Anda di halaman 1dari 8

Proteksi Generator AC Tiga Fasa Terhadap

Beban Putus Satu Fasa

Muhammad Afif Faisal

muhammadafiffaisal@gmail.com

Jurusan Teknik Elektro Polines


Jln. Prof. Sudarto Tembalang Semarang INDONESIA

INTISARI listrik. Karena pada dasarnya energi listrik harus


beroperasi dalam keadaan baik dan aman. Oleh karena
diperlukan suatu sistem proteksi yang dapat untuk
Pada saat ini dan akan terus berlanjut pada masa
memproteksi generator bila terjadi gangguan. Tujuan
mendatang, sudah tidak dapat dipungkiri bahwa energi utama dari sistem proteksi adalah mengamankan.
listrik merupakan suatu kebutuhan yaang tidak Banyak jenis proteksi yang digunakan tetapi hanya yang
dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dengan demikian paling handal yang akan dipilih. Penggunaan proteksi
diperlukan suatu sistem proteksi untuk dapat juga harus didasarkan pada kegunaannya.
mempertahankan kelangsungan energi listrik. Pada Dalam makalah ini akan dibahas mengenai sitem
pembangkitan energi listrik khususnya generator, proteksi pada generator tiga fasa terhadap beban putus
satu fasa.
merupakan sebuah peralatan yang vital bagi
keberlangsungan energi listrik. Relai, pemisah, dan
pemutus merupakan suatu kombinasi sistem proteksi yang BAB II
diharapkan untuk dapat mengamankan dan
meminimalisasikan kerusakan ataupun gangguan yang DASAR TEORI
terjadi.

BAB I A. Teori Generator

PENDAHULUAN Generator listrik adalah sebuah alat


yangmemproduksi energi listrik dari sumber energi
mekanikal, biasanya dengan menggunakan induksi
Energi listrik merupakan kebutuhan yang sangat vital elektromagnetik.Proses ini dikenal sebagai pembangkit
bagi seluruh manusia untuk melakukan kegiatan, mulai listrik. Walau generator dan motor punyabanyak
dari kegiatan industri hingga kegiatan rumah tangga.
kesamaan, tapi motor adalah alat yang mengubah energi
Semua itu membutuhkan yang namanya energi listrik.
Akan tetapi hal tersebut juga tidak lepas dengan adanya listrik menjadi energi mekanik. Generator mendorong
gangguan. Baik gangguan yang berat maupun gangguan muatan listrik untuk bergerak melalui sebuah sirkuit
yang ringan. Baik itu gangguan di pembangkitan listrik eksternal, tapi generator tidak menciptakan listrik
maupun saat transmisi atau bahkan saat pendistribusian. yang sudah ada di dalam kabel lilitannya. Hal ini bisa
Gangguan yang berat biasa terjadi pada alat dianalogikan dengan sebuahpompa air, yang
pembangkitan seperti generator. Generator merupakan menciptakan aliran air tapi tidak menciptakan air di
sumber energi listrik di dalam sistem energi listrik.
dalamnya. Sumber enegi mekanik bisa berupa
Dikarenakan generator penting untuk kelangsungan
sistem energi listrik maka diperlukan suatu sistem resiprokat maupun turbin mesin uap, air yang jatuh
proteksi yang handal untuk bisa menanggulangi ataupun melakui sebuah turbin maupun kincir air,mesin
mencegah bila terjadi suatu gangguan yang dapat pembakaran dalam, turbin angin, engkol tangan,energi
merugikan pihak-pihak yang menggunakan energi surya atau matahari, udara yang dimampatkan, atau
apapun sumber energi mekanik yang lain. mempengaruhi ketersediaan energi listrik. Dan yang
Sistem pembangkitan listrik yang sudah umum terakhir yaitu faktor keamanan, faktor keamanan
digunakan adalah mesin generator tegangan AC, di merupakan faktor terpenting yang harus dipenuhi agar
terjaganya ketersedian energi lingkungan karena faktor
mana penggerak utamanya bisa berjenis mesin turbin,
keamanan sangat mempengeruhi bagi pengguna energi
mesin diesel atau mesin baling-baling. Dalam listrik.
pengoperasian pembangkit listrik dengan generator, Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan sistem
karena faktor keandalan dan fluktuasi jumlah beban, proteksi? Sistem proteksi merupakan suatu sistem yang
maka disediakan dua atau lebih generator yang dirancang untuk mengamankan atau memproteksi suatu
dioperasikan dengan tugas terus-menerus, cadangan dan rangkaian alat apabila terjadi gangguan maupun terjadi
bergiliran untuk generator-generator tersebut. kerusakan.
Sistem proteksi mempunyai beberapa kegunaan yaitu
Penyediaan generator tunggal untuk pengoperasian
mendeteksi adanya gangguan yang terjadi ketika suatu
terus menerus adalah suatu hal yang riskan, kecuali bila rangkaian alat sedang terkena gangguan ringan maupun
bergilir dengan sumber PLN atau peralatan UPS. Untuk gangguan yang berat, menghindari maupun mengurangi
memenuhi peningkatan beban listrik maka generator- kerusakan peralatan akibat adanya gangguan, berguna
generator tersebut dioperasikan secara paralel antar untuk melepas atau memutuskan rangkaian satu dengan
generator atau paralel generator dengan sumber pasokan rangkaian yang lain apabila rangakaian satu atau
lain yang lebih besar misalnya dari PLN. Sehingga rangkaian yang lain sedang dalam gangguan, dan
mengamankan manusia terhadap bahaya yang
diperlukan pula alat pembagi daya listrik untuk
ditimbulkan oleh energi listrik.
mencegah adanya sumber tenaga listrik terutama Banyak kriteria yang patut untuk diperhitungkan
generator yang bekerja paralel mengalami beban lebih ketika memilih suatu alat proteksi, antara lain yaitu :
mendahului yang lainnya. Apabila suatu generator yang
bekerja secara paralel yang mengalami gangguan, maka
generator tersebut dihentikan, dengan demikian daya
1) Sensitivitas ( Kepekaan )
listrik total yang dibangkitkan dari generator tersebut
menjadi berkurang. Dalam pengoperasian generator Yang dimaksud dalam kriteria sensitivitas yaitu alat
yang bekerja paralel, diperlukan suatu alat pengontrolan dapat bekerja secara sensitiv dimana alat tersebut harus
yang baik sehingga kontiunitas pelayanan dapat dapat bekerja ketika terjadi gangguan walaupun
tercapai. gangguan yang dialami sangat kecil. Karena walaupun
yang terjadi hanyalah gangguan kecil tetapi hal tersebut
bila terlalu lama untuk tidak segera ditangani maka akan
menjadi gangguan yang besar dan dapat berakibat yang
fatal terhadap kelancaran distribusi energi listrik.

