Anda di halaman 1dari 268

The Future, Engineered.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), sejak berdirinya Since its founding, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI)
senantiasa berkarya dan bertumbuh beriringan dengan grows side by side with the growth of this nation.
perkembangan bangsa ini.

Selalu memberikan hasil engineering terdepan bagi Always brings the leading-edge engineering outcome
merah putih; mulai dari stadion yang membanggakan, for Indonesia; from the inspiring stadium, historical
monumen landmark bersejarah bagi rakyat, hingga landmark monument for the people, to the first colossal
jembatan raksasa pertama yang dibutuhkan Indonesia bridge ever needed by Indonesia and now the first Light
dan sekarang transportasi massal Light Rail Transit Rail Transit (LRT) with its integrated Transit Oriented
(LRT) beserta Kawasan Berbasis Transportasi Development, ADHI never ceases to do the country
terintegrasi, ADHI tidak pernah berhenti proud.
membanggakan negeri ini.

Apapun tantangannya, jawaban berupa engineering Regardless of what the challenge is, ADHI always
terbaik selalu dapat dirancang dan diberikan demi masa manages to engineer the best solution for the sake of
depan negeri ini. Masa depan lebih baik telah dipikirkan this beloved country’s future. It appears the future has
ADHI. been finely envisioned by ADHI.

The future is being engineered, already.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.
LAPORAN TAHUNAN 2016
2016 ANNUAL REPORT
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

IKHTISAR
KEUANGAN 2016
FINANCIAL
HIGHLIGHTS 2016 10

LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Laporan Dewan Komisaris 18
Report From The Board Of
Commissioners
Laporan Direksi 26
Report From The Board Of Directors
Surat Pernyataan Anggota Dewan 34
Komisaris Dan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab
Laporan Tahunan 2016
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Statement Letter From The Board Of
Commisioners And Board Of Directors
Regarding The Responsibility Of
Reporting Of 2016 Annual Report Of
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE

Sekilas ADHI 40
ADHI At A Glance

Jejak Langkah
Laporan DireksiADHI 42
ADHI Milestones
Message From The Board Of Directors

Bidang Usaha 44
Core Business

Ikhtisar Proyek 46
Project Highlights

Struktur Organisasi 50
Organization Chart
Visi, Misi Dan Nilai Perusahaan 52
Our Vision, Mission Statement And
Corporate Values
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENTS

Profil Anggota Dewan Komisaris 54 Tinjauan Keuangan 103


Profile Of The Board Of Commissioners Review On Balance Sheet
Members
Tinjauan Laba Rugi 112
Profil Anggota Direksi 60 Review On Profit And Loss
Profile Of The Board Of Directors
Members Tinjauan Arus Kas 117
Review On Cashflows
Sumber Daya Manusia 66
Human Capital Kemampuan Membayar Hutang 119
Capability Of Debt Payment
Komposisi Pemegang Saham 74
Composition Of Shareholders Kolektibilitas Piutang 120
Collectibility Of Trade Receivables
Wilayah Operasi Perusahaan 78
Operating Area Of The Company Kebijakan Manajemen 120
Atas Struktur Modal
Entitas Anak Dan Asosisasi 80 Management Policy
Subsidiaries And Associated Entities For Capital Structure

Struktur Grup Perusahaan 82 Ikatan Material Dalam 122


Corporate Group Structure Investasi Barang Modal
Material Commitment
Kronologi Pencatatan Saham 84 In Investment Capital Goods
Share Listing Chronology
Perbandingan Antara RKAP 2016 122
Kronologis Pencatatan Obligasi Dan 86 Dengan Realisasi 2016 Dan
Sukuk Proyeksi Tahun 2017
Bond And Sukuk Listing Chronology Comparison Between The Realization
Of 2016 Performance With 2016
Penghargaan Dan Sertifikasi 88 Work Budget Plan and 2017 Projection
Awards And Certifications
Prospek Usaha 123
Business Prospect
Informasi Pada Website Perusahaan 90
Corporate Website Information
Aspek Pemasaran 125
Marketing Aspect

Kebijakan Dividen 127


Dan Jumlah Dividen
Dividend Policy And
ANALISA DAN The Number Of Dividend
PEMBAHASAN Program Kepemilikan Saham Oleh 128
MANAJEMEN Karyawan Dan/Atau Manajemen
Yang Dilakukan Perusahaan
MANAGEMENT DISCUSSION (ESOP/MSOP)
AND ANALYSIS Employee Share Ownership Program
And/Or Management Share
Tinjauan Umum 94 Ownership Program (ESOP/MSOP)
General Overview
Realisasi Penggunaan Dana Hasil 128
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha 98 Penawaran Umum Terbatas
Review Of Operations Realization Of
Per Operating Segments Limited Public Offering Funds
Kinerja Per Segmen Usaha 99
Performance By Segment
THE FUTURE, ENGINEERED.
LAPORAN TAHUNAN 2016
2016 ANNUAL REPORT
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Informasi Tentang Investasi, 129


Divestasi, Ekspansi, Akuisisi, Atau
Restrukturisasi Utang/Modal
Information Of Investment Of
Realization Capital Goods,
Divestment, Expansion, Acquisition
Or Restructing Of Debt/Capital

Peristiwa Setelah Periode 130


Pelaporan Keuangan
Subsequent Event After
Accountant Reporting Date

Perubahan Peraturan Perundangan 131


Baru Yang Berpengaruh
Signifikan Terhadap
Laporan Keuangan Perseroan
Change In New Regulation
Affect Significantly To
Financial Statement Company

Perubahan Kebijakan Akuntansi 131


Change In Financial Accounting
Standards

Informasi Kelangsungan Usaha 132


Information Of Business Continuity

TATA KELOLA
PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE

Dewan Komisaris 138


Board Of Commissioners
Komisaris Independen 142
Independent Commissioners

Direksi 144
Board Of Directors

Penilaian Terhadap Dewan Komisaris 150


Dan Direksi
Assessment Of
The Board Of Commissioners
And Board Of Directors
Kebijakan Remunerasi Bagi Dewan 152
Komisaris Dan Direksi
Remuneration Policy For
The Board Of Commissioners
And Board Of Directors
DAFTAR ISI
TABLE OF CONTENT

Frekuensi Dan Tingkat Kehadiran 156 Corporate Social Responsibility 238


Rapat (CSR) Terkait Dengan
Frequency And Attendance Level Of Pengembangan Sosial
Meetings Kemasyarakatan
Corporate Social Responsibility
Informasi Mengenai Pemegang 173 (CSR) Relating To Social
Saham Utama
Information Regarding Development
Main Shareholders
Perkara Penting 248
Hubungan Afiliasi 174 Litigation Cases
Affiliations
Akses Informasi 250
Komite Audit 176 Information Access
Audit Committee
Kode Etik Perusahaan 252
Komite Nominasi Dan Remunerasi 182 Company Code Of Ethics
Nomination And Remunerations
Pengungkapan 256
Komite Pemantau Risiko 182 Whistle Blowing System
Risk Management Whistle Blowing System
Monitoring Committee Disclosure

Komite Pengawasan Good Corporate 186 Keberagaman Komposisi Dewan 262


Governance (GCG) Dan Mutu Komisaris Dan Direksi
Good Corporate Governance (GCG) Diversity Composition Of
and Quality Oversight Committee Board Of Commissioners And
Board Of Directors
Sekertaris Perusahaan 190
Corporate Secretary

Rapat Umum Pemegang Saham 198


(RUPS)
General Meeting Of Shareholders
(GMS)
INFORMASI KEUANGAN
FINANCIAL REPORT
Unit Audit Internal 208
Internal Audit Unit
Laporan Keuangan 266
Financial Report
Akuntan Publik 214
Public Accounting Firm
Manajemen Risiko Perusahaan 216
Company’s Risk Management

Sistem Pengendalian Intern 226


Internal Control System

Penerapan Kesehatan, Keselamatan 228


Kerja, Dan Lingkungan
Health, Safety And Environment
Implementation

Corporate Social Responsibility 234


[CSR) Terkait Dengan Lingkungan
Corporate Social Responsibility
(CSR) Relating To Environment
THE FUTURE, ENGINEERED.
LAPORAN TAHUNAN 2016
2016 ANNUAL REPORT
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
IKHTISAR
KEUANGAN 2016
FINANCIAL HIGHLIGHTS 2016
IKHTISAR KEUANGAN 2016 FINANCIAL HIGHLIGHTS 2015

IKHTISAR KEUANGAN
Financial Highlights

DALAM JUTAAN RUPIAH IN MILLION RUPIAH


(Kecuali Disebutkan Lain) (Unless Stated Otherwise)

DESKRIPSI 2016 2015 2014 Description


LAPORAN LABA RUGI KOMPRE HE NSIF KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME
Pendapatan Usaha 11,063,943 9,389,570 8,653,578 Revenues
Laba Kotor 1,115,145 974,644 998,202 Gross Profit

EBIT DA 926,587 913,476 758,984 EBITDA

Laba Usaha 728,591 611,230 653,230 Profit from Operation

Laba Periode Berjalan 315,108 465,026 331,661 Profit for the Period

Laba yang Dapat Diatribusikan Kepada (1,657) (1,340) (2,585) Profit Attributable
Kepentingan Non Pengendali to Non Controlling Interest

Laba yang Dapat Diatribusikan Kepada 313,451 463,685 329,075 Profit Attributable
Pemilik Entitas Induk to Owner of the Parent

Penghasilan Komprehensif Periode Berjalan 404,657 878,754 304,311 Comprehensive Income for the Period

Laba Komprehensif yang Dapat Diatribusikan (1,657) (1,346) (2,585) Comprehensive Income Attributable
Kepada Kepentingan Non Pengendali to Non Controlling Interest

Laba Komprehensif yang Dapat Diatribusikan 403,000 877,408 301,726 Comprehensive Income Attributable
Kepada Pemilik Entitas Induk to Owner of the Parent

Laba Bersih per Saham (Rupiah Penuh) 88.0 202.8 182.7 Earning Per Share (Full Rupiah)

LAPORAN POSISI KE UANGAN (NE RACA) KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Jumlah Aset 20,095,436 16,761,064 10,458,882 Total Assets
Jumlah Liabilitas 14,652,656 11,598,932 8,818,101 Total Liabilities

Jumlah Ekuitas 5,442,780 5,162,132 1,640,781 Total Equity

Utang Berbunga 4,272,039 3,118,535 2,269,129 Interest Bearing Debt

Modal Kerja Bersih 3,791,039 5,276,690 2,125,275 Net Working Capital

Investasi Pada Entitas Asosiasi 9,729 31,550 7,600 Investment in Associate

Belanja Modal 369,538 200,333 589,664 Capital Expenditure

RASIO KE UANGAN DAN O PE RASI KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL AND OPERATION RATIOS

Margin Laba Usaha (%) 8.4 9.7 8.8 Operating Profit Margin (%)
Margin EBIT DA (%) 8.4 9.7 8.8 EBITDA Margin (%)
Return On Equity (%) 6.5 11.9 25.1 Return On Equity (%)
Return On Assets (%) 3.0 4.4 5.7 Return On Assets (%)
Rasio Lancar (%) 129.1 156.0 130.2 Current Ratio (%)

Debt to Equity Ratio (%) 78.5 60.4 138.3 Debt to Equity Ratio (%)

Periode Penagihan (Hari) 95.90 86.8 82.0 Collection Period

Price-Earning Ratio (x) 23.6 10.6 16.9 Price-Earning Ratio (x)

10 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

PENDAPATAN USAHA LABA KOTOR LABA PERIODE BERJALAN


Revenue Gross Profit Profit for the Period

1.115.145
11.063.943

465.026
998 .202
974.644

331.661
315.108
2016 2015 2014 2016 2015 2014 2016 2015 2014
0 0 0

EBITDA JUMLAH ASET JUMLAH EKUITAS


EBITDA Total Assets Total Equity
20.095.436

5.442.780
926.587

913.476

5.162.132
16.761.064
758.984

10.458.882

1.640.781
2016 2015 2014 2016 2015 2014 2016 2015 2014
0 0 0

LABA USAHA SATUAN DIVIDEN


Profit from Operation Dividend Unit
121.8
611,230

93.4
653,230
728.591

64.8

2016 2015 2014 2016 2015 2014


0 0

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 11


IKHTISAR KEUANGAN 2016 FINANCIAL HIGHLIGHTS 2015

IKHTISAR SAHAM DAN OBLIGASI


Share and Bond Highlights

2016
VOLUME HARGA SAHAM
Volume Share Price

140.000.000 3.500

120.000.000 2.870 3.000

100.000.000 2.500

2.080

80.000.000 2.000
2.045
1.830

60.000.000 1.500

40.000.000 1.000

20.000.000 500

0 0

JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEPT OKT NOV DEC

Harga Saham Volume

2015 HARGA SAHAM


VOLUME Share Price
Volume

140.000.000 4.000

3.176 3.376
120.000.000 3.500

100.000.000 3.000

2.110 2.500
80.000.000
1.533

60.000.000 2.000

40.000.000 1.500

JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEPT OCT NOV DEC

Harga Saham Volume

12 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

INFORMASI HARGA SAHAM


Shares Price Information

URAIAN 2016
Description 4Q 3Q 2Q 1Q

Jumlah Saham 3,560,849,376 3,560,849,376 3,560,849,376 3,560,849,376


Beredar
Total Shares

Kapitalisasi Pasar 7,406,566,702,080 8,403,604,527,360 9,899,161,265,280 9,578,684,821,440


Market Capitalization

Harga Pembukaan (Rp) 1,920 2,680 2,550 2,615


Opening Price (Rp)
Harga Tertinggi (Rp) 2,190 2,700 2,820 2,795
Highest Price (Rp)

Harga Terendah (Rp) 1,875 2,330 2,530 2,590


Lowest Price (Rp)
Harga Penutupan (Rp) 2,080 2,360 2,780 2,690
Closing Price (Rp)

Volume Perdagangan 20,069,706 21,065,389 19,483,349 29,019,763


(Juta Lembar Saham)
Trading Volume (Million Shares)

URAIAN 2015
Description 4Q 3Q 2Q 1Q

Jumlah Saham 3,560,849,376 1,801,320,000 1,801,320,000 1,801,320,000


Beredar
Total Shares

Kapitalisasi Pasar 7,620,217,664,640 3,600,748,614,000 3,232,666,885,200 4,888,782,480,000


Market Capitalization

Harga Pembukaan (Rp) 1,808 1,812 2,696 3,052


Opening Price (Rp)

Harga Tertinggi (Rp) 2,345 2,452 2,794 3,376


Highest Price (Rp)

Harga Terendah (Rp) 1,741 1,533 1,724 2,679


Lowest Price (Rp)

Harga Penutupan (Rp) 2,140 1,999 1,795 2,714


Closing Price (Rp)

Volume Perdagangan 30,975,605 26,123,953 14,724,983 24,592,571


(Juta Lembar Saham)
Trading Volume (Million Shares)

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 13


IKHTISAR KEUANGAN 2016 FINANCIAL HIGHLIGHTS 2015

INFORMASI JUMLAH OBLIGASI BEREDAR


INFORMASI JUMLAH OBLIGASI
Total Outstanding BEREDAR
Bond Information
Information on Total Outstanding Bonds

TAHUN NAMA OBLIGASI NILAI EMISI TINGKAT BUNGA/ TANGGAL PERINGKAT


PENERBITAN (JUTA Rp) NISBAH (%) JATUH TEMPO OBLIGASI
Year Issued Bond Name Total Emission Coupon Rate/ Maturity Date Bonds Rating
(Million Rp) Profit Sharing (%)

2012 Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I Seri A 375.000 9,3 p.a* 3 Juli 2017 idA-
ADHI Revolving Bonds I Tranche 1 A Series July 3, 2017

2012 Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I Seri B 250.000 9,8 p.a* 3 Juli 2019 idA-
ADHI Revolving Bonds I Tranche 1 B Series July 3, 2019

2012 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I ADHI Tahap I 125.000 73,0 p.a** 3 Juli 2017 idA-(sy)
ADHI Revolving Sukuk Mudharabah I Tranche 1 July 3, 2017

2013 Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap II Seri A 125.000 8,1 p.a* 15 Maret 2018 idA-
ADHI Revolving Bonds I Tranche 2 A Series March 15, 2018

2013 Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap II Seri B 500.000 8,5 p.a* 15 Maret 2020 idA-
ADHI Revolving Bonds I Tranche 2 B Series March 15, 2020

2013 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I ADHI Tahap I 125.000 63,3 p.a** 15 Maret 2018 idA-(sy)
ADHI Revolving Bonds I Tranche 2 B Series March 15, 2018

*Tingkat Bunga ** Nisbah Pemeringkatan oleh PEFINDO


* Coupon Rate ** Profit Sharing Rating by PEFINDO

14 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Proyek Apartemen Gayanti City


Gayanti City Apartment Project

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 15


THE FUTURE, ENGINEERED.
LAPORAN TAHUNAN 2016
2016 ANNUAL REPORT
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
LAPORAN
MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

Laporan Dewan Komisaris


Report From The Board Of Commissioners

Mochamad Fadjroel Sebagai BUMN konstruksi besar di Indonesia, As a sizable State-Owned Enterprise (SOE) in the
Rachman ADHI bukan sekadar menjalankan bisnis Indonesian construction sector, ADHI is not just
Komisaris Utama konstruksi dan turunannya, namun sebenarnya in the business of construction and its derivatives,
President Commissioner
menjalankan bisnis kepercayaan. Meningkatkan but actually is in the business of trust. Increasing
nilai perusahaan (Value of the Firm) untuk semua the value of the firm for all stakeholders is the
pemangku kepentingan merupakan tujuan utama main purpose of ADHI, it is achievable through
ADHI, melalui restrukturisasi menyeluruh sistem, comprehensive restructurisation of corporate
proses, dan aktivitas korporasi sehingga tercipta systems, processes and activities to achieve a
manajemen bersih, efektif, dan efisien. ADHI clean, effective and efficient management. ADHI

18 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

bersungguh-sungguh melakukan pembenahan is earnestly improving each and every element


di setiap elemen korporasi agar menjadi BUMN of the company, so that ADHI can be the best
konstruksi terbaik di Indonesia dan terkemuka di construction SOE in Indonesia and a leading
Asia Tenggara. construction company in South East Asia.

Para Pemegang Saham Yang Terhormat, Honorable Shareholders,

Mewakili Dewan Komisaris, kami memanjatkan On behalf of the Board of Commissioners, we offer our
puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas gratitude to the Almighty God for the achievements
berbagai pencapaian yang telah diraih PT Adhi Karya of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. in the construction
(Persero) Tbk. dalam menjalankan bisnis konstruksi business, an important sector for the growth of the
yang semakin dibutuhkan Bangsa Indonesia. Selain Indonesia. We are also grateful for the intensive
itu, kami juga bersyukur karena perseroan melakukan management improvement that the company
perbaikan di wilayah manajemen secara intensif achieved throughout 2016.
sepanjang tahun 2016.

ADHI berpartisipasi dalam program Indonesia-Sentris ADHI participates in the Indonesia-Centric program,
yaitu pemerataan pembangunan yang digagas oleh a government initiative in equitable development
Pemerintah Indonesia untuk memperkuat konektivitas that aims to enhance inter-region connectivity and
antarwilayah dan memperkecil ketimpangan diminish social gaps through nationwide infrastructure
antarwilayah dan kesenjangan sosial, melalui proyek- projects, from Sabang to Merauke.
proyek infrastruktur yang tersebar dari Sabang sampai
Merauke.

Salah satu proyek strategis yang membanggakan One strategically important project that ADHI can
adalah amanah Pemerintah Indonesia melalui be proud of is the entrustment by the Indonesian
Peraturan Presiden (Perpres) yang diresmikan government, via Presidential Decree mandated by
oleh Presiden Joko Widodo kepada ADHI untuk President Joko Widodo, the construction of the
membangun Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit environmentally-friendly, integrated Light Rail Transit
terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan system that connects Jakarta, Bogor, Depok and
Bekasi yang ramah lingkungan. Saat ini, ADHI sedang Bekasi areas. ADHI is currently constructing the
melaksanakan pembangunan Tahap I sepanjang 43,3 43.3 km-long Stage I that comprises of the Cibubur-
Km, di tiga lintasan yaitu Cibubur – Cawang, Bekasi – Cawang line, Bekasi-Cawang line and the Cawang-
Cawang, dan Cawang – Dukuh Atas yang kontraknya Dukuh Atas line. The Rp23.3 trillion contract has
ditandatangani Kementerian Perhubungan dengan been signed on February 10th 2017 between the
ADHI pada tanggal 10 Februari 2017 senilai Rp23,3 Ministry of Transportation and ADHI. To add value to
Triliun. Untuk meningkatkan nilai tambah semua all ADHI projects, including the Jabodebek LRT, the
proyek ADHI termasuk LRT Jabodebek ini, secara management intensively applies the principles of
intensif manajemen berupaya menerapkan prinsip Value Engineering.
Value Engineering.

Bagi kami, seluruh pencapaian ADHI tak lepas dari All our achievements in ADHI are clearly affected by
pengaruh kepercayaan para pemangku kepentingan the trust of stakeholders towards the performance of
terhadap kinerja perseroan, yang mampu memenuhi the company in fulfilling the ever-increasing need of
peningkatan kebutuhan jasa konstruksi di Indonesia. construction services in Indonesia. President Joko
Seperti yang telah kita dengar, Presiden Joko Widodo Widodo in an August 2016 speech in front of the General
dalam Sidang Umum MPR/DPR pada Bulan Agustus Assembly of the House of Representatives stated
2016 menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan that Indonesia needs to accelerate the development
akselerasi pembangunan infrastruktur logistik of logistic infrastructures such as roads, seaports,
meliputi jalan, pelabuhan, bandara, dan rel kereta airports and railways. For the acceleration of strategic
api. Sementara dalam hal akselerasi pembangunan infrastructures, the President also said that Indonesia
infrastuktur strategis, pembangunan yang dibutuhkan needs more power plants, telecommunication
meliputi pembangkit listrik, telekomunikasi, irigasi, infrastructures, irrigation infrastructures and housing
dan perumahan rakyat. for the people.

Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance

Dewan Komisaris meyakini, untuk dapat memperkuat The Board of Commissioners believes that in order
daya saing ADHI, Perseroan harus dikelola to strengthen its competitiveness, ADHI must be
oleh manajemen yang transparan, akuntabel, managed by a transparent, accountable, responsible,
bertanggung jawab, independen dan profesional independent and professional management that is

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 19


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

serta mampu memenuhi hak-hak pemangku able to fulfill stakeholders’ rights on the principle of
kepentingan berdasarkan prinsip fairness. Sebagai fairness. ADHI takes this responsibility very seriously
bukti keseriusan ADHI, Dewan Komisaris bersama- and as such, the Board of Commissioners along with
sama dengan berkomitmen menerapkan Good the Board of Directors is committed to apply consistent
Corporate Governance (GCG) secara konsisten dan and sustainable Good Corporate Governance (GCG).
berkelanjutan.

Pada tahun 2016, komitmen itu dinyatakan melalui In 2016, the commitment was stated in the Decree
Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Adhi Karya of the Board of Commissioners of PT Adhi Karya
(Persero) Tbk. No. KEP.091/DK-AK/2016 tanggal 15 (Persero) Tbk. No. KEP.091/DK-AK/2016 dated August
Agustus 2016 tentang Pembentukan serta Penetapan 15th 2016 on the Formation and Establishment of the
Ketua dan Anggota Komite Pengawasan GCG dan Chairmanship and Membership of the GCG and Quality
Mutu PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Pembentukan ini Oversight Committee in PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
kemudian didukung dan disetujui oleh Menteri BUMN The establishment was further supported by the
melalui surat Menteri Badan Usaha Milik Negara No. Minister of SOE in the Decree of the Minister of SOE
S.707/MBU/11/2016 tanggal 30 November 2016. No. S.707/MBU/11/2016 dated November 30th 2016.

Pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik The comprehensive implementation of Good Corporate
dan menyeluruh di setiap elemen Perseroan akan Governance in every element of the company will
meningkatkan kualitas kinerja ADHI. Kinerja itu improve ADHI’s performance quality, including on
meliputi tepat waktu, tepat mutu, dan tepat laba. these three metrics: right on time, right on quality and
Kinerja yang bagus akan meningkatkan kepercayaan right on profit. An excellent performance will further
seluruh pemangku kepentingan. Karena pada build trust from all stakeholders. The business of ADHI
dasarnya, ADHI itu berbisnis kepercayaan. ADHI is fundamentally the business of trust. ADHI works
bekerja di atas pondasi kepercayaan, berhubungan on the foundation of trust, connects to stakeholders
dengan stakeholders juga karena kepercayaan, dan on the basis of trust and solves challenges by the
mampu menyelesaikan tantangan pekerjaan karena power of trust. To earn that trust, all elements of the
kepercayaan. Untuk mendapatkan kepercayaan company, from the bottom to the top level, work very
itu, seluruh lapisan perseroan ADHI, dari level hard in unison and harmony to realize interests of all
terbawah hingga teratas, merupakan satu kesatuan stakeholders.
harmonis bekerja keras bersama untuk mewujudkan
kepentingan semua pemangku kepentingan.

Salah satu pencapaian ADHI dalam menerapkan One of ADHI’s achievements in applying Good Corporate
tata kelola perusahaan yang baik adalah perbaikan Governance is the successful implementation of
di bidang procurement. Di tahun 2016, Proses improvements in procurement. In 2016, ADHI used
Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan ADHI e-procurement in the Goods and Services Procurement
menggunakan prosedur secara elektronik atau Process. The implementation of e-procurement aside
e-procurement. Penerapan e-procurement ini di of being previntive to professional malpractice, it is
samping untuk mencegah praktik menyimpang juga also part of ADHI’s efforts in increasing efficiency and
merupakan salah satu upaya meningkatkan efisiensi profitability.
dan kemampulabaan ADHI.

Evaluasi Kinerja Direksi Performance Evaluation of Board of Directors

Dewan Komisaris telah melaksanakan fungsi The Board of Commissioners has performed its duties
pengawasan hulu-hilir dan juga pemberian nasihat of upstream-downstream oversight and provision
dengan cara mengikuti perkembangan Perseroan of advice by monitoring the growth of the Company
sepanjang tahun 2016. Berdasarkan penilaian Dewan throughout 2016. The Board of Commissioners assess
Komisaris, Direksi telah menunjukkan kerja keras dan that the Board of Directors has truly worked hard in
kesungguhan dalam mengelola Perseroan. Di bawah managing the Company. Under the leadership of the
kepemimpinan Direktur Utama baru PT Adhi Karya new President Director of PT Adhi Karya (Persero) Tbk.,
(Persero) Tbk., Budi Harto, Direksi mampu seirama Budi Harto, the Board of Directors worked in harmony
dengan Dewan Komisaris dalam mewujudkan with the Board of Commissioners in realizing a clean,
manajemen organisasi yang bersih, efektif, dan effective and efficient organizational management
efisien, berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola based on the principles of Good Corporate Governance.
perusahaan yang baik.

Penilaian tingkat kesehatan Perusahaan juga The appraisal on the Company’s performance is
memuaskan. Didasarkan pada SK Menteri Negara also satisfactory. Based on Decree of SOE State
BUMN No. KEP-100/MBU/2002, dengan membagi Minister No. KEP-100/MBU/2002, using 3 (three)

20 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

kinerja ke dalam 3 (tiga) aspek, yaitu: aspek keuangan, aspects of performance: financial aspect, operational
aspek operasional dan aspek administrasi, realisasi aspect and admistration aspect, the Company’s
tingkat kesehatan Perusahaan untuk tahun yang overall performance for the operation year ending in
berakhir 31 Desember 2016 berada pada kondisi “A” December 31, 2016 is on grade “A” with total score
dengan total skor 65,23. of 65.23.

Selain hal tersebut penilaian didasarkan pada usaha Moreover, appraisal on Board of Directors action in
Direksi memasukkan unsur GCG dalam panduan incorporating GCG into company manual by Decree
perusahaan melalui SK Direksi agar mendorong of Board of Directors to accelerate the establisment of
terciptanya tata kelola perusahaan yang baik juga Good Corporate Governance is also projecting positive
memberi hasil positif. Dukungan Direksi terhadap result. Board of Directors support in the materialization
kehadiran Komite Pengawasan GCG dan Mutu of GCG and Quality Oversight Committee has
memberikan kondisi pencapaian yang baik, yang generated good outcome. Through self assessment
mana setelah melalu penilaian dengan metode self method, the Company managed to reach GCG score
assessment, menghasilkan skor GCG 83,406. at 83.406.

Dewan Komisaris juga mengapresiasi usaha The Board of Commissioners also appreciates the
manajemen dalam mengembangkan lini-lini bisnis efforts of the management in developing ADHI’s
ADHI. Saat ini, ADHI memfokuskan usaha pada lima business lines. ADHI currently is focusing in
lini bisnis yang bergerak dalam Jasa Konstruksi, Construction Services, Energy, Property, Industry
Energi, Properti, Industri, dan Investasi. Portofolio and Investment. The project portfolio includes roads,
proyek yang dikerjakan mencakup jalan, jembatan, bridges, irrigation canals, power plants and seaports.
saluran irigasi, pembangkit listrik, dan pelabuhan. The Company’s construction projects include high-rise
Sementara proyek-proyek konstruksi bangunan buildings, hotels, hospitals and others. In the future,
meliputi gedung bertingkat tinggi, hotel, rumah sakit, these businesses can still be maximized to support the
dan lainnya. Ke depan, lini-lini bisnis ADHI masih Company’s revenue growth.
dapat dimaksimalkan untuk mendukung pertumbuhan
pendapatan Perseroan.

Dari segi kinerja keuangan, Dewan Komisaris menilai From the financial performance point of view, the
manajemen mampu meningkatkan Pendapatan Board of Commissioners saw that the management
Usaha Perseroan dari sebesar Rp9,4 triliun di tahun was able to boost operating revenue from Rp9.4
2015, menjadi Rp11,1 triliun di tahun 2016. Nilai ini trillion in 2015 to Rp11.1 trillion in 2016, or an increase
mengalami peningkatan sebesar 17,8%. Kenaikan of 17.8%. The improvement was supported by new
tersebut didukung oleh perolehan kontrak baru ADHI contracts acquired by ADHI of Rp16.5 trillion by the
hingga akhir tahun 2016 senilai Rp16,5 triliun atau end of 2016, or an increase of 17.8% from the previous
meningkat sebesar 17,8% dari tahun 2015 yang year’s amount of Rp13.9 trillion.
berjumlah Rp13,9 triliun.

Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru Based on business line, new contracts per year-end
hingga akhir 2016 masih didominasi oleh lini bisnis 2016 were still dominated by the construction services
konstruksi sebesar 91,0% dan sisanya merupakan that contributed 91.0%. Based on source of fund, new
lini bisnis lainnya. Berdasarkan segmentasi sumber contracts realized come from private/other parties with
dana, realisasi kontrak baru terdiri dari swasta/lainnya 27.6%, SOEs with 35.7% and State/Regional Budget
sebanyak 27,6%, BUMN tercatat 35,7%, dan APBN/ with 36.7%. This realization is on target of 92.2% of
APBD sebesar 36,7%. Perolehan kontrak memenuhi the 2016 Work and Budget Plan (WBP) and is closely
target 92,2% dari Rencana Kerja dan Anggaran related to the government’s support in increasing the
Perusahaan (RKAP) 2016. Besarnya perolehan state infrastructure budget.
kontrak baru ini tidak lepas dari dukungan pemerintah
terhadap peningkatan anggaran infrastruktur
pemerintah.

Di sisi lain, laba bersih Perseroan di tahun 2016 turun Meanwhile, the Company’s net profit for 2016 falls
32,4% menjadi Rp313,5 miliar dari Rp463,7miliar 32.4% to Rp313.5 billion from 2015 profit of Rp463.7
yang dicapai di tahun 2015. Penurunan laba bersih billion. The decrease is due to the due to the lower
ini disebabkan oleh penurunan pendapatan lainnya- number of other income and the increase of financial
bersih dan peningkatan beban keuangan masing- charge respectively (47.7%) and 88.7% in 2016.
masing sebesar (47,7%) dan 88,7% di tahun 2016. However, the realization of 2016’s total net profit is
Namun pencapaian total laba bersih tahun 2016 exceeding the 2016 WBP target of Rp301.4 billion or
melebihi sasaran RKAP 2016 sebesar Rp301,4 miliar 104.0% of WBP. The Company’s net profit is closely
atau 104,0% dari RKAP. Laba bersih yang diperoleh related to the contribution of subsidiaries, as PT Adhi

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 21


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

Perseroan, tidak lepas dari kontribusi anak perusahaan Persada Properti (APP) contributes 42.6%, PT Adhi
masing-masing, yaitu PT Adhi Persada Properti (APP) Persada Gedung (APG) 38.2% and PT Adhi Persada
sebesar 42,6%, PT Adhi Persada Gedung (APG) Beton (APB) 2.2%.
38,2%, dan PT Adhi Persada Beton (APB) 2,2%.

Pandangan Atas Prospek Usaha Outlook On Business Prospect

Dalam merespon prospek usaha Perseroan yang In responding to the business outlook of the Company
disusun oleh Direksi, Dewan Komisaris memandang as compiled by the Board of Directors, the Board of
prospek bisnis properti dan konstruksi di tahun 2017 Commissioners views the property and construction
sangat menantang. Pandangan ini didasari oleh business in 2017 to be very challenging. The main
pertimbangan persaingan yang semakin kompetitif consideration for this view is based on the prospect of
meski peluang perolehan kontrak karya di tahun an increasingly competitive playing field, even though
mendatang terbuka lebar karena pemerintah terus opportunities for acquiring work contracts in the next
menggenjot sektor pembangunan infrastruktur hingga year is still wide open as the government will continue
tahun 2019. its efforts to boost infrastructure development until
2019.

APBN 2017 yang dirilis oleh Kementerian Keuangan The 2017 State Budget as released by the Ministry of
mencatat bahwa belanja negara berjumlah sekitar Finance noted that government spending is Rp2,080.5
Rp2.080,5 triliun dengan distribusi anggaran masing- trillion with budget distribution of Rp763.6 trillion for
masing sebesar Rp763,6 triliun untuk belanja ministries/institutions spending, Rp552.0 trillion for
kementerian/lembaga, Rp552,0 triliun belanja non- non-ministries/institutions spending and Rp764.9
kementerian/lembaga, serta sebesar Rp764,9 triliun trillion for regional/village-level spending.
untuk ditransfer ke daerah dan desa.

Dari dana tersebut, pemerintah mengalokasikan The government from that budget plan is allocating
anggaran infrastruktur sebesar Rp387,3 triliun atau Rp387.3 trillion for infrastructure or 18.6% of the total
18,6% dari total anggaran tahun 2017. Anggaran budget for 2017. It is a significant increase from the
infrastruktur dalam APBN 2017 meningkat secara 2016 State Budget that only allocated 15.2% of total
signifikan dibandingkan dengan tahun 2016, yang budget for infrastructure. The State Budget states that
dialokasikan sebesar 15,2% dari total anggaran. economic development is expected to be supported
Dikatakan dalam APBN bahwa pertumbuhan by government infrastructure spending as a way to
ekonomi diharapkan mampu didorong oleh belanja empower productive sectors that drive economic
infrastruktur pemerintah dalam rangka menguatkan growth.
sektor produktif sebagai penggerak pertumbuhan
perekonomian.

Sementara itu Gabungan Pelaksana Konstruksi Meanwhile, The National Construction Company
(Gapensi) dalam keterangannya kepada Kompas Trade Group (Gapensi), as quoted by Kompas,
memperkirakan di tahun 2017, sektor industri akan expected the industrial sector will achieve significant
tumbuh signifikan selaras dengan tekad pemerintah growth in 2017 as the government has stated its intent
yang menjadikan infrastruktur sebagai prioritas to put infrastructure as priority in development. It is
pembangunan. Diperkirakan kontribusi sektor estimated that the construction sector can contribute
konstruksi bisa mencapai hingga 16% terhadap Produk up to 16% of the Gross Domestic Product (GDP). The
Domestik Bruto (PDB). Tumbuhnya sektor ini ditopang sector’s growth will be supported by execution and
oleh eksekusi dan realisasi proyek-proyek pemerintah realization of government projects through the State
melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Budget, Regional Budget, SOEs and public/private
(APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja partnerships.
Daerah (APBD) maupun melalui Badan Usaha Milik
Negara dan kerjasama pemerintah dengan swasta.

Di samping itu dari sisi nominal, besarnya pola The significant value of government infrastructure
anggaran infrastruktur yang akan digelontorkan budget directly correlates to the potential increase of
pemerintah tersebut secara langsung berkolerasi order books of construction services companies. It is
dengan potensi peningkatan order book yang akan projected that order books of construction companies
diterima perusahaan-perusahaan jasa konstruksi. will rise 21.8% for the next year.
Diproyeksikan order book perusahaan konstruksi akan
meningkat sebesar 21,8% di tahun depan.

Wujud dukungan pemerintah dalam mengembangkan The manifestation of Government support in

22 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

infrastruktur di Indonesia adalah dengan menetapkan developing more infrastructure in Indonesia is


225 proyek strategis yang tertuang dalam Perpres expressed in Decree of President No. 3 Year 2016 on
No. 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksaan Acceleration of National Strategic Project Execution.
Proyek Strategis Nasional. Kebijakan ini membuka This policy opens wide the window of opportunity
kesempatan bagi BUMN khususnya ADHI untuk for SOE, ADHI in particular, in acquiring construction
mendapatkan proyek konstruksi maupun berinvestasi projects or investing in some of the projects.
dalam beberapa proyek tersebut.

Selain sektor konstruksi, ada beberapa sektor lain Other than construction industry, there are several
yang dapat menjadi peluang bagi ADHI. Segmen sectors offering lucrative opportunity for ADHI. Perperty
properti diperkirakan tumbuh sebesar 11,1% dari tahun segment is expected to grow by 11.1% from 2016-
2016-2020 akibat pertumbuhan kelas menengah. 2020 affected by the growing middle class. National
Industri Beton nasional akan berkembang dengan Concrete Industry will grow with Compound Annual
Compound Annual Growth Rate (CAGR) untuk 2016- Growth Rate for 2016-2020 by 12.7% consecutive to
2020 sebesar 12,7% seiring dengan pertumbuhan Construction Industry growth. Hospitality Industry is
industri konstruksi. Industri hotel diprediksi akan predicted to grow by 4.0% (CAGR 2015-2020), where
meningkat 4,0% (CAGR 2015-2020), dimana hotel 3 stars hotels having the most growth rate, reaching
bintang 3 memiliki potensi pertumbuhan yang paling CAGR by 9.0%.
tinggi dengan tingkat pertumbuhan mencapai CAGR
9,0%.

ADHI memaksimalkan peluang-peluang tersebut ADHI is maximizing these opportunities by expanding


dengan memperluas lini bisnis non-konstruksinya its non-construction business lines such as properties,
seperti properti, hotel, dan manufaktur produk hotels and concrete product manufactures. Every
beton. Hal-hal yang sedang diupayakan oleh ADHI aspect ADHI has been working on to seize the
agar peluang ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik opportunity as good as possible are channeled by
mungkin adalah meningkatkan kembali sinergi di increasing the synergy between its business lines
antara lini bisnis dan anak perusahaan ADHI. Selain and its subsidiaries. More over, this synergy will
itu, sinergi ini juga akan didukung dengan peningkatan also be powered by the enhanced HC Competency
pengembangan kompetensi SDM. Development.

Oleh karena itu, Dewan Komisaris mendukung upaya- Thus, the Board of Commissioners supported the
upaya yang dilakukan Direksi dalam meningkatkan efforts of the Board of Directors in improving the
kinerja keuangan Perseroan. Dewan Komisaris Company’s financial performance. The Board of
menilai, berbekal pengalaman panjang Perseroan, Commissioners views that the Company’s extensive
neraca yang kuat, sumber daya handal, manajemen experience, healthy balance, reliable resources and
profesional, lingkungan ekonomi makro Indonesia, professional management, along with the Indonesian
serta kebijakan pemerintah di sektor pembangunan macroeconomic climate and government policy
infrastruktur, dapat menjadi indikasi yang jelas dan in infrastructure development, are able to function
faktor-faktor pendorong Perseroan untuk terus tumbuh as clear indicators and supporting factors for the
di tahun-tahun mendatang. Dewan Komisaris optimis, Company to continue to achieve growth in the future.
di bawah manajemen ADHI yang solid, ADHI mampu The Board of Commissioners is optimistic that under
menjawab tantangan-tantangan di tahun 2017. its solid management, ADHI will be able to answer the
challenges of 2017.

Kinerja Komite Performance of Committees

Dewan Komisaris PT Adhi Karya (Persero) Tbk. The Board of Commissioners of PT Adhi Karya
memiliki Komite yang dibentuk berdasarkan ketentuan (Persero) Tbk. has established three Committees as
perundang-undangan yang berlaku dan sesuai dengan deemed necessary and in accordance with applicable
kebutuhan. Ada tiga Komite yang dibentuk, yaitu laws Audit Committee, Risk Management Monitoring
Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen Risiko, Committee and the GCG and Quality Oversight
dan Komite Pengawasan GCG dan Mutu. Sepanjang Committee. The Board of Commissioners assess that
tahun 2016, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite- throughout 2016, the Committees have done their
Komite ini telah bekerja secara optimal. duties optimally.

Pertama, Komite Audit. Dewan Komisaris menilai First is the Audit Committee. The Board of
Komite Audit yang diketuai oleh Komisaris Independen, Commissioners assess that the Audit Committee,
telah bekerja secara kolektif dan bertindak secara chaired by the Independent Commissioner, has
independen dalam melaksanakan tugas dan tanggung successfully perform its duties and responsibilities in
jawabnya. Di penghujung tahun 2016, Komite ini telah a collective and independent manner. At the end of

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 23


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

memberikan rekomendasi mengenai penunjukan 2016, the Committee submitted a recommendation


Akuntan Publik yang didasarkan pada independensi, on the assignment of Public Accountant based
ruang lingkup penugasan, dan imbalan jasa. on independence, assignment scope and service
Rekomendasi tersebut berdampak pada kebijakan compensation. The recommendation led ADHI to
ADHI melalui penunjukkan Kantor Akuntan Publik assign new Public Accountant to perform General Audit
baru dalam melakukan Audit Umum atas Laporan of the Consolidated Financial Report, Performance
Keuangan Konsolidasian, Laporan Evaluasi Kinerja, Evaluation Report, Compliance Audit and Audit on
Audit Kepatuhan, dan Audit atas Laporan Keuangan Social Responsibility Financial Report.
PKBL Perseroan.

Kedua, Komite Pemantau Manajemen Risiko. Second is the Risk Management Monitoring
Dewan Komisaris menilai Komite ini telah bekerja Committee. The Board of Commissioners assess
maksimal dalam mengelola risiko berikut daya that the Committee has done maximum effort in
antisipasinya secara berkelanjutan, guna mencegah managing risk and sustainably anticipating risk
atau memperkecil terjadinya risiko. Salah satunya as ways to mitigate or minimize risk. The effort
adalah menerapkan sistem Enterprise Risk includes the implementation of the Enterprise Risk
Management (ERM), dimana pengelolaan risiko Management (ERM) system, where risk management
dilakukan oleh seluruh insan ADHI sebagai pemilik is performed by all ADHI personnel as risk owners.
risiko. Pengelolaan risiko masing-masing elemen di Risk management within each elements of ADHI may
ADHI bisa berbeda, namun pada hakekatnya saling differ, but essentially they are all related and integrally
terkait satu dengan yang lain dan secara integral reported in stages: from Projects to Work Units/
dilaporkan berjenjang dari Proyek ke Unit Kerja/ Subsidiaries and then to Directorates. The reporting is
Anak Perusahaan, selanjutnya dari Unit Kerja/Anak done online via the ADHI e-Risk application.
Perusahaan ke Direktorat yang bersangkutan melalui
Aplikasi ADHI e-Risk secara online.

Ketiga, Komite Pengawasan GCG dan Mutu. Meski Third is the GCG and Quality Oversight` Committee.
baru dibentuk pada Bulan November 2016, Dewan Even though the committee was just established on
Komisaris menilai bahwa Komite Pengawasan November 2016, the Board of Commissioners assess
GCG dan Mutu ini telah melakukan tugas terkait that the Committee has performed its duties regarding
dengan implementasi kebijakan penerapan GCG the Implementation of GCG and quality policies in
dan standar mutu dalam tata kelola perusahaan the governance of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. The
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Komite ini telah Committee has reviewed and studied the Articles of
menelaah dan mengkaji Anggaran Dasar Perseroan Association and related guidelines regarding GCG
berikut peraturan-peraturan terkait kebijakan GCG. policy. The Committee has also compiled regular
Selain itu, Komite juga telah menyusun laporan reports of work results as per assignment from the
berkala berisi pokok-pokok hasil kerja, berdasarkan Board of Commissioners, including the intensive
penugasan Dewan Komisaris. Termasuk secara implementation of Value Engineering principles in all
intensif mulai menerapkan prinsip Value Engineering ADHI projects.
untuk seluruh proyek ADHI.

Dewan Komisaris Yang Solid A Solid Board of Commissioners

Sepanjang tahun 2016, tidak ada perubahan Throughout 2016, the personnel of the Board of
komposisi anggota Dewan Komisaris PT Adhi Karya Commissioners of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. remain
(Persero) Tbk. Sebagai salah satu organ BUMN unchanged. As an institution inside a SOE with duties
yang bertugas melakukan pengawasan terhadap include oversight of company management, the ADHI
pengelolaan perusahaan, susunan Dewan Komisaris Board of Commissioners remain solid with Mochamad
ADHI terdiri atas Mochamad Fadjroel Rachman selaku Fadjroel Rachman as President Commissioner;
Komisaris Utama; Bobby Achirul Awal Nazief sebagai Bobby Achirul Awal Nazief as Commissioner; Rildo
Komisaris; Rildo Ananda Anwar sebagai Komisaris; Ananda Anwar as Commissioner; Wicipto Setiadi
Wicipto Setiadi sebagai Komisaris; Muchlis Rantoni as Commissioner; Muchlis Rantoni Luddin as
Luddin sebagai Komisaris Independen; dan Hironimus Independent Commissioner; and Hironimus Hilapok
Hilapok sebagai Komisaris Independen. as Independent Commissioner.

Para anggota Dewan Komisaris memiliki ikatan yang There is a solid and strong bond between the personnel
solid dan kuat karena memiliki langkah yang sama of the Board of Commissioners, because they are
guna mewujudkan visi PT Adhi Karya (Persero) Tbk. harmoniously in step with one another in realizing the
untuk menjadi perusahaan konstruksi terkemuka di vision of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. to become the
Asia Tenggara. leading construction company in South East Asia.

24 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Dewan Komisaris Apresiasi Appreciation


Board of Commissioners
Kami berterima kasih kepada seluruh pihak atas We extend our gratitude to all parties for the
pencapaian kinerja Perseroan di tahun 2016. Kami achievements and performance of the Company in
mengapresiasi segala upaya dan kerja keras yang 2016. We appreciate all the efforts and hard work
telah ditunjukkan oleh jajaran Karyawan, Direksi. from all employees, the Board of Director. We hope
Semoga di tahun-tahun mendatang, kinerja ADHI that in the future ADHI will continue to achieve
semakin meningkat dan mampu mewujudkan visinya. excellent performance and its vision. Thus, we expect
Untuk itu kami berharap setiap insan yang bekerja that everybody at ADHI with no exception, will take
di ADHI apapun jabatannya, bertanggung jawab responsibility for the company. If all elements of the
atas perusahaan. Jika seluruh elemen di Perseroan Company committed to work together in the name of
berkomitmen bahu membahu untuk menjadikan ADHI improvement, in order to make ADHI clean, effective,
bersih, efektif, efisien menjadi perusahaan konstruksi efficient and become the best construction company
terbaik di Indonesia dan di Asia Tenggara. Insya Allah in Indonesia and South East Asia. Insya Allah—God
tidak ada yang mustahil untuk dicapai oleh ADHI. willing—nothing is impossible for ADHI to achieve.

Mari tingkatkan lagi! Let’s reach higher!

Atas nama pemegang Dewan Komisaris,


On behalf of Board of Commissioners

Mochamad Fadjroel Rachman


Komisaris Utama
President Commissioner

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 25


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

Laporan Direksi
Report From The Board Of Directors

Budi Harto
Direktur Utama Menurut data dari Badan Koordinasi Penanaman Data from the Investment Coordinating Board
President Director
Modal (BKPM), Indonesia berhasil menarik (BKPM) shows that Indonesia in 2015 has
investasi asing sebesar USD59,9 miliar pada succeeded in attracting USD59.9 billion of
tahun 2015 dan menjadi negara terbaik di dunia foreign investment, the second-best in the
setelah Cina. Sementara itu, di dalam negeri world after China. Domestically, 8% of the 2016

26 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

sendiri, 8% dari APBN 2016 atau setara dengan State Budget or Rp313.5 trillion is allocated for
Rp313,5 triliun dialokasikan untuk proyek- infrastructure projects. This opens up significant
proyek infrastruktur. Hal ini tentunya menjadi opportunities for national infrastructure players,
peluang yang sangat berarti bagi para pemain particularly ADHI, to achieve a bigger slice of the
infrastruktur dalam negeri, khususnya ADHI, cake.
untuk dapat mengambil peran serta yang lebih
besar.

Para Pemegang Saham dan Pemangku Honorable Shareholders and Stakeholders,


Kepentingan Yang Terhormat,

Segala puji kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Praise to God the Almighty for His blessings that
Maha Esa karena atas berkat Rahmat-Nya, PT Adhi PT Adhi Karya (Persero) Tbk.—ADHI—successfully
Karya (Persero) Tbk.—ADHI—dapat melalui tahun overcome the year 2016. The various opportunities
2016 ini dengan baik. Berbagai peluang dan tantangan and challenges that we faced have made us even
yang muncul membuat kami menjadi semakin kuat stronger as a player in the construction sector in our
dan eksis dalam bisnis konstruksi di negeri tercinta ini. beloved country. This is indeed a result of years of
Hal ini tentunya tidak luput dari pengalaman puluhan experience and support from all stakeholders.
tahun dan juga dukungan dari semua pemangku
kepentingan yang ada.

Berdasarkan kinerja selama tahun 2016, ADHI Based on the performance of ADHI in 2016, the
berhasil melewatinya dengan semangat baru, budaya Company had overcome the year with new spirit,
perusahaan yang kuat, pendekatan bisnis yang inovatif strong company culture, innovative business approach
serta restrukturisasi di segala bidang. Ke depan, and all-around restructurisation. In the future, ADHI
ADHI harus mampu bersinergi mewujudkan citra must be able to synergize in realizing its positive image
positifnya sebagai salah satu perusahaan konstruksi as a clean, trusted and one of the largest Indonesian
terbesar di Indonesia yang bersih dan terpercaya guna construction companies so that its performance will
membukukan kinerja yang semakin progresif. be able to excel continuously.

ADHI Saat Ini ADHI Today

Saat ini, ADHI memfokuskan usahanya pada lima lini ADHI currently is focusing its business in five sectors:
bisnis yang bergerak dalam bidang jasa konstruksi, Construction Services, Energy, Property, Industry
energi, properti, industri, dan investasi. Portofolio and Investment. The infrastructure project portfolio
proyek infrastruktur yang dikerjakan antara lain includes roads, bridges, irrigation canals, power plants
mencakup jalan, jembatan, saluran irigasi, pembangkit and seaports. Construction projects include high-rise
listrik, dan pelabuhan. Sementara proyek-proyek buildings, mixed-use complex, hotels, hospitals and
konstruksi bangunan meliputi gedung bertingkat others.
tinggi, mixed-used complex, hotel, rumah sakit,dan
lain-lain.

Pada tahun 2016 kebijakan strategis yang dijalankan Strategic policies implemented in 2016 include
adalah pemenangan kontrak melalui selected project, contract acquisition through selected projects, IPO
IPO anak perusahaan, pengembangan produk beton of subsidiaries, development of precast concrete
pracetak untuk mendukung percepatan proyek LRT, products to support the acceleration of LRT project
dimulainya pengembangan properti di sekitar stasiun- and property development around LRT stations also
stasiun LRT yang dikenal dengan nama Transit known as Transit Oriented Development or TOD.
Oriented Development atau TOD.

Memasuki tahun 2017, kondisi perekonomian dan As we stepped into the year 2017, the Indonesian
politik Indonesia tentunya masih akan menjadi salah economic and political condition is one of the external
satu faktor eksternal yang perlu dicermati, dan kondisi factors that need to be monitored carefully, as it
ini merupakan salah satu tantangan terbesar bagi could be one of the toughest challenges for ADHI.
ADHI. ADHI akan terus memantau dan menyesuaikan The Company will continue to monitor and adjust its
kebijakan Manajemen Risiko untuk mengatasi Risk Management policy in order to anticipate the
berbagai kemungkinan yang mempengaruhi risiko many possibilities that can affect risk. Internally, the
yang ada. Sedangkan dari sisi internal, tantangan toughest challenge in 2017 will be the improvement
terbesar di tahun 2017 adalah peningkatan kapasitas of business capacity to earn further trust from all

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 27


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

Direksi Meninjau
Perkembangan Proyek usaha agar semakin mendapat kepercayaan dari stakeholders, including in infrastructure and building
LRT seluruh pemangku kepentingan antara lain dalam construction and property development.
Board of Directors pembangunan infrastruktur dan gedung, serta
Inspecting LRT Project
Progress
pengembangan properti.

Dalam rangka menjalankan rencana jangka panjang In accordance with the execution of the long-term
(rencana strategis lima tahunan 2016-2020), di tahun plan (the five-year strategic plan 2016-2020), ADHI
2017 ADHI akan menitikberatkan strateginya pada in 2017 will focus its strategy on human resources
peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (HR) competency development, from a sales-oriented
(SDM) dari pola pikir yang sales oriented menjadi mindset to a value-oriented mindset, to support ADHI’s
value oriented guna mendukung kinerja ADHI secara overall performance. This crucial development had
keseluruhan. Hal krusial tersebut sudah mulai started in 2016 by fulfilling knowledge needs of every
dijalankan di tahun 2016 dengan membekali seluruh ADHI personnel, tailored to each individual’s field of
insan ADHI dengan berbagai ilmu pengetahuan expertise. ADHI will continue its efforts in building
sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing employee competency through ADHI Learning Center
individu. ADHI akan melanjutkan upayanya dalam and utilization of the latest information technology
pengembangan kompetensi karyawan melalui ADHI systems.
Learning Center serta pemanfaatan sistem teknologi
informasi terkini.

ADHI akan berupaya keras untuk bisa tetap ADHI will strive to continue and finish its duties
melanjutkan dan menyelesaikan tugas-tugasnya according to previously determined business plans
sesuai rencana bisnis yang telah ditetapkan dengan with high spirit, full of innovation and in a professional
penuh semangat, kaya inovasi dan secara profesional. manner. Furthermore, with a positive synergy between
Selain itu, berbekal sinergi yang positif antara ADHI and all partners and other stakeholders, surely
ADHI dengan seluruh mitra usaha dan pemangku a sustainable improvement of ADHI’s performance is
kepentingan lainnya, maka tentunya kinerja ADHI achievable.
bisa ditingkatkan secara berkesinambungan.

28 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Ulasan Kinerja Performance Review

Hingga Desember 2016, ADHI berhasil mencapai Until December 2016, ADHI has successfully reached
kontrak baru Rp16,5 triliun atau setara dengan 91,6% Rp16.5 trillion new contracts accounted for 91.6%
dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) achievement of the Work and Budget Plan (WBP)
2016 sebesar Rp17,9 triliun. Walaupun demikian, 2016 that amounted to Rp17.9 trillion. However, it
pencapaian tersebut telah mengalami peningkatan increased by 17.8% compared to 2015, amounting to
sebesar 17,8% bila dibandingkan dengan tahun 2015 Rp14.0 trillion. Contributions per line of business on a
sebesar Rp14,0 triliun. Kontribusi per lini bisnis pada new contract until the end of 2016 still dominated by
perolehan kontrak baru hingga akhir 2016 masih the Construction and Energy amounted to 94,0% and
didominasi oleh lini bisnis Konstruksi dan Energi the rest is other lines of business. Meanwhile, based
sebesar 94,0% dan sisanya merupakan lini bisnis on source of fund, the realization of new contracts
lainnya. Berdasarkan segmentasi sumber dana, from private projects/others as much as 27.6%, 35.7%
realisasi kontrak baru dari proyek Swasta/lainnya State-Owned Enterprises and 36.7%. APBN/APBD.
sebanyak 27,6%, BUMN 35,7% dan APBN/APBD
sebesar 36,7%.

Total pendapatan usaha ADHI mencapai Rp11,1 In 2016, ADHI’s revenues increased by 17.8% to a total
triliun atau setara dengan 95,2% dari RKAP tahun of Rp11.1 trillion, compared to Rp9.4 trillion in 2015. It
2016 sebesar Rp11,6 triliun. Pencapaian tersebut reached 95.2% of Work and Budget Plan (WBP) target
mengalami peningkatan sebesar 17,8% dibandingkan of 2016. At the same time, ADHI gross profit also
pendapatan usaha di tahun 2015 sebesar Rp9,4 increased by 14.4% to Rp1.1 trillion, compared Rp974.6
triliun. Sedangkan ADHI memperoleh laba kotor billion in the previous year. The figure represents
sebesar Rp1,1 triliun atau setara dengan 90,0% dari 90.0% achievement of Work and Budget Plan (WBP)
RKAP tahun 2016 sebesar Rp1,2 triliun. Laba kotor target in 2016 which is Rp1.2 trillion. ADHI managed
tersebut mengalami peningkatan sebesar 14,4% to book Rp313.5 billion of net profit in 2016. Although
dibandingkan Rp974,6 miliar di tahun 2015. Dari sisi it is less than last year’s net profit of Rp463.7 billion,
Laba bersih Perseroan berhasil memperoleh nilai the company’s net profit is still exceeding 2016 Work
sebesar Rp313,5 miliar, nilai ini menurun dibanding and Budget Plan (WBP) target by 4.0%, amounted to
pencapaian tahun 2015 sebesar Rp463,7 miliar. Rp301.5 billion.
Namun demikian, nilai tersebut telah melebihi target
rencana yang dituangkan di dalam RKAP 2016 yaitu
Rp301,5 miliar, atau melebihi sebesar 4,0%.

Sesuai pada SK Menteri Negara BUMN No. KEP-100/ According to Minister of SOE Regulation Number:
MBU/2002, dengan membagi kinerja ke dalam 3 (tiga) KEP-100/MBU/2002 by dividing 3 (three) aspects
aspek, yaitu: aspek keuangan, aspek operasional, dan which includes financial aspect, operational aspect,
aspek administrasi, Perseroan melakukan evaluasi and administration aspect, The Company did an
atas Laporan Hasil Kinerja Perseroan. Dengan evaluation of its performance for fiscal year 2015.
penilaian tersebut, maka realisasi tingkat kesehatan Based on that assessment, realization of the
Perusahaan untuk tahun yang berakhir 31 Desember company’s soundness for the year ended December
2016 berada pada kondisi “A” dengan total skor 31, 2016 is in “A” condition with total score of 65.23.
65,23.

