Anda di halaman 1dari 2

Sabtu, 6 Januari 2018

Terbaru:
 Inilah Cara Menggunakan Aplikasi Trima untuk Investasi Online Reksadana
 9 Butir Telur Sehari Untuk IQ Anak Yang Lebih Tinggi
 Ini Perbedaan Antara Pil KB Emergency Dengan Obat Aborsi
 Ragam Tips Efektif Mencegah Mabuk Darat Saat Naik Kereta
 Penyebab Disfungsi Ereksi Dan Cara Alami Untuk Mengatasinya




BlogDokter
Blognya Seorang Dokter

 PENULIS
 KONTRIBUTOR
 KONSULTASI DOKTER GRATIS
 PASANG IKLAN
 KEBIJAKAN
Penyakit

Kallmann Syndrome
17 April 2016 dokterMade 0 Komentar gangguan, gen, genetik, Kallmann
Syndrome, kromosom, menstruasi,mikropenis, puber

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppTelegramS
hare0
Pernah mendengar atau membaca tentang Kallmann Syndrome? Pasti belum ya, karena memang
kelainan genetik ini sangat jarang ditemui.

Kallmann Syndrome adalah gangguan genetik yang menyebabkan seseorang tidak bisa mencium bau
bauan yang disertai dengan keterlambatan masa puber. Kelainan ini termasuk ke dalam
hypogonatropik hypogonadisme yang artinya adanya masalah dalam produksi hormon yang
berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan organ seksual.

Kebanyakan dari penderita Kallmann Syndrome tidak menunjukan adanya pertumbuhan alat kelamin
sekunder pada masa pubertas. Pada pria bisa mengalami pertumbuhan penis yang tidak sempurna
atau mikropenis dan terganggunya penurunan testis. Sementara pada wanita terjadi gangguan
pertumbuhan payudara dan tidak mengalami siklus menstruasi.

Gejala klinis Kallmann Syndrome sangat bervariasi pada masing masing individu dan kelainan
bawaan bisa dialami juga oleh penderitanya.

Saat ini telah diketahui adanya 4 tipe dari Kallmann Syndrome yang didasarkan pada gen yang
bermasalah..

Kallmann Syndrome lebih sering terjadi pada pria dibandingkan dengan wanita dan terjadi pada 1
dari 10.000 sampai 86.000 kelahiran.