Anda di halaman 1dari 7

PROGRAM KERJA

UNIT HUMAS DAN PENGEMBANGAN


RUMAH SAKIT MARY CILEUNGSI
TAHUN 2018

I. PENDAHULUAN
Dalam era informasi saat ini, profesi Humas atau Public Relations (PR), menjadi sangat
penting artinya bagi sebuah organisasi. Dalam kurun waktu itu telah terjadi miss -
informasi dan komunikasi sehingga banyak hal yang tidak dipahami dan dimengerti
dengan baik. Hal ini terjadi sebagai akibat terhambatnya arus informasi dan lemahnya
infrastruktur komunikasi yang pernah ada. Baik buruknya citra organisasi antara lain
ditentukan oleh perilaku, kreativitas dan kinerja Humas atau PRnya.

Rumah Sakit Mary Cileungsi Hijau sebagai salah satu rumah sakit swasta di kabupaten
Bogor dan merupakan rumah sakit yang melayani dari masyarakat kelas atas sampai
dengan masyarakat kelas bawah, namun sejalan dengan perkembangan kebutuhan
masyarakat saat ini RS Mary Cileungsi Hijau telah memiliki fasilitas pelayanan yang
sudah baik, sehingga semakin berupaya meningkatkan dan mempertahankan kualitas
pelayanannya..

Kegiatan promosi rumah sakit merupakan kegiatan pemasaran yang ditujukan untuk
mendorong permintaan produk kepada masyarakat agar produk itu dikenal dan
dibeli.Promosi bagi rumah sakit perlu dilakukan untuk memperkenalkan jasa rumah sakit
kepada masyarakat meliputi jasa layanan dokter dan layanan non medis lainnya seperti
ambulance

Upaya tersebut adalah dengan menyediakan sarana pelayanan informasi umum di


kawasan rumah sakit dengan menempatkan petugas khusus, yang melakukan tugas-
tugas tertentu seperti :
1. Memberikan pelayanan informasi mengenai tempat pasien dirawat, jenis pelayanan
dan biaya pelayanan rumah sakit.

1
2. Mempromosikan rumah sakit mengenai pelayanan yang ada

II. LATAR BELAKANG


Humas atau dikenal juga sebagai Public Relations adalah orang yang bertanggung jawab
untuk memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan
membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat
mengerti dan menerima sebuah situasi. Humas RS Mary Cileungsi Hijau dibawah
Direktur RS yang memiliki fungsi sebagai mediator institusi rumah sakit ke masyarakat
luar dan masyarakat rumah sakit. Dalam menjalankan fungsinya bagian humas RS Mary
Cileungsi Hijau juga bertanggung jawab terhadap kegiatan promosi rumah sakit

Keberadaan humas dalam sebuah rumah sakit dapat menjadi jembatan penghubung
antara rumah sakit dengan masyarakat. Pada dasarnya tujuan humas adalah untuk
menciptakan, memelihara dan membina hubungan yang harmonis antara kedua belah
pihak yakni rumah sakit dengan masyarakat. Humas berperan dalam penjelasan atau
pembelaan terhadap pandangan yang kurang baik dari masyarakat terhadap rumah sakit
tersebut, dengan cara menyajikan berbagai data, fakta dan informasi yang sebenarnya.

Selain itu juga petugas humas RS Mary Cileungsi Hijau akan merencakan penyediaan
media informasi berupa, leaflet, poster dan spanduk. Media ini untuk memberikan
informasi kepada masyarakat mengenai jenis pelayanan, biaya pelayanan, jadwal dokter
dan peraturan – peraturan yang berlaku di RS Mary Cileungsi Hijau.

Unit Humas itu sendiri di RS Mary Cileungsi Hijau juga bertanggung jawab atas
pemasaran dan lebih diarahkan untuk desain, implementasi dan kontrol program guna
meningkatkan penerimaan ide atau penyebab masalah pada sasaran masyarakat
tertentu. Konsep yang digunakan dimulai dari segi segmentasi pasar sasaran, riset
pasar, pengembangan konsep, komunikasi, fasilitas dan insentif.

2
III. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Penyadaran masyarakat atau pemberian dan peningkatan pengetahuan
masyarakat tentang kesehatan termasuk di dalamnya terdapat usaha untuk dapat
memfasilitasi dalam rangka perubahan perilaku masyarakat.
2. Tujuan Khusus
a. Sebagai acuan bagi unit terkait untuk berwawasan sehat dan berprilaku hidup
sehat yang kemudian menjadi budaya bagi dirinya, keluarga dan
lingkungannya.
b. Sebagai acuan bagi bagian terkait untuk meningkatkan kemampuan dan
wawasan bagi Rumah Sakit baik dari segi ilmu pengetahuan, keterampilan, dan
sikap, dalam bidangnya maupun pengetahuan umum dalam melakukan
promosi kesehatan kepada pasien/keluarga.
c. Untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, seiring
dengan semakin lengkap dan canggihnya fasilitas dan peralatan yang ada
serta memenuhi kepuasan pelanggan dalam rangka promosi kesehatan.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Kegiatan Pokok
a. Kegiatan Internal
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit dalam rangka promosi
kesehatan dilingkungan rumah sakit dengan melibatkan unit-unit terkait
termasuk pasien dan leluarga.
a. Kegiatan Eksternal
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit dalam rangka promosi
kesehatan yang melibatkan pihak luar/ pihak ketiga.