2) Selektivitas

Selektivitas merupakan kriteria yang tidak boleh


diaanggap remeh juga karena kriteria ini berfungsi
untuk dapat menentukan jalur rangkaian mana yang
terjadi gangguan. Setelah berhasil menganalisa
gangguan maka kriteria selektivitas memainkan
Gambar 1. Konstruksi generator bolak-balik perannya.

3) Kecepatan beroperasi
B. Sistem Proteksi
Semakin cepat alat beroperasi ketika ada gangguan
Energi istrik mempunyai peranan yang vital, tetapi sekecil mungkin, maka alat tersebut dapat dikatagorikan
ketersediaan energi listrik tetap harus memenuhi faktor sebagai alat yang pantas untuk digunakan. Sebab bila
handal, ramah lingkungan, dan aman. Faktor handal kerja suata alat pengaman lambat, maka gangguan akan
dipengaruhi bagaimana instalasi tersebut dipasang dengan cepat merusak sistem yang lainnya ketika alat
apakah sudah memenuhi standar keamanan ataukah tersebut mempunyai kecepatan yang lambat.
belum. Faktor ramah lingkungan ditentukan apakah
sudah dicermati akan dampak terhadap lingkungan atau 4) Kehandalan
belum karena lingkungan juga merupakan juga turut
Kriteria kehandalan yang dimaksud dalam hal ini generator, agar apabila generator tiga fasa putus satu
adalah alat proteksi tersebut benar-benar sudah teruji fasa tidak bekerja terus menerus, melainkan alat
kualitasnya karena memiliki tingkat kepastian yang proteksi tersebut cepat mematikan generator untuk
tinggi untuk memastikan bahwa tidak salah ketika harus melindungi generator itu sendiri dan hal-hal yang
segera melaksanakan tugasnya maupun memiliki lainnya.
tungkat keamanan yang baik untuk dapat bekerja Adapun alat-alat yang berguna untuk mengamankan
dengan baik. Karena apabila terjadi maka kesalahan generator yaitu :
yang fatal akan mengganggu dalam proses distribusi A. relai
energi listrik. B. pemisah
C. pemutus
5) Pertimbangan ekonomi:

Peralatan proteksi memang sangat mahal bila


dibanding dengan peralatan yang lainnya. Banyak alat A. Relai
proteksi yang abal-abal alias barang palsu yang
bertebaran di pasaran. Oleh karena itu, selain harus Relai merupakan sebuah alat proteksi yang
pandai membedakan mana barang yang asli maupun mempunyai prinsip kerja secara otomatis untuk
yang palsu, jangan sampai tertipu oleh harga yang mengurangi dan mengamankan suatu peralatan listrik
miring. Lebih baik agak mahal sedikit tetapi berkualitas apabila terjadi gangguan karena tuntutan untuk
baik. memberikan pelayanan tenaga listrik dengan
kehandalan yang tinggi.
6) Proteksi pendukung Relai mempunyai tiga bagian utama yaitu koil ( yang
merupakan kumpulan lilitan relai ), common ( bagian
Proteksi pendukung merupakan proteksi yang yang tersambung pada kontak NC apabila dalam
berguna untuk menggantikan proteksi utama apabila keadaan normal ), dan kontak (terdiri atas NO dan NC ).
proteksi utama gagal untuk mengamankan. Penyusunan Relay proteksi utama yang digunakan pada generator
proteksi pendukung terpisah dari proteksi utama. yang ada di pembangkit, antara lain adalah :

