Anda di halaman 1dari 18

KOMUNITAS II

PROPOSAL TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK


STIMULASI SENSORI

Dosen Pembimbing :

Disusun oleh :

Kelompok 3

1. Ahmad Sobha R.A (151001003)


2. Alifia Rahma Nadlifah (151001004)
3. Mahda Faninda W. (151001022)
4. Nur Aini (151001033)
5. Nuratri Harmiani (151001034)
6. Puji Rahayu Ningsih (151001036)
7. Tiflatul Amin Hidayah (151001040)
8. Verra Shintya Putri (151001043)
9. Vina Ismawati (151001044)

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATANPEMKAB JOMBANG
2017/2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatnya
sehingga makalah yang berjudul “TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK
STIMULASI SENSORI” bertujuan untuk memenuhi dan melengkapi tugas pada
mata kuliah Sistem Neurobehavior II.Kami menyadari bahwa tugas ini belumlah
sempurna maka dengan kerendahan hati kami mohon saran dan bimbingan kepada
pembaca semua untuk perbaikannya.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk
maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Jombang, 10 Oktober 2017

Kelompok 3

ii
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ........................................................................................................ ii
Daftar Isi................................................................................................................ iii
BAB I. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang .......................................................................................... 1
1.2 Tujuan ...................................................................................................... 1
1.3 Waktu dan Tanggal .................................................................................. 2
1.4 Metode ..................................................................................................... 2
1.5 Media dan Alat ......................................................................................... 2
1.6 Setting Tempat ......................................................................................... 2
1.7 Pembagian Tugas ..................................................................................... 3
1.8 Pasien ...................................................................................................... 5
1.9 Susunan Pelaksaan .................................................................................. 5
1.10 Tata Tertib dan Antisipasi Masalah ..........................................................6
BAB I. Pendahuluan
2.1 TAK Stimulasi Sensori Suara .................................................................. 8
2.2 TAK Stimulasi Sensori Menggambar ..................................................... 10
2.3 TAK Stimulasi Sensori TV/Video ................................................................ 12
Daftar Pustaka ................................................................................................................. 15

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kelompok adalah kumpulan individu yang yang memiliki hubungan satu
dengan yang lain, saling bergantung dan mempunyai norma yang sama
(Stuart & Laraian, 2001 dikutip dari Cyber Nurse, 2009).
Terapi kelompok merupakan suatu psikoterapi yang dilakukan
sekelompok pasien bersama-sama dengan jalan berdiskusi satu sama lain
yang dipimpin atau diarahkan oleh seorang therapist atau petugas kesehatan
jiwa yang telah terlatih (Pedoman Rehabilitasi Pasien Mental Rumah Sakit
Jiwa di Indonesia dalam Yosep,2007). Terapi kelompok adalah terapi
psikologi yang dilakukan secara kelompok untuk memberikan stimulasi bagi
pasien dengan gangguan interpersonal (Yosep, 2008).
Berdasarkan uraian diatas penggunaan terapi aktivitas kelompok dapat
memberikan dampak positif dan dapat membantu klien meningkatkan prilaku
adaptif serta mengurangi prilaku maladaptif terutama pada pasien dengan
kerusakan interaksi sosial yang salah satu disebabkan oleh ketidakmampuan
berespon denga lingkungan sosialnya yang mempunyai tujuan agar klien
mamapu memberikan respon dapat mengepresikan perasaan adalah terapi
aktivitas kelompok stimulasi sensori.

1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Setelah dilakukan terapi dalam beberapa janga waktu diharapkan
pasien dapat merubah perilakunya dari yang maladaptif menjadi adaptif
1.2.2 Tujuan Khusus
TAK stimulasi sensori bertujuan agar pasien mengalami:
1. Peningkatan kepekaan pada stimulus
2. Peningkatan kepekaan merasakan keindahan
3. Peningkatan apresiasi terhadap lingkungan

1
1.3 Waktu Dan Tanggal
Hari dan tanggal :

Jam :

Tempat :

1.4 Metode
a. Diskusi
b. Sharing persepsi

1.5 Media dan Alat


a. Tape recorder
b. Kaset dengan lagu melayu (dipilih lagu yang memiliki cerita bermakna.
Dapat juga lagu-lagu yang bermakna religious).
c. Buku catatan dan pulpen
d. Jadwal kegiatan pasien

1.6 Setting Tempat

O CL P

L P
P

2
P

F
F
P P P

OP

Keterangan Gambar:

L : Leader

CL : Co-Leader

O : Observer

P : Pasien

OP : Operator

1.7 Pembagian Tugas


1. Leader
Tugas :
a. Menyiapakan proposal kegiatan TAK
b. Menyampaikan tujuan dan peratauran kegiatan terpi aktivitas
kelompok sebelum kegiatan dimulai.

