Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

“MANFAAT ASI BAGI BAYI”

DI RUNG CUT NYAK DIEN RSUD KANJURUHAN

TAHUN 2014

Disusun oleh:

Riska Windi Dewi Lestari 1201100002

Fajruah Risqiaisyah 1201100024

Dewi Dwi Chayanti 1201100042

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN MALANG

2014
SATUAN ACARA PENYULUHAN

MANFAAT ASI BAGI BAYI

Tempat : Ruang Cut Nyak Dien RSUD Kanjuruhan Malang

Sasaran : Ibu yang baru melahirkan dan keluarga

Hari/Tanggal : Kamis, 27 Februari 2014

Alokasi waktu : 20 menit

A. TUJUAN INATRUKSIONAL UMUM:


Setelah mengikuti proses penyuluhan diharapkan keluarga pasien di Ruang Cut Nyak Dien
RSUD Kanjuruhanmengerti tentang manfaat ASI pada bayi.

B. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS:


Setelah mendapatkan penyuluhan peserta penyuluhan dapat:
1. Klien mampu menyebutkan pengertian kolostrum dan ASI eksklusif
2. Klien mampu menyebutkan manfaat ASI
3. Klien mampu menyebutkan pentingnya pemberian ASI
4. Klien mampu menyebutkan keunggulan ASI
5. Klien mampu menyebutkan keuntungan ASI
6. Klien mampu menyebutkan cara menyusui yang benar

C. MATERI:
1. Pengertian kolostrum dan ASI eksklusif
2. Manfaat ASI
3. Pentingnya pemberian ASI
4. Keunggulan ASI
5. Keuntungan ASI
6. Cara menyusui yang benar
1. METODE:
1. Ceramah
2. Tanya jawab

2. MEDIA:
1. Leaflet

3. KEGIATAN:
NO WAKTU KEGIATAN
PENYAJI PESERTA
1. 2 Menit 1. Pembukaan  Menjawab salam
 Salam pembukaan  Memperhatikan
 Perkenalan
 Kontrak waktu
 Menjelaskan tujuan
2. 10 menit 2. Penyajian materi  Memperhatikan
3. 5 menit 3. Sesi tanya jawab  Bertanya
4. 3 menit 4. Penutup  Menjawab pertanyaan
 Evaluasi kembali  memperhatikan
 Memberikan kesimpulan
 Menyampaikan harapan

4. EVALUASI:
1. Evaluasi Struktur
 Kesiapan mahasiswa memberi materi penyuluhan
 Media dan alat memadai
 Setting sesuai dengan kegiatan penyukuhan
2. Evaluasi proses
 Kesiapan penyuluhan dilakukan sesuai jadwal yang direncanakan
 Mahasiswa berperan aktif selama proses penyuluhan
 Keluarga pasien di Rang Cut Nyak Dien kooperatif dan aktif berpartisipasi
selama proses penyuluhan
3. Evaluasi Hasil
 Lisan: setelah mengikuti penyukuhan maka keluarga pasien di Ruang Cut Nyak
Dien RSUD Kanjuruhan mampu menjawab 80% pertanyaan yang dianjurkan
oleh penyuluhan pada saat evaluasi.

5. SUMBER:
FKUI, 1985, Ilmu Kesehatan Anak I, Jakarta: FKUI
Soetjiningsih, Dr, DSAK. 1997. “ASI Penunjuk unutk Tenaga Kesehatan”, Jakarta: EGC
MATERI

A. PENGERTIAN
ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Didalamnya terdapat tiga aspek kelebihan,
yaitu aspek gizi, aspek kekebalan, dan aspek kejiwaan, berupa jalinan kasih sayang yang
penting untuk perkembangan mental dan kecerdasan anak.
ASI masa peralihan yaitu ASI yang dihasilkan mulai hari ke 4 sampai hari ke 10.
ASI matur yaitu ASI yang dihasilkan mulai hari ke 10 sampai seterusnya.
ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan
tanpa diberi makanan tambahan.

B. MANFAAT ASI
Bagi Ibu:
1. Meningkatkan produksi ASI
2. Mencegah bendungan ASI
3. Merangsang pengeluaran darah atau proses pengecilan perut ibu setelah bersalin
4. Menjarangkan kehamilan
5. Mengurangi resiko kejadian kanker payudara

Bagi bayi:

1. Komposisi sesuai dengan kebutuhan bayi


2. Sebagai daya tahan tubuh
3. Tidak menimbulkan sembelit
4. Tidak menimbulkan alergi
5. Memberikan keuntungan psikologis, yaitu kontak langsung dengan ibunya

C. PENTINGNYA PEMBERIAN ASI


Pemberian ASI sangat penting mengingat:
1. ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman terbaik untuk bayi terutama dalam
masa enam bulan pertama kehidupannya.
2. Bayi harus segera disusui setelah lahir. Pada dasarnya setiap ibu dapat menyusui
anaknya dan hendaknya disusui secara tepat.
3. Ibu hendaknya sesering mungkin menyususi anaknya karena dengan demikian air susu
ibu bertambah banyak dan cukup untuk kebutuhan bayi.
4. Pemberian susu botol yang penanganannya tidak bersih, dapat menimbulkan sakit dan
kematian
5. Ibu hendaknya menyususi anaknya hingga tahun kehidupan anak dan jika mungkin
untuk waktu yang lebih lama.

D. CARA MENYUSUI YANG BAIK DAN BENAR


Agar pemberian ASI eksklusif dapat berhasil, perlu pula diperhatikan cara menyusui yang
benar:
1. Tidak dijadwal, ASI diberikan sesering mungkin, termasuk menyusui pada malam hari
2. Ibu menggunakan payudara kiri dan kanan secara bergantian tiap kalimenyusui
3. Posisi ibu bisa duduk atau tiduran dengan suasana tenang dan santai
4. Bayi dipeluk dengan posisi menghadap pada bayi
5. Isapan mulut bayi pada puting susu ibu harus baik, yaitu sebagian areola (bagian hitam
sekitar putting) masuk ke mulut bayi.

KEGAGALAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MENYEBABKAN


BERKURANGNYA SEL OTAK BAYI (15-20%)

E. BILA IBU BEKERJA DAPAT DILAKUKAN


1. Berikan ASI sebelum berangkat dan sesudah pulang kerja.
2. Bila payudara terasa penuh, ASI dapat dikeluarkan dan disimpan
3. ASI dapat disimpan:
- 6 jam pada suhu kamar
- 24 jam dalam lemari es
4. ASI dimasukkan dalam tempat/gelas/botol yang benar dan bersih
5. ASI tersebut dapat diberikan kepada bayi segera setelah ibu sampai di rumah
6. Sebelum ASI diberikan seyogyanya dihangatkan dengan merendam mangkok atau
gelas berisi ASI tersebut dengan air hangat
7. ASI tidak boleh dipanaskan secara langsung di atas api
F. JADWAL PEMBERIAN ASI DALAM SEHARI
Frekuensi pemberian ASI Waktu pemberian ASI
Pertama 06.00
Kedua 08.00
Ketiga 10.00
Keempat 12.00
Kelima 14.00
keenam 16.00