A. Differential Relay

BAB III Differential Relay untuk melindungi generator


dari gangguan akibat hubung singkat (short circuit)
PEMBAHASAN antar fasa-fase atau fase ke tanah. Cara kerja relay
differensial adalah dengan cara membandingkan arus
pada sisi primer dan sisi sekunder, Dalam kondisi
Yang akan terjadi apabila generator AC tiga normal jumlah arus yang mengalir melalui peralatan
fasa mengalami putus satu fasa yaitu generator tersebut listrik yang diproteksi bersirkulasi melalui loop pada
akan tetap bisa untuk mengalirkan arus maupun voltase. kedua sisi di daerah kerja. Jika terjadi gangguan
Tetapi tidak akan bertahan dengan lama. Hal tersebut didalam daerah kerja relay differensial, maka arus dari
disebabkan karena ketidakseimbangan saluran yang kedua sisi akan saling menjumlah dan relay akan
digunakan. Biasanya mengalirkan arus dan voltase memberi perintah kepada PMT/CB untuk memutuskan
dengan menggunakan tiga saluran tetapi karena putus arus.
satu fasa maka beban penyaluran ditanggung hanya
dengan dua saluran. Dengan tidak seimbangnya pada B. Stator Earth Fault Relay
sistem akan dapat menimbulkan kenaikan arus tidak
seimbang oleh karena akan menimbulkan arus urutan
Stator Earth Fault Relay untuk mendeteksi
fasa negatif. Arus urutan negatif akan menyebabkan
gangguan pentanahan atau grounding pada
fluksi pada stator yang mempunyai kecepatan putaran
generator. Ground fault dideteksi dengan mem-biased
sama dengan kecepatan rotor tetapi arah putaran
rangkaian medan dengan tegangan DC, yang
berlawanan. Dengan artian rotor berputar ke kanan
menyebabkan akan ada arus mengalir melalui relay jika
sedangkan fluksi stator karena arus urutan negatif maka
terjadi gangguan tanah.
berputar ke arah sebaliknya. Hal tersebut akan
menimbulkan arus pusar pada rotor maupun arus pada
C. Rele Tegangan Lebih (Over voltage Relay)
kumparan. Dengan demikian akan mengakibatkan
kumparan menjadi panas karena beban yang ditanggung
berlebihan. Apabila hal tersebut terjadi terus menerus Pada generator yang besar umumnya menggunakan
akan menyebabkan kerusakan pada alat. Oleh karena itu sistem pentanahan netral melalui transformator dengan
diperlukannya suatu alat yang dapat memproteksi tahanan di sisi sekunder. Sistem pentanahan ini
dimaksudkan untuk mendapatkan nilai impedansi yang yang dipasang paralel dengan main exciter dan
tinggi sehingga dapat membatasi arus hubung singkat kumparan rotor generator. Pada kumparan ini akan
agar tidak menimbulkan bahaya kerusakan pada belitan mengalir arus yang apabila nilainya kurang dari arus
dan saat terjadi gangguan hubung singkat stator ke setting yang diinginkan, maka akan membuat rele
tanah. Arus hubung singkat yang terjadi di sekitar titik mengeluarkan sinyal alarm atau trip.
netral relatif kecil sehinga sulit untuk dideteksi oleh rele
differensial. Dengan dipasang transformator tegangan, F. Rele Arus Lebih (Over current Relay)
arus yang kecil tersebut akan mengalir dan
menginduksikan tegangan pada sisi sekunder Rele ini berfungsi mendeteksi arus lebih yang
transformator. Untuk mengatasi hal tersebut digunakan mengalir dalam kumparan stator generator. Arus yang
rele pendeteksi tegangan lebih yang dipasang pada sisi berlebihan dapat terjadi pada kumparan stator generator
sekunder transformator tegangan. egangan yang muncul atau di dalam kumparan rotor. Arus yang berlebihan
pada sisi sekunder transformator tegangan akan pada kumparan stator dapat terjadi karena pembebanan
membuat rele tegangan berada pada kondisi mendeteksi berlebihan terhadap generator.
apabila perubahan tegangan melebihi nilai settingnya
dan generator akan trip. Rangkaian ini sangat baik G. Rele Kehilangan Sinkronisasi
karena dapat membatasi aliran arus nol yang mengalir
ke dalam generator ketika terjadi hubung singkat fasa ke Peristiwa lepasnya sinkronisasi pada generator
tanah di sisi tegangan tinggi transformator tegangan. yang sedang beroperasi disebabkan oleh generator yang
Akan tetapi karena efek kapasitansi pada kedua belitan beroperasi melampaui batas stabilnya. Yang dimaksud
transformator dapat menyebabkan adanya arus bocor dengan stabilitas adalah kemampuan sistem untuk
urutan nol yang dapat mengaktifkan rele tegangan lebih kembali bekerja normal setelah mengalami sesuatu
di sisi netral generator. Dengan demikian rele tegangan seperti perubahan beban, switching, dan gangguan lain.
lebih yang dipasang harus mempunyai waktu tunda Gangguan tersebut akan berdampak pada tidak sinkron-
yang dapat dikoordinasikan dengan rele di luar nya tegangan generator dan sistem. Untuk
generator. Adapun penyebab overvoltage adalah sebagai mengamankan generator yang berkapasitas beban besar
berikut: terhadap peristiwa ayunan beban dari kondisi tak
Ø Kegagalan AVR. sinkron digunakan rele lepas sinkron. Rele ini
Ø Kesalahan operasi sistem eksitasi. mendeteksi besar impedansi (arus dan tegangan sistem).
Ø Pelepasan beban saaat eksitasi dikontrol secara Apabila kondisi sistem akan memasuki impedansi
manual. generator maka rele tersebut akan mengaktifkan rele
Ø Pemisahan generator dari sistem saat islanding. untuk trip PMT generator. Rele impedansi
merupakan backupbagi rele ini.
D. Rele Gangguan Rotor Hubung Tanah
H. Rele Daya Balik (Reverse Power Relay)
Hubung tanah dalam sirkuit rotor, yaitu hubung
singkat antara konduktor rotor dengan badan rotor Rele daya balik berfungsi untuk mendeteksi aliran
dimana dapat menimbulkan distorsi medan magnet daya balik aktif yang masuk pada generator.
yang dihasilkan rotor dan selanjutnya dapat Berubahnya aliran daya aktif pada arah generator akan
menimbulakn getaran (vibrasi) berlebihan dalam membuat generator menjadi motor, dikenal sebagai
generator. Oleh karena itu, hal ini harus dihentikan peristiwa motoring. Pengaruh ini disebabkan oleh
oleh rele rotor hubung tanah. Karena sirkuit rotor pengaruh rendahnya input daya dari prime mover. Bila
adalah sirkuit arus searah, maka rele rotor hubung daya input ini tidak dapat mengatasi rugi-rugi daya yang
tanah pada prinsipnya merupakan rele arus lebih ada maka kekurangan daya dapat diperoleh dengan
untuk arus searah. menyerap daya aktif dari jaringan. Selama penguatan
masih ada maka aliran daya aktif generator sama halnya
E. Rele Kehilangan Medan Penguat Rotor dengan saat generator bekerja sebagai motor, sehingga
daya aktif masuk ke generator dan daya reaktif dapat
Hilangnya medan penguat pada rotor akan masuk atau keluar dari generator.Peristiwa motoring ini
mengakibatkan generator kehilangan sinkronisasi dan dapat juga menimbulkan kerusakan lebih parah pada
berputar di luar kecepatan sinkronnya sehingga turbin ketika aliran uap berhenti. Temperatur sudu-sudu
generator beroperasi sebagai generator asinkron. Daya akan naik akibat rugi gesekan turbin dengan udara.
reaktif yang diambil dari sistem ini akan dapat melebihi Untuk itu di dalam turbin gas dan uap dilengkapi sensor
rating generator sehingga menimbulkan overload pada aliran dan temperatur yang dapat memberikan pesan
belitan stator dan menimbulkan overheat yang pada rele untuk trip. Akan tetapi pada generator juga
menimbulkan penurunan tegangan generator. Hilangnya dipasng rele daya balik yang berfungsi sebagai
medan penguat rotor dapat dideteksi dengan kumparan cadangan bila pengaman di turbin gagal bekerja.
melindungi peralatan listrik dari peralatan lainnya dan
I. Negative Phase Sequence Relay harus dioperasikan saat kondisi tidak berbeban.
Cara kerja pemisah sama dengan saklar biasa yang
Negative Phase Sequence Relay untuk melindungi berguna untuk membebaskan pemutus dari tegangan
generator dari arus lebih urutan fasa negative yang yang mengalir pada pemutus agar dapat dilakukan
disebabkan oleh beban yang tidak seimbang. perawatan dan perbaikan ketika suatu sistem terjadi
kerusakan.
J. Out of Step Relay