2. Rincian Kegiatan
a. Internal
 Pemasangan profil pelayanan di TV
 Pembuatan edukasi kesehatan

3
 Seminar mini mengenai penyakit umum
 Kegiatan donor darah
 Survei kepuasan pelanggan
 Pemberian informasi melalui brosur
 Kerjasama dengan komunitas diabetes
 Pembukaan senam hamil
b. Eksternal
 Pembagian program/ software rumah sakit kepada klinik/ puskesmas
 Pengembangan kerja sama dengan pihak perusahaan sekitar rumah sakit
 Kegiatan CSR di sekitar area rumah sakit
- Kerja bakti di perumahan Cileungsi Hijau
- Buka puasa dan santunan anak yatim

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


a. Kegiatan Internal
 Mengusulkan kegiatan / rencana kegiatan dalam mendukung kegiatan promosi
rumah sakit
 Melakukan koordinasi kepada tim marketing mengenai program yang telah
dibuat
 Kepala unit Humas mengajukan anggaran dan rancangan program yang telah
disetujui rumah sakit
b. Kegiatan Eskternal
 Membentuk area/ road map perusahaan di sekitar rumah sakit
 Mengajukan program yang disetujui direktur
 Bekerjasama dengan pihak IT RS dan penghubung antara rumah sakit dan
rekanan jejaring

4
VI. SASARAN
Berdasarkan kegiatan diatas, maka sasaran dibagi menjadi 3 segementasi, yaitu :
a. Sasaran Primer (primary target)
Sasaran umumnya adalah pasien dan keluarga atau pengunjung yang berobat ke
rumah sakit.
b. Sasaran Sekunder (secondary target)
Sasaran yang umumnya adalah masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat yang
memilki pengaruh penting dalam pelaksanaan kegiatan.
c. Sasaran Tersier (tertiary target)
Sasaran yang umumnya adalah komunitas dan Corporate di mana kebijakan –
kebijakannya dapat mempengaruhi keputusan rumah sakit.

VII. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Tahun 2018
No. Kegiatan Sasaran Anggaran
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
INTERNAL

Pemasangan
Pasien dan
1 profil pelayanan di X X X X X X X X X X X X Rp. 5.000.000,-
TV keluarga

Pembuatan
Pasien dan
2 edukasi X X X X X X Rp. 3.000.000
kesehatan keluarga

Seminar mini
3 mengenai X X Masyarakat Rp. 1.500.000
penyakit umum

Kegiatan donor
4 darah
X Masyarakat Rp. 1.000.000

Survei kepuasan Pasien dan


5 pelanggan X X X X X X X X X X X X -
keluarga
Pemberian
Pasien dan
6 informasi melalui X X X X X X X X X X X X -
brosur keluarga

Kerjasama Masyarakat
dengan serta Pasien
7 komunitas X Rp. 1.500.000
dan
diabetes keluarga

5
Tahun 2018
No. Kegiatan Sasaran Anggaran
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Pembukaan Pasien dan
8 senam hamil X Rp. 3.00.000
keluarga
EKSTERNAL

Pembagian
program/ software
Corporate/
1 rumah sakit X X X X X X -
kepada klinik/ Rekanan
puskesmas
Pengembangan
kerja sama
dengan pihak Corporate/
2 X X X X X X X X X X X X -
perusahaan Rekanan
sekitar rumah
sakit

Kegiatan CSR di
sekitar area
rumah sakit

Kerja bakti di
3 perumahan X Masyarakat Rp. 500.000
Cileungsi Hiijau

Buka puasa dan


santunan anak X Masyarakat Rp. 7.000.000
yatim

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi dilakukan satu (1) bulan sekali dengan melaporkan jalannya kegiatan kepada
pimpinan yang bertujuan untuk :

a. Mengetahui apakah program yang telah disusun/direncanakan efektif dan


berdaya guna tepat sasaran
b. Menemukan kendala, dan dianalisa penyebabnya sehingga untuk perencanaan
selanjutnya dapat berjalan lancar

6
IX. PENCATATAN DAN PELAPORAN & EVALUASI KEGIATAN
Pencatatan dan pelaporan dilakukan satu (1) bulan sekali dengan melaporkan
jalannya kegiatan kepada pimpinan yang bertujuan untuk :

a. Mengetahui seberapa jauh program yang telah disusun berhasil dicapai


b. Dijadikan pedoman dalam menyusun program selanjutnya, agar terus-menerus
membuat yang terbaik

Bogor, 28 Desember 2017


Kepala Humas & Pengembangan Direktur

Mochamad Fazri Z dr. Afli Lailiyah L