3
c. Menjelaskan aturan permainan.
d. Mampu memotivasi anggota untuk aktif dalam kelompok dan
memperkenalkan dirinya.
e. Mampu memimpin aktivitas kelompok dengan baik dan bersih.
f. Menetralisir bila ada masalah yang timbul dalam kelompok

2. Co-leader
Tugas :
a. Mendampingi leader
b. Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader tentang aktivitas
pasien
c. Mengingatkan leader jika kegiatan menyimpang dariu perencanaan
yang telah dibuat
d. Mengambil alih posisi leader jika leader mengalami bloking dalam
proses terapi
3. Fasilitator
Tugas :
a. Menyediakan fasilitas selama kegiatan berlangsung
b. Ikut serta dalam kegiatan kelompok
c. Memfasilitasi dan memberikan stimulus dan motivator pada anggota
kelompok untuk aktif mengikuti jalannya terapi
4. Observer
Tugas :
a. Mengobservasi jalannya proses kegiatan
b. Mengamati serta mencatat perilaku verbal dan non-verbal pasien
selama kegiatan berlangsung (dicatat pada format yang tersedia)
c. Mengawasi jalannya aktivitas kelompok dari mulai persiapan, proses,
hingga penutupan
5. Operator
Tugas :
a. Mengatur alih permainan (menghidupakn dan mematikan music)

4
b. Timer ( mengatur waktu)

1.8 Pasien
1. Kriteria pasien
a. Pasien dengan indikasi menarik diri dan harga diri rendah dan mulai
menunjukkan kemamuan untuk interaksi sosial
b. Pasien dengan kerusakan komunikasi verbal yang telah berespon
sesuai denganstimulus yang diberikan
2. Proses seleksi
a. Mengidentifikasi pasien yang masuk kriteria
b. Mengumpulkan pasien yang masuk kriteria
c. Membuat kontak dengan pasien yang setuju mengikuti TAK,
meliputi menjelaskan tujuan TAK pada pasien, rencana kegiatan
kelompok dan aturan main dalam kelompok

1.9 Susunan Pelaksanaan


1. Susunan perawat pelaksana TAK sebagai berikut :
a. Leader
b. Co-leader
c. Fasilitator
d. Observer
e. Operator :
2. Pasien peserta TAK sebagai berikut :
NO NAMA MASALAH KEPERAWATAN

5
1.10 Tata Tertib Dan Antisipasi Masalah
1. Tata tertib pelaksanaan TAK
a. Peserta bersedia mengikuti kegiatan TAK sampai dengan selesai
b. Peserta wajib hadir 10 menit sebelum acara dimulai
c. Peserta berpakaian rapi, bersih, dan sudah mandi
d. Peserta tidak diperkenankan makan, minum, ,merokok selama
kegiatan TAK berlangsung
e. Jika ingin mengajukan atau menjawab pertanyaan, peserta
mengangkat tangan kanan dan berbicara setelah dipersilahkan oleh
pemimpin
f. Peserta yang mengacaukan jalannya acara akan dikeluarkan dari
permainan
g. Peserta dilarang meninggalkan tempat sebelum acara selesai
h. Apabila waktu yang ditentukan untuk melakukan TAK telah habis,
sedangkan permainan belum selesai maka pemimpin akan meminta
persetujuan anggota utnuk memperpanjang waktu TAK
2. Antisipasi kejadian yang tidak diinginkan pada proses TAK
a. Penanganan pasien yang tidak aktif saat aktivitas kelompok
1) Memanggil pasien
2) Memberi kesempatan pada pasien tersebut untuk menjawab
sapaan perawat atau pasien yang lain
b. Bila pasien meninggalkan permainan tanpa pamit :
1) Panggil nama pasien
2) Tanya alasan pasien mengapa meninggalkan permainan
3) Berikan penjelasan tentang tujuan permainan dan berikan
penjelasan pada pasien bahwa pasien dapat melaksanakan
keperluannya setelah itu pasien boleh kembali lagi
c. Bila pasien lain ingin ikut :
1) Memberikan penjelasan bahwa permainan ini ditujukan pada
pasien yang telah dipilih

6
2) Katakan pada pasien lain bahwa ada permainan lain yang
mungkin dapat di ikuti oleh pasien tersebut
3) Jika pasien memaksa, beri kesempatan untuk masuk dengan
tidak memberi peran pada permainan tersebut

