Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR


TUGAS KELOMPOK
HAKIKAT, FUNGSI, NILAI MORAL DAN HUKUM

KAZARUDDIN
KURNIAWAN
RUSDIANA

KELAS A/PAGI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH

PONTIANAK

2012
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan
hidayah-Nya, saya dapat menyelesaikan Makalah yang berjudul Hakikat, Fungsi, Nilai
Moral dan Hukum. Dalam kesempatan ini Saya juga ingin mengucapkan terima kasih
kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam penyusunan karya tulis ini salah satunya
Mat Aka, S.Sos,i Selaku dosen pembimbing Mata Kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar.

Dengan menyadari keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang saya miliki , maka
tentunya Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan segala
kerendaan hati, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat saya harapkan,
sehingga dapat membantu saya di masa yang akan datang. Semoga apa yang saya
sampaikan dalam makalah ini dapat berguna bagi penyusun, rekan-rekan mahasiswa
maupun siapa saja yang membutuhkan.

Pontianak, Januari

penulis
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN .............................................................................................1

A. Latar Belakang .................................................................................................1


B. Rumusan Masalah ...........................................................................................1
C. Tujuan ...............................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN ..............................................................................................2

A. Pengertian Manusia .........................................................................................2


B. Pengertian Nilai ................................................................................................3
C. Pengertian Moral .............................................................................................4
D. Pengertian Hukum ...........................................................................................5
E. Pancasila sebagai Acuan Nilai, Moral, Norma dan Hukum dalam Masyarakat
Indonesia ...........................................................................................................5
F. Hakikat Fungsi dan Perwujudan Nilai dan Moral .......................................7

BAB III PENUTUP ......................................................................................................10

A. Kesimpulan .......................................................................................................10
B. Saran .................................................................................................................10

DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................................11


Latar Belakang
Susunan organisasi dan tata kerja Perangkat Daerah merupakan salah satu fungsi
mendasar penyelenggaraan pemerintah dalam rangka tata kelola pemerintahan yang
terstruktur, sistematis, terorganisasi, transparan dan akuntabel. Dimana Dinas
Pekerjaan Umum merupakan unsur pelaksana otonomi daerah yang mempunyai
tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan
tugas pembantuan yang dipimpin oleh Kepala Dinas, yang berkedudukan dibawah
dan bertanggung jawab kepada Gubernur melalui Sekda. Dinas Pekerjaan Umum
Provinsi Bali juga mempunyai lembaga teknis yang berbentuk Unit Pelayanan
Teknis yang bertugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah
yang bersifat spesifik.
Sejarah singkat Dinas Pekerjaan Umu Provinsi Bali
Dengan diundangkannya ndang-Undang No. 64 Tahun 1958 terhitung mulai tanggal
14 Agustus 1958 telah dibentuk Pemerintah Daerah Tingkat I Bali. Sehingga tanggal
14 Agustus adalah hari jadi Provinsi Daerah Tingkat I Bali. Dalam Pasal 4 ayat (1)
huruf D Undang-undang tersebut ditentukanbahwa urusan rumah tangga daerah
dan kewajiban daerah dalam lapangan perekonomian dan kesejahteraan, ditentukan
pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan yang telah atau akan diatur dengan
Peraturan Pemerintah.

Sesuai denga maksud dari pasal 5 Undang-undang Nomor 64 Tahun 1958 bahwa
untuk menyelenggarakan urusan rumah tangga, daerah berhak membentuk dan
menyusun Dinas Daeram menurut petunjuk dari Menteri yang bersangkutan, maka
sesuai dengan pasal 5 tersebut, dengan Surat Keputusan Pejabat Sementara Kepala
Daerah Tingkat I Bali tanggal 1 Desember 1958 dibentuk Sekretaris Daerah Tingkat I
Bali dan bagian-bagiannya serta Dinas-dinas Daerah Tingkat I Bali diantaranya
Dinas Pekerjaan Umum dan Lalu Lintas Daerah Tingkat I Bali.

Struktur Organisasi Dinas Pekerjaan Umum waktu itu, sebagaimana pula dengan
Dinas-dinas lainnya, belum begitu tegas dan sangat sederhana yang dalam garis
besarnya terhadap Kepala Dinas merangkap Bendaharawan, dengan dibantu staf
teknis dan staf Pekerjaan Umum Seksi yang dikepalaioleh Kepala PU Seksi.