Tinjauan Prospek Usaha ADHI ADHI Business Prospect Overview

Dalam tahun 2017, sektor konstruksi diperkirakan In 2017, construction sector is predicted to grow by
tumbuh sekitar 8,0%, didukung oleh keberlanjutan 8.0% supported by the acceleration of infrastructure
percepatan pembangunan infrastruktur, yang telah development that has been started since 2015.
dimulai sejak tahun 2015. Infrastruktur juga merupakan Infrastructure also one of the mandatory and priority
salah satu belanja APBN yang bersifat prioritas dan budget expenditure, increase by 123.4% in 2017 to
mandatory, meningkat sebesar 123,4% di tahun Rp387.3 triliun. Infrastructure budget to state budget
2017 menjadi Rp387,3 triliun. Anggaran infrastruktur in 2017 also increased significantly to 18.6% to 15.2%
APBNP 2017 meningkat signifikan menjadi 18,6% in 2016. This is due to the improvement in expenditure
terhadap belanja negara dibanding 15,2% di APBNP efficiency and the increase of Earmark Fund. Public
2016. Hal ini dikarenakan peningkatan efisiensi housing budget in the next 5 years (2015-2019) which
belanja dan earmark Dana Transfer Umum. Selain itu is expected to reach Rp528.0 trilliun will increase
anggaran yang direncanakan untuk perumahan publik landed house construction industry.
dalam 5 tahun ke depan (2015-2019) yang mencapai
Rp528,0 triliun akan meningkatkan potensi pasar
industri konstruksi residensial.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 29


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

ADHI mempunyai pengalaman yang kuat di bisnis ADHI has solid experience in construction business,
konstruksi, terbukti dengan keterlibatan perusahaan proven by involvement in various sector and type
di berbagai sektor dan tipe proyek konstruksi of construction project (e.g. roads, railway, sea
(contoh: pembangunan jalan, jalur kereta api, proyek transportation, water works, etc). Those experiences
transportasi laut, proyek pengairan, dan lain-lain). became ADHI credential in tender process and open
Pengalaman tersebut menjadi kredensial ADHI di project opportunity in various sectors.
proses tender dan membuka peluang proyek di
berbagai sektor.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2016, Based on presidential decree No. 65 year 2016,
ADHI telah ditunjuk pemerintah sebagai kontraktor ADHI has been appointed by the government as Light
Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Proyek dengan Rail Transit (LRT) Jabodebek contractor. The large
skala besar ini akan meningkatkan kredensial ADHI scale project will increase ADHI credential in railway
di bidang konstruksi kereta api. Selain itu, proyek construction project. Nevertheless, the project also
ini berpotensi untuk memicu perkembangan bisnis triggers other business development such as property
lainnya di luar LRT, seperti pengembangan properti di development nearby LRT station. In 2017, ADHI is
sekitar stasiun LRT. Di tahun 2017, ADHI berencana planning to start selling property nearby LRT stations.
memulai penjualan properti di sekitar stasiun LRT.

Walaupun jasa konstruksi masih merupakan bisnis Despite the main business of ADHI as construction
utama ADHI, dengan kondisi kompetisi di bidang ini service provider, tight competition in the construction
yang cukup ketat dan industri konstruksi yang sangat industry mostly depending on APBN allocation,
tergantung dengan alokasi APBN, mengakibatkan resulting in the need for business diversification to
diperlukannya diversifikasi bisnis untuk mengurangi reduce the risk of revenue volatility. Therefore, ADHI
risiko volatilitas pendapatan. Sehingga saat ini currently entering the non-construction business such
ADHI telah masuk ke bidang non-konstruksi seperti as property, hotel, and precast manufacturer. Overall,
properti, hotel, dan manufaktur beton. Secara profit margin for those three business lines relatively
umum, margin laba ketiga bidang tersebut relatif higher compared with construction business, hence it
lebih tinggi dibandingkan dengan margin konstruksi, is expected to increase ADHI total profit margin. ADHI
sehingga diharapkan dapat meningkatkan margin initiatives to develop property and hotel business is
laba ADHI secara keseluruhan. Inisiatif Adhi untuk also expected to increase recurring income in the
mengembangkan bisnis di bidang properti, dan hotel future. ADHI also plan to invest in electricity and water
diharapkan dapat meningkatkan recurring income di treatment management.
luar bisnis utama konstruksi. Selain itu, ADHI juga
mulai mengembangkan investasi di berbagai sektor,
seperti kelistrikan dan pengolahan air.

Tata Kelola Perusahaan yang Baik Good Corporate Governance

Bagi ADHI, Good Corporate Governance (GCG) atau Tata To ADHI, Good Corporate Governance (GCG) is
Kelola Perusahaan yang Baik didefinisikan sebagai defined as a mindset and working system applied
pola pikir dan pola kerja yang diterapkan di seluruh throughout every level of the company in order to
jajaran perusahaan untuk meningkatkan transparansi improve transparency and accountability for the
dan akuntabilitas demi terciptanya sistem manajemen purpose of establishing an effective and efficient
yang efisien dan efektif, sehingga mewujudkan nilai management system, thus creating long-term
bagi pemegang saham dalam jangka panjang dengan value for shareholders while continually guarding
tetap memperhatikan pemangku kepentingan. Selain the interests of stakeholders. GCG can also build a
itu GCG dapat menciptakan citra perusahaan yang positive corporate image, and so the Company can
positif sehingga semakin memupuk kepercayaan earn further trust from stakeholders.
pemangku kepentingan terhadap Perseroan.

Untuk meningkatkan tata kelola perusahaan yang To achieve better corporate governance, every ADHI
baik, setiap insan ADHI mendapat dukungan personnel received full support from the Board of
penuh dari Direksi. Bentuk dukungan tersebut salah Directors, including through an internal control system
satunya melalui sistem pengendalian internal yang that contains, among others, a Whistle Blowing
di dalamnya terdapat Whistle Blowing System System (WBS). The implementation of WBS is part
(WBS). Keberadaan WBS ini merupakan bagian dari of a control system that aims to prevent any negative
sistem pengendalian dalam mencegah terjadinya deviation, create a conducive climate and encourage
penyimpangan, menciptakan iklim yang kondusif, dan reporting of any acts that can result in financial or
mendorong pelaporan terhadap hal-hal yang dapat non-financial damage to the company, such as the
menimbulkan kerugian finansial maupun non finansial tarnishing of company’s image.

30 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

yang dapat merusak citra perseroan.

Selain itu ADHI juga memiliki Kode Etik Bisnis yang ADHI also applies a Code of Business Conduct that
bertujuan menjunjung nilai-nilai etika dalam bisnis. Ini aims to uphold ethical values in business. This
mencerminkan citra dan reputasi ADHI yang bertekad is a reflection of ADHI’s image and reputation in
untuk menjadi Perusahaan Konstruksi Terkemuka di its determination to be the Leading Construction
Asia Tenggara. Company in South East Asia.

Untuk menjaga citra, reputasi, dan bisnis ADHI yang To maintain a good image, reputation and sustainable
berkelanjutan, sangat penting bagi ADHI untuk business, it is crucial for ADHI to keep a high ethical
menjaga standar etika yang tinggi dalam semua standard in all of its business activities. This high
bisnis yang dilakukan. Standar etika yang tinggi ini ethical standard is described in the ADHI’s Code of
kami jabarkan dalam Pedoman Etika Bisnis ADHI Conduct that details expected moral behavior and
(Code Of Conduct ADHI) yang memuat tingkah laku ethics from all Employees and Management of ADHI
moral dan etika yang diharapkan dari semua Pegawai Company. The Boards of Commissioners and Directors
dan Pengurus Perseroan ADHI. Dewan Komisaris also signed a pact of integrity as proof of their
dan Direksi juga telah melakukan penandatanganan commitment in realizing Good Corporate Governance.
pakta integritas sebagai bukti komitmen menuju tata Moreover, ADHI applies an e-procurement system to
kelola perusahaan yang baik. Selain itu, ADHI sudah ensure transparency in its corporate governance.
menerapkan sistem e-procurement supaya tercipta
transparansi dalam tata kelola perusahaan.

Perancangan sistem pengelolaan GCG di ADHI The design of GCG management system in ADHI is
dilakukan dengan memperhatikan Pedoman Umum in line with the Indonesian General Guidelines for
GCG Indonesia, yang disusun oleh Komite Nasional GCG as compiled by the National Committee for
Kebijakan Governance (KNKG) terkait penerapan asas Governance Policy (KNKG), particularly regarding
keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, the implementation of openness, accountability,
kemandirian, serta kesetaraan dan kewajaran. Selain responsibility, independence, equality and fairness
itu prinsip tata kelola perusahaan ADHI mengacu pada principles. GCG principles in ADHI also refers to GCG
parameter GCG yang dikeluarkan oleh Organization parameters issued by the Organization for Economic
for Economic Cooperation and Development (OECD), Cooperation and Development (OECD) and the best
serta mengambil praktik-praktik bisnis terbaik yang business practices that have been fine-tuned to

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 31


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

disesuaikan dengan budaya Indonesia. Indonesian culture.

Direksi tidak memiliki komite-komite yang membantu Board of Directors is not supported by committees,
di bawahnya, namun Komite Audit, Komite Pemantau however Audit Committee, Risk Management
Manajemen Risiko, dan Komite Pengawasan GCG dan Monitoring Committee and the GCG and Quality
Mutu ditempatkan di bawah Dewan Komisaris. Oversight Committee are assigned under Board of
Commissioners

Perubahan Susunan Anggota Direksi Change of Board Of Directors’ Member

Seiring dengan berjalannya waktu, ada perubahan In 2016, the Board of Directors went through some
komposisi Direksi yang terjadi di tahun 2016. Pada changes in the composition of personnel. In the
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan General Meeting of Shareholders of Shareholders in
yang dilaksanakan di Jakarta tanggal 8 April 2016, Jakarta at April 8, 2016, Budi Harto, formerly Vice
Direktur Utama ADHI Kiswodarmawan digantikan President Director of PT Wijaya Karya (Persero)
oleh Budi Harto yang sebelumnya menjabat sebagai Tbk., took over the position of President Director
Wakil Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) from Kiswodarmawan. We are very grateful to Mr.
Tbk. Untuk itu kami sangat berterima kasih atas Kiswodarmawan for all of his contributions in his
segala sumbangsih yang telah diberikan oleh Bapak career at ADHI.
Kiswodarmawan selama perjalanan karirnya di ADHI.

Dengan demikian, komposisi Direksi ADHI adalah The current composition of ADHI Board of Directors
sebagai berikut: Budi Harto sebagai Direktur Utama, is as follows: Budi Harto as President Director, Haris
Haris Gunawan sebagai Direktur Keuangan dan Legal, Gunawan as Director of Finance and Legal, BEP Adji
dan BEP Adji Satmoko sebagai Direktur SDM, Sistem, Satmoko as Director of HC, System and Investment,
dan Investasi. Kemudian Djoko Prabowo sebagai Djoko Prabowo as Director of Operation I, Budi
Direktur Operasi I, Budi Saddewa Soediro sebagai Saddewa Soediro as Director of Operation II and
Direktur Operasi II, dan Pundjung Setya Brata sebagai Pundjung Setya Brata as Director of Operation III.
Direktur Operasi III.

Apresiasi Appreciation

Apa yang telah kami capai selama tahun 2016 All of our achievements in 2016 are very closely
tentunya tidak lepas dari kerja sama yang sinergis related to the synergic cooperation among all external
dari semua pihak, baik eksternal maupun internal. and internal parties involved. We extend our utmost
Penghargaan yang setinggi-tingginya kami berikan appreciation to people of ADHI in every level. Without
kepada setiap insan ADHI dari semua level yang ada. synergic cooperation among all parties, it is impossible
Tanpa kerja sama yang sinergis dari semua pihak, to realize what we have achieved. We would also like
tidak mungkin apa yang telah kami capai dapat to extend our appreciation to all stakeholders and
terwujudkan. Kami juga menyampaikan penghargaan shareholders, either private or public, which have
kepada para pemangku kepentingan dan pemegang entrusted us to manage the Company in the best
saham, baik pemerintah maupun swasta, yang possible way.
telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk
menjalankan Perseroan dengan sebaik-baiknya.

Maju terus ADHI! Ever Onward, ADHI!

Atas nama Direksi,


On behalf of Board of Directors,

Budi Harto
Direktur Utama
President Director

32 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali


Ngurah Rai International Airport, Bali

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 33


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris Dan


Anggota Direksi Tentang Tanggung Jawab Laporan
Tahunan 2016 PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Statement Letter From The Board Of Commisioners And


Board Of Directors Regarding The Responsibility Of Report-
ing Of 2016 Annual Report Of PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan We, the undersigned, state that all information in the
bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan Annual Report of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. for the
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. tahun 2016 telah dimuat year 2016 are presented in it’s entirety and we are
secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas fully responsible for the correctness of the contents in
kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan. the Annual Report of the Company.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness.

Jakarta, 16 Februari 2017 Jakarta, February 16, 2017

DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS

34 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Direksi
Board of Directors

DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 35


LAPORAN MANAJEMEN MANAGEMENT REPORT

Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo,


ke Proyek Renovasi GBK pada 2 Desember 2016.
President of The Republic of Indonesia, Joko Widodo,
visiting GBK Renovation Project on December 2, 2016.

36 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 37


THE FUTURE, ENGINEERED.
LAPORAN TAHUNAN 2016
2016 ANNUAL REPORT
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Sekilas ADHI ADHI At A Glance

Proyek Wisma Atlet


Kemayoran PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (atau selanjutnya PT Adhi Karya (Persero) Tbk., (ADHI) started with a
Kemayoran Athlete’s disebut ADHI), berawal dari Architecten-Ingenicure- name Architecten-en-Ingenicure Annemersbedrijf
Village Project en Annemersbedrijf Associatie Selleen de Bruyn, Associatie Selleen de Bruyn, Reyerse en de Vries
Reyerse en de Vries N.V. (Associatie N.V.), sebuah N.V. (Associatie N.V.), a Dutch company that was
perusahaan milik Belanda yang dinasionalisasi, dan nationalized on 11 March 1960, then changed its
pada 11 Maret 1960 ditetapkan sebagai PN Adhi Karya. name to PN Adhi Karya. In the journey of ADHI, the
Dalam tonggak sejarah ADHI, proses nasionalisasi nationalization process became the momentum that
ini menjadi momentum pemacu pembangunan initiated infrastructure development in Indonesia.
infrastruktur di Indonesia.

Kemudian berdasarkan pengesahan Menteri Then, based on the approval from the Minister of
Kehakiman Republik Indonesia, sesuai Peraturan Justice of the Republic of Indonesia, in corresponding

40 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Pemerintah No. 26 tahun 1974, sejak 1 Juni 1974 to Government Regulation No. 26 Year 1974, since 1
status PN Adhi Karya berubah menjadi Perseroan June 1974 the status of PN Adhi Karya changed to
Terbatas dengan nama PT Adhi Karya. Di tahun a Limited Liability Company with the name PT Adhi
2004, ADHI menjadi perusahaan konstruksi pertama Karya. In 2004, ADHI became the first construction
yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia. company to be listed on the Indonesia Stock
Sejak itu, sebagai Perseroan terbuka, ADHI terdorong Exchange. As a publicly listed company, ADHI has
untuk senantiasa memaksimalkan kinerjanya untuk been striving to continually maximize the performance
kepentingan setiap pemangku kepentingan, termasuk for the benefit of all stakeholders as well as the rapidly
bagi kemajuan industri konstruksi Indonesia yang increasing Indonesian construction industry.
semakin pesat.

Dalam menyikapi semakin ketatnya persaingan In addressing the increasingly tough competition
industri konstruksi, Perseroan meredefinisi visinya within the construction industry, the Company
yaitu Menjadi Perusahaan Konstruksi Terkemuka di redefined its vision To Become a Leading Construction
Asia Tenggara. Perseroan juga meluncurkan tagline Company in Southeast Asia. The company also
“Beyond Construction”, yang maknanya menegaskan launched “Beyond Construction” as a tagline, which
motivasi Perseroan untuk merambah ke bidang usaha reflects the Company’s motivation to expand its
lain yang masih terkait dengan bisnis inti Perseroan. business to other areas related to ADHI current core
business.

Guna meningkatkan daya saing, ADHI mempersiapkan To boost competitiveness, ADHI initiated improvements
perbaikan di berbagai aspek termasuk penguatan in various aspects, including strengthening the
organisasi dan peningkatan kapasitas internal organization and improving the Company’s internal
Perseroan. Berbekal optimisme bahwa peluang baik capacity. Based on the optimism regarding unlimited
yang tidak terbatas terus menanti di masa mendatang, opportunities going forward, ADHI is ready to continue
ADHI siap untuk senantiasa berkarya melalui: to work by:
1. Memaksimalkan kinerja dengan menanamkan 1. Maximizing performance by instilling the
nilai-nilai Perseroan (Corporate Value) secara company’s incorporated corporate values;
terpadu (incorporated); 2. Applying a learning process in order to achieve
2. Melakukan proses pembelajaran dalam rangka growth;
mencapai pertumbuhan; 3. Implementing a simple and modest corporate
3. Menerapkan budaya perusahaan yang sederhana culture;
dan membumi; 4. Being proactive in running five business
4. Proaktif menjalankan lima lini bisnis secara lines professionally in accordance with good
profesional, sesuai tata kelola yang baik dan governance, which supports the company’s
mendukung pertumbuhan perusahaan; growth;
5. Berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Program 5. Participating actively in the implementation of
Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan the Partnership and Community Development
Corporate Social Responsibility (CSR) seiring Program and Corporate Social Responsibility
pertumbuhan perusahaan. (CSR), which is in line with the company’s
progress.

Tonggak pencapaian ADHI untuk menjadi perusahaan ADHI’s journey to become one of the leading
konstruksi terkemuka di kawasan Asia Tenggara diraih construction companies in Southeast Asia can
melalui konsistensi dalam meningkatkan daya saing only be achieved through consistency in increasing
dan meningkatkan portofolio proyek konstruksi yang competitiveness and enhancing the portfolio of ADHI
sudah dijalankan hingga hari ini. Keberhasilan usaha construction projects that have been exercised up
yang sudah diraih ADHI tentunya berkat dukungan to today. The successful accomplishments of ADHI
dan peran serta seluruh pemangku kepentingan business are all due to the support and participation
termasuk masyarakat dimanapun ADHI melakukan of all stakeholders including the community wherever
aktivitas usaha. ADHI operates.

Menyadari bahwa Perseroan juga merupakan bagian ADHI realizes that the Company is also part of the
dari masyarakat, ADHI mewujudkan tanggung surrounding community, and so ADHI expresses
jawab moral Perseroan terhadap masyarakat dan its moral responsibility toward the society and the
lingkungan sekitar dengan berkomitmen untuk environment through a commitment to continually
terus mengembangkan program Corporate Social develop both the CSR Program and the Partnership
Responsibility (CSR) serta Program Kemitraan dan Bina and Community Development Program so that the
Lingkungan (PKBL) Perseroan sehingga Perseroan Company can have a sustainable business operation.
dapat mewujudkan usaha yang berkelanjutan.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 41


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Jejak Langkah ADHI ADHI Milestones

PN Adhi Karya menasionalisasikan


dari Dutch Company Associate N.V
Nationalization of Dutch Company
Associate N.V by PN Adhi Karya
PN Adhi Karya berubah menjadi

1960 PT Adhi Karya (Persero)


PN Adhi Karya changed its name
to PT Adhi Karya (Persero)

Menjadi BUMN Konstruksi pertama yang tercatat di


1974
Bursa Efek Indonesia (BEI) d.h. Bursa Efek Jakarta (BEJ)
pada tanggal 18 Maret 2004 yang setahun sebelumnya
sudah berubah nama menjadi PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Became the first State Owned Construction Company to be
listed on Indonesia Stock Exchange (IDX), formerly
Jakarta Stock Exchange (JSX), on March 18, 2014
• Perubahan Visi, Misi, dan Tata Nilai after its changed name to PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Perusahaan in previous year.

2004
• Restrukturisasi Organisasi
• Pendirian ADHI Learning Center
• Change in the company’s Vision, Pendirian Anak Perusahaan:
Mission, and Corporate Values • Adhi Persada Properti (APP)
• Restructurisation of the Organization • Adhi Persada Realti (APR)
• Establishment of ADHI Learning Center Establishment of subsidiaries:
• Adhi Persada Properti (APP)

2011
• Adhi Persada Realti (APR)

2012
• MoU Transportasi Massal BUMN
• Pembangunan Grandhika Hotel Blok M
• Pembangunan Pabrik Precast
• MoU of SOE Mass Transportation
• Groundbreaking of Grandhika Hotel Blok M
• Precast Factory Development

Pendirian Anak Perusahaan:


• Adhi Persada Gedung (APG)
• Adhi Persada Beton (APB) 2013
Establishment of subsidiary:
• Adhi Persada Gedung (APG)
• Grand Opening Grandhika Hotel milik ADHI
• Adhi Persada Beton (APB)
di Jakarta, Medan, dan Semarang
• Renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno

2014 • Instalasi pertama kali U-Shape Girder proyek LRT Jabodebek


• The Grand Opening of Grandhika Hotel,
fully owned by ADHI, at Jakarta, Medan and Semarang
• Groundbreaking Proyek Pembangunan • Renovation of the Gelora Bung Karno Stadium
Light Rail Transit (LRT) beserta Stasiun dan • The first installation of U-Shape Girder at
Properti Pendukung LRT Jabodebek project
• Memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN)
• Groundbreaking of Light Rail Transit (LRT) Project
as well as Supporting Stations and Property
• Obtained Government Capital Injection
2016

2015
42 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro


Pondok Indah Hospital, Bintaro

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 43


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Bidang Usaha Line of Business


Sebagaimana tertuang pada Anggaran Dasar As stipulated in the articles of association a company
Perusahaan yang telah mengalami beberapa kali that has has changed several times and the latest in
perubahan dan terakhir pada Akta No. 05 tanggal Certificate No. 05 dated August 5, 2016, ADHI’s
5 Agustus 2016, ruang lingkup bidang usaha yang scope of businesses covers:
sedang dijalani oleh ADHI meliputi:

1. KONSTRUKSI 1. CONSTRUCTION
Aktivitas usaha ADHI mencakup: ADHI’s business activities that consist of:
• Jasa konstruksi sipil mengerjakan bangunan sipil • Civil contractor that engages in civil development
(infrastruktur). projects (infrastructure).
• Jasa konstruksi gedung mengerjakan bangunan • Building contractor that mainly engages in high
gedung termasuk gedung bertingkat tinggi rise building development projects, including its
berserta sarana dan prasarana penunjangnya. supporting infrastructures and facilities
• Kontraktor transportasi perkeretaapian. • Contractor for rail based mass transportation.

2. ENERGI (Engineering, Procurement, 2. ENERGY (Engineering, Procurement,


and Construction/EPC) and Construction/EPC)
Kegiatan usaha yang meliputi perekayasaan, Activities that covers engineering, procurement, and
pengadaan, dan konstruksi yang lebih fokus pada construction for the oil and gas industry as well as
bidang oil and gas dan power. power industry.

3. PROPERTI 3. PROPERTY
Kegiatan usaha yang fokus dalam mengembangkan Adhi’s business activity that focuses on mixed-use
kawasan mixed-use dan gedung bertingkat (highrise developments, high rise buildings for commercial
building) untuk komersial, perkantoran maupun use, office and residential (apartment), high quality
hunian (apartment), kawasan hunian (landed-house) residential area, landed house, home office, home store
yang berkualitas, rumah kantor (rukan), rumah toko (shop) and shopping centers (malls). ADHI specializes
(ruko) dan pusat perbelanjaan (mal) baik itu di lahan in either land development or in the residential design
milik sendiri maupun lahan kerjasama. Termasuk development. ADHI also develops hotels built on
mengembangkan dan mengoperasikan hotel di ADHI’s owned land and on some other areas owned
beberapa kota besar di lahan milik ADHI untuk by ADHI’s subsidiaries located in several major cities
mengoptimalkan aset perusahaan dan di beberapa in Indonesia. Through its Property Business, ADHI
properti milik anak perusahaan. aims to optimize the company’s assets.

44 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

4. INDUSTRI 4. INDUSTRY
Aktivitas usaha ADHI yang mencakup produksi ADHI business activity which engages in production
manufaktur beton precast untuk kebutuhan bangunan: of manufactured precast concrete to cater for the
• Jalan dan Jembatan following structures:
• Gedung • Road and bridges
• Pondasi dan Penahan Tanah • Building
• Dermaga dan Lepas Pantai • Foundation and retaining wall
• Kebutuhan Khusus • Port and marine
• Special needs

5. INVESTASI 5. INVESTMENT
Aktivitas usaha ADHI yang mencakup Investasi pada ADHI business activity which engages in Investment
bidang yang terkait dengan lini usaha. on business fields relating to Company’s line of
business

Kelima lini bisnis tersebut merupakan hasil dari Those five business lines are established following
transformasi bisnis ADHI yang berkelanjutan. Oleh ADHI’s sustainable business transformation initiative.
karena itu, ADHI konsisten dalam melakukan Therefore, ADHI has been consistent in conducting
peninjauan dan peningkatan kelima bidang usahanya, a review and continuous improvement efforts
antara lain dalam bidang: throughout the five business lines, each focuses on:
• Kompetensi SDM. • Human resources competency.
• Tata kelola perusahaan yang profesional. • Professional Good Corporate Governance.
• Budaya perusahaan yang selaras dan membumi. • Harmonious and down-to-earth corporate culture.
• Penguasaan manajemen keuangan, terutama • Prudent financial management, especially in
pada perhitungan dan penguasaan manajemen accounting and fund management.
pendanaan. • Effective and efficient business operations with
• Operasional perusahaan yang efektif dan efisien incorporated system.
dengan pola incorporated.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 45


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Ikhtisar Proyek Project Highlights

Jalan Layang Non-Tol


Tendean
Non Toll Tendean Flyover
Light Rail Transit (LRT) Light Rail Transit (LRT)

Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam In line with the government’s infrastructure
hal pembangunan infrastruktur khususnya di bidang development program, particularly in developing an
penyelenggaraan transportasi massal terintegrasi di integrated mass transportation in Greater Jakarta,
wilayah Jakarta dan sekitarnya, ADHI turut berperan ADHI took an active role in giving recommendation on
aktif melalui usulan penyelenggaraan transportasi Light Rail Transit (LRT), rail base mass transportation
massal berbasis rel yaitu Light Rail Transit (LRT) with the objective of reducing traffic level in Jakarta.
dengan tujuan untuk mengurangi kemacetan. Usulan The recommendation was followed by approval from
ini kemudian mendapat persetujuan dari Presiden President of the Republic of Indonesia Joko Widodo,
Republik Indonesia, Joko Widodo, yang selanjutnya who then assigned ADHI through the issuance of
menugaskan ADHI dengan mengeluarkan Peraturan Presidential Decree No.98 year 2015.
Presiden No. 98 tahun 2015.

Pembangunan proyek LRT telah mulai dijalankan The development of LRT project began after
sejak Groundbreaking pada bulan September 2015, Groundbreaking on September 2015 and is due to
dan rencananya akan selesai serta siap beroperasi completion in 2019. The LRT mass transportation
pada tahun 2019. Penyelenggaraan pembangunan project development that is currently underway also
proyek transportasi massal LRT tersebut juga covers the construction of supporting facilities such as
mencakup pembangunan stasiun dan properti station and supporting property. The LRT project has
pendukungnya. Proyek LRT terdiri atas total lintas a total length of 81.6 km and is split into two stages.
pelayanan sepanjang 81,6 km yang terbagi atas Stage I consists of 14.3 km of Cibubur - Cawang line,
dua tahap. Tahap I meliputi ruas Cawang - Cibubur 18.3 km of Cawang - Bekasi Timur line and 10.5 km
sepanjang 14,3 km, Cawang - Bekasi Timur sepanjang of Cawang - Kuningan - Dukuh Atas line. Stage II
18,3 km dan Cawang - Kuningan - Dukuh Atas consists of 25.0 km of Cibubur - Bogor line, 5.7 km
sepanjang 10,5 km. Untuk tahap II meliputi ruas of Palmerah - Grogol line and 7.8 km of Dukuh Atas -
Cibubur - Bogor 25,0 km, Palmerah - Grogol 5,7 km Palmerah - Senayan line.
dan Dukuh Atas - Palmerah - Senayan 7,8 km.

LRT yang pertama kali dibangun di Indonesia oleh The LRT project, the first of its kind in Indonesia, is
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menggunakan struktur constructed by PT Adhi Karya (Persero) Tbk. using
U-Shape Girder dimana untuk pertama kali U-Shape the U-Shape Girder structure. For the first time in
Girder lahir di Indonesia melalui Pabrik Precast milik Indonesia, the U-Shape Girder is manufactured in the
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. di Sentul. Ada beberapa Precast Factory of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. in
keunggulan sehingga teknologi ini yang dipakai, Sentul. The use of this technology has many benefits:
antara lain: • With its straight and thin form, the U-Shape
• Dengan bentuknya yang utuh dan tipis, U-Shape Girder is aesthetically more suitable with the
Girder memiliki estetika yang lebih sesuai dengan architecture in an urban setting such as DKI
arsitektur perkotaan seperti di DKI Jakarta. Jakarta.
• U-Shape Girder mampu mengurangi polusi suara • The U-Shape Girder can reduce noise pollution

46 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

yang timbul saat LRT dioperasikan. generated by LRT operations.


• Penggunaan U-Shape Girder full span • The use of full span U-Shape Girder should
antarbentang akan mempercepat pelaksanaan accelerate construction work.
pekerjaan pembangunan.

Dengan penggunaan teknologi U-Shape Girder, The use of U-Shape Girder technology on the project
proyek ini memberikan keuntungan lain bagi ADHI also contributes another benefit for ADHI since its pier
karena produksi pier head serta girder-nya dapat head and girder can be produced in ADHI’s Precast
dilakukan oleh Pabrik Precast ADHI di Sentul, Jawa Factory at Sentul, West Java.
Barat.

Pada 29 Juli 2016, telah diterbitkan Peraturan A new regulation platform was issued at the 29th of
Presiden (Perpres) NO. 65 Tahun 2016 tentang July 2016, which is the Presidential Decree NO. 65
Perubahan atas Perpres NO. 98 Tahun 2015, yaitu Year 2016 on Amendments to Presidential Decree
tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api No. 98 Year 2015 on Acceleration of the Organization
Ringan/Light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah of the Integrated Light Rail Transit in Jakarta, Bogor,
Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Depok and Bekasi.

Perpres No. 65 Tahun 2016 menjelaskan mengenai The Presidential Decree No. 65/2016 touches on
pembangunan LRT yang akan dibangun oleh ADHI, several items regarding the construction of LRT by
dan meliputi beberapa hal termasuk antara lain ADHI, among others the expansion of working scope
penambahan lingkup pekerjaan Depo, klasifikasi to include depots and the technical classification
teknis rel menggunakan tipe standard gauge of rails, which will use the standard gauge of 1,435
(ukuran rel standar 1.435 mm), dan ADHI tetap mm. The Regulation also states that ADHI is able
dapat melaksanakan penugasan pembangunan to continue to work on the assignment to develop
prasarana LRT sebelum kontrak ditandatangani LRT infrastructure before a contract is signed by
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berdasarkan the Ministry of Transportation based on technical
persetujuan teknis dan pengawasan dari Kemenhub. approval and oversight by the Ministry. Other matters
Selain itu, pembayaran atas pengalihan prasarana mentioned in the Regulation include payments on
untuk setiap tahapan pembangunan prasarana akan infrastructure takeover by the government for every
dilakukan oleh pemerintah, dan Menteri Perhubungan stage of development, the budget allocation by the
mengalokasikan anggaran dalam Anggaran Belanja Ministry of Transportation in its official Budget and the
Kementerian Perhubungan, serta penugasan assignment of PT Kereta Api Indonesia (Persero) as
PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai Operator Operator of LRT.
dari LRT.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 47


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

LRT Taman Mini - Cawang


LRT Taman Mini - Cawang

TIME LINE LRTTime line LRT

1
02 September 2015
Perpres No. 98 Tahun 2015 tentang Percepatan
Pembangunan LRT
Presidential Decree No. 98 Year 2015
on Acceleration of LRT Development

2
9 September 2015
Groundbreaking LRT

22 September 2015

3
RUPSLB untuk persetujuan pelaksanaan HMETD
( Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu )
Extraordinary General Meeting
on the approval of Rights Issue

4 7 - 26 Oktober 2015
Periode pelaksanaan Rights Issue
Rights Issue period

5
29 Juli 2016
Perpres No. 65 Tahun 2016 tentang Perubahan
Perpres No. 98 Tahun 2015
Presidential Decree No. 65 Year 2016 on Amendments
to Presidential Decree No. 98 Year 2015

48 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

LINTAS LAYANAN
Service Lines

JAKARTA JAKARTA
BARAT UTARA
WEST JAKARTA NORTH
JAKARTA

Grogol

JAKARTA
Palmerah
Dukuh Atas

Senayan JAKARTA
TIMUR
EAST JAKARTA BEKASI
Kuningan Cawang
JAKARTA
SELATAN
SOUTH JAKARTA
Bekasi

Cibubur

T B

S
BOGOR Bogor

Tahap 1 Tahap 2
Phase 1 Phase 2

14,5 Km 7,8 Km
Cawang - Cibubur Dukuh Atas - Palmerah - Senayan

10,5 Km 25,0 Km
Cawang - Kuningan - Dukuh Atas Cibubur - Bogor

18,5 Km 5,7 Km
Cawang - Bekasi Timur Palmerah - Grogol

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 49


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Struktur Organisasi Organization Chart

Direktur Utama
President Director

Budi Harto

Satuan Pengawas Intern


Internal Audit

Wiyono

Direktur Keuangan & Legal Direktur Operasi I


Finance & Legal Director Director of Operation I

Haris Gunawan Djoko Prabowo

GM Dept. Keuangan & Akuntansi GM Dept. Infrastruktur I GM Dept. Infrastruktur II GM Dept. Pemasaran
GM Dept. of Finance & Accounting GM Dept. of Infrastructure I GM Dept. of Infrastructure II GM Dept. of Marketing
M. Nurul Kamali A. Suko Widigdo Harimawan Imam Baehaki

GM Dept. Legal
GM Dept. of Legal Kepala Divisi Konstruksi I Kepala Divisi Konstruksi IV
Head of Construction Head of Construction
Tjatur Waskito Putro Division I Division IV
Syafridong Dwi Hari Purwanto

Corporate Secretary
Corporate Secretary Kepala Divisi Konstruksi II Kepala Divisi Konstruksi V
Head of Construction Head of Construction
Ki Syahgolang Permata Division II Division V
Susetyo Rohadi Sudiyat Miko

Kepala Divisi Konstruksi III Kepala Divisi Konstruksi VI


Head of Construction Head of Construction
Division III Division VI
Johan Arifin Harjono

50 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

PT Adhi Persada
Properti

PT Adhi Persada
Gedung

PT Adhi Persada
Beton

Direktur
Direktur Operasi II Direktur Operasi III SDM, Sistem & Investasi
Directorof OperationII Anak Perusahaan
Directorof OperationIII Directorof Human Capital, Subsidiaries
System & Investment
Budi Saddewa Soediro Pundjung Setya Brata BEP Adji Satmoko

GM Dept. Gedung GM Dept. LRT GM Dept. SDM


GM Dept. of Buildings GM Dept. of LRT GM Dept. of Human Capital
Sukaryo Agus Karianto Parwanto Noegroho

GM Dept.TOD & Hotel Kepala Divisi


GM Dept. of TOD & Hotel GM Dept. Sistem & Risiko
Engineering LRT
Amrozi Hamidi Head of LR T GM Dept. of Systems & Risk
Engineering Division R. Koorniawan R. Purwo
Isman Widodo
Kepala Divisi TOD I
Head of TOD Division I Kepala Divisi
Djoko Santoso Konstruksi LRT GM Dept. Investasi
Head of LR T GM Dept. ofInvestments
Kepala Divisi TOD II Construction Division
M. Arief Taufiqurrahman
Head of TOD Division II Imanuddin Setia
Rozi Sparta

Kepala Divisi Hotel


GM Dept. EPC GM Dept. QHSE
Head of Hotel Division
GM Dept. of EPC GM Dept. of QHSE
Sir Maharani Siregar Bambang Pamungkas Wahyu Utama Putra

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 51


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Visi, Misi dan Nilai Perusahaan


Our Vision, Mission Statement and Corporate Values

Pabrik Precast APB,


Sadang-Jawa Barat
APB Precast Plant, Seiring dengan program transformasi Perseroan, In line with the Company’s transformation
Sadang-West Java inisiatif peningkatan dan perbaikan yang program, the continuous improvement and
dijalankan dikawal dengan penetapan kembali development initiatives are enforced by the
Visi dan Misi, Penetapan dan Penerapan Budaya reestablishment of the Company’s Vision and
Perusahaan, Penetapan dan Penerapan Strategi Mission, reimplementation of Corporate Culture,
Korporasi, Penetapan dan Penerapan Sasaran redevelopment and reimplementation of New
Kinerja, serta RJPP (Rencana Jangka Panjang Corporate Strategy, Planning and Implementation
Perusahaan) 2016-2020 yang baru ditetapkan of Clearer Performance Target, and the newly
di tahun 2015. Visi, Misi dan Nilai Perusahaan set up Long Term Corporate Planning (RJPP)
sejak ditetapkan pada tanggal 19 Desember 2011 2016-2020 that was formalized in 2015. Vision,
dan mulai berlaku pada 1 Januari 2012 hingga Mission Statement and Corporate Values is still
saat ini masih belum ada perubahan, yaitu sesuai based on BOD Letter No.014-6/090 on Changes
Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) to Company Vision, Mission, Values and Logo of
Tbk No. 014-6/090 tentang Perubahan Visi, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dated December
Misi, Nilai dan Logo Perusahaan PT Adhi Karya 19, 2011 and effective starting January 1, 2012.
(Persero) Tbk.

52 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

VISI VISION

Menjadi perusahaan konstruksi terkemuka di Asia To become a Leading Construction Company in


Tenggara. Southeast Asia.

MISI MISSION STATEMENT

• Berkinerja berdasarkan atas peningkatan • Incorporated performance based on the increase


Corporate Value secara incorporated. in Corporate Value.
• Melakukan proses pembelajaran (learning) • Apply learning process in achieving growth (to
dalam mencapai pertumbuhan (peningkatan increase corporate value).
corporate value). • Implement simple, modest/applicable (down to
• Menerapkan Corporate Culture yang simple tapi earth) corporate culture.
membumi/dilaksanakan (down to earth). • Proactively perform five lines of business through
• Proaktif melaksanakan lima lini bisnis secara professional and good governance practices to
profesional dan menerapkan good governance support corporate growth.
untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. • Active participation in partnership and community
• Partisipasi aktif dalam Program Kemitraan dan development program (PKBL) and corporate
Bina Lingkungan (PKBL) dan Corporate Social social responsibility (CSR) along with corporate
Responsibility (CSR) seiring pertumbuhan growth.
perusahaan.

NILAI PERUSAHAAN CORPORATE VALUES

• Bekerja Cerdas • Working Smart


Merupakan inti dari kapabilitas dan produktivitas The core of the capabilities and productivity
ADHI. Untuk menghadapi persaingan yang of ADHI. To cope with the increasingly fierce
semakin ketat dalam industri konstruksi, EPC, competition in the construction, EPC and
dan investasi infrastruktur maka segenap jajaran infrastructure investment industries, ADHI
ADHI didorong agar mampu bekerja secara cerdas encourages personnel of all levels to be able
dan cepat, dengan mengedepankan inovasi dan to work intelligently and quickly, by promoting
efisiensi yang dilandasi jiwa entrepreneurship. innovation and efficiency which is based on an
Sisi lain dari tata nilai ini adalah agar setiap entrepreneurial spirit. In addition, every individual
pribadi di ADHI memiliki sifat adaptif terhadap in ADHI is expected to be adaptive to change.
perubahan.

• Jujur Bertanggung Jawab • Responsible Honesty


Dalam menjalankan pekerjaannya, setiap insan In performing their tasks, all individuals in ADHI
ADHI harus mengedepankan kejujuran yang must put at the forefront honesty that is attached
disertai dengan rasa tanggung jawab. Di setiap with responsibility. In the performance of every
penyelenggaraan kegiatan usahanya, segenap business, all individuals in ADHI is demanded
insan ADHI dituntut untuk bekerja dengan to work with open and reasonable attitude, as
sikap yang terbuka dan wajar, disertai dengan well as with behavioral awareness on everyone
kesadaran atas tingkah laku masing-masing without harming oneself and others.
tanpa merugikan diri sendiri dan orang lain.

• Bersahaja • Modesty
Merupakan inti dari perilaku yang berprinsip tidak The essence of a well-balanced behavior.
berlebihan (proporsional). Setiap pribadi ADHI Every individual is expected to be modest and
perlu juga memiliki sikap sederhana dan rendah humble (not arrogant) in their dealings with
hati (tidak arogan) agar mampu menciptakan others, and thereby creating a favorable working
iklim kerja yang kondusif. Dengan tata nilai ini environment. With these values, good relations
diharapkan hubungan baik dengan lingkungan can be fostered among ADHI and its stakeholders
sekitar, baik dengan sesama rekan kerja, mitra including fellow colleagues, business partners,
bisnis, perseroan pesaing, hingga masyarakat and even with competitors of the Company and
luas terus terjalin sehingga ADHI akan menjadi public at large, thus paving the way to become a
Perseroan konstruksi terkemuka. leading construction company.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 53


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Profil Anggota Dewan Komisaris


Profile Of The Board Of Commissioners Members

Tempat/Tgl. Lahir Banjarmasin, 17 Januari 1964

Usia 53 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1982) Sarjana Muda Ilmu Kimia Institut Teknologi Bandung


• (1992) S1 Ilmu Ekonomi Keuangan Universitas Indonesia
• (2011) S2 Hukum Ekonomi Universitas Indonesia
• (2015) S3 Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia

Pengalaman Kerja • (1995) Finance and Business Development PT Bukaka Kujang


Prima (Bukaka Group)
• (2010) Direktur Eksekutif Pedoman Research & Consulting
• (2014) Komisaris Independen PT Persada Sokka Tama

Pengalaman Organisasi • (1998) Presidium Forum Mahasiswa Pascasarjana


Mochamad Fadjroel Rachman Universitas Indonesia
• (2014) Ketua Bidang Hubungan Lembaga Perhimpunan Survei
Komisaris Utama Opini Publik Indonesia (PERSEPI)
President Commissioner • (2014) Anggota Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI)
• (2014) Dewan Pakar Pengurus Pusat Ikatan Alumni Institut
Teknologi Bandung

Riwayat Pengangkatan Diangkat menjadi Komisaris Utama sejak 22 September 2015


melalui Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Nomor 23 tanggal 22 September 2015
yang dibuat oleh Notaris Fatiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta.

Place/Date of Birth Banjarmasin, 17 Januari 1964

Age 53 Years

Nationality Indonesian

Education • (1982) Bachelor of Chemistry from Institut Teknologi


Bandung
• (1992) Bachelor of Economics (Finance) from Universitas
Indonesia
• (2011) Master’s in Economics Law from Universitas
Indonesia
• Doctoral Study in Communication Science from
Universitas Indonesia

Professional Experience • Media Practitioner


• Speaker and Expert on Politics
• Lecturer and Researcher

Organization Experience • (1998) Presidium of Post Graduate Student Forum, Universitas


Indonesia
Assignment History • (2014) Chief of Relations, Institution of Association of Indonesia
Public Perception Survey (PERSEPSI)
• (2014) Member of University of Indonesia Alumni
• (2014) Expert Council of Central Administrator of ITB Alumni

Assignment History Appointed at September 2015 based on the Decree Number 23


dated September 22, 2015 composed by Notary Fathiah Helmi,
SH, Notary in Jakarta.

54 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Tempat/Tgl. Lahir Bandung, 01 November 1959

Usia 57 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1984) S1 Fisika Institut Teknologi Bandung


• (1989) S2 Ilmu Komputer University of Illinois Urbana-
Champaign, Amerika Serikat.

Pengalaman Kerja • (2001 - 2004) Penasihat Senior Teknologi Informasi Ketua


Badan Pemeriksa Keuangan
• (2004 - 2008) Direktur Pusat Ilmu Komputer (PUSILKOM)
Universitas Indonesia
• (2008 - 2014) Staf Khusus Menteri Keuangan RI bidang
Sistem Informasi dan Teknologi
• (2014 - 2016) Tenaga Ahli Menteri Keuangan RI bidang Sistem
Informasi dan Teknologi
Bobby Achirul Awal Nazief
Pengalaman Organisasi -
Komisaris
Commissioner Riwayat Pengangkatan Diangkat menjadi Komisaris sejak 11 Mei 2012 melalui Akta
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Adhi Karya
(Persero) Tbk. Nomor 51 tanggal 26 Juli 2012 yang dibuat oleh
Notaris Poerbaningsih Adi Warsito, SH., Notaris di Jakarta.

Place/Date of Birth Bandung, 01 November 1959

Age 57 Years

Nationality Indonesian

Education • (1984) Bachelor of Physics from Institut Teknologi Bandung


• (1989) Master’s in Computer Science from University of
Illinois at Urbana-Champaign, USA.

Professional Experience • (2008 - 2014) Special Staff of the Minister of Finance of


Indonesia in Information System and Technology
• (2004 - 2008) Director of Center for Computer Science
(PUSILKOM) at Universitas Indonesia
• (2001 - 2004) Senior Advisor in Information Technology to
the Chairman of Indonesia Audit Board
• (2014 - 2016) Expert Staff of the Minister of Finance of
Indonesia in Information Systems and Technology

Organization Experience -

Assignment History Appointed as Commissioner in May 11, 2012 based on the Decree
Number 51 dated July 26, 2012 composed by Notary
Poerbaningsih Adi Warsito, SH., Notary in Jakarta.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 55


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Tempat/Tgl. Lahir Purbalingga, 11 September 1957

Usia 59 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1983) S1 Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta


• (1991) S2 Hukum Universitas Padjadjaran Bandung
• (2003) S3 Ilmu Hukum Universitas Indonesia

Pengalaman Kerja • (2004 - 2009) Direktur Harmonisasi Perundang-Undangan


• (2009 - 2010) Direktur Perancangan Peraturan Perundang-
Undangan Kementrian Hukum dan HAM RI
• (2010 - 2014) Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional
• (2014 - 2015) Dirjen Peraturan Perundang-undangan, Kement-
erian Hukum dan HAM
• (2015 - skrg ) Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Kementrian
Hukum dan HAM
Wicipto Setiadi
Pengalaman Organisasi (2005 - 2010) Pengurus Pusat KORPRI
Komisaris
Commissioner Riwayat Pengangkatan Diangkat menjadi Komisaris sejak 20 Maret 2015 melalui Akta
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Adhi Karya
(Persero) Tbk. Nomor 81 tanggal 30 Maret 2015 yang dibuat oleh
Notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito SH., Notaris di
Jakarta

Place/Date of Birth Purbalingga, 11 September 1957

Age 59 Years

Nationality Indonesian

Education • (1982) Bachelor of Law from Universitas Gadjah Mada, Yogya-


karta
• (1991) Master’s in Legal Studies from Universitas Padjadjaran,
Bandung
• (2003) PhD in Constitutional Law from Universitas Indonesia

Professional Experience • (2004 - 2009) Director of Legislation Procedure Harmonization


of the Directorate General of Legislation Procedure at the
Ministry of Justice and Human Rights
• (2009 - 2010) Director of Planning for Legislation of the
Directorate General of Legislation Procedure at the Ministry of
Justice and Human Rights
• (2015-now) Expert Staff of the Minister of Justice and Human
Rights in Social Issues
• (2014-2015) Director General of Legislation Procedure at the
Ministry of Justice and Human Rights
• (2010 - 2014) Head of the National Law Development
Agency of the Ministry of Justice and Human Rights

Organization Experience (2005-2010) Headquarter of KORPRI Committee

Assignment History Appointed as Commissioner in March 20, 2015 based on the


Decree No. 81 dated March 30, 2015 composed by Notary Ir.
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito SH., Notary in Jakarta

56 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Tempat/Tgl. Lahir Jakarta, 17 April 1958

Usia 59 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1983) S1 Hukum Pidana Universitas Indonesia


• (2002) S2 Ilmu Hukum Universitas Indonesia
• (2009) S3 Ilmu Hukum dan Tata Negara Universitas
Padjadjaran
• (2009) S3 Ilmu Hukum Bidang Agraria Universitas
Gadjah Mada

Pengalaman Kerja • (2010 - 2011) Staf Ahli Menteri Sekretaris Negara


• (2011 - 2013) Staf Ahli Bidang Politik, Pertahanan dan
Keamanan
• (2013 - 2014) Sekretaris Kementrian Perumahan Rakyat
• (2015 - skrg) Plt. Irjen Kementrian PU dan Perumahan Rakyat
Rildo Ananda Anwar
Pengalaman Organisasi (2009) Ketua Dewan Pembina yayasan Bahasa Indonesia - Australia
Komisaris
(2014) Ketua Dewan Pengawas BAPETARUM-PNS
Commissioner (2014) Ketua Dewan Pengawas BLU Pembiayaan Perumahan

Riwayat Pengangkatan Diangkat menjadi Komisaris sejak 20 Maret 2015 melalui Akta
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Adhi Karya
(Persero) Tbk. Nomor 81 tanggal 30 Maret 2015 yang dibuat oleh
Notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito SH., Notaris di
Jakarta

Place/Date of Birth Jakarta, April 17 1958

Age 58 Years

Nationality Indonesian

Education • (1983) S1 Hukum Pidana dari Universitas Indonesia


• (2002) S2 Ilmu Hukum dari Universitas Indonesia
• (2009) S3 Ilmu Hukum dan Tata Negara dari
• Universitas Padjadjaran

Professional Experiance • (2015-2015) Acting Inspector General of the Ministry of Public


Works and Public Housing
• (2013-2014) Secretary of the Ministry of Housing
• (2011-2013) Expert Staff to the Minister of State Secretary in
Politics, National Defense and Security
• (2010-2011) Expert Staff to the Minister of State Secretary

Organisation Experience -

Assigment History Appointed as Commissioner in March 20, 2015 based on the Decree
No. 81 dated March 30, 2015 composed by Notary Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito SH., Notary in Jakarta

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 57


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Tempat/Tgl. Lahir Bandung, 07 Mei 1960

Usia 56 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1983) S1 Ilmu Psikologi Pendidikan IKIP Jakarta


• (1985) Si Ilmu Filsafat Universitas Indonesia
• (1987) S2 Ilmu Sosial Universitas Indonesia
• (2001) S3 Ilmu Sosiologi Universitas Indonesia

Pengalaman Kerja • (1984 - skrg) Dosen Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Jakarta
• (2008 - 2014) Ketua Program Doktor Ilmu Manajemen Pasca
Sarjana Universitas Negeri Jakarta
• (2008 - skrg) Guru Besar Sosiologi Universitas Negeri Jakarta
• (2014 - skrg) Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas
Negeri Jakarta.
Muchlis Rantoni Luddin
Komisaris Independen Pengalaman Organisasi • (2006 - skrg) Ketua Dewan Pakar Poros Pendidikan
Independent Commissioner • (2010 - skrg) Sekretaris Forum Pimpinan Pasca Sarjana
Lembaga Pendidikan Tinggi Negeri
• (2016 - skrg) Penasehat PP. AFI-KONI

Riwayat Pengangkatan Diangkat sebagai Komisaris Independen sejak 14 Maret 2014


melalui Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Nomor 41 tanggal 27 Maret
2014, yang dibuat oleh Notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito SH., Notaris di Jakarta

Place/Date of Birth Bandung, 07 May 1960

Age 56 Years

Nationality Indonesian

Education • (1983) Bachelor of Education Psychology from IKIP Jakarta


• (1985) Bachelor of Philosophy from Universitas Indonesia
• (1987) Master’s in Sociology from Universitas Indonesia
• (2001) PhD in Sociology from Universitas Indonesia

Professional Experience • (2008 - 2014) Chair of Doctoral Program in Management


Science, Graduate Program, Universitas Negeri Jakarta
• (2014 - present) Vice-Rector I for Academic Affairs of
Universitas Negeri Jakarta
• (2008 - present) Professor of Sociology, Universitas Negeri
Jakarta
• (1984 - present) Lecturer in the Department of Sociology,
Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Negeri
Jakarta

Organization Experience • (2006 - now) Head of Expert Council of Poros Pendidikan


• (2010 - now) Secretary of Leaders Forum of Lembaga
Pendidikan Tinggi Negeri
• (2016 - now) PP. AFI-KONI Advisory

Assignment History Appointed as Independent Commissioner in March 14, 2014


based on the Decree No. 41 dated March 27, 2014 composed by
Notary Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito SH., Notary in
Jakarta

58 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Tempat/Tgl. Lahir Bandung, 30 Mei 1978

Usia 38 tahun

Status WNI

Pendidikan • (2002) S1 Administrasi Negara Universitas Cendrawasih Papua


• (2009) S2 Ilmu Politik dari Universitas Indonesia

Pengalaman Kerja • (2004-2006) Staf Yayasan Pembangunan Kapasitas


Masyarakat Sipil Wamena
• (2006-2008) Peneliti ParHesia Institute di Jakarta
• (2009-skrg) Staf Khusus Anggota DPR RI
• (2011-skrg) Konsultan di Consores Consulting Jakarta

Pengalaman Organisasi -

Riwayat Pengangkatan Diangkat sebagai Komisaris Independen sejak 20 Maret 2015


Hironimus Hilapok melalui Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Adhi
Karya (Persero) Tbk. nomor 81 tanggal 30 Maret 2015 yang dibuat
Komisaris Independen oleh Notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito SH., Notaris
Independent Commissioner di Jakarta

Place/Date of Birth Bandung, 30 May 1978

Age 38 Years

Nationality Indonesian

Education • (2002) Bachelor of State Administration from Universitas


Cendrawasih, Papua
• (2009) Master’s in Political Science from Universitas Indonesia
Professional Experience • (2006 - 2008) Researcher at ParHesia Institute, Jakarta
• (2004 - 2006) Staff of Wamena Civil Society Capacity
Building Foundation
• (2011 - present) Consultant at Consores Consulting, Jakarta
• (2009 - present) Special Staff for the Member of Parlia-
ment

Organization Experience -

Assignment History Appointed as Independent Commissioner in March 20, 2015


based on the Decree No. 81 dated March 30, 2015 composed
by Notary Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito SH,. Notary
in Jakarta

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 59


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Profil Anggota Direksi


Profile Of The Board Of Directors Members

Tempat/Tgl. Lahir Boyolali, 11 September 1959

Usia 57 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1983) S1 Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret Surakarta


• (1997) S2 Manajemen Universitas Gadjah Mada Yogyakarta
• (2002) S2 Psikologi Industri UNTAG Surabaya

Pengalaman Kerja • (2006-2007) General Manager Operasi 1


• PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
• (2007-2008) General Manager Sipil Umum PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk.
• (2008-2014) Direktur I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
• (2015-2016) Wakil Direktur Utama PT Wijaya Karya
(Persero) Tbk.

Pengalaman Organisasi • (2015-2019) Anggota Komite Eksekutif Komite Nasional Indo-


Budi Harto nesia-Bendungan Besar (KNI BB)
Direktur Utama • (2015-sekarang) Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni UNS
President Director (IKA UNS)
• (2012-2016) Ketua Ikatan Alumni Teknik Sipil UNS
• (2011-2015) Bendahara HPJI

Riwayat Pengangkatan Diangkat sebagai Direktur Utama sejak 8 April 2016 melalui
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Nomor 63 tanggal 27 April 2016 yang
dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, SH., MKn., Notaris di Jakarta

Place/Date of Birth Boyolali, 11 September 1959

Age 57 Years

Nationality Indonesian

Education • (1983) Bachelor of Civil Engineering from Universitas Sebelas


Maret Surakarta
• (1997) Master’s in Management from Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
• (2002) Master’s in Industrial Psychology from UNTAG
Surabaya

Professional Experience • (2015-2016) Vice President Director


PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
• (2008-2014) Director I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
• (2007-2008) GM General Civil PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
• (2006-2007) GM Operation 1 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Organizational Experience • (2015 - 2016) Vice President Director of PT Wijaya Karya


(Persero) Tbk
• (2008 - 2014) Director I PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
• (2007 - 2008) General Manager of Civil and General Affairs of
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
• (2006 - 2007) General Manager of Operations 1 PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk.

