Anda di halaman 1dari 2

Perbedaan SPKN Dan GAS

MERANCANG PEMERIKSAAN UNTUK MENDETEKSI TERJADINYA PENYIMPANGAN DARI KETENTUAAN


PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN, KECURANGAN (FRAUD) SERTA KETIDAKPATUTAN (ABUSE)

No. Unsur SPKN GAS


1. Penyebab Salah Saji penyimpangan dari pelanggaran ketetapan kontrak atau
ketentuaan peraturan kesepakatan pemberian dana atau dari
perundang-undangan, penyalahgunaan/ketidakpatutan(abuse)
kecurangan (fraud) serta
ketidakpatutan (abuse)

2. Pengaruh salah Saji berpengaruh langsung memiliki pengaruh langsung dan material
Material dan material terhadap terhadap penyajian laporan keuangan ataupun
penyajian laporan data keuangan lainnya yang signifikan
keuangan terhadap tujuan audit.
3. informasi tertentu pemeriksa harus prosedur secara spesifik langsung kepada
menjadi perhatian menerapkan prosedur asersi atas pelanggaran yang terjadi.
pemeriksa, berkaitan pemeriksaan
dengan penyimpangan tambahan untuk
yang berpengaruh memastikan bahwa
material tetapi tidak penyimpangan dari
langsung ketentuan peraturan
perundang-undangan
telah atau akan terjadi.
4. Definisi ketidakpatutan perbuatan yang Penyalahgunaan termasuk didalamnya
(Abuse) jauh berada di penyalahgunaan kewenangan atau jabatan
untuk kepentingan finansial pribadi atau pun
luar pikiran anggota keluarga atau asosiasi bisnis,
yang masuk
akal atau di luar
praktik-praktik
sehat yang
lazim

PENGEMBANGAN TEMUAN PEMERIKSAAN

No. Unsur SPKN GAS


1. Definisi Unsur-unsur Tidak dijelaskan definisi Dijelaskan unsur-unsur temuan periksaan
Temuan dari masing-masing
unsur-unsur temuan Kriteria = hukum, regulasi, kontrak, kesepakan
pemeriksaan pemberian dana, standar, pengukuran,
performa yang diharapkan, definisi pada
praktik bisnis, benchmark
Kriteria mengidentifikasi kebutuhan atau
keinginan atau harapan atas program atau
operasi yang telah dijalankan. Kriteria
menyediakan sarana untuk mengevaluasi bukti
dan pemahaman atas temuan
No. Unsur SPKN GAS

Kondisi = situasi yang ada. Kondisi ditentukan


dan didokumentasikan selama proses audit

Sebab = alasan atau penjelasan atas kondisi


atau hal-hal yang dipertanggungjawabkan atas
perbedaan antara kondisi dengan kriteria.
Alasan yang umum dipakai adalah kelemahan
desain kebijakan, prosedur atau kriteria yang
tidak konsisten, tidak sempurna, atau
pelaksanaan yang tidak sesuai atau faktor lain
yang diluar kotrol managemen.

akibat = runtuntan yang logis dalam


menghasilkan dampak atau dampak potensial
dari adanya perbedaan antara kondisi dan
kriteria. Akibat menjelaskan adanya efek atas
kondisi yang ada. Akibat ini mungkin
digunakan untuk melakukan tindakan
perbaikan guna mengatasi masalah atau risiko
yang relevan