Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN RENCANA KEGIATAN

(LRK)

KULIAH KERJA NYATA TIM II TAHUN 2017


DESA : KARANGANYAR
KECAMATAN : WELAHAN
KABUPATEN : JEPARA

Disusun oleh:
Ivan Idris 12030114130124
Ilmar Cipta Nurmawan 23010114140173
Anisa Nurul Hasana 24020114130070
Anis Septiyani 22030114120002
Devy Widya Cahyani 14030114120026
Safira Fildza 14020112140031
Rahmi Nuraini P.P. 12020114120022

PUSAT PELAYANAN KULIAH KERJA NYATA (P2KKN)


LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2017
HALAMAN PENGESAHAN
LRK DESA

Dengan selesainya kegiatan survei oleh Tim II KKN UNDIP Tahun 2017 Desa
Karanganyar Kecamatan Welahan yang beranggotakan:
NO. NAMA MAHASISWA NIM TANDA TANGAN
1. Ivan Idris 12030114130124 1.
2. Ilmar Cipta Nurmawan 23010114140173 2.
3. Anisa Nurul Hasana 24020114130070 3.
4. Anis Septiyani 22030114120002 4.
5. Devy Widya Cahyani 14030114120026 5.
6. Safira Fildza 14020112140031 6.
7. Rahmi Nuraini P.P. 12020114120022 7.

Maka kami mengajukan pengesahan atas LRK yang telah disusun.

Semarang, Juli 2017


Mengetahui,
Kepala Desa Karanganyar Koordinator Desa

Sakirul Khafidlin Ivan Idris


NIM. 12030114130124
Menyetujui
Dosen Kuliah Kerja Nyata

Dr. Eng. Hendri Andrian Budi Prasetyo, S.E., M.Si., Akt dr. Ryan Halleyantoro, M.Biomed.
Widiyandari, M.Si
NIP. 198905012014041001 NIP. 198604122010121001
NIP.197507311999032002

ii
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan anugerah-
Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penulisan Laporan Rencana Kegiatan
(LRK) ini dengan baik. Laporan Rencana Kegiatan ini disusun sebagai salah satu
tahapan awal sebelum dimulainya Kuliah Kerja Nyata di Desa Karanganyar,
Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.
Laporan Rencana Kegiatan ini dapat diselesaikan berkat bimbingan, saran
dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu kami sampaikan terimakasih
kepada:
1. Rektor Universitas Diponegoro selaku Pelindung kegiatan Kuliah Kerja
Nyata (KKN);
2. Bapak Prof. Dr. rer.nat. Heru Susanto, S.T.,M.M.,M.T. selaku Ketua
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM);
3. Ibu Dr. Eng. Hendri Widiyandari, M.Si selaku Dosen Pembimbing
Lapangan (DPL)
4. Bapak Andrian Budi Prasetyo, S.E., M.Si., Akt selaku Dosen Pembimbing
Lapangan (DPL)\
5. Bapak dr. Ryan Halleyantoro, M.Biomed. selaku Dosen Pembimbing
Lapangan (DPL)
6. Bapak S. Karnanejeng Ramadi, S.STP., M.H. selaku Camat Kecamatan
Welahan;
7. Bapak Sakirul Khafidlin selaku Kepala Desa Karanganyar, Kecamatan
Welahan, Kabupaten Jepara yang telah memberikan izin dan bantuannya
untuk melaksanakan KKN di Desa Karanganyar;
8. Segenap perangkat Desa Karanganyar yang telah memberikan informasi
kepada kami;
9. Semua pihak yang membantu dalam memudahkan kelancaran kegiatan
survey KKN Tim II Tahun 2017 hingga penyusunan Laporan Rencana
Kegiatan KKN ini.
Kami menyadari bahwa penulisan Laporan Rencana Kegiatan ini masih
belum sempurna. Oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang
membangun.
Akhir kata, semoga Laporan Rencana Kegiatan Kuliah Kerja Nyata PPM
di Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara Tahun 2017 ini
dapat bermanfaat bagi seluruh pihak.