Assignment History Appointed as President Director at April 8, 2016 based on the


Decree of General Meeting of Shareholders PT Adhi Karya
(Persero) Tbk. No. 63 dated April 27, 2016 composed by Notary
Ashoya Ratam, SH., MKn., Notary in Jakarta

60 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Tempat/Tgl. Lahir Jakarta, 07 September 1967

Usia 49 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1991) S1 Fakultas Ekonomi Universitas Nusantara Bandung


• (2011) S2 Fakultas Ilmu Manajemen Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta

Pengalaman Kerja • (2010-2011) Kepala Biro Keuangan PT Waskita Karya


(Persero) Tbk.
• (2010-2014) Kepala Departemen Keuangan dan Risiko PT
Waskita Kaya (Persero) Tbk.
• (2014) Sekretaris Perusahaan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
• (2014-2015) Direktur Keuangan PT Waskita Beton Precast

Pengalaman Organisasi -
Haris Gunawan
Riwayat Pengangkatan Diangkat sebagai Direktur sejak 22 September 2015 melalui Akta
Direktur Keuangan & Legal Pernyatan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Finance & Legal Director PT Adhi Karya (Persero) Tbk. nomor 23 tanggal 22 September 2015
yang dibuat oleh Notaris Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta

Place/Date of Birth Jakarta, 7 September 1967

Age 49 Years

Nationality Indonesian

Education • (1991) Bachelor of Economics from Universitas Nusantara


Bandung
• (2011) Master’s in Business Management from Universitas
Gadjah Mada Yogyakarta

Professional Experience • (2014-2015) Finance Director of PT Waskita Beton Precast


• (2014) Corporate Secretary of PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
• (2010-2014) Head of Department of Finance and Risk of
PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
• (2010-2011) Chief of Financial Bureau of PT Waskita Karya
(Persero) Tbk.
Organizational Experience -

Assignment History Appointed as Director at September 22, 2015 based on the


Decree of General Meeting of Shareholders PT Adhi Karya
(Persero) Tbk. No. 23 dated September 22, 2015 composed by
Notary Fathiah Helmi, SH., Notary in Jakarta

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 61


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Tempat/Tgl. Lahir Banjarnegara, 20 September 1960

Usia 56 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1989) S1 T. Sipil Universitas Atmajaya Yogyakarta


• (2005) S2 Manajemen Universitas Diponegoro

Pengalaman Kerja • (1992-2008) Project Manager


• (2008-2011) Production Manager DK V Kalimantan
• (2011-2013) Kepala Divisi Konstruksi Medan
• (2013-2014) Kepala Divisi Konstruksi IV Surabaya

Pengalaman Organisasi -

Riwayat Pengangkatan Diangkat sebagai Direktur PT Adhi Karya (Persero) Tbk. sejak
14 Maret 2014 melalui Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang
BEP Adji Satmoko Saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Nomor 41 tanggal 27 Maret
2014 yang dibuat oleh Notaris Ir. Nannete Cahyanie Handari Adi
Direktur SDM, Sistem & Investasi Warsito, SH., Notaris di Jakarta
Director of Human Capital, System
& Investment
Place/Date of Birth Banjarnegara, 20 September 1960

Age 56 Years

Nationality Indonesian

• (1989) Bachelor of Civil Engineering from Universitas Atmajaya


Education
Yogyakarta
• (2005) Master’s in Management from Universitas Diponegoro

• (2013-2014) Head of Construction Division IV Surabaya


Professional Experience
• (2011-2013) Head of Construction Division III Medan
• (2008-2011) Production Manager of Construction Division V
Kalimantan
• (1992-2008) Project Manager

Organizational Experience -

Assignment History Appointed as Director at March 14, 2014 based on the Decree of
General Meeting of Shareholders PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
No. 41 dated March 27, 2014 composed by Notary Ir. Nannete
Cahyanie Handari Adi Warsito, SH., Notary in Jakarta

62 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Tempat/Tgl. Lahir Kediri, 22 Januari 1965

Usia 52 tahun

Status WNI

Pendidikan (1989) S1 Teknik Sipil Universitas Brawijaya Malang

Pengalaman Kerja • (2007 - 2010) Kepala Divisi Konstruksi III Wilayah Sumatera
• (1999 - 2002) Kepala Bagian Teknik
• (2002 - 2005) Kepala Cabang V Wilayah Jawa Barat
dan Banten
• (2005 - 2007) Wakil Kepala Divisi Konstruksi I Jakarta
• (2010 - 2011) Kepala Divisi Konstruksi II Wilayah Jakarta,
Jawa Barat, dan Banten
• (2011 - 2013) Kepala Divisi Konstruksi I Jakarta

Pengalaman Organisasi • (2015 - sekarang) Ketua Bidang Asosiasi Kontraktor Indonesia


Djoko Prabowo (AKI)
• (2015 - 2019) Ketua U.K. HPJI Kerjasama Pemerintah - Swasta
Direktur Operasi I • (2003 - 2005) Wakil Ketua AABI - Jawa Barat
Director of Operation I
Riwayat Pengangkatan Diangkat sebagai Direktur sejak 19 April 2013 melalui Akta
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
PT Adhi karya (Persero) Tbk. Nomor 49 tanggal 19 April 2013
yang dibuat oleh Notaris Ir. Nannete Cahyanie Handari Adi
Warsito, SH., Notaris di Jakarta

Place/Date of Birth Kediri, 22 January 1965

Age 52 Years

Nationality Indonesian

Education (1989) Bachelor of Civil Engineering from Universitas Brawijaya


Malang

Professional Experience • (2011-2013) Head of Construction Division I Jakarta


• (2010-2011) Head of Construction Division II Jakarta, West
Java & Banten
• (2007-2010) Head of Construction Division III Sumatra
• (2005-2007) Deputy Head of Construction Division I Jakarta
• (2002-2005) Head of Branch V West Java & Banten
• (1999-2002) Head of Technical Section

Organizational Experience • (2015-sekarang) Committee Chairman at Indonesian


Contractors Association
• (2015-2019) Chairman of Public-Private Partnership Work
Unit, Indonesia Road Development Association (HPJI)
• (2003 - 2005) Vice Chairman of Indonesia Asphalt and
Concrete Association - West Java

Assignment History Appointed as Director at April 19, 2013 based on the Decree of
General Meeting of Shareholders PT Adhi Karya (Persero) Tbk. No.
49 dated April 19, 2013 composed by Notary Ir. Nannete Cahyanie
Handari Adi Warsito, SH., Notary in Jakarta

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 63


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Tempat/Tgl. Lahir Wonosobo, 19 Februari 1965

Usia 52 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1987) S1 Teknik Sipil Universitas Diponegoro Semarang


• (1997) S2 Manajemen Sekolah Tinggi Manajemen PPM
Jakarta

Pengalaman Kerja • (2010 - 2015) Direktur Utama PT WIKA Realty


• (2008 - 2010) Direktur Utama PT WIKA Bangunan Gedung
• (2008 - 2010) General Manager Bangunan Gedung PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk.
• (2008) Manager Divisi DBG PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Pengalaman Organisasi (2011 - 2016) Wakil Bendahara Umum DPP


Real Estate Indonesia (REI)
Budi Saddewa Soediro
Riwayat Pengangkatan Diangkat sebagai Direktur sejak 22 September 2015 melalui Akta
Direktur Operasi II Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham PT Adhi
Director of Operation II Karya (Persero) Tbk. Nomor 23 tanggal 22 September 2015 yang
dibuat oleh Notaris Fathiah Helmi, SH., Notaris di Jakarta

Place/Date of Birth Wonosobo, 19 February 1965

Age 52 Years

Nationality Indonesian

Education • (1987) Bachelor of Civil Engineering from Universitas


Diponegoro Semarang
• (1997) Master’s in Management from Sekolah Tinggi
Manajemen PPM Jakarta

Professional Experience • (2010-2015) President Director of PT WIKA Realty


• (2008-2010) President Director of PT WIKA Bangunan
Gedung
• (2008-2010) General Manager of Building Construction
Division PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
• (2008) Manager of Building Construction Division PT Wijaya
Karya (Persero) Tbk.

Organizational Experience (2011-2016) Vice General Treasury, Central Leadership Council of


Real Estate Indonesia (REI)

Assignment History Appointed as Director at September 22, 2015 based on the De-
cree of General Meeting of Shareholders PT Adhi Karya (Persero)
Tbk. No. 23 dated September 22, 2015 composed by Notary
Fathiah Helmi, SH., Notary in Jakarta

64 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Tempat/Tgl. Lahir Purworejo, 20 November 1965

Usia 51 tahun

Status WNI

Pendidikan • (1990) S1 Teknik Sipil Universitas Diponegoro


• (2015) S2 Manajemen Strategik Prasetiya Mulya Business
School
Pengalaman Kerja • (1999 - 2000) Project Manager Asam-asam Coal Field Power
Plant
• (2000 - 2003) Project Manager Cikampek Cirebon Double
Tracking Segment I
• (2003 - 2005) Project Manager Tarahan Coal Field
• (2007 - 2010) Kepala Divisi Internasional, Jakarta
• (2010) Asisten Direksi Power Plant Lot I: Civil & Piling Working
• (2010 - 2012) Penugasan di Adhi Oman LCC
• (2012) Wakil Kepala Divisi EPC
Pundjung Setya Brata • (2012 - 2013) Kepala Divisi Engineering Pengembangan dan
Direktur Operasi III System Management
Director of Operation III • (2013 - 2014) Kepala Divisi Kerja Sama Bisnis

Pengalaman Organisasi Pengurus Maska (Masyarakat Perkeretaapian Indonesia/


Indonesian Railway Society)

Riwayat Pengangkatan Diangkat menjadi Direktur PT Adhi Karya (Persero) Tbk. sejak
27 Juni 2014 melalui Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham No. 24 tanggal 4 Juli 2014 yang dibuat oleh Notaris
M. Nova Faisal, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta

Place/Date of Birth Purworejo, 20 November 1965

Age 51 Years

Nationality Indonesian

Education • (1990) Bachelor of Civil Engineering from Universitas


Diponegoro
• (2015) Master’s in Strategic Management from Prasetiya Mulya
Business School

Professional Experience • (2013-2014) Head of Business Partnership Division


• (2012-2013) Head of Engineering, Development & Manage-
ment System Division
• (2012) Deputy Head of EPC POWER Division
• (2010-2012) Assignment Abroad in Adhi Oman,
• LCC
• (2010) Assistant to the Directors
• (2007-2010) Head of International Division, Jakarta
• (2003-2005) Project Manager Tarahan Coal Field Power Plant
Lot I: Civil & Piling Working
• (2000-2003) Project Manager Cikampek Cirebon Double
Tracking Segment I
• (1999 - 2000) Project Manager Asam-asam Coal Field Power
Plant
Organizational Experience Management of Maska (Indonesian Railway Society)

Assignment History Appointed as Director at June 27, 2014 based on the Decree of
General Meeting of Shareholders PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
No. 24 dated July 4, 2014 composed by Notary M. Nova Faisal,
SH., M.Kn., Notary in Jakarta

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 65


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Sumber Daya Manusia Human Capital


Kemampuan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) The competency and quality of human resource has
merupakan kunci keberhasilan sebuah organisasi. always been the key to success for any organization.
ADHI meyakini bahwa sebanyak 1.794 karyawan ADHI believes that the 1,794 people who work with
Perusahaan merupakan jantung pertumbuhan us are the heart of our business growth. They are the
bisnis, mereka merupakan kekuatan strategis untuk strategic power that can bring the company to reach
membawa Perseroan hingga bisa meraih pencapaian its 2016 business goal.
bisnis di tahun 2016.

Komposisi Karyawan Composition of Personnel

Saat ini jumlah seluruh pekerja ADHI adalah 1.794 Currently, ADHI has a total of 1,794 personnel. The
yang terdiri dari berbagai komposisi. Berikut Tabel following is a table of comparison of our personnel in
Perbandingan Karyawan Tahun 2016 dan 2015. 2015 and 2016.

PERBANDINGAN JUMLAH SELURUH KARYAWAN


Comparison Of Total Personnel

PERBANDINGAN KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN


Comparison of Personnel Composition Based on Sex

PERBANDINGAN KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN USIA


Comparison of Personnel Composition Based on Age

66 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

PERBANDINGAN KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN


Comparison Of Personnel Composition Based On Level Of Education
Strata-2 - Postgraduate Strata-2 - Postgraduate

59 52
Strata-1 - Undergraduate
Strata-1 - Undergraduate
1.066
1.151
Sarjana Muda - Diploma
251
SMA - Senior High School
Sarjana Muda - Diploma
2015
397
246
2016
SMA - Senior High School
338
PERBANDINGAN KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN STATUS KEPEGAWAIAN
Comparison Of Personnel Composition Based On Employment Status

PERBANDINGAN KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN JABATAN


Comparison OfBERDASARKAN
Personnel Composition
JABATAN Based On Level Of Job Position
Based on Position
General Manager, Kepala Divisi, General Manager, Kepala Divisi,
dan Direksi Anak Perusahaan dan Direksi Anak Perusahaan
General Manager, Kepala Divisi, General Manager, Kepala Divisi,
dan Direksi Anak Perusahaan dan Direksi Anak Perusahaan

26 34
Manajer - Manager
Manajer - Manager 214
113
Staf - Staff
Staf - Staff 1.518
1.655 2015
2016

Pengembangan Kompetensi Karyawan Personnel Competence Development

People Development (pengembangan karyawan) People Development is an effort to complement and


adalah upaya untuk melengkapi dan meningkatkan improve the competency of our Employees so that
kompetensi Karyawan dengan kemampuan yang they obtain the skills to satisfy current and future
dibutuhkan oleh Perseroan di saat ini dan di masa needs of the Company. This personnel development
mendatang. Pengembangan karyawan ADHI sendiri system is categorized into three groups:
digolongkan dalam tiga kelompok, yaitu:

• Organizational Development Program, untuk • Organizational Development Program: targeted


semua karyawan dalam rangka mendukung at all Personnel in order to support the general
kebutuhan Perseroan secara keseluruhan, needs of the Company

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 67


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

• Individual Development Program, untuk • Individual Development Program: to improve


meningkatkan kompetensi karyawan sesuai individual personnel competency to match their
dengan rencana karir individu dan job requirement career plan and job requirements in each position
di masing-masing jabatan, dan • Management Development Program: to improve
• Management Development Program, untuk competency of the Managers and the Leadership
meningkatkan kompetensi para Manager dan of the Company
Pemimpin Perseroan.

Sistem pengembangan yang dilaksanakan bertujuan The purpose of this development system is to support:
untuk mendukung: • The needs of the Company
• Kebutuhan Perseroan • The core competence of the Company
• Kompetensi inti Perseroan • Efforts to handle strategic challenges of the
• Tantangan Strategis Perseroan Company
• RJPP dan RKAP Perusahaan dan Anak • The Long-term Plan and the Work and Budget
Perusahaan Plan for The Company and its Subsidiaries
• Perbaikan Kinerja Perseroan • The improvement of the Company’s performance
• Pengembangan Inovasi • Innovation development
• Praktek Bisnis yang beretika • Ethical business practices
• Meningkatkan fokus kepada Pelanggan • The improvement of the focus on customers
• Terjadinya transfer pengetahuan dari tenaga • Transfer of knowledge from outgoing or retiring
kerja yang pindah atau pensiun personnel
• Terjadinya peningkatan pengetahuan dan • Increase of new work knowledge and skills
keterampilan baru dalam pekerjaan

ADHI Learning Centre (ALC) ADHI Learning Centre (ALC)

Pelatihan merupakan hal signifikan yang selalu Training is the Company’s significant annual program
menjadi program tahunan Perseroan dan wajib in which every personnel is obligated to participate.
diikuti Karyawan dan Manajemen Perseroan The goal is to maximize everyone’s performance. Since
untuk meningkatkan kinerja agar lebih maksimal. 2011 the ADHI Learning Center (ALC) development has
Pengembangan ADHI Learning Center (ALC) sejak remained the Human Resource (HR) Department’s
tahun 2011 menjadi fokus utama Departemen main focus to enhance and advance the skills of the
Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengasah employees on their respective fields.
serta mengembangkan kemampuan Karyawan dan
Manajemen sesuai dengan posisinya.

Pembangunan ALC sebagai pusat pendidikan dan The establishment of ALC as ADHI’s internal training
pelatihan karyawan internal ADHI mendukung center has reinforced HR Department’s efforts in
Departemen Sumber Daya Manusia (SDM) dalam carrying out internal competency development training
menjalankan program pengembangan kompetensi programs. Since the ALC internal training programs
karyawan melalui pelatihan-pelatihan internal. were directly coordinated by the HR Department,
Kegiatan pelatihan internal ALC yang dimaksud the needs to have external similar programs were
dikoordinir secara langsung oleh Departemen SDM, minimized. Any participation of ADHI’s employees
sehingga ADHI meminimalisasi pelaksanaan program in external training is limited based on necessity. By
pelatihan eksternal. Keikutsertaan karyawan ADHI taking this approach, the Company managed to lower
dalam program pelatihan eksternal disesuaikan such expenses, which was in line with its efficiency
dengan kebutuhan di lapangan. Hal ini dilakukan policy in 2016.
dalam rangka mendukung inisiatif efisiensi biaya
yang sedang dijalankan Perseroan di tahun 2016.

Materi kurikulum pelatihan ALC disusun sesuai The ALC training curriculum materials are compiled
dengan lingkup kerja (job description) tiap karyawan based on an employee’s job description and position,
sesuai jabatan masing-masing, dengan tujuan so that they would sharpen their particular skills. The
karyawan semakin kompeten dalam menjalankan personnel training module consists of hard skill and soft
fungsinya. Modul pelatihan karyawan terdiri dari skill materials developed in accordance to individual
materi hard skill dan soft skill yang dikembangkan gap analysis. The individual gap measurement is
dari celah kemampuan individu. Pengukuran celah based on potential and competence assessment and
kemampuan individu dilakukan melalui assessment individual performance appraisal.
potensi dan kompetensi serta hasil dari Performance
Appraisal individu.

68 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Setiap penyelenggaraan pelatihan, ALC memberikan In every training, ALC conducts Pre-Tests to find
Pre-Test sebelum pelaksanaan pelatihan untuk out what material needs to be enhanced and Post-
mengetahui materi apa yang perlu pendalaman, Tests to find how much material the participants
dan Post-Test setelah pelaksanaan pelatihan untuk absorbed. Scores from Pre-Tests and Post-Tests will
mengetahui seberapa jauh materi diserap oleh be considered in the employee performance appraisal.
peserta pelatihan. Nilai dari Pre dan Post-Test akan
diperhitungkan pada saat penilaian kinerja karyawan.

Program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan Most of the training and development programs during
selama 2016 sebagian besar meneruskan program 2016 basically were continuation of the previous
yang dilakukan di tahun 2015, yaitu: year’s:

1. Bidang Keuangan 1. Finance


Finance for Non Finance (FINON) untuk para Finance for Non Finance (FINON) for Operational
Manajer Divisi Operasional dan Project Manager, Division Managers and Project Managers; Basics
Dasar-dasar Pengelolaan Keuangan untuk para of Financial Management for participants of the
peserta Fresh Graduate Development Program Fresh Graduate Development Program (FGDP);
(FGDP), Manajemen Keuangan untuk para and Financial Management for participants of
peserta Project Finance Manager (PFM) dan para Project Finance Manager (PFM) and Project
peserta Project Manager Development Program Manager Development Program (PMDP).
(PMDP).

2. Bidang Sumber Daya Manusia 2. Human Resources


Pengenalan Visi, Misi, dan Nilai ADHI untuk para Introduction to Vision, Mission and Values of
peserta Fresh Graduate Development Program ADHI for participants of the Fresh Graduate
(FGDP) dan para peserta Great Employee Development Program (FGDP) and the Great
Development Program (GEDP), Sosialisasi Employee Development Program (GEDP);
Undang Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Promotion of Act Number 13 Year 2003 on
Ketenagakerjaan untuk para peserta Project Labor for participants of the Project Manager
Manager Development Program (PMDP). Development Program (PMDP).

3. Bidang Produksi 3. Production


Workshop Pengendalian Biaya (Cost Control), Cost Control Workshop, Scheduler Workshop,
Workshop Pengendalian Waktu (Scheduller), Risk Management Training, Precast Concrete
Pelatihan Manajemen Risiko, Pelatihan Training, Promotion of E-Risk, Basics of Project
Precast Beton, Sosialisasi E-Risk, Dasar-dasar Management for participants of the Fresh
Pengelolaan Proyek untuk para peserta Fresh Graduate Development Program (FGDP) and the
Graduate Development Program (FGDP) dan para Great Employee Development Program (GEDP).
peserta Great Employee Development Program
(GEDP).

4. Bidang Hukum 4. Legal


Sosialisasi Good Corporate Governance (GCG), Promotion of Good Corporate Governance
Code of Conduct (CoC) dan Pedoman Gratifikasi (GCG), Code of Conduct (COC) and Gratuities
untuk para peserta Fresh Graduate Development Guidelines for participants of the Fresh Graduate
Program (FGDP) dan para peserta Great Employee Development Program (FGDP) and the Great
Development Program (GEDP), Pelatihan FIDIC. Employee Development Program (GEDP), FIDIC
Training.

5. Bidang Lainnya 5. Other Trainings


Pelatihan Ahli K3-Umum, Pelatihan Manajemen General Work Health, Safety and Environment
Risiko, Sosialisasi Program Health Safety and (HSE) Expert Training, Risk Management
Environment (HSE), Workshop Pemeliharaan Training, Promotion of HSE Program, Road and
Jalan dan Jembatan untuk para Karyawan Bridges Maintenance Workshop for Employees
Departemen LRT. of the LRT Department.

6. Sertifikasi 6. Certification
Untuk meningkatkan profesionalisme dan Along with technical and soft skill training
kompetensi karyawan secara berkesinambungan, programs, to continually improve personnel
selain program pelatihan teknis dan profesionalism and competence, ADHI also
pelatihan soft skill, ADHI juga melaksanakan organized a series of certification programs

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 69


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

serangkaian program sertifikasi profesi sesuai specifically suited for every work units and
dengan kebutuhan tiap Unit Kerja dan entitas subsidiaries. Certifications conducted on 2016
Anak Perusahaan. Sertifikasi yang telah were:
terselenggarakan pada tahun 2016 antara lain: • ASEAN Chartered Professional Engineer
• Sertifikasi ASEAN Chartered Professional (ACPE) Certification for Project Managers
Engineer (ACPE) untuk para Project • General Work HSE Expert Certification
Manager, • Risk Management Certification
• Sertifikasi Ahli K3-Umum, • Criteria for Performance Excellence
• Sertifikasi Manajemen Risiko, Assessment-Interpretation (KPKU)
• Sertifikasi Kriteria Penilaian Kinerja Unggul Certification
(KPKU)-Interpretasi, • Criteria for Performance Excellence
• Sertifikasi KPKU-Evaluator, Assessment-Evaluator (KPKU) Certification
• Sertifikasi KPKU-Asesor, • Criteria for Performance Excellence
• Sertifikasi Audit Intern, Assessment-Assessor (KPKU) Certification
• Uji Kompetensi untuk para Tukang dan • Internal Audit Certification
Mandor, • Competency Test for Workers and
• Sertifikasi Tenaga Kerja Terampil, dan Supervisors
• Bimbingan Teknis serta Sertifikasi Tenaga • Skilled Workers Certification
Ahli. • Technical Coaching and Certification for
Expert Staffs

Perseroan memfasilitasi insan ADHI dalam The Company facilitated every ADHI employee
proses mendapatkan sertifikat dari berbagai in getting certificates from both national and
asosiasi nasional maupun internasional. Dengan international associations. With a certificate
sertifikasi, kehandalan kompetensi sumber in hand, an employee’s competence would be
daya yang dimiliki ADHI tentunya akan lebih widely recognized by others. It is a solid proof
mendapat pengakuan dari pihak eksternal. that the employee has an accepted standard
Sertifikasi ini membuktikan bahwa insan ADHI competence required for the ongoing project.
memiliki kompetensi standar yang terkait dengan
pelaksanaan proyek yang sedang berjalan.

7. Pendidikan Formal 7. Formal Education


Untuk meningkatkan profesionalisme dan To sustainably improve employee professionalism
kompetensi karyawan secara berkesinambungan, and competence, along with internal trainings
selain program pelatihan internal ADHI ADHI provides the opportunity for employees to
memberikan kesempatan kepada karyawan enroll in Formal Education Programs.
untuk mengikuti Program Pendidikan Formal.

Program Pendidikan Formal yang diikuti di tahun In 2016, Formal Education Programs that ADHI
2016 antara lain: employees participated in includes:
• Certificate of Business Management • Certificate of Business Management
(CBM)– Modul HR (CBM)– Modul HR
• Certificate of Business Management • Certificate of Business Management
(CBM)– Modul Finance (CBM)– Modul Finance
• Program Magister Management (MM) • Magister Management Program (MM)

Biaya Pelatihan, Sertifikasi/Pengembangan dan Expenses for Training, Certification/Development and


Pendidikan Formal Formal Education

Pada tahun 2016, biaya pelatihan yang dikeluarkan In 2016, the Company spent Rp795,823,679 (seven
oleh Perseroan untuk Pelatihan ALC adalah sebesar hundred ninety five million eight hundred twenty
Rp795.823.679,- (tujuh ratus sembilan puluh lima three thousand six hundred seventy nine rupiah)
juta delapan ratus dua puluh tiga ribu enam ratus for ALC Training, Rp1,512,873,735 (one billion five
tujuh puluh sembilan rupiah). Untuk Biaya Pelatihan hundred twelve million eight hundred seventy three
Eksternal adalah sebesar Rp1.512.873.735,- (satu thousand seven hundred thirty five rupiah) for External
miliar lima ratus dua belas juta delapan ratus tujuh Training, Rp1,014,180,887 (one billion fourteen million
puluh tiga ribu tujuh ratus tiga puluh lima rupiah). one hundred eighty thousand eight hundred eighty
Kemudian untuk Biaya Sertifikasi/Pengembangan seven rupiah) for Certification/Development and
sebesar Rp1.014.180.887 (satu miliar empat belas Rp381,270,700 (three hundred eighty one million two
juta seratus delapan puluh ribu delapan ratus delapan hundred seventy thousand seven hundred rupiah) for
puluh tujuh rupiah), dan Biaya Pendidikan Formal Formal Education.

70 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

sebesar Rp381.270.700 (tiga ratus delapan puluh Total Company expenses for Training, Certification/
satu juta dua ratus tujuh puluh ribu tujuh ratus rupiah). Development and Formal Education in 2016 is
Total Biaya Pelatihan, Sertifikasi/Pengembangan dan Rp3,709,149,001 (three billion seven hundred nine
Pendidikan Formal yang dijalankan Perseroan untuk million one hundred forty nine thousand and one
tahun 2016 berjumlah Rp3.704.149.001 (tiga miliar rupiah).
tujuh ratus empat juta seratus empat puluh sembilan
ribu satu rupiah).

PENGEMBANGAN KOMPETENSI KARYAWAN BERDASARKAN LEVEL 2016


Competency Development of Employee Based On Level 2016

LEVEL PELATIHAN
Description Organizer

2015 2016

Certified Business Management Program in CEO TALK ON HOLDING COMPANY


Financial Management

Certified Business Management Program in Human ISO 31000 International Risk Management
Resources Management Standard ERM Fundamentals

Finnon Asesor Kriteria Penilaian Kinerja Unggul BUMN`


General Manager
Asesor Kriteria Penilaian Kinerja Unggul BUMN

Fraud & Its Mitigation in Financial Report Asesor Lanjutan


Advanced Assessors

KPKU - Assessor

KPKU - Interpretasi
Interpretation of KPKU

BUMN Alignment Asesor Kompetensi


Assessor of Competence

Certified Business Management Program KPKU - Interpretasi


in Financial Management Interpretation of KPKU

Certified Business Management Program Pembekalan Direksi Untuk Project Manager


Human Resources Management Provisions For Member Board Of Directors
To Project Manager

Dasar-dasar Internal Audit Pengembangan Skema Sertifikasi Kompetensi


Basic of Internal Auditing The Development Of The Scheme Certification
Competence

Finnon Sosialisasi E-Risk Management


E-risk Management Socialization
Fraud & ITS Mitigation Financial Report
Manajer Biro & Divisi
KPKU - Assessor

KPKU - Interpretasi
Interpretation of KPKU

Pemahaman Tindak Lanjut Hasil Audit


Understanding follow up Audit results

Practical Coaching, Counseling and Mentoring

Psikologi dan Komunikasi Dalam Audit


Psychology And Communication In An Audit

Sosialisai E-Faktur Pajak


E-Risk Tax Socialization

Strategi Audit Legal Kontrak dan Kertas Kerja


Strategy Audit Legal Contract And Paper

Ahli Muda K3 Konstruksi Instalatur Jaringan Gas


Young Health and Safety Expert Gas Network Installer
Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Finnon KPKU - Interpretasi
71
Manajer Biro & Divisi
KPKU - Assessor

PROFIL PERUSAHAAN
KPKU - Interpretasi COMPANY PROFILE
Interpretation of KPKU

Pemahaman Tindak Lanjut Hasil Audit


Understanding follow up Audit results

Practical Coaching, Counseling and Mentoring

Psikologi dan Komunikasi Dalam Audit


Psychology And Communication In An Audit

Sosialisai E-Faktur Pajak


E-Risk Tax Socialization

Strategi Audit Legal Kontrak dan Kertas Kerja


Strategy Audit Legal Contract And Paper

Ahli Muda K3 Konstruksi Instalatur Jaringan Gas


Young Health and Safety Expert Gas Network Installer

Finnon KPKU - Interpretasi


Interpretation of KPKU

Pemahaman Tindak Lanjut Hasil Audit Pembekalan Direksi Untuk Project Manager
Understanding follow up Audit results Provisions For Member Board Of Directors
To Project Manager

Planning Implementation 2015 Pengarahan Calon Project Manager


Briefing Candidates Project Manager

Practical Coaching, Counseling and Mentoring Pengendalian Waktu Pelaksanaan & Kontraktual
Proyek EPC / EOT
Control The Period For Implementation And
Contractual Project EPC/EOT

Team Empowerment Precast - Beton


Precast - Concreate
Manajer Proyek
Rapat Koordinasi HSE & Security
Coordination Meeting Hse And Security

Sosialisasi E-Risk Management


E-Risk Management Socialization

Ahli Muda K3 Konstruksi Diskusi & Penyegaran Cost Control


Young Health and Safety Expert Discussion And Refreshment Cost Control

Cost Control 2015 KPKU - Interpretasi


Interpretation of KPKU

Dasar-dasar Project Management Pembekalan Direksi Untuk Project Manager


Project Management Basics Briefing member Board of Directors to
project manager

Finnon Pengarahan Calon Project Manager


Briefing Candidates Project Manager

Planning Implementation 2015 Pengendalian Waktu Pelaksanaan dan


Kontraktual Proyek EPC/EOT
Control The Period For Implementation And
Contractual Project EPC/EOT

Practical Coaching, Counceling and Mentoring Precast - Beton


Precast - Concreate
Level-2 Project
Scheduler 2015 Sosialisasi E-Risk Management
E-Risk Management Socialization

Sosialisasi E-Faktur Pajak Uji Coba Aplikasi E-Procurement


E-Risk Tax Socialization Pilot Application E-Procurement

Struktur Bangunan Gedung


Infrastructure Building

Team Empowerment

Ahli Muda K3 Konstruksi Diskusi & Penyegaran Cost Control


Young Health and Safety Expert Discussion And Refreshment Cost Control

Cost Control 2015 Instalatur Jaringan Gas


Gas network Installer

Dasar-dasar Project Management KPKU - Interpretasi


Project Management Basics Interpretation of KPKU

72 Laporan
Dasar-dasar Project Management Tahunan 2016
(Re-ALC)
The Rudiments Project Management (Re-alc)
Annual Report
Pengarahan Calon Project Manager
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Briefing Candidates Project Manager
Practical Coaching, Counceling and Mentoring Precast - Beton
Precast - Concreate
Level-2 Project
Scheduler 2015 Sosialisasi E-Risk Management
E-Risk Management Socialization

Sosialisasi E-Faktur Pajak THE


Uji FUTURE,
Coba AplikasiENGINEERED.
E-Procurement
E-Risk Tax Socialization Pilot Application E-Procurement

Struktur Bangunan Gedung


Infrastructure Building

Team Empowerment

Ahli Muda K3 Konstruksi Diskusi & Penyegaran Cost Control


Young Health and Safety Expert Discussion And Refreshment Cost Control

Cost Control 2015 Instalatur Jaringan Gas


Gas network Installer

Dasar-dasar Project Management KPKU - Interpretasi


Project Management Basics Interpretation of KPKU

Dasar-dasar Project Management (Re-ALC) Pengarahan Calon Project Manager


The Rudiments Project Management (Re-alc) Briefing Candidates Project Manager

Planning Implementation 2015 Pengendalian Waktu Pelaksanaan & Kontraktual


Proyek EPC /EOT`
Control The Period For Implementation And
Contractual Project EPC/EOT

Scheduler 2015 Precast - Beton


Precast - Concreate

Sosialisasi E-Faktur Pajak Sosialisasi E-Risk Management


E-Risk Management Socialization E-Risk Management Socialization

Struktur Bangunan Gedung Uji Coba Aplikasi E-Procurement


Infrastructure Building Pilot Application E-Procurement

Team Empowerment Rapat Koordinasi HSE - Security


HSE coordination meetings - Security

Awareness ISO 14001 2015 -


Staff Manajemen Lingkungan
Awareness ISO 14001 2015 -
Management of the environment

Awareness ISO 9001 2015 -


Sistem Manajemen Mutu
Awareness ISO 9001 2015 -
of QMS

Awareness OHSAS 18001 2007 -


Occupational Health

Certified Human Resources Generalist

Finnon

KPKU - Interpretasi
Interpretation of KPKU

Pengelolaan Info Pasar 2016


Info Management Market 2016

Practical Coaching, Counceling and Mentoring

Training Ahli Keselamatan dan


Kesehatan Kerja Umum
Expert training of health and safety
of common labor

TOTAL BIAYA PELATIHAN Rp3.704.149.001 Rp2.182.674.031


Total of Training Expenses

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 73


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Komposisi Pemegang Saham


Composition Of Shareholders

KOMPOSISI 20 PEMEGANG SAHAM TERBESAR


Composition of 20 Largest Shareholders

NO. PEMEGANG SAHAM STATUS JUMLAH SAHAM PERSENTASE KEPEMILIKAN


No. Shareholders Status Number of Shares Percentage of Ownership

1 Negara Republik Indonesia Pemerintah 1.816.046.624 51,00%


Republic of Indonesia Government

2 Citibank New York S/A Government Institusi Asing 56.684.400 1,59%


of Norway - 16 Foreign Institution

3 RD Premier ETF INDO State-Owned Institusi Asing 51.420.320 1,44%


Companies - 889064000 Foreign Institution

4 UBS AG LDN Branch A/C Institusi Asing 36.931.400 1,04%


Client – 2157234000 Foreign Institution

5 The NT TST Co S/A British Columbia Institusi Asing 29.082.000 0,82%


Investment Management Corporation Foreign Institution

6 HSBC Bank PLC RE: LXG/HSBC Global Institusi Asing 28.491.100 0,80%
Investment Funds Asia Ex Japan Equity Foreign Institution
Smaller Companies

7 BNYMSANV RE BNYMLB RE Employees Institusi Asing 27.052.900 0,76%


PROVIDENTFD Board – 2039844119 Foreign Institution

8 Citibank New York S/A The Emerging Institusi Asing 27.024.488 0,76%
Markets Small Cap Series of the DFA Foreign Institution
Investment Trust Company

9 Citibank New York S/A Emerging Institusi Asing 24.390.079 0,68%


Markets Core Equity Portfolio of Foreign Institution
DFA INV Dimensions GRP INC.

10 PT ASABRI (Persero) Institusi Lokal 23.760.720 0,67%


Local Institution

11 PT Asuransi Jiwa Adisarana Institusi Lokal 20.647.500 0,58%


Wanaartha – Desk 2 Local Institution

12 JPMCB NA RE-VANGUARD Total Institusi Asing 19.277.000 0,54%


International Stock Index Fund Foreign Institution

13 Reksa Dana BNP Paribas Infrastruktur Plus Institusi Lokal 18.912.700 0,53%
Local Institution

14 PT Asuransi Jiwa Sequis Life Institusi Lokal 16.248.400 0,46%


Local Institution

15 Dana Pensiun BRI (Swa Kelola 2) Institusi Lokal 15.017.500 0,42%


Local Institution

16 Mega Asset Mixed Institusi Lokal 14.356.000 0,40%


Local Institution

17 PT Asuransi Sinar Mas (1) Institusi Lokal 12.731.700 0,36%


Local Institution

18 SSB C021 ACF College Retirement Institusi Asing 11.783.905 0,33%


Equities Fund – 2144607801 Foreign Institution
19 PT ASABRI (Persero) – DAPEN TNI Institusi Lokal 11.439.280 0,32%
Local Institution

20 The Northern Trust Co S/A APS Fund Institusi Asing 11.053.100 0,31%
Foreign Institution

TOTAL 2.272.351.116 63.82%

74 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

DAFTAR PEMEGANG SAHAM DENGAN KEPEMILIKAN 5% ATAU LEBIH PER 31 DESEMBER 2016
List of Shareholders With Ownership More Than 5% per 31 December 2016

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih Shareholder with 5% or more of share ownership is
saham adalah Negara Republik Indonesia (Lihat tabel The Republic of Indonesia (see above table no. 1)
di atas no. 1)

KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PER 31 DESEMBER 2016


KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PER 31 DESEMBER 2016
Share Ownership Composition
Share Ownership Compositionper December
per December 31st 31,
20162016

No. PEMEGANG SAHAM (PEMODAL) NASIONAL JUMLAH SAHAM PERSENTASE KEPEMILIKAN


National Shareholders Number of Shares Percentage of Ownership

2016 2015 2016 2015


KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PER 31 DESEMBER 2016
NegaraOwnership
Share Republik Indonesia
Composition per December 31st 2016 1.816.046.624 1.816.046.624 51,00% 51,00%
1
Republic of Indonesia

No. PEMEGANG SAHAM (PEMODAL) NASIONAL


Perorangan Domestik JUMLAH SAHAM
627.862.422 576.614.757 PERSENTASE KEPEMILIKAN
17,63% 16,19%
2 National Shareholders Number of Shares Percentage of Ownership
Domestic Individuals
Reksadana 2016 2015 2016 2015
3 244.176.414 397.970.347 6,86% 11,18%
Investment Funds
Negara Republik Indonesia 1.816.046.624 1.816.046.624 51,00% 51,00%
1 Asuransi
4 Republic of Indonesia 173.121.548 125.673.697 4,86% 3,53%
Insurance Companies
Perorangan Domestik 627.862.422 576.614.757 17,63% 16,19%
2 Dana Pensiun 109.163.252 117.967.689 3,07% 3,31%
Domestic Individuals
5 Pension Funds
3 Reksadana
InvestmentTerbatas
Perseroan Funds 244.176.414
22.980.467 397.970.347
41.852.395 6,86%
0,65% 11,18%
1,18%
6 Limited Companies
Asuransi 173.121.548 125.673.697 4,86% 3,53%
4 Insurance Companies
Yayasan 12.039.802 12.759.891 0,33% 0,36%
7 Foundations
Dana Pensiun 109.163.252 117.967.689 3,07% 3,31%
5 Pension Funds
8 Koperasi 2.354.600 1.737.600 0,07% 0,05%
Cooperatives
Perseroan Terbatas 22.980.467 41.852.395 0,65% 1,18%
6 Limited Companies
Karyawan 10,000 10.000 0,00% 0,00%
9 Employees
Yayasan 12.039.802 12.759.891 0,33% 0,36%
7 Foundations
TOTAL 3.007.755.129 3.090.633.000 84,47% 86,79%
8 Koperasi 2.354.600 1.737.600 0,07% 0,05%
Cooperatives
Komposisi Pemegang Saham masyarakat dengan Public Shareholders composition with stock ownership
PEMEGANG
Karyawan SAHAM NASIONAL JUMLAH SAHAM 10.000
10,000 PERSENTASE
0,00% KEPEMILIKAN
0,00%
9 Employees
National Shareholders
kepemilikan saham masing-masing kurang dari 5%
Amount of Shares
less than 5% each as seen on above table no.4
Percentage of Ownweship
- no.9.
seperti dilihat pada tabel di atas no. 4 s.d. 9.
TOTAL 2016
3.007.755.129 2015
3.090.633.000 2016
84,47% 2015
86,79%
Badan Usaha Asing 544.589.758 466.404.583 15,29% 13.10%
Foreign Institutions
PEMEGANG SAHAM NASIONAL JUMLAH SAHAM PERSENTASE KEPEMILIKAN
Perorangan Asing
National Shareholders
8.504.489
Amount of Shares
3.811.793 0,24%
Percentage of Ownweship
0,11%
Foreign Individuals
2016 2015 2016 2015
TOTAL 553.094.247 470.216.376 15,53% 13,21%
Badan Usaha Asing 544.589.758 466.404.583 15,29% 13.10%
Foreign Institutions

Perorangan Asing 8.504.489 3.811.793 0,24% 0,11%


Foreign Individuals

TOTAL 553.094.247 470.216.376 15,53% 13,21%

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 75


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

DAFTAR KEPEMILIKAN SAHAM KOMISARIS DAN DIREKTUR PER 31 DESEMBER 2016


List of Commissioners and Directors Share Ownership Per 31 December 2016

76 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Pembuatan Marka Jalan Layang


Non-Tol Tendean
Road Marking on Non Toll
Flyover Tendean

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 77


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Wilayah Operasi Perusahaan


Operating Area Of The Company

PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


Head Office
South Building
Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 Jakarta 12510
+62 21 797 5312 +62 21 797 5311
adhi@adhi.co.id

Departemen Infrastruktur I Departemen Infrastruktur II


Department of Infrastructure I Department of Infrastructure II
South Building South Building
Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 Jakarta 12510 Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 Jakarta 12510
+62 21 797 5312 +62 21 797 5311 +62 21 797 5312
infrasatu@adhi.co.id infra2.adhi@gmail.com

Divisi Konstruksi I Divisi Konstruksi IV


Construction Division I Construction Division IV
MEDAN SURABAYA
Jl. Sei Silau No. 89 C Kel. Padang Bulan Selayang I Jl. Gayung Kebonsari No. 167A
Kec. Medan Selayang, Medan 20131 - Indonesia Surabaya 60231 - Indonesia
+62 61 822 5270 +62 61 822 5279 +62 31 8287251 , +62 31 8291671 , +62 31 8290910
sekretariat.dk1@gmail.com +62 31 829 0710 adhisub7@yahoo.com

Divisi Konstruksi II Divisi Konstruksi V


Construction Division II Construction Division V
PALEMBANG BALIKPAPAN
Jl. HBR Motik Km. 8 Komplek Taman Bukit Raflesia Jl. Milono No. 16
Blok AA No. 19 Sukarami Balikpapan 76112 - Indonesia
Palembang 30119 - Indonesia +62 542 736 315 +62 542 735 221
+62 711 5611 416 +62 711 5611 414 adhibpn@adhi.co.id

Divisi Konstruksi III Divisi Konstruksi VI


Construction Division III Construction Division VI
JAKARTA MAKASSAR
East Building Jl. Letjen. Hertasning B II/02
Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 Makassar 90222 - Indonesia
Jakarta 12510 - Indonesia +62 411 867176, 867183 +62 411 862 212
+62 21 7974527 +62 21 7974528 adhi.dk6@gmail.com
adhidk3.infra1@adhi.co.id

78 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Departemen Gedung Departemen Light Rail Transit


Department of Building (LRT)
East Building Department of Light Rail Transit (LRT)
Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 Jakarta 12510
+62 21 794 5888 +62 21 794 6888 Jl. MT. Haryono Kav. 27, Cawang Jakarta 13630
deptgedung.ak@adhi.co.id +62 21 228 555 69, +62 21 228 555 90
divgedung.ak@adhi.co.id +62 21 228 08 268

Departemen Transit Departemen Engineering,


Oriented Development Procurement,
(TOD) dan Hotel and Construction (EPC)
Department of Transit Oriented Department of Engineeering, Procurement,
Development (TOD) and Hotel and Construction (EPC)
Apartemen Grand Dhika City Lantai Mezzanine South Building
Jl. HM Joyomartono KM. 16 Exit Tol Bekasi Timur, Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 Jakarta 12510
Bekasi 17113 +62 21 797 5312 +62 21 797 5311
+62 21 8265 3382 epc@adhikarya.com
tod.adhi@gmail.com

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 79


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Entitas Anak Dan Asosiasi


Subsidiaries And Associated Entities

ENTITAS ANAK
Subsidiaries

ENTITAS ANAK PERSENTASE KEPEMILIKAN BIDANG USAHA STATUS OPERASI


Subsidiary SAHAM Business Sector Operating Status
Percentage of Ownership

99,7% Developer/pengembang properti untuk bangunan- Beroperasi


bangunan bertingkat seperti apartemen, condotel
dan office tower termasuk pengelolaan properti
PT Adhi Persada Properti
Developer for high rise building such as apartments, Operating
condotels and office towers including property
operator

99,0% Konstruksi bangunan gedung dan gedung Beroperasi


bertingkat tinggi
Building and high rise building construction Operating
PT Adhi Persada Gedung

99,0% Industri beton pracetak serta kegiatan usaha Beroperasi


terkait
Precast industry and related business Operating
PT Adhi Persada Beton

ENTITAS ASOSIASI
Associate Entity

NAMA PERUSAHAAN PERSENTASE KEPEMILIKAN BIDANG USAHA STATUS


SAHAM OPERASI
Company Name Percentage of Ownership Business Sector Operating Status

1,00% Pengusahaan Jalan Tol Beroperasi


Ruas Nusa Dua-Ngurah
Rai-Benoa
Rusa Dua-Ngurah Rai- Operating
PT Jasamarga Bali Tol
Benoa Toll Road operator

0,14% Produksi Aromatik dan Beroperasi


Minyak Bahan Bakar
Aromatic products Operating
and fuel oil
PT Trans-Pacific
Petrochemical Indotama

80 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Wilayah Operasi Entitas Anak Dan Asosiasi


Operating Area of Subsidiaries and Associated Entities

ENTITAS ANAK
Subsidiaries

ENTITAS ASOSIASI
Associate Entity

PT Trans-Pacific
PT Jasamarga Bali Tol
Petrochemical Indotama

Kawasan Ikat Plaza Gedung Mid Plaza 2 Lantai 21


Jl. By Pass I Gusti Ngurah Rai Jl. Jend Sudirman No.10-11, RT.10/RW.11,
No. 505 Pamogan 80221 Karet Tengsin, Kota Jakarta Pusat,
Denpasar Bali Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 81


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Struktur Grup Perusahaan


Corporate Group Structure

NEGARA RI PUBLIK
Government Public

51% 49%

99,7% 99,0% 99,0%

Koperasi Jasa Koperasi Jasa


0,3% Adhi Sejahtera 1,0%
Koperasi Jasa
Adhi Sejahtera 1,0% Adhi Sejahtera

PT Trans-Pasific
PT Jasa Marga
1,0% Petrochemical
Indotama
1,0% Bali Tol

82 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

Pelatihan Character Building FGDP - 2016


Character Building FGDP - 2016

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 83


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Kronologis Pencatatan Saham


Share Listing Chronology

Hotel Padma Ubud, Bali


Padma Hotel Ubud, Bali
ADHI telah menyandang predikat sebagai ADHI has been a publicly listed company since 2003.
Perusahaan Terbuka sejak tahun 2003. Berdasarkan Pursuant to the Decree of the Ministry of State-Owned
Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Enterprises No. Kep 289/MBU/2003 dated November
No.Kep.289/MBU/2003 tanggal 7 November 2003, 7, 2003, the Government as the only shareholder
Pemerintah sebagai pemegang saham tunggal issued a number of its shares through a public offering
melepaskan sebagian kepemilikannya atas saham and/or special offering through EMBO (Employee
ADHI melalui penawaran Umum kepada Masyarakat Management Buy Out) Program.
dan/atau penawaran khusus melalui Program EMBO
(Employee Management Buy Out).

Program EMBO ditandai dengan adanya penjualan The EMBO Program was marked with the sales of
441.320.000 (Empat Ratus Empat Puluh Satu Juta 441,320,000 (Four Hundred Forty One Million Three
Tiga Ratus Dua Puluh Ribu) saham milik Negara Hundred Twenty Thousand) state-owned shares to
kepada Koperasi Pesaham ADHI dengan nilai nominal Union of ADHI Cooperative Shareholders with par
Rp100 pada harga Rp150 per saham pada tanggal 4 value of Rp100 on Rp150 per share dated March 4,
Maret 2004. Sedangkan Penawaran Umum saham 2004. The Public Offering was effectively applied
kepada masyarakat, berlaku efektif pada tanggal 18 on March 18, 2004 when the shares were listed and
Maret 2004, dimana saham ADHI dicatatkan dan traded on the Indonesia Stock Exchange (was the
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (dahulu Jakarta Stock Exchange).
Bursa Efek Jakarta).

Realisasi Program EMBO adalah sebesar 49% The realization of the EMBO Program was 49% of
dari seluruh jumlah saham Perseroan yang telah all the Company’s total shares issued and fully paid.
ditempatkan dan disetor penuh. Saham EMBO EMBO shares were issued to be locked-up until the
ditetapkan untuk di-lock-up sampai dengan secepat- second quarter of 2006. Pursuant to the Decree of
cepatnya akhir triwulan II tahun 2006. Berdasarkan SK the Board of Directors of PT Adhi Karya (“Limited
Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk. No: 014-6/026 Liability”) Ltd No: 014-6/026 dated June 15, 2006,
tanggal 15 Juni 2006, lock-up tersebut telah dibuka the lock-up was conducted on July 3, 2006. Based
pada tanggal 3 Juli 2006. Berdasarkan Peraturan on the Bapepam Law No.XI.B.3 regarding Buyback
Bapepam No.XI.B.3 tentang Pembelian Kembali Issuers for a Publicly Listed Company Operating
Saham Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi within Market Conditions Prone to Crisis, the
Pasar yang Berpotensi Krisis, Perseroan melakukan Company conducted buyback for the period October
pembelian kembali (buyback) saham ADHI untuk 13, 2008 – January 12, 2009. The buyback was for
periode 13 Oktober 2008 - 12 Januari 2009 sebanyak 40,001,000 (Forty Million And One Thousand) shares
40.001.000 (Empat Puluh Juta Seribu) saham atau or Rp8,705,681,000 (Eight Billion Seven Hundred

84 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

senilai Rp8.705.681.000 (Delapan Miliar Tujuh Ratus And Five Million Six Hundred Eighty One Thousand
Lima Juta Enam Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Rupiah).
Rupiah).

Perseroan melaksanakan Pembelian Kembali Saham The Company conducted the second phase buyback
tahap kedua pada periode 23 Januari 2009 - 22 April from January 23, 2009 to April 22, 2009. This
2009. Hal ini disebabkan karena dana pembelian was spurred by the fund for buyback that was not
kembali saham belum digunakan secara maksimal used optimally while the market condition had not
disamping juga memperhatikan kondisi pasar yang significantly improved. The Company repurchased
belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. ADHI’s shares in the number of 320,263,000
Perseroan melakukan pembelian kembali saham (Three Hundred Twenty Million Two Hundred Sixty
ADHI sebanyak 320.263.000 (Tiga Ratus Dua Puluh Three Thousand) shares. At the end of the period,
Juta Dua Ratus Enam Puluh Tiga Ribu) saham. ADHI repurchased 4,093,500 shares or equivalent
Sampai dengan akhir periode, ADHI telah melakukan to Rp1,044,052,500 (One Billion Forty Four Million
pembelian kembali saham sebanyak 4.093.500 Fifty Two Thousand Five Hundred Rupiah). Thus,
(Empat Juta Sembilan Puluh Tiga Ribu Lima Ratus) the total number of ADHI’s buyback for the period of
saham atau senilai Rp1.044.052.500 (Satu Miliar October 13, 2008-January 12, 2009 and the period of
Empat Puluh Empat Juta Lima Puluh Dua Ribu Lima January 23-April 22, 2009 was 44,094,500 (Forty
Ratus Rupiah), sehingga total realisasi pembelian Four Million Ninety Four Thousand And Five Hundred)
kembali saham (buyback) ADHI selama periode 13 shares or equivalent to Rp9.7 billion.
Oktober 2008 sampai dengan 12 Januari 2009 dan
periode 23 Januari sampai dengan 22 April 2009
adalah sebanyak 44.094.500 (Empat Puluh Empat
Juta Sembilan Puluh Empat Ribu Lima Ratus) saham
atau senilai Rp9,7 miliar.

Berdasarkan Peraturan Bapepam-LK No. Xl.B.2 Based on Bapepam-LK Regulation No.XI.B.2 point 4,
butir 4 huruf (i) tentang Pembelian Kembali Saham letter (i) on the Buyback Issued by Issuers or a Public
Yang Dikeluarkan oleh Emiten Atau Perusahaan Company, the Company decided to transfer its shares
Publik dengan ini Perseroan memutuskan untuk from a sellback in 2012. Realization of this share
melaksanakan pengalihan saham hasil sellback pada transfer was started on April 5, 2012, with all shares
tahun 2012. Realisasi pengalihan saham hasil sellback completely transferred on May 3, 2012. The total
dimulai sejak 5 April 2012 dan seluruh saham telah number of transferred shares was 44,094,500 (Forty
habis dialihkan pada tanggal 3 Mei 2012. Total saham Four Million Ninety Four Thousand And Five Hundred)
yang dialihkan adalah 44.094.500 (Empat Puluh shares with an average value of Rp922.8.
Empat Juta Sembilan Puluh Empat Ribu Lima Ratus)
saham dengan harga rata-rata Rp922,8.

Kemudian pada tahun 2015, berdasarkan Rapat Umum In 2015, based on the Extraordinary General Meeting
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar of Shareholders (EGMS) held on 22 September
pada tanggal 22 September 2015 dengan agenda 2015 with agenda to approve changes in the plan to
menyetujui perubahan peningkatan modal disetor increase the paid up capital, ADHI officially carried out
perusahaan, ADHI resmi melakukan Penawaran Rights Issue I on October 2015.
Umum Saham Terbatas I (PUT I) atau Rights Issue
dengan mekanisme HMETD (Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu) di bulan Oktober 2015.

Melalui Rights Issue ADHI menawarkan sekitar 1,817 Through the Rights Issue, ADHI offered about 1.817
miliar saham baru atau sebanyak-banyaknya sebesar billion new shares or as much as 50.2% of the paid-up
50,2% dari modal ditempatkan dan disetor, dengan and subscribed capital at a value of Rp100, and a share
nominal Rp100 dan dengan harga saham yang price at Rp1,560 per share. Through the Rights Issue,
ditetapkan sebesar Rp1.560 per saham. Melalui aksi the government also contributed through Government
korporasi ini, Pemerintah menyertakan modalnya Capital Injection that amounted to Rp1.4 trillion. Based
melalui mekanisme Penyertaan Modal Negara (PMN) on the calculation, the fund received by the Company
sebesar Rp1,4 triliun. Atas perhitungan tersebut, dana through Rights Issue I was totaling Rp2.745 trillion.
yang diterima Perseroan dalam PUT I itu adalah
sebesar Rp2,745 triliun.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 85


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Kronologis Pencatatan Obligasi Dan Sukuk


Bond And Sukuk Listing Chronology
Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I ADHI Shelf Registry Bond I Phase I Year
Tahun 2012 2012
Pada tahun 2012, Perseroan menerbitkan In 2012, the Company issued ADHI Revolving Bond I,
Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I sebesar Phase I that amounted to Rp625,000,000,000 (six
Rp625.000.000.000 (enam ratus dua puluh lima hundred twenty five billion rupiah). This bond consists
miliar rupiah). Obligasi ini terdiri dari 2 (dua) seri yaitu of 2 (two) series, namely Series A and Series B. The
Obligasi Seri A dan Seri B. Obligasi Seri A diterbitkan Series A Bond was amounted to Rp375,000,000,000
sebesar Rp375.000.000.000 (tiga ratus tujuh puluh (three hundred seventy five billion rupiah) with a tenor
lima miliar rupiah), berjangka waktu 5 (lima) tahun, of 5 (five) years, and a coupon rate of 9.35% annually.
dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,35% per tahun. The proceeds from the Series A Bond were used for
Hasil Obligasi Seri A ini digunakan untuk pembiayaan refinancing and working capital.
kembali (refinancing) dan modal kerja.

Sementara Obligasi Seri B diterbitkan sebesar Meanwhile, the Series B Bond was issued in the
Rp250.000.000.000 (dua ratus lima puluh miliar amount of Rp250,000,000,000 (two hundred fifty
rupiah), berjangka waktu 7 (tujuh) tahun, dengan billion rupiah) with a tenor of 7 (seven) years, and a
tingkat bunga tetap sebesar 9,80% per tahun. fixed coupon rate of 9.80% annually. The proceeds
Penggunaan Obligasi Seri B ini adalah untuk from Series B Bond were used to finance business
pengembangan usaha dan investasi di bidang usaha expansion and investments in the property and realty
properti dan realti. businesses.

Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I ADHI ADHI Shelf Registry Sukuk Mudharabah I


Tahap I Tahun 2012 Phase I Year 2012

ADHI menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I The Company issued ADHI Revolving Sukuk
ADHI Tahap I tahun 2012 sebesar Rp125.000.000.000 Mudharabah I 2012, Phase 1, which amounted to
(seratus dua puluh lima miliar rupiah). Sukuk Rp125,000,000,000 (one hundred twenty five billion
Mudharabah ini berjangka waktu 5 (lima) tahun, rupiah). This sharia-compliant Bond has a tenor of 5
dengan nisbah pemegang Sukuk sebesar 73,05%. (five) years, with a profit-sharing coupon rate for Sukuk
Sukuk Mudharabah digunakan untuk pembiayaan holders of 73.05%. The proceeds from the bond were
kembali (refinancing) Sukuk Mudharabah I ADHI used to refinance ADHI Sukuk Mudharabah I 2007
Tahun 2007 yang jatuh tempo tanggal 6 Juli 2012. that matured on July 6, 2012.

Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap II ADHI Shelf Registry Bond I Phase II Year
Tahun 2013 2013

Sebagai bagian dari Penawaran Umum As part of the Company’s Continuing Public Offering,
Berkelanjutan, Perseroan menerbitkan Obligasi the Company issued ADHI Revolving Bond I, Phase
Berkelanjutan I ADHI Tahap II Tahun 2013 sebesar 2 Year 2013 in the amount of Rp625,000,000,000
Rp625.000.000.000 (enam ratus dua puluh lima (six hundred twenty five billion rupiah). The Bond
miliar rupiah). Obligasi ini terdiri dari 2 (dua) seri consisted of 2 (two) series, namely Series A and Series
yaitu Obligasi Seri A dan Seri B. Obligasi Seri A B. The Series A Bond was issued in the amount of
diterbitkan sebesar Rp125.000.000.000 (seratus dua Rp125,000,000,000 (one hundred twenty five billion
puluh lima miliar rupiah) berjangka waktu 5 (lima) rupiah) with a tenor of 5 (five) years, and a coupon
tahun, dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,1% per rate of 8.1% annually. Meanwhile, the Series B Bond
tahun. Sementara Obligasi Seri B diterbitkan sebesar was issued in the amount of Rp500,000,000,000
Rp500.000.000.000 (lima ratus miliar rupiah) (five hundred billion rupiah), with a tenor of 7 (seven)
berjangka waktu 7 (tujuh) tahun dengan tingkat bunga years, and a coupon rate of 8.5% annually. The
tetap sebesar 8,5% per tahun. Dana yang diperoleh proceeds from the two series were used to finance the
dari hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut Company’s business expansion and investments.
digunakan untuk pengembangan usaha dan investasi.

Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I ADHI ADHI Shelf Registry Sukuk Mudharabah I


Tahap II Tahun 2013 Phase II Year 2013

Pada tahun 2013, Perseroan menerbitkan Sukuk In 2013, the Company issued ADHI Revolving Sukuk
Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2013 Mudharabah I Year 2013, Phase 2, which amounted to
sebesar Rp125.000.000.000 (seratus dua puluh Rp125,000,000,000 (one hundred twenty five billion
lima miliar rupiah). Sukuk Mudharabah ini berjangka rupiah). This Sukuk Mudharabah has a tenor of 5 (five)

86 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

waktu 5 (lima) tahun, dengan nisbah pemegang years, with profit-sharing coupon rate for the Sukuk
Sukuk sebesar 63,3%. Hasil Penawaran Umum holders of 63.3%. The proceeds from this Sukuk
Sukuk Mudharabah tersebut digunakan untuk Mudharabah Public Offering was used to finance the
pengembangan usaha Perseroan dan investasi. Company’s business expansion and investments.

Semua Obligasi dan Sukuk yang dikeluarkan oleh All Bonds and Sukuk issued by ADHI have been rat-
ADHI telah diberi peringkat oleh PT Pemeringkat ed by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) with
Efek Indonesia (Pefindo) dengan rating idA-, dan di a rating of idA- and were reported in Indonesia Stock
catatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Exchange (IDX).

LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL


Capital Market Supporting Profesions And Institutions

LEMBAGA PENUNJANG NAMA LEMBAGA ALAMAT


Supporting Institution Institution Name Address

Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom Jl. Jend. Sudirman Kav. 34-35,
Bureau of Administration Jakarta 10220
of Securities

Akuntan Publik Hertanto, Grace, Karunawan Palma Tower, 18th Floor Lot F&G
Public Accountant Jl. RA. Kartini II-S Kav. 06, Jakarta 12310

Pemeringkat Efek PT Pemeringkat Efek Indonesia Panin Tower Senayan City, 17th Floor
Rating Agency Jl. Asia Afrika Lot 19, Jakarta 10270

Wali Amanat PT Bank Mega Tbk. Menara Bank Mega Lt. 16


Trustee Jl. Kapten Tendean Kav. 12-14A
Jakarta 12970

Penghargaan Emiten Terbaik 2016 Pilihan Analis


2016 Best Listed Companies Award by Analyst

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 87


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Penghargaan Dan Sertifikasi


Awards And Certifications

25 Februari 2016

The Best Strategic Program, Indonesia Corporate Award


by Economic Review

18 Maret 2016

Constituent of Sustainable Responsible Investment


(SRI)-Kehati Index Certification for Biological Diversity
For periods of May 2015 - October 2015 and
November 2015 - April 2016

19 Mei 2016

Achieved Most Admired Company - Construction Category


Indonesia Most Admired Companies Award 2016
by Warta Ekonomi

25 Agustus 2016

Social Business Innovation Company 2016


Indonesia Social Business Innovation Award 2016
by Warta Ekonomi

88 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

25 Agustus 2016

Best Mid-cap (ranked 3rd)


Asia’s Best Companies 2016
by Finance Asia

7 Oktober 2016

40 Emiten Terbaik Pilihan Analis 2016


by Asosiasi Analis Efek Indonesia dan CSA Institute
40 Best Listed Companies, Analist Choice 2016
by Association of Indonesia Stock Exchange Analyst and CSA Institute

21 Oktober 2016

Peringkat - 4 Kelompok Usaha Konstruksi & Bangunan Sektor Properti & Real Estate
Anugerah Perusahaan TBK. Indonesia III 2016
Economic Review

Rank 4, Building & Construction Business Category, Property & Real Estate Sector
Indonesia Listed Company Award 2016
Economic Review

28 Oktober 2016

The Best Innovation for Business Development in Construction Industry 2016


Indonesia Living Legend Companies Award 2016
by Warta Ekonomi

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 89


PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE

Informasi Pada Website Perusahaan


Corporate Website Information

Tampilan halaman
pada website ADHI PT Adhi Karya (Persero) Tbk. memiliki situs resmi PT Adhi Karya (Persero) Tbk. owns an official website
ADHI website page Perusahaan yang dapat diakses di alamat adhi.co.id. of the Company that can be accessed at adhi.co.id.
display
Situs ini berisikan keterbukaan informasi yang The website contains comprehensive and transparent
komprehensif bagi para pemangku kepentingan information than can be accessed by stakeholders
mengenai profil ADHI, bisnis keberlanjutan ADHI, to find out about, among others, ADHI’s profile,
tata kelola perusahaan, hingga berita-berita lainnya ADHI’s sustainable business, corporate governance
seputar Perseroan. and other news related to the Company.

