Anda di halaman 1dari 1

A. Apa itu Komposter?

Komposter merupakan suatu alat yang digunakan untuk membuat pupuk cair. Komposter dapat berupa
tong sampah plastik atau kotak semen yang biasanya diletakkan di dalam atau di luar ruangan. Secara
sederhana, komposter dapat dibuat sendiri menggunakan tong plastik bekas yang dimodifikasi.

Ukuran komposter dapat disesuaikan dengan skala limbah. Untuk skala limbah keluarga kecil dapat
menggunakan komposter berukuran 20—200 liter. Sementara itu, untuk skala besar seperti limbah
rumah makan atau rumah sakit dapat menggunakan komposter berukuran 200 liter.

Komposter memiliki instalasi untuk sirkulasi udara di dalamnya sehingga dapat membantu proses
pengomposan aerob dan mempercepat proses penguraian sampah. Selain itu, komposter juga mampu
menjaga kelembapan dan suhu sehingga bakteri dan jasad renik dapat bekerja mengurai bahan organik
secara optimal. Komposter juga memungkinkan aliran lindi terpisah dari material padat sehingga
memudahkan untuk mendapatkan pupuk cair.

Bersama dengan aktivator kompos seperti organik dekomposer, EM, dan Green Phoskko, sampah sisa
rumah tangga dapat diubah menjadi kompos hanya dalam waktu 10—12 hari. Khusus untuk pembuatan
pupuk cair dari limbah organik rumah tangga ini perlu digunakan bio- aktivator, seperti Propuri. Fungsi
Propuri memang sama dengan aktivator lainnya, tetapi sedikit lebih praktis dalam penggunaannya.
Untuk memperoleh Propuri, Anda bisa menghubung penulis. Berikut langkah-langkah membuat
komposter skala rumah tangga dengan ukuran 20 liter.