Semarang, Juli 2017

Tim KKN II Tahun 2017 Desa Karanganyar Kecamatan Welahan

iii
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL............................................................................................ i
HALAMAN PENGESAHAN............................................................................ ii
KATA PENGANTAR......................................................................................... iii
DAFTAR ISI........................................................................................................ v
DAFTAR TABEL............................................................................................... vi
A. Identifikasi Permasalahan............................................................................... 1
B. Prioritas Pemilihan Permasalahan .................................................................. 6
C. Rencana Program KKN................................................................................. 10
Lampiran............................................................................................................ 17

iv
DAFTAR TABEL

Tabel 1. Rekapitulasi Identifikasi Seluruh Permasalahan Tingkat Desa................. 2

Tabel 2. Rekapitulasi Prioritas Pemilihan Permasalahan Monodisiplin Tingkat


Desa.......................................................................................................... 6

Tabel 3. Rekapitulasi Rencana Program KKN Desa Karanganyar Kecamatan


Welahan Kabupaten Jepara.....................................................................10

Tabel 4. Rekapitulasi Rencana Program Multidisiplin KKN................................15

v
vi
A. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN
Kecamatan Welahan terletak disebelah selatan dari Ibukota Kabupaten
Jepara, dengan jarak dari Kecamatan Welahan ke Ibukota Kabupaten Jepara 25 km.
Bagian timur Kecamatan Welahan berbatasan dengan Kecamatan Mayong, bagian
barat berbatasan dengan Kecamatan Pecangaan, bagian utara berbatasan dengan
Kecamatan Kalinyamatan, sedangkan bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten
Demak. Kecamatan Welahan berada pada ketinggian 0-7 mdpl. Topografi desa di
Kecamatan Welahan berupa dataran. Kecamatan Welahan memiliki luas wilayah
2.764.581 Ha (27,65 km2) terdiri atas 1.584.645 Ha lahan sawah dan 1.179.936 Ha
lahan kering.

Kecamatan Welahan terbagi atas 15 wilayah administrasi antara lain


Karanganyar, Sidigede, Guwosobokerto, Welahan, Ujungpandan, Telukwetan,
Ketilengsingolelo, Ketilengsidialit, Kedungsarimulyo, Kalipucang Wetan,
Kalipucang Kulon, Gidangelo, Gedangan, Bugo dan Brantaksekarjati. Karanganyar
merupakan desa yang terletak 8 km dari ibukota Kecamatan Welahan. Karanganyar
terdiri atas 2 rukun warga (RW) dan 6 rukun tetangga (RT). Susunan sistem
pemerintahan di Karanganyar terdiri dari 1 petinggi, 1 carik, 12 perangkat desa, 2
kamituwo (kepala dusun) dan 5 anggota BPD (badan perwakilan desa). Penduduk
desa Karanganyar terdiri atas 1.612 jiwa meliputi 806 laki-laki dan 806 perempuan.

Perancangan program kerja memerlukan pemahaman awal terhadap


keadaan masyarakat dan potensi yang ada didesa Karanganyar, Kecamatan
Welahan, Kabupaten Jepara. Oleh karena itu, diperlukan survey untuk memperoleh
informasi dan data-data yang dibutuhkan untuk menyusun rencana program
kegiatan KKN, baik keoada perangkat desa, masyarakat dan instansi terkait.
Berikut adalah tabel hasil survey:

1
Tabel 1. Rekapitulasi Identifikasi Seluruh Permasalahan Tingkat Desa

Sumber
No. Permasalahan Lokasi
(P/M/D)*

Infrastruktur

Kurangnya lampu penerangan jalan menuju Desa


1
desa Karanganyar Karanganyar

Desa
2 Tidak adanya sarana untuk pembuangan akhir
Karanganyar
Banyaknya warga yang masih menggunakan Desa
3
jamban helikopter Karanganyar
Desa
4 Fasilitas wifi belum masuk balai desa
Karanganyar
Minimnya sarana dan prasarana serta
Desa
5 pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan
Karanganyar
sampah organik dan anorganik
Minimnya tong sampah disekitar rumah Desa
6
warga Karanganyar

Desa
7 Belum adanya prasarana WC umum
Karanganyar

Lingkungan

Masih banyak masyarakat yang membuang Desa


8
sampah disungai Karanganyar
Banyak sampah yang dibakar tanpa diolah Desa
9
sehingga mencemari lingkungan Karanganyar
Kurangnya kesadaran masyarakat akan
Desa
10 kebersihan dan kepedulian tentang
Karanganyar
lingkungan
Kurangnya pemanfaatan atau pendaur Desa
11
ulangan sampah organik dan anorganik Karanganyar
Pembuangan limbah UMKM yang belum
Desa
12 diolah terlebih dahulu sehingga dapat
Karanganyar
mencemari lingkungan

Sosial-Ekonomi

Desa
13 Pendapatan dari UMKM masih rendah
Karanganyar
Kurangnya pengetahuan mengenai pajak dan Desa
14
NPWP Karanganyar