Selain informasi yang bersifat umum, situs web Along with general information, the Company also
Perseroan juga memberikan informasi yang lebih provides more specificc information as seen in the
spesifik, seperti terlihat pada sitemap berikut: following sitemap:

90 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.

INFORMASI PENTING PADA WEBSITE (SITEMAP)


Highlight Information on Website (Sitemap)

HOME
adhi.co.id

About
ADHI
Struktur Grup
Perusahaan
Company Group
Structure
Investor
Relations

Informasi Pemegang
Saham s.d Pemilik
Individu. Profil Dewan Komisaris
Information Regarding Dan Direksi
Shareholders Up To Profiles Of The Boards of
Individual Commissioners And Boards
of Directors

Laporan Tahunan
Laporan Keuangan Tahunan
Annual Reports (5 Tahun Terakhir)
Annual Financial Reports
(The Last 5 Years)

Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 91


THE FUTURE, ENGINEERED.
LAPORAN TAHUNAN 2016
2016 ANNUAL REPORT
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
ANALISA DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
MANAGEMENT
DISCUSSION AND ANALYSIS
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Tinjauan Umum General Overview


PT Adhi Karya (Persero) Tbk., merupakan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk. is the first SOE
konstruksi pertama yang sahamnya tercatat di construction company listed in the Indonesian Stock
Bursa Efek Indonesia. Sebagai perseroan terbuka, Exchange. As a publicly listed company, ADHI has
ADHI terdorong untuk senantiasa memaksimalkan been striving to continually maximize the performance
kinerjanya untuk kepentingan setiap pemangku for the benefit of all stakeholders as well as the
kepentingan, termasuk bagi kemajuan industri rapidly growing Indonesian construction industry. In
konstruksi Indonesia yang semakin pesat. Dalam addressing the increasingly fierce competition within
menyikapi semakin ketatnya persaingan industri the construction industry, the Company redefined its
konstruksi, Perseroan meredefinisi visinya yaitu vision To Become a Leading Construction Company
Menjadi Perusahaan Konstruksi Terkemuka di Asia in Southeast Asia. The company also launched
Tenggara. Perseroan juga meluncurkan tagline “Beyond Construction” as a tagline, which reflects the
“Beyond Construction”, yang maknanya menegaskan Company’s motivation to expand its business to other
motivasi Perseroan untuk merambah ke bidang usaha businesses related to ADHI’s current core business.
lain yang masih terkait dengan bisnis inti Perseroan.

94 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Dari sisi kinerja, pada tahun 2016, Pendapatan In terms of performance, in 2016, revenue rose 17.8%
Usaha Perseroan meningkat sebesar 17,8% menjadi from Rp9.4 trillion in 2015 to Rp11.1 trillion in 2016.
Rp11,1 triliun dari Rp9,4 triliun di tahun 2015. Hal ini The improvement was supported by new contracts
didukung oleh perolehan kontrak baru di 2016 yang acquired by ADHI of Rp16.5 trillion by the end of
meningkat sebesar 17,8% menjadi Rp16,5 triliun dari 2016, or an increase of 17.8% from the previous year’s
Rp13,9 triliun di tahun 2015. Sedangkan laba bersih amount of Rp13.9 trillion. Meanwhile, net profit for
Perseroan tercatat menurun 32,4% menjadi Rp313,5 2016 falls 32.4% to Rp313.5 billion from 2015 profit
miliar dari Rp463,7 miliar di tahun 2015. Penurunan of Rp463.7 billion. The decrease is mostly due to the
laba bersih ini sebagian besar disebabkan oleh increase of cost of revenue and interest of expenses of
peningkatan beban pokok pendapatan dan beban 18.2% and 88.7% respectively in 2016.
bunga sebesar masing-masing 18,2% dan 88,7% di
2016.

Di Asia, saat ini Indonesia tercatat dalam urutan ke-4 In Asia, Indonesia is the fourth-largest construction
pasar jasa konstruksi dengan nilai USD267 miliar, di services market with a value of USD267 billion, after
bawah Cina (USD1,78 triliun), Jepang (USD742 miliar), China (USD1.78 trillion), Japan (USD742 billion) and
dan India (USD427 miliar). Kondisi tersebut membuat India (USD427 billion). This means Indonesia needs to
Indonesia harus lebih bersiap dalam menghadapi become more prepared in dealing with the free trade
liberalisasi perdagangan barang dan jasa, khususnya era of goods and services, especially in the era of the
dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN Asean Economic Community (AEC).
(MEA) 2016.

Berdasarkan kinerja ADHI di tahun 2016, Perseroan Based on ADHI’s performance in 2016, the Company
berhasil melewati tahun 2016 dengan semangat successfully overcome 2016 with a new spirit, a new
baru, budaya perusahaan baru, pendekatan bisnis corporate culture, innovative business approaches
yang inovatif dan restrukturisasi di segala bidang. Ke and restructuring in all areas. Moving forward, ADHI
depan, ADHI harus mampu bersinergi mewujudkan should be able to synergize in order to improve the
citra positif Perseroan sebagai salah satu perusahaan Company’s positive reputation as one of the largest
konstruksi terbesar di Indonesia yang terpercaya construction companies in Indonesia that has clean
dan bersih guna membukukan kinerja yang semakin and reliable efforts in recording an increasingly
progresif. progressive performance.

Kondisi Makro Ekonomi Macro Economic Conditions

Sejalan dengan rencana pemerintah untuk In line with the government’s plan to boost
mendorong pembangunan infrastruktur di seluruh infrastructure development across Indonesia up to
wilayah Indonesia hingga tahun 2019, banyak pihak year 2019, many people believe that as at the end
meyakini bahwa hingga akhir tahun 2016, sektor of 2016, the construction sector is one of the most
konstruksi merupakan salah satu sektor yang meraih profitable sectors throughout the year.
keuntungan terbesar di tahun 2016.

Di tengah euforia besarnya dana proyek infrastruktur In the midst of the euphoria around the large amount of
yang ada dalam rencana anggaran pemerintah, kinerja government budget plan for infrastructure projects, the
sektor konstruksi hingga tahun 2016 menunjukkan performance of the construction sector by 2016 had
adanya peningkatan. Berbagai persoalan klasik terkait shown an improvement. Nevertheless, various issues
pola realisasi anggaran hingga masalah lahan dan related to the classic problem of budget realization as
kebijakan non-fiskal masih menjadi ganjalan utama well as land issues and non-fiscal policies remained
dalam tahap pembangunan. Salah satu dampak major obstacles during the development stage. One of
yang kemudian timbul dari kondisi tersebut adalah the outcomes arising from this condition was the high
tingginya Non Performing Loan (NPL) perbankan di Non Performing Loan (NPL) recorded by banks for the
sektor konstruksi yang hingga akhir bulan Mei 2016 construction sector, by the end of May 2016 reaching
mencapai level 4,8%, hampir menyentuh threshold 4.8%, almost touching the threshold from Bank of
yang ditentukan oleh Bank Indonesia, yaitu 5,0%. Indonesia at 5.0%.

Lemahnya penyaluran kredit di tengah adanya Factors such as weak lending amid an increase
peningkatan biaya bahan baku akibat depresiasi in raw material costs due to Rupiah depreciation
rupiah telah menyebabkan perusahaan jasa have caused liquidity difficulties for construction
konstruksi mengalami kesulitan likuiditas. Kinerja companies. Performance of the construction sector
sektor konstruksi yang masih lemah juga disebabkan remained weak due to the slowdown in the property
karena adanya perlambatan di sektor properti baik sector, including for residential, office and commercial
untuk segmen residensial, perkantoran dan komersial. segments.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 95


ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Perlambatan penjualan properti di tahun 2016 The decreased of` property sales in 2016 was due to
diakibatkan karena beberapa faktor antara lain, several factors, among them is the government policy
kebijakan pemerintah yang memperluas cakupan regarding extension of the scope of income tax and
pajak penghasilan (PPh) pasal 22 dan PPnBM. luxury tax (PPnBM). Futhermore, the government
Selain itu, wacana pemerintah memperbolehkan discourse on permitting property ownership by
kepemilikan properti untuk asing turut memengaruhi foreigners also affected the decline in sales where
penurunan penjualan dimana para pengembang developers and potential investors chose to wait-
(developer) maupun calon investor justru bersikap wait and-see to set up strategy while adjusting to the new
and see, dan mengatur strategi sambil menyesuaikan policy.
kebijakan baru.

Harapan besar untuk menggerakkan sektor konstruksi Great expectations to encourage the construction
dari kegiatan dan proyek infrastruktur tidak hanya sector to focus on infrastructure activities and projects
dapat bertumpu pada reformasi struktural anggaran cannot only rely on the structural reformation of
fiskal (subsidi vs infrastruktur) namun harus diikuti the fiscal budget (subsidies vs. infrastructure), but it
dengan transformasi kebijakan di level pelaksanaan must also be followed by transformation in the policy
(teknis) khususnya terkait akuisisi lahan dan implementation (technical) level, especially on issues
mekanisme penyerapan anggaran. Anggaran related to land acquisition and budget absorption
pembangunan yang terus diperbesar dan suntikan mechanism. On the other hand, the increasingly large
modal pada BUMN sektor konstruksi di sisi lain hanya government budget for construction and the capital
akan menjadi sia-sia jika persoalan di level teknis injection for construction state-owned-enterprises
tidak diperbaiki, sehingga tujuan untuk mendorong (SOEs) would be in vain if the issues on the technical
kinerja ekonomi dan khususnya sektor konstruksi level are not fixed. The risk is that eventually, the final
menjadi tidak tercapai optimal. goal to boost economic performance, particularly the
construction sector, will not be achieved optimally

Pada tahun 2016, industri konstruksi Indonesia The Indonesian construction industry was projected
terproyeksikan tumbuh 7% (sumber Bappenas), dan to grow by 7% (source Bappenas) in 2016 and 8.1%
8,1% di tahun 2017. Sehingga industri konstruksi tetap in 2017, which means that the construction industry
memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi was considered able to contribute significantly
negara. Pertumbuhan industri konstruksi nasional to the country’s economic growth. The growth of
tentunya juga berperan penting dalam pembangunan the domestic construction industry also played an
ekonomi negara-negara ASEAN, Menurut Ikatan important role in Asean economic development.
Arsitek Indonesia (IAI), potensi pertumbuhan pasar According to the Association of Indonesian Architects
konstruksi meningkat cukup signifikan akibat tingginya (IAI), potential growth of the construction market
jumlah permintaan pembangunan infrastruktur dalam increased significantly due to the high amount of
rangka memenuhi rencana besar pemerintah dalam demand for infrastructure development in order to
pembangunan beragam infrastruktur mulai tahun match the government master plan on developing
2016 hingga sekitar tiga tahun setelahnya. various infrastructures starting from 2016 up to around
three years afterwards.

Sebagai salah satu pemain dalam industri konstruksi As one of the players within national construction
nasional, dan dengan memetik hikmah dari segala industry, ADHI strived hard to pass 2016 by taking
dinamika perekonomian nasional yang terjadi, ADHI positive lessons learnt from all the dynamics of
berupaya keras untuk melewati tahun 2016 dengan Indonesia’s economic condition with a new spirit, solid
membekali diri dengan semangat baru, budaya corporate culture, innovative business approaches
perusahaan yang kuat, pendekatan bisnis inovatif and restructurisation in all aspects. In the future, we
dan restrukturisasi di segala bidang. Ke depan kami must maintain the strong synergy built between ADHI
harus dapat mempertahankan kekuatan sinergi yang employees in order to create the Company’s positive
telah terbentuk di antara insan ADHI, dalam rangka image as one of the largest construction companies
mewujudkan citra positif Perseroan, sebagai salah in Indonesia, who has clean and reliable efforts in
satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia yang recording an increasingly progressive performance.
terpercaya dan bersih guna membukukan kinerja
yang semakin progresif.

Peluang Usaha Perseroan Business Prospects

Gabungan Pelaksana Konstruksi (Gapensi) The Construction Contractors Association (Gapensi)


memperkirakan bahwa di tahun 2017 kontribusi sektor predicted that the construction sector in 2016 could
konstruksi bisa mencapai hingga 10-15% terhadap contribute 10-15% of the Gross Domestic Product

96 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut dapat (GDP). This projection can only be achieved if private
tercapai bila pada tahun 2017 terjadi peningkatan investment increases significantly and government
investasi swasta secara signifikan dan belanja spending follows smoothly. In other words, when the
pemerintah juga lancar. Artinya, investasi swasta private investment grows attractively, the construction
yang tumbuh atraktif akan menopang pertumbuhan sector will also rise.
sektor konstruksi.

Per tahun 2017, anggaran belanja negara berjumlah The 2017 State Budget will be around Rp2,080.5
sekitar Rp2.080,5 triliun dengan distribusi anggaran trillion with Rp763.6 trillion for ministry/government
masing-masing sebesar Rp763,6 triliun untuk belanja agency spending, Rp552.0 trillion for non-ministry/
kementerian/lembaga, Rp552,0 triliun belanja non- non-government agency spending and Rp764.9
kementerian/lembaga, serta sebesar Rp764,9 triliun trillion as allocated funds for regions and villages. Of
untuk ditransfer ke daerah dan desa. Dari dana the 2017 budget, the government allocates Rp387.8
tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran trillion for infrastructure or 18.6% of total. This is
infrastruktur sebesar Rp387,8 triliun atau 18,6% dari greater than the infrastructure budget allocation set at
total anggaran tahun 2017. Anggaran tersebut dinilai 15.2% by the 2016 Budget Amendment.
lebih besar dari alokasi anggaran infrastruktur dalam
APBN Perubahan di tahun 2016, yaitu meningkat
sebesar 15,2%.

Dari sisi nominal, besarnya nilai proyek infrastruktur Meanwhile, in terms of value, the total amount
yang akan digelontorkan pemerintah tersebut secara allocated by the government for infrastructure projects
langsung berkolerasi dengan potensi peningkatan is directly correlated to the potential increase in the
order book yang akan diterima perusahaan- order book that will be received by construction
perusahaan jasa konstruksi. Sebanyak 225 Proyek companies. Construction of 225 Government Strategic
Strategis Pemerintah yang harus diselesaikan Projects that must be completed in 2015-2019 also
pembangunannya di 2015-2019 juga membantu helps boost that potential. The Company has managed
meningkatkan potensi tersebut. Perseroan sendiri to secure several prestigious strategic projects,
telah mendapatkan beberapa proyek strategis including the Jabodebek LRT, Solo-Ngawi-Kertosono
prestisius antara lain adalah LRT Jabodebek, Jalan Toll Road and Semarang-Solo-Bawen Toll Road.
Tol Solo-Ngawi Kertosono, dan Semarang-Solo-
Bawen.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat The Ministry of Public Works and Housing has
(Kempupera) pun turut menegaskan agar ketahanan emphasized the need to strengthen the resilience of
masyarakat konstruksi Indonesia harus diperkuat. the Indonesian construction community. We must
Kita harus menyiapkan diri, di antaranya adalah prepare ourselves by, among others, learning and
dengan cara mengadopsi dan mempelajari teknologi adopting new technologies in all types of building
baru di semua jenis konstruksi bangunan, dan yang construction and—most importantly—enhancing the
terpenting adalah dengan memperkuat sumber daya managerial competence and capabilities of our human
manusiasebagai penyedia jasa konstruksi dari sisi resources as the provider of construction services.
manajerial dan kapabilitas.

Selain itu, peningkatan sinergi antara pemerintah Moreover, the improvement of synergy between the
pusat dengan pemerintah daerah merupakan central and regional governments will also play an
hal yang penting guna mengembangkan sektor important role in developing the national construction
konstruksi nasional agar lebih berdaya saing dan siap sector to achieve better competitiveness and to
menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) prepare for the Asean Economic Community that
yang dimulai pada awal 2016 lalu. started at early 2016.

Pengalaman panjang Perseroan, didukung neraca Therefore, the Company’s extensive experience,
yang kuat, sumber daya yang handal, manajemen supported by a strong balance sheet, reliable
yang solid, dan merk-merk terkemuka, serta resources, solid management, leading brands and
lingkungan ekonomi makro Indonesia yang positif, Indonesia’s positive macroeconomic environment,
merupakan indikasi yang jelas dan faktor-faktor yang are all considered as clear indications and key factors
akan mendorong Perseroan untuk terus tumbuh di that will drive the Company to continually develop in
tahun-tahun mendatang. Selain itu pemilihan proyek the coming years. Meanwhile, more thorough project
yang lebih selektif, sinergi dari bisnis beton, dan upaya selection, synergy of the concrete business and other
efisiensi biaya lainnya dan kontribusi proyek internal cost-efficiency efforts along with contributions from
akan menyebabkan peningkatan marjin. internal projects will help grow margins.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 97


ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Tinjauan Operasi Per Segmen Review Operation Per Business


Usaha Segment

Penjelasan Masing-Masing Segmen Usaha Review Of Each Operating Segment

Dalam upaya mengimplementasikan tagline ADHI, As an effort to realize ADHI’s “Beyond Construction”
“Beyond Construction”, ADHI melaksanakan tagline, ADHI executes a strategic expansion
program ekspansi strategis yang mengarah pada program that grow the Company from a construction-
pengembangan usahanya dari sebuah bisnis only business into five business lines engaging in
konstruksi menjadi lima lini bisnis yang mencakup Construction Services, Energy, Property, Industry and
Jasa Konstruksi, Energi, Properti, Industri, dan Investments.
Investasi.

1. Jasa Konstruksi 1. Construction Services


Aktivitas usaha ADHI yang mencakup: ADHI business that includes:
• Kontraktor sipil mengerjakan infrastruktur sipil. • Civil contractor that engages in civil infrastructure
• Kontraktor gedung mengerjakan bangunan projects.
gedung dan gedung bertingkat tinggi. • Building contractor that mainly engages
• Kontraktor Transportasi Massal Berbasis Rel. in building development project owned by
goverment or private enterprise.
• Rail-based Mass Transportation contractor.

2. Energi (Engineering Procurement Construction/ 2. Energy (Engineering Procurement Construction/


EPC) EPC)
Kegiatan usaha yang meliputi perekayasaan, Business activities that covers engineering,
pengadaan, dan konstruksi (EPC) yang lebih fokus procurement, and construction (EPC) for the oil and
pada bidang oil and gas dan power. gas industry as well as power business.

3. Properti 3. Property
Kegiatan usaha yang fokus dalam mengembangkan Business activities that focuses on the development
kawasan dan gedung bertingkat (highrise building) of high rise building for commercial use, office and
untuk komersial, perkantoran maupun hunian residential (apartment), high quality residential area
(apartment), kawasan hunian (landed-house/real (landed house), home office, home store (shop) and
estate) yang berkualitas, rumah kantor (rukan), shopping centers (malls), either in the private land or
rumah toko (ruko) dan pusat perbelanjaan (mal) baik in cooperation with other parties. ADHI extended its
itu di lahan milik sendiri maupun lahan kerja sama. service to the development of hotels built on ADHI’s
Termasuk mengembangkan dan mengoperasikan owned land and on some other areas owned by
hotel di beberapa kota besar di lahan baik milik ADHI’s subsidiaries located in several major cities in
ADHI maupun milik anak perusahaan untuk Indonesia. Through its Property Business, ADHI aims
mengoptimalkan aset perusahaan to optimize the company’s assets.

4. Industri 4. Industry
Aktivitas usaha ADHI yang mencakup investasi ADHI business activities that engages in infrastructure
infrastruktur non afiliasi/asosiasi yang memproduksi non affiliiation/association which produce precast
beton precast untuk kebutuhan bangunan: concrete to cater the following structure:
• Jalan, Jalan Layang, dan Jembatan • Roads, flyovers and bridges
• Gedung • Buildings
• Pondasi dan Penahan Tanah • Foundation and retaining wall
• Dermaga dan Laut • Port and sea
• Kebutuhan Khusus • Special needs

5. Investasi 5. Investment
Investasi pada bisnis yang mencakup bidang Investment on business covering sector of
infrastruktur, air, oil and gas, energi, dan transportasi. infrastructure, water, oil and gas, energy and
transportation.

98 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.


THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Kinerja Per Segmen Usaha Performance By Segment
Peningkatan Kapasitas Per Segmen Usaha Capacity Improvement Per Operating
Segment
Perolehan Kontrak Baru 2016 New Contracts In 2016
PT Adhi Karya (Persero) Tbk. hingga Desember 2016 As per December 2016, PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
berhasil mencapai kontrak baru Rp16,5 triliun dimana managed to acquire new contracts totaling Rp16.5
pencapaian realisasi kontrak baru tersebut meningkat trillion, which exceeded new contract realization in
apabila dibandingkan dengan perolehan kontrak baru year 2015 that amounted to Rp13.9 trillion.
ADHI di sepanjang tahun 2015 yakni sebesar Rp13,9
triliun.

Realisasi kontrak baru per 31 Desember 2016 antara New contract realization per December 31, 2016
lain proyek tol Bakauheni-Terbanggi Besar senilai includes the Bakauheni-Terbanggi Besar toll road
Rp1,9 triliun, renovasi GBK seniliai Rp699,7 miliar, project worth Rp1.9 trillion, renovation of Gelora Bung
Resort Samana Bali melalui anak perusahaan Karno stadium worth Rp699.7 billion, Samana Bali
PT Adhi Persada Gedung senilai Rp681,7 miliar, Resort via subsidiary PT Adhi Persada Gedung worth
proyek 6 ruas tol dalam kota paket 6 di Jakarta senilai Rp681.7 billion, package of 6 segments of Jakarta
Rp785,2 miliar dan pembangunan rumah susun sewa urban toll road worth Rp785.2 billion and construction
tingkat tinggi Pasar Minggu senilai Rp481,5 miliar. of highrise flats in Pasar Minggu worth Rp481.5 billion.

Perolehan Kontrak Baru Per Lini Bisnis New Contracts Based on Business Line
Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru Contributions of each line of business to new
hingga akhir 2016 masih didominasi oleh lini bisnis contracts by the end of 2016 were still dominated
konstruksi dan energi (EPC) sebesar 94,3% dan by the construction and energy business at a portion
sisanya merupakan lini bisnis lainnya yaitu properti of 94.3% while the rest was contributed by other
dan industri (precast). Berdasarkan segmentasi business operating segments which are property and
sumber dana, realisasi kontrak baru terdiri dari industry (precast). Based on the source of funding,
Swasta/lainnya sebanyak 27,6% BUMN tercatat realization of new contracts consisted of 27.6%
35,7% sementara APBN/APBD sebesar 36,7%. from private/other sectors, 35.7% from State-Owned
Enterprises, and 36.7% from the State and Regional
Budget (APBN/APBD).

TIPE PEKERJAAN SUMBER DANA


Project Type Source of Fund

45,8 % 36,7 %
Gedung APBN/APBD
Buildings State Budget/
Regional Budget

24,9 % 35,7 %
Jalan dan Jembatan BUMN
Roads and Bridges SOE

3,9%
Dermaga
Docks 27,6 %
Swasta
25,5 % Private
Lainnya
Others

LINI BISNIS
Business Lines

Perolehan Kontrak Baru Per Tipe Pekerjaan New Contracts Per Type Of Projects
Sedangkan pada tipe pekerjaan,Konstruksi 94,3 % kontrak
perolehan Based on the type of projects, new contracts consisted
dan EPC
baru terdiri dari Gedung sebanyak
Construction 45,8%,
and EPC Jalan of 45.8% Buildings, 24.9% Roads and Bridges, and
dan Jembatan 24,9%, sedangkan dermaga serta 28.6% Seaports and other infrastructures.
5,7 %
infrastruktur lainnya sebesar 28,6%.Lini Bisnis Lainnya
Other Business Lines

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 99


Gedung APBN/APBD
Buildings State Budget/
Regional Budget

24,9DAN
ANALISA % PEMBAHASAN MANAJEMEN 35,7 % DISCUSSION AND ANALYSIS
MANAGEMENT
Jalan dan Jembatan BUMN
Roads and Bridges SOE

3,9%
Dermaga
Docks 27,6 %
Swasta
25,5 % Private
Lainnya
Others

LINI BISNIS
Business Lines

94,3 %
Konstruksi dan EPC
Construction and EPC

5,7 %
Lini Bisnis Lainnya
Other Business Lines

Profitabilitas Per Segmen Usaha Profitability Per Operating Segment

ADHI mencatat Pendapatan Usaha sebesar Rp11,1 In 2016, ADHI recorded an Revenue that amounted
triliun pada tahun 2016, meningkat sebesar Rp1,7 to Rp11.1 trillion, an increase of Rp1.7 trillion or 17.8%
triliun atau 17,8% dari Rp9,4 triliun pada tahun 2015. from Rp9.4 trillion in 2015. This total revenue was
Total pendapatan usaha ini merupakan kontribusi generated from ADHI’s four expansion business
dari keempat lini usaha yang dikembangkan oleh lines of Construction, Energy, Property and Industry.
Perseroan yang mencakup Jasa Konstruksi, Energi This achievement reflected that ADHI business
(EPC), Properti, Industri (Investasi infrastruktur). diversification and strategic transformation efforts
Dengan demikian, diversifikasi usaha dan transformasi being carried out throughout the last few years was
ADHI secara strategis selama beberapa tahun successful in maintaining a positive result to the
terakhir berhasil mempertahankan kinerja keuangan Company’s financial performance.
Perseroan.

Kontribusi masing-masing lini bisnis tersebut antara Respectively, contributions from each line of business
lain: are as follows:
• Jasa Konstruksi • Construction Services
Realisasi Kontrak yang diperoleh lini bisnis New contracts realized in the Construction
Konstruksi pada tahun 2016 mencapai Rp14,9 services in 2016 amounted to Rp14.9 trillion,
triliun, meningkat dari pencapaian tahun 2015, relatively higher than the 2015 achievement of
yaitu sebesar Rp12,8 triliun. Dari pencapaian Rp12.8 trillion. Production realization, which is
perolehan kontrak tersebut, penyerapan realisasi also part of Revenue/Sales for the construction
Produksi yang juga merupakan Penjualan/ business line, in 2016 reached Rp9.2 trillion
Pendapatan Usaha untuk lini bisnis konstruksi, which increased by 15.1% or Rp1.2 trillion from
pada tahun 2016 mencapai angka Rp9,2 triliun Rp7.9 trillion of 2015 Production realization.
meningkat sebanyak Rp1,2 triliun atau setara
KONSTRUKSI
15,1%, dari Rp7,9 triliun di tahun 2015.

Dalam Miliar Rupiah (Kecuali dinyatakan lain)


In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)

URAIAN 2016 2015 SELISIH PERTUMBUHAN


Description Difference Growth

Kontrak Baru - New Contract 14,975 12,796 2,180 17,0%


Penjualan/Produksi - Sales/Production 9,482 8,567 915 10,7%
COGS 8,229 7,706 523 6,8%
Laba Kotor - Gross Profit 1,254 861 392 45,6%

Profitabilitas - Profitability 13,2% 10,1%

Peningkatan terjadi karena banyaknya perolehan The increase is based on the new contracts
ENERGI
kontrak baru untuk proyek konstruksi sepanjang acquired in construction throughout 2016,
Dalam Miliar Rupiah (Kecuali dinyatakan lain)
tahun 2016, di antaranya
proyek tol Bakauheni- including the Bakauheni-Terbanggi Besar toll
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)
Terbanggi Besar senilai Rp1,9 triliun, renovasi road project worth Rp1.9 trillion, renovation of
URAIAN
GBK senilai Rp699,7 miliar, Resort 2016Samana Gelora
2015 Bung Karno
SELISIHstadium PERTUMBUHAN
worth Rp699.7
Description Difference Growth

Kontrak Baru - New Contract 489 157 333 212,4%


100 Penjualan/Produksi - Sales/Production
Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
998 636 363 57,1%
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Bali melalui anak perusahaan PT Adhi Persada billion, Samana Bali Resort via subsidiary PT
Gedung senilai Rp681,7 miliar, proyek 6 ruas tol Adhi Persada Gedung worth Rp681.7 billion,
dalam kota paket 1 di Jakarta senilai Rp785,2 package of 6 segments of Jakarta urban toll road
miliar, pembangunan rumah susun sewa tingkat worth Rp785.2 billion and construction of high-
tinggi Pasar Minggu senilai Rp481,5 miliar. rise flats in Pasar Minggu worth Rp481.5 billion.

Beban Pokok Pendapatan yang dikeluarkan Cost of Revenues from this business line in 2016
dalam lini bisnis ini pada tahun 2016 adalah is Rp7,9 trillion, an increase of Rp767.1 billion or
sebesar Rp7,9 triliun, meningkat sebanyak 10.8% from Rp7.1 trillion in 2015, in line with the
Rp767,1 miliar atau setara dengan 10,8% dari new contracts acquired in construction.
Rp7,1 triliun di tahun 2015. Peningkatan ini
seiring dengan banyaknya perolehan kontrak
baru proyek konstruksi.

Sementara untuk Laba Kotor yang dicapai Gross Profits for 2016 is Rp1.3 trilion, an increase
pada tahun 2016 adalah sebesar Rp1,3 triliun, of Rp440.6 billion or 51.2% from Rp861.1 billion
meningkat sebanyak Rp440,6 miliar atau setara in 2015. This is due to the Company’s strategy
dengan 51,2% dari Rp861,1 miliar di tahun in acquiring construction projects with better
2015. Peningkatan ini disebabkan oleh strategi margins which proven by margin average
perseroan dalam pengambilan proyek-proyek acquired in 2016 is at 14.1%, higher than 10.8% in
konstruksi dengan margin yang lebih baik, yang 2015.
dibuktikan dengan rata-rata margin yang didapat
di tahun 2016 adalah sebesar 14,1% meningkat
dari 10,8% di tahun 2015.
KONSTRUKSI
• Miliar
Dalam Energi
Rupiah(EPC)
(Kecuali dinyatakan lain) • Energy (EPC)
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)
Realisasi Kontrak yang diperoleh lini bisnis Energi New contracts realized in the Energy business
URAIAN
pada tahun 2016 mencapai Rp489,1 miliar 20162016, 2015 SELISIH to Rp489.1
line in 2016 amounted PERTUMBUHAN
billion or an
Description Difference Growth
meningkat dari pencapaian tahun 2015, yaitu increase from the 2015 achievement of Rp156.6
sebesar Rp156,6 miliar. Realisasi Produksi, yang billion. Production realization, which is part of
Kontrak Baru - New Contract 14,975 12,796 2,180 17,0%
juga merupakan Pendapatan Usaha untuk lini Revenue for the energy business line, in 2016
bisnis energi, pada
Penjualan/Produksi tahun 2016 mencapai
- Sales/Production angka
9,482 reached Rp998.1 billion.
8,567 915 This in an 10,7%
increase of
Rp998,1 miliar meningkat sebanyak Rp362,6 Rp362.6 billion or 57.1% from Rp635.5 billion
COGS
miliar atau setara 57,1% dari Rp635,5 8,229 miliar di 7,706
in 2015, due to the 523 6,8%
many new contracts for
Labatahun
Kotor -2015. Peningkatan ini disebabkan
Gross Profit 1,254oleh energy
861 projects throughout
392 2016, including
45,6% the
banyaknya perolehan kontrak baru untuk proyek gas pipeline network project in Tarakan worth
Profitabilitas
konstruksi - Profitability 13,2%
sepanjang tahun 2016, diantaranya 10,1%
Rp206.7 billion.
proyek jaringan pipa gas Kota Tarakan senilai
Rp206,7 miliar.
ENERGI
Dalam Miliar Rupiah (Kecuali dinyatakan lain)
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)

URAIAN 2016 2015 SELISIH PERTUMBUHAN


Description Difference Growth

Kontrak Baru - New Contract 489 157 333 212,4%

Penjualan/Produksi - Sales/Production 998 636 363 57,1%

COGS 1,411 737 674 91,5%

Laba Kotor - Gross Profit (413) (101) (311) 307,6%

Profitabilitas - Profitability (41,3%) (15,9%)

Beban Pokok Pendapatan yang dikeluarkan


PROPERTI Cost of Revenues from the business line in 2016
dalam lini bisnis ini pada tahun 2016 adalah is Rp1.4 trillion, an increase of Rp674.0 billion or
Dalam Miliar Rupiah (Kecuali dinyatakan lain)
In Billionsebesar
Rupiah (UnlessRp1,4 triliun, meningkat sebanyak
Stated Otherwise) 91.5% from Rp736.8 billion in 2015, due to an
Rp674,0 miliar atau setara dengan 91,5% dari increase of new contracts for energy projects.
URAIAN 2016 2015 SELISIH PERTUMBUHAN
Rp736,8 miliar di tahun 2015. Peningkatan ini
Description Difference Growth
seiring dengan meningkatnya perolehan kontrak
baruBaru
Kontrak proyek- NewEnergi.
Contract 954 785 170 21,6%

Penjualan/Produksi - Sales/Production 814 611 203 33,3%

COGS 601 428 173 40,4%


Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Laba Kotor - Gross Profit 213 183 30 101
16,6%
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
KONSTRUKSI MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Dalam Miliar Rupiah (Kecuali dinyatakan lain)


In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)

URAIAN 2016 2015 SELISIH PERTUMBUHAN


Description Difference Growth

Kontrak Baru - New Contract 14,975 12,796 2,180 17,0%


Penjualan/Produksi
Untuk Laba kotor, lini bisnis ini memperoleh
- Sales/Production 9,482 Gross profit from this
8,567 915business line 10,7%
is (Rp412.6
(Rp412,6 miliar), mengalami penurunan billion), a decrease of Rp311.4 billion or 307.6%
sebanyak Rp311,4 miliar atau setara 8,229
COGS 7,706 523
dengan from (Rp101.2 billion) in 2015. This is 6,8%
due to cost
307,6%
Laba dari Profit
Kotor - Gross (Rp101,2 miliar) di tahun1,254
2015. escalation
861 in several392
energy projects.45,6%
Penurunan ini disebabkan oleh adanya eskalasi
Profitabilitas
biaya pada - Profitability
beberapa proyek energi. 13,2% 10,1%

• Properti • Property
ENERGI
Realisasi Kontrak yang diperoleh lini bisnis New contracts realized in the Property business
Properti
Dalam Miliar pada dinyatakan
Rupiah (Kecuali tahun lain)
2016
mencapai Rp954,3 line in 2016 reached Rp954.3 billion or an
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)
miliar, meningkat dari pencapaian tahun 2015, increase from 2015 of Rp784.8 billion. Revenue
yaitu sebesar Rp784,8 miliar. Pendapatan
URAIAN 2016 2015
of SELISIH reached
the Property segment PERTUMBUHAN
Rp671,3 billion
Description
Usaha Properti mencapai Rp671,3 miliar atau Difference Growth
or 6.1% of total revenue, an increase of Rp60.7
setara 6,1% terhadap total pendapatan usaha, billion or 9.9% from Rp610.6 billion in 2015. This
Kontrak Baru - New Contract
meningkat sebanyak Rp60,7 miliar atau489 setara 157 333 212,4%
is due partly to grand launchings of several ADHI
dengan 9,9% dari
Penjualan/Produksi Rp610,6 miliar di tahun998
- Sales/Production 2015. apartments,
636 including363Mardhika Park Tambun
57,1%
Peningkatan ini salah satunya disebabkan oleh and Grand Taman Melati Margonda (GTMM) II,
COGS
adanya grand launching beberapa apartemen 1,411 737 674 91,5%
also the 1,396 of apartment units sold and 74
ADHI,
Laba Kotor -yaitu
GrossMardhika
Profit Park Tambun dan(413) Grand houses/shophouses
(101) sold.
(311) 307,6%
Taman Melati Margonda (GTMM) II. Hal ini juga
Profitabilitas
didukung- Profitability (41,3%)
dengan adanya penjualan apartemen (15,9%)
sebanyak 1.396 unit, serta rumah dan ruko
sebanyak 74 unit.
PROPERTI
Dalam Miliar Rupiah (Kecuali dinyatakan lain)
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)

URAIAN 2016 2015 SELISIH PERTUMBUHAN


Description Difference Growth

Kontrak Baru - New Contract 954 785 170 21,6%

Penjualan/Produksi - Sales/Production 814 611 203 33,3%

COGS 601 428 173 40,4%

Laba Kotor - Gross Profit 213 183 30 16,6%

Profitabilitas - Profitability 26,2% 29,9%

Beban Pokok Pendapatan yang dikeluarkan Cost of Revenues from the business line in 2016
INDUSTRI
dalam lini bisnis ini pada tahun 2016 adalah is Rp467.8 billion, an increase of Rp39.8 billion
Dalam Miliar Rupiah (Kecuali dinyatakan lain)
sebesar Rp467,8 miliar,
meningkat sebanyak
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise) or 9.3% from Rp428.1 trillion in 2015. This is due
Rp39,8 miliar atau setara dengan 9,3% dari to the increase of marketing sales in property.
URAIAN 2016 ini
Rp428,1 triliun di tahun 2015. Lonjakan 2015 SELISIH PERTUMBUHAN
Description
dipengaruhi oleh marketing sales properti ADHI Difference Growth

yang meningkat.
Kontrak Baru - New Contract 33 228 (195) (85,4%)

Penjualan/Produksi
Laba kotor yang- Sales/Production
dicapai oleh lini bisnis ini192
pada 149 profit from the43business line 29,1%
Gross in 2016 is
tahun 2016 adalah sebesar Rp203,5 miliar, Rp203.5 billion, an increase of Rp21.0 billion or
COGS
meningkat sebanyak Rp21,0 miliar atau setara 170 117 53 45,4%
11.5% from Rp182.6 billion in 2015, due to the
dengan 11,5% dari
Laba Kotor - Gross Profit Rp182,6 miliar di tahun 2015.
22 growth
32 of number of (10)
units sold. (30,1%)
Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya
Profitabilitas
penjualan - Profitability
property. 11,7% 21,6%

• Industri • Industry
TOTAL
Realisasi Kontrak lini bisnis Industri pada tahun New contracts realized in the Industry business
2016
Dalam Miliar mencapai
Rupiah Rp33,3
(Kecuali dinyatakan lain) miliar, menurun dari line in 2016 reached Rp33.3 billion, a decrease
In Billionpencapaian tahun
Rupiah (Unless Stated 2015 yaitu Rp228,0 miliar. Hal
Otherwise)
from 2015 achievement of Rp228.0 billion. This
ini disebabkan karena mayoritas proyek
URAIAN 2016yang is because theSELISIH
2015 majority of executed industry
PERTUMBUHAN
dikerjakan
Description adalah proyek internal. Pendapatan projects were internal
Differenceprojects.Growth
Revenue of the
Usaha yang diperoleh lini bisnis ini tahun 2016 business line in 2016 is Rp192.4 billion or 1.7%
adalah sebesar Rp192,4 miliar atau setara 1,7% of total revenue, an increase of Rp43.4 billion
dari total pendapatan usaha, meningkat Rp43,4 or 29.1% from Rp149.0 billion in 2015. The

102 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)

URAIAN 2016 2015 SELISIH PERTUMBUHAN

I
Description Difference Growth

Kontrak Baru - New Contract 954,3 THE


784.8 FUTURE,169.5
ENGINEERED.
21,6%

Penjualan/Produksi - Sales/Production 671,3 610.6 60,7 9,9%

COGS 467,8 428.1 39,8 9,3%

Laba Kotor - Gross Profit 203,5 182.6 21,0 11,5%

Profitabilitas - Profitability 30,3% 29,9%


miliar atau setara 29,1% dari Rp149,0 miliar di increase is due to the growth of demand volume
tahun 2015. Peningkatan disebabkan naiknya in concrete production.
angka volume permintaan produksi beton.
INDUSTRI
Dalam Miliar Rupiah (Kecuali dinyatakan lain)
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)

URAIAN 2016 2015 SELISIH PERTUMBUHAN


Description Difference Growth

Kontrak Baru - New Contract 33.3 228.0 (194.7) (85,4%)

Penjualan/Produksi - Sales/Production 192.4 149.0 43.4 29,1%

COGS 169.9 116.8 53.1 45,4%

Laba Kotor - Gross Profit 22.5 32.2 (9.7) (30,1%)

Profitabilitas - Profitability 11,7% 21,6%

Beban Pokok Pendapatan yang dikeluarkan Cost of Revenues in the business line in 2016 is
TOTAL
dalam lini bisnis ini pada tahun 2016 adalah Rp169.9 billion, an increase of Rp53.1 billion or
sebesar
Dalam Miliar Rp169,9
Rupiah (Kecuali miliar,
meningkat sebanyak
dinyatakan lain) 45.4% from Rp116.8 trillion in 2015. This is due to
In Billion Rupiah (Unless Stated Otherwise)
Rp53,1 miliar atau setara dengan 45,4% dari the many new contracts for Industry projects.
Rp116,8 triliun di tahun 2015. Peningkatan
URAIAN 2016 ini 2015 SELISIH PERTUMBUHAN
seiring dengan banyaknya perolehan kontrak
Description Difference Growth
baru untuk proyek Industri.

Laba kotor yang dicapai oleh lini bisnis ini Gross profit of the business line in 2016 is Rp22.5
pada tahun 2016 adalah sebesar Rp22,5miliar, billion, a decrease of Rp9.7 billion or 30.2% from
menurun sebanyak Rp9,7 miliar atau setara Rp32.2 billion in 2015. This is due to the increase
dengan 30,2% dari Rp32,2 miliar di tahun 2015. of material cost for production in 2016.
Penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya
biaya material di tahun 2016.

Tinjauan Keuangan Financial Review


Tinjauan Neraca Keuangan Review On Balance Sheet

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI (DALAM JUTA RUPIAH)


Consolidated Statement of Financial Position (In Million Rupiah)

31 DESEMBER 2016 31 DESEMBER 2015 KENAIKAN/ (PENURUNAN)


KETERANGAN Increase/ (Decrease)
Description Realisasi Porsi % Realisasi Porsi % Selisih Pertumbuhan %
Realization Realization
Naik (Turun)
Percentage % Difference Growth %
Percentage % %
ASET
ASSETS

Aset Lancar 16.835.408 83,8 14.691.152 87,7 2.144.256 14,6


Current Assets

Aset Tidak Lancar 3.260.028 16,2 2.069.912 12,3 1.190.116 57,5


Noncurrent Assets

JUMLAH ASET 20.095.436 100,0 16.761.064 100,0 3.334.372 19,9


Total Assets

LIABILITAS
LIABILITIES

Liabilitas Jangka Pendek 13.044.370 64,9 9.414.462 56,2 3.629.908 38,6


Current Liabilities

Liabilitas Jangka Panjang 1.608.286 8,0 2.184.470 13,0 (576.183) (26,4)


Noncurrent Liabilities

JUMLAH LIABILITAS 14.652.656 72,9 11.598.932 69,2 3.053.724 26,3


Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Total Liabilities 103
31 DESEMBER 2016 31 DESEMBER 2015 KENAIKAN/ (PENURUNAN)
KETERANGAN Increase/ (Decrease)
Description ANALISA DAN PEMBAHASAN
RealisasiMANAJEMEN
Porsi % MANAGEMENT
Realisasi PorsiDISCUSSION
% AND ANALYSIS
Selisih Pertumbuhan %
Realization Realization
Naik (Turun)
Percentage % Difference Growth %
Percentage % %
ASET
ASSETS

Aset Lancar 16.835.408 83,8 14.691.152 87,7 2.144.256 14,6


Current Assets

Aset Tidak Lancar 3.260.028 16,2 2.069.912 12,3 1.190.116 57,5


Noncurrent Assets

JUMLAH ASET 20.095.436 100,0 16.761.064 100,0 3.334.372 19,9


Total Assets

LIABILITAS
LIABILITIES

Liabilitas Jangka Pendek 13.044.370 64,9 9.414.462 56,2 3.629.908 38,6


Current Liabilities

Liabilitas Jangka Panjang 1.608.286 8,0 2.184.470 13,0 (576.183) (26,4)


Noncurrent Liabilities

JUMLAH LIABILITAS 14.652.656 72,9 11.598.932 69,2 3.053.724 26,3


Total Liabilities

EKUITAS
EQUITY

JUMLAH EKUITAS 5.442.780 27,1 5.162.132 30,8 280.648 5,4


Total Equity

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 20.095.436 100,0 16.761.064 100,0 3.334.372 19,9
Total Liabilities And Equity

Jumlah Aset Total Assets

Per akhir tahun 2016, Total Aset Perseroan mencapai At the end of 2016, the Company’s total assets was
Rp20,1 triliun, meningkat sebesar Rp3,3 triliun atau Rp20.1 trillion, an increase of Rp3.3 trillion or 19.9%
19,9% dari Rp16,8 triliun pada tahun 2015. Komposisi from Rp16.8 trillion in 2015. The composition of assets
aset pada akhir tahun 2016 terdiri dari 83,8% Aset at the end of 2016 consisted of 83.8% Current Assets
Lancar dan 16,2% Aset Tidak Lancar. Pada Aset and 16.2% Non Current Assets. In Current Assets,
Lancar, peningkatan cukup signifikan terlihat pada significant improvements were generated from Gross
Aset Tetap, Tagihan Bruto, dan Persediaan/Aset Real Amounts Due from Customer, Real Estate Assets,
Estate masing-masing sebesar 88,5%; 80,0% dan and Fixed Assets by respectively 88.5%, 80.0% and
32,8%. Secara keseluruhan peningkatan ini seiring 32.8%. The overall increase was due to the increase
dengan kenaikan Pendapatan Usaha Perseroan. in the Company’s Revenues.

JUMLAH ASET
Total Assets ASET
JUMLAH
Dalam In Trillion
Triliun Rupiah Rupiah
25

20,1
20 2016
16,8
15 2015
10,5
10 2014

0
Tahun Years

Aset Lancar Current Assets

Aset Lancar Perseroan meningkat sebesar Rp2,1 triliun The Company’s Current Assets increased by Rp2.1
atau 14,6% dari Rp14,7 triliun di tahun 2015 menjadi trillion or 14.6% from Rp14.7 trillion in 2015 to
Rp16,8 triliun di tahun 2016. Peningkatan ini didorong Rp16.8 trillion in 2016. This increase was driven by a
oleh peningkatan cukup signifikan dari beberapa pos significant improvement from several Current Assets
Aset Lancar sebagaimana terurai di bawah ini: posts as described below:

104 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
A. Kas dan Setara Kas A. Cash and Cash Equivalent
Pos ini pada tahun 2016 tercatat sebesar Rp3,4 This post in 2016 was recorded at Rp3.4 trillion, a
triliun, menurun sebanyak Rp952,4 miliar atau decrease of Rp952.4 billion or 22.1% from Rp4.3
setara dengan 22,1% dari Rp4,3 triliun di tahun trillion in 2015. The decrease is mostly due to
2015. Penurunan ini sebagian besar dipengaruhi shrinking of Time Deposits by Rp908.5 billion
oleh Deposito Berjangka yang menurun sebesar from 2015 to Rp2.7 trillion in 2016, along with
Rp908,5 miliar dari tahun 2015 menjadi depleting Cash of Rp64,9 billion in 2015 to Rp47.8
sebesar Rp2,7 triliun di 2016, diikuti Kas yang billion in 2016, while Bank Clearing Account
menurun sebesar Rp64,9 miliar dari tahun 2015 increased Rp21.0 billion from 2015 to Rp610.6
menjadi Rp47,8 miliar di tahun 2016, sementara billion in 2016. The decrease of cash and time
Simpanan Giro Bank meningkat Rp21,0 miliar deposit happened because in 2015, there was a
dari tahun 2015 menjadi Rp610,6 miliar di corporate action in the form of rights issue worth
tahun 2016. Penurunan kas dan deposito Rp2.75 trillion. The result from rights issue in the
berjangka ini terjadi karena pada tahun 2015, form of cash and time deposit were then utilized
perseroan melaksanakan corporate action, for LRT construction and TOD projects, so by the
berupa rights issue sebesar Rp2,75 triliun. end of 2016 the numbers were decreasing. The
Perolehan perseroan dari rights issue dalam Clearing Account comprised of 68.0% Rupiah,
bentuk kas dan deposito berjangka ini kemudian 31.8% US Dollar, 0.2% Japanese Yen and 0.01%
digunakan untuk pembangunan LRT dan proyek Euro. As for Time Deposits, it amounted to Rp1.5
TOD, sehingga angkanya menurun di akhir trillion from related parties and Rp1.2 trillion from
tahun 2016. Simpanan Giro terdiri dari 68,0% third parties. This Cash Equivalents post is spread
Rupiah; 31,8% Dolar AS dan 0,2% Yen Jepang, across 18 different Banks with an average interest
dan 0,01% Euro. Sedangkan untuk pos Deposito rate ranging from 7.25% to 8.25% for a period of
Berjangka tercatat sebesar Rp1,5 triliun dari pihak 1-3 months
berelasi dan Rp1,2 tiriliun dari pihak ketiga. Pos
Setara Kas ini tersebar di 18 Bank yang berbeda
dengan Suku Bunga rata-rata berkisar antara
7,25% hingga 8,25% untuk jangka waktu 1 – 3
bulan.

B. Piutang Usaha B. Trade Receivable


Piutang Usaha Perseroan di tahun 2016 tercatat In 2016, the Company’s Trade Receivable
sebesar Rp2,9 triliun, yang meningkat sebesar recorded at Rp2.9 trillion, an increase of Rp675.3
Rp675,3 miliar atau 30,3% dari Rp2,2 triliun billion or 30.3% from Rp2.2 trillion in 2015. The
di tahun 2015. Kenaikan ini seiring dengan increase was due to an increase in Revenues.
peningkatan Pendapatan Usaha.

PIUTANG CUSTOMER TERBESAR (DALAM MILIAR RUPIAH)


The Largest
TABEL Trade
PIUTANG Receivables
CUSTOMER from(DALAM
TERBESAR Customers
MILIAR(In billion Rupiah)
RUPIAH)
The Largest Gross Amount Due from Customers (in Billion Rupiah)

PEMBERI KERJA 2016 % TERHADAP TOTAL PIUTANG USAHA


Employeer % Trade Receivables from Total

Pihak-Pihak Berelasi
Account Receivable Related Parties

PT Pertamina (Persero) 158,5 5,4%

PT Petrokimia Gresik 61,9 2,1%

PT Ngawi Kertosono Jaya 56,7 1,9%

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. 42,5 1,5%

PT Hutama Karya (Persero) 36,4 1,3%

Pihak-Pihak Ketiga
Third Parties

PT Semesta Marga Raya 467,4 16,1%

Pemerintah Provinsi Riau 91,6 3,2%

PT Trans Retail Indonesia 45,1 1,6%

Mega Pesanggrahan Indah 42,4 1,5%


Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Bandara International Jawa Barat (BIJB) 30,1 1,0% 105
PEMBERI KERJA 2016 % TERHADAP TOTAL PIUTANG USAHA
Employeer % Trade Receivables from Total

ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS


Pihak-Pihak Berelasi
Account Receivable Related Parties

PT Pertamina (Persero) 158,5 5,4%

PT Petrokimia Gresik 61,9 2,1%

PT Ngawi Kertosono Jaya 56,7 1,9%

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. 42,5 1,5%

PT Hutama Karya (Persero) 36,4 1,3%

Pihak-Pihak Ketiga
Third Parties

PT Semesta Marga Raya 467,4 16,1%

Pemerintah Provinsi Riau 91,6 3,2%

PT Trans Retail Indonesia 45,1 1,6%

Mega Pesanggrahan Indah 42,4 1,5%

Bandara International Jawa Barat (BIJB) 30,1 1,0%

C. Piutang Retensi C. Retention Receivable


Per akhir 2016, Piutang Retensi tercatat sebesar As of end of 2016, Retention Receivable
Rp1,1 triliun, turun sebesar Rp15,6 miliar atau 1,5% amounted to Rp1.1 trillion or a decrease of Rp15.6
dari Rp1,1 triliun pada tahun 2015. Penurunan ini billion or 1.5%, from Rp1.1 trillion in 2015. The
disebabkan oleh adanya retensi yang sudah jatuh decrease was due to the existing retention that
tempo atas proyek-proyek yang telah dikerjakan had matured on the projects that have been
dan dapat ditagihkan kepada pemberi kerja. undertaken and can be charged to the employer.

D. Tagihan Bruto Pemberi Kerja D. Gross Amount Due from Customers


Tagihan Bruto Kepada Pemberi Kerja tercatat Gross Amount Due from Customers recorded
meningkat sebesar Rp2,7 triliun atau 88,5% dari an increase of Rp2.7 trillion or 88.5% from
Rp3,1 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp5,8 Rp3.1 trillion in 2015 to Rp5.8 trillion in 2016.
triliun di tahun 2016. Peningkatan ini karena This increase was mainly due to the fact that
masih ada proses persetujuan BA progress fisik the ongoing Contruction project was still in the
proyek Konstruksi. process of BA.

Dari jumlah Tagihan Bruto tersebut, sebesar From the total of Gross Amount as mentioned,
Rp2,0 triliun (33,9%) merupakan Tagihan Bruto Rp2.0 trillion (33.9%) was Gross Amount Due
Pemberi Kerja Pihak Berelasi dan sebesar Rp3,8 from Related Parties and Rp3.8 trillion (66.1%)
triliun (66,1%) merupakan Tagihan Bruto Pada was Gross Amount Due from Third Party
Pemberi Kerja Pihak Ketiga. Customers.

TAGIHAN
TABEL BRUTO
TAGIHAN BRUTOPEMBERI
PEMBERI KERJAKERJA
(DALAM (DALAM MILIAR RUPIAH)
MILIAR RUPIAH)
TheLargest
The Largest Gross
Gross Amount
Amount Due
Due from from Customers
Customers (in Billion Rupiah)
(in Billion Rupiah)

PEMBERI KERJA 2016 % TERHADAP TOTAL PIUTANG USAHA


Employeer % Account Receivables from Total

Pihak-Pihak Berelasi
Related Parties

PT Ngawi Kertosono Jaya 413,8 7,1%

PT Hutama Karya (Persero) 304,0 5,2%

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) 294,6 5,1%

PT Pertamina (Persero) 176,8 3,0%

PT Angkasa Pura II (Persero) 171,2 2,9%

Pihak-Pihak Lainnya
Third Parties

Kementrian Perhubungan 1.751,0 30,0%

Kementrian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat 345,1 5,9%

Properti Bali Benoa 140,0 2,4%

Pemerintah Propinsi Kaltim 115,9 2,0%

PT Megakarya Makmur Sentosa 105,9 1,8%

106 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
PEMBERI KERJA 2016 % TERHADAP TOTAL PIUTANG USAHA
Employeer % Account Receivables from Total

I
Pihak-Pihak Berelasi
Related Parties
THE FUTURE, ENGINEERED.
PT Ngawi Kertosono Jaya 413,8 7,1%

PT Hutama Karya (Persero) 304,0 5,2%

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) 294,6 5,1%

PT Pertamina (Persero) 176,8 3,0%

PT Angkasa Pura II (Persero) 171,2 2,9%

Pihak-Pihak Lainnya
Third Parties

Kementrian Perhubungan 1.751,0 30,0%

Kementrian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat 345,1 5,9%

Properti Bali Benoa 140,0 2,4%

Pemerintah Propinsi Kaltim 115,9 2,0%

PT Megakarya Makmur Sentosa 105,9 1,8%

E. Uang Muka E. Advance Payment


Per akhir 2016, Uang Muka Diberikan tercatat As at the end of 2016, Advance Payment
meningkat sebanyak Rp17,6 miliar atau 10,0% increased by Rp17.6 billion or 10.0% to Rp193.0
menjadi Rp193,0 miliar dari Rp175,3 miliar pada billion from Rp175.3 billion in 2015. The increase
tahun 2015. Peningkatan tersebut disebabkan was due to a rise of Advance Payment from
oleh adanya peningkatan uang muka vendor dan vendors and sub-contractors of projects according
sub kontraktor atas proyek-proyek sesuai dengan to the physical progress respectively.
progress fisiknya masing-masing.

UANG MUKA (DALAM MILIAR RUPIAH)


TABEL UANG MUKA (DALAM MILIAR RUPIAH)
Advance Payment (In Billion Rupiah)
Advance Payment (in Billion Rupiah)

2016 2015 NAIK (TURUN)


UANG MUKA Growth (Decline)
Advance Nilai Nilai Nilai
% % %
Value Value Value

Sub Kontraktor 101,1 52,4 85,8 49,0 15,2 17,8


Sub-Contractor

Pemasok 89,1 46,2 83,0 47,3 6,1 7,3


Supplier

Jaminan Jangka Pendek 0,2 0,1 0,3 0,2 (0,2) (51,7)


Short-term Guarantee

Lain-lain 2,5 1,3 6,1 3,5 (3,6) (59,0)


Others

TOTAL 193,0 100,0 175,3 100,0 17,6 10,0

F. Pajak Dibayar Di Muka F. Prepaid Taxes


Pajak Dibayar Di Muka mengalami penurunan Prepaid Tax decreased by Rp105.5 billion or
sebesar Rp105,5 miliar atau 12,3% dari Rp857,4 12.3%, from Rp857.4 billion in 2015 to Rp752.0
miliar pada tahun 2015 menjadi Rp752,0 billion in 2016. The decrease was mainly due
miliar pada tahun 2016. Penurunan tersebut to the shrinking incoming VAT refund process
disebabkan terutama karena adanya penurunan that has not been completed during 2016. The
PPN masukan yang belum selesai proses Company has secured the tax refunds amounting
restitusi selama tahun 2016. Perseroan telah to Rp483.5 billion.
berhasil mendapatkan restitusi pajak sebesar
Rp483,5 miliar.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 107
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

ASET LANCAR
Current Assets
ASET LANCAR
Dalam In Trillion
Triliun Rupiah Rupiah
20
16,8
15 14,7 2016
9,2
10 2015

5 2014

0
Tahun Years

Aset Tidak Lancar Noncurrent Assets


Aset Tidak Lancar Perseroan pada tahun 2016 The Company’s Noncurrent Assets in 2016 amounted
tercatat sebesar Rp3,3 triliun, meningkat Rp1,2 to Rp3.3 trillion, an increase by Rp1.2 trillion or 57.5%
triliun atau 57.5% dari Rp2,1 triliun pada tahun 2015. from Rp2.1 trillion in 2015. This was mainly due to an
Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada increase in fixed assets. During 2016, the Company’s
Aset Real Estat dan Aset Tetap. Selama tahun 2016, fixed asset investment (CAPEX) reached Rp371 billion,
Perseroan telah melakukan investasi aset tetap an increase of Rp171 billion or 85.5%, in addition to
(CAPEX) tercapai sebesar Rp371 miliar, meningkat share investment amounting to Rp9.7 billion.
Rp171 miliar atau setara dengan 85,5% dan investasi
penyertaan saham sejumlah Rp9,7 miliar.

