjadi sinyal digital.

Berdasarkan teknologinya,
modem dapatdibedakan menjadi :
•Modem Dial-up (Modem Telepon)
•Cable Modem
•Modem DSL
Modem Dial-up

•Bekerja dengan menggunakan jaringanwireline yaitu kabel telepon.


•Untuk dapat berlangganan internet denganmodel dial-up dapat menghubungi ISP (Internet
Service Provider).

•Jenis modem dial-up yang beredar dipasaran terdiri dari modem internal danmodem eksternal.

•Modem
internal dipasang pada slotekspansi mainboard sedangkan modeleksternal dipasangkan pada k
omputerdengan menggunakan kabel data serialataupun kabel data
USB.
•Di Indonesia,beberapaISP yangdapatmelayanijasainternetdenganmodem dial-
updiantaranya Telkomnet, Indosatnet, Wasantaranet, danCBNnet.
•Untuk saat ini, akses internet dial-
up dapat dilakukansecara langsung dengan telkomnet@instan. Bila telahmemiliki line telepon da
ri PT. Telkom dapat melakukankonfigurasi atau setting sendiri dengan menyediakanmodem dial-
up.

Cable Modem
•Cable Modem memiliki cara kerja yang menyerupai cara kerjaNetwork Interface
Card (NIC) atau kartu ethernet yang dipasangpada komputer untuk Local Area Network (LAN).
•Perbedaan cara kerja antara modem dengan ethernet adalahpada masalah jarak.
Modem tidak dipengaruhi oleh jarakwalaupun hanya memiliki kecepatan 50 Kbps (kilobits per
second), sedangkan pada ethernet yang memiliki kecepatan 10atau 100 Mbps (megabit per
second) hanya bisa dalam jarakmaksimum kurang lebih 1 km. Kecepatan cable
modem berkisarantara 3 – 56 Mbps, dan bisa bekerja dalam jarak 100 km lebih.
•Proses kerja dari cable
modem adalah memisahkan sinyal dari TVkabel menjadi dua, yaitu sinyal untuk televisi dan sinya
l data yang dihubungkan ke cable
modem. Kedua sinyal itu tidak akanmencampuri satu sama lainnya. Kemudian cable
modemdihubungkan dengan kartu jaringan (Network Interface Card) yang terdapat dalam PC
(Personal Computer). Kecepatan datadownstream (sinyal masuk) rata-rata berkisar antar 4-56
Mbps.•Untuk dapat terhubung Internet, penyedia jasa televisikabel harus menghubungkan diri d
engan penyedia jasabackbone Internet yang lebih besar, yaitu dengan koneksi OC-3 (155
Mbps) atau multiple redundant OC-3. Multiple redundant OC-
3 dapat menangani kebutuhan bandwith dari banyakpelanggan. Saat ini ISP untuk jaringan Inter
net cable modemmemberikan layanan dengan kebel SOHO (Small Office Home
Office). Beberapa ISP yang melayani internet dengan jaringankabel adalah cbn.net.id,
mynet.net, linknet, dan indosatnet.
•Untuk dapat terhubung Internet, penyedia jasa televisi kabelharus menghubungkan diri dengan peny
edia jasabackbone Internet yang lebih besar, yaitu dengan koneksiOC-3 (155
Mbps) atau multiple redundant OC-3. Multiple redundant OC-
3 dapat menangani kebutuhan bandwithdari banyak pelanggan. Saat ini ISP untuk jaringan Inter
net cable modem memberikan layanan dengan kebel SOHO (Small Office Home
Office). Beberapa ISP yang melayaniinternet dengan jaringan kabel adalah cbn.net.id,
mynet.net, linknet, dan indosatnet.
Modem DSL
•Saat ini, DSL (Digital Subscriber Line) merupakan
pesaing utama cable modem.
•Ditinjau dari segi kecepatan dan biaya tidak berbeda
jauh dengan cable modem.
•Teknologi untuk modem DSL yang baru tersedia adalah
ADSL (Asymmetric Digital Subscribber Line).
•Di Indonesia tidak semua daerah terjangkau oleh
teknologi DSL.

•ADSL menggunakan jaringan kabel telepon yang sudah di-


upgrade atau memiliki enhancement tertentu.
ADSL tidakmembutuhkan saluran telepon kedua tetapi membutuhkansplitter untuk pembagian a
ntara modem dengan telepon.
•Kecepatan ADSL tidak terlalu jauh berbeda dengan kabel modem, dimana kecepatan downstream (d
ata masuk) maksimum 1,5 Mbps, dan kecepatan upstream (data keluar) berkisar antara 64
Kbps. Teknologi ADSL akan mengembangkan modem dengankecepatan 52
Mbps, kurang lebih 50 kali lebih baik dari yang adasekarang.

Jaringan Satelit

•Layanan jaringan satelit dapatmenghubungkan beberapa peralatanteknologi informasi dan ko


munikasi diseluruh belahan dunia.

•Untuk dapat berhubungan dengan satelit,pada jaringan komputer digunakanprotokol komunika


si yang mempunyaibanyak fasilitas yaitu sebagai kode poselektronis pada pengiriman suratelekt
ronis. Sebagian besar jaringankomputer menggunakan protokolkomunikasi
TCP/IP.
•Penentu kode pos elektronis TCP/IP
dan standarisasi protokol TCP/IP.
Penentuan kode pos elektronis TCP/IP
dan standarisasi protokol TCP/IP
dilakukan secara terpusat bertempat
di nic.mil daerah Palo Alto, pantai
barat Amerika Serikat.
Cara Kerja Satelit
•Cara kerja satelit sistem konvensional yaitudengan mengirimkan sinyal dari komputer dan direl
ai olehsatelit tanpa dilakukan pemrosesan dalam satelit.
•Cara kerja transmisi data melalui dengan memperhatikankomponen-
komponen tersebut, yaitu satelit menerimasinyal dari stasiun bumi (up-
link) kemudian memperkuatsinyal, mengubah frekuensi dan mentransmisikan kembalidata ke st
asiun bumi penerima yang lain (down-link).

Internet dengan Satelit

Teknologi Internet dengan satelitmerupakan pilihan terbaik untukdaerah dengan geografis yangluas.

Satelit sebagai jaringaninternet dan


multimedia memiliki beberapa
kelebihan, yaitu :
•Jangkauan yang luas antarbenua.
•Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi.
•Pembangunan infrastrukturnya relatif cepat.
Sedangkan beberapa kekurangan yang
dimiliki adalah :
•Keamanan data kurang terjamin
•Peralatan yang sangat mahal