2
Sumber
No. Permasalahan Lokasi
(P/M/D)*

Desa
15 Kurangnya pengetahuan akan izin usaha
Karanganyar
Manajemen dan pengelolaan keuangan Desa
16
rumah tangga yang masih kurang Karanganyar
Kurang efektifnya pembukuan pada UMKM Desa
17
dan organisasi masyarakat desa Karanganyar
Kurangnya media sosial dan internet dalam Desa
18
mengangkat potensi desa Karanganyar
Kurangnya wadah publikasi untuk kegiatan
Desa
19 karang taruna atau kegiatan desa baik
Karanganyar
publikasi offline dan online
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentan Desa
20
perkembangan media Karanganyar
Kurangnya pemahaman pemuda/pemudi Desa
21
terhadap pernikahan dini Karanganyar
Pengetahuan tentang literasi media masih Desa
22
rendah Karanganyar
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Desa
23
perilaku menyimpang terutama LGBT Karanganyar
Desa
24 Minimnya kegiatan pada forum pemuda desa
Karanganyar

Kurangnya pengetahuan para pelaku UMKM Desa


25
tentang passport bisnis Karanganyar

Kurangnya pengelolaan secara efektif dan


Desa
26 efisien pada para pelaku usaha terutama
Karanganyar
pemasaran produk

Kurangnya penerapan e-government desa Desa


27
dalam pelayanan publik Karanganyar

Banyaknya anak dibawah umur yang Desa


28
merokok Karanganyar

Koperasi simpan pinjam dan Bumdes kurang Desa


29
berjalan secara optimal Karanganyar
Pendidikan

Tingkat kesadaran masyarakat akan


Desa
30 pentingnya pendidikan setinggi mungkin
Karanganyar
masih rendah

3
Sumber
No. Permasalahan Lokasi
(P/M/D)*
Kurangnya wadah/media untuk berbagi
Desa
31 informasi atau menuangkan kreativitas siswa
Karanganyar
disekolah
Kurangnya kemampuan dan kemauan siswa
dalam menulis kreatif dalam bentuk tulisan, Desa
36
berita atau informasi maupun yang bersifat Karanganyar
fiktif
Kenakalan remaja yang sudah menggejala
Desa
37 seperti merokok, minum miras oplosan, dan
Karanganyar
balap liar.
Rendahnya motivasi untuk berpendidikan
Desa
38 tinggi yang mengakibatkan tingginya tingkat
Karanganyar
pernikahan dini.
Desa
39 Karang Taruna yang belum terbentuk
Karanganyar

Warga yang mengalami stres dikarenakan Desa


40
faktor kemiskinan Karanganyar

Kesehatan dan Gizi

Angka kejadian anemia pada ibu hamil dan Desa


41
remaja yang tinggi Karanganyar

Angka kematian ibu hamil akibat anemia Desa


42 cukup tinggi Karanganyar

Kurangnya kesadaran warga tentang Desa


43
pentingnya PHBS Karanganyar

Kurangnya pengetahuan tentang gizi pada ibu Desa


44
hamil, anak, dan remaja Karanganyar

Kurangnya kesadaran masyarakat tentang Desa


45
pembuangan sampah dan fungsi saluran air. Karanganyar

Kurangnya pengetahuan warga tentang Desa


46
kesehatan dan keselamatan kerja Karanganyar

Terdapat anak-anak yang mengalami masalah Desa


47
gizi kurang/gizi lebih Karanganyar

4
Sumber
No. Permasalahan Lokasi
(P/M/D)*

Desa
48
Karanganyar

Desa
49
Karanganyar

Desa
50
Karanganyar

Desa
51
Karanganyar

Desa
52
Karanganyar

*) P: Perangkat Desa, M: Masyarakat, D: Dinas Instansi Vertikal/ Stakeholder

5
B. PRIORITAS PEMILIHAN PERMASALAHAN
Berdasarkan permasalahan yang telah ditemukan di Desa Jlegong yang
diperoleh dari berbagai sumber, maka alasan pemilihan masalah yang
diprioritaskan.