ASET TIDAK LANCAR


ASET TIDAK
Non-Current Assets LANCAR
Dalam In Trillion
Triliun Rupiah Rupiah

4
3,3
3 2016
2,1
2 2015
1,3
1 2014

0
Tahun Years

Total Liabilitas Total Liabilities


Secara keseluruhan, Liabilitas Perseroan di tahun Overall, The Company’s Liabilities in 2016 amounted
2016 tercatat sebesar Rp14,7 triliun, meningkat Rp3,1 to Rp14.7 trillion, increased by Rp3.1 trillion or 26.3%
triliun atau 26,3% dari Rp11,6 trilun di tahun 2015. from Rp11.6 trillion in 2015. The rise was mainly driven
Peningkatan ini terutama dipicu oleh peningkatan by an increase in Account Payables 29.0%, Bank
utang usaha 29,0%, utang bank 48,9%. Pada akhir Loans 48.9%. At the end of 2016, the Company’s
tahun 2016, Liabilitas terdiri dari Liabilitas Jangka Liabilities consisted of Current Liabilities amounting
Pendek sebesar Rp13,0 triliun (89,0%) dan Liabilitas to 13.0 trillion (89.0%) and Non-Current Liabilities
Jangka Panjang sebesar Rp1,6 triliun 11,0%. amounting to Rp1.6 trillion 11.0%.

108 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
TOTAL LIABILITAS
LIABILITAS
Total Liabilities TOTAL
Dalam In Trillion
Triliun Rupiah Rupiah
15 14,7
11,6
10 8,8 2016

5 2015

0 2014
Tahun Years

Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities


Liabilitas jangka pendek Perseroan meningkat sebesar The Company’s current liabilities increased by Rp3.6
Rp3,6 triliun atau 38,6% dari Rp9,4 triliun pada tahun trillion or 38.6% from Rp9.4 trillion in 2015 to Rp13.0
2015 menjadi Rp13,0 triliun pada tahun 2016, yang trillion in 2016, which consisted of Accounts Payable
terdiri dari Utang Usaha 64,2%, Utang Bank, Obligasi, 64.2%, Bank Loans, Bond, Sharia Bond, and Medium
Sukuk dan MTN 21,8%, Utang Pajak 3,0%, Uang Muka Term Notes 21,8%, Taxes Payable 3.0%, Advance
Pemberi Kerja 5,6%, Pendapatan Diterima di Muka Receipts 5.6%, Unearned Revenues 0.3%, Accrued
0,3%, Beban Akrual 2,7%, Utang Retensi 1,8% dan Expenses 2.7%, Retention Payables 1.8% and Other
Utang Jangka Pendek Lainnya 0,6%. Peningkatan Current Liabilities 0.6%. The rise was mainly due to
terutama terjadi pada Utang Bank & Surat Utang an increase in Bank Loans & Medium Term Notes
Jangka Menengah yang meningkat sebesar 155,0%; by 155.0%; Accrual Expenses by 7.9%; Retention
Beban Akrual sebesar 7,9%; Utang Retensi sebesar Payables by 8.1% Advances Receipts by 5.7% and
8,1%; Uang Muka Pemberi Kerja sebesar 5,7% dan Accounts Payable by 29.0%.
Utang Usaha sebesar 29,0%.

LIABILITAS JANGKA PENDEK


LIABILITAS
Short-Term JANGKA PENDEK
Liabilities
Dalam In Trillion
Triliun Rupiah Rupiah
14
13,0
12
2016
10 9,4
7,0
8
2015

6 2014
4

0
Tahun Years

A. Utang Usaha A. Trade Payables


Utang Usaha Perseroan pada 2016 mencapai The Company’s Trade Payables in 2016 reached
Rp8,4 triliun, meningkat sebesar Rp1,9 triliun Rp8.4 trillion, an increase of Rp1.9 trillion or
atau 29,0% dari Rp6,5 triliun pada tahun 2015. 29.0% from Rp6.5 trillion in 2015. The rise was
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh primarily due to an increase in the Company’s
pendapatan usaha Perseroan yang meningkat, revenues consisting of the Company’s Trade
Utang Usaha Perseroan terdiri dari Utang Usaha Payables to Related Parties (0.7%), and Trade
Pada Pihak Berelasi (0,7%), dan Utang Usaha Payables to Third Parties (99.3%).
Kepada Pihak Ketiga (99,3%).

B. Utang Bank & Lembaga Keuangan Lainnya B. Bank Loans & Other Financial Institution
Utang Bank & Surat Utang Jangka Menengah Bank Loans and Medium Term Notes increased
mengalami peningkatan sebesar Rp1,7 triliun by Rp1.7 trillion, or 155.0%, to Rp2.8 trillion in
atau 155,0% menjadi Rp2,8 triliun pada 2016 from Rp1.1 trillion in 2015. This rise was due
tahun 2016 dari Rp1,1 triliun pada tahun 2015. to an increase in bank loans for working capital.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 109
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Peningkatan ini disebabkan karena penambahan


kredit bank untuk tambahan modal kerja.

C. Uang Muka Pemberi Kerja C. Advances Receipts


Uang Muka Pemberi Kerja naik sebesar Rp39,5 Advance Receipts recorded an increase by
miliar atau 5,7% menjadi Rp731,7 miliar di tahun Rp39.5 billion or 5.7% to Rp731.7 billion in
2016 dari Rp692,2 miliar pada tahun 2015. 2016 from Rp692.2 billion in 2015. The rise
Kenaikan Uang Muka Kontrak di tahun 2016 in Advance Receipts in 2016 was due to the
disebabkan oleh termin proyek yang jatuh tempo projects’ accounts payable that are due in early
pada awal tahun 2017. 2017.

D. Utang Pajak D. Taxes Payable


Utang Pajak menurun sebesar Rp47,9 miliar atau Taxes payable decreased by Rp47.9 billion or
11,0% menjadi Rp387,6 miliar pada tahun 2016 11.0% to Rp387.6 billion in 2016 from Rp435.5
dari Rp435,5 miliar pada tahun 2015. Penurunan billion in 2015. This decline was due to the
ini disebabkan oleh menurunnya Utang Pajak decreasing of Taxes Payable on Article 21, Taxes
atas Pasal 21, Utang Pajak atas Pasal 23, dan Payable on Article 23 and Taxes Payable on
Utang Pajak atas Pasal 29. Article 29.

E. Pendapatan Diterima di Muka E. Unearned Revenues


Pendapatan Diterima di Muka Perseroan The Company’s unearned revenues recorded a
menurun sebesar Rp68,5 miliar atau sebesar decrease by Rp68.5 billion or 60% to Rp45.6
60% menjadi Rp45,6 miliar pada tahun 2016 billion in 2016 from Rp114.0 billion in 2015.
dari Rp114,0 miliar pada tahun 2015.

F. Beban Akrual F. Accrued Expenses


Beban Akrual mengalami peningkatan sebesar Accrued Expenses recorded an increase by 7.9%
7,9% atau sebesar Rp25.9 miliar di tahun 2016 or Rp25.9 billion in 2016 to Rp351.9 billion from
menjadi Rp351,9 miliar, dari Rp326,0 miliar Rp326.0 billion in 2015. The composition of
pada tahun 2015. Komposisi Beban Akrual Accrued Expenses consisted of 79.2% Project
terdiri dari Biaya Pekerjaan Proyek sebesar Work Cost, 8.6% Incentives Reserves, 8.4%
79,2%; Cadangan Insentif sebesar 8,6%; Biaya Operating Costs, 1.5% Bonds Interest Expenses
Operasional sebesar 8,4%; Biaya Bunga Obligasi and 2.3% Tantiem Reserves.
sebesar 1,5%; dan Cadangan Tantiem sebesar
2,3%.

KOMPOSISI BEBAN
KOMPOSISI BEBAN AKRUAL
AKRUAL (DALAM
(DALAM MILIAR MILIAR RUPIAH)
RUPIAH)
Accrued Expenses
Accrued Expenses Composition
Composition (InRupiah)
(in Billion Billion Rupiah)

BEBAN AKRUAL 2016 % 2015 % NAIK/TURUN %


Accrued Expenses Description Growth/Decline

Biaya Pekerjaan Proyek 278,9 79,3 238,2 73,1 42,7 16,5


Project Work Cost

Biaya Bunga Obligasi 5,3 1,5 5,3 1,6 0,0 0,0


Bond Interest Expenses

Biaya Operasional 29,4 8,4 28,9 8,9 0,5 1,7


Operating Cost

Cadangan Insentif 30,1 8,6 43,1 13,2 (13,0) (30,2)


Incentive Reserves

Cadangan Tantiem 8,2 2,3 10,6 3,2 (2,4) (22,6)


Tantiem Reserves

.G. Utang Retensi G. Retention Payables


Pos Utang Retensi mengalami peningkatan Retention Payables increased by Rp17.4 billion
sebesar Rp17,4 miliar atau 8,1% menjadi or 8.1% to Rp231.7 billion in 2016 from Rp214.3
Rp231,7 miliar pada tahun 2016, dari sebesar billion in 2015. The rise was due to an increase
Rp214,3 miliar pada tahun 2015. Peningkatan ini of sub-contractor works with less than one year
disebabkan oleh meningkatnya pekerjaan sub- maturity period.

110 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
kontraktor yang jatuh tempo kurang dari setahun

H. Liabilitas Jangka Pendek Lainnya H. Other Current Liabilities


Liabilitas Jangka Pendek Lainnya tercatat Other Current Liabilities recorded an increase
meningkat sebesar Rp51,5 miliar atau sebesar by Rp51.5 billion or 186.7% to Rp79.1 billion in
186,7% menjadi Rp79,1 miliar di tahun 2016 dari 2016 from Rp27.6 billion in 2015. The rise was
Rp27,6 miliar di tahun 2015. Peningkatan ini primarily due to increase in Dividends Payables
terutama disebabkan oleh meningkatnya Utang from Rp219.6 million in 2015 to Rp426.6 million
Dividen dari Rp219,6 juta di tahun 2015 menjadi in 2016 and Other Current Liabilities from Rp20.9
Rp426,6 juta di tahun 2016 dan Utang Jangka billion in 2015 to Rp77.1 billion in 2016.
Pendek Lainnya dari Rp20,9 miliar di tahun 2015
menjadi Rp77,1 miliar di tahun 2016.

Liabilitas Jangka Panjang Noncurrent Liabilities


Liabilitas Jangka Panjang Perseroan turun sebesar Noncurrent liabilities of the Company decreased by
Rp576,2 miliar atau sebesar 26,4% menjadi Rp1,6 Rp576.2 billion or 26.4% to Rp1.6 trillion in 2016 from
triliun pada tahun 2016 dari Rp2,2 triliun pada tahun Rp2.2 trillion in 2015. The decrease was dominated
2015. Penurunan tersebut didominasi oleh utang by a significant cut in Bond Payables and Sharia
obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo dalam Bond Payables. that will matured within a year and
1 (satu) tahun dan turunnya Utang Bank secara a significant decrease in Bank Loans, in addition to
signifikan, ditambah oleh menurunnya Utang Retensi, decreases in Retention Payables, Advances Receipts,
Uang Muka Pemberi Kerja, Utang Lain-lain, dan Other Payables, and Compensation Liabilities.
Liabilitas Imbalan Kerja.

LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA
JANGKA PANJANG
PANJANG
Long-Term
Dalam Liabilities
In Trillion
Triliun Rupiah Rupiah
2,5
2,2
2 1,8 2016
1,6
1,5 2015

1 2014

0,5

0
Tahun Years

Aset dan Liabilitas Dalam Mata Uang Asing Asset and Liabilities in Foreign Currencies
Transaksi valuta asing dibukukan setelah dijabarkan Foreign currency transactions are booked after
ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan described into Rupiah using applicable exchange rate
kurs pada saat terjadinya transaksi. Pada setiap at the time of transaction. At each balance date:
tanggal neraca:
1. Pos Aset dan Liabilitas moneter dalam mata uang 1. Monetary Assets and Liabilities Posts in foreign
asing dilaporkan ke dalam mata uang Rupiah currencies must be reported in Rupiah using
dengan menggunakan kurs tanggal neraca. 
 applicable exchange rate at the balance date.
2. Pos Non-moneter tidak boleh dilaporkan dengan 2. Non-monetary Posts shall not be reported using
menggunakan kurs tanggal neraca tetapi tetap balance date exchange rate, but must be reported
harus dilaporkan dengan menggunakan kurs using exchange rate at the time of transaction.
tanggal transaksi. 
3. Non-monetary Posts valued at fair value in
3. Pos Non-moneter foreign currencies must be reported using
yang dinilai dengan nilai wajar dalam mata uang applicable exchange rate at the time of valuation.
asing harus dilaporkan dengan menggunakan
kurs yang berlaku pada saat nilai tersebut
ditentukan.

Kepentingan Non Pengendali Non Controlling Interest


Di tahun 2016, Kepentingan Non Pengendali In 2016, Non Controlling Interest increased by Rp1.2
mengalami peningkatan sebesar Rp1,2 miliar atau billion or 14.7% to Rp9.4 billion from Rp8.3 billion in
14,7% menjadi Rp9,4 miliar pada tahun 2016, dari 2015. The rise was due to the increase of net assets in

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 111
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Rp8,3 miliar di tahun 2015. Peningkatan tersebut subsidiary entities.


disebabkan oleh meningkatnya aset bersih entitas
anak.

Jumlah Ekuitas Total Equity


Jumlah Ekuitas Perseroan meningkat sebesar Total Equity increased by Rp280.6 billion or 5.4%
Rp280,6 miliar atau 5,4% menjadi Rp5,4 triliun to Rp5.4 trillion from Rp5.2 trillion in 2015. This was
dari Rp5,2 triliun di tahun 2015. Hal ini disebabkan contributed mainly by an increase in Appropriated
terutama oleh Saldo Laba yang Ditentukan Retained Earnings by Rp356.2 billion or 24.5% to
Penggunaannya pada akhir tahun sebesar Rp1,8 Rp1.8 trillion in 2016 from Rp1.4 trillion in 2015.
triliun, meningkat Rp356,2 miliar atau setara 24,5%
dari Rp1,4 triliun pada tahun 2015.

JUMLAH EKUITAS
Total Equity
EKUITAS
EKUITAS
Dalam In Trillion
Equity
Triliun Rupiah Rupiah
6,00
5,4
5,2
5,00

4,00 2016

3,00 2015

2,00
1,6 2014

1,00

0,00
Tahun Years

Tinjauan Laba Rugi Review On Profit And Loss


LAPORAN LABA RUGI (DALAM JUTAAN RUPIAH)
TABEL PERTUMBUHAN LABA RUGI (DALAM JUTAAN RUPIAH)
Profit and Loss Report (in million rupiah)

KETERANGAN 31 DESEMBER 2016 31 DESEMBER 2015 KENAIKAN/ (PENURUNAN)


Description 31 December 2016 31 December 2015 Increase/ (Decrease)

Realisasi Porsi % Realisasi Porsi % Selisih Growth %

PENDAPATAN 11,063,943 100.00% 9,389,570 100.00% 1,674,373 17.8%


REVENUES
Beban Pokok Pendapatan (9,948,797) (89.92%) (8,414,926) (89.62%) (1,533,871) 18.2%
Cost of Revenues
LABA KOTOR 1,115,146 10.08% 974,644 10.38% 140,502 14.4%
GROSS PROFIT
Pendapatan Ventura Bersama/JO 69,424 0.63% 32,080 0.34% 37,344 116.4%
Share of Profit of Joint Venture
Beban Usaha (455,979) (4.12%) (395,494) (4.21%) (60,485) 15.3%
Operating Expenses
LABA USAHA 728,591 6.59% 611,230 6.51% 117,361 19.2%
PROFIT FROM OPERATION
Pendapatan (Beban) Lainnya 141,991 1.28% 271,579 2.89% (129,588) (47.7%)
Other Income (Charges) - Net
Beban Keuangan (257,959) (2.33%) (136,718) (1.46%) (121,241) 88.7%
Financial Charge

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 612,623 5.54% 746,091 7.95% (133,468) (17.9%)
PROFIT BEFORE INCOME TAX
Beban Pajak Penghasilan (297,515) (2.69%) (281,066) (2.99%) (16,449) 5.9%
Income Tax Expenses
112
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA Laporan Tahunan 2016 Annual ReportPROFIT
- PT Adhi Karya (Persero)
ATTRIBUTABLE TOTbk.
Beban Pokok Pendapatan (9,948,797) (89.92%) (8,414,926) (89.62%) (1,533,871) 18.2%
Cost of Revenues

I
LABA KOTOR 1,115,146 10.08% 974,644 10.38% 140,502 14.4%
GROSS PROFIT
Pendapatan Ventura Bersama/JO 69,424 0.63% THE
32,080 FUTURE,
0.34% ENGINEERED.
37,344 116.4%
Share of Profit of Joint Venture
Beban Usaha (455,979) (4.12%) (395,494) (4.21%) (60,485) 15.3%
Operating Expenses
LABA USAHA 728,591 6.59% 611,230 6.51% 117,361 19.2%
PROFIT FROM OPERATION
Pendapatan (Beban) Lainnya 141,991 1.28% 271,579 2.89% (129,588) (47.7%)
Other Income (Charges) - Net
Beban Keuangan (257,959) (2.33%) (136,718) (1.46%) (121,241) 88.7%
Financial Charge

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 612,623 5.54% 746,091 7.95% (133,468) (17.9%)
PROFIT BEFORE INCOME TAX
Beban Pajak Penghasilan (297,515) (2.69%) (281,066) (2.99%) (16,449) 5.9%
Income Tax Expenses
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PROFIT ATTRIBUTABLE TO

Pemilik Entitas Induk 313,451 2.83% 463,685 4.94% (150,234) (32.4%)


Owner Of The Parent

Kepentingan Non Pengendali (1,657) (0.01%) (1,340) (0.01%) 317 23.7%


Non Controlling Interest

Jumlah (Laba Periode Berjalan) 315.108 2.85% 465,025 4.95% (149,917) (32.2%)
Total (Profit For The Period)

LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA COMPREHENSIVE INCOME ATTRIBUTABLE TO

Pemilik Entitas Induk 403.000 3,64% 877.408 9,34% (474.408) (54,1%)


Owner Of The Parent

Kepentingan Non Pengendali 1.657 0,01% 1.346 0,01% 311 23,1%


Non Controlling Interest

Jumlah (Penghasilan Komprehensif periode 404.657 3,7% 877.408 9,3% (472.751) (53,9%)
Berjalan)
Total (Comprehensive Income for the Period)

Pendapatan Usaha Revenues


Pada tahun 2016 perusahaan berhasil membukukan In 2016, the Company recorded a revenue that
pendapatan usaha sebesar Rp11,1 triliun, meningkat amounted to Rp11.1 trillion, an increase of 17.8% or Rp1.7
sebesar 17,8% atau Rp1,7 triliun jika dibandingkan trillion from Rp9.4 trillion in 2015. This was affected
tahun 2015 sebesar Rp9,4 triliun. Peningkatan by the rise of four business lines of the Company from
pendapatan usaha dipengaruhi oleh meningkatnya the previous year: Construction increased by 15.1%
empat lini bisnis Persero dari tahun sebelumnya, from Rp8.0 trillion to Rp9.2 trillion, EPC (Energy)
yaitu Konstruksi meningkat 15,1% dari Rp8,0 triliun increased by 57.1% from Rp635.5 billion to Rp998.1
menjadi Rp9,2 triliun, EPC (Energi) meningkat billion, Property increased by 9.9% from Rp610.6
57,1% dari Rp635,5 miliar menjadi Rp998,1 miliar, billion to Rp671.3 billion, and Industrial Investment
Properti meningkat 9,9% dari Rp610,6 miliar menjadi (Industry) increased by 29.1% from Rp149.0 billion to
Rp671,3miliar, dan Investasi Industri (Industri) Rp192.4 billion.
meningkat 29,1% dari Rp149,0 miliar menjadi Rp192,4
miliar.
PENDAPATAN USAHA
TABEL PENDAPATAN (DALAM
USAHA (DALAM MILIAR
MILIAR RUPIAH)
RUPIAH)
Revenues (In Billion
Table of Revenues Rupiah)
(In Billion Rupiah)

PENDAPATAN USAHA 2016 2015 NAIK/TURUN %


Revenues Growth/Decline

Jasa Konstruksi 9.202,1 7.994,4 1.207,7 15,1


Construction Service

EPC (Energi) 998,1 635,5 362,6 57,1


EPC (Energy)

Properti/ Realti 671,3 610,6 60,7 9,9


Property/ Realty

Investasi Industri (Industri) 192,4 149,0 3,4 29,1


Industrial Investment (Industry)

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 113
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Beban Pokok Penjualan Cost of Revenues


Meningkatnya pendapatan usaha Perseroan akan The rise of the Company’s revenue is also increasing
meningkatkan beban pokok penjualan. Pada tahun the Cost of Revenues. In 2016, the Company’s Cost
2016, beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp9,9 of Revenues amounted to Rp9.9 trillion, an increase
triliun yaitu 18,2% lebih tinggi dibandingkan dengan of 18.2% from Rp8.4 trillion in 2015. This was mainly
tahun 2015 sebesar Rp8,4 triliun. Peningkatan ini due to the increase of overhead costs by 30.9% to
utamanya merupakan kontribusi dari biaya overhead Rp1.9 trillion in 2016 from Rp1.5 trillion in 2015; sub
yang meningkat sebesar 30,9% menjadi Rp1,9 triliun contractor costs increase by 31.8% to Rp3.0 trillion
di 2016 dari Rp1,5 triliun di 2015; sub kontraktor from Rp2.3 trillion in 2015; and material costs increase
meningkat 31,8% menjadi Rp3,0 triliun dari Rp2,3 by 13.0% to Rp3.7 trillion from Rp3.3 trillion in 2015.
triliun di 2015; dan bahan meningkat 13,0% menjadi
Rp3,7 triliun dari Rp3,3 triliun di 2015.

BEBAN POKOK PENDAPATAN BERDASARKAN JENIS PRODUKSI (DALAM MILIAR RUPAH)


BEBAN POKOK PENDAPATAN BERDASARKAN JENIS PRODUKSI (DALAM MILIAR RUPAH)
Cost
Cost ofofRevenues
Revenues by Production
by Production Sector Sector (in Billion rupiah)

BEBAN POKOK PENDAPATAN


Cost of Revenue

Bahan 3.693,9 3.268,1 425,8 13,0


Material

Tenaga Kerja 1.294,5 1.373,5 (79,0) (5,8)


Direct Labour

Sub-kontraktor 3.007,7 2.281,6 726,1 31,8


Sub-contractor

Overhead 1.952,2 1.491,7 460,5 30,9


Overhead

Peningkatan beban pokok penjualan dikontribusikan The rise in Cost of Revenues was contributed by
oleh segmen Kontruksi meningkat sebesar Rp767,1 increases in Construction segment by Rp767.1 billion
miliar atau setara 8,9%, dari Rp7,1 triliun di 2015 or 8.9% from Rp7.1 trillion in 2015 to Rp7.9 trillion
menjadi Rp7,9 triliun di 2016, segmen EPC (Energi) in 2016, EPC (Energy) segment by Rp674.0 billion or
meningkat sebesar Rp674,0 miliar atau setara dengan 91.5% from Rp736.8 billion in 2015 to Rp1.4 trillion
91,5%, dari Rp736,8 miliar di 2015 menjadi Rp1,4 in 2016, Property segment by Rp39.8 billion or 9.3%
triliun di 2016, segmen Properti meningkat sebesar from Rp428.1 billion in 2015 to Rp467.8 billion in
Rp39,8 miliar atau setara 9,3%, dari Rp428,1 miliar 2016, and Industrial Investment (Industry) segment by
di 2015 menjadi Rp467,8 miliar di 2016, dan segmen Rp53.1 billion or 45.4% from Rp116.8 billion in 2015 to
Investasi Industri (Industri) meningkat sebesar Rp53,1 Rp169.9 billion in 2016.
miliar atau setara dengan 45,4%, dari Rp116,8 miliar
di tahun 2015 menjadi Rp169,9 miliar di tahun 2016.

BEBAN POKOK PENDAPATAN BERDASARKAN LINI BISNIS (DALAM MILIAR RUPIAH)


BEBAN POKOK PENDAPATAN BERDASARKAN LINI BISNIS (DALAM MILIAR RUPIAH)
Cost
Cost ofofRevenues
Revenues Based
Based on Business
on Business Lines Rupiah)
Lines (In Billion (In Billion Rupiah)

BEBAN POKOK PENDAPATAN 2016 2015 NAIK/TURUN %


Cost of Revenue Growth/Decline

Jasa Konstruksi 7.900,4 7.133,3 767,1 10,8


Construction Service

EPC (Energi) 1.410,7 736,8 674,0 91,5


EPC (Energy)

Properti/ Realti 467,8 426,1 39,8 9,3


Property/ Realty

Investasi Industri (Industri) 169,9 116,8 53,1 45,4


Industrial Investment (Industry)

114 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Bagian Laba Ventura Bersama Share of Profit of Joint Venture
Perseroan melaksanakan kerja sama dengan pihak The Company partners with other parties in project
`lain dalam mengerjakan proyek, hal ini dilakukan undertakings. The objective is to have more resources
untuk memperbesar sumber daya guna dapat in order to be able to complete bigger projects. In
menyelesaikan proyek dengan size yang lebih besar. 2016, profit from joint projects reached Rp69.4 billion,
Di tahun 2016, laba dari proyek-proyek kerja sama an increase of Rp37.3 billion or 116.4% from Rp32.1
mencapai Rp69,4 miliar, atau naik sebesar Rp37,3 billion in 2015. The rise was due to an increase in
miliar atau 116,4% dibandingkan dengan tahun 2015 revenue and contract acquisition of joint ventures in
sebesar Rp32,1 miliar. Kenaikan tersebut disebabkan 2016. The largest contributions were mainly generated
oleh adanya peningkatan pendapatan usaha dan from the following projects:
perolehan kontrak kerjasama operasi sepanjang tahun
2016. Konstribusi terbesar diperoleh dari proyek-
proyek berikut:

BAGIAN LABA VENTURA BERSAMA (DALAM MILIAR RUPIAH)


TABEL PENDAPATAN BERSIH VENTURA BERSAMA TERBESAR (DALAM MILIAR RUPIAH)
Share
Net of Profit
Revenue from of Joint
Joint Venture
Venture (In Billion
of Construction (In Rupiah)
Billion Rupiah)

PENDAPATAN BERSIH VENTURE BERSAMA TERBESAR 2016 PORSI TERHADAP TOTAL LABA KSO
Net Biggest New Revenue from Joint Venture Construction Portion to the JO Total Income

JO Adhi - Jakon - Penta (Proyek Wisma Atlet) 15.2 21.9

JO Adhi - HK - Jaya Konstruksi (Pry ICB Package No. JUFMP-4) 11.2 16.1

JO Adhi - HK - PT BCK (Pembangunan Jembatan Pulau Balang II) 7.1 10.2

JO Adhi - Minarta (Penyediaan Air Baku SPAM Regional Kota Bengkulu) 4.8 7.0

JO Adhi - Wika (Underpass Simpang Mandai Makassar) 4.5 6.9

Beban Usaha Operating Expenses


Beban usaha Perseroan terdiri dari beban penjualan The Company’s Operating Expenses consist of Selling
dan beban umum dan administrasi. Secara umum Expenses and General and Administrative Expenses.
beban usaha Perseroan mengalami kenaikan sebesar In general, the Company’s Operating Expenses
15,3% di 2016 menjadi Rp456,0 miliar dari Rp395,5 increased by 15.3% in 2016 to Rp456.0 billion from
miliar di tahun 2015. Hal ini terutama disebabkan oleh Rp395.5 billion in 2015. This was mainly due to an
meningkatnya beban umum sebesar Rp58,0 miliar increase in General Expenses of Rp58.0 billion or
atau 15,4% menjadi Rp433,9 miliar di tahun 2016. 15.4% to Rp433.9 billion in 2016.

Beban Penjualan Selling Expenses


Beban penjualan merupakan pengeluaran untuk Selling Expenses consist of expenses paid for
biaya pemasaran. Beban penjualan pada tahun marketing cost. Selling Expenses in 2016 amounted
2016 mencapai Rp22,1 miliar. Jumlah ini mengalami to Rp22.1 billion which was an increase of 12.7%
peningkatan sebesar 12,7% dibanding tahun 2015 compared to Rp2.5 billion in 2015.
sebesar Rp2,5 miliar.

Beban Umum dan Administrasi General and Administrative Expenses


Beban umum dan administrasi merupakan General and Administrative Expenses consist of
pengeluaran-pengeluaran untuk Biaya Pegawai, Personnel Expenses, Office Expenses and Depreciation
Biaya Kantor, Biaya Penyusutan. Beban umum dan Expenses. General and Administrative Expenses in
administrasi pada tahun 2016 mencapai Rp433,9 2016 amounted to Rp433.9 billion which was an
miliar. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar increase of 15.4% compared to Rp375.9 billion in
15,4% dibanding tahun 2015 sebesar Rp375,9 miliar. 2015. The significant rise was mainly due to increases
Peningkatan yang cukup signifikan ini terutama in personnel expenses and office expenses that in
disebabkan oleh kenaikan biaya pegawai dan biaya 2016 grew respectively 8.2% and 44.4% to Rp256,4
kantor yang meningkat masing-masing sebesar 8,2% billion and Rp77,4 billion respectively.
dan 44,4% menjadi Rp256,4 miliar dan Rp77,4 miliar
di tahun 2016.
Other Income (Charges - Net)
Pendapatan (Beban) Lainnya - Bersih Other income (Charges - Net) consist of multiple
Pendapatan (Beban) Lainnya - Bersih terdiri atas accounts, including financial revenues, net profit
beberapa akun yaitu pendapatan keuangan, laba (loss) of exchange rate difference, profit of fixed asset

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 115
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

(rugi) selisih kurs-bersih, laba penjualan aset tetap, sales, other income (cost), other financial charge and
penghasilan (beban) lain-lain, beban keuangan allowance for impairment of receivables. Overall,
lainnya, dan penyisihan penurunan nilai piutang. the Company in 2016 recorded a decrease in total
Secara keseluruhan Perseroan mencatat penurunan other income (expenses) of Rp142.0 billion or 47.7%
total pendapatan (beban) lain-lain selama tahun compared to previous year. Other income (expenses)
2016 sebesar Rp142,0 miliar atau 47,7% lebih kecil for last year include recovery on impairment of
dibandingkan tahun sebelumnya. Pada pendapatan receivables to PT Jakarta Monorail. The decrease
(beban) lain-lain di tahun lalu terdapat pemulihan atas of other income (expenses) was due to a shrinking
penurunan nilai piutang kepada PT Jakarta Monorail. of the profits (loss) of exchange rate difference that
Penurunan pendapatan (beban) lain-lain ini terjadi amounted to Rp100.9 billion or 61.2% lower than the
akibat penurunan laba (rugi) selisih kurs sebesar previous year to Rp63.9 billion.
Rp100,9 miliar atau 61,2% lebih kecil dibandingkan
tahun sebelumnya menjadi Rp63,9 miliar.

Beban Keuangan Financial Charge


Beban Keuangan Perseroan per 31 Desember Financial Charge of company at December 31, 2016
2016 tercatat sebesar Rp258,0 miliar, mengalami that amounted to Rp258.0 billion, increased by
peningkatan sebesar Rp121,2 miliar atau 88,7% dari Rp121.2 million or 88.7% from Rp136,7 billion in year
Rp136,7 miliar di tahun 2015. Beban keuangan ini 2015. Financial charge consists of interest expense
terdiri dari Bunga Utang Bank sebesar Rp180,1 miliar, on bank loan amounting to Rp180.1 billion, interest
Bunga Obligasi sebesar Rp112,2 miliar, Bagi Hasil expense of Bonds Payable amounting to Rp112.2
Sukuk sebesar Rp21,8 miliar, dan Kapitalisasi Bunga billion, profit sharing of Sukuk amounting to Rp21.8
Pinjaman sebesar Rp56,1 miliar. billion, and capitalized interest amounting to Rp56.1
billion.

Beban Pajak Penghasilan Income Tax Expenses


Perseroan mencatat beban pajak penghasilan sebesar The Company recorded income tax expense of
Rp297,5 miliar pada tahun 2016, meningkat 5,9% Rp297.5 billion in 2016, an increase of 5.9% from
dari beban pajak penghasilan 2015 sebesar Rp281,1 2015 of Rp281.1 billion. The rise of income tax expense
miliar. Kenaikan beban pajak penghasilan ini sejalan was in line with the increase of Company’s Profit From
dengan peningkatan laba usaha perusahaan. Operation.

Laba Komprehensif Yang Dapat Diatribusikan Comprehensive Income Attributable To Owner of The
Kepada Pemilik Entitas Induk Dan Kepentingan Non Parent and Non Controlling Interest
Pengendali
Jumlah laba komprehensif yang diatribusikan kepada The amount of comprehensive income attributed to
pemilik entitas induk adalah sebesar Rp402,9 miliar, the owner of parent entity was Rp402.9 billion, a
menurun sebesar 54,1% dari tahun 2015 sebesar decrease of 54.1% or Rp877.4 billion from 2015. This
Rp877,4 miliar. Hal ini disebabkan oleh pada tahun was due to a surplus of land fixed asset revaluation of
lalu terdapat surplus revaluasi aset tetap tanah Rp414.3 billion. The amount of income attributed to
sebesar Rp414,3 miliar. Sedangkan bagian laba yang Non-Controlling Interest was Rp1.7 billion, an increase
diatribusikan kepada kepentingan non pengendali of 23.1% or Rp1.3 billion from 2015.
adalah sebesar Rp1,7 miliar, meningkat sebesar 23.1%
dari tahun 2015 atau Rp1,3 miliar.

Laba Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Profit Attributable To Owner of The Parent and Non
Induk Dan Kepentingan Non Pengendali Controlling Interest
Jumlah laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada Current year profit can be attributed to owner of the
pemilik entitas induk adalah sebesar Rp313,5 miliar, parents amounted to Rp313.5 billion, decreased by
menurun sebesar 32,4% dari tahun 2015 sebesar 32.4% from 2015 amounted to Rp463.7 billion.
Rp463,7 miliar.

Penurunan laba bersih ini terjadi karena terjadi The decrease of the net profit was due to the increase
karena peningkatan beban pokok pendapatan dan in cost of revenues and financial charge of 18.2% and
peningkatan beban keuangan sebesar masing-masing 88.7% respectively in 2016.
18,2% dan 88,7% di 2016.

Sedangkan bagian laba yang diatribusikan kepada While profit attributed to non controlling interest was
kepentingan non pengendali adalah sebesar Rp1,7 Rp1.7 billion, increased by 23.1% from 2015 amounted
miliar meningkat sebesar 23,1% dari tahun 2015 atau to Rp1.3 billion.
Rp1,3 miliar.

116 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Laba per Saham Dasar Basic Earnings per Share
Berdasarkan hal-hal di atas, Perseroan mencatat Laba Base on the above mentioned matters, the Company
per Saham Dasar sebesar Rp88,0 pada tahun 2016 recorded an Earnings per Share amounted to Rp88.0
menurun sebesar 56,6% dari Rp202,8 di tahun 2015. in 2016 decreasing by 56.6% from Rp202.8 in 2015.

Tinjauan Arus Kas Review on Cash Flows


TABEL CASH FLOWS (DALAM MILIAR RUPIAH)
TABEL CASH FLOWS (DALAM MILIAR RUPIAH)
Cash Flows (In Billion Rupiah)
Cash Flow (In Billion Rupiah)

ARUS KAS 2016 2015 PERTUMBUHAN %


Cash Flow Growth (Decline)

Arus Kas Netto Digunakan Untuk Aktivitas Operasi (1.752,9) 241,1 (1.994,0)
Net Cash Flow Used in Operating Activities

Arus Kas Netto Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (349,0) (224,0) (125,0)
Net Cash Flow Used in Investting Activities

Arus Kas Netto Diperoleh Dari Aktivitas Pendanaan 1.149,6 3.489,7 (2.340,1)
Net Cash Flow Provided By Financing Activities

kenaikan (penurunan) Neto kas dan setara kas (952,3) 3.506,7 (4.459,0)
Net Increase (Decrease) Of Cash And Cash Equivalens

Pengaruh Selisih Kurs - Bersih (0.2) (0,8) 637.2


Effect in Forange Echange - Net

Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun 4.317,3 811,4 3.505,9
Cash and Cash Equivalent at Beginning of the Year

Kas dan Setara Kas Pada Akhir Tahun 3.364,9 4.317,3 (952,4)
Cash and Cash Equivalent at End of the Year

Arus Kas Cash flows


• Arus Kas Netto Digunakan Untuk Aktivitas • Net Cash Flows Used In Operating Activities
Operasi ADHI recorded net Cash Flows from operating
ADHI mencatat penerimaan kas bersih dari activities due to 2016 decreased by Rp2.0 trillion
aktivitas operasi di tahun 2016 menurun or 827.2% lower than surplus Rp241.1 billion in
sebesar Rp2,0 triliun atau 827,2% lebih rendah year 2015 which amounted to Rp1.8 trillion in
dari surplus Rp241,1 miliar di tahun 2015 2016. The cause of the decrease was due to an
menjadi defisit Rp1,8 triliun di tahun 2016. increase in payment expenses supplier and other
Penurunan ini terjadi karena ada peningkatan expenses., especially from LRT project. Based
pengeluaran pembayaran kepada pemasok on with the signatories to the Agreement on the
dan beban lainnya terutama dari Proyek LRT. Implementation of Infrastucture Development of
Dengan penandatanganan Perjanjian tentang LRT Jabodebek on February 10, 2017, we expect
Pelaksanaan Pembangunan LRT Jabodebek there will be positive impact of net cashflow from
pada tanggal 10 Februari 2017 diharapkan akan operating activities in the future.
memberi efek positif pada penerimaan kas bersih • Net Cash Flows Used In Investing Activities
dari aktivitas operasi di masa mendatang. In 2016, Net Cash Flows Used In Investing
• Arus Kas Netto Digunakan Untuk Aktivitas Activities amounted to Rp349.0 billion, the
Investasi investment increased by Rp125.0 billion or
Selama tahun 2016 arus kas bersih dari aktivitas 55.8% from Rp224,0 billion in 2015. This was
investasi adalah sejumlah Rp349,0 miliar, due to the increase of fixed assets acquisition.
investasi meningkat sebesar Rp125,0 miliar atau • Net Cash Flows Provide By Financing Activities
55,8% dari Rp224,0 miliar di 2015. Hal ini terjadi Company’s net cash proceed from financing
karena peningkatan perolehan aset tetap. activities amounted to Rp1.1 trillion in 2016,
• Arus Kas Netto Diperoleh Dari Aktivitas decreased by Rp2,3 trillion or 67.1% from Rp3,5
Pendanaan trillion in 2015. This was due to the Increase of
Penerimaan kas bersih dari aktivitas pendanaan bank loan payment.
tercatat Rp1,1 triliun pada tahun 2016, menurun
sebesar Rp2,3 triliun atau 67,1% dari Rp3,5
triliun di tahun 2015. Penurunan ini terjadi karena
peningkatan pembayaran pinjaman bank.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 117
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Tingkat Kesehatan Perseroan The Company’s Level of Soundness

Didasarkan pada SK Menteri Negara BUMN No. Based on Decree of SOE State Minister no. KEP-100/
KEP-100/MBU/2002, dengan membagi kinerja ke MBU/2002, using 3 (three) aspects of performance:
dalam 3 (tiga) aspek, yaitu: aspek keuangan, aspek financial aspect, operational aspect and admistration
operasional dan aspek administrasi, realisasi tingkat aspect, the Company’s overall performance for the
kesehatan Perusahaan untuk tahun yang berakhir operation year ending in December 31, 2016 is on
31 Desember 2016 berada pada kondisi “A” dengan grade “A” with total score of 65.23. In detail, the
total skor 65,23. Secara rinci, perhitungan tingkat result of the Company’s assessments are as follows:
kesehatan Perseroan adalah sebagai berikut:

TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN


TABEL TINGKAT KESEHATAN PERSEROAN
Company Level of
Level of Soundness Soundness
Table

2016 2015
URAIAN ANGKA MAKSIMAL
Description Max Score
Ratio Score Ratio Score

Aspek Keuangan (70)


Financial Aspect

Laba Atas Ekuitas 6,45% 8,5 11,86% 16 20


Return on Equity

Laba Atas Investasi 4,67% 4 6,29% 5 15


Return on Investment (ROI)

Rasio Arus Kas 25,80% 4 45,86% 5 5


Cash Ratio

Rasio Lancar 129,06% 5 156,05% 5 5


Current Ratio

Periode Penagihan (Hari) 95,90 4 86,75 4,5 5


Collection Periods (Day)

Periode Persediaan (Hari) 4,32 5 6,32 5 5


Inventory Turnover (Day)

Perputaran Total Aset 56,91% 2,5 57,30% 2,5 5


Total Assets Turnover

Total Ekuitas Terhadap Total Aset 23,39% 7,25 28,03% 7,25 10


Total Equity to Total Asset

Sub total 40,25 50,25 70

Aspek Operasional (15)


Operational Aspect

Perolehan Kontrak Baru 91,62% 4,58 91,49% 4,57 5


Acquisition of New Contract

Ketetapan Waktu Penyerapan Proyek 100,00% 5,00 100,00% 5,0 5


Provision Absorbtion Project Time

Kualitas SDM 108,07% 5,40 83,03% 4,20 5


HR Quality
• Produktivitas
• Productivity
• Realisasi Rencana
Pendidikan & Pelatihan
• Education & Training Realization

Sub total 14,98 13,77 15

Aspek Administrasi (15)


Administration Aspect

118Annual
Laporan Perhitungan Tahunan
Financial Report
Tepat Waktu
On Time
3,00
Laporan Tepat
Tahunan
On Time
2016 Annual
Waktu 3,00 (Persero) Tbk.
3,00Report - PT Adhi Karya
Perolehan Kontrak Baru 91,62% 4,58 91,49% 4,57 5
Acquisition of New Contract

I
Ketetapan Waktu Penyerapan Proyek 100,00% 5,00 100,00% 5,0 5
Provision Absorbtion Project Time THE FUTURE, ENGINEERED.
Kualitas SDM 108,07% 5,40 83,03% 4,20 5
HR Quality
• Produktivitas
• Productivity
• Realisasi Rencana
Pendidikan & Pelatihan
• Education & Training Realization

Sub total 14,98 13,77 15

Aspek Administrasi (15)


Administration Aspect

Laporan Perhitungan Tahunan Tepat Waktu 3,00 Tepat Waktu 3,00 3,00
Annual Financial Report On Time On Time

Rancangan RKAP Tepat Waktu 3,00 Tepat Waktu 3,00 3,00


WBP Draft On Time On Time

Laporan Periodik Tepat Waktu 3,00 Tepat Waktu 3,00 3,00


Periodic Report On Time On Time

Kinerja PKBL
CSR Performance
• Efektifitas Penyaluran Dana 22,80% 0,00 100,00% 3,00 3,00
• Fund Distribution Effectivity
• Tingkat Kolektibilitas 29,88% 1,00 100,00% 3,00 3,00
• Collectibility Level

Sub total 10,00 15,00 15,00

TOTAL 65,23 79,02 100,00

Kemampuan Membayar Hutang Capability of Debt Payment


Dalam mengukur indikator untuk mengukur In measuring the indicate for capability measurement
kemampuan Perseroan dalan membayar utangnya, company in debt payment, we use the debt to equity
digunakan debt to equity ratio yang digunakan untuk ratio which used to measure the capability company
mengukur kemampuan Perseroan dalam melunasi in payment of financial debt based on owned of the
utang finansialnya berdasarkan total ekuitas yang total equity
dimiliki.

Nilai Debt to Equity Ratio (DER) Perseroan The value of Debt to Equity Ratio (DER) of company
tercatat sebesar 0,8 kali di tahun 2016, meningkat recorded amounting at 0.8 times in year 2016
dibandingkan 0,6 kali di tahun 2015. Kemampuan higher than 0.6 times in year 2015, the capability
Perseroan untuk memenuhi semua kewajibannya of company to provide all its obligation occured
mengalami penurunan 25% dibanding tahun 2015. 25% lower than year 2015. Its occurs in relation the
Hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan increase of loan for ADHI’s project development of the
pinjaman perusahaan untuk pengembangan proyek- aspect expected to enhance ADHI’s income. While the
proyek ADHI yang diharapkan akan meningkatkan capability of debt payment, measured by EBITDA/
pendapatan ADHI. Sedangkan kemampuan Perseroan Interest or namely Time Interest Earn (TIE) lowering to
membayar bunga pinjaman yang diukur dengan 3.6 times in year 2016 from 6.7 times in year 2015.
EBITDA/Interest atau yang disebut Time Interest Earn Meanwhile the Debt to EBITDA was increased to 4.6
(TIE) menurun menjadi 3,6 kali di tahun 2016 dari 6,7 times in 2016 from 3.4 times in 2015. Nevertheless,
kali di tahun 2015. Sedangkan berdasarkan Debt to the score is still considered as normal and still meet
EBITDA mengalami peningkatan menjadi 4,6 kali di the requirements covenant that is until now the
tahun 2016 dari 3,4 kali di tahun 2015. Walaupun Company’s debt payments is still considered as good.
begitu nilai tersebut masih dianggap wajar dengan
nilai dan masih memenuhi persyaratan Covenant
yang ada hingga saat ini pembayaran utang Perseroan
masih dikategorikan lancar.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 119
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

RASIO KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG


Ability to Pay Debt

KETERANGAN 2016 2015 % PERTUMBUHAN


Description Growth

Debt to Equity Ratio 0,8x 0,6x 30%

EBITDA / Interest (TIE) 3,6x 6,7x (46,7%)

Debt to EBITDA 4,6x 3,4x 35,1%

Kolektibilitas Piutang Collectibility of Trade Receivables


Kolektibilitas piutang adalah kemampuan Perseroan
Current Liabilities Collectibilities of account receivables are capability
untuk
Ability to mengubah
Pay Debt piutang usahanya menjadi company to change the account receivables of
kas. Tingkat Kolektibilitas Perseroan mengalami business to cash. Level of collectibility company
peningkatan
KETERANGAN dari 87 hari di tahun 2015 menjadi
2016 97 hari increase from
201587 days in year 2015 to 97 days in
% PERTUMBUHAN
diDescription
tahun 2016, yang disebabkan adanya peningkatan year 2016, due to the increase of trade receivable in
Growth
piutang pada 2016. Meskipun kolektabilitas ADHI 2016. Although the collectibility ADHI in year 2016
Current
pada Ratio 2016 meningkat dibandingkan
tahun 1,3 tahun increasingly1,6compare with previous(17,3%)
year, the number
sebelumnya, angka tersebut masih di bawah rata- still under average of industries that was 101 days.
Quick Ratio 1,3 1,5 (17,0%)
rata industri, yaitu sebesar 101 hari.
Cash Ratio 0,3 0,5 43,7
KOLEKTIBILITAS PIUTANG (HARI)
Receivable Collections (Days)

KETERANGAN 2016 2015 2014


Description

Kolektabilitas Piutang 97 87 82
Receivable Collections

Kebijakan Manajemen Atas Management Policy for Capital


Struktur Modal Structure
Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan The company is committed to implement a sound
kebijakan atas Struktur Modal Perseroan yaitu policy on the Capital Structure including Debt to
Struktur Pinjaman terhadap Modal atau Debt to Equity Equity Ratio (DER) not to exceed 2.75 times and the
Ratio (DER) yang tidak boleh melebihi 2,75 kali dan company should take into account its ability to pay
juga harus memperhatikan kemampuan Perseroan interest or Time Interest Earning (TIE )not to surpass
dalam membayar Bunga Bank atau Time Interest 2.50 times in accordance with covenant of its current
Earning (TIE) harus lebih besar dari 2,50 kali sesuai bonds:
covenant untuk tahun 2016 pada efek surat hutang
yang masih berjalan:
• Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I Tahun • The revolving ADHI Bonds I phase I of year 2012
2012 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I and ADHI Sukuk Mudharabah phase I of year
ADHI Tahap I Tahun 2012, yang masih berlaku 2012, prevailing until July 2017 and 2019;
hingga bulan Juli 2017 dan 2019;
• Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap II Tahun • The revolving ADHI Bonds I phase II of year 2012
2013 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I and ADHI Sukuk Mudharabah phase II of year
ADHI Tahap II Tahun 2013, yang masih berlaku 2013, prevailing until March 2018 and 2020.
hingga bulan Maret 2018 dan 2020.
Realisasi pada tahun 2016 untuk DER adalah 0,8 kali, The realization DER in year 2016 was 0.8 times, while
sedangkan TIE sebesar 3,6 kali. TIE was 3.6 times .

120 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
STRUKTUR PERMODALAN (DALAM MILIAR RUPIAH)
Capital Structure (In billion Rupiah)

2016 2015
KETERANGAN
Description Nilai % Nilai %
Amount Percentage Amount Percentage
Pinjaman Berbunga 4.272,0 44,0 2.868,5 35,7
Interest Bearing Debt

Ekuitas 5.442,8 56,0 5.162,1 64,3


Equity

Jumlah Pinjaman Berbunga dan Ekuitas 9.714,8 100,0 8.030,6 100,0


Total Interest Bearing Debt and Equity

Perseroan berusaha mempertahankan struktur modal The Company try to sustain its optimum Capital
yang optimal untuk memaksimalkan nilai pemegang structure to maximize shareholders value and
saham dan kelangsungan usaha Perseroan. company sustainability. The composition of capital
Komposisi struktur modal tahun 2016 yang dimiliki structure in 2016 consists of 44.0% Interest Bearing
oleh Perseroan adalah 44,0% berasal dari Pinjaman Debt and 56.0% Equity. The compotition of capital
Berbunga dan 56,0% berupa Ekuitas. Komposisi structure that come from Interest Bearing Debt
struktur modal yang berasal dari Pinjaman Berbunga increased by 48.9% meanwhile Capital Equity
mengalami peningkatan sebesar 48,9% sedangkan increased by 5.4%.
modal dari Ekuitas menin
gkat sebesar 5,4% .

Tingkat Likuiditas Perseroan Liquidity Level Of The Company


Kemampuan Perseroan untuk membayar Liabilitas Company’s ability to pay its Current Liabilities from
Lancarnya dari Aset Lancarnya (Likuiditas) harus lebih its Current Asset (Liquidity) is required to be over 1.0
besar dari 1,0 kali sesuai covenant untuk tahun 2016 times in accordance with the covenant of its current
pada efek surat hutang yang masih berjalan: bonds:
• Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap I Tahun • The revolving ADHI Bonds I phase I of year 2012
2012 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I and ADHI Sukuk Mudharabah phase I of year
ADHI Tahap I Tahun 2012, yang masih berlaku 2012, prevailing until July 2017 and 2019.
hingga bulan Juli 2017 dan 2019. • The revolving ADHI Bonds I phase II of year 2012
• Obligasi Berkelanjutan I ADHI Tahap II Tahun and ADHI Sukuk Mudharabah phase II of year
2013 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I 2013, prevailing until March 2018 and 2020.
ADHI Tahap II Tahun 2013, yang masih berlaku
hingga bulan Maret 2018 dan 2020.

LIKUIDITAS
TABEL LIKUIDITAS
Liquidity
Liquidity Table

URAIAN 2016 2015


Description

Rasio Lancar 1,3 x 1,6 x


Current Ratio

Modal Kerja Bersih (Dalam Miliar Rupiah) 3.791,0 5.276,7


Net Working Capital (In Billion Rp)

Realisasi Likuiditas pada tahun 2016 adalah sebesar The Liquidity realized in 2016 was 1.3 times, which
1,3 kali, yang nilainya lebih besar dari 1,0 kali sesuai increased from 1.0 times in 2016 according to
covenant. covenant.

Modal kerja bersih Perusahaan mencapai Rp3.791 Net Working Capital of the Company reached Rp3,791
miliar di tahun 2016, menurun bila dibandingkan Rp bilion in 2016, decreasing from Rp5,276 bilion in
5.276 miliar di tahun 2015. Penurunan modal kerja 2015. This decline is caused by the amount of Cash
bersih ini terutama disebabkan oleh penurunan kas and Cash Equivalent of the Company in 2016 at Rp
dan setara kas sebesar Rp954,4 miliar atau setara 3.4 trillion, decreasing by Rp954.4 bilion or equal to

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 121
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

dengan 22,1% menjadi Rp3,4 triliun di tahun 2016 22.1% less than Rp4.3 trillion in 2015. The reduction
dibandingkan Rp4,3 triliun di tahun 2015. Selain itu also occurs in Pre Paid Taxes at Rp752,0 billion in
penurunan juga terjadi pada pajak dibayar di muka 2016, decreasing by Rp105.5 billion or equal to 12.3%
sebesar Rp105,5 miliar atau setara dengan 12,3% less to Rp857.4 billion in 2015. ADHI’s positive Net
menjadi Rp752,0 miliar di tahun 2016 dibandingkan Working Capital shows a good Company Liquidity.
Rp857,4 miliar di tahun 2015. Modal kerja bersih
ADHI yang bernilai positif menunjukkan kemampuan
likuiditas Perusahaan yang baik.

Ikatan Material Dalam Investasi Material Commitment In Investment


Barang Modal Capital Goods
Di tahun 2016 tidak terjadi ikatan material dalam In year 2016 there were no material commitment
investasi barang modal in investment of capital goods.

Perbandingan Antara RKAP 2016 Comparison Between The Realization


Dengan Realisasi 2016 dan Proyeksi Of 2016 Performance With 2016 Work
2017 Budget Plan and 2017 Projection
PERBANDINGAN ANTARA RKAP 2016 DENGAN REALISASI 2016 DAN PROYEKSI
TAHUN 2017 (DALAM MILIAR RUPIAH)
Comparison between the work budget plan (RKAP) of 2016 with realization and 2017
RKAP (in billion Rupiah)

URAIAN RKAP REALISASI PENCAPAIAN TARGET RKAP 2017 TARGET


PERTUMBUHAN
Description Budget Realization Achievement % 2017 RKAP Target Growth

Pendapatan 11.626,6 11.063,9 95,2 14.400,0 30,2%


Revenue

Laba Kotor 1.239,3 1.115,1 90,0 2.162,1 93,9%


Gross Profit
Laba yang Dapat 301,5 313,5 104,0 505,6 61,3%
Diatribusikan Kepada
Pemilik Entitas Induk
Profit Attributable to
Owner of The Parent

URAIAN RKAP PENCAPAIAN


Description Budget Achievment %

ROE 5,9 103,1


Return of Equity

HPP % 89,3 95,8


COGS %

Di tahun 2016, Perseroan merencanakan perolehan In year 2016, the company aimed at achieving key
dari beberapa komponen substansial dan penting and substantial budget target as a measure to appraise
sebagai tolak ukur dalam menilai kinerja ADHI. ADHI perfomance. Comparison between company’s
Perbandingan antara rencana dan realisasi adalah target dan its realization as follows:
sebagai berikut: • Revenues
• Pendapatan Usaha In 2016, the revenue of business ADHI
Pada tahun 2016 pendapatan usaha ADHI increasingly amount 17.8% for Rp11.1trillion,
mengalami peningkatan sebesar 17,8% menjadi compare with Rp9.4 trillion in year 2015. Total
Rp11,1 triliun, dibandingkan Rp9,4 triliun di tahun acquisition business achieved 95.2% from
2015. Total pendapatan usaha tersebut mencapai working plan and budget (RKAP) year 2016
95,2% dari RKAP tahun 2016 sebesar Rp11,6 amount to Rp11.6 trillion.
triliun.

122 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
• Laba Kotor • Gross Profits
Pada tahun 2016, laba kotor ADHI mengalami In year 2016, gross profir ADHI increase amount
peningkatan sebesar 14,4% menjadi Rp1,1 triliun, 14.4% for Rp1.1 trillion, compare with Rp974.6
dibandingkan Rp974,6 di tahun 2015. Angka billion in year 2015. Amount of gross profit
laba kotor tersebut mencapai 90,0% dari RKAP achieved 90.0% from RKAP of company in year
tahun 2016 sebesar Rp1,2 triliun. 2016 amount to Rp1.2 trillion.

• Laba Bersih • Net Profit


Laba bersih Perseroan di tahun 2016 tercatat Net profit company in year 2016 recorded
sebesar Rp313,5 miliar atau menurun 32,4% amount to Rp313.5 billion or decreased 32.4%
dari Rp463,7 miliar di tahun 2015. Pencapaian from Rp463.7 billion in year 2015. Achieving net
laba bersih tahun 2016 ini mencapai 104,0% dari profit in year 2016 amount to 104.0% from RKAP
RKAP 2016 sebesar Rp301,5 miliar. in year 2016 amount to Rp301.5 billion.

Prospek Usaha Business Prospect


Secara Umum General Overview

Dalam tahun 2017, sektor konstruksi diperkirakan In 2017, construction sector is predicted to grow by
tumbuh sekitar 8,0%, didukung oleh keberlanjutan 8.0% supported by the acceleration of infrastructure
percepatan pembangunan infrastruktur, yang development that has been started since 2015.
telah dimulai sejak tahun 2015. Infrastruktur juga Infrastructure also one of the mandatory and priority
merupakan salah satu belanja APBN yang bersifat budget expenditure, increase by 123.4% in 2017 to
prioritas dan mandatory, meningkat sebesar 123,4% Rp387.3 triliun. Infrastructure budget to state budget
di tahun 2017 menjadi Rp387,3 triliun. Anggaran in 2017 also increased significantly to 18.6% to 15.2%
infrastruktur APBNP 2017 meningkat signifikan in 2016. This is due to the improvement in expenditure
menjadi 18,6% terhadap belanja negara dibanding efficiency and the increase of Earmark Fund. Public
15,2% di APBNP 2016. Hal ini dapat terjadi melalui housing budget in the next 5 years (2015-2019) which
peningkatan efisiensi belanja dan peningkatan is expected to reach Rp528.0 trilliun will increase
earmark Dana Transfer Umum. Selain itu anggaran landed house construction industry.
yang direncanakan untuk perumahan publik dalam 5
tahun ke depan (2015-2019) yang mencapai Rp528,0
triliun akan meningkatkan potensi untuk pasar industri
konstruksi residensial.

Pemerintah memiliki rencana yang cukup agresif Government has agressive plan in developing
dalam pengembangan infrastruktur transportasi. Di transportation infrastructure. Stated in RPJMN 2015-
RPJMN 2015-2019, pemerintah menganggarkan 2019, the government allocated Rp5,519 trillion,
Rp5.519 triliun, dengan anggaran terbesar pada sektor with the largest budget portion in sea transportation
transportasi laut yaitu Rp900 triliun. Pembiayaan amounting to Rp900 trillion. The funding for
proyek infrastruktur transportasi pada RPJMN transportation infrastructure in RPJMN is targeted
ditargetkan dari berbagai sumber dana yaitu APBN, from various source of fund, including APBN, APBD,
APBD, BUMN, dan swasta dengan persentase yang SOE, and private with different percentage of each
berbeda untuk tiap sektor. Kebijakan ini membuka sector. The policy open the opportunity for SOE to
kesempatan bagi BUMN untuk mendapatkan proyek acquired construction project or invest in the project.
konstruksi atau berinvestasi dalam proyek tersebut.

