Anda di halaman 1dari 14

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN

“ROSOLLES GORILLES”

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas


pada Mata Kuliah Kewirausahaan

Disusun oleh :

1. P I T O NIM : 14042011

FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
UNIVERSITAS BHAYANGKARA
SURABAYA
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena atas rahmat dan keridoanNya, saya
bisa membuat suatu gagasan usaha yang Insya Allah akan bermanfaat bagi saya sebagai pemilik
usaha, investor, dan masyarakat pada umunya.

RISOLLES GORILLES ialah nama yang saya buat untuk kegiatan usaha yang begerak di bidang
produksi jajanan ringan.

Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, membantu saya,
memberi saran dan masukan–masukan yang tentunya untuk menunjang kelancaran usaha ini.
Khususnya kepada dosen pembimbing saya, yang sangat berperan dalam pengarahan kegiatan
usaha ini.

Sidoarjo, 05 Januari 2018

Penyusun
DAFTAR ISI

Kata Pengantar……………………………………………………………………… 1

Bab I Pendahuluan

1. Latar Belakang………………………………………………………………… 3
2. Tujuan…………………………………………………………………………… 3

Bab II Diskripsi Usaha

1. Nama Perusahaan…………………………………………………………….. 4
2. Identifikasi Usaha……………………………………………………………. 4
3. Visi dan Misi…………………………………………………………………….4
4. Bentuk Bdan Usaha…………………………………………………………4
5. Struktur Oragnisasi…………………………………………………………4
6. Rencana Produksi……………………………………………………………5
7. Recruitmen…………………………………………………………………..6

Bab III Aspek Perencanaan Unit Usaha

1. Aspek Pemasaran… ……………………………………………………………7


2. Analisa SWOT…………………………………………………………………….7
3. Aspek Keuangan…………………………………………………………………8

Bab IV Penutup

1. Kesimpulan………………………………………………………………………9
2. Daftar Pustaka…………………………………………………………………..9

Daftar Riwayat Hidup……………………………………………………………..10


BAB I

PENDAHULUAN

1.LATAR BELAKANG MASALAH

Menjalankan suatu usaha dibidang kuliner – dalam hal ini kuliner jajanan pasar khas Indonesia
merupakan jenis usaha yang berkelanjutan, dimana usaha ini dapat dijalankan oleh semua
kalangan dan dapat dinikmati semua orang. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Indonesia
tidak lepas dengan makanan gorengan yang menjadi cemilan favorit yang tentunya ditemani
dengan secangkir kopi ataupun segelas teh. Hal ini dapat dibuktikan dengan menjamurnya bisnis
gorengan dari mulai jajanan pinggiran hingga cemilan pelengkap di kafe dengan jenis yang
variatif.

Usaha kuliner rumahan yang satu ini merupakan jenis usaha favorit para pengusaha yang bisa
dilakukan dengan mudah dan bisa dimulai dengan modal yang tidak begitu besar. Oleh karena
itu, usaha jajanan RISOLES ini menjadi tujuan pemasaran bagi pengusaha pemula seperti saya.

 Produk yang Dihasilkan

Risoles merupakan industry rumahan yang dalam proses produksinya bisa dalam skala kecil.
Risoles sendiri dalam pengembangan ke-khasan rasa dalam isinya berfungsi sebagai penambah
selera dan penarik perhatian calon pembeli. Sebab itu, inovasi dan kreatifitas adalah acuan besar
dalam menjalankan usaha rumahan ini sehingga bisa bersaing dalam pasar yang semakin
kempetitif dan dapat dinikmati masyarakat luas.

2.TUJUAN

Dalam melakukan usaha tentunya ada tujuan yang ingin dicapai, tujuan tersebut adalah sebagai
berikut:

 Menerapkan ilmu kewirausahaan dalam pengembangan diri.


 Meraup untung sebanyak-banyaknya tanpa mengesampingkan kulaitas terhadap produk
 Menciptakan lapangan kerja yang dapat memperlambat laju pengangguran.
 Memenuhi keinginan masyarakat.

