Anda di halaman 1dari 4

Azab Bagi Orang yang Suka Menunda

Waktu Sholat
Wandi Syahbana

Selasa, Maret 12, 2013


Hikmah

Amer Bin Dinar berkata "ada seorang LeLaki disebuah desa mempunyai adik
perempuan yg tinggaL diujung kota. Suatu hari adiknya sakit keras dan akhirnya
meninggaL dunia.
SeteLah proses penguburan mayat perempuan itu seLesai, merekapun segera
meninggaLkan tempat itu. Tapi tiba-tiba ia teringat bahwa ada sesuatu yg tertinggaL
didaLam kuburan adik perempuannya itu. Dia kemudian minta toLong kepada saLah
seorang teman LeLakinya untuk menggaLi kembaLi kuburan adiknya itu.

" kami kemudian menggaLi kuburan tersebut dan kami dapatkan benda yang dicari
tadi."

aku berkata kepada temanku " tunggu duLu, aku mau Lihat sedang apa saudariku ini."

LaLu, beberapa batu bata yg menutup Lahad tempat mayat adiknya disimpan itu
disingkirkan beberapa buah. Ia terkejut, karena tampak didaLam Lahad tersebut
tampak percikan api yg menyaLa-nyaLa. Ia pun segera mengembaLikan batu-batu
Lahad dan meratakannya kembaLi.

Segera ia puLang dan bertanya kepada ibunya " Bu, sebenarnya apa yg teLah
diperbuat adikku sehingga disiksa seperti itu? "
" sudahLah jangan ditanya kesaLahannya karena dia teLah meninggaL dunia.

" tolong katakan, bu."

" adikmu suka mengakhirkan shaLat ( seteLah waktu shaLat mau habis, baru
meLaksanakan shaLat ) , ia juga pernah shaLat tanpa berwudhu terLebih dahuLu, dan
suka mendengarkan pembicaraan aib tetangga LaLu menyebarLuaskan aib tersbut."

sumber : Buku Ar Ruh, karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)


semoga kita semua terhindar dari tindakan demikian.

ROSULUALLAH SELALU MENGINGATKAN KEPADA UMATNYA AGAR MENJAGA


SHOLAT TEPAT WAKTU

Suatu ketika Fatimah Azzahra, putri tercinta Rasulullah SAW bertanya kepada beliau mengenai
orang-orang yang suka berbuat lalai terhadap sholatnya. “Duhai ayahku, apakah yang akan
terjadi kepada seorang lelaki atau wanita yang suka melalaikan sholat?” Rasulullah SAW
menjawab, “Wahai putriku, sesungguhnya siapa saja yang suka melalaikan sholatnya baik lelaki
maupun wanita, maka Allah SWT akan memberinya 15 bencana. Enam bencana akan ia
dapatkan di dunia, tiga saat hari kematiaanya, tiga bencana di dalam kuburnya, dan tiga lainnya
di hari kiamat nanti saat ia keluar dari kuburnya.

15 bencana yang dimaksud oleh Rasulullah SAW tersebut, antara lain sebagai berikut:
Enam siksaan yang akan diterima di dunia:

1. Allah SWT akan menghapus cahaya orang shaleh dari wajahnya


2. Allah SWT akan mencabut keberkahan dari umurnya
3. Allah SWT akan menghilangkan keberkahan rezekinya
4. Doanya tidak akan pernah dikabulkan
5. Dia tidak akan mendapat bagian dari doa orang-orang shaleh
6. Seluruh amal baiknya tidak mendapat imbalan dari Allah SWT

Tiga siksaan yang akan diterima di hari kematiannya:

1. Mati dalam keadaan sangat terhina


2. Mati dalam keadaan kelaparan
3. Mati dalam kehausan, bahkan meskipun ia diberi minum dari air yang ada di dunia tidak akan
mampu mengobati rasa hausnya.

Tiga siksaan yang diterima di dalam kubur:

1. Allah SWT akan mempersempit kuburnya


2. Allah SWT akan memenuhi kuburnya dengan kegelapan
3. Allah SWT akan mengirimkan malaikat yang akan membuatnya sangat ketakutan di dalam kubur.