7
BAB II
PROSES KEPERAWATAN

2.1 Tak Stimulasi Sensori Suara Mendengar Musik


A. Tujuan
a. Klien mampu mengenali musik yang di dengar
b. Klien mampu menikmati musik sampai selesai
c. Klien mampu menceritakan perasaan setelah mendengarkan
B. Setting
Peserta duduk melingkar
C. Alat
a. Tape recorder
b. Kaset lagu melayu (dipilih lagu yang memiliki cerita yang
bermakna. Dapat juga lagu-lagu yang bermakna religius).
D. Metode
a. Diskusi
b. Sharing persepsi
E. Langkah-langkah kegiatan
a. Persiapan
1) Membuat kontrak dengan klien yang sesuai indikasi: klien
menarik diri, harga diri rendah
2) Mempersiapkan alat dan tempat
b. Orientasi
1) Salam terapeutik: terapis mengucapkan salam
2) Evaluasi/validasi: terapis menanyakan perasaan klien hari ini
3) Kontrak:
a) Terapis menjelaskan tujuan kegiatan
b) Terapis menjelaskan aturan main yaitu:
 Klien harus mengikuti kegiatan dari awal sampai
dengan akhir

8
 Bila ingin keluar dari kelompok, klin harus meminta
izin kepada terapis
 Lama kegiatan 60 menit
4) Kerja
a) Terapis mengajak klien untuk saling memperkenalkan diri
(nama dan nama panggilan, serta asal) dimulai dari terapis,
secara berurutan searah jarum jam.
b) Setiap kali seorang klien selesai memperkenalkan diri,
terapis mengajak klien untuk tepuk tangan.
c) Terapismenjelaskan bahwa akan diputar lagu, klien boleh
berjoget sesuai irama lagu. Setelah selesai lagu tersebut
peserta akan menceritakan isicerita dari lagu tersebut dan
perasaan klien setelah mendengar lagu.
d) Terapis memutar lagu, klien mendengar, boleh juga
berjoged.
e) Secara bergiliran, klien menceritakan isi lagu dan
perasaannya secara bergiliran. Sesuai arah jarum jam.
Sampai semua peserta mendapat giliran. (catatan: jika klien
aktif dan proses berlagsung cepat , lagu yang diputar boleh
lebih dari satu lagu).
f) Terapis memberikan pujian , setiap klien selesai
menceritakan perasaannya.
5) Terminasi
a. Evaluasi:
 Terapis menanyakan perasaan klien setelah mengikuti
TAK.
 Terapis memberikan pujian atas pencapaian kelompok.
b. Tindak lanjut: terapis menganjurkan klien
untuk mendengarkan musik-musik yang
baikdan yang bermakna dalam kehidupan.
c. Kontrak yang akan datang:

9
 Terapis menyepakati kegiatan TAK berikutnya
 Terapis menyepakati waktu dan tempat TAK
F. Evaluasi dan Dokumentasi
No. Aspek Yang Nama Peserta TAK
Dinilai

1. Mengikuti kegiatan
sampai akhir

2. Menjelaskan
makna lagu

3. Menjelaskan
perasaan setelah
mendengar lagu

Petunjuk: Dilakukan = 1 tidak dilakukan = 0

2.2 Tak Stimulasi Sensori Menggambar


A. Tujuan
1. Klien dapat mengekspresikan perasaan melalui gambaran.
2. Klien dapat memberi makna gambar.
B. Setting
1. Klien duduk melingkar.
2. Tempat tenang dan nyaman.
C. Alat
1. Kertas HVS
2. Pensil 2B ( catatn titik dua kalau tersedia krayon juga bisa di
gunakan).
D. Metode
1. Dinamika kelompok
2. Diskusi

10
E. Langkah_langkah
1. Persiapan
a. Terapis membuat kontrak dengan klien
b. Terapis menyiapkan alat dan tempat
2. Orientasi
a. Salam terapeutik: terapis mengucapkan salam.
b. Evaluasi/validasi: terapis menanyakan perasaan klien hari ini.
c. Kontrak:
1) Terapis menjelaskan tujuan TAK
2) Terapis menjelaskan aturan main TAK:
a) Klien mengikuti TAK dari awal sampai akhir.
b) Jika akan keluar kelompok, klien harus meminta izin
terapis.
c) Lama kegiatan 60 menit.
3. Kerja
a. Terapis menjelaskan kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu
menggambar dan cerita hasil gambar kepada klien lain.
b. Terapis membagikan kertas dan pensil, satu pasang untuk setiap
klien.
c. Terapis membagikan kertas dan pensil, satu pasang untuk setiap
klien. Terapis meminta klien menggambarkan apa saja sesuai
dengan perasaannya hatinya.
d. Sementara klien mulai menggambar, terapis berkeliling dan
memberi penguatan kepada klien untuk meneruskan
menggambar,jangan mencela klen.
e. Setelah selesai semua menggambar, terapis meminta masing-
masing klien untuk menceritkan gambar yang telah dibuatnya.
Yang harus diceritakan adalah gambar apa dan apa makna
gambar tersebut menurut klien.
f. Kegiatan no e dilakukan sampai semua klien mendapat giliran