Sektor Residensial dan Komersial memiliki peluang Residential and Commercial sector have big
yang besar baik dari segmen konstruksi maupun opportunity both from construction and realty
realti. Sektor ini memiliki potensi pendapatan sekitar segment. This sector has revenue potential of Rp1,609
Rp1.609 triliun untuk konstruksi dan Rp2.524 triliun trillion for construction and Rp2,524 trillion for realty
untuk realti selama 2016-2019. Segmen realti during 2016-2019. Realty segment growth is expected
diperkirakan tumbuh sebesar 11,1% dari tahun 2016- around 11.1% from 2016 to 2020 due to middle class
2020 akibat pertumbuhan kelas menengah. Selain increase. Hotel business is also predicted to grow with
itu, bisnis hotel juga diperkirakan masih tumbuh tight competition.
walapun kompetisinya sudah ketat.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 123
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

Berikut adalah sasaran anggaran infrastruktur APBN Following is the APBN Infrastructure Budget 2017
2017
INFRASTRUKTUR TARGET
Infrastucture Target

Jalan 836 km
Road

Jembatan 10.198 meter


Bridge

Bandara 13 Bandara
Airport 13 Airports

Pelabuhan Laut 61 Lokasi


Seaport 61 Locations

Jalur Kereta Api 710 km’sp


Train Railway

Terminal Penumpang 3 Lokasi


Passenger Terminal 3 Locations

Sumber: http://www.kemenkeu.go.id/apbn2017

Prospek ADHI di Tahun 2017 ADHI Prospect in 2017

ADHI mempunyai pengalaman yang kuat di bisnis ADHI has solid experience in construction business,
konstruksi, terbukti dengan keterlibatan perusahaan proven by involvement in various sector and type
di berbagai sektor dan tipe proyek konstruksi of construction project (e.g. roads, railway, sea
(contoh: pembangunan jalan, jalur kereta api, proyek transportation, water works, etc). Those experiences
transportasi laut, proyek pengairan, dan lain-lain). became ADHI credential in tender process and open
Pengalaman tersebut menjadi kredensial ADHI di project opportunity in various sectors.
proses tender dan membuka peluang proyek di
berbagai sektor.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2016, Based on presidential decree No. 65 year 2016,
ADHI telah ditunjuk pemerintah sebagai kontraktor ADHI has been appointed by the government as Light
Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. Proyek dengan Rail Transit (LRT) Jabodebek contractor. The large
skala besar ini akan meningkatkan kredensial ADHI scale project will increase ADHI credential in railway
di bidang konstruksi kereta api. Selain itu, proyek construction project. Nevertheless, the project also
ini berpotensi untuk memicu perkembangan bisnis triggers other business development such as property
lainnya di luar LRT, seperti pengembangan properti di development nearby LRT station. In 2017, ADHI is
sekitar stasiun LRT. Di tahun 2017, ADHI berencana planning to start selling property nearby LRT stations.
memulai penjualan properti di sekitar stasiun LRT.

Walaupun jasa konstruksi masih merupakan bisnis Despite the main business of ADHI as construction
utama ADHI, dengan kondisi kompetisi di bidang ini service provider, tight competition in the construction
yang cukup ketat dan industri konstruksi yang sangat industry mostly depending on APBN allocation,
tergantung dengan alokasi APBN, mengakibatkan resulting in the need for business diversification to
diperlukannya diversifikasi bisnis untuk mengurangi reduce the risk of revenue volatility. Therefore, ADHI
risiko volatilitas pendapatan. Sehingga saat ini currently entering the non-construction business such
ADHI telah masuk ke bidang non-konstruksi seperti as property, hotel, and precast manufacturer. Overall,
properti, hotel, dan manufaktur beton. Secara profit margin for those three business lines relatively
umum, margin laba ketiga bidang tersebut relatif higher compared with construction business, hence it
lebih tinggi dibandingkan dengan margin konstruksi, is expected to increase ADHI total profit margin. ADHI
sehingga diharapkan dapat meningkatkan margin initiatives to develop property and hotel business is
laba ADHI secara keseluruhan. Inisiatif Adhi untuk also expected to increase recurring income in the
mengembangkan bisnis di bidang properti, dan hotel future. ADHI also plan to invest in electricity and water
diharapkan dapat meningkatkan recurring income di treatment management.
luar bisnis utama konstruksi. Selain itu, ADHI juga
mulai mengembangkan investasi di berbagai sektor,
seperti kelistrikan dan pengolahan air.

124 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Aspek Pemasaran Marketing Aspect
Strategi Pemasaran Marketing strategy
Pada dasarnya strategi pemasaran kontraktor dapat Basically, marketing strategy in construction industry
dikelompokan dalam 5 karakteristik: pemilihan pasar, can be arranged into 5 characteristics: Segmentations,
produk, harga, distribusi dan promosi. Perbedaan Product, Pricing, Distributions and Promotions. The
penyusunan rencana pemasaran pada kontraktor differentiation in formulating marketing plan from big,
besar, menengah dan kecil tampaknya tak membuat medium size and small company in general shows
pendekatan strategi pemasaran secara umum berbeda no apparent differences between plans. Practically,
satu sama lainnya. Sehingga tak ada perbedaan there is almost no distinct concept in choosing market
berarti antara kontraktor besar, menengah dan kecil selection and formulating marketing mix.
dalam melaksanakan strategi pemilihan sasaran
pasar (market selection) dan bauran pemasaran
(marketing mix).

1. Strategi Pemilihan Pasar (Segmentation and 1. Market Selection Strategy (Segmentation and
Targeting) Targeting)

Di tahun 2016, total perolehan kontrak baru ADHI In year 2016, the total achievement new contract
tercatat sebesar sebesar Rp16,5 triliun. Kontribusi per ADHI amounted to Rp16.5 trillion. The new contract
lini bisnis pada perolehan kontrak baru hingga akhir was generated from project of ADHI lines of business
2016 masih didominasi oleh lini bisnis konstruksi comprising 94.3% until end year 2016 and the rest
sebesar 94,3% dan sisanya merupakan lini bisnis project was other lines business. Based on sources
lainnya. Berdasarkan segmentasi sumber dana, segmented, the portfolio of new contract consisted
realisasi kontrak baru terdiri dari Swasta/lainnya 27.6% from private sector, 35.7% from SOE, while
sebanyak 27,6%, BUMN sebanyak 35,7%, sedangkan 36.7% state budget (APBN)/provincial budget (APBD).
sisanya sebesar 36,7% berasal dari APBN/APBD. Based on type or work assesments, the new contract
Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak consisted of 47.0% building, 24.4% road and bridge,
baru terdiri dari Gedung sebanyak 47,0%, Jalan and 28.6% port and other infrastructure.
dan Jembatan 24,4%, sedangkan dermaga serta
infrastruktur lainnya sebesar 28,6%.

ADHI memiliki pembagian pasarnya sendiri yaitu ADHI has its own market segmentation concept
APBN/APBD, BUMN, dan Swasta. Di sisi lain by grouping market into APBN/APBD, BUMN and
membangun posisi dengan basis harga didukung Private segment. On the other hand, the Company
dengan upaya menciptakan perbedaan yang unik also built its positioning on pricing basis and the
dibandingkan para kontraktor pesaingnya. Dalam creation of uniqueness when compared to competitors
menciptakan suatu perbedaan yang unik maka by utilizing its value chain of technical advantages
perusahaan konstruksi sebaiknya memanfaatkan such as the Company’s infrastructures, Human Capital
aktivitas rantai nilai perusahaan yang terdiri dari and technology improvements alongside its primary
aktivitas pendukung (infrastruktur perusahaan, services as construction solution and value added
sumber daya manusia, dan pengembangan teknologi) services. This led the Company to target Government
dan aktivitas primer (proses konstruksi dan pemberian Projects as the main source of contract acquisition,
layanan tambahan). Untuk tahun 2017, Perseroan while seeking more opportunities in Private Sector.
menargetkan kontrak yang diperoleh masih
didominasi dari Proyek Pemerintah namun tidak
menutup kesempatan perolehan kontrak dari Proyek
Swasta.

Hampir seluruh kontraktor termasuk di dalamnya Almost all contractors including ADHI, seek to
adalah ADHI, ingin dipersepsikan sebagai perusahaan be perceived as company with great image and
yang memiliki reputasi atau citra (image) yang kuat, reputation, competitive price and experience.
harga yang bersaing dan berpengalaman. Karena Therefore, since ADHI is convinced these attributes
ADHI memandang basisi posisi atau reputasi yang baik are the determining factors to win customer’s trust,
adalah modal utama untuk memperoleh kepercayaan ADHI requires to have its image projecting large
dari klien. ADHI ingin menjadi perusahaan konstruksi construction company, leading and reliable, superior
yang besar, handal terkemuka, terbaik, unggul dan and widely renowned by clients and future clients.
dikenal luas oleh klien dan calon klien.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 125
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

2. Strategi Produk 2. Product Strategy

Penawaran paket produk jasa tambahan (misalnya Product offerings with extended services (i.e design
design build) dalam rangka melakukan diferensiasi and build) in order to create differentiation are heavily
dalam aspek layanan tampaknya tergantung klien depending on target client characteristics. Government
sasaran. Karena kebiasaan yang terjadi pada proyek projects usually separate project packages based
pemerintah adalah memisahkan paket-paket on budget year, for example planning package is
pekerjaan berdasarkan tahun anggaran, misalnya budgeted in different year than its production package.
paket pekerjaan perencanaan dianggarkan pada tahun
yang berbeda dengan paket pekerjaan pelaksanaan.

Bauran pemasaran (marketing mix) yang dijalankan The Company’s marketing mix currently supporting
oleh perseroan saat ini mendukung posisi pasar yang the target market to be achieved by ADHI. Controlling
ingin ADHI raih. Sistem kontrol yang diterapkan ADHI system employed by ADHI to ensure standardized
untuk menjamin produk yang sesuai standar yang products and trainings for internal talents will improve
ditetapkan dan pelatihan-pelatihan yang diberikan the efficiency of construction process and project
kepada para personel, semuanya akan berdampak timeframe, decrease errors and ultimately create
pada terciptanya efisiensi proses konstruksi more competitive product.
diantaranya efisiensi waktu, berkurangnya kesalahan-
kesalahan dalam bekerja yang akhirnya akan
menghemat biaya yang harus dikeluarkan.

3. Strategi Harga 3. Pricing Strategy

Harga merupakan salah satu elemen dari bauran Pricing is a very critical factor in construction industry.
pemasaran yang sangat penting bagi perusahaan Competing within certain limit of pricing will bring
konstruksi. Bersaing dengan basis harga tertentu destructive complications for contractors. This
membuat kontraktor kesulitan dalam melakukan factor pushes ADHI to be able to perform efficiency
diferensiasi terhadap produk jasa dari para pesaingnya. improvements without quality reduction, which in
Karenanya ADHI, harus mampu melakukan efisiensi the end brings competitive pricings as one of ADHI’s
dengan hati-hati tanpa menurunkan kualitas produk strong competitive advantage.
yang dihasilkan, sehingga biaya-biaya dapat ditekan
yang pada akhirnya dapat menurunkan harga yang
ditawarkan ke klien.

4. Strategi Distribusi 4. Distribution Strategy

Dalam pola penggunaaan saluran pemasaran In marketing channel utilization and corporate
dan strategi komunikasi perusahaan terlihat communication strategy, the Company tends to reach
kecenderungan untuk menjangkau sasaran pasar target market through a promising strategy. ADHI
dengan strategi yang jitu. ADHI ingin terjadinya kontak always seeks for direct contact between itself as
langsung sebagai kontraktor (produsen) dan klien producer and clients as customers in order to establish
(customer) agar terjadi hubungan (relationship) yang sustainable relationship. ADHI conducts specific direct
berkelanjutan. ADHI melakukan pendekatan khusus approach, formal or informal within the corridors of
secara langsung formal amupun informal tentunya the law.
dengan tak melanggar aturan yang telah digariskan,
sesuai dengan ketentuan dan tak melanggar hukum.

ADHI juga melakukan pengembangan jaringan relasi ADHI also performs vast networks developments with
yang luas dengan tujuan menimbulkan efek word of the intention to instill word of mouth effect so that the
mouth agar produk yang dihasilkan dapat dikenal luas produced services can be widely acknowledged by
oleh pasar. the market.

5. Strategi Promosi & Komunikasi 5. Communication and Promotion Strategy

ADHI masih tetap menggunakan media promosi ADHI stays at the same media mix plan in doing
sebagai alat pemasaran melalui website, aktivitas promotion through website, exhibition and display
pameran, majalah dan dukungan/sponsorship. Hal activity, magazine articles and sponsorship. These
ini dilakukan agar bisa menjangkau pasar yang activities are performed in order to reach wider market,
lebih luas. Selain itu diharapkan juga agar dapat create more opportunities for product information.
menginformasikan produk yang dimiliki.

126 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Pangsa Pasar 2016 Market Share 2016

Pangsa Pasar Perseroan pada tahun 2016 sebesar In 2016, the Company planned to occupy 5.7% market
5,7% dari pangsa pasar konstruksi nasional sebesar share from the total value of construction market
Rp466 triliun (sumber: BCI Asia). Jasa konstruksi of Rp466.0 trillion (source BCI Asia). Construction
di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar industry in Indonesia is one of the largest in ASEAN.
di ASEAN. Ini didukung oleh tekad Pemerintah This is also supported by the will of the Government
yang menjadikan infrastruktur sebagai prioritas to put infrastructure as the priority of national
pembangunan. Di tahun 2016 kegiatan sektor sipil development. In 2016, civil engineering sectors
yang meliputi infrastruktur, transportasi, dan utilitas that cover infrastructure, transportation and utilities
mengalami peningkatan sebesar 39% dibandingkan increased by 39% compared to 2015
sebelumnya tahun 2015.

Pangsa Pasar Ke Depan Market Share Outlook

Tahun 2021 mendatang total proyek konstruksi pasar In 2021 total market of Indonesia construction project
di Indonesia akan meningkat dua kali lipat menjadi will double to Rp854 trillion compared Rp466 trillion
Rp854 triliun dibandingkan Rp466 triliun di 2016 in 2016 (Source: Pricehouse Water Coopers/PWC)
(Sumber: Pricehouse Water Coopers/PWC). Sehingga Hence, we expect ADHI will get more opportunity to
kita harapkan ke depannya akan semakin besar improve its growth.
peluang ADHI untuk meningkatkan pertumbuhannya.

Kebijakan Dividen dan Jumlah Dividend Policy and Amount


Dividen Dividend
KEBIJAKAN DIVIDEN DAN JUMLAH DIVIDEN (DALAM MILIAR RUPIAH)
DIVIDEN DAN JUMLAH DIVIDEN
Dividend Policy and the Number of Dividend (in Billion Rupiah)
Dividen and the Number of Dividends

URAIAN 2016 2015


Description

Laba Bersih Tahun Sebelumnya (Miliar Rupiah) 463,7 329,1


Net Income Previous Year (Billion Rupiah)

Dividen (Miliar Rupiah) 93,4 64,8


Dividend (Billion Rupiah)

Dividend per Saham (Rp) 26,2 36,0


Dividend per Share (IDR)

Rasio Pembayaran 20% 20%


Payout Ratio

Tanggal Pengumuman Dividen 12 April 2016 24 Maret 2015


Dividend Announcement Date

Tanggal Pembayaran Dividen 12 Mei 2016 22 April 2015


Dividend Payment Date

Dalam menentukan kebijakan pembagian dividen, The decision of the amount of dividend is made
manajemen mempertimbangkan tingkat pertumbuhan considering company’s future growth and expansion
ke depan dan rencana ekspansi perusahaan tanpa without reducing the rights of general meeting of
mengurangi hak dari RUPS perseroan sesuai dengan shareholders in accordence with the provision of
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan the Company’s Articles the of Association and the
Perundang-Undangan yang berlaku. Sehingga baik di prevaling low and regulation. As of 2016 and 2015,
tahun 2016 maupun 2015, manajemen mengeluarkan management issued dividend payout policy at 20%
kebijakan pembagian dividen sebanyak-banyaknya
sebesar 20%.

Berdasarkan kepada RUPS tahunan pada tanggal 8 Based on General meeting of Shareholders on 8 April
April 2016, pembagian dividen yang disetujui sesuai 2016, ADHI implemented dividend payout policy as

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 127
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

dengan kebijakan Direksi sebesar 20,0% dari Laba issued by Board of Directors at 20.0% from net profit
Bersih Tahun 2015 yang mencapai Rp463,7 miliar, for fiscal year 2015 of Rp463.7 billion, amounting to
sehingga dividennya bernilai Rp93,4 miliar (atau Rp93.4 billion (Rp26.2 per share) that was paid on
Rp26,2/saham) dan telah dibayarkan di kuartal the second quarter 2016. ADHI decided that dividend
kedua tahun 2016. Tanggal pengumuman dividen announcement date on 12 April 2016, meanwhile
yang ditetapkan oleh ADHI adalah pada 12 April 2016, dividend payment date to shareholders on 12 Mei
sementara tanggal pembayaran dividen kepada para 2016.
pemegang saham adalah pada tanggal 12 Mei 2016.

Sedangkan untuk tahun 2015, ADHI menerapkan In 2015 ADHI implemented dividend policy of 20.0%
kebijakan pembagian dividen sebesar 20,0% dari from the net profit for fiscal year 2014 of Rp329.1
Laba Bersih tahun buku 2014 sebesar Rp329,1 miliar, billion amounting to Rp64.8 billion (Rp36.0 per
yaitu sebesar Rp64,8 miliar (Rp36,0/saham) yang share). That was paid on second quarter 2015. ADHI
telah dibayarkan pada kuartal kedua tahun 2015. decided that dividend announcement date on March
Tanggal pengumuman dividen yang ditetapkan oleh 24, 2016, meanwhile dividend payment date to
ADHI adalah pada 24 Maret 2015, sementara tanggal shareholders on April 22, 2016.
pembayaran dividen kepada para pemegang saham
adalah pada tanggal 22 April 2015 .

Program Kepemilikan Saham Oleh Employee Share Ownership


Karyawan dan/atau Manajemen Program and/or Management
Yang Dilakukan Perusahaan Share Ownership Program (ESOP/
(ESOP/MSOP) MSOP)
Hingga tahun 2016, ADHI belum memiliki program Until year 2016, ADHI has not yet held share
Kepemilikan Saham oleh Karyawan (Employee Stock ownership program by either employee namely
Ownership Program/ESOP) maupun Manajemen Employee Stock Ownership Program/ESOP or by
(Management Stock Ownership Program/MSOP) management namely Management Stock Ownership
yang berasal dari saham simpanan Perseroan. Program/MSOP from the company treasury stock.

Realisasi Penggunan Dana Hasil Realization of Limited Public


Penawaran Umum Terbatas Offering Fund
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM TERBATAS /PUT (DALAM JUTAAN RUPIAH)
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM TERBATAS /PUT (DALAM JUTAAN RUPIAH)
Realization
Realization of of Limited
Limited PublicPublic Offerings
Offerings Fund/
Fund/ LPO LPORupiah)
(in Million (in Million Rupiah)

NAMA PENAWARAN UMUM TANGGAL REALISASI HASIL PUT RENCANA REALISASI SISA DANA
TERBATAS EFEKTIF Realization of Public Offerings Fund PENGGUNAAN PENAWARAN
DANA UMUM
Limited Public Offering Effective Date JUMLAH HASIL BIAYA PUT HASIL BERSIH Fund Utilization Realization Remaining
Fund Name PUT Plan Fund
Total Amount of Cost of LPO Nett Amount
LPO

Penawaran Umum Terbatas 22 September 2015 2.744.866 30.972 2.713.893 2.713.893 891.557 1.822.336
ADHI Melalui HMETD
Limited Public Offering
Fund of ADHI through HMETD

Sampai dengan saat ini belum ada perubahan Until now, there’s have been no change in fund
penggunaan dana untuk Penawaran Umum Terbatas utilization acquired from ADHI’s Limited Public
ADHI di tahun 2016. Offering in 2016.

128 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
PENGGUNAAN DANA PENAWARAN UMUM TERBATAS ADHI MELALUI HMETD TAHUN 2015 S.D. 31
DESEMBERDANA
PENGGUNAAN 2016PENAWARAN
(DALAM MILIAR RUPIAH)
UMUM TERBATAS ADHI MELALUI HMETD TAHUN 2015 S.D. 31 DESEMBER 2016
Fund Utilization
Fund Utilizationof ADHI Limited
of ADHI Public Offering
Limited PublicThrough HMETD
Offering 2015 HMETD
Through Up To 31 December
2015 Up2016
To 31 December 2016 (In Billion Rupiah)

URAIAN RENCANA PENGGUNAAN DANA REALISASI PENGGUNAAN DANA SISA DANA PENAWARAN UMUM
Description Fund Utilization Plan Fund Realization S.D. 31 DESEMBER 2016
Remaining Fund as per Dec 31, 2016

Transportasi Massal Berbasis 2.714 891 1.822


Rel, beserta stasiun dan
properti pendukung
Transportasi Massal Berbasis
Rel, beserta stasiun dan
properti pendukung

RINCIAN - DETAIL

• Transportasi Massal 1.399 469 930


Berbasis Rel (LRT)
Rail-based Mass
Transportation (LRT)

• Properti Pendukung 1.315 422 893


(TOD)
Supporting Property
(TOD)

Transaksi Material Terhadap Material Transaction To Affiliates


Afiliasi Atau Yang Memiliki and Conflict of Interest Transaction
Benturan Kepentingan
Selama tahun 2016, Perseroan tidak melakukan During 2016, the Company did not carry out material
transaksi material terhadap afilasi atau yang memiliki transaction to affiliates and conflict of interest
benturan kepentingan. Beberapa transaksi afiliasi transaction There were several affiliation transactions
yang terjadi selama 2016 berdasarkan POJK IX.E.1, occured during 2016. However, accoding to POJK
transaksi-transaksi tersebut merupakan transaksi IX.E.1, these transactions are classified as excluded
afiliasi yang dikecualikan sehingga tidak mengalami affiliation transaction, releasing the Company from
benturan kepentingan. conflict of interest.

Informasi Tentang Investasi, Information of Investment,


Divestasi, Ekspansi, Akuisisi atau Divestment, Expansion, Acquisition
Restrukturisasi Utang/Modal or Restructing of Debt/Capital
Investasi Investment

Dalam upaya meningkatkan produktivitas, Perseroan To increase the productivity, the company made capital
telah melakukan investasi berupa tanah, bangunan, expenditures for the acquisitions of land, building,
kendaraan dan peralatan kantor sebesar Rp369,5 motor vehicles, and project and office equipment
miliar yang sumber dananya berasal dari laba amounting to Rp369.5 billion the sources of fund
penjualan aset tetap, akumulasi penyusutan aset which came from fixed asset and reserves. Investment
tetap dan cadangan. Investasi aset tetap sebesar in land Rp1.5 billion, building for Rp15.7 billion,
Rp369,5 miliar terdiri dari tanah sebesar Rp1,5 miliar, project equipment for Rp113.7 billion, Office equipment
bangunan sebesar Rp15,7 miliar, peralatan proyek for Rp1.2 billion, appropriation of land for property
sebesar Rp113,7 miliar, peralatan kantor sebesar investment amounting to Rp15.7 billion. Total amount
Rp1,2 miliar serta pengadaan bangunan dalam of fixed assets as of 2016 at their acquiring value was
penyelesaian sebesar Rp15,7 miliar. Nilai perolehan Rp1.6 trillion, (before accumulated depreciation). The
aset tetap pada akhir tahun 2016 sebesar Rp1,6 composition of those fixed asset were 38.0% land,
triliun (sebelum dikurangi akumulasi penyusutan). 25.8% building, 15.7% project equipment, 3.2% motor
Komposisi nilai perolehan aset tetap tersebut terdiri vehicles, 0.6% office equipment, 16.7% construction
dari 38,0% tanah; 25,8% bangunan; 15,7% alat in progress. In 2016, the company did not make any
proyek; 3,2% kendaraan dan 0,6% peralatan kantor injection to its subsidiaries.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 129
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

dan 16,7% bangunan dalam pelaksanaan. Pada tahun


2016, Perseroan tidak melakukan investasi berupa
penyertaan.

Divestasi Divesment

• PT. Lamong Energi Indonesia (PT. LEI) • PT. Lamong Energi Indonesia (PT. LEI)
Pada Desember 2016 Perusahaan melakukan On December 2016 the Company drew on equity
penarikan atas penyertaan modal sebesar amounted Rp4,459,000,000 of PT. Lamong
Rp4.459.000.000 dari PT Lamong Energi Energi Indonesia dated December 22, 2016.
Indonesia pada tanggal 22 Desember 2016.

• PT. Timah Adhi Wijaya (PT. TAW) • PT. Timah Adhi Wijaya (PT. TAW)
Pada April 2016 Perusahaan melakukan On April 2016 the Company drew on equity
penarikan atas penyertaan modal sebesar amounted Rp14,700,000,000 of PT. Timah Adhi
Rp14.700.000.000 dari PT. Timah Adhi Wijaya Wijaya (PT. TAW) on March 11, 2016.
(PT. TAW) pada tanggal 11 Maret 2016.

• Penjualan Aset Tetap • Fixed Assets Disposal
Pada tahun 2016, ADHI melakukan penjualan In 2016, ADHI sold its fixed assets with total
aset tetap sebesar Rp1,3 triliun proceed of Rp1.3 trillion.

Ekspansi Expansion
Pada tahun 2016, ADHI tidak melakukan transaksi In 2016, ADHI has no expansion transaction.
dalam hal ekspansi.

Akuisisi Acquisition
Pada tahun 2016, ADHI tidak melakukan transaksi In 2016, ADHI has no acquisition transaction.
dalam hal akuisisi.

Restrukturisasi Utang/Modal Debt/Capital Restructurisation


Pada tahun 2016, ADHI tidak melakukan restrukturisasi In 2016, ADHI has no debt/capital restructurisation.
utang/modal.

Peristiwa Setelah Periode Subsequent Event After


Pelaporan Keuangan Accountant Reporting Date
ADHI resmi menandatangi kontrak perjanjian dengan ADHI officially signed an agreement with the
Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Directorate General of Railways Ministry of Transport
Perhubungan Republik Indonesia untuk proyek of the Republic of Indonesia on the implementation
pembangunan kereta api jenis Light Rapid Transit (LRT) of integrated Light Rail Transit (LRT) infrastructure
terintegrasi di wilayah Jabodebek pada 10 Februari development located in Jabodebek on February 10th,
2017. Dengan dilakukannya penandatanganan 2017. This event indicates that ADHI recognizes
kontrak ini, ADHI mengakui pendapatan dan beban contract revenue and expenses in the income
kontrak dalam laporan laba rugi dan penghasilan statement and other comprehensive income at
komprehensif lain pada tanggal 31 Desember 2016 December 31, 2016 with the stage of completion of the
dengan memperhatikan tahap penyelesaian aktivitas contract activity at the date of the end of the reporting
kontrak pada tanggal akhir periode pelaporan sesuai period in accordance with IAS 34 (Revised 2014).
dengan PSAK 34 (Revisi 2014).

Pada tanggal 21 September 2016, Perusahaan On September 21, 2016, the Company sent invoice
melakukan penagihan atas pekerjaan perbaikan to PT Semesta Marga Raya related to Improvement
jalan tol Kanci Pejagan kepada PT Semesta Marga Project of Toll Road Kanci Pejagan according to
Raya sesuai dengan berita acara progress pekerjaan the minutes of work progress period June 2016 for
periode Juni 2016 dengan persentasi penyelesaian percentage completion of 27.98% or equivalent to
pekerjaan sebesar 27,98% atau ekuivalen dengan Rp13,574,535,184.
Rp13.574.535.184.

130 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
Perubahan Peraturan Perundangan Change In New Regulation
Baru Yang Berpengaruh Signifikan Affect Significantly To Financial
terhadap Laporan Keuangan Statement Company
Perseroan
Dalam tahun 2016, tidak terdapat peraturan In year 2016, there were no changes in regulation
perundang- undangan atau ketentuan yang memberi that significantly influencend the company financial
dampak signifikan terhadap kinerja Perseroan. result.

Perubahan Kebijakan Akuntansi Change In Financial Accounting


Standards
Berikut ini adalah beberapa standar akuntansi yang The following are several accounting standards issued
telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi by the Indonesian Financial Accounting Standards
Keuangan (“DSAK”) yang dipandang relevan terhadap Board (“DSAK”) that are considered relevant to the
pelaporan keuangan Grup berlaku pada tanggal 1 financial reporting of the Group and effective on
Januari 2016: January 1, 2016:

Perubahan Amendment
1. PSAK 4 “Laporan Keuangan Tersendiri tentang 1. PSAK 4 “Separate Financial Statements”:
Metode Ekuitas dalam Laporan Keuangan Separate Financial Statements of Equity Method
Tersendiri” in Separate Financial Statements.
2. PSAK 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi” 2. PSAK 7 “Disclosure of Relating Parties.”
3. PSAK 13 “Properti Investasi” 3. PSAK 13 “Investment Property”
4. PSAK 24 “Imbalan Kerja tentang Program 4. PSAK 24 “Employee Benefits on Defined benefit
Imbalan Pasti: Iuran Pekerja” plans: Employee Contributions.”
5. PSAK 65 “Laporan Keuangan Konsolidasian 5. PSAK 65 “Consolidated Financial Statements
tentang Entitas Investasi: Penerapan on Investment Entities: Application Consolidation
Pengecualian Konsolidasi” Exceptions.”
6. PSAK 66 “Pengaturan Bersama tentang 6. PSAK 66 “Joint Arrangement on Accounting for
Akuntansi Akuisisi Kepentingan dalam Operasi Acquisition of Interests in Joint Operations.”
Bersama.”

Penyesuaian Adjustment
1. PSAK 5 “Segmen Operasi. PSAK ini 1. PSAK 5 “Operating Segments. The PSAK adds
menambahkan pengungkapan deskripsi singkat the disclosure of brief description on aggregated
segmen operasi yang telah digabungkan dan operating segments and indicators for similar
indikator ekonomik memiliki karakteristik yang economic characteristics.”
serupa.” 2. PSAK 7 “Related Party Disclosures. The
2. PSAK 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi. improvement clarifies that a management
Penyesuaian ini mengklarifikasi bahwa entitas entity (an entity that provides key management
manajemen (entitas yang menyediakan jasa personnel services) is a related party subject to
personil manajemen kunci) adalah pihak berelasi the related party disclosures. In addition, an entity
yang dikenakan pengungkapan pihak berelasi.” that uses a management entity is required to
3. PSAK 13 “Properti Investasi. Penyesuaian ini disclose the expenses incurred for management
memberikan klarifikasi bahwa PSAK 13 dan services.”
PSAK 22 saling mempengaruhi.” 3. PSAK 13 “Investment Property. The improvement
4. PSAK 16 “Aset Tetap. Penyesuaian ini clarifies that PSAK 13 and PSAK 22 are related.”
mengklarifikasi bahwa dalam PSAK 16 dan 4. PSAK 16 “Property, Plant and Equipment. The
PSAK 19 aset dapat direvaluasi dengan mengacu improvement clarifies that in PSAK 16 and PSAK
pada data pasar yang dapat diobservasi terhadap 19 that the asset may be revalued by reference
jumlah tercatat bruto ataupun neto.” to observable data on either the gross or the net
5. PSAK 19 “Aset Tak berwujud tentang Klarifikasi carrying amount.”
Metode yang Diterima untuk Penyusutan dan 5. PSAK 19 “Intangible Assets. The improvement
Amortisasi” clarifies that in PSAK 16 and PSAK 19 the asset
6. PSAK 22 “Kombinasi Bisnis. Penyesuaian may be revalued by reference to observable data
ini memberikan klarifikasi ruang lingkup dan on either the gross or the net carrying amount.”
kewajiban membayar imbalan kontijensi yang 6. PSAK 22 “Business Combination. The
memenuhi definisi instrumen keuangan diakui improvement clarifies the scope and obligation to
sebagai liabilitas keuangan atau ekuitas.” pay contingent benefit which meet the financial

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 131
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

7. PSAK 53 “Pembayaran Berbasis Saham. PSAK instrument definition recognized as financial


ini mengklarifikasi definisi kondisi vesting dan liabilities or equity.”
secara terpisah mendefinisikan kondisi kinerja 7. PSAK 53 “Share Based Payment. The PSAK
dan kondisi jasa.” clarifies the definition of vesting conditions
8. PSAK 68 “Pengukuran Nilai Wajar. Penyesuaian and define performance and service conditions
ini mengklarifikasi bahwa pengecualian portofolio separately.”
dalam PSAK 68 dapat diterapkan tidak hanya 8. PSAK 68 “Fair Value Measurement. The
kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan, improvement clarifies that the portfolio exception
tetapi juga diterapkan pada kontrak lain dalam in PSAK 68 can be applied not only to financial
ruang lingkup PSAK 55.” assets and financial liabilities, but also to other
contracts within the scope of PSAK 55.”

Interpretasi Intepret
1. ISAK 30 ISAK ini merupakan intepretasi atas 1. ISAK 30 The ISAK is an interpretation of PSAK 57:
PSAK 57 Provisi, Liabilitias, Kontijensi dan Provisions, Contingent Liabilities and Contingent
Aset Kontijensi yang mengklarifikasi akuntansi Assets which clarifies the accounting for liability
liabilitias untuk membayar pungutan, selain to pay levy, other than income taxes within
pajak penghasilan yang berada dalam ruang the scope of PSAK 46 Income Tax and other
lingkup PSAK 46 Pajak Penghasilan serta denda penalties on violations of law, to the Government.
lain atas pelanggaran perundang-undangan, 2. ISAK 31 Interpretation of scope for PSAK
kepada Pemerintah. 13 Investement property. ISAK 31 provides
2. ISAK 31 Interpretasi atas ruang lingkup PSAK interpretation to building characteristic which
13 Properti Investasi. ISAK 13 ini memberikan has been used as a part of investment property
interpretasi atas karakteristik bangunan yang definition on PSAK 13.
digunakan sebagai bagian dari definisi property
investasi dalam PSAK 13.

Amandemen standar dan interpretasi berikut efektif The following are several accounting standards that
untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 are considered relevant to the financial reporting of
Januari 2017, dengan penerapan secara retrospektif the Group and effective on January 1, 2017:
yaitu:

Perubahan Amendment
1. Amandemen PSAK 1 Penyajian Laporan 1. Amendments to PSAK 1 Presentation of
Keuangan Tentang Prakarsa Pengungkapan. Financial Statements on Disclosure Initiative.
Amandemen ini memberikan klarifikasi terkait The Amendments provide clarification on the
penerapan persyaratan materialitas, fleksibilitas, application of the requirements of materiality,
urutan sistematis catatan atas laporan keuangan the flexibility of systematic order of the notes to
dan pengidentifikasian kebijakan akuntansi the financial statements and the identification of
signifikan. significant accounting policies.

Intepretasi Intepret
1. ISAK 31 Interpretasi atas Ruang Lingkup PSAK 1. ISAK 31 Interpretation on the Scope of PSAK
13 Properti Investasi. ISAK ini memberikan 13 Investment Property. The ISAK provides an
interpretasi atas karakteristik bangunan yang interpretation of the characteristics of the building
digunakan sebagai bagian dari definisi property used as part of the definition of investment
investasi dalam PSAK 13 Properti Investasi. property in PSAK 13 Investment Property.

Informasi Kelangsungan Usaha Information of Business Continuity


Pertumbuhan usaha ADHI utamanya didukung ADHI’s business growth is mainly supported by the
oleh adanya program-program pemerintah yang presence of government programs which materialized
direalisasikan melalui peningkatan belanja modal through government expenditure and intensified
dan peningkatan proyek-proyek pemerintah yang projects in construction phase. The realization of
telah memasuki tahap konstruksi. Wujud dukungan government in developing Indonesia infrastructure
pemerintah dalam mengembangkan infrastruktur di is mandated by assigning 225 strategic projects
Indonesia adalah dengan menetapkan 225 proyek covered in Decree of President No. 3 Year 2016 on the
strategis yang tertuang dalam Perpres No. 3 Tahun Acceleration of National Strategic Project Execution.
2016 tentang Percepatan Pelaksaan Proyek Strategis In RPJMN 2015-2019, government has budgeted
Nasional. Di RPJMN 2015-2019, pemerintah Rp5.5 trillion with source of funds come from State
menganggarkan Rp5,5 triliun dengan target sumber Budget, Regional Budget, SOE and Private Sector.

132 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I
dana yang berasal dari APBN, APBD, BUMN dan This policy widely opens the window of opportunity
swasta. Kebijakan ini membuka kesempatan bagi for SOE, ADHI in particular, in acquiring construction
BUMN khususnya ADHI untuk mendapatkan proyek projects or investing in some of the projects.
konstruksi maupun berinvestasi dalam beberapa
proyek tersebut.

Selain itu proyek strategis yang dikembangkan Moreover, strategic projects developed by
pemerintah adalah pembangunan infrastruktur grovernments are rail road transportation facilites
sarana dan pra-sarana kereta api, baik dalam kota and infrastructures, within city or inter cities. There
maupun luar kota. Setidaknya terdapat 18 (delapan are at least 18 (eighteen) projects assigned by the
belas) proyek kereta api yang telah ditetapkan oleh government amounting to Rp283 trillion. ADHI
pemerintah yang bernilai sekitar Rp283 triliun. ADHI takes part in this railroad transportaion infrastructure
turut serta dalam proyek pembangunan infrastruktur development project through by way of project LRT.
kereta api ini, yaitu melalui proyek LRT. LRT yang ADHI’s LRT is expected to be the first of its kind in
dibangun oleh ADHI merupakan yang pertama Indonesia. ADHI was appointed by the governement
dibangun di Indonesia. ADHI ditunjuk oleh pemerintah to carry on this project in accordance with Decree of
untuk mengerjakan proyek ini sesuai dengan Perpres President No. 65 Year 2016. ADHI’s assignment as
No. 65 Tahun 2016. Penunjukan ADHI sebagai contractor is strengthening ADHI’s credential in the
kontraktor ini meningkatkan kredensial ADHI di bidang field of railraod transportation construction. The LRT
konstruksi kereta api. Proyek LRT ini selain menjadi project does not only award construction work to ADHI,
peluang pengerjaan proyek konstruksi bagi ADHI, juga but also provides more opportunities to its derrivative
memunculkan peluang lain bagi bisnis turunan ADHI, business lines such as Transit Oriented Development
seperti Transit Oriented Development (TOD), PT Adhi (TOD) or subsidiaries like PT Adhi Persada Gedung
Persada Gedung (APG), dan PT Adhi Persada Beton (APG) and PT Adhi Persada Beton (APB).
(APB).

Dengan mendapatkan Proyek LRT Jabodebek, ADHI By obtaining Project LRT Jabodebek, ADHI and its
dan anak perusahaannya memiliki kesempatan subsidiaries are presented to more opportunities
untuk menambah pendapatannya melalui TOD untuk in creating more earnings through TOD focusing
hunian dan komersial di sekitar stasiun LRT. Anak on residential and commercial property alongside
perusahaan APG juga mendapatkan kesempatan LRT stations. The subsidiary APG can also take this
untuk membangun stasiun-stasiun pemberhentian prospect by developing LRT transit stations, while
LRT, sementara APB mendapatkan kesempatan untuk APB has the opportunity to produce the concrete
memproduksi beton yang digunakan dalam konstruksi required by LRT construction.
LRT.

Selain sektor konstruksi, ada beberapa sektor lain Next to construction sector, there are several sectors
yang dapat menjadi peluang bagi ADHI. Sektor ADHI can benefit from. Residential and commercial
residensial dan komersial diprediksi memiliki peluang sector is predicted to expose great opportunities,
yang besar, baik dari segmen konstruksi maupun whether it come from costruction or property segment,
properti, yaitu meningkat 11-12% di tahun 2017-2019 since this sector is expected to increase for 11-17% in
dengan segmen komersial masih menjadi mayoritas. 2017-2019 with the commercial segment as majority.
Sektor ini memiliki potensi pendapatan sekitar Rp1,6 The sector has the potential earnings of Rp1.6 triliion
triliun untuk konstruksi dan Rp2,5 triliun untuk realti for construction and Rp2.5 trillion for property
selama 2016-2019. Segmen properti diperkirakan during 2016-2019. Property segment is predicted to
tumbuh sebesar 11,1% dari tahun 2016-2020 akibat grow 11.1% from 2016-2020 as the result of middle
pertumbuhan kelas menengah. Konstruksi high rise class growth. High rise residential and commercial
residensial dan komersial masih terkonsentrasi di constructions are still concentrated in Java Island, but
Pulau Jawa, tetapi potensi di kota lain di luar Pulau large potential remains open in other cities outside
Jawa masih terbuka, terutama kota dengan ekonomi Java Island, especially the ones with high economy.
tinggi.

Industri Beton nasional akan berkembang 12,7% Concrete industry will grow 12.7% nationwide (CAGR
(CAGR 2016-2020) seiring dengan pertumbuhan 2016-2020) next to the growth of construction industry.
industri konstruksi. Hal ini terutama didukung oleh It is mainly caused by infrastructure projects such as
proyek infrastruktur seperti transportasi laut, energi marine transportations, energy and electrifications
dan ketenagalistrikan, dan jalan akan karena proyek and roads since these projects demand high volume
ini memiliki kebutuhan beton pracetak yang tinggi. of precast concrete. Moreover, the hospitality business
Selain itu, bisnis hotel juga diperkirakan masih is also predicted to grow at 4.0% (CAGR 2015-2020),
tumbuh walaupun kompetisi sangat ketat. Industri and 3 stars hotel being the category with the highest
hotel diprediksi akan meningkat 4,0% (CAGR 2015- growing potential, posing growth rate at CAGR 9.0%.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 133
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS

2020), dimana hotel bintang 3 memiliki potensi


pertumbuhan yang paling tinggi dengan tingkat
pertumbuhan mencapai CAGR 9,0%.

ADHI memaksimalkan peluang-peluang tersebut ADHI is maximizing these opportunities by expanding


dengan memperluas lini bisnis non-konstruksinya its non-construction business lines such as properties,
seperti properti, hotel, dan manufaktur beton. Hal-hal hotels and concrete manufactures. Every aspect ADHI
yang sedang diupayakan oleh ADHI agar peluang ini has been working on to seize the opportunity as good
dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin adalah as possible are channeled by increasing the synergy
meningkatkan kembali sinergi di antara lini bisnis dan between its business lines and its subsidiaries.
anak perusahaan ADHI. Selain itu, sinergi ini juga More over, this synergy will also be powered by the
akan didukung oleh peningkatan pengembangan enhanced HR Competency Development.
kompetensi SDM.

Akan tetapi, banyaknya proyek-proyek strategis yang However, the increasing number of strategic projects
direncanakan pemerintah menimbulkan banyaknya in government plan is leading to more intense
persaingan antar perusahaan-perusahaan yang competitions among companies in infrastructure
bergerak dalam pembangunan infrastruktur. Dimana construction business. These threat remain
ancaman ini dapat diatasi ADHI dengan komitmen manageable by ADHI through high commitment.
yang tinggi.

Dari sisi kinerja, pada tahun 2016 Pendapatan In terms of performance, in year 2016 the business
Usaha Perseroan meningkat sebesar 17,8% menjadi income of the company increased 17.8% to Rp11.1
Rp11,1 triliun dari Rp9,4 triliun di tahun 2015. Hal ini trillion from Rp9.4 trillion in year 2015. Its supported
didukung oleh perolehan kontrak baru di 2016 yang by new contract acquisition increased 17.8% in 2016
meningkat sebesar 17,8% menjadi Rp16,5 triliun to Rp16.5 trillion from Rp14.0 trillion in year 2015.
dari Rp14,0 triliun di tahun 2015. Sedangkan laba Meanwhile the net profit company recorded decrease
bersih Perseroan tercatat menurun 32,4% menjadi by 32.4% to Rp313.5 billion from Rp463.7 billion in
Rp313,5 miliar dari Rp463,7 miliar di tahun 2015. year 2015. The decrease is mostly due to the increase
Penurunan laba bersih ini terjadi karena terjadi karena of cost of revenue and interest of expenses of 18.2%
peningkatan beban pokok dalam pendapatan dan and 88.7% respectively in 2016. In the year of 2017,
peningkatan beban keuangan sebesar masing-masing the Company is predicted to experience improved
18,2% dan 88,7% di 2016. Diperkirakan kondisi growth compared to 2016.
perseroan tahun 2017 mengalami pertumbuhan yang
lebih baik dari tahun 2016.

Untuk tahun 2017 ADHI menargetkan pertumbuhan For the year 2017, ADHI targeted new contract
kontrak menjadi Rp21,6 triliun. Dilihat dari sumber amount to Rp21.6 trillion. Based on sources of fund,
dana rencana perolehan kontrak baru tersebut acquisition new contract from govenment 38.7%,
berasal dari APBN/APBD 38,7%, BUMN 34,4%, SOE 34.4% private project/other 26.6%. Asumtion
dan proyek swasta/lainnya sebesar 26,6%. Asumsi- of achievement for year 2017, based on the predicted
asumsi pencapaian untuk tahun 2017 ini dibangun on economic growth increasingly in 5.5% with level
berdasarkan bahwa pertumbuhan ekonomi akan inflation 4.7%/year. Meanwhile the rate of rupiah 1
meningkat di kisaran 5,5 % dengan tingkat Inflasi USD on Rp13,400.
4,7% per tahun. Sedangkan kurs rupiah 1 USD pada
kisaran Rp13.400.

134 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.
I

Kepala Kolom LRT


(Light Rail Transit)
LRT ( Light Rail Transit)
Pier Head

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 135
THE FUTURE, ENGINEERED.
LAPORAN TAHUNAN 2016
2016 ANNUAL REPORT
PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
CORPORATE
GOVERNANCE
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

Dewan Komisaris Board of Commissioners

Desain Stasiun LRT


Pancoran Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan The Board of Commissioners is the main supervisory
Pancoran LRT Station
yang berperan sebagai pengawas atas pengelolaan body responsible for overseeing the Company’s
Design
Perusahaan yang dilakukan oleh Direksi. Komite- management by the Board of Directors. The
komite yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab Committees, which are formed by and held
kepada Dewan Komisaris membantu Dewan responsibilities to the Board of Commissioners, assist
Komisaris dalam pelaksanaan fungsinya sebagai the board in its role of supervising the Company. In
pengawas Perseroan. Oleh karena itu, opini dan giving opinions and feedbacks on the Company’s
masukan perihal kinerja Perseroan akan diberikan performance, the Board of Commissioners seeks
berdasarkan rekomendasi dari komite-komite berikut: recommendation from the following supporting
• Komite Audit, committees:
• Komite Pemantau Manajemen Risiko, • Audit Committee,
• Komite Pengawasan GCG dan Mutu. • Risk Management Monitoring Committee,
• GCG and Quality Monitoring Committee.

DEWAN KOMISARIS PT ADHI KARYA (Persero) Tbk


Board
SusunanOf Commissioners PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Direksi

NAMA JABATAN
Name Designation

Mochamad Fadjroel Rachman Komisaris Utama President Commissioner

Bobby Achirul Awal Nazief Komisaris Commissioner

Rildo Ananda Anwar Komisaris Commissioner

Wicipto Setiadi Komisaris Commissioner

Muchlis Rantoni Luddin Komisaris Independen Independent Commissioner

Hironimus Hilapok Komisaris Independen Independent Commissioner

138 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

Program Pengenalan Anggota Dewan Introduction and Training Program for New
Komisaris yang Baru Serta Pelatihan Members of the Board of Commissioners
Program pengenalan anggota Dewan Komisaris yang Introductory program for the new members of the
baru menjadi tanggung jawab Komisaris Utama atau Board of Commissioners is the responsibility of
bila berhalangan menjadi tanggung jawab Direktur the President Commissioner or, if the President
Utama. Adapun materi pengenalan tersebut antara Commissioner is absent, the President Director.
lain: Anggaran Dasar, Manual Perusahaan, GCG Materials for the introductory program include: Articles
Manual, Board Manual, Undang-Undang tentang of Association, Corporate Manual, GCG Manual, Board
Perseroan Terbatas, Undang-Undang tentang Pasar Manual, Regulations on Limited Company, Capital
Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), Market Regulations, Financial Service Authority
Peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI), Peraturan (FSA) Regulations, Indonesia Stock Exchange (IDX)
Perundangan lainnya terkait Perseroan, Rencana Regulations, other Regulations pertaining Company,
Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan the Company’s Long Term Plan, Work and Budget
Anggaran Perusahaan tahun berjalan berikut realisasi Plan for the current year and the realization of
kinerjanya. performance.

Program Pengenalan dapat berupa presentasi, The Introductory Program may be in the form of
pertemuan, kunjungan ke unit usaha dan program presentations, meetings, visits to work units and
lain sesuai kebutuhan. Dalam rangka meningkatkan other programs as needed. To improve competence
kompetensi Dewan Komisaris, anggota Dewan of the Board of Commissioners, the Board has
Komisaris telah mengikuti beberapa program attended several development and training programs
pengembangan dan pelatihan selama tahun 2016. throughout 2016.

Tanggung Jawab dan Tata Tertib Dewan Responsibility and Board Charter of the
Komisaris Board of Commissioners

Deskripsi tanggung jawab dan tata tertib Dewan Responsibility and Board Charter of the Board of
Komisaris yang meliputi tugas, kewajiban, wewenang Commissioners covering tasks, duties, authorities are
tertuang dalam pedoman kerja Dewan Komisaris contained in Board of Commissioners’ work guidelines
ADHI seperti dalam Board Manual No. MP 004 Tahun such as in Board Manual No. MP 004 Year 2016
2016 yang disusun berdasarkan Anggaran Dasar which compiled based on Articles of Association of
Perusahaan dan Pedoman GCG. The Company and GCG manual.

Dewan Komisaris bertugas secara kolektif, namun agar The Board of Commissioners does its duties
lebih efisien dan efektif dalam melaksanakan tugas, collectively, but in order to be more efficient and
maka dilakukan pembagian tugas di antara Anggota effective in doing its duties, some duties are distributed
Dewan Komisaris. Namun demikian, sekalipun telah among the Members of the Board. However, even after
dilakukan pembagian tugas, tanggung jawab atas the distribution of duties, responsibility to oversee the
pengawasan jalannya Perseroan secara keseluruhan operation of the Company in general is still collectively
tetap berada pada Dewan Komisaris secara kolektif in the hands of the Board of Commissioners as a
sebagai Organ Perseroan. Company Organ.

Dewan Komisaris bertugas: The duties of the Board of Commissioners are:


a. Melakukan pengawasan atas kebijakan a. Perform oversight on management policies and
pengurusan dan memberikan nasehat kepada provide advice to the Board of Directors;
Direksi; b. Perform specially assigned duties as stipulated in
b. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan the Company’s Articles of Association, applicable
kepadanya menurut Anggaran Dasar, peraturan laws and regulations and/or the decrees of the
perundang-undangan yang berlaku dan/atau GMS;
berdasarkan keputusan RUPS; c. In performing its duties, the Board of
c. Dalam melaksanakan tugasnya, Dewan Commissioners acts for the interest of the
Komisaris bertindak untuk kepentingan dan Company’s concerns and businness and
usaha Perseroan dan bertanggung jawab kepada responsible toward the GMS;
RUPS; d. Study and review Annual Reports prepared by
d. Meneliti dan menelaah Laporan Tahunan yang the Board of Directors and sign the reports.
disiapkan Direksi serta menandatangani laporan
tersebut.

Sehubungan dengan pelaksanaan tugas tersebut, In line with the implementation of the tasks, the Board
Dewan Komisaris berkewajiban: of Commissioners has the responsibility to:

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 139
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

a. Menyetujui dan mengawasi pelaksanaan a. Approve and oversee the execution of the
Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan Company’s Work and Budget Plan and submit
dan menyampaikan hasil penilaian serta assessment results and opinions to the GMS;
pendapatnya kepada RUPS; b. Follow updates on Company activities. Whenever
b. Mengikuti perkembangan kegiatan Perseroan. the Company shows symptoms of decline, the
Dalam hal Perseroan menunjukkan gejala Board should quickly report the condition to the
kemunduran, maka segera melaporkan kepada GMS along with suggestion regarding corrective
RUPS dengan disertai saran mengenai langkah steps to be taken;
perbaikan yang harus ditempuh; c. Provide opinions and suggestions to the GMS
c. Memberikan pendapat dan saran kepada RUPS regarding other matters deemed necessary for
mengenai persoalan lainnya yang dianggap the management of the Company;
penting bagi pengurusan Perseroan; d. Provide suggestions to the GMS regarding
d. Mengusulkan kepada RUPS penunjukan appointment of Public Accountant that will
Akuntan Publik yang akan melakukan conduct audit on the Company’s books;
pemeriksaan atas buku-buku perseroan; e. Perform other oversight duties as stipulated by
e. Melakukan tugas-tugas pengawasan lainnya the Company’s Articles of Association, applicable
yang ditentukan Anggaran Dasar, peraturan laws and regulations and/or the decision of GMS;
perundang-undangan yang berlaku dan/atau f. Provide responses to regular report (quarterly,
berdasarkan keputusan RUPS; yearly) from the Board of Directors and at any
f. Memberikan tanggapan atas laporan berkala time necessary regarding development of the
Direksi (triwulan, tahunan) serta pada setiap Company;
waktu yang diperlukan mengenai perkembangan g. In cooperation with the Board of Directors,
Perseroan; compile guidelines that bind every member of the
g. Bersama dengan Direksi menyusun pedoman Board of Directors in accordance with applicable
yang mengikat setiap anggota Direksi sesuai laws and regulations;
dengan peraturan perundang-undangan yang h. In cooperation with the Board of Directors,
berlaku; compile code of conduct that applies to every
h. Bersama dengan Direksi menyusun kode etik member of the Board of Commissioners and
yang berlaku bagi seluruh anggota Direksi dan Directors, employees, and other supporting organ
anggota Dewan Komisaris, karyawan/pegawai of the Company, in accordance with applicable
serta pendukung organ yang dimiliki Perseroan, laws and regulations.
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.

Adapun wewenang Dewan Komisaris yaitu: Authorities of the Board of Commissioners include:
• Memeriksa Perseroan • Inspect the Company
Dalam melaksanakan tugas pengawasan, Dewan In performing the duties of oversight, the Board of
Komisaris berwenang untuk secara bersama- Commissioners has the authority, either together
sama maupun sendiri-sendiri setiap waktu dalam or alone, at any time within the Company’s
jam kerja kantor Perseroan: working hours:
(1) memasuki bangunan-bangunan dan (1) Enter buildings, courtyards or any place
halaman-halaman atau tempat yang used or controlled by the Company
dipergunakan atau dikuasai oleh Perseroan, (2) Inspect books, letters of proof, stock
(2) memeriksa buku-buku, surat-surat bukti, inventory, securities and examine and
persediaan barang-barang, memeriksa match cash situation for verification and
dan mencocokan keadaan uang kas untuk other purposes
keperluan verifikasi dan lain-lain, surat (3) Acknowledge every act done by the Board
berharga, of Directors. In this case, the Board of
(3) mengetahui segala tindakan yang telah Directors is obligated to provide explanation
dijalankan oleh Direksi. Dalam hal demikian on any queries from any member of the
Direksi wajib untuk memberikan penjelasan Board of Commissioners or its supporting
tentang segala hal yang ditanyakan oleh expert staff.
Anggota Dewan Komisaris atau tenaga ahli
yang membantunya.

• Membentuk Komite dan Memperoleh Bantuan • Form Committees and Obtain Assistance from
Tenaga Ahli Expert Staff
Dewan Komisaris wajib membentuk komite- The Board of Commissioners is obligated to form
komite yang disyaratkan peraturan perundang- committees as stipulated by applicable laws and
undangan dan apabila dipandang perlu dapat regulations and other committees as deemed
membentuk komite-komite lain serta meminta necessary and may obtain assistance from

140 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

bantuan tenaga ahli untuk jangka waktu terbatas expert staff for a limited period of time.
dalam melaksanakan tugasnya atas beban
Perseroan.

• Memberhentikan Sementara Anggota Direksi • Temporarily Suspend Member of the Board of


Dewan Komisaris berwenang memberhentikan Directors
sementara waktu seorang atau lebih Anggota The Board of Commissioners has the authority to
Direksi. Ketentuan pemberhentian sementara temporarily suspend one or more member of the
waktu Anggota Direksi adalah sebagai berikut: Board of Directors with the following provisions:
a. Alasan pemberhentian sementara waktu a. A temporary suspension is applied if any
adalah apabila Anggota Direksi melakukan Member of the Board of Directors does any
salah satu atau lebih hal-hal sebagai one or more of the following acts:
berikut: • violate or contravene the Company
• bertindak bertentangan dengan Articles of Association and applicable
Anggaran Dasar dan peraturan laws and regulations;
perundangan; • negligence in doing their duties;
• melalaikan kewajibannya; • acting in a way that can put the
• melakukan tindakan yang dapat Company at a loss;
merugikan Perseroan; • the Company has urgent reasons to do
• terdapat alasan mendesak bagi so.
Perseroan. b. A temporary suspension must be handed in
b. Pemberhentian sementara harus a written notice to the related parties along
diberitahukan secara tertulis kepada with reasons of the temporary suspension at
yang bersangkutan disertai alasan yang most 2 days after the temporary suspension
menyebabkan tindakan pemberhentian is effective.
sementara paling lambat 2 hari setelah
ditetapkannya pemberhentian sementara
tersebut.

PROGRAM PELATIHAN DEWAN KOMISARIS


Training Program Board Of Commissioners

TANGGAL PELATIHAN/ SEMINAR/ WORKSHOP PENYELENGGARA PESERTA


Date Training/Seminar/Workshop Organizer Audience

13 Mei Human Capital Development Seminar Islamic Development Bank Muchlis R Luddin
and Bank of Indonesia Komisaris
Commissioner
28 Juli Forum Pimpinan FPIPS/FIS/FISH ex/LPTK Kementerian Riset,Teknologi dan Muchlis R Luddin
Se-Indonesia Tahun 2016 dan Seminar Nasional Pendidikan Tinggi Universitas Komisaris
Leadership Forum FPIPS / FIS / FISH ex / LPTK Negeri Surabaya Commissioner
Indonesia 2016 and Seminar National Ministry of Research, Technology
and Higher Education Universities
Negeri Surabaya

31 Juli - Educational World Conference 2016 Universitas Negeri Jakarta Muchlis R Luddin
3 Agustus Komisaris
Commissioner
26 Oktober Education System Basic, with Special emphasis Finland University Muchlis R Luddin
on Teacher Education Komisaris
Commissioner

Seminar Nasional “Penguatan Manajemen Lembaga HIDMAPI Muchlis R Luddin


5 November
Pendidikan Menuju kebangkitan Pendidikan (Himpunan Doktor Managemen Komisaris
Indonesia” Pendidikan Indonesia) Commissioner
National Seminar on "Strengthening Management Board of HIDMAPI
Education Towards Education resurrection (Association of Doctors Management
Indonesia" Education Indonesia)

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 141
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

Komisaris Independen Independent Commissioners

Hotel Grandhika, Medan


Grandhika Hotel, Medan
Independensi Komisaris Independen Independence of Independent
Commissioners
Setiap anggota Dewan Komisaris bertindak secara Every member of the Board of Commissioners acts
independen dalam menjalankan tugas dan tanggung independently in performing their oversight duties
jawab pengawasannya. Masing-masing anggota and responsibilities. Each member of the Board of
Dewan Komisaris tidak mencampuri keputusan dan Commissioners does not influence decisions and
pendapat lainnya, tidak memberi dan mendapat opinions of other members, does not apply and take
tekanan yang mengarah pada benturan kepentingan, pressure that leads to conflict of interest and is not
serta tidak terikat secara moral dan material kepada morally and materially bound to certain parties that
pihak-pihak tertentu yang dapat memengaruhi can affect their independence. Each member does
independensinya. Masing-masing anggota tidak not have familial and financial relationship with
memiiki hubungan kekeluargaan dan finansial dengan other members of the Board of Commissioners up
anggota Dewan Komisaris lainnya hingga derajat to the third degree. All members of the Board of
ketiga. Seluruh anggota Dewan Komisaris telah Commissioners has signed a pact of integrity, which
menandatangani pakta integritas yang menyatakan states that each member has commitment and duties
bahwa setiap anggota tersebut memiliki komitmen and—for Independent Commissioners—able to
dan tugas, dan untuk anggota Komisaris Independen account for their independence.
dapat mempertanggungjawabkan independensinya.