Tabel 2. Rekapitulasi Prioritas Pemilihan Permasalahan Monodisiplin Tingkat


Desa

No Permasalahan Alasan Pemilihan

Dengan adanya diversifikasi usaha, masyarakat dapat


Kurangnya
menciptakan harmonisasi diantara masyarakat karena
kreatifitas
adanya ketergantungan dalam menjalankan usaha dan
masyarakat atau
1. juga dapt menambah pemasukan atau eknomi
SDM dalam
masyarakat dan juga meminimalkan resiko ketika salah
diversifikasi
satu usaha tidak berhasil, masyarakat dapat
kegiatan usaha
mengandalkan usaha yang lain.
Perlunya tambahan
Dengan mengajarkan anak-anak usia dini untuk
ilmu pengetahuan
menabung, tidak hanya bertujuan untuk sekedar
untuk siswa-siswi
menyimpan uang saja. Tetapi bertujuan juga untuk
Sekolah Dasar
2. membangun karakter anak untuk melakukan aktivitas
khususnya di bidang
ekonomi yang baik, misalnya membiasakan diri untuk
ekonomi (Mandiri
berhemat, mengenalkan pentingnya nilai uang untuk
sejak dini dengan
menciptakan kualitas anak-anak di masa depan.
menabung)
TOGA (Tanaman Obat Keluarga) sebenarnya sudah ada
tetapi baru beberapa. Pekarangan rumah belum
dimanfaatkan karena lahannya kurang luas, sehingga
Masih kurangnya
perlu teknik penanaman dengan intensifikasi lahan.
pemanfaatan
3. Salah satu contohnya adalah dengan sistem vertikultur.
pekarangan rumah
Teknik budidaya tanaman secara vertikal merupakan
masyarakat.
solusi yang tepat bagi mereka yang mempunyai lahan
sempit, karena tanaman akan disusun ke atas secara
bertingkat.
Kurangnya
Masyarakat belum mengetahui cara pengolahan jerami
pengetahuan
padi sehingga hanya dibakar disawah. Jerami padi
masyarakat dalam
4. dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik
memanfaatkan
cair, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis dan
limbah pertanian
nilai guna dari jerami padi tersebut.
berupa jerami padi.

6
No Permasalahan Alasan Pemilihan

Desa Jlegong mempunyai data kependudukan setiap


Belum adanya tahunnya, akan tetapi proyeksi penduduk untuk
proyeksi penduduk mengetahui peningkatan dan pengurangan penduduk
untuk mengetahui Desa Jlegong dimasa mendatang belum ada, padahal
peningkatan dan data proyeksi penduduk bisa digunakan sebagai
5.
pengurangan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan Desa
penduduk Desa Jlegong di masa mendatang. Selain hal tersebut, Desa
Jlegong dimasa Jlegong juga belum mempunyai bentuk visual yang
mendatang. menarik mengenai data kependudukan yang bisa dibaca
semua warga di balai desa.
Kurangnya
Sekolah Dasar di Desa Jlegong masih belum memiliki
pemanfaatan media
alat peraga atau media pembelajaran matematika yang
yang kreatif dan
memadai untuk menunjang proses pembelajaran.
6. menarik dalam
Diharapkan dengan adanya pembuatan alat peraga
pembelajaran
matematika sederhana dapat membantu mempermudah
matematika siswa
proses pembelajaran.
Sekolah Dasar.

Pengetahuan Dengan mengetahui apa yang kita tanam dan


masyarakat tentang bagaimana cara pemasaran produk tersebut dengan
7. cara mengelola baik , maka akan mendapatkan penghasilan upah yang
produk pertanian jauh lebih tinggi dibandingkan dengan produk
masih kurang sejenisnya.

Kurangnya modal
dan tingkat
kreatifitas atau ide Karena dengan modal dan ide yang innovative
masyarakat dalam masyarakat dapat mengembangkan produk mereka dan
8.
mengelola produk memiliki nilai jual yang tinggi , sehingga dapat
mereka agar bersaing di dunia internasional
memiliki nilai jual
tinggi
Masyarakat desa (khususnya Ibu-ibu desa) selama ini
Kurangnya
tidak pernah mencatat keuangan keluarga. Padahal
pemahaman
perencanaan keuangan keluarga sangat penting untuk
9. mengenai manfaat
mengetahui bagaimana menjaga agar aset yang kita
pengelolaan
miliki dapat terdistribusi dengan baik sesuai kebutuhan
keuangan keluarga
dan keinginan kita.