11
g. Setiap klien selesai menceritakan gambarnya, terapis mengajak
klien lain bertepuk tangan.
4. Terminasi
a. Evaluasi:
1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah selesai
mengikuti TAK.
2) Terapis memberikan pujian atas pencapaian kelompok.
b. Tindak lanjut: terapis menganjurkan klien untuk
mengekspresikan perasaan melalui gambar.
c. Kontrak yang akan datang:
1) Terapis menyepakati TAK berikutnya.
2) Terapis menyepakati tempat dan waktu TAK.
F. Evaluasi dan Dokumentasi
No. Aspek Yang Dinilai Nama Peseta TAK
1. Mengikuti kegiatan
dari awal sampai
akhir
2. Menggambarkan
sampai selesai
3. Menceritakan jenis
gambar
4. Menceritakan makna
gambar

Petunjuk: Dilakukan = 1 Tidak dilakukan = 0

2.3 Tak Stimulasi Sensori Menonton Tv/Vidio


A. Tujuan
1. Klien dapat menikmati menonton TV/Vidio (catatan: jika menonton
tv, acara yang ditonton hendaknya, dipilih yang positif dan bermakna
terapi untuk klien)

12
2. Klien menceritakan makna acara yang ditonton.
B. Setting
1. Klien duduk membentuk lingkaran di depan televisi,
2. Ruangan aman dan tenang
C. Alat
1. Vidio
2. Televisi
3. VCD
D. Metode
Diskusi
E. Langkah-langkah Kegiatan
1. Persiapan
a. Terapis membuat kontrak dengan klien yang terpilih
b. Terapis menyiapkan alat dan tempat
2. Orientasi
a. Salam terapeutik: terapis mengucapkan salam kepada klien.
b. Evaluasi/validasi: terapis menanyakan perasaan klien hari ini.
c. Kontrak:
1) Terapis menjelaskan kegiatan yang akan dilaksanakan.
2) Terapis menjelaskan aturan main:
3) Klien mengikuti TAK dari awal sampai akhir.
4) Bila ingin keluar dari kelompok, klien harus meminta izi
terapis.
5) Lama kegiatan adalah 60 menit.
3. Terminasi
a. Evaluasi
1) Terapis menanyakan perasaan klien setelah selesai
mengikuti TAK
2) Terapis memberikan pujian atas pencapaian kelompok.
b. Tindak lanjut: terapis menganjurkan klien untuk menonton acara tv
yang baik.

13
c. Kontrak yang akan datang:
1) Terapis menyepakati kegiatan TAK berikutnya.
2) Terapis menyepakati tempat dan waktu TAK.
F. Evaluasi dan Dokumentasi
No. Aspek Yang Dinilai Nama Peseta TAK
1. Mengikuti kegiatan
sampai TAK
berakhir
2. Menceritakan cerita
dalam tv/video
3. Menceritakan makna
cerita
4. Menjelaskan
perubahan perilaku
sesuai dengan
tontonan

Petunjuk : Dilakukan = 1 Tidak Dilakukan = 0

14
Daftar Pustaka

Masdelita, Veny Elita & Widia Lestari.2012. Pengaruh Terapi Aktivitas


Kelompok (Tak) Stimulasi Sensori Terhadap Kemampuan Kerjasama Pada
Pasien Dengan Masalah Isolasi Sosial. Diambil di :
http://repository.unri.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/4173/MANUS
CRIPT%20MASDELITA.pdf?sequence=1 (7 Oktober 2017)

Abdillah Fatkhul Wahab. 2014. Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok (Tak)


TerhadapPeningkatan Harga Diri Dan Motivasi Lansia. Diambil di
:https://digilib.uns.ac.id/dokumen/download/41492/MTM3ODUz/Pengaruh-
Terapi-Aktivitas-Kelompok-TAK-Stimulasi-Persepsi-terhadap-Peningkatan-
Harga-Diri-dan-Motivasi-Lansia-abstrak.pdf. (7 Oktober 2017)

http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/25993/Chapter%20II.pdf;j
sessionid=832830C48FFEE7A2A56749185F91055A?sequence=4

https://samoke2012.files.wordpress.com/2017/02/tak-stimulasi-sensori.pdf

15