Tiga siksaan yang diterima saat hari kiamat ketika dibangkitkan dari kubur:

1. Mendapat hisab dengan hisab yang sangat sulit


2. Allah SWT akan memberikan perintah kepada malaikat untuk menyeret wajahnya sementara
seluruh makhluk akan memandang kepadanya
3. Allah SWT tidak sudi melihatnya dan tidak akan mensucikannya.

Rasullah SAW bersabda bahwa, "Amalan yang pertama kali dihisab dari seorang hamba Allah pada hari
kiamat nanti adalah sholatnya. Jika sholatnya baik maka beruntunglah ia. Sebaliknya, jika sholatnya
rusak, maka sungguh kerugian besar menimpa dirinya." (HR Tirmidzi dan Abu Hurairah).
Siapakah orang yang telah mati hatinya?

Orang yang telah mati hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui ayat-ayat Qur’an, Hadits
dan cerita-cerita kebaikan namun merasa tidak ada kesan apa-apa di dalam jiwa untuk bertaubat.

Siapakah orang yang bodoh?

Orang yang bodoh adalah orang yang bersungguh-sungguh berusaha sekuat tenaga untuk
dunianya sedangkan akhiratnya diabaikan.

Bahaya Meninggalkan Sholat

Barang siapa yang (sengaja) meninggalkan solat fardhu lima waktu:


 Subuh – Allah Ta’ala akan menenggelamkannya kedalam neraka Jahannam selama 60 tahun hitungan akhirat.
(1 tahun diakhirat=1000 tahun didunia=60,000 tahun).
 Dzuhur – Dosa sama seperti membu-nuh 1000 orang muslim.
 Ashar – Dosa seperti menghacurkan Ka’bah.
 Maghrib – Dosa seperti berzina dengan ibu-bapak sendiri.
 Isya’ – Allah Ta’ala akan berseru kepada mereka: “Hai orang yang meninggalkan sholat Isya’, bahwa Aku
tidak lagi ridha’ engkau tinggal dibumiKu dan menggunakan nikmat-nikmatKu, segala yang digunakan dan
dikerjakan adalah berdosa kepada Allah Ta’ala”.

Maksud Firman Allah Ta’ala: “Mereka yang menyia-nyiakan solat dan mengikuti hawa nafsu
kepada kejahatan, maka tetaplah mereka jatuh ke dalam satu telaga api neraka.” (Maryam :
59).

Malaikat Jibril as, telah menemui Nabi Muhammad SAW, dan berkata:

“Ya Muhammad.. Tidaklah diterima bagi orang yang meninggalkan sholat yaitu: Puasanya,
Shodaqahnya, Zakatnya, Hajinya dan Amal baiknya”.

Sabda Nabi Muhammad SAW, Maksud Hadist: “Perjanjian (perbedaan) diantara kita (orang islam)
dengan mereka (orang kafir) ialah Sholat, dan barangsiapa meninggalkan Sholat sesungguhnya ia
telah menjadi seorang kafir”. (Tirmizi).

Wallahualam

Wahai Saudaraku Ummat Islam, mari kita merenung sejenak tentang ancaman azab bagi yang
meninggalkan sholat Fardhu. Apa guna kita hidup di dunia sekalipun berlimpah harta jika kita
termasuk golongan orang-orang yang (kafir) meninggalkan sholat?, barang siapa meninggalkan
Sholat, maka ia telah menjadi kafir dengan nyata!

Naudzubillah, Semoga kita semua memiliki hati dan raga yang ringan ketika hendak melaksanakan
sholat, Semoga keluarga kita, sahabat-sahabat diberikan kemudahan ketika hendak melaksanakan
sholat. Sesungguhnya sholat itu waktu dimana kita berjumpa dengan Allah Swt, waktu dimana
hanya ada Kita dan Allah. Semoga kita semua selalu ikhlas dalam mengerjakan segala sesuatu, dan
semoga Allah menjauhkan kita semua dari perkara-parkara yang dapat membuat kita lalai. Aamiin
Allahumma Aamiin

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang


menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR
Muslim, 3509].

Semoga ALLAH memberikan petunjuk dan Hidayah kepada kita semua,


sehingga kita bisa menjalankan perintahnya dan menjauhi
larangannya. Amiiiiiin.