Anda di halaman 1dari 1

RANGKUMAN

Sejarah Kurban Idul Adha

Setelah sekian lama, Nabi Ibrahim A.S. kembali ke Mekkah untuk menemui istri dan
putra tercintanya, Ismail. Lalu, suatu saat, Nabi Ibrahim A.S mendapat mimpi yang sama hingga
3 kali, yaitu perintah untuk menyembelih anaknya. Nabi Ibrahim yakin bahwa ini adalah
perintah Allahh SWT dan bukan tipu daya setan. Kemudian ia pergi menemui putranya dan
menyampaikan pesan dari Allah. Nabi Ibrahim A.S sangat terharu dengan jawaban Ismail.
Ismail mengatakan bahwa ayahnya untuk melakukan apa yang memang telah diperintahkan
oleh Allah SWT.
Saat waktunya tiba, Nabi Ibrahim dengan segala keyakinannya dan penuh tawakal siap
menyembelih anaknya. Pedang yang semula tajam, ternyata menjadi tumpul hingga leher Ismail
tak tergores sedikit pun. Kemudian Allah SWT memerintahhkannya untuk menyembelih
kembali, dan seketika Ismail telah berganti dengan seekor hewan. Hal ini terjadi tak lain adalah
karena kuasa Allah SWT. Kisah inilah yang menjadi asal mula disunnahkannya berkurban bagi
umat Islam di Hari Raya Idul Adha.