Kriteria Komisaris Independen Independent Commissioner Criteria

Kriteria Komisaris Independen telah sesuai dengan The following criteria for Independent Commissioners
peraturan OJK maupun BEI sebagai berikut: are in accordance with regulations from the Financial
• Bukan merupakan orang yang bekerja Services Authority and the Indonesia Stock Exchange:
atau mempunyai wewenang dan tanggung • Is not working or having the authority and
jawab untuk merencanakan, memimpin, responsibility to plan, lead, control, or oversee
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan the activities of the Listed Company within the
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam last 6 (six) months, unless it is a reappointment
waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk as Independent Commissioner of Listed Company
pengangkatan kembali sebagai Komisaris for the next term;
Independen Emiten atau Perusahaan Publik

142 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

pada periode berikutnya; • Does not hold any shares, either directly or
• Tidak mempunyai saham baik langsung maupun indirectly, of the Listed Company;
tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan • Does not have any affiliation connection to the
Publik tersebut; Listed Company, any member of the Board
• Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan of Commissioners, any member of the Board
Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan of Directors, main/majority shareholders or
Komisaris, anggota Direksi, Pemegang Saham controlling shareholders of the Listed Company;
Utama/Saham Mayoritas atau Pemegang • Does not have any business relationships, either
Saham Pengendali (Controlling Shareholders) directly or indirectly, that is related to business
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut; dan activities of the Listed Company;
• Tidak mempunyai hubungan usaha baik • Independent Commissioners do not hold double
langsung maupun tidak langsung yang berkaitan position on other affiliations of the Listed
dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Company;
Publik tersebut. • Independent Commissioners must understand
• Komisaris Independen tidak memiliki kedudukan applicable laws in capital market.
rangkap pada perusahaan lainnya yang terafiliasi
dengan Emiten atau Perusahaan Publik tersebut;
• Komisaris Independen harus mengerti peraturan
perundang-undangan di bidang pasar modal;

Pernyataan tentang Independensi Statement of Independence of Independent


Komisaris Independen Commissioners
Kedua Komisaris Independen yaitu Muchlis R. Luddin Both Independent Commissioners, Muchils R. Ludding
dan Hironimus Hilapok telah memenuhi kriteria and Hironimus Hilapok, have fulfilled the previously
independensi sebagaimana disebutkan di atas dan detailed criteria of independence. Each Independent
telah dinyatakan oleh masing-masing Komisaris Commissioner has signed a letter of statement of that
Independen tersebut dengan menandatangani surat policy.
pernyataan.

Rapat Umum Pemegang Saham ADHI, 2016


ADHI General Meeting of Shareholders, 2016

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 143
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

Direksi Board Of Directors


Direksi adalah organ eksekutif tertinggi di Perseroan The Board of Directors is the main executive body fully
yang bertanggung jawab penuh terhadap keseluruhan responsible for managing the Company’s day-to-day
operasional Perseroan. Dalam perannya, Direksi operations. In taking its role, the Board does its best to
berusaha yang terbaik untuk mencapai target yang achieve the goals based on the Company’s vision and
ditentukan, sejalan dengan visi dan misi Perseroan. mission. Consistent with the Articles of Association,
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Direksi the Board also represents ADHI in legal matters, both
juga mewakili ADHI dalam persoalan hukum baik within and outside of court according to the prevailing
di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan regulations.
ketentuan yang berlaku.

DIREKSI PT ADHI KARYA (PERSERO) TBK.


Board Of Directors PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Susunan Direksi

NAMA JABATAN
Name Designation

Budi Harto Direktur Utama President Director

Haris Gunawan Direktur Keuangan dan Legal Director of Finance and Legal

BEP Adji Satmoko Direktur SDM, Sistem Director of Human Capital,


dan Investasi System and Investment

Djoko Prabowo Direktur Operasi I Director of Operation I

Budi Saddewa Soediro Direktur Operasi II Director of Operation II

Pundjung Setya Brata Direktur Operasi III Director of Operation III

Program Pengenalan Anggota Direksi yang Introductory Program for New Members of
Baru Serta Pelatihan the Board and Trainings

Program pengenalan anggota Direksi yang baru Introductory program for new members of the Board
menjadi tanggung jawab Direktur Utama atau bila is the responsibility of the President Director, or
berhalangan menjadi tanggung jawab Direktur if absent, the Director of Operation I. Introductory
Operasi I. Adapun materi pengenalan tersebut antara program materials include the Company Articles of
lain: Anggaran Dasar, Manual Perusahaan, Board Association, Board Manual, GCG Manual, Regulations
Manual, GCG Manual, Undang-Undang tentang on Limited Company, Capital Market Regulations,
Perseroan Terbatas, Undang-Undang tentang Pasar Financial Service Authority Regulations (FSAR),
Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), Indonesia Stock Exchange (IDX) Regulations, other
Peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI), Peraturan Regulations pertaining Company, Long Term Plan,
Perundangan lainnya terkait Perseroan, Rencana Work and Budget Plan for the current year and the
Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan realization of performance.
Anggaran Perusahaan tahun berjalan berikut realisasi
kinerjanya.

Program Pengenalan termasuk presentasi, pertemuan, Introductory program include the form of presentations,
kunjungan ke unit usaha dan program lain sesuai meetings, visits to business units and other programs
kebutuhan. Dalam rangka meningkatkan kompetensi as needed. To improve the competence of the Board
Direksi, Direksi telah mengikuti beberapa program of Directors, the Board has enrolled in several
pengembangan dan pelatihan selama tahun 2016. development and training programs throughout 2016.

Adapun program pengembangan wawasan anggota Development and training programs for the members
Direksi sebagaimana terlihat pada tabel: of the Board of Directors are listed in the following
table:

144 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

PELATIHAN DIREKSI TAHUN 2016


Board Of Directors Training in 2016

TANGGAL PELATIHAN/ SEMINAR/ WORKSHOP PENYELENGGARA PESERTA


Date Training/Seminar/Workshop Organizer Audience

12 Januari Expert Talk show (Kamis, 28 Januari 2017, CSID FT UI Pundjung Setya Brata
Crown Plaza Jakarta) CSID, Faculty of Engineering, UI

21 Maret Seminar CEO Talk on Holding Company PTC Pundjung Setya Brata
(6-7 April at The Ritz Carlton Mega Kuningan) (Pertamina Training & Consulting)

21 Maret Seminar Corporate Culture Summit PTC Pundjung Setya Brata


(2-3 Mei 2016) (Pertamina Training & Consulting)

18 Maret Penyelenggaraan Workshop/ FGD ttg Kejaksaan Agung RI Jakarta Pundjung Setya Brata
Pengawalan dan Pengamanan Percepatan Attorney General Office of the
Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Republic of Indonesia
(Selasa, 22 Maret 2016 Pkl. 10 di Ruang Rapat
Jamdatun lt. II Ged. DATUN Kejagung Jaksel)
Workshop/FGD on Guardianship and Security
of Implementation Acceleration of National
Strategic Projects

7 April Pelatihan Asesor Kompetensi untuk Politeknik Kementerian PU PR Djoko Prabowo


Assessor Competence Training for Polytechnic Direktorat Jendral Bina Konstruksi
Directorat General Construction
Development, Ministry of
Publice Works and Housing

13 Mei Workshop RUPTL dan FGD Kelistrikan antara Kementerian BUMN RI Pundjung Setya Brata
PT PLN (Persero) dan seluruh BUMN Ministry of SOE
Workshop on Electricity Supply Business
Plan and FGD on Electricity by PT PLN
(Persero) and all SOEs

20 Mei Raker Kedeputian Bidang Usaha Konstruksi Kementerian BUMN RI Budi Harto &
dan Sarana dan Prasarana Perhubungan, Ministry of SOE Moch. Fadjroel Rachman
Singasari Resort, Malang
Work Meeting for Deputies in Transportation
Construction, Facilities and Infrastructure,
Singasari Ressort, Malang

29 Juni Official Invitation to Participate and/ or Keynote KADIN Budi Harto


within ASEAN G2B Infrastructure Investment & BEP. Adji Satmoko
Forum Held in conjunction with Indonesia
Infrastructure Week 2016 (8 Nov-9 Nov 2016)

20 Juli Halal Bi Halal dan Seminar 2016 Selasa, 26 BEI, KPEI dan KSEI Haris Gunawan
Juli 2016 Pkl. 12-16 di Ballroom 3 Ritz Carlton, BEI, KPEI dan KSEI
Pacific Place, SCBD
Seminar and Halal Bi Halal, Ritz Carton Pacific
Place, SCBD, Jakarta 26 Juli 2016

19 Juli SOE Breakfast tentang Lindung Nilai (Hedging) Kementerian BUMN RI Budi Harto
BUMN Ministry of SOE & Haris Gunawan
SOE Breakfast Meeting on SOE Hedging

15 Juli Pelatihan Kriteria Penilian Kinerja Unggul Forum Ekselen BUMN BEP. Adji Satmoko
(KPKU) Tahun 2016 BUMN Excellent Forum
Criteria for Performance Excellence Assess-
ment (CPEA) Training 2016

24 Agustus Workshop IPO Anak Perusahaan BUMN, Hotel PT Danareksa Sekuritas Budi Harto
Aston Surakarta & Haris Gunawan
Workshop on IPO of SOE Subsidiaries, Aston
Hotel, Surakarta
Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 145
23 September Strategic Discussion Forum: Emerging Leaders PT Pertamina Training Pundjung Setya Brata
Seminar and Halal Bi Halal, Ritz Carton Pacific
Place, SCBD, Jakarta 26 Juli 2016

19 Juli TATA
SOE KELOLAtentang
Breakfast PERUSAHAAN
Lindung Nilai (Hedging) CORPORATE
Kementerian BUMN RIGOVERNANCE Budi Harto
BUMN Ministry of SOE & Haris Gunawan
SOE Breakfast Meeting on SOE Hedging

15 Juli Pelatihan Kriteria Penilian Kinerja Unggul Forum Ekselen BUMN BEP. Adji Satmoko
(KPKU) Tahun 2016 BUMN Excellent Forum
Criteria for Performance Excellence Assess-
ment (CPEA) Training 2016

24 Agustus Workshop IPO Anak Perusahaan BUMN, Hotel PT Danareksa Sekuritas Budi Harto
Aston Surakarta & Haris Gunawan
Workshop on IPO of SOE Subsidiaries, Aston
Hotel, Surakarta

23 September Strategic Discussion Forum: Emerging Leaders PT Pertamina Training Pundjung Setya Brata
& Building Premium Holding Company and Consulting (PTC)

3 Oktober Penyampaian Call for Paper Seminar Pembangu- KNI - BB INACOLD Djoko Prabowo
nan dan Pengelolaan Bendungan 2016
Seminar on Development and Management of
Dams 2016

4 Oktober Workshop Trade Finance, Bali PT Bank Negara Indonesia Haris Gunawan
(Persero) Tbk.

4 Oktober Undangan Sosialisasi Aspirasi Pemegang Kementerian BUMN RI BEP Adji Satmoko
Saham/ Pemilik Modal utk Penyusunan RKAP, Ministry of SOE
Hotel Borobudur, Jakarta
Socialization Shareholder/Capital Owners
Aspiration Regarding Work and Budget Plan,
Borobudur Hotel, Jakarta

21 Oktober Seminar Nasional Pendayagunaan Teknologi BATAN - SENPATEN


Nuklir Tahun 2016, Graha Widya Bhakti,
Puspitek Serpong, Tangerang
National Seminar on Nuclear Technology
Utilizaton 2016, Graha Widya Bhakti, Puspitek
Serpong, Tangerang

1 November Forum BUMN, Segara Garden, The Kementerian BUMN RI Djoko Prabowo
Dharmawangsa Hotel, Jakarta Ministry of SOE
BUMN Forum, Segara Garden, The
Dharmawangsa Hotel Jakarta

16 November Seminar Indonesia Economic Outlook 2017, BEI/IDX Haris Gunawan


Mainhall BEI, Jakarta
Indonesia 2017 Economic Outlook Seminar,
Mainhall IDX, Jakarta

28 November Sosialisasi Tax Amnesty , Kantor Pusat PT Kementerian BUMN RI BEP. Adji Satmoko
Pertamina, Jakarta Ministry of SOE
Information Dissemination of Tax Amnesty, PT
Pertamina Head Office, Jakarta

30 November Diskusi Terbatas Infrastruktur - Perkembangan Bank Indonesia Budi Harto


Proyek Infrastruktur Thn 2016 dan Rencana Bank of Indonesia
2017, Hotel Tentrem Yogyakarta
Limited Discussion on Infrastructure: Infrastruc-
ture Projects Development for 2016 and Plans
for 2017, Tentrem Hotel, Jogjakarta

146 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

Ilustrasi Stasiun LRT


Illustration of
LRT Station
Tanggung Jawab, dan Tata Tertib Direksi Responsibility and Board Charter of the
Board of Directors

Tugas dan wewenang Direksi adalah memimpin, The duties and authorities of the Board of Directors
mengurus, dan mengendalikan Perseroan serta are to lead, manage and control the Company and to
senantiasa meningkatkan efisiensi dan efektivitas continually improve the efficiency and effectiveness
Perseroan sesuai dengan tujuan, visi, dan misi of its operations in accordance with the Company’s
Perseroan. Direksi juga bertanggung jawab untuk goal, vision, and mission. The Board of Directors
senantiasa memelihara dan mengurus kekayaan is also responsible for continually protecting and
Perseroan serta bertanggung jawab atas terlaksananya managing the Company’s assets and ensuring the
Good Corporate Governance (GCG). implementation of Good Corporate Governance.

Deskripsi ruang lingkup pekerjaan, tanggung jawab Responsibility and Displinary of the Board of Directors
dan tata tertib Direksi yang meliputi tugas, kewajiban, covering tasks, duties, authorities are contained in
wewenang tertuang dalam pedoman kerja Direksi Board of Directors’ work guidelines such as in Board
ADHI seperti dalam Board Manual No. MP 004 Tahun Manual No. 004 MP Year 2016 which compiled based
2016 yang disusun berdasarkan Anggaran Dasar on Articles of Association of The Company and GCG
Perusahaan dan Pedoman GCG. manual.

Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab Direksi The scope of tasks and responsibilities of the Board of
dalam operasional sehari-hari adalah sebagai berikut: Directors in daily operations is as follows:

Direktur Utama President Director

• Membina dan mengembangkan sumber daya • Leading and developing the Company’s human
manusia serta mengelola dan mengembangkan resources and managing and enhancing the HR
kesistemannya. system.
• Formulating the Company’s vision, mission,

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 147
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

• Menetapkan visi, misi, filosofi, sasaran, dan philosophy, target and business strategy based
strategi Perseroan berdasarkan kajian internal on internal and external analysis.
dan eksternal. • Preparing the Company’s Long Term Plan.
• Menyiapkan Rencana Jangka Panjang • Preparing the Company’s Work and Budget Plan
Perusahaan (RJPP). (WBP).
• Menyiapkan Rencana Kerja dan Anggaran • Convening the General Meeting of Shareholders
Perusahaan (RKAP). (GMS).
• Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS).

Direktur Keuangan dan Legal Director of Finance and Legal

1. Memimpin, mengoordinasikan, membina, dan 1. Lead, coordinate, guide and oversee the
mengawasi kinerja dari departemen berikut: performance of the following departments:
• Departemen Keuangan dan Akuntansi; • Department of Finance and Accounting;
• Departemen Legal; dan • Department of Legal; and
• Corporate Secretary. • Corporate Secretary.
2. Memimpin, mengoordinasi, membina, 2. Lead, coordinate, guide, oversee and execute
mengawasi, dan melaksanakan pengendalian cost, quality and time control as stipulated in the
biaya, mutu, dan waktu yang telah ditetapkan Work and Budget Plan.
dalam RKAP. 3. Be responsible in Good Corporate Governance
3. Bertanggung jawab dalam penerapan dan implementation and monitoring.
pemantauan Tata Kelola Perusahaan yang baik. 4. Execute other policies as stipulated in the
4. Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya Company Articles of Association and the General
sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Meeting of Shareholders of Shareholders.
Anggaran Dasar Perseroan dan yang ditetapkan
oleh RUPS.

Direktur Operasi I Director of Operation I

1. Memimpin dan mengoordinasikan kinerja 1. Lead and coordinate the performance in


portofolio bisnis konstruksi bidang infrastrukur infrastructure construction business portfolio
antara lain di Sumber Daya Air (SDA), jalan, that includes water resources, roads, bridges,
jembatan, jaringan kereta api, pelabuhan, dan rail networks, harbour and ports in all Company
dermaga di seluruh wilayah operasi Perseroan operations area:
pada: • Department of Infrastructure I that covers:
• Departemen Infrastruktur 1 meliputi: - Construction Division I in Northern
- Divisi Konstruksi I wilayah Sumatera Sumatera.
bagian utara; - Construction Division II in Southern
- Divisi Konstruksi II wilayah Sumatera Sumatera.
bagian selatan; - Construction Division III in Jakarta,
- Divisi Konstruksi III wilayah Jakarta, West Java and Banten.
Jawa Barat, dan Banten. • Department of Infrastructure II that covers:
• Departemen Infrastruktur 2 meliputi: - Construction Division IV in Central
- Divisi Konstruksi IV wilayah Jawa Java, East Java, Bali and Nusa
Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.
Tenggara; - Construction Division V in Kalimantan
- Divisi Konstruksi V wilayah - Construction Division VI in Sulawesi,
Kalimantan; Maluku and Papua.
- Divisi Konstruksi VI wilayah Sulawesi, • Department of Marketing.
Maluku, dan Papua.
• Departemen Pemasaran. 2. Lead, coordinate, guide, oversee and execute
2. Memimpin, mengoordinasi, membina, cost, quality and time control as stipulated in the
mengawasi, dan melaksanakan pengendalian Work and Budget Plan.
biaya, mutu, dan waktu yang telah ditetapkan 3. Execute other policies as stipulated in the
dalam RKAP. Company Articles of Association and the General
3. Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya Meeting of Shareholders.
sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam
Anggaran Dasar Perseroan dan yang ditetapkan
oleh RUPS.

148 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

Direktur Operasi II Director of Operation II

1. Memimpin dan mengoordinasikan kinerja 1. Lead and coordinate the performance in building
portofolio bisnis konstruksi bidang gedung, construction business portfolio that includes
pengembangan kawasan berbasis Transit Transit Oriented Development (TOD) and hotel
Oriented Development (TOD) dan pengembangan development in all Company operations area:
hotel di seluruh wilayah operasi Perseroan, • Department of Buildings
meliputi: • Department of TOD and Hotels
• Departemen Gedung;
• Departemen TOD dan Hotel. 2. Lead, coordinate, guide, oversee and execute
2. Memimpin, mengoordinasi, membina, cost, quality and time control as stipulated in the
mengawasi, dan melaksanakan pengendalian Work and Budget Plan.
biaya, mutu, dan waktu yang telah ditetapkan 3. Execute other policies as stipulated in the
dalam RKAP. Company Articles of Association and the General
3. Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya Meeting of Shareholders of Shareholders.
sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam
Anggaran Dasar Perseroan dan yang ditetapkan
oleh RUPS.

Direktur Operasi III Director of Operation III

1. Memimpin dan mengoordinasikan kinerja 1. Lead and coordinate the performance in Light
portofolio bisnis konstruksi bidang Light Rail Rail Transit (LRT) and EPC construction business
Transit (LRT) dan EPC di seluruh wilayah operasi portfolio in all Company operations area:
Perseroan, meliputi: • Department of LRT, which consists of LRT
• Departemen LRT, terdiri dari Divisi Construction Division and LRT Engineering
Konstruksi LRT dan Divisi Engineering LRT; Division;
• Departemen EPC. • Department EPC.
2. Memimpin, mengoordinasi, membina, 2. Lead, coordinate, guide, oversee and execute
mengawasi, dan melaksanakan pengendalian cost, quality and time control as stipulated in the
biaya, mutu, dan waktu yang telah ditetapkan Work and Budget Plan.
dalam RKAP. 3. Execute other policies as stipulated in the
3. Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya Company Articles of Association and the General
sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Meeting of Shareholders.
Anggaran Dasar Perseroan dan yang ditetapkan
oleh RUPS.

Direktur SDM, Sistem, dan Investasi Director of HC, Systems and Investment

1. Memimpin dan mengoordinasikan kinerja dari 1. Lead and coordinate the performance of the
departemen berikut: following departments:
• Departemen SDM; • Department of HC;
• Departemen Sistem dan Risiko; • Department of System and Risk;
• Departemen Investasi; • Department of Investment;
• Departemen HSE. • Department of HSE.
2. Memimpin, mengoordinasi, membina, 2. Lead, coordinate, guide, oversee and execute
mengawasi, dan melaksanakan pengendalian cost, quality and time control as stipulated in
biaya, mutu, dan waktu yang telah ditetapkan the Work and Budget Plan.
dalam RKAP. 3. Execute other policies as stipulated in the
3. Menjalankan kewajiban-kewajiban lainnya Company Articles of Association and the General
sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Meeting of Shareholders.
Anggaran Dasar Perseroan dan yang ditetapkan
oleh RUPS.

Direksi memimpin dan mengoordinasikan kinerja The Board of Directors lead and coordinate the
Anak Perusahaan yaitu PT Adhi Persada Properti, performance of its Subsidiaries: PT Adhi Persada
PT Adhi Persada Gedung, dan PT Adhi Persada Beton. Properti, PT Adhi Persada Gedung and PT Adhi
Persada Beton.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 149
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

Penilaian Terhadap Dewan


Komisaris dan Direksi
Assessment on the Board of Commissioners
and the Board of Directors

Secara umum penilaian terhadap Dewan Komisaris In general, assessment of the Board of Commissioners
dan Direksi terkait dengan penilaian atas pencapaian and the Board of Directors is related to the assessment
kinerja kesehatan perusahaan yang mengacu pada on company’s soundness of performance achievement
Keputusan Menteri Negara BUMN No. KEP-100/ that refers to the Decree of the Minister of SOE No. KEP-
MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan 100/MBU/2002 on Assessment of SOE Soundness
BUMN yang dilakukan dengan cara self assessment. Level, which is done via self-assessment. However,
Namun, khusus assessment terhadap kinerja Direksi assessment of the Board of Directors in particular also
juga menggunakan target yang dituangkan dalam use objectives contained in the Balanced Scorecard in
Balance Scorecard pada RKAP 2016 yang telah 2016 Work and Budget Plan that has been approved by
disetujui oleh Dewan Komisaris. Assessment khusus the Board of Commissioners. This specific assessment
ini dilakukan oleh Dewan Komisaris. was executed by the Board of Commissioners.

Selain itu, kinerja Direksi juga mendapatkan The performance of the Board of Directors is also
assessment tentang kinerja Perusahaan dengan assessed from the Company performance by the
berbasiskan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) Criteria for Performance Excellence Assessment with
dengan tim assessor dari Kementerian BUMN. assessor team from the Ministry of SOE.

RKAP tahun 2017 yang telah disetujui oleh Dewan The 2017 Work and Budget Plan approved by the
Komisaris memuat kriteria assessment bagi Dewan Board of Commissioners contains the following criteria
Komisaris dan Direksi yang mengacu pada Surat for the assessment of Boards of Commissioners and
Edaran Menteri BUMN No. S-513/MBU/08/2016 the Boards of Directors which refers to the Circular
tentang Penyampaian Aspirasi Pemegang Saham of the Minister of SOE No. S-512/MBU/08/2016 on
yaitu: Conveyance of Shareholders Aspirations:
• KPI absolut adalah nilai mutlak yang ditetapkan • Absolute KPI, which is an absolute value as
dengan target sebagai berikut: determined via the following objectives:
- Pendapatan usaha - Revenue
- Laba usaha - Profit From Operation
- Laba bersih - Net Profit
- Setoran dividen - Dividends
• KPI main target adalah indikator utama yang • Main target KPI, which is the main indicator
dapat menggambarkan keberhasilan akan kinerja that reflects performance success. A successful
dengan target harus lebih baik dari pencapaian performance is defined as an achievement that is
tahun sebelumnya dan/atau lebih tinggi dari better than the previous year’s achievement and/
rata-rata industri. or better than the industry’s average.
• KPI specific adalah indikator tambahan yang • Specific KPI, which is an additional indicator with
bersifat lebih spesifik untuk menilai hubungan a more specific nature that is used to assess the
kinerja keuangan dengan operasi. relations between financial performance and
• KPI listed company target adalah indikator operations.
tambahan yang bersifat lebih spesifik untuk • Listed company target KPI, which is an additional
BUMN yang telah mencatatkan sahamnya di indicator with a more specific nature that used
pasar modal. to assess SOEs with shares listed in the capital
market.

150 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

Proyek Wsma Atlet,


Kemayoran
Athlete’s Village Project,
Kemayoran

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 151
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

Kebijakan Remunerasi
Bagi Dewan Komisaris Dan Direksi
Remuneration Policy For The Board Of Commissioners
And Board Of Directors
Dewan Komisaris bersama Direksi menyusun Board of Commissioners together with the Board of
rancangan usulan remunerasi. Dalam menyusun Directors draft the remuneration proposal. In drafting
rancangan usulan remunerasi tersebut, Dewan the proposal, the Board of Commissioners are guided
Komisaris berpedoman pada Peraturan Menteri by the Regulation of the Minister of SOE No.Per-04/
Negara BUMN No.PER-04/MBU/2014 tentang MBU/2014 regarding the Guidelines for the Income
Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Determination for the Board of Directors, the Board
Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN. of Commissioners and the Board of Trustees of SOEs.

Usulan penyusunan remunerasi Dewan Komisaris The draft of remuneration proposal for the Board of
dan Direksi ini berdasarkan ketentuan sebagai berikut: Commissioners and the Board of Directors is based on
the following conditions:

• Penetapan Penghasilan yang berupa Gaji atau • The Arrangement of Earnings in the form of
Honorarium, Tunjangan, dan Fasilitas yang Salary or Honorarium, Allowance, and Facility is
bersifat tetap menggunakan indikator yang calculated by using indicators that cover factors
meliputi faktor skala usaha, faktor kompleksitas such as business scale, business complexity,
usaha, tingkat inflasi, kondisi dan kemampuan inflation rate, financial condition and financial
keuangan perusahaan, dan faktor-faktor lain ability of the company, other relevant factors,
yang relevan, serta tidak boleh bertentangan and should not violate laws and regulations.
dengan peraturan perundang-undangan. • The Arrangement of Earnings in the form of
• Penetapan Penghasilan yang berupa Tantiem/ Tantiem/Performance Incentives which are
Insentif Kinerja yang bersifat variabel (merit variable (merit rating) is calculated by using
rating) dilakukan dengan menggunakan indikator indicators that cover factors such as performance,
yang meliputi faktor kinerja dan kemampuan financial ability of the company, and other
keuangan perusahaan serta faktor-faktor lain relevant factors.
yang relevan.

Berikut adalah prosedur penetapan remunerasi The followings are the procedures to determine the
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi: remuneration for the Board of Commissioners and the
• Dewan Komisaris melakukan pembahasan Board of Directors:
dengan Direksi guna mendapat masukan- • The Board of Commissioners conduct a
masukan; discussions with the Board of Directors to receive
• Dewan Komisaris mengusulkan kepada RUPS inputs;
mengenai remunerasi Anggota Dewan Komisaris • The Board of Commissioners propose to the
dan Direksi; GMS regarding the remuneration of the Board of
• RUPS menetapkan besaran remunerasi bagi Commissioners and Board of Directors members;
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi. • GMS set the remuneration quantity for the Board
of Commissioners and Board of Directors.

Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Remuneration of the Board of Commissioners


and Board of Directors

Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari Remuneration of the Board of Commissioners
honorarium, tunjangan-tunjangan dan asuransi purna and Board of Directors consists of honorariums,
jabatan. Dewan Komisaris ADHI diberikan tunjangan allowances and insurance for retiree. ADHI provides
transportasi, sedangkan Direksi ADHI diberikan no transportation allowances, however it provides a
fasilitas kendaraan dinas berikut pengemudi. service vehicle and its driver for each member of the
Board of Commissioners and Board of Directors.

Mengacu pada Peraturan Menteri Negara BUMN According to the Regulation of the Minister of the
No.PER-04/MBU/2014, Remunerasi bagi Dewan SOE No.PER-04/MBU/2014, the remuneration for
Komisaris dan Direksi sebagai berikut: the Board of Commissioners and the Board of the
• Direksi: Directors are as followed:
- Gaji untuk Direksi, • The Board of Directors:
- Tunjangan-tunjangan terdiri: Tunjangan Hari - The Board of Directors income,
Raya, tunjangan perumahan, dan asuransi - Allowances which cover: holiday allowance,
purna jabatan living allowance and retiring insurance,

152 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

- Fasilitas terdiri dari: kendaraan dinas, - Facilities which cover: official transport
kesehatan, dan bantuan hukum service, health insurance and legal support,
- Tantiem/insentif kinerja - Performance bonus.
• Dewan Komisaris: • The Board of Commissioners:
- Honorarium, - Salaries,
- Tunjangan-tunjangan terdiri dari: Tunjangan - Allowances which cover: holiday allowance,
Hari Raya, tunjangan transportasi, dan transport allowance and retiring insurance,
asuransi purna jabatan, - Facilities which cover: health insurance and
- Fasilitas terdiri dari: kesehatan dan bantuan legal support,
hukum, - Performance bonus.
- Tantiem/insentif kinerja.

Kebijakan remunerasi tersebut diformulasikan dengan The remuneration policy is formulated according
mengacu pada perkembangan pasar konstruksi. to growth of the construction market. The scale of
Tingkat besaran gaji dan tunjangan anggota Dewan the salary and allowances of members of the Board
Komisaris dan Direksi dievaluasi setiap tahun. Jumlah of Commissioners and the Board of Directors are
remunerasi tersebut kemudian akan dicantumkan evaluated annually. The remuneration quantity will be
dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan. included in the Articles of Budget and the Corporate
Budget.

Penetapan gaji/honorarium, tunjangan dan fasilitas The determination for salary/honorarium, allowances
bagi Direksi dan Dewan Komisaris sesuai dengan and facilities for the Board of Directors and the Board
Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk. of Commissioners is in line with the Decree of The
No.014-6/230 tanggal 22 Juli 2016. Board of Directors of PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
No.014-6/230 dated 22 Juli 2016.

Pada tahun 2016, total remunerasi yang diberikan In 2016, the total remuneration to the Board of
kepada Dewan Komisaris sebesar Rp7.068.471.316 Commissioners amounts to Rp7.068.471.316 (seven
(tujuh miliar enam puluh delapan juta empat ratus billion sixty eight million four hundred seventy one
tujuh puluh satu ribu tiga ratus enam belas rupiah) dan thousand three hundred sixteen rupiah) and to the
kepada Direksi sebesar Rp16.303.694.943 (enam Board of Directors Rp16.303.694.943 (sixteen billion
belas miliar tiga ratus tiga juta enam ratus sembilan three hundred and three million six hundred ninety
puluh empat ribu sembilan ratus empat puluh tiga four thousand nine hundred forty three rupiah).
rupiah).

REMUNERASI DEWAN KOMISARIS


Board of Commissioners Remuneration

TUNJANGAN (Rp)*
Allowance
NAMA GAJI (Rp) ASURANSI PURNA HARI RAYA TRANSPORTASI PENGHASILAN MASA KERJA TANTIEM PENGHASILAN 2016
JABATAN (Rp) (Bln) (Rp) (Rp)
Allowance Allowance Allowance
Name Salary Income Tenure Bonus 2016 Income

Mochamad 54,450,000 13.612.500 54,450,000 10,890,000 78.952.500 12 126,275,941 1.128.155.941


Fadjroel Rachman

Bobby Achirul 49,005,000 12.251.250 49,005,000 - 61.256.250 12 378,041,466 1.162.121.466


Awal Nazief

Muchlis Rantoni 49,005,000 12.251.250 49,005,000 - 61.256.250 12 378,041,466 1.162.121.466


Luddin

Wicipto Setiadi 49,005,000 12.251.250 49,005,000 9,801,000 71.057.250 12 303,665,481 1.205.357.481

Rildo Ananda 49,005,000 12.251.250 49,005,000 9,801,000 71.057.250 12 303,665,481 1.205.357.481


Anwar

Hironimus Hilapok 49,005,000 12.251.250 49,005,000 9,801,000 71.057.250 12 303,665,481 1.205.357.481

*Tunjangan sudah termasuk Tunjangan Hari Raya, tunjangan transportasi, dan asuransi purna jabatan.
*Allowances which cover: holiday allowance, transport allowance and retiring insurance.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 153
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

REMUNERASI DIREKSI
Remuneration Board of Directors

TUNJANGAN (Rp)*
Allowance
NAMA GAJI (Rp) ASURANSI PURNA HARI RAYA TRANSPORTASI PENGHASILAN MASA KERJA TANTIEM PENGHASILAN 2016
JABATAN (Rp) (Bln) (Rp) (Rp)
Allowance Allowance Allowance
Name Salary Income Tenure Bonus 2016 Income

Kiswodarmawan** 121.000.000 30.250.000 - 27.500.000 178.750.000 3 857.070.868 1.393.320.868

Budi Harto*** 121.000.000 30.250.000 121.000.000 27.500.000 178.750.000 9 - 1.729.750.000

Haris Gunawan 108.900.000 27.225.000 108.900.000 27.500.000 163.625.000 12 244.016.366 2.316.416.366

BEP Adji Satmoko 108.900.000 27.225.000 108.900.000 27.500.000 163.625.000 12 776.863.781 2.849.263.781

Djoko Prabowo 108.900.000 27.225.000 108.900.000 27.500.000 163.625.000 12 776.863.781 2.849.263.781

Budi Saddewa 108.900.000 27.225.000 108.900.000 27.500.000 163.625.000 12 244.016.366 2.316.416.366


Soediro

Pudjung Setya 108.900.000 27.225.000 108.900.000 27.500.000 163.625.000 12 776.863.781 2.849.263.781


Brata

*Tunjangan sudah termasuk Tunjangan Hari Raya, tunjangan transportasi, dan asuransi purna jabatan.
*Allowances which cover: holiday allowance, transport allowance and retiring insurance.
**Menjabat s.d 8 April 2016 - **Served until 8 April, 2016
***Menjabat sejak 8 April 2016 - **Served since 8 April, 2016

154 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

Mesjid Ar-Rayyan, Gedung Kementerian BUMN


Ar-Rayyan Mosque, SOE Ministry Building

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 155
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

Frekuensi Dan Tingkat Kehadiran Rapat


Frequency And Attendance Level Of Meetings

RUPS ADHI 2016


2016 ADHI AGM Rapat Dewan Komisaris Meetings of the Board of Commissioners

Rapat Dewan Komisaris wajib diselenggarakan secara The Board of Commissioners is obligated to regularly
berkala dan wajib dihadiri oleh seluruh anggota Dewan hold meetings that must be attended physically
Komisaris secara fisik. Dewan Komisaris mengadakan by all members of the Board of Commissioners.
rapat untuk membicarakan permasalahan yang The meetings discuss matters regarding Company
berkaitan dengan bisnis Perseroan serta melakukan business and evaluate Company performance.
evaluasi terhadap kinerja Perseroan.

Rapat Dewan Komisaris terdiri dari rapat internal The Board of Commissioners holds internal meetings
Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris and meetings that invite the Board of Directors. Other
dengan mengundang pihak Direksi. Disamping rapat than scheduled meetings, the Board of Commissioners
terjadwal, Rapat Dewan Komisaris dapat dilakukan Meetings can be hold at any time necessary.
setiap saat apabila diperlukan.

Pada prinsipnya, panggilan Rapat Dewan Komisaris In principle, the President Commissioner issues written
dilakukan secara tertulis oleh Komisaris Utama. Jika invitations to the Board of Commissioners Meetings. If
Komisaris Utama berhalangan karena sebab apapun, the President Commissioner is absent on any grounds,
maka panggilan rapat dilakukan oleh salah seorang then the invitations should be issued by one of the
Anggota Dewan Komisaris yang bertindak untuk dan member of the Board acting for and on behalf of the
atas nama Dewan Komisaris sesuai dengan keputusan Board of Commissioner as stipulated by the Board of
Rapat Dewan Komisaris. Commissioners Meetings.

Panggilan rapat tertulis harus mencantumkan acara, Written invitations for the meetings must mention the
tanggal, waktu dan tempat rapat. Apabila rencana name of the event, date, time and place of meeting.
rapat telah diputuskan dalam Rapat Dewan Komisaris If meeting plans were already stipulated fully in the
secara lengkap, maka panggilan tertulis bersifat Board of Commissioners Meetings, then the written
optional, sesuai kebutuhan. invitations are optional or as needed.

Rapat Dewan Komisaris dinyatakan sah dan dapat A Board of Commissioners Meeting is deemed valid
mengambil keputusan mengikat apabila mencapai and its decisions binding if quorum is achieved. If
kuorum. Seorang Anggota Dewan Komisaris yang a Member of the Board is unable to attend, his/her
tidak dapat hadir dalam rapat hanya dapat diwakili presence can only be represented by another Member
oleh seorang Anggota Dewan Komisaris lainnya of the Board based on a written letter of authorization
berdasarkan kuasa tertulis yang diberikan khusus made specifically for the meeting.
untuk keperluan tersebut.

Dalam setiap Rapat Dewan Komisaris dibuat risalah Every Board of Commissioners Meeting should be
rapat yang menggambarkan situasi yang berkembang, recorded in a minutes of meeting that describes

156 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

proses pengambilan keputusan, argumentasi yang the developing situation, decision-making process,
dikemukakan, kesimpulan yang diambil serta arguments submitted, conclusions taken and
pernyataan keberatan terhadap kesimpulan rapat statements of objection toward conclusions of meeting
apabila tidak terjadi kebulatan pendapat. Setiap if the participants could not reach consensus. Every
Anggota Dewan Komisaris berhak menerima salinan Member of the Board has the right to receive a copy of
risalah Rapat Dewan Komisaris, meskipun yang the minutes of meeting, even though the Member did
bersangkutan tidak hadir dalam rapat tersebut. not attend the meeting.

Dewan Komisaris menyelenggarakan rapat sekurang- The Board of Commissioners hold meetings at least
kurangnya sebulan sekali atau pada setiap waktu jika once a month and at any time if requested by one
dianggap perlu oleh salah satu atau lebih anggota or more Commissioners, or on written request from
Dewan Komisaris, atau atas permintaan tertulis dari one or more shareholders with at least one-tenths
salah satu atau lebih pemegang saham yang memiliki of all outstanding shares. Quorum of the Board of
sedikitnya sepersepuluh saham dari seluruh saham Commissioners’ meeting is achieved if more than a
yang beredar. Kuorum untuk seluruh rapat Dewan half of the members of the Board attend the meeting
Komisaris adalah lebih dari separuh jumlah anggota or represented by another Commissioner.
Dewan Komisaris yang hadir atau diwakili kuasa yang
diberikan kepada salah satu Komisaris yang hadir
pada rapat tersebut.

Mekanisme dalam pengambilan keputusan rapat The mechanism of decision-making in the Board of
Dewan Komisaris didasarkan atas musyawarah Commissioners Meetings is based on consensus. If a
untuk mufakat. Apabila mufakat tidak dapat tercapai, consensus could not be reached, then the resolution
maka pengambilan keputusan didasarkan pada suara is based on the majority of votes from the Members of
mayoritas anggota Dewan Komisaris yang hadir the Board that attend or is represented at the Meeting.
atau yang diwakili pada rapat. Apabila jumlah suara If the number of votes is tied, then the resolution taken
berimbang, maka keputusan yang diambil adalah is the opinion of the Chairman of the Meeting.
yang sesuai dengan pendapat Ketua Rapat.

RAPAT DEWAN KOMISARIS TAHUN 2016


The Board
TABEL of RAPAT
DAFTAR Commissioners Meetings
DEWAN KOMISARIS in 2016
TAHUN 2016

RAPAT KE/TANGGAL
Meeting No./date
JUMLAH TINGKAT
NAMA KEHADIRAN KEHADIRAN
Name
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Number Of Attendance Attendance Rate

2/2 22/2 11/3 21/3 20/4 7/6 29/7 4/8 1/9 6/9 30/11 14/12

M. Fadjroel Rachman 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12 100%

Wicipto Setiadi 1 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 8 67%

Rildo Ananda Anwar 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 9 75%

Bobby A.A. Nazief 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 11 92%

Muchlis R. Luddin 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 10 83%

Hironimus Hilapok 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 12 100%

0 : Tidak Hadir 1 : Hadir


0 : Absenteeism 1 : Absent

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 157
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

KEPUTUSAN RAPAT DEWAN KOMISARIS


Baard of Commissioners Meeting Results

TANGGAL RAPAT TEMPAT AGENDA RAPAT PESERTA RAPAT


Date Venue Agenda Participants

2 Februari 2016 Hotel Grandhika 1. Evaluasi Kerja Dewan komisaris 1. Work Evaluation of the Board 1. M. Fadjroel Rachman
Tahun 2015. of Commissioners for 2015. 2. Wicipto Setiadi
2. Rencana Kerja Dewan 2. Work Plan of the Board for 3. Rildo Ananda Anwar
Komisaris Tahun 2016. 2016. 4. Bobby A.A. Nazief
3. Presentasi Komite Audit & 3. Presentation from Audit 5. Muchlis R. Luddin
Komite Manajemen Risiko. Committee & Risk Manage- 6. Hironimus Hilapok
ment Committee.
4. Perkembangan Terakhir LRT 4. Latest Updates on LRT and
dan E-Procurement. E-Procurement.

22 Februari 2016 Hotel Grandhika 1. Tindak Lanjut Raker Dewan 1. Follow-up to Work Meeting of 1. M. Fadjroel Rachman
komisaris. the Board of Commissioners. 2. Rildo Ananda Anwar
2. Pembahasan Bakal 2. Discussion on Candidates for 3. Bobby A.A. Nazief
Calon Anggota Direksi. Directors. 4. Muchlis R. Luddin
5. Hironimus Hilapok

11 Maret 2016 Kantor Pusat Adhi Wawancara Bakal Calon Anggota Interview of Candidates for Directors. 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office Direksi. 2. Bobby A.A. Nazief
3. Hironimus Hilapok

21 Maret 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat 1. Follow-up to Previous Board of 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office Dewan Komisaris Sebelumnya. Commissioners Meetings. 2. Wicipto Setiadi
2. Finalisasi Usulan Agenda RUPS.2. Finalizing Suggestion of AGM 3. Rildo Ananda Anwar
Agenda. 4. Muchlis R. Luddin
3. Penetapan Pimpinan RUPS 3. Stipulation of AGM Book Year 5. Hironimus Hilapok
Tahunan Adhi Tahun Buku 2015. 2015 Leadership.
4. Perubahan Penggunaan Dana 4. Amendments to PMN Fund
PMN. Usage.

20 April 2016 Hotel Grandika 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat 1. Follow-up to Previous Board of 1. M. Fadjroel Rachman
Dewan Komisaris sebelumnya. Commissioners Meetings. 2. Wicipto Setiadi
2. Perkenalan dengan Dirut Adhi 2. Introduction to the New 3. Rildo Ananda Anwar
Baru. President Director. 4. Muchlis R. Luddin
3. Persetujuan RJPP Tahun 3. Approval of the 2016-2020 5. Hironimus Hilapok
2016-2020. Long-Term Plan.

7 Juni 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat 1. Follow-up to Previous Board of 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office Dewan Komisaris sebelumnya. Commissioners Meetings. 2. Wicipto Setiadi
2. Penjualan Saham PT Lamong 2. Share Sales to PT Lamong Energi 3. Bobby A.A. Nazief
Energi Indonesia. Indonesia. 4. Muchlis R. Luddin
3. Permohonan Mengagunkan 3. Request to BRI for Fixed Assets as 5. Hironimus Hilapok
Aset Tetap ke BRI. Collateral.
4. Tanggapan atas Evaluasi 4. Respond to Performance
Kinerja Triwulan I Tahun 2016. Evaluation of 1st Quarter 2016.

29 Juli 2016 Hotel Grandhika 1. Diskusi dengan Direktur Utama 1. Discussion with President Director 1. M. Fadjroel Rachman
Adhi perihal Perkembangan on ADHI Latest Updates. 2. Wicipto Setiadi
terakhir Adhi. 3. Rildo Ananda Anwar
2. Pemaparan Komite Audit terkait 2. Exposition from Audit Committee 4. Bobby A.A. Nazief
Masalah Keuangan. regarding Financial Issues. 5. Muchlis R. Luddin
3. Pemaparan Komite Pemantau 3. Exposition from Risk Management 6. Hironimus Hilapok
Manajemen Risiko terkait Monitoring Committee on
Proyek Bermasalah. Problematic Projects.
4. Evaluasi Hasil Assessment 4. Evaluation of ADHI GCG
GCG Adhi. Assessment Result.
5. Evaluasi Rencana Kerja Dewan 5. Evaluation of Work Plan of the
Komisaris pada Rakor Board of Commissioners from
sebelumnya. Previous Coordination Meeting.

4 Agustus 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Evaluasi Laporan Keuangan 1. Evaluation of ADHI Financial1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office Adhi. Report. 2. Wicipto Setiadi
2. Pembahasan Permasalahan 2. Discussion of ADHI Legal Issues.
3. Rildo Ananda Anwar
Hukum Adhi. 4. Bobby A.A. Nazief
158 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT 5. Muchlis
Adhi KaryaR.(Persero)
Luddin Tbk.
6. Hironimus Hilapok
Kinerja Triwulan I Tahun 2016. Evaluation of 1st Quarter 2016.

29 Juli 2016 Hotel Grandhika 1. Diskusi dengan Direktur Utama 1. Discussion with President Director
1. M. Fadjroel Rachman
Adhi perihal Perkembangan on ADHI Latest Updates. 2. Wicipto Setiadi
terakhir Adhi. 3. Rildo Ananda Anwar
2. Pemaparan Komite Audit terkait THE
2. Exposition fromFUTURE, ENGINEERED.
Audit Committee 4. Bobby A.A. Nazief
Masalah Keuangan. regarding Financial Issues. 5. Muchlis R. Luddin
3. Pemaparan Komite Pemantau 3. Exposition from Risk Management 6. Hironimus Hilapok
Manajemen Risiko terkait Monitoring Committee on
Proyek Bermasalah. Problematic Projects.
4. Evaluasi Hasil Assessment 4. Evaluation of ADHI GCG
GCG Adhi. Assessment Result.
5. Evaluasi Rencana Kerja Dewan 5. Evaluation of Work Plan of the
Komisaris pada Rakor Board of Commissioners from
sebelumnya. Previous Coordination Meeting.

4 Agustus 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Evaluasi Laporan Keuangan 1. Evaluation of ADHI Financial 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office Adhi. Report. 2. Wicipto Setiadi
2. Pembahasan Permasalahan 2. Discussion of ADHI Legal Issues. 3. Rildo Ananda Anwar
Hukum Adhi. 4. Bobby A.A. Nazief
5. Muchlis R. Luddin
6. Hironimus Hilapok

1 September 2016 Hotel Grandhika 1. Tindak Lanjut Hasil Rapat 1. Follow-up to Previous Board of 1. M. Fadjroel Rachman
Komisaris sebelumya. Commissioners Meetings. 2. Rildo Ananda Anwar
2. Tanggapan Kinerja Semester I 2. Respond to ADHI 1st Semester 3. Bobby A.A. Nazief
Adhi. Performance. 4. Muchlis R. Luddin
3. Rencana Pelaksanaan Investasi. 3. Investment Execution Plan. 5. Hironimus Hilapok
4. Penambahan modal disetor ke 4. Increase of Capital of APP.
APP.

6 September 2016 Kantor Pusat Adhi Pembahasan Penyelesaian Discussion on Resolution to 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office Overstated Laporan Keuangan Overstated Financial Report. 2. Bobby A.A. Nazief
Adhi. 3. Hironimus Hilapok

30 November 2016 Hotel Grandhika 1. Tindak Lanjut Rapat komisaris 1. Follow-up to Previous Board of 1. M. Fadjroel Rachman
Sebelumnya. Commissioners Meetings. 2. Wicipto Setiadi
2. Penambahan Fasilitas Kredit 2. Increase of New and Existing 3. Rildo Ananda Anwar
Baru dan Eksisting. Credit Facilities. 4. Bobby A.A. Nazief
3. Pembahasan Rencana Kerja 3. Discussion of Board of 5. Muchlis R. Luddin
Dewan Komisaris Tahun 2017. Commssioners Work Plan 2017. 6. Hironimus Hilapok
4. Pembahasan Tindak Lanjut 4. Discussion of Follow-up of
GCG Aspek Dewan Komisaris. Board of Commissioners Aspect
of GCG.

14 Desember 2016 Hotel Grandhika 1. Tindak Lajut Rapat Komisaris 1. Follow-up to Previous Board of 1. M. Fadjroel Rachman
sebelumya. Commissioners Meetings. 2. Wicipto Setiadi
2. Pembahasan Progres Audit Tim 2. Discussion of Audit Progress of 3. Rildo Ananda Anwar
Audit DTT. DTT Audit Team. 4. Bobby A.A. Nazief
3. Pembahasan Program Audit 3. Discussion of Audit Program of 5. Muchlis R. Luddin
KAP HGK. KAP HGK. 6. Hironimus Hilapok
4. Finalisasi RKA Dewan 4. Finalization of Board Work Plan
KomisarisTahun 2017. 2017.

Rapat Direksi Meetings of the Board of Directors


Rapat Direksi dilaksanakan sekali seminggu. Namun, The Board of Directors meeting is held once a week.
apabila dianggap perlu dapat pula dilaksanakan rapat However, if deemed necessary, the meetings can be
di luar waktu yang telah ditetapkan, atas permintaan held at any time if requested by one or more Directors
seorang atau lebih anggota Direksi atau atas or by the Board of Commissioners.
permintaan dari Dewan Komisaris.

Selama tahun 2016, Direksi telah melaksanakan Throughout 2016, the Board of Directors held a total
rapat sebanyak 52 kali. Direksi melakukan pertemuan of 52 meetings. The Board meets regularly to discuss
secara teratur untuk membicarakan masalah dan Company business and issues, make necessary
bisnis Perseroan, pembuatan keputusan yang decisions and evaluate Company performance. Other
dipandang perlu, dan juga membuat evaluasi terhadap than scheduled meetings, the Board of Directors
kinerja Perseroan. Di samping rapat terjadwal, rapat meetings can be held at any time if deemed necessary.
Direksi dapat dilakukan setiap saat apabila diperlukan.

Rapat Direksi dinyatakan sah dan dapat mengambil A Board of Directors Meeting is deemed valid and its
keputusan mengikat apabila mencapai kuorum. decisions binding if quorum is achieved. If a Member
Seorang Direktur yang tidak dapat hadir dalam of the Board is unable to attend, his/her presence
rapat dapat diwakili oleh seorang Direktur lainnya can only be represented by another Member of the
berdasarkan kuasa tertulis yang diberikan khusus Board based on a written letter of authorization made
untuk keperluan tersebut. specifically for the meeting.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 159
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

Jumlah minimum anggota yang hadir dalam rapat The minimum number of members present at the
tersebut harus mencapai separuh dari jumlah anggota meeting should reach more than one-half of the Board
guna dapat mengesahkan suatu putusan. Direksi yang members in order to attain the quorum needed to
tidak hadir dapat diwakilkan kepada anggota Direksi pass a resolution. Directors who are not present may
yang lain dengan kuasa. Keputusan rapat diambil delegate their authorities to an attending member
secara mufakat, namun jika mufakat tidak terjadi through power of attorney. Resolutions are reached
maka dilakukan pemungutan suara di antara anggota through a consensus. However, when a consensus is
Direksi yang hadir atau diwakilkan dalam rapat dan not reached, voting shall decide the outcome, and a
keputusan diambil berdasarkan suara setuju lebih dari resolution shall be passed with a vote that exceeds
setengah jumlah suara yang sah. one-half of membership.

Jika jumlah suara yang setuju dan tidak setuju sama, If the votes are deadlocked, the resolution shall
maka usulan yang disampaikan ditolak, kecuali not pass. However, if such a resolution deals with
mengenai diri orang akan diputuskan oleh Ketua personnel matter, the chairman of the meeting shall
Rapat. Jika terdapat anggota Direksi yang mempunyai decide the outcome. For every dissenting opinion, the
perbedaan pendapat atas keputusan yang dibuat, minutes of meeting should record the dissent.
maka pendapat tersebut harus dicantumkan di dalam
risalah atau notulen rapat.

Rapat diselenggarakan dengan menghadirkan The meetings of the Board of Directors are organized
Sekretaris Perseroan, dan dalam rapat tersebut by the Corporate Secretary. The Directors are obliged
seluruh Direksi wajib menandatangani daftar hadir to sign the attendance list as well the minutes of
dan notulen yang telah dibuat oleh Notulis Rapat. meeting prepared by the official note taker.

Semua Rapat Direksi di tahun 2016 diadakan di All the Board of Directors Meetings held in 2016 took
kantor pusat PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dengan place at the headquarters of PT Adhi Karya (Persero)
detil sebagai berikut: Tbk. with details as follows:

RAPAT DIREKSI TAHUN 2016


The Board of Directors Meetings in 2016

RAPAT KE/TANGGAL
Meeting No./Date

NAMA
Name
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 2

Kiswodarmawan* 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0

Budi Harto** 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1

Haris Gunawan 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0

Djoko Prabowo 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

BEP Adji Satmoko 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1

Budi Saddewa Soediro 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

Pundjung Setya Brata 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

160 Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
THE FUTURE, ENGINEERED.

KE/TANGGAL RAPAT
RAPATKE/TANGGAL
KE/TANGGAL
No./Date Meeting
MeetingNo./Date
No./Date

NAMA
Name
10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 211 22
2 23
3 244 255 26
6 27
7 288 29
9 30
10 31
11 32
12 33
13 34
14 35
15 36
16 37
17 38
18 39
19 40
20 41
21 42
22

1 1 1 1 1 1 0 0 0 0
Kiswodarmawan* 0 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 00 00 00 00 00 00 00

0 0 0 0 0 0 1
Budi 1 1
Harto** 1 1 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 11 11 11 11 11 11 11

1 1 1 0 1 1 1
Haris 1 1
Gunawan 1 1 11 11 01 11 11 11 01 11 11 11 11 11 00 11 11 11 11 11 11 11 11 11

1 1 0 1 1 1 1
Djoko 1Prabowo
1 1 1 11 11 11 11 11 11 01 11 11 11 11 10 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11

1 1 1 1 1 1 1
BEP 1 Satmoko
Adji 1 1 1 01 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 01 11 11 11 11 11 01 10 11

1 1 1 1 1 1 1
Budi 1 1 Soediro
Saddewa 1 1 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11

1 1 1 1 1 1 1 1 Setya
Pundjung 1 1
Brata 1 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11

KE/TANGGAL RAPAT KE/TANGGAL


RAPAT KE/TANGGAL
No./Date Meeting No./Date Meeting No./Date
JUMLAH TINGKAT
NAMA KEHADIRAN KEHADIRAN (%)
Name Number of Percentage
30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 411 42
2 3
43 4
44 5
45 6
46 7
47 8
48 9
49 10
50 11
51 12
52 13 Attandance
14 15 16 17 18 19 20 21 22

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Kiswodarmawan* 0 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 01 1 1 15 1 0 0 0
100% 0 0 0 0

1 1 1 1 1 1 Budi 1
1 Harto**
1 1 1 1
0 10 10 10 10 00 00 10 1
0 10 0 0
1 0 034 0 1 1 1
92% 1 1 1 1

1 1 1 0 1 1 1
Haris 1 1
Gunawan 1 1 11 11 11 11 11 11 11 11 1 11 01 1 0 148 1 1 1 1
92% 1 1 1 1

1 1 1 1 1 1 1
Djoko 1 1
Prabowo 1 1 11 11 11 11 11 11 11 11 1 11 1 0
1 1 149 1 1 1 1
94% 1 1 1 1

1 1 1 1 0 1 1 Adji
BEP 1
1 Satmoko
1 0 11 11 11 11 11 11 11 01 1 11 01 1 1 148 1 1 1 1
92% 1 1 0 1

1 1 1 1 1 1 1 Saddewa
Budi 1 1 Soediro
1 1 11 11 11 11 11 11 11 11 1 11 1 1 1 152 1 1 1 1
100% 1 1 1 1

1 1 1 1 1 1 Pundjung
1 1 Setya
1 Brata
1 1 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 1 11 1 152 1 1 1 100%
1 1 1 1 1

0 : Tidak Hadir 1 : Hadir


0 : Absenteeism 1 : Absent

RAPAT DIREKSI TAHUN 2016


The Board of Directors Meetings in 2016
TABEL DAFTAR RAPAT DIREKSI TAHUN 2016

TANGGAL RAPAT AGENDA RAPAT PESERTA RAPAT


Date Agenda Participants

11 Januari 2016 1. Pembahasan tentang Prognosa Kinerja 1. Discussion on 2015 Performance and 1. Kiswodarmawan
dan Keuangan ADHI Tahun 2015 (DBKS, Finance Prognosis. 2. Haris Gunawan
DSPMR, DKEU, DAKT). 3. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan Rencana Rakor Triwulan 2. Discussion on Quarterly Plan Coordina- 4. Djoko Prabowo
ADHI. tion Meeting. 5. Budi Saddewa S.
3. Pembahasan Rencana Bisnis TOD 3. Discussion on Property TOD Business 6. Pundjung Setya Brata
Properti (DTOD). Plan.
4. Pembahasan Bisnis Operasi Hotel 4. Discussion on Business & Operations of
Grandhika Iskandarsyah (DHotel). Grandhika Hotel.
5. Pembahasan Planning Lapangan LRT 5. Discussion on LRT Field Planning.
(DLRTK, DLRTE).
6. Pembahasan Persetujuan Bisnis Plan 6. Discussion on APP Business Plan
APP (PT APP). Approval.