BAB II
DISKRIPSI USAHA

1.NAMA PERUSAHAAN

Salah satu yang bisa menjadi “magnet” konsumen untuk melirik produk yang dihasilakan adalah
dari segi penamaan. Maka dari itu, pengusaha pemula haruslah cerdas dalam pemilihan nama,
sehingga nama produk yang akan dipasarkan dapat melekat diingatan masyarakat. Mengacu pada
hal tersebut, terpilihlah nama usaha untuk industri rumahan ini adalah RISOLLES
GORILLES. Alasan pemilihan nama tersebut dikarenakan risol yang dihasilkan berkuran jumbo
berbeda dengan risol pada umumnya yang diibaratkan dengan gorilla, dan dimaksudkan agar
usaha yang saya jalankan ini bisa semakin besar tidak termakan waktu sehingga semakin banyak
pelanggan yang loyal terhadap usaha saya.

2.IDENTIFIKASI USAHA

 Nama Usaha : Risolles Gorilles


 Pemilik Usaha : Rizki Amalia Uzmi
 Alamat Usaha : Jl. Tanjung Duren Raya No. 1C Jakarta Barat
 Contact Person :

3.VISI DAN MISI

Adapun dalam melakukan/mendirikan usaha besar maupun kecil harus terdapat visi dan misi
dalam usaha tersebut.

 Visi : Menjadi kudapan favorit untuk semua kalangan.

 Misi :

1. Tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas namun juga memberikan manfaat
untuk konsumen.
2. Terus melakukan terobosan baru dalam cita rasa yang akan mempengaruhi proses jual
beli.
3. Memperhatikan minat konsumen sehingga dapat menjadi produsen yang mampu
menghasilkan produk sesuai keinginan konsumen namun berkelas.
4. Berorientasi terhadap kepuasan konsumen.

4.BENTUK BADAN USAHA

Bentuk badan usaha yang saya dirikan adalah perusahaan perseorangan. Dimana dalam
menjalankannya bisa lebih efisien dalam bentuk laba dan operasional perusahaan.

5.STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi yaitu suatu bagan yang disusun untuk mempermudah dan mengetahui gambar
secara sistematis mengenai hubungan kerjasama orang-orang yang terdapat dalam suatu badan
dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan.

Dari struktur organisasi tersebut dapat dijelaskan bahwa pimpinan memegang kendali
perusahaan, kemudian untuk melaksanakan usahanya dibantu oleh tenaga kerja dan bendahara
atau administrasi.

Kewajiban dan tanggung jawab setiap bagan:

 Owner : Bertanggung jawab terhadap segala sesuatu yang berlangsung dalam proses
usaha
 Administrasi : Memegang kendali untuk masalah keuangan, keluar masuknya produk.
 Tenaga Kerja :
 Mengerjakan proses pre-produksi, proses produksi, dan post-produksi.
 Memasarkan hasil produksi.

1. RENCAN PRODUKSI

Produk yang akan saya pasarkan adalah makanan ringan, berorientasi terhadap keinginan
konsumen. Bahan utama yang digunakan tidak hanya sayuran isi pada risol seperti biasanya,
namun juga berinovasi terhadap varian isi.

RISOLES

RASA / ISI HARGA

Bihun Rp 2500,00

Kentang & Wortel Rp 3500,00

Mayonais ( biasa ) Rp 4500,00

Mayonais ( pedas ) Rp 4500,00


Krim keju Rp 5500,00

Daging Rp 5500,00

Coklat Pisang Rp 5500,00

Pure Cocholate Melted Rp 5500,00

Dilihat dari table diatas, dari segi rasa memiliki berbagai macam rasa yang akan memepengaruhi
minat konsumen terhadap produk. Apalagi dengan ukurannya yang jumbo tentu akan semakin
memberikan rasa penasaran konsumen untuk membelinya.

Rencana produksi dalam perharinya bisa menjual kurang lebih 300 risolles siap jadi. Berikut
bahan yang dibutuhkan dalam membuat Risolles Gorilles.

 Bahan isian Risolles Gorilles


 2 sdm mayones
 1 sdm tepung terigu
 2 buah wortel, potong dadu kecil
 50 gram keju cheddar, potong kecil memanjang
 100 gram daging ayam cincang
 2 sdm susu bubuk full cream, larutkan dengan 100 ml air
 1 sdm margarin
 1 sdm royco ayam
 6 batang buncis, iris tipis
 2 sdm keju cheddar parut
 ½ buah bawang bombay
 150 gram tepung panir yang bagus (untuk lapisan)
 1 butir telur ayam, kocok lepas (untuk bahan lapisan)
 Bahan kulit Risolles Gorilles
 200 gram tepung terigu
 2 sdt susu bubuk full cream
 1 sdt merica bubuk
 2 butir telur ayam, kocok lepas
 1 sdm minyak sayur
 1 sdt garam
 250 ml air
Untuk membuat Risolles Gorilles isi Mayonais, berikut tahapannya:

 Cara membuat kulit Risolles Gorilles


 Campur merica, terigu, susu, dan garam. Kocok sampai rata.
 Masukkan kocokan telur yang sudah anda kocok ke dalamnya. Aduk terus.
 Kemudian tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk/dikocok. Adonan akan
menjadi licin dan rata.
 Masukkan minyak sayur. Aduk lagi sampai rata.
 Lalu panaskan wajan/teflon antilengket.
 Oleskan sedikit minyak ke wajan/teflon.
 Tuangkan 1 sdm adonan. Goyangkan teflon agar adonan merata dan membentuk
lingkaran penuh.
 Balik adonan jika sudah kering.
 Lakukan sampai adonan habis.
 Cara membuat isisan Risolles Gorilles
 Panaskan margarin lalu tumislah bawang bombay sampai harum dan layu.
 Masukkan ayam yang telah dicincang. Aduk-aduk sampai kaku.
 Masukkan buncis dan wortel. Masak sampai layu saja.
 Kemudian taburkan terigu. Aduk rata.
 Masukkan bahan-bahan lain (selain keju dan mayones). Aduk rata.
 Masukkan isian di atas kulit risoles tadi. Jangan lupa masukkan juga mayones dan
potongan kejunya.
 Lipat dan gulung kulit risoles yang sudah diisi. Lem dengan terigu basah.
 Celupkan risoles ke dalam kocokan telur. Kemudian gulingkan ke dalam tepung roti.
 Goreng risoles sampai berubah warna (kecoklatan). Angkat.
 Lakukan sampai bahan habis.
 Risoles keju mayones hangat siap untuk disajikan.

6.RECRUITMENT

Dalam usaha ini minimal memiliki tiga orang tenaga kerja untuk melakukan keseluruhan proses
produksi, tentunya masing-masing tenaga kerja tersebut memilki keahlian yang dapat menunjang
keberlangsungan perusahaan. Atau bisa juga mengambil tenaga kerja dari internal, misalnya
sanak saudara, tetangga, atau teman dekat.

BAB III

ASPEK PERENCANAAN UNIT USAHA

ASPEK PEMASARAN
Dalam usaha ini produk yang dipasarkan yaitu berupa makanan ringan “RISOLLES
GORILLES” yang di pasarkan dengan keunggulan ukurannya yang jumbo disertai rasa yang
enak. Lokasi pemasarannya yaitu di sekitar wilayah perkantoran Jakarta Selatan, yang dekat
dengan homeindustry berlangsung mengingat pentingnya efisiensi waktu. Segmen pasar yang
dituju adalah semua kalangan dari segala usia.

Dalam pemasaran produk tentu harus menerapkan strategi yaitu “Product, Price, Promotion,
Place”.

1. Produk

Produk yang akan dipasarkan harus senantiasa menekankan nilai ekonomis namun berkualitas
tanpa mengesampingkan invoasi pada produk tersebut sehingga dapat dinikmati oleh semua
lapisan masyarakat. Terlebih lagi untuk menarik pelanggan juga harus memperhatikan keunikan
kemasan sehingga produk tersebut memiliki karakter sendiri.

2. Price (Harga)

Dalam penetapan kebijakan harga saya melihat dari pasar yang ada. Kebanyakn pengusaha
lainnya berlomba-lomba untuk memberikan harga yang relative lebih murah namun tidak
memberikan kualitas produksi yang baik. Oleh karena itu, harga yang saya teteapkan
berdasarkan kualitas produk dan varian isi yang beragam, serta menyeimbangkan dengan harga
bahan baku untuk isian yang saya gunakan. Namun, harga masih terjangkau agar produk saya
bisa dinikmati semua kalangan.

3. Promotion

 Pada tahap awal promosi yang bisa dilakukan adalah secara mulut ke mulut. Dimulai dari
rekan kerja, lingkungan kantor, tetangga.
 Untuk mencakup pelanggan yang lebih luas lagi, promosi bisa juga dilakukan dengan
menawarkan ke warung makan, toko-toko kue.
 Mengandalkan media social yang ada pada saat ini sedang maraknya.
 Penyebaran brosur juga saya lakukan, agar msayarakat secara luas mengetahui tentang
keberadaan produk yang saya tawarkan.
 Cara lain, saya mengikuti bazaar yang biasa diadakan oleh pelaku UKM lainnya

4. Place

Pendistribusian merupakan kegiatan klimaks dalam suatu usaha. Tergantung bagaimana cara kita
melakukan distribusi agar produk kita dikenal. Bisa dengan membuka lapak dipinggir jalan
dengan memperhatikan pemda setempat yang memberikan izin untuk melakukan kegiatan usaha
ditempat tersebut. Atau membuka kedai Risolles Gorilles di depan rumah.