Dalam perkembangan selanjutnya, Dinas Pekerjaan Umum yang sejak


pembentukannya tanggal 1 Desember 1958 dengan sebutan Dinas Pekerjaan Umum
dan Lalu Lintas Daerah Tingkat I Bali, telah beberapa kali mengalami perubahan
organisasi baik susunan organisasi dan tata kerjanya maupun nama/sebutan
organisasinya. Secara kronologis perubahan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Dalam Keputusan Gubernur Kepala Daerah Provinsi Tingkat I Bali Nomor:


653/Up.17/56 Tanggal 4 Mei 1968, terhitung mulai tanggal 1 Januari 1968
ditetapkan adanya Bagian-bagian pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi
Daerah Tingkat I Bali yang terdiri dari Bagian Jalan Umum, Bagian Pengairan,
Bagian Tata Bangunan dan Bagian Umum.
2. Selanjutnya dengan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali Nomor:
718/Up.17/129 Tanggal 24 Nopember 1969, ditetapkan adanya Seksi-seksi, Bagian-
bagian dalam susunan Organisasi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Daerah
Tingkat I Bali.
3. Terhitung mulai tanggal 1 Juni 1970,berdasarkan Keputusan Gubernur Kepala
Daerah Provinsi Bali Nomor: 172/AP.17/I/171 Tanggal 24 Juni 1970, dengan
membatalkan kedua Keputusan Gubernur Kepala Daerah Provinsi Bali tersebut pada
butir a dan b di atas,ditetapkan Struktur Organisasi Dinas PU Provinsi Bali yang
baru dan Kantor Seksi di Kabupaten-kabupaten. Struktur Organisasi pada waktu itu,
dibawah Kepala Dinas PU terdapat Bagian Administrasi Umum, Bagian Pengawas
Umum, Bagian Bina Marga, Bagian Pengairan, Bagian Cipta Karya. Dalam
perkembangannya kemudian sejak tanggal 6 Pebruari 1980 dengan Keputusan
Gubernur Kepala Daerah Provinsi Bali Nomor: 6/HOT/I.c/1980, sebutan PU Seksi
diubah menjadi Cabang Dinas PU Provinsi Daerah Tingkat I Bali. Setiap Cabang
Dinas PU dilengkapi dengan urusan pembantu pimpinan dan pelaksana yang terdiri
dari Sub. Bagian Tata Usaha, Seksi Bina Marga, Seksi Pengairan dan Seksi Cipta
Karya.
4. Sejak berlakunya Undang-undang Nomor: 5 Tahun 1974, tentang Pokok-pokok
Pemerintahan di Daerah yaitu sejak diundangkannya sejak tanggal 23 Juli 1974
sebutan/nama Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali berubah manjadi Dinas
Pekerjaan Umum Provinsi Daerah Tingkat I Bali.

5. Sehubunagn dengan perkembangan tugas-tugas Bidang Pekerjaan Umum, maka


sebagian urusan Pemerintahan Bidang Pekerjaan Umu yang telah diserahkan kepada
daerah berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor: 18 Tahun 1953 sudah tidak
sesuai lagi dengan perkembangan kedaan. Untuk itu telah ditetapkan berlakunya
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1987 tentang
Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintahan di Bidang Pekerjaan Umum kepada
daerah sejak tanggal 27 Juni 1987 sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor:
18 Taun 1953.
Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 600/3168/PUOD
Tanggal 27 Agustus 1987 dinyatakan bahwa Provinsi Daerah Tingkat I Bali tidak
termasuk daerah yang akan dimekarkan Dinas PU umumnya menjadi 3 (tiga) Dinas
yaitu Dinas Pekerjaan Umum Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan
Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya.

Surat Menteri Dalam Negeri nomor: 061.1/3036/SJ, tanggal 10 Oktober 1987 perihal
Petunjuk Pelaksanaan Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas PU
Daerah ditegaskan bahwa Provinsi Daerah Tingkat I Bali tidak termasuk Daerah
yang akan dimekarkan menjadi 3 Dinas dalam rangka peningkatan status organisasi
dan tata kerja Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Daerah Tingkat I Bali pada
prinsipnya dapat ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

Berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor: 601/2161/SJ Tanggal 29 Juni


1955, perihal Pola Organisasi Dinas Daerah, maka Dinas Pekerjaan Umum Provinsi
Daerah Tingkat I Bali telah ditetapkan polanya dengan pola maksimal.

Selanjutnya berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri tersebut dikeluarkanlah


Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Bali Nomor: 6 Tahun 1996 tanggal 7
Agustus 1996 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum Provinsi
Daerah Tingkat I Bali. Berdasarkan Undang-undang 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah, Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pekerjaan
Umum ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2008 yang berlaku
sampai saat ini.

Share this: