Anda di halaman 1dari 2

93

BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan dalam penelitian mengenai Gambaran
Klasifikasi Penderita Acute coronary Syndrome di RSUD Ulin Banjarmasin
tahun 2017, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa:
5.1.1 Sebagian besar responden mengalami Tipe infark miokard dengan
elevasi sgmen ST (STEMI: ST segment elevation myocardial
infarction) STEMI dengan jumlah 23 orang (76,7%).
5.1.2 Sebagian besar responden mengalami Tipe infark miokard dengan non
elevasi sgmen ST (NSTEMI: non ST segment elevation myocardial
infarction) tidak STEMI dengan jumlah 23 orang (76,7%).
5.1.3 Sebagian besar responden mengalami Angina Pektoris tipe UAP
dengan jumlah 23 orang (76,7%).

5.2 Saran
5.2.1 Bagi Perawat
1. Perlu penjelasan terus-menerus kepada Penderita Acute coronary
Syndrome mengenai pentingnya pencegahan terjadinya ACS
berulang
2. Perlu pembekalan tentang pengetahuan kepada keluarga pasien
terhadap cara merawat penderita Acute coronary Syndrome di dalam
keluarga dan mekanisme pemberian obat secara teratur.
3. Perlunya peranan petugas kesehatan untuk selalu memberikan
motivasi, arahan serta hiburan dalam membesarkan hati keluarga
dan penderita Acute coronary Syndrome agar siap menghadapi
resiko yang diterima saat terjadinya serangan jantung seperti
kelumpuhan hingga kematian.
5.2.2 Bagi Pendidik
Perlunya penekanan pembelajaran serta pengadaan seminar terbuka
ataupun pelatihan secara komprehensif kepada mahasiswa mengenai
94

hal-hal yang berkaitan dengan Klasifikasi Penderita Acute coronary


Syndrome.
5.2.3 Bagi Peneliti Selanjutnya
Diharapkan ada penelitian lanjutan dengan desain yang berbeda yang
dapat mengukur dukungan keluarga dalam proses pencegahan
kekambuhan pada penderita Acute coronary Syndrome.