ANALISA SWOT
Dalam memulai usaha hal yag tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan dalam mengukur
kemampuan saya dalam menjalankannya adalah Analisa SWOT

1. Strength (Kekuatan)

Kekuatan dari produk ini adalah:

 Dapat dinikmati semua kalangan/lapisn masyarakat


 Memiliki berbagai macam rasa/isi.
 Bahan baku yang terjamin kualitasnya.
 Sangat praktis untuk dibawa karena kemasan yang tidak ribet.

2. Weakness (Kelemahan)

Disamping memiliki kekuatan yang dapat menunjang proses distribus, produk saya juga
memiliki kelemahan:

 Tidak tahan lama.


 Produk yang mudah ditiru.
 Belum dikenal masyarakat luas.
 Tidak habis terjual.

3. Opportunity (Peluang)

 Tempat yang strategis.


 Produk dipasarkan dengan cara online, pemesanan produk dalam jumlah partai besar
(misalnya, acara hajatan, meeting, gathering, dll) bisa dilakukan melalui telepon atau via
WA/SMS.

4. Threat (Ancaman)

Ancaman yang akan terjadi apabila ada pesaing lainnya yang menjual risol dengan ukuran yang
sama, varian rasa yang lebih banyak, namun harga relative lebih murah.

ASPEK KEUANGAN

1. 1Alokasi Dana
 Modal Usaha

Modal Sendiri Rp 500.000

Modal pinjaman Rp 1.000.000

Total Rp 1.500.000

 Perhitungan Keuangan

Biaya tetap (fixed cost) Rp 400.000

Biaya variable :

Biaya Bahan baku Rp 600.000

Biaya Promosi Rp 158.000

Biaya Sewa Tempat Usaha Rp 150.000

Biaya lain-lain Rp 192.000

Total Rp 1.500.000

1. 2 Perhitungan Laba

 Estimasi
Harga bahan baku per potong (Rp 600.000/200) Rp 3.000

Harga Risolles Gorilles/porsi (diambil dari rasa favorit) Rp 5.500

Pendapatan per hari (Rp 5.500 x 200) Rp 1.100.000

 Pengluaran

Bahan Baku (Rp 2.000 x 200) Rp 400.000

Bahan Packing ( Rp 500 x 200) Rp 100.000

Total Rp 500.000

Jadi, untuk pengeluaran perbulan : Rp 500.000 x 22

Gaji karyawan : Rp 3.000.000, maka totalnya Rp 14.000.000

 Pendapatan

Hari efektif penjualan 22 hari

Pendapatan per hari Rp 1.100.000

Pendapatan per bulan Rp 1.100.000 x 22 = Rp 24.200.000

Laba yang diinginkan Rp 5.500 – Rp 3.000 = Rp 2.500 x 200


Rp 500.000/hari

Rp 11.000.000/bulan

BAB IV

PENUTUP

1.KESIMPULAN

Risolles Gorilles adalah risol yang unik, dengan ukurannya yang jumbo dengan proses
pembuatan secara sederhana namun menghasilkan rasa yang lezat dan bergizi. Risolles Gorilles
memiliki banyak keistimewaan diantaranya mempunyai banyak variasi rasa, sehingga dapat
menjadi “magnet” bagi pelanggan untuk datnang lagi dan beli lagi. Usaha yang akan saya mulai
ini merupakan usaha yang sangat menjanjikan karena akan menghasilkan omset yang cukup
tinggi dengan modal yang relative rendah. Namun untuk pengusaha pemula seperti saya harus
memiliki kecakapan dibidang marketing/pemasaran, analisa SWOT, dan mampu melihat peluang
pemasaran agar kedepannya produk saya mampu bersaing secara berkelanjutan dan tidak
menimbulkan kegagalan produksi ditengah jalan. Dan tentunya saya akan terus melakukan
inovasi dan mengandalkan kreatifitas untuk menciptakan varian rasa yang baru agar konsumen
tidak merasa bosan dan menjadi pelanggan yang loyal.