Out of Step Relay untuk melindungi generator dari


Power Swing akibat perubahan beban dari sistem
transmisi yang dapat menyebabkan operasi generator
tidak sinkron.

K. Over excitationV/H z Relay

Over excitationV/H z Relay untuk melindungi


generator dari kejenuhan inti yang dapat menyebabkan
kenaikan tegangan.

L. Rele Gangguan Frekuensi


Gambar 2. Pemisah

Rele ini berfungsi untuk mendeteksi adanya


Parameter yang harus diperhatikan ketika pemilihan
perubahan frekuensi dalam nilai yang besar secara tiba
pemisah yaitu kemampuan pemisah dalam mengalirkan
– tiba. Kisaran frekuensi yang diijinkan adalah ±3%
arus yang ditentukan oleh beberapa faktor antara lain
sampai ±7% dari nilai frekuensi nominal. Penurunan
besar penampang, kemampuan tegangan, kemampuan
frekuensi disebabkan oleh adanya kelebihan permintaan
dalam menahan arus hubung singkat, dan
daya aktif di jaringan atau kerusakan regulator
memperhatikan tekanan udara komresor apabila
frekuensi. Frekuensi yang turun menyebabkan naiknya
menggunakn tenaga penggerak pneumatik serta
arus magnetisasi pada generator yang akan menaikkan
memperhatikan tekanan minyak hidrolik apabila
temperatur. Pada turbin uap, hal tersebut akan
menggunakan tenaga penggerak hydrolik.
mereduksi umur blade pada rotor. Kenaikan frekuensi
disebabkan oleh adanya penurunan permintaan daya
aktif pada jaringan atau kerusakan regulator frekuensi.
Frekuensi yang naik akan menyebabkan turunnya nilai
arus magnetisasi pada generator yang akan
menyebabkan generator kekurangan medan penguat.
Sensor rele frekuensi dipasang pada tiap fasa yang
keluar dari generator.

M. Reverse Power Relay

Reverse Power Relay untuk menditeksi adanya daya


balik/aliran arus dari sistem jaringan yang akan
menyebabkan generator bekerja sebagai motor.

