Anda di halaman 1dari 6

LKPD 2

LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas / Semester : XI / Ganjil
Hari / Tanggal :
Alokasi Waktu :
Nama Kelompok :
Nama Anggota Kelompok : 1.

2.

3.

4.

Judul : Persamaan Termokimia & Jenis-jenis Entalpi

A. Kompetensi Dasar
KD 3.4 Memahami konsep ∆H sebagai kalor reaksi pada tekanan tetap dan penggunaannya
: dalam persamaan termokimia
KD 3.5 Memahami berbagai jenis entalpi reaksi (entalpi pembentukan, entalpi pembakaran,
: dan lain-lain), hukum Hess dan konsep energi ikatan
KD 4.4 Menggunakan persamaan termokimia untuk mengaitkan perubahan jumlah pereaksi
: atau hasil reaksi dengan perubahan energi

B. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.4.5 Mendefinisikan persamaan termokimia
3.5.1 Menjelaskan entalpi pembentukan standar (∆Hof)
3.5.2 Menjelaskan entalpi penguraian standar (∆Hod)
3.5.3 Menjelaskan entalpi pembakaran standar (∆Hoc)
4.4.2 Membandingkan entalpi pembakaran (∆Hc) beberapa bahan bakar

C. Tujuan Pembelajaran
1. Diberikan contoh dan noncontoh persamaan termokimia, peserta didik dapat mendefinisikan
persamaan termokimia
2. Diberikan persamaan termokimia perubahan entalpi pembentukan standar, peserta didik dapat
menjelaskan entalpi pembentukan standar (∆Hof)
3. Diberikan persamaan termokimia perubahan entalpi pembentukan standar, peserta didik dapat
menjelaskan entalpi penguraian standar (∆Hod)
4. Diberikan persamaan termokimia perubahan entalpi pembentukan standar, peserta didik dapat
menjelaskan entalpi pembentukan standar (∆Hoc)
5. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan entalpi pembakaran (∆Hc)
beberapa bahan bakar (bensin, batu bara, arang dan lain-lain).

D. Penerapan

LKPD 01 : Persamaan Termokimia

Indikator 1. Menjelaskan pengertian persamaan termokimia

Langkah Kegiatan:
1. Amati reaksi yang ada di slide!
2. Berdasarkan reaksi tersebut, jawablah pertanyaan di bawah ini!

1. Tuliskan perbedaan reaksi kimia dan persamaan termokimia yang terdapat di slide!
Jawab:

2. Berdasarkan hasil pengamatan anda, jelaskan definisi persamaan termokimia!


Jawab:
LKPD 02 : Jenis-jenis Perubahan Entalpi

Indikator: 2. Menjelaskan perubahan entalpi pembentukan standar (∆Hof)


3. Menjelaskan perubahan entalpi penguraian standar (∆Hod)
4. Menjelaskan perubahan entalpi pembakaran standar (∆Hoc)
5.
 Jenis-Jenis Perubahan Entalpi Standar
Perubahan entalpi standar (ΔHº) merupakan perubahan entalpi yang diukur pada
keadaan standar (suhu 298 K dan tekanan 1 atm). Untuk memahami jenis-jenis
perubahan entalpi standar, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Entalpi Pembentukan Standar (ΔHºf)
Subskrip f merupakan simbol untuk reaksi pembentukan (formation).
Ingat!!!
Lengkapi persamaan reaksi pembentukan standar di bawah ini! Unsur X (H, N, O, F,
C(s) + …. (g) → CS2(s) ΔHºf = -82,35 kJ Cl, Br dan I) selalu
berada dalam
S(s) + O2(g) → …. (g) ΔHºf = -297,62 kJ
bentuk diatomik (X2)
…. (s) + …. (g) → NaCl(s) ΔHºf = –410,9 kJ
….(s) + ….(g) + ….(g) → CuSO4(s) ΔHºf = -771,4 kJ
….(s) + ….(g) + ….(g) → C2H5OH(l) ΔHºf = -277,7 kJ

Berdasarkan dari persamaan reaksi termokimia di atas, tentukan:


a. Jumlah mol pada masing-masing senyawa yang terbentuk sebesar … mol
b. Senyawa CS2 yang terbentuk dari …dan …
c. Senyawa SO2 terbentuk dari … dan ….
d. Senyawa NaCl terbentuk dari …. dan ….
e. Senyawa CuSO4 terbentuk dari …., ….., dan ….
f. Senyawa C2H5OH terbentuk dari …., ….., dan ….