7
No Permasalahan Alasan Pemilihan

Masyarakat pada masa sekarang lebih bangga memiliki


Kurangnya uang dollar dibandingkan memiliki uang dalam bentuk
pemahaman rupiah. Hal ini mengakibatkan permintaan terhadap
mengenai dollar makin tinggi sedangkan permintaan terhadap
10.
pentingnya “Aku rupiah menjadi rendah. Jika tidak ada rasa cinta
Cinta Rupiah” pada terhadap rupiah, lama kelamaan rupiah akan melemah,
anak SD sehingga penanaman nilai “Aku Cinta Rupiah” harus
diajarkan kepada anak sedini mungkin.
Kenakalan remaja
Mayoritas remaja yang melakukan kenakalan remaja
yang sudah
sangat meresahkan masyarakat desa. Hal tersebut agar
menggejala seperti
11. segera diatasi dikarenakan berdampak pada rendahnya
minum miras
motivasi belajar remaja yang mengakibatkan putus
oplosan, balap liar,
sekolah dan menikah di usia dini.
hamil di luar nikah.
Rendahnya motivasi Permasalahan putus sekolah yang tidak segera
untuk berpendidikan ditangani akan berakibat pada kenakalan remaja yang
tinggi yang menggejala dan tingginya tingkat pernikahan dini.
12.
mengakibatkan Sehingga pemberian psikoedukasi yang bertujuan
tingginya tingkat untuk meningkatkan motivasi belajar dapat mengurangi
pernikahan dini. permasalahan remaja untuk putus sekolah.

Kurangnya
Kurangnya konsumsi ikan di desa Jlegong karena
pengetahuan
13. masyarakat belum mengetahui pengetahuan tentang
masyarakat tentang
pemilihan kualitas ikan segar
pemilihan ikan segar

Belum adanya Kebanyakan dari masyarakat desa Jlegong hanya


pengetahuan memasak ikan dengan cara digoreng saja tanpa adanya
14. masyarakat tentang variasi dan inovas. Maka dari itu perlu diadakannya
diversifikasi produk pelatihan pembuatan produk diversivikasi dalam
ikan. bidang perikanan.

8
9
C. RENCANA PROGRAM POKOK KKN

Setelah menimbang dari pemilihan prioritas permaslahan diatas, maka telah dibuat rencana program kerja mono disiplin
ilmu dan multi disiplin ilmu tim KKN Desa Jlegong, sebagai berikut:

Tabel 3. Rekapitulasi Rencana Program KKN Desa Jlegong Kecamatan Keling Kabupaten Jepara

Total Mahasiswa
Waktu Sumber
No. Nama Program Bahan Volume
Dana A B C D E F G H
Kerja
Sosialisasi penambahan
kreatifitas masyarakat Laptop, brosur, Mahasiswa
1. Masyarakat 30 Jam 
dalam diversifikasi proyektor (Rp 50.000,-)
kegiatan usaha
Kardus karton,
Pelatihan anak-anak Siswa-siswi
kertas hias, alat Mahasiswa
2. Sekolah Dasar untuk SD wilayah 35 Jam 
gambar, lem, (Rp 100.000,-)
menabung Desa Jlegong
gunting
Laptop, LCD,
Pengenalan dan cara materi PPT, Siswa-siswi
Mahasiswa
3. pembuatan sistem gedebog pisang, SD wilayah 39 Jam 
(Rp 20.000,-)
vertikultur. tali, dan bibit Desa Jlegong
tanaman.
4. Pembuatan pupuk organik Laptop, LCD, Masyarakat 42 Jam Mahasiswa 
cair dari jerami materi PPT, (Rp 70.000,-)
jerami, EM4,
botol aqua bekas,

10
Total Mahasiswa
Waktu Sumber
No. Nama Program Bahan Volume
Dana A B C D E F G H
Kerja

ember, dan
selang.

Data
kependudukan
Perangkat
Desa Jlegong, Mahasiswa
5. Proyeksi Penduduk Desa dan 43 jam 
Laptop, LCD, (Rp 100.000,-)
Masyarakat
HVS, materi dan
demonstrasi

Bambu, Kardus,
Kertas warna, Mahasiswa
Pembuatan dan Pelatihan
6. Siswa SD 45 jam (Rp 107.500,-) 
Alat Peraga Batang Napier Gunting, Lem,
Spidol

Laptop, Kertas,
Meningkatkan kualitas LCD, Materi,
Proyektor, Buku Mahasiswa
7. produk pertanian Masyarakat 25 jam 
tabungan, ( Rp 50.000,-)
Peralatan
demonstrasi
8. Ekonomi Kreatif Laptop, Kertas, Masyarakat 23 Jam Mahasiswa 
( Rp 50.000,-)

