Anda di halaman 1dari 3

Cara Menentukan Kesalahan Garis Kolimasi Waterpass

Untuk pengukuran Elevasi yang benar, tentu saja sebelumnya perlu di cek terlebih dahulu –
apakah Waterpass kita sudah layak atau tidak sesuai standar ketelitian yang diminta ?. Ada beberapa
cara untuk mencari tahu, apakah Waterpass kita sudah benar benar Level, atau tidak. Yang pertama
pergi ke Tukang Kalibrasi Alat, dan yang kedua cek sendiri dengan cara berikut ini.

Garis Kolimasi Teleskop adalah Garis Imajiner yang ditarik dari as Teleskop lurus Kearah target.
Idealnya Garis Kolimasi Teleskop Waterpass adalah Level Muka Air - sesuai namanya Waterpass. Dan
jika Garis Kolimasi ini suda tidak Level Muka Air lagi, maka Waterpass tersebut tidak lagi akurat untuk
menentukan beda tinggi antara 2 titik. Walau prakteknya, kemiringan yang kecil masih diijinkan jika
masuk standar toleransi yang telah ditetapkan.

Langkah langkahnya :

1. Buat 4 Titik di atas permukaan Tanah, dengan jarak misal 50 m’ . Namakan titik tersebut
titik A,1,2 dan B. Titik 1 dan 2 adalah titik yang akan diperbandingkan beda tingginya,
sementara titik A dan B adalah titik yang merupakan Station Alat .
2. Letakkan Alat pada Titik A , Baca benang tengah Rambu Ukur di Titik 1 dan Titik 2. Untuk
menentukan Beda Tinggi antara titik 1 dan 2 ( relatif dari posisi A )
3. Kemudian, ubah Posisi – Letakkan Alat di Titik B, dan baca benang tengah Rambu Ukur di
Titik 2 dan titik1 untuk menentukan beda tinggi antra titik 1 dan 2 ( relatif dari Posisi B )
4. Hitung kedua hasil , dan perbandingkan. Jika Nilainya sama , tapi berbeda tanda maka Alat
waterpass Kita masih Oke ! …jika Tidak maka garis Kolimasi Waterpass sudah tidak Level
Lagi. ( jadi harus di Setel lagi ,..baik dengan Kunci L yang ada di bawaan alat, atau kalau
sudah parah maka di bawa servis ke Tukang Kalibrasi) .

Penjelasan Point ke 4 :

Pada Alat yang baik, alat yang garis Kolimasinya masih oke….hitungannya akan seperti ini :

dh A = bt (A1) – bt ( B1)

dh B = bt( A2) –bt (B2)

Seharusnya dh A = - dh B

Sehingga dh A + dh B = 0

Kita misalkan dh A + dh B = X

Bisa Tulis Kembali : dh A + dh B = X = 0 ( Garis Kolimasi oke ! )

Tapi Jika dh A + dh B = X ≠ 0 ( Garis Kolimasi sudah Melenceng )

Dan kesalahan sudut Kolimasi adalah sebesar berikut :

K = Arc Tan ( (X/2) / L ) . .. .terhadap garsi Horizontal muka air rata rata ..

Maka alat ini akan menyebabkan kesalahan baca, tergantung dari Interval ( jarak ) antara Alat ke Target
..

Jika Ln adalah Jarak dari Alat ketitik target yang dibaca, maka kesalahan beda tinggi adalah
sebesar :

Kesalahan beda tinggi = Ln. Tan k

Masih dalam batas Toleransi pengukuran standar , jika

Kesalahan baca adalah dibawah 2 mm per 50 m’ . .

Bahasa Matematisnya :
Jika :