18 Januari 2016 1. Pembahasan Rencana Rakor Triwulan 1. Discussion on Quarterly Plan Coordination 1. Kiswodarmawan
ADHI. Meeting. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Rencana Bisnis TOD 2. Discussion on Property TOD Busines 3. BEP. Adji Satmoko
Properti (DTOD). Plan. 4. Djoko Prabowo
3. TindakReport
Laporan Tahunan 2016 Annual Lanjut Operasi Bisnis
- PT Adhi KaryaHotel
(Persero) Tbk.3. Follow-up to Business & Operations of
Grandhika Iskandarsyah (DHotel). Grandhika Hotel.
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata
161
4. Pembahasan Rencana Investasi APB 4. Discussion on APB Investment Plan.
Date Agenda Participants

11 Januari 2016 1. Pembahasan tentang Prognosa Kinerja 1. Discussion on 2015 Performance and 1. Kiswodarmawan
dan KELOLA
TATA KeuanganPERUSAHAAN
ADHI Tahun 2015 (DBKS, Finance Prognosis.
CORPORATE GOVERNANCE 2. Haris Gunawan
DSPMR, DKEU, DAKT). 3. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan Rencana Rakor Triwulan 2. Discussion on Quarterly Plan Coordina- 4. Djoko Prabowo
ADHI. tion Meeting. 5. Budi Saddewa S.
3. Pembahasan Rencana Bisnis TOD 3. Discussion on Property TOD Business 6. Pundjung Setya Brata
Properti (DTOD). Plan.
4. Pembahasan Bisnis Operasi Hotel 4. Discussion on Business & Operations of
Grandhika Iskandarsyah (DHotel). Grandhika Hotel.
5. Pembahasan Planning Lapangan LRT 5. Discussion on LRT Field Planning.
(DLRTK, DLRTE).
6. Pembahasan Persetujuan Bisnis Plan 6. Discussion on APP Business Plan
APP (PT APP). Approval.

18 Januari 2016 1. Pembahasan Rencana Rakor Triwulan 1. Discussion on Quarterly Plan Coordination 1. Kiswodarmawan
ADHI. Meeting. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Rencana Bisnis TOD 2. Discussion on Property TOD Busines 3. BEP. Adji Satmoko
Properti (DTOD). Plan. 4. Djoko Prabowo
3. Tindak Lanjut Operasi Bisnis Hotel 3. Follow-up to Business & Operations of 5. Budi Saddewa
Grandhika Iskandarsyah (DHotel). Grandhika Hotel. 6. Pundjung Setya Brata
4. Pembahasan Rencana Investasi APB 4. Discussion on APB Investment Plan.
(APB).
5. Pembahasan Rencana Business Plan 5. Discussion on APP Business Plan.
APP (APP).

25 Januari 2016 1. Pembahasan Rencana Bisnis TOD 1. Discussion on Property TOD Business 1. Kiswodarmawan
Properti (DTOD). Plan. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Rencana Business Plan 3. BEP. Adji Satmoko
APP (APP). 2. Discussion on APP Business Plan. 4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

2 Februari 2016 1. Pembahasan perolehan kontrak dan 1. Discussion on Acquired Contracts and 1. Kiswodarmawan
evaluasinya rencana bulan berjalan dan Evaluation on Plans for Current and Next 2. Haris Gunawan
bulan depan (DBKSK). Month. 3. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan Lahan di Margahayu, 2. Discussion on Land in Margahayu, 4. Djoko Prabowo
Bekasi (PTOD 1, APP, Dlegal). Bekasi. 5. Budi Saddewa
3. Pembahasan Penetapan dan Evaluasi 3. Discussion on Stipulation and Evaluation 6. Pundjung Setya Brata
Hasil Rights Issue (DKEU, DAKT). of Rights Issue Results.
4. Pembahasan kerja sama PT Timah Adhi 4. Discussion on Cooperation with PT Timah
Wijaya (Timah). Adhi Wijaya.
5. Pembahasan Rencana Ulang Tahun 5. Discussion on ADHI Anniversary Plans.
ADHI

15 Februari 2016 1. Keputusan Rencana dan Biaya Ulang 1. Decision on ADHI Anniversary Plan and 1. Kiswodarmawan
Tahun ADHI (Panitia). Expenses. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Draft Laporan Audited 2. Discussion on Draft Audit Report Book 3. BEP. Adji Satmoko
Tahun Buku 2015 (DAKT, DKEU). Year 2015. 4. Djoko Prabowo
3. Pembahasan tentang hasil kerja sales, 3. Discussion on sales work result, profit per 5. Budi Saddewa
laba per Divisi dan Anak Perusahaan Division and Subsidiary and Directorate, 6. Pundjung Setya Brata
serta Direktorat dan evaluasinya rencana and Evaluation for current and next
bulan berjalan dan bulan depan (DSPMR, month.
DAKT, DKEU).
4. Pembahasan Jadwal RUPS dan 4. Discussion on AGM Schedule and
Agendanya (DLegal). Agenda.
5. Pembahasan Perkembangan Lahan 5. Discussion on Land in Pejaten.
Pejaten (DTOD1).
6. Pembahasan Rencana Pengadaan Lahan 6. Discussion on Procurement Plan of Land
Sentul (DTOD1). in Sentul.
7. Pembahasan Rencana Pengembangan 7. Discussion on Development Plan of Land
Lahan Bekasi Barat 2 (DTOD1). in Bekasi Barat 2.
8. Pembahasan Rencana Pengosongan 8. Discussion on PMN Land Eviction Plan.
Lahan PMN ADHI (DTOD1, APP, DLegal)

22 Februari 2016 1. Pembahasan Draft Laporan Audited 1. Discussion on Draft Audit Report Book 1. Kiswodarmawan
Tahun Buku 2015 (DAKT, DKEU, Year 2015. 2. Haris Gunawan
DSPMR). 2. Discussion on sales work result, profit per 3. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan tentang hasil kerja sales, Division and Subsidiary and Directorate, 4. Djoko Prabowo
laba per Divisi dan Anak Perusahaan and Evaluation for current and next 5. Budi Saddewa
serta Direktorat dan evaluasinya rencana month. 6. Pundjung Setya Brata
bulan Januari dan bulan depan (DSPMR,
DAKT, DKEU).
3. Pembahasan Portofolio Bisnis dan 3. Discussion on Business Portfolio and TOD
Pendanaan TOD (DTOD1, DTOD2, BoD Funding.
APP).

29 Februari 2016 1. Pembahasan Keputusan Rencana 1. Discussion on Decision of ADHI 1. Kiswodarmawan


Anggaran HUT ADHI (Panitia HUT). Anniversary Budget Plan. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Mekanisme Pengosongan 2. Discussion on Mechanism of PMN Land 3. BEP. Adji Satmoko
Laahan PMN (DTOD1). Evicition. 4. Djoko Prabowo
3. Pembahasan Perkembangan Rencana 3. Discussion on Hotel Land Plan in Medan. 5. Budi Saddewa
Lahan Hotel Medan (DHotel). 6. Pundjung Setya Brata
4. Review dan Penetapan Besarnya 4. Review and Stipulation of Investment
Investasi Swap Piutang Kanci – Pejagan Swap Receivables of Kanci-Pejagan.
162 (Tim). Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

1. Pembahasan Perolehan Kontrak 1. Discussion of Acquired Contracts in


22 Februari 2016 1. Pembahasan Draft Laporan Audited 1. Discussion on Draft Audit Report Book 1. Kiswodarmawan
Tahun Buku 2015 (DAKT, DKEU, Year 2015. 2. Haris Gunawan
DSPMR). 2. Discussion on sales work result, profit per 3. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan tentang hasil kerja sales, Division and Subsidiary and Directorate, 4. Djoko Prabowo
laba per Divisi dan Anak Perusahaan and Evaluation for current and next 5. Budi Saddewa
serta Direktorat dan evaluasinya rencana month. THE FUTURE, ENGINEERED. 6. Pundjung Setya Brata
bulan Januari dan bulan depan (DSPMR,
DAKT, DKEU).
3. Pembahasan Portofolio Bisnis dan 3. Discussion on Business Portfolio and TOD
Pendanaan TOD (DTOD1, DTOD2, BoD Funding.
APP).

29 Februari 2016 1. Pembahasan Keputusan Rencana 1. Discussion on Decision of ADHI 1. Kiswodarmawan


Anggaran HUT ADHI (Panitia HUT). Anniversary Budget Plan. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Mekanisme Pengosongan 2. Discussion on Mechanism of PMN Land 3. BEP. Adji Satmoko
Laahan PMN (DTOD1). Evicition. 4. Djoko Prabowo
3. Pembahasan Perkembangan Rencana 3. Discussion on Hotel Land Plan in Medan. 5. Budi Saddewa
Lahan Hotel Medan (DHotel). 6. Pundjung Setya Brata
4. Review dan Penetapan Besarnya 4. Review and Stipulation of Investment
Investasi Swap Piutang Kanci – Pejagan Swap Receivables of Kanci-Pejagan.
(Tim).

7 Maret 2016 1. Pembahasan Perolehan Kontrak 1. Discussion of Acquired Contracts in 1. Kiswodarmawan


Konstruksi, Properti dan Realti serta Construction, Property and Realty and 2. Haris Gunawan
evaluasinya bulan berjalan dan bulan evaluation for current and next month. 3. BEP. Adji Satmoko
depan (DBKS). 4. Djoko Prabowo
2. Pembahasan Finalisasi Investasi Capex 2. Discussion on Finalizing Capex 5. Budi Saddewa
Kanci – Pjagan termasuk rencana waktu Investment in Kanci-Pejagan, including 6. Pundjung Setya Brata
(DK1). timelines.
3. Pembahasan Arah Pengelolaan Dapen 3. Discussion on Directions of ADHI Pension
ADHI (DHRC, DKEU). Fund Management.

14 Maret 2016 1. Pembahasan Update Progress dan Trase 1. Discussion on Progress Update of LRT 1. Kiswodarmawan
Kota LRT (DLRTE, DLRTK) Path. 2. Haris Gunawan
2. Presentasi Pembelian tanah taman mini 2. Presentation of Land Buying in Taman 3. BEP. Adji Satmoko
(TOD 1). Mini. 4. Djoko Prabowo
3. Pembahasan tentang hasil kerja sales, 3. Discussion on work sales results, profit 5. Budi Saddewa
laba serta evaluasinya rencana bulan and evaluation for current and next 6. Pundjung Setya Brata
berjalan dan bulan depan (DSPMR). month.

21 Maret 2016 1. Pembahasan tentang hasil kerja Sales, 1. Discussion on work sales results, profit 1. Kiswodarmawan
Laba serta evaluasinya rencana bulan and evaluation for current and next 2. Haris Gunawan
berjalan dan bulan depan (DSPMR). month. 3. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan Penetapan Risk Appetite 2. Discussion on Stipulation of ADHI Risk 4. Djoko Prabowo
ADHI (DSPMR) Appetite. 5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

28 Maret 2016 1. Pembahasan Monitor Tinggal Lanjut 1. Discussion on Monitoring of Follow-up to 1. Kiswodarmawan
Radir Sebelumnya (Corsec). Previous Board Meetings. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Tinjauan Insentif dan 2. Discussion on Incentive Review and 3. BEP. Adji Satmoko
Grading (DHRC). Grading. 4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

30 Maret 2016 Pembahasan Hasil Rapat Terbatas tentang Discussion on Results of Limited Meeting on 1. Kiswodarmawan
Percepatan Pembangunan LRT di Acceleration of Jabodetabek and Palembang 2. Haris Gunawan
Jabodetabek dan Palembang dalam rangka LRT Construction for the 18th Asian Games. 3. BEP. Adji Satmoko
Asian Games ke-18. 4. Budi Saddewa
5. Pundjung Setya Brata

4 April 2016 1. Pembahasan Monitoring Tindak Lanjut 1. Discussion on Monitoring of Follow-up to 1. Kiswodarmawan
Rapat sebelumnya (Corsec). Previous Meetings. 2. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan perolehan kontrak dan 2. Discussion on acquired contracts and 3. Djoko Prabowo
evaluasinya rencana bulan berjalan dan evaluation for current and next month. 4. Budi Saddewa
bulan depan (DBKSK). 5. Pundjung Setya Brata

11 April 2016 Perkenalan Direktur Utama Baru (Corsec). Introduction to New President Director. 1. Budi Harto
2. Haris Gunawan
3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

12 April 2016 Pembahasan Presentasi (Corsec). Discussion on Presentation. 1. Budi Harto


2. Haris Gunawan
3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

18 April 2016 1. Pembahasan tentang hasil kerja sales, 1. Discussion on sales work results, profit 1. Budi Harto
laba serta evaluasinya rencana bulan and evaluation for current and next 2. Haris Gunawan
berjalan dan bulan depan (DSPMR) month. 3. BEP. Adji Satmoko
2. Paparan APP: Rencana Cashflow, Kajian 2. Exposition from APP: Cashflow Plan, Mall 4. Djoko Prabowo
Penjualan Mall, Kronologis Keuangan Sales Report, Material Finance 5. Pundjung Setya Brata
Material (APP) Chronology.
Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
3. Rencana Penyelesaian Proyek EPC dan 3. Plans of EPC Project Finishing and Market 163
Potensi Pasar (PMU EPC). Potential.
2. Haris Gunawan
3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE 5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

12 April 2016 Pembahasan Presentasi (Corsec). Discussion on Presentation. 1. Budi Harto


2. Haris Gunawan
3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

18 April 2016 1. Pembahasan tentang hasil kerja sales, 1. Discussion on sales work results, profit 1. Budi Harto
laba serta evaluasinya rencana bulan and evaluation for current and next 2. Haris Gunawan
berjalan dan bulan depan (DSPMR) month. 3. BEP. Adji Satmoko
2. Paparan APP: Rencana Cashflow, Kajian 2. Exposition from APP: Cashflow Plan, Mall 4. Djoko Prabowo
Penjualan Mall, Kronologis Keuangan Sales Report, Material Finance 5. Pundjung Setya Brata
Material (APP) Chronology.
3. Rencana Penyelesaian Proyek EPC dan 3. Plans of EPC Project Finishing and Market
Potensi Pasar (PMU EPC). Potential.

2 Mei 2016 Paparan permasalahan dan rencana Exposition of issues and plans from each 1. Budi Harto
masing-masing GM GM. 2. Haris Gunawan
3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

9 Mei 2016 1. Pembahasan tentang Perolehan Kontrak 1. Discussion on Aqcuired Contracts in 1. Budi Harto
Konstruksi, Properti dan Realti serta Construction, Property and Realty and 2. Haris Gunawan
evaluasinya rencana bulan berjalan dan evaluation of current and next month. 3. BEP. Adji Satmoko
bulan depan (DSAR). 4. Djoko Prabowo
2. Pembayaran Proyek Polda Sumbar 2. Payment of West Sumatra Regional 5. Budi Saddewa
(DO3). Police Project. 6. Pundjung Setya Brata

16 Mei 2016 Pembahasan Review Rencana Kerja Discussion of Work Plan Review from each 1. Budi Harto
masing-masing Departemen. Department. 2. Haris Gunawan
3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

17 Mei 2016 Pembahasan Kinerja Anak Perusahaan per Discussion on Subsidiary Performance per 1. Budi Harto
April 2016 dan Review Rencana Kerja Anak April 2016 and Review of Subsidiary Work 2. Haris Gunawan
Perusahaan Plan. 3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

23 Mei 2016 1. Monitor Tindak Lanjut Radir Sebelumnya 1. Monitoring of Follow-up to Previous 1. Budi Harto
(Corsec). Board Meeting. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan tentang hasil kerja sales, 2. Discussion on sales work results, profit 3. Djoko Prabowo
laba serta evaluasinya termasuk rencana and evaluation, including review of the 4. Budi Saddewa
Review RKAP 2016 2016. 5. Pundjung Setya Brata
3. Pembahasan keputusan program IPO 3. Work and Budget Plan
APP. Discussion on decision of APP IPO program.

30 Mei 2016 1. Monitor Tindak Lanjut Radir Sebelumnya 1. Monitoring of Follow-up to Previous 1. Budi Harto
(Corsec). Board Meetings. 2. Haris Gunawan
2. Keputusan Jam Kerja selama Ramadhan 2. Decision on Working Hours during. 3. BEP. Adji Satmoko
dan Libur Idul Fitri. Ramadhan and Idul Fitri Holidays. 4. Djoko Prabowo
3. Rencana Penyelesaian Kontrak Proyek 3. Plans on Finishing RFCC Project Contract. 5. Budi Saddewa
RFCC. 6. Pundjung Setya Brata
4. Pembahasan Rencana Review RKAP 4. Discussion on Review of Work and
2016. Budget Plan 2016.

2 Juni 2016 Rencana Pembelian Tanah PT NWP Plans on Land Buying by PT NWP. 1. Budi Harto
2. BEP. Adji Satmoko
3. Djoko Prabowo
4. Budi Saddewa
5. Pundjung Setya Brata

6 Juni 2016 1. Monitor Tindak Lanjut Radir Sebelumnya 1. Monitoring of Follow-up to Previous 1. Budi Harto
(Corsec). Board Meetings. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan tentang perolehan kontrak 2. Discussion on Acquired Contract and 3. BEP. Adji Satmoko
serta evaluasinya rencana bulan berjalan evaluation of current and next month. 4. Djoko Prabowo
dan bulan depan (DSAR). 3. Finishing of the Construction Contract for 5. Budi Saddewa
3. Penyelesaian Kontrak Pembangunan the ADHI-KMN JO Tanjung Selor Coal 6. Pundjung Setya Brata
PLTU Tanjung Selor Adhi-KMN JO Power Plant.
(DEPC). 4. Discussion on equipment investment for
4. Pembahasan investasi peralatan Tol Solo Solo Kertosono Toll Road, Lampung Toll
Kertosono, Tol Lampung serta LRT Road and LRT.
(DINF1, DINF2, DLRT).
5. Pembahasan Remunerasi Anak 5. Discussion on Remuneration of
Perusahaan (DSDM). Subsidiaries.
164 1. Paparan Panja Aset (Corsec).
Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
1. Exposition from Asset Work Committee.
13 Juni 2016 1. Budi Harto
2. BEP. Adji Satmoko
3. Djoko Prabowo
4. Budi Saddewa
5. Pundjung Setya Brata

6 Juni 2016 1. Monitor Tindak Lanjut Radir Sebelumnya THE toFUTURE,


1. Monitoring of Follow-up Previous ENGINEERED.
1. Budi Harto
(Corsec). Board Meetings. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan tentang perolehan kontrak 2. Discussion on Acquired Contract and 3. BEP. Adji Satmoko
serta evaluasinya rencana bulan berjalan evaluation of current and next month. 4. Djoko Prabowo
dan bulan depan (DSAR). 3. Finishing of the Construction Contract for 5. Budi Saddewa
3. Penyelesaian Kontrak Pembangunan the ADHI-KMN JO Tanjung Selor Coal 6. Pundjung Setya Brata
PLTU Tanjung Selor Adhi-KMN JO Power Plant.
(DEPC). 4. Discussion on equipment investment for
4. Pembahasan investasi peralatan Tol Solo Solo Kertosono Toll Road, Lampung Toll
Kertosono, Tol Lampung serta LRT Road and LRT.
(DINF1, DINF2, DLRT).
5. Pembahasan Remunerasi Anak 5. Discussion on Remuneration of
Perusahaan (DSDM). Subsidiaries.

13 Juni 2016 1. Paparan Panja Aset (Corsec). 1. Exposition from Asset Work Committee. 1. Budi Harto
2. Paparan Rencana Program QHSE 2. Exposition of QHSE Program Plan. 2. Haris Gunawan
(QHSE). 3. BEP. Adji Satmoko
3. Paparan masing-masing GM. 3. Exposition from each GM. 4. Djoko Prabowo
4. Perkembangan Persiapan IPO APP. 4. Development of APP IPO Preparation. 5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

20 Juni 2016 1. Pembahasan Monitor Tindak Lanjut Radir 1. Discussion on Monitoring of Follow-up to 1. Budi Harto
sebelumnya (Corsec). Previous Board Meetigs. 2. Haris Gunawan
2. Paparan GM SDM tentang Program 2. Exposition from GM of HR on Remunera- 3. BEP. Adji Satmoko
Remunerasi (DSDM). tion Program. 4. Djoko Prabowo
3. Pembahasan Proyek Jungle Sky (APP). 3. Discussion on Jungle Sky Project. 5. Budi Saddewa
4. Paparan GM Investasi tentang rencana 4. Exposition from GM of Investment on 6. Pundjung Setya Brata
PLTG Kualanamu, PLTU TImah, Terminal plans of Kualanamu Gas Power Plant,
LPG Pertamina (DINV). Timah Coal Power Plant, Pertamina LPG
Terminal.

27 Juni 2016 1. Paparan Hasil Kinerja bulan berjalan dan 1. Exposition on Performance Result of 1. Budi Harto
rencana bulan mendatang (DSNR). current month and plans for next month. 2. BEP. Adji Satmoko
2. Paparan GM Akuntasi & Keuangan 2. Exposition from GM of Accounting & 3. Budi Saddewa
(DKEU). Finance. 4. Pundjung Setya Brata
3. Laporan perkembangan penyelesaian 3. Report on Development of land finishing
tanah oleh Tim Tanah (SPI) by Land Team.
4. Perkembangan Pembebasan Tanah PMN 4. Development of PMN Land Acquisition by
oleh APP (APP). APP
5. Perkembangan rencana IPO APP (APP). 5. Development of APP IPO plan
6. Diskusi bersama para GM. 6. Discussion with GMs.

12 Juli 2016 Pembahasan Monitor Tindak Lanjut Radir Discussion on Monitoring of Follow-up to 1. Budi Harto
Sebelumnya Previous Board Meetings. 2. Haris Gunawan
3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

18 Juli 2016 1. Pembahasan Penyelesaian Lahan 1. Discussion on Land Finishing. 1. Budi Harto
(DLegal, APP). 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan tentang hasil kerja kontrak 2. Discussion on contract work result and 3. BEP. Adji Satmoko
dan kinerja sales, serta laba pada bulan sales performance, and profit for current 4. Djoko Prabowo
berjalan dan bulan depan (DSAR, DSNR). and next month. 5. Budi Saddewa
3. Evaluasi Pembebanan Biaya (DKEU). 3. Evaluation of Cost Allocation. 6. Pundjung Setya Brata
4. Pembahasan Review RKAP 2016 4. Discussion on 2016 Work and Budget
termasuk Capex (DKEU, DSNR). Plan including Capex.
5. Rencana Penetapan Konsultan DSI untuk 5. Plan of Stipulation of DSI Consultant for
LRT (DLRT). LRT.
6. Update dan diskusi bersama para GM (All 6. Updates and discussion with all GMs.
GM).

25 Juli 2016 1. Finalisasi hasil kinerja s.d. Juni 2016 1. Finalization of performance result up to 1. Budi Harto
(DINF1, DINF2, DSAR, DGED, DTOD, June 2016. 2. Haris Gunawan
DLRT, DEPC, DKEU, DSNR). 3. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan rincian rencana kontrak 2. Discussion of new contract plan details for 4. Djoko Prabowo
baru dalam rangka review RKAP 2016 2016 Work and Budget Plan review. 5. Budi Saddewa
(DSNR, DSAR). 6. Pundjung Setya Brata
3. Kick-off Meeting review RKAP 2016, 3. Kick-off of review meeting for 2016 Work
RKAP 2017 dan RJPP ADHI (All GM). and Budget Plan, 2017 Work and Budget
Plan and ADHI Long-Term Plan.
4. Update dan progress rencana IPO APP 4. Updates and progress of APP IPO plan.
(APP).

1 Agustus 2016 1. Paparan Progress Review RKAP 2016 1. Exposition of 2016 Work and Budget Plan 1. Budi Harto
(Tim RKAP). Progress Review. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Remunerasi Anak 2. Discussion on Remuneration of Subsidiar- 3. BEP. Adji Satmoko
Perusahaan (DSDM). ies. 4. Djoko Prabowo
3. Pembahasan Pendanaan serta update 3. Discussion on Funding and Updates and 5. Budi Saddewa
dan progress rencana IPO APP (APP). Progress of APP IPO Plan. 6. Pundjung Setya Brata
4. Laporan Perkembangan Lahan TOD
Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 4.
(DTOD). Progress Report of TOD Land. 165
25 Juli 2016 1. Finalisasi hasil kinerja s.d. Juni 2016 1. Finalization of performance result up to 1. Budi Harto
(DINF1, DINF2, DSAR, DGED, DTOD, June 2016. 2. Haris Gunawan
DLRT, DEPC, DKEU, DSNR). 3. BEP. Adji Satmoko
2.TATA
Pembahasan
KELOLA rincian rencana kontrak
PERUSAHAAN 2. Discussion ofCORPORATE GOVERNANCE
new contract plan details for 4. Djoko Prabowo
baru dalam rangka review RKAP 2016 2016 Work and Budget Plan review. 5. Budi Saddewa
(DSNR, DSAR). 6. Pundjung Setya Brata
3. Kick-off Meeting review RKAP 2016, 3. Kick-off of review meeting for 2016 Work
RKAP 2017 dan RJPP ADHI (All GM). and Budget Plan, 2017 Work and Budget
Plan and ADHI Long-Term Plan.
4. Update dan progress rencana IPO APP 4. Updates and progress of APP IPO plan.
(APP).

1 Agustus 2016 1. Paparan Progress Review RKAP 2016 1. Exposition of 2016 Work and Budget Plan 1. Budi Harto
(Tim RKAP). Progress Review. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Remunerasi Anak 2. Discussion on Remuneration of Subsidiar- 3. BEP. Adji Satmoko
Perusahaan (DSDM). ies. 4. Djoko Prabowo
3. Pembahasan Pendanaan serta update 3. Discussion on Funding and Updates and 5. Budi Saddewa
dan progress rencana IPO APP (APP). Progress of APP IPO Plan. 6. Pundjung Setya Brata
4. Laporan Perkembangan Lahan TOD
(DTOD). 4. Progress Report of TOD Land.

8 Agustus 2016 1. Paparan QHSE masing-masing GM 1. Exposition on QHSE from each GM of 1. Budi Harto
Operasi (DQHSE) Operations. 2. Haris Gunawan
2. Paparan Perolehan Kontrak bulan Juli 2. Exposition on Acquired Contracts in July 3. BEP. Adji Satmoko
dan Rencana prognosa (DSAR). and Prognosis of Plans. 4. Djoko Prabowo
3. Paparan Progress Review RKAP 2016 3. Exposition on 2016 Work and Budget 5. Budi Saddewa
(Tim RKAP). Plan Progress Review. 6. Pundjung Setya Brata
4. Pembahasan Program Remunerasi ADHI 4. Discussion on ADHI Remuneration
(DSDM). Program.

15 Agustus 2016 1. Paparan Kinerja Sales dan Laba pada 1. Exposition on Sales Performance and 1. Budi Harto
bulan Juli dan Prognosa (DSNR, DSAR, Profit in July and Prognosis. 2. BEP. Adji Satmoko
DKEU). 3. Djoko Prabowo
2. Paparan Progress Review RKAP 2016 2. Exposition on 2016 Work and Budget 4. Budi Saddewa
(Tim RKAP). Plan Progress Review. 5. Pundjung Setya Brata
3. Pembahasan Program Remunerasi ADHI 3. Discussion on ADHI Remuneration
(DSDM). Program.
4. Monitoring dan Evaluasi Piutang 4. Monitoring and Evaluation of Problematic
Bermasalah (DKEU). Receivables.
5. Pembahasan Design Arsitektur Statiun 5. Discussion on LRT Station Architecture
LRT (DLRT). Design.
6. Pembahasan Usulan Solusi Penyelesaian 6. Discussion on Suggested Solution to PEP
dengan PEP di PPGJ Gundih (DEPC). in PPGJ Gundih.
7. Paparan Rencana Proyek GBK (Direksi). 7. Exposition on GBK Project Plan.
8. Presentasi Proyek UNP Padang (Tim. Ex 8. Presentation of UNP Padang Project.
DK 1).

22 Agustus 2016 1. Pembahasan Program Remunerasi ADHI 1. Discussion on ADHI Remuneration 1. Budi Harto
(DSDM). Program. 2. Haris Gunawan
2. Update dan Pembahasan QHSE pada 2. Updates and Discussion on Project QHSE. 3. BEP. Adji Satmoko
proyek (DQHSE, GM Ops) 3. Exposition on 2016 Work and Budget 4. Djoko Prabowo
3. Paparan Progress Review RKAP 2016 Plan Progress Review. 5. Pundjung Setya Brata
(Tim RKAP). 4. Presentation of Preparation for KDL
4. Presentasi Persiapan Tender KDL Tender (Technical/Scope/Procurement
(Teknikal/Scope/Procurement Statement).
Statement). 5. Presentation of Jakarta LRT Tender
5. Presentasi Strategi Tender LRT Jakarta. Strategy.

22 Agustus 2016 Pembahasan Tender KDL EPC. Discussion on KDL EPC Tender. 1. Budi Harto
2. Haris Gunawan
3. Djoko Prabowo
4. Budi Saddewa
5. Pundjung Setya Brata

29 Agustus 2016 1. Pembahasan Program Remunerasi ADHI 1. Discussion on ADHI Remuneration 1. Budi Harto
(DSDM). Program. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Kerja Kontrak, Sales dan 2. Discussion on Contract Performance, 3. BEP. Adji Satmoko
Laba per masing-masing proyek (DSNR, Sales and Profit per project. 4. Djoko Prabowo
DINF1, DINF2, DGED, DEPC, DSAR, 5. Budi Saddewa
DKEU). 6. Pundjung Setya Brata
3. Pembahasan Progress Rencana IPO APP 3. Discussion on APP IPO Plan Progress.
(APP)

5 September 2016 1. Progress dan Update QHSE (DQHSE). 1. Progress and Updates on QHSE. 1. Budi Harto
2. Pembahasan Realisasi Perolehan Kontrak 2. Discussion on Realization of New 2. Haris Gunawan
Baru bulan berjalan dan bulan Contract Acquired for current and next 3. BEP. Adji Satmoko
mendatang (DSAR, DSNR, DINF, DINF2, month. 4. Djoko Prabowo
DGED, DEPC). 5. Budi Saddewa
3. Pembahasan Progress Kontrak LRT 3. Discussion on LRT Contract Progress. 6. Pundjung Setya Brata
(DLRT).
4. Pembahasan Permasalahan Proyek 4. Discussion on Problems in Pomalaa
Pomalaa dan Proyek Stadion Riau Project and Riau Stadium Project.
(DKEU, DLEG, DINF1, DINF2).
5. Pembahasan Progress Rencana IPO APP 5. Discussion on APP IPO Plan Progress.
(APP).
6. Pembahasan Manual Perusahaan. 6. Discussion on Company Guidelines.
166 7. Progress Review RKAP 2016 dan RKAP
2017 serta RJP 2016-2021.
7. Progress
Laporan Review of2016
Tahunan 2016Annual
Work and
Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Budget Plan, 2017 Work and Budget Plan
and 2016-2021 Long-Term Plan.
Laba per masing-masing proyek (DSNR, Sales and Profit per project. 4. Djoko Prabowo
DINF1, DINF2, DGED, DEPC, DSAR, 5. Budi Saddewa
DKEU). 6. Pundjung Setya Brata
3. Pembahasan Progress Rencana IPO APP 3. Discussion on APP IPO Plan Progress.
(APP)
THE FUTURE, ENGINEERED.
5 September 2016 1. Progress dan Update QHSE (DQHSE). 1. Progress and Updates on QHSE. 1. Budi Harto
2. Pembahasan Realisasi Perolehan Kontrak 2. Discussion on Realization of New 2. Haris Gunawan
Baru bulan berjalan dan bulan Contract Acquired for current and next 3. BEP. Adji Satmoko
mendatang (DSAR, DSNR, DINF, DINF2, month. 4. Djoko Prabowo
DGED, DEPC). 5. Budi Saddewa
3. Pembahasan Progress Kontrak LRT 3. Discussion on LRT Contract Progress. 6. Pundjung Setya Brata
(DLRT).
4. Pembahasan Permasalahan Proyek 4. Discussion on Problems in Pomalaa
Pomalaa dan Proyek Stadion Riau Project and Riau Stadium Project.
(DKEU, DLEG, DINF1, DINF2).
5. Pembahasan Progress Rencana IPO APP 5. Discussion on APP IPO Plan Progress.
(APP).
6. Pembahasan Manual Perusahaan. 6. Discussion on Company Guidelines.
7. Progress Review RKAP 2016 dan RKAP 7. Progress Review of 2016 Work and
2017 serta RJP 2016-2021. Budget Plan, 2017 Work and Budget Plan
and 2016-2021 Long-Term Plan.
8. Pembahasan Remunerasi ADHI (DSDM). 8. Discussion on ADHI Remuneration.

6 September 2016 1. Progress dan Update QHSE (DQHSE). 1. Progress and Updates on QHSE. 1. Budi Harto
2. Pembahasan Realisasi Perolehan Kontrak 2. Discussion on Realization of New 2. Haris Gunawan
Baru bulan berjalan dan bulan Contract Acquired for current and next 3. BEP. Adji Satmoko
mendatang (DSAR, DSNR, DINF, DINF2, month. 4. Djoko Prabowo
DGED, DEPC). 5. Budi Saddewa
3. Pembahasan Progress Kontrak LRT 3. Discussion on LRT Contract Progress. 6. Pundjung Setya Brata
(DLRT).
4. Pembahasan Permasalahan Proyek 4. Discussion on Problems in Pomalaa
Pomalaa dan Proyek Stadion Riau Project and Riau Stadium Project.
(DKEU, DLEG, DINF1, DINF2).
5. Pembahasan Progress Rencana IPO APP 5. Discussion on APP IPO Plan Progress.
(APP).
6. Pembahasan Manual Perusahaan. 6. Discussion on Company Guidelines.
7. Progress Review RKAP 2016 dan RKAP 7. Progress Review of 2016 Work and
2017 serta RJP 2016-2021. Budget Plan, 2017 Work and Budget Plan
and 2016-2021 Long-Term Plan.
8. Pembahasan Remunerasi ADHI (DSDM). 8. Discussion on ADHI Remuneration.

13 September 2016 1. Monitor Tindak Lanjut Radir yang lalu 1. Monitoring of Follow-up to Previous 1. Budi Harto
(Corsec). Board Meetings. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Remunerasi ADHI (DSDM). 2. Discussion on ADHI Remuneration. 3. BEP. Adji Satmoko
3. Pembahasan Progress Rencana IPO APP 3. Discussion on APP IPO Plan Progress. 4. Djoko Prabowo
(APP). 5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

19 September 2016 1. Pembahasan Rencana Kerja sama 1. Discussion on Plan to Cooperate with 1. Budi Harto
dengan Wijaya Karya Beton. Wijaya Karya Beton. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Remunerasi ADHI (DSDM). 2. Discussion on ADHI Remuneration. 3. BEP. Adji Satmoko
3. Pembahasan Piutang Bermasalah 3. Discussion on Problematic Receivbles. 4. Djoko Prabowo
(DKEU). 5. Budi Saddewa
4. Pembahasan Perolehan Kinerja bulan 4. Discussion on Performance in August and 6. Pundjung Setya Brata
Agustus dan rencana bulan mendatang planning for next month.
(DSNR).
5. Pembahasan Progres Review RKAP 2016 5. Discussion on 2016 Work and Budget
dan RKAP 2017 (Tim). Plan and 2017 Work and Budget Plan
Progress Review.
6. Paparan Progress TOD (TOD). 6. Exposition on TOD Progress.
7. Pembahasan Rencana Proyek LNG 7. Discussion on Salawati LNG Project Plan.
Salawati (DINV, DEPC)

3 Oktober 2016 1. Pembahasan Remunerasi ADHI (DSDM). 1. Discussion on ADHI Remuneration. 1. Budi Harto
2. Pembahasan Bantuan Bencana Garut 2. Discussion on Aid for Garut Disaster. 2. Haris Gunawan
(Corsec). 3. Exposition on QHSE Program Updates. 3. Djoko Prabowo
3. Paparan Update Program QHSE 4. Budi Saddewa
(DQHSE). 5. Pundjung Setya Brata
4. Pembahasan Progress Review RKAP 4. Discussion on 2016 Work and Budget
2016 dan RKAP 2017 (Tim). Plan and 2017 Work and Budget Plan
Progress Review.
5. Paparan Proposal Teknis dan Biaya LRT 5. Exposition on Technical Proposal and
Jabodebek (DLRT). Cost of Jabodetabek LRT.

10 Oktober 2016 1. Pembahasan Progress Kontrak LRT 1. Discussion on LRT Contract Progress. 1. Budi Harto
(DLRT). 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Perjanjian Kerja Sama 2. Discussion on TOD Cooperation 3. BEP. Adji Satmoko
(PKS) TOD (DTOD). Agreement. 4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

17 Oktober 2016 1. Paparan Update QHSE (QHSE dan 1. Exposition on QHSE Updates. 1. Budi Harto
DINF2). 2. Discussion on 2016 Work and Budget Plan 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Progress Review RKAP and 2017 Work and Budget Plan Progress 3. BEP. Adji Satmoko
2016 dan RKAP 2017 (DSNR). Review. 4. Djoko Prabowo
Laporan Tahunan 2016 Annual Report -Piutang
3. Pembahasan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 3. Discussion on Receivables.
(DKEU). 5. Budi Saddewa 167
4. Update Progress PWC (PWC). 4. Progress Updates PWC. 6. Pundjung Setya Brata
3. Djoko Prabowo
3. Paparan Update Program QHSE 4. Budi Saddewa
(DQHSE). 5. Pundjung Setya Brata
4. Pembahasan Progress Review RKAP 4. Discussion on 2016 Work and Budget
TATA
2016KELOLA PERUSAHAAN
dan RKAP 2017 (Tim). Plan and 2017CORPORATE GOVERNANCE
Work and Budget Plan
Progress Review.
5. Paparan Proposal Teknis dan Biaya LRT 5. Exposition on Technical Proposal and
Jabodebek (DLRT). Cost of Jabodetabek LRT.

10 Oktober 2016 1. Pembahasan Progress Kontrak LRT 1. Discussion on LRT Contract Progress. 1. Budi Harto
(DLRT). 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Perjanjian Kerja Sama 2. Discussion on TOD Cooperation 3. BEP. Adji Satmoko
(PKS) TOD (DTOD). Agreement. 4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

17 Oktober 2016 1. Paparan Update QHSE (QHSE dan 1. Exposition on QHSE Updates. 1. Budi Harto
DINF2). 2. Discussion on 2016 Work and Budget Plan 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Progress Review RKAP and 2017 Work and Budget Plan Progress 3. BEP. Adji Satmoko
2016 dan RKAP 2017 (DSNR). Review. 4. Djoko Prabowo
3. Pembahasan Piutang (DKEU). 3. Discussion on Receivables. 5. Budi Saddewa
4. Update Progress PWC (PWC). 4. Progress Updates PWC. 6. Pundjung Setya Brata
5. Paparan Update Rencana 5. Exposition on Updates of KOJAS
Pengembangan KOJAS (KOP). Development Plan.
6. Pembahasan Formulasi Insentif ADHI 6. Discussion on ADHI Incentives
(DSDM). Formulation.

19 Oktober 2016 1. Update Progress PWC (PWC). 1. Progress Updates PWC. 1. Budi Harto
2. Pembahasan Formulasi Insentif ADHI 2. Discussion on ADHI Incentives Formula- 2. Haris Gunawan
(DSDM). tion. 3. BEP. Adji Satmoko
3. Pembahasan Dokumen Teknis dan 3. Discussion on LRT Technical Documents 4. Djoko Prabowo
Anggaran LRT (DLRT). and Budget. 5. Budi Saddewa
4. Paparan Update Rencana 4. Exposition on Updates of KOJAS 6. Pundjung Setya Brata
Pengembangan KOJAS (KOP). Development Plan.

24 Oktober 2016 1. Paparan Kinerja Sales dan Laba bulan 1. Exposition on Sales Performance and 1. Budi Harto
September 2016 dan rencana bulan Profit September 2016 and planning for 2. Haris Gunawan
mendatang termasuk Review RKAP 2016 next month, including Review of 2016 3. BEP. Adji Satmoko
(DSNR, DKEU). Work and Budget Plan. 4. Djoko Prabowo
2. Paparan Update Rencana 2. Exposition on Updates of KOJAS 5. Budi Saddewa
Pengembangan KOJAS (KOP). Development Plan. 6. Pundjung Setya Brata

31 Oktober 2016 1. Paparan Update QHSE Dept. Gedung 1. Exposition on Updates of QHSE from 1. Budi Harto
(DGED). Department of Buildings. 2. Haris Gunawan
2. Paparan Materi Kunker, Public Expose 2. Exposition on Materials for Working Visits, 3. BEP. Adji Satmoko
dan Radirkom (Corsec). Public Expose and Joint Meeting of the 4. Djoko Prabowo
Boards. 5. Budi Saddewa
3. Paparan Progres Data Piutang (DKEU). 3. Exposition on Progress of Receivables 6. Pundjung Setya Brata
Data.
4. Pambahasan Anggaran Dasar Anak 4. Discussion on Articles of Association in
Perusahaan (DLEG). Subsidiaries.
5. Paparan Pengembangan Properti APP 5. Exposition on APP Property Develop-
(APP). ment.
6. Pembahasan Penambahan Fasilitas 6. Discussion on Addition of More Banking
Perbankan (DKEU). Facilities.

7 November 2016 1. Pembahasan tentang Perolehan Kontrak 1. Discussion on Acquired Contracts in 1. Haris Gunawan
Konstruksi, Properti dan realti serta Construction, Property and Realty and 2. BEP. Adji Satmoko
evaluasinya rencana bulan berjalan dan Evaluation of current and next month 3. Djoko Prabowo
bulan depan (DSAR, DSNR). plans. 4. Budi Saddewa
2. Pembahasan Cashflow LRT (DLRT). 2. Discussion on LRT Cashflow. 5. Pundjung Setya Brata
3. Pembahasan Pengembangan Bisnis 3. Discussion on APB Readymix Business
Readymix APB (APB). Development.
4. Pambahasan Rencana Capex 2017 4. Discussion on Capex Plan 2017.
(DSNR).
5. Presentasi Pengembangan Kawasan 5. Presentation of Development of Areas
Sekitar Stasiun LRT (TOD dan APP) untuk Surrounding LRT Station (TOD and APP)
input Amdal Lalin (LRT). for input to Traffic Environmental Impact
Analysis.
6. Pembahasan Pengembangan Koperasi. 6. Discussion on Cooperatives Development.

14 November 2016 1. Pembahasan PKS Ciracas dan Progress 1. Discussion on PKS Ciracas and Land 1. Haris Gunawan
Akuisisi Tanah Jati Cempaka (TOD). Acquisition Progress in Jati Cempaka. 2. BEP. Adji Satmoko
2. Presentasi Rita Mall Purwokerto (DGED). 2. Presentation of Rita Mall Purwokerto. 3. Djoko Prabowo
3. Presentasi Ulang Bisnis Plan Readymix 3. Repeat Presentation of Readymix 4. Budi Saddewa
(APB). Business Plan. 5. Pundjung Setya Brata

22 November 2016 1. Update QHSE (DQHSE, DINF1). 1. Updates on QHSE. 1. Budi Harto
2. Paparan Kinerja Produksi dan Progress 2. Exposition on Production Performance on. 2. Haris Gunawan
Piutang bulan Oktober dan Proyeksi akhir Receivables Progress in October and 3. Djoko Prabowo
tahun (DSNR, DKEU). end-of-year Projection. 4. Budi Saddewa
3. Paparan Rencana Penyertaan pada APG. 3. Exposition on Participation Plan in APG. 5. Pundjung Setya Brata
4. Paparan Update Program SDM (DSDM). 4. Exposition on Updates of HR Program.
5. Pembahasan RKAP 2017 (DSNR, DKEU). 5. Discussion on 2017 Work and Budget
Plan.
6. Update Progress PWC. 6. Progress Updates PWC.

168
28 November 2016 1. Paparan Program SDM (DSDM)
2. Pembahasan RKAP 2017 (DSNR, DKEU).
1.Laporan
Exposition on HR Program.
Tahunan 2016 Annual Report - PT 1.Adhi
2. Discussion on 2017 Work and Budget
BudiKarya
Harto (Persero) Tbk.
2. Haris Gunawan
Plan.
Analysis.
6. Pembahasan Pengembangan Koperasi. 6. Discussion on Cooperatives Development.

14 November 2016 1. Pembahasan PKS Ciracas dan Progress 1. Discussion on PKS Ciracas and Land 1. Haris Gunawan
Akuisisi Tanah Jati Cempaka (TOD). Acquisition Progress in Jati Cempaka. 2. BEP. Adji Satmoko
2. Presentasi Rita Mall Purwokerto (DGED). THE
2. Presentation of Rita Mall FUTURE,
Purwokerto. ENGINEERED.
3. Djoko Prabowo
3. Presentasi Ulang Bisnis Plan Readymix 3. Repeat Presentation of Readymix 4. Budi Saddewa
(APB). Business Plan. 5. Pundjung Setya Brata

22 November 2016 1. Update QHSE (DQHSE, DINF1). 1. Updates on QHSE. 1. Budi Harto
2. Paparan Kinerja Produksi dan Progress 2. Exposition on Production Performance on. 2. Haris Gunawan
Piutang bulan Oktober dan Proyeksi akhir Receivables Progress in October and 3. Djoko Prabowo
tahun (DSNR, DKEU). end-of-year Projection. 4. Budi Saddewa
3. Paparan Rencana Penyertaan pada APG. 3. Exposition on Participation Plan in APG. 5. Pundjung Setya Brata
4. Paparan Update Program SDM (DSDM). 4. Exposition on Updates of HR Program.
5. Pembahasan RKAP 2017 (DSNR, DKEU). 5. Discussion on 2017 Work and Budget
Plan.
6. Update Progress PWC. 6. Progress Updates PWC.

28 November 2016 1. Paparan Program SDM (DSDM) 1. Exposition on HR Program. 1. Budi Harto
2. Pembahasan RKAP 2017 (DSNR, DKEU). 2. Discussion on 2017 Work and Budget 2. Haris Gunawan
Plan. 3. BEP. Adji Satmoko
3. Pembahasan Rencana Pengembangan 3. Discussion on Daan Mogot Land 4. Djoko Prabowo
Lahan Daan Mogot (DTOD. Development Plan. 5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

3 Desember 2016 1. Update Progress QHSE (DQHSE, APB) 1. Progress Updates QHSE. 1. Budi Harto
2. Pembahasan Realisasi Perolehan Kontrak 2. Discussion on Realization of New 2. Haris Gunawan
Baru (DSAR). Contracts Acquired. 3. BEP. Adji Satmoko
4. Djoko Prabowo
5. Budi Saddewa
6. Pundjung Setya Brata

13 Desember 2016 1. Pembahasan Rancangan PKB (DSDM, 1. Discussion on PKB Design. 1. Haris Gunawan
SPAK). 2. BEP. Adji Satmoko
2. Pembahasan Rancangan RKAP 2017 2. Discussion on 2017 Work and Budget 3. Budi Saddewa
(DSNR, DKEU) Plan Design. 4. Pundjung Setya Brata
3. Pembahasan Usulan Lokasi Lahan Pabrik 3. Discussion on Suggested Land Locations
APB (APB). for ABP Factory.

19 Desember 2016 1. Penyelesaian PLTU Tanjung Selor 1. Finishing of Tanjung Selor Power Plant. 1. Budi Harto
(DEPC). 2. Discussion on QHSE Progress. 2. Haris Gunawan
2. Pembahasan Progress QHSE (DQHSE). 3. Discussion on Production Performance 3. BEP. Adji Satmoko
3. Pembahasan Kinerja Produksi dan and Receivables Progress. 4. Djoko Prabowo
Progress Piutang (DSNR, DKEU). 4. Finalization of 2017 Work and Budget 5. Budi Saddewa
4. Finalisasi RKAP 2017 (DSNR, DKEU). Plan. 6. Pundjung Setya Brata
5. Rancangan Whistleblower System 5. Design of Whistleblower System.
(DLEG)
6. Tindak Lanjut Rencana Penyertaan 6. Follow-up to ex-BNR Land Participation
Tanah ex. BNR ke APP (DLEG). Plan to APP.

Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 169
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE

Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Joint Meetings of the Board of Commissioners
Direksi and the Board of Directors
Di tahun 2016, Dewan Komisaris dan Direksi telah Throughout 2016, the Board of Commissioners and
menyelenggarakan rapat gabungan sebanyak 12 kali, the Board of Directors held a total of 12 joint meetings
dengan perincian sebagai berikut: with the following details:

RAPAT GABUNGAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI TAHUN 2016


Joint
RAPATMeetings
GABUNGANofDEWAN
the Board of Commissioners
KOMISARIS DAN DIREKSI and the Board of Directors 2016

TANGGAL RAPAT TEMPAT


LOKASI RAPAT AGENDA RAPAT AGENDA RAPAT PESERTA RAPAT
Date Venue
Location Agenda Agenda Participants

29 Januari 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Evaluasi Kinerja Tahun 2015. 1. Evaluation of 2015 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office 2. Pembahasan RJPP Tahun Performance 2. Wicipto Setiadi
2016-2020. 2. Discussion on 2016-2020 3. Rildo Ananda Anwar
Long-Term Plan. 4. Bobby A.A. Nazief
5. Muchlis R. Luddin
6. Hironimus Hilapok
7. Kiwodarmawan
8. Haris Gunawan
9. BEP Adji Satmoko
10. Djoko Prabowo
11. Budi Saddewa Soediro
12. Pundjung Setya Brata

22 Februari 2016 Hotel Grandhika 1. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 1. Evaluation of Performance of 1. M. Fadjroel Rachman
Anak Perusahaan per 31 Directorates and Subsidiaries 2. Rildo Ananda Anwar
Januari 2015. per January 31st 2015. 3. Bobby A.A. Nazief
2. Kinerja Tahunan. 2. Annual Performance. 4. Muchlis R. Luddin
3. Persiapan RUPS. 3. Preparation for AGM. 5. Hironimus Hilapok
4. Pembahasan RJPP Tahun 4. Discussion on 2016-2020 6. Kiwodarmawan
2016-2020. Long-Term Plan. 7. Haris Gunawan
8. BEP Adji Satmoko
9. Djoko Prabowo
10. Budi Saddewa Soediro
11. Pundjung Setya Brata

21 Maret 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Rakomdir 22 1. Follow-up to Joint Meeting of 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office Februari 2016. the Board dated February 22nd 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2016 3. Rildo Ananda Anwar
Anak Perusahaan per 29 2. Evaluation of Performance of 4. Muchlis R. Luddin
Februari 2016. Directorates and Subsidiaries 5. Hironimus Hilapok
3. Paparan Penjelasan Tambahan per February 29th 2016. 6. Kiwodarmawan
Rencana Divestasi Timah- 3. Exposition on Additional 7. Haris Gunawan
Adhi-Wijaya. Explanation to Divestment 8. BEP Adji Satmoko
Plans of Timah-ADHI-Wijaya. 9. Djoko Prabowo
4. Perkembangan Terakhir Proyek 4. Latest Updates of the 10. Budi Saddewa Soediro
Kanci-Pejagan, LRT, dan Kanci-Pejagan, LRT, and 11. Pundjung Setya Brata
E-Procurement. E-Procurement Projects.
5. Masukan atas Usulan 5. Input on Suggestions of
Remunerasi dan Tantiem. Remuneration and Bonus.

27 April 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to the Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 31 Maret Directorate and Subsidiaries per 4. Muchlis R. Luddin
2016. March 31st 2016. 5. Hironimus Hilapok
6. Budi Harto
7. Haris Gunawan
8. BEP Adji Satmoko
9. Djoko Prabowo
10. Budi Saddewa Soediro
11. Pundjung Setya Brata

31 Mei 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to the Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Rildo Ananda Anwar
Anak Perusahaan per 30 April Directorate and Subsidiaries per 4. Bobby A.A. Nazief
2016. April 30th 2016. 5. Hironimus Hilapok
3. Laporan Perkembangan 3. Report on Latest Updates of 6. Budi Harto
170 Terakhir Proyek Bermasalah.Laporan Tahunan 2016
Problematic Annual Report - PT
Projects. 7. Adhi
HarisKarya
Gunawan(Persero) Tbk.
4. Laporan Perkembangan 4. Reports on Latest Updates of 8. BEP Adji Satmoko
27 April 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to the Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 31 Maret Directorate and Subsidiaries per 4. Muchlis R. Luddin
2016. March 31st 2016. 5. Hironimus Hilapok
THE FUTURE, ENGINEERED.
6. Budi Harto
7. Haris Gunawan
8. BEP Adji Satmoko
9. Djoko Prabowo
10. Budi Saddewa Soediro
11. Pundjung Setya Brata

31 Mei 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to the Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Rildo Ananda Anwar
Anak Perusahaan per 30 April Directorate and Subsidiaries per 4. Bobby A.A. Nazief
2016. April 30th 2016. 5. Hironimus Hilapok
3. Laporan Perkembangan 3. Report on Latest Updates of 6. Budi Harto
Terakhir Proyek Bermasalah. Problematic Projects. 7. Haris Gunawan
4. Laporan Perkembangan 4. Reports on Latest Updates of 8. BEP Adji Satmoko
Terakhir E-Proc dan Rencana E-Proc and its Launching Plan. 9. Djoko Prabowo
Peluncurannya. 5. Explanation from the Board of 10. Budi Saddewa Soediro
5. Penjelasan Direksi tentang the Directors on LEGI, Adhicon, 11. Pundjung Setya Brata
LEGI, Adhicon, Adhimix. Adhimix.

28 Juni 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to the Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 31 Mei Directorates and Subsidiaries 4. Muchlis R. Luddin
2016. per May 31st 2016. 5. Hironimus Hilapok
3. Pembahasan Penjualan Saham 3. Discussion on Share Sales to PT 6. Budi Harto
PT Lamong Energi Indonesia. Lamong Energy Indonesia. 7. Haris Gunawan
4. Permohonan Persetujuan 4. Request to BRI for Fixed Assets 8. BEP Adji Satmoko
Mengagunkan Aset Tetap ke as Collateral. 9. Djoko Prabowo
BRI. 10. Budi Saddewa Soediro
5. Permohonan Persetujuan 5. Request to PT Bank CIMB Niaga 11. Pundjung Setya Brata
Kredit Investasi Hotel Tbk. on Approval on Investment
GrandDhika Medan dan Credit for Hotel GrandDhika
Semarang pada PT Bank CIMB Medan and Semarang.
Niaga Tbk.

5 Agustus 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
ADHI Head Office sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 31 Juli Directorates and Subsidiaries 4. Hironimus Hilapok
2016. per July 31st 2016. 5. Budi Harto
3. Pembahasan Investasi Aset 3. Discussion on Fixed Asset 6. Haris Gunawan
Tetap. Investment. 7. BEP Adji Satmoko
4. Penyertaan Modal Disetor ke 4. Capital Participation to PT APP. 8. Djoko Prabowo
PT APP. 9. Budi Saddewa Soediro
10. Pundjung Setya Brata

1 September 2016 Hotel Grandhika 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Rildo Ananda Anwar
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 31 Directorates and Subsidiaries 4. Muchlis R. Luddin
Agustus 2016. per August 31st 2016. 5. Hironimus Hilapok
6. Budi Harto
7. Haris Gunawan
8. BEP Adji Satmoko
9. Djoko Prabowo
10. Budi Saddewa Soediro
11. Pundjung Setya Brata

30 September 2016 Hotel Grandhika 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Rildo Ananda Anwar
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 31 Directorates and Subsidiaries 4. Hironimus Hilapok
Agustus 2016. per August 31st 2016. 5. BEP Adji Satmoko
3. Perkembangan Terakhir E-Proc 3. Latest Updates on Adhi Karya 6. Djoko Prabowo
Adhi Karya. E-Proc. 7. Pundjung Setya Brata
4. Rencana Kerja Proyek 4. Work Plan of GBK and Wisma
Renovasi GBK dan Wisma Atlet Renovation Project.
Atlet.
5. Pogres LRT Jabodebek. 5. Progress of Jabodetabek LRT.
6. Proyek-proyek sedang berjalan 6. Ongoing projects and their
dan Permasalahannya. issues.
7. Perkembangan Saham Adhi di 7. Trend of ADHI Stock in the
BEI. Indonesia Stock Exchange.

31 Oktober 2016 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir


Kantor Pusat Adhi 1. Follow-up to Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 30 Directorates and Subsidiaries 4. Hironimus Hilapok
September 2016. per September 30th 2016. 5. Budi Harto
3. Progres Pelaksanaan Audit 3. Progress of Audit by KAP HGK 6. Haris Gunawan
Laporan Tahunan 2016 Annual Report - PT Adhi Karya
KAP HGK(Persero)
Tahun BukuTbk.2016. Book Year 2016. 171
7. BEP Adji Satmoko
4. Pembahasan Terkait Pengad- 4. Discussion on Public 8. Djoko Prabowo
sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Rildo Ananda Anwar
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 31 Directorates and Subsidiaries 4. Hironimus Hilapok
Agustus 2016.
TATA KELOLA PERUSAHAAN perCORPORATE GOVERNANCE
August 31st 2016. 5. BEP Adji Satmoko
3. Perkembangan Terakhir E-Proc 3. Latest Updates on Adhi Karya 6. Djoko Prabowo
Adhi Karya. E-Proc. 7. Pundjung Setya Brata
4. Rencana Kerja Proyek 4. Work Plan of GBK and Wisma
Renovasi GBK dan Wisma Atlet Renovation Project.
Atlet.
5. Pogres LRT Jabodebek. 5. Progress of Jabodetabek LRT.
6. Proyek-proyek sedang berjalan 6. Ongoing projects and their
dan Permasalahannya. issues.
7. Perkembangan Saham Adhi di 7. Trend of ADHI Stock in the
BEI. Indonesia Stock Exchange.

31 Oktober 2016 Kantor Pusat Adhi 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Bobby A.A. Nazief
Anak Perusahaan per 30 Directorates and Subsidiaries 4. Hironimus Hilapok
September 2016. per September 30th 2016. 5. Budi Harto
3. Progres Pelaksanaan Audit 3. Progress of Audit by KAP HGK 6. Haris Gunawan
KAP HGK Tahun Buku 2016. Book Year 2016. 7. BEP Adji Satmoko
4. Pembahasan Terkait Pengad- 4. Discussion on Public 8. Djoko Prabowo
uan Masyarakat kepada ADHI. Complaints to ADHI. 9. Budi Saddewa Soediro
5. Pembahasan Terkait Gejala 5. Discussion on Symptoms of 10. Pundjung Setya Brata
Penurunan Kinerja Perusahaan. Declining Performance of the
Company.
6. Mekanisme Pengangkatan 6. Mechanism to Appoint the
Direksi dan Dekom Anak Board of Directors and
Perusahaan. Commissioners in Subsidiaries.
7. Penerapan Kebijaksanaan 7. Implementation of ADHI Risk
Manajemen Risiko ADHI. Management Policy.
8. Konversi Pendanaan Program 8. Conversion of Pension Fund
Pensiun. Program.

30 November 2016 Hotel Grandhika 1. Tindak Lanjut Hasil Rakomdir 1. Follow-up to Results of the 1. M. Fadjroel Rachman
sebelumya. Previous Joint Meeting. 2. Wicipto Setiadi
2. Evaluasi Kinerja Direktorat dan 2. Evaluation of Performance of 3. Rildo Ananda Anwar
Anak Perusahaan per 31 Directorates and Subsidiaries 4. Bobby A.A. Nazief
Oktober 2016. per October 31st 2016. 5. Muchlis R. Luddin
3. Laporan Hasil Public Expose 3. Report of Results from Public 6. Hironimus Hilapok
tanggal 24 November 2016. Expose at November 24th 7. Budi Harto
4. Pembahasan Terkait Social 2016. 8. Haris Gunawan
Media Policy. 4. Discussion on Social Media 9. Budi Saddewa Soediro
5. Perkembangan Terakhir Policy. 10. Pundjung Setya Brata
Pembangunan LRT, Persetu- 5. Latest Updates on LRT
juan Kontrak, dan Kondisi Construction, Contract
Keuangan LRT. Agreements and LRT Financial
Condition.
6. Perkembangan Terakhir 6. Latest Updates on Implementa-