11
Total Mahasiswa
Waktu Sumber
No. Nama Program Bahan Volume
Dana A B C D E F G H
Kerja
LCD, Materi,
Proyektor, Buku
tabungan,
Peralatan
demonstrasi
Sosialisasi tentang manfaat Laptop, Proyektor, Masyarakat
Mahasiswa
9. pengelolaan keuangan Buku, Pulpen, wilayah Desa 30 Jam 
(Rp 50.000,-)
keluarga Camera Jlegong
Sosialisasi Pengenalan Laptop,
Siswa-siswi
mata uang “Aku Cinta Proyektor, Buku, Mahasiswa
10. SD wilayah 52 Jam 
Rupiah dan melaksanakan Pulpen, Camera, (Rp 100.000,-)
Desa Jlegong
Kantin Kejujuran Handout
“Sapujari” (Saya Mampu
Jaga Diri ) Psikoedukasi Siswa-siswi
Laptop, Kertas, Mahasiswa
11. untuk meningkatkan SD wilayah 30 Jam 
Leaflet, Bolfoin (Rp 100.000,-)
pengetahuan tentang Desa Jlegong
pergaulan sehat,
“Sekolah Mimpi”
Siswa-siswi
(Psikoedukasi untuk Laptop, Kertas, Mahasiswa
12. SD wilayah 30 jam 
meningkatkan motivasi Bolfoin. (Rp 100.000,-)
Desa Jlegong
berpendidikan tinggi)
13. Sosialisasi dan pembuatan Laptop, LCD, Ibu-ibu PKK 38 jam Mahasiswa 
filleting ikan materi PPT, ikan, (Rp 50.000,-)

12
Total Mahasiswa
Waktu Sumber
No. Nama Program Bahan Volume
Dana A B C D E F G H
Kerja
pisau
Laptop, Materi

Sosialisasi dan pelatihan dan ppt, Daging Masyarakat


Mahasiswa
14. pembuatan naget berbahan ikan, Tepung, (ibu-ibu Desa 35 jam 
(Rp 100.000,-)
dasar ikan Bawang putih, Jlegong)

Bawang bombai
Laptop, Materi,
Kabel rol,
Sosialisasi dan pelatihan Masyarakat
Kamera , Bahan Mahasiswa
15. pembuatan fillet crispy wilayah Desa 45 jam 
(Rp 100.000)
berbahan dasar ikan. daging ikan, Jlegong
Tepung

Laptop, Materi,
Kabel rol, LCD, Masyarakat
Pentingnya makan ikan Mahasiswa
16. Ikan segar, dan wilayah Desa 45 Jam 
dan pemilihan ikan segar (Rp 50.000)
Jlegong
ikan tidak segar

13
Tabel 4. Rekapitulasi Rencana Program Multidisiplin KKN

Desa : Jlegong

Kecamatan : Keling

Kabupaten : Jepara

Jam Mahasiswa
No Kegiatan
Kerja A B G C D E F H
A. Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah
Pemisahan dan Penanganan
1. Sampah Organik dan 30 jam  
Anorganik
Peningkatan Perilaku dan
Kebiasaan untuk Membuang
2. 30 jam 
Sampah pada Tempat yang
Sesuai
Ekonomi Kreatif dalam
3. 30 jam   
Pemanfaatan Sampah
4. Sanitasi Lingkungan 30 jam  
B. Pemberdayaan UMKM Home Industry Tempe
1. Teknik Fermentasi dalam
30 jam 
Pembuatan Tempe
2.
30 jam   
Pemasaran Tempe
3. Sanitasi dalam Pembuatan
30 jam 
Tempe
Keterangan mahasiswa:
(Kode. Nama, NIM, Jurusan, Fakultas)
A. Krisna Ilham Saputra : 26030113120006 (Teknologi Hasil Perikanan,
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
B. Hargo Seno Wahyu Edi : 26020113120042 (Ilmu Kelautan, Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan)
C. Dheo Mahendra 12020112130102 (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
D. Dessy Natalia Tambunan : 12030113120022 (Akutansi, Fakultas Ekonomi dan
Bisnis)
E. Inovesia Munthe : 12030113120038 (Akutansi, Fakultas Ekonomi dan
Bisnis)
F. Rachma Amalia : 15010113120069 (Fakultas Psikologi)
G. Nita Dwi Astuti : 24010113140075 (Matematika, Fakultas Sains dan
Matematika)
H. Partiyani Hidayah : 24020113120048 (Biologi, Fakultas Sains dan

14
Matematika)

15
LAMPIRAN
DOKUMENTASI

16