Gambar 3. Salah satu jenis pemisah

B. Pemisah
Jenis pemisah berdasarkan gerakan lengan :
Pemisah merupakan sebuah alat yang berguna untuk
1) Pemisah engsel
memisahkan rangkaian yang masih terseambung
2) Pemisah putar
maupun sudah terbebas dari tegangan kerja. Alat ini
3) Pemisah siku
mempunyai fungsi yaitu sebagai pemisah tanah dalam
4) Pemisah luncur
artian mengamankan peralatan dari tegangan yang
masih tersisa ketika tegangan telah diputus dan sebagai
pemisah peralatan yang berarti alat ini berfungsi untuk
C. Pemutus
Pemutus merupakan peralatan yang mempunyai
suatu funsi untuk membuka maupun memutus
rangkaian listrik. Sebuah pemutus mempunyai beberapa
persyaratan yang harus terpenuhi, antara lain yaitu
pemutus harus mampu bekerja dalam kondisi saat
adanya gangguan maupun tidak ada gangguan, mampu 3) Pemutus tenaga minyak sedikit
untuk menyalurkan arus secara terus menurus demi
terpenuhinya pasokan energi listrik pada saat kondisi Sama seperti pemutus tenaga minyak banyak,
tidak ada gangguan, dan dapat membuka maupun pemutus tenaga minyak sedikit juga menggunakan
memutus jaringan dalam kecepatan yang tinggi agar media minyak sebagai peredam busur listrik. Hanya saja
suatu sistem jaringan tersebut dengan cepat pula untuk prinsip kerjanya saja yang berbeda. Pemutus minyak
segera diperbaiki atau saat membutuhkan perawatan. sedikit ini menyemprotkan minyak ke arah busur listrik
Suatu pemutus disyaratkan untuk mempunyai ketika sedang berlangsungnya pemutus.
kecepatanyang tinggi pada saat pemutuskan jaringan
dikarenakan adanya busur listrik yang terjadi saat
pemutasan terjadi. Apabila tidak dengan kecepatan
tinggi maka rusaklah suatu sistem jaringan tersebut.
Mekanisme pemutusan didasarkan oleh energi pegas
atau energi udara tekanan atau energi tekanan minyak.
Jenis pemutus yang banyak digunakan pada saat ini
antara lain :
1) Pemutus tenaga udara

Pemutus ini mempunyai bentuk yang runcing. Ketika


terjadi pemutusan, busur listrik akan melompat pada
bagian yang runcing. Karena berat jenis busur listrik
Gambar 6. Pemutus tenaga minyak sedikit
lebih rendah dibandingkan dengan berat jenis udara
maka busur listrik akan memanjang ke atas sehingga
akan menyebabkan terputusnya pemutus. 4) Pemutus tenaga gas SF6

Digunakannya gas SF6 ini dikarenakan memiliki sifat


isolasi yang baik serta mempunyai sifat yang cepat
mendingankan. Prinsip kerja pemutus gas SF6 sama
dengan pemutus minyak banyak yaitu meredam busur
listrik dengan menggunakan gas SF6. Akan tetapi gas
SF6 akan berkurang seiringnya waktu penggunaan, oleh
Gambar 4. Pemutus tenaga udara karena itu perlu pengisian gas apabila pengukur tekanan
gas telah berkurang.
2) Pemutus tenaga minyak banyak

Pemutus tenaga minyak banyak ini menggunakan


prinsip minyak sebagai peredam busur listrik ketika
adanya proses pemutusan. Dengan menggunakan
minyak diharapkan juga untuk membatasi ruang gerak
busur listrik.

Gambar 7. Pemutus tenaga gas SF6

5) Pemutus tenaga vakum

Pemutus tenaga vakum merupakan pemutus dengan


teknologi terbaru dikarenakan dalam pemutus ini tidak
Gambar 5. Pemutus tenaga minyak banyak menggunakan media apapun dalam mumutus busur
listrik melainkan pemutus ini menggunakan prinsip BAB IV
memperpanjang busur listrik. Konstruksi pemutus
vakum yaitu menggunakan logam fleksibel yang dapat PENUTUP
memanjang maupun memendek.

Sekian yang dapat penulis paparkan tentang PROTEKSI


GENERATOR AC 3 PHASA TERHADAP BEBAN
PUTUS . Walaupun masih banyak kekurangan dan
kelemahan dalam penyusunan materi namun penulis
berharap agar makalah ini dapat berguna bagi penulis
maupun pembaca. Penulis juga mengucapkan terima
kasih kepada teman-teman maupun orang-orang yang
bersedia membantu menyusun makalah ini, sehingga
dapat selesai dengan cukup baik

Gambar 8. Pemutus tenaga vakum

6) Pemutus tenaga medan magnet


REFERENSI

Pemutus tenaga medan magnet mempunyai cara [1] http://dunia-listrik.blogspot.co.id/2008/12/proteksi-generator.html


kerja yang sama dengan pemutus tenaga udara, akan
[2] http://anak-elektro-ustj.blogspot.co.id/2013/04/relay-proteksi-
tetapi pemutus tenaga magnet menghasilkan medan
magnet yang berfungsi untuk menarik busur api agar generator.html
memanjang serta putus. [3] http:/yanteksel.wordpress.com/2012/04/06/saklar-pemisah-pms-
load-break-switch-lbs/

Gambar 9. Pemutus tenaga medan magnet

Pada prinsipnya untuk pemilihan pemutus yang baik


maka disesuaikan kembali dengan prinsip-prinsip yang
sudah dijelaskan sebelumnya.