Anda di halaman 1dari 4

JUKLAK PENGKAJIAN NYERI DENGAN SKALA NUMERIK

A. SKENARIO DI IGD :
Pasien datang ke IGD diantar oleh istrinya dengan keluhan nyeri perut.
Perawat IGD langsung membantu Tn. A berbaring ke tempat tidur periksa pasien.
(dr.R cuci tangan dengan air mengalir sebelum menemui pasien)
dr.R : “Selamat pagi,Bapak A dan Ibu. Saya dr.R, dokter IGD RS Omni Medical
Center yang bertugas hari ini.Dapatkah Bapak ceritakan apa yang Bapak rasakan
saat ini?”
Tn. A : “Perut saya sakit,dok. Rasa sakit ini kadang mengganggu aktivitas saya”.
dr.R “Baik. Saya akan mengkaji rasa nyeri yang Bapak rasakan. Dalam skala
ini terdapat angka-angka yang menggambarkan intensitas rasa nyeri.
Jika :
0 = tidak nyeri
1 – 3 = nyeri ringan (sedikit mengganggu aktivitas sehari-hari)
4 – 6 = nyeri sedang (gangguan nyata terhadap aktivitas sehari-hari)
7–10 = nyeri berat (tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari)

Dapatkah Bapak A menunjukan pada saya, berada di skala


berapakah
rasa nyeri yang Bapak rasakan saat ini?

Tn. A :(Tn. A menunjuk angka 4)

dr.R : “Baik, skala yang Bapak pilih adalah skala 4 yang artinya nyeri sedang.
Dapatkah Bapak menunjukan lokasi nyeri itu? dan berapa lama rasa
nyeri itu berlangsung?”

Tn A : (Tn A menunjuk perut kanan bawah) nyerinya di sekitar sini,dok. Bila


sedang timbul kira-kira 1-2 menit lah..”

dr R : Baik, sekarang saya akan memeriksa Bapak.

(Tutup gorden)

Selesai memeriksa dr.R menulis di lembaran Instalasi Gawat Darurat


B. SKENARIO DIRUANGAN RAWAT INAP

(Nr. S mencuci tangan dengan handrub sebelum masuk ke ruang rawat inap
Nr. S mengetuk pintu, membuka pintu perlahan-lahan)
“Selamat pagi, Bapak A, Saya Nr. S (menempelkan tangan di dada) perawat
yang bertudas hari ini. Saya akan melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital
ya,Pak”
“Permisi Bapak A, saya akan melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital,
Bapak”
(Nr S memasang manset,stetoskop,dll)

“Tekanan darah Bapak 120/70 dengan suhu 37 °C, nadi 88 kali permenit dan
frekuensi pernapasannya 22 kali permenit. ” (sambil menulis dilembar
pengkajian)
“ Sekarang saya akan mengkaji rasa nyeri yang Bapak rasakan. (Ns. S
menunjukan skala nyeri) Dalam skala ini terdapat angka-angka yang
menggambarkan intensitas rasa nyeri.” Jika :
0 = tidak nyeri
1 – 3 = nyeri ringan (sedikit mengganggu aktivitas sehari-hari)
4 – 6 = nyeri sedang (gangguan nyata terhadap aktivitas sehari-hari)
7– 10 = nyeri berat (tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari)
“Dapatkah Bapak A menunjukan pada saya, berada di skala berapakah rasa

nyeri yang Bapak rasakan saat ini ?”


(Tn. A menunjuk angka 1)

“ Baik, skala yang Bapak pilih adalah skala 1 yang artinya nyeri ringan.
Dapatkah Bapak menunjukan lokasi nyeri itu? dan berapa lama rasa nyeri itu
berlangsung?”

Tn. A : (Tn. A menunjuk perut kanan bawah) . “ Bila sedang timbul kira-kira 10-
20 detik lah..”

Nr. S menulis hasil pengkajian nyeri dilembar pengkajian)


C. PASIEN DIDIAGNOSA APPENDICITIS DAN DILAKUKAN TINDAKAN
APPENDIKTOMY

D. TIGA HARI PERAWATAN PENGKAJIAN NYERI DIRUANG RAWAT INAP


Nr. T mencuci tangan dengan handrub sebelum masuk ke ruang rawat inap)
(Nr. T mengetuk pintu, membuka pintu perlahan-lahan)
“Selamat pagi, Bapak A, Saya Nr. T (menempelkan tangan di dada) perawat
yang bertugas hari ini. Saya akan melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital
ya,Pak”
(Nr T memasang manset,stetoskop,dll)
“Tekanan darah Bapak 120/80 dengan suhu 36,5 °C, nadi 80 kali permenit
dan frekuensi pernapasannya 20 kali permenit. ” (sambil menulis dilembar
observasi pasien)
“ Sekarang saya akan mengkaji rasa nyeri yang Bapak rasakan. (Nr. T
menunjukan skala nyeri) Dalam skala ini terdapat angka-angka yang
menggambarkan intensitas rasa nyeri.” Jika :
0 = tidak nyeri
1 – 3 = nyeri ringan (sedikit mengganggu aktivitas sehari-hari)

4 – 6 = nyeri sedang (gangguan nyata terhadap aktivitas sehari-hari)

7– 10 = nyeri berat (tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari)

“Dapatkah Bapak A menunjukan pada saya, berada di skala berapakah


rasa nyeri yang Bapak rasakan saat ini ?”

(Tn. A menunjuk angka 0)


“ Baik, skala yang Bapak pilih adalah skala 0 yang artinya sudah tidak nyeri
ya,Pak! .
(Nr. T menulis hasil kaji nyeri dicatatan keperawatan)
Nr. T: “Baik, pemeriksaan tanda vital dan skala nyerinya sudah selesai,Pak.
Terima kasih atas waktunya. Selamat beristrahat dan semoga lekas
sembuh”