Jadi dapat disimpulkan bahwa perubahan entalpi pembentukan standar adalah


……………………………………………………………………………………………
2. Entalpi Penguraian Standar (∆Hod)
Subskrip d merupakan simbol untuk reaksi penguraian (decomposition).
Lengkapi persamaan reaksi penguraian standar di bawah ini! Baca Hukum
….(s) → C(s) + 2 S(g) ΔHºd = +82,35 kJ Laplace

SO2(g) → ….(s) + ….(g) ΔHºd = +297,62 kJ


NaCl(s) → Na(s) + ….(g) ΔHºd = +410,9 kJ
CuSO4(s) → ….(s) + ….(g) + ….(g) ΔHºd = +771,4 kJ
C2H5OH → ….(s) + ….(g) + ….(g) ΔHºd = +277,7 kJ
Berdasarkan persamaan reaksi termokimia di atas, tentukan:
a. Jumlah mol pada masing-masing senyawa yang terurai sebesar …. mol
b. Senyawa CS2 terurai menjadi …. dan ….
c. Senyawa SO2 terurai menjadi …. dan ….
d. Senyawa NaCl terurai menjadi …. dan ….
e. Senyawa CuSO4 terurai menjadi …., …. dan ….
f. Senyawa C2H5OH terurai menjadi …., …. dan ….

Jadi dapat disimpulkan bahwa entalpi penguraian standar adalah


……………………………………………………………………………………………
Bagaimana hubungan nilai ΔHºf dengan ΔHºd?
……………………………………………………………………………………………

3. Perubahan Entalpi Pembakaran Standar (∆Hoc)


Subskrip c merupakan simbol untuk reaksi pembakaran (combustion).
Lengkapi persamaan reaksi pembakaran standar di bawah ini!
….(g) + ….O2(g) → SO3(g) ΔH°c = –100 kJ/mol
CH4(g) + .…O2(g) → ….(g) + 2H2O(g) ΔH°c = –802 kJ/mol
C2H2(g) + ….O2(g) → ….CO2(g) + ….(g) ΔH°c = –1256 kJ/mol
CH3OH(l) + ….O2 → ….(g) + ….(g) ΔH°c = –638 kJ/mol
….(s) + ….(g) → ½ Fe2O3(s) ΔH°c = –822,2 kJ/mol
Berdasarkan persamaan reaksi di atas, tentukan jumlah mol zat yang dibakar!
…………………………………………………………………………………………..

Jadi dapat disimpulkan bahwa entalpi pembakaran standar adalah

…………………………………………………………………………………………..

4. Bahan Bakar dan Perubahan Entalpi


Tabel berikut menyajikan data entalpi pembakaran untuk lima jenis bahan bakar.

Bahan Bakar ΔH (kJ/mol) Mr (g/mol)


Hidrogen -287 2
Metana -803 16
Propana -2201 44
Isobutana -2868 58
Neopentana -3515 72

Untuk setiap gram bahan bakar tersebut, lengkapi tabel berikut!


Bahan Bakar Jumlah mol Energi yang dihasilkan (ΔH)
Hidrogen 0,5 mol 143,5 kJ
Metana …. ….
Propana …. ….
Isobutana …. ….
Neopentana …. ….

a. Bahan bakar yang menghasilkan energi paling tinggi adalah ….


b. Bahan bakar yang menghasilkan energi paling rendah adalah ….
c. Urutan bahan bakar yang menghasilkan energi dari yang paling rendah ….
Latihan Soal

E. Daftar Pustaka
Kalsum, Siti dkk. 2009. Kimia 2 SMA dan MA Kelas XI (BSE). Jakarta: Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional.
Susilowati, Endang. 2012. Kimia 2 untuk Kelas XI SMA dan MA. Jakarta: Global.
Sudarmo, Unggul. 2007. Kimia SMA 2 untuk Kelas XI. Jakarta: Phibeta Aneka Gama.
Utami, Bumi dkk. 2009. Kimia untuk SMA dan MA Kelas XI (BSE). Jakarta: Pusat
Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.