Anda di halaman 1dari 4

Skrining untuk Kanker Prostat

PENDAHULUAN :

Kanker prostat adalah kanker yang paling sering didiagnosis selain kanker kulit dan penyebab
utama kedua kematian akibat kanker pada pria di Amerika Serikat. Pada tahun 2011, kanker
prostat diharapkan dapat didiagnosis pada sekitar 240.000 pria dan menyebabkan hampir 34.000
kematian.1 Setelah mencapai puncaknya pada awal 1990-an, pada tahun 2007 pengukuran
menurut kejadian menurut usia, kanker prostat telah menurun menjadi 165,8 kasus per 100.000
pria dan tingkat mortalitas telah menurun menjadi 23,5 kematian per 100.000 orang2 (Gambar
1). Antara tahun 1999 dan 2006, pada saat diagnosis, sekitar 80% dari kanker prostat secara
klinis hanya terletak pada prostat, dan 4% telah metastasis.2
Faktor risiko tertinggi untuk kanker prostat adalah usia yang lebih tua, dengan riwayat
keluarga positif, dan ras kulit hitam. Rata-rata usia saat diagnosis adalah 67 tahun, dan usia
kematian adalah 81 tahun.2 Risiko kanker prostat adalah dua kali lebih tinggi pada pasien yang
memiliki kekerabatan tingkat pertama dengan orang yang terdiagnosis kanker prostat
dibandingkan dengan pasien yang tidak memiliki kekerabatan tingkat pertama dengan orang
yang terdiagnosis penyakit ini.3 Tingkat kejadian kanker prostat di Amerika Serikat tertinggi
terjadi pada Laki-laki dengan ras kulit hitam dan lebih mungkin terdiagnosis kanker prostat
stadium lanjut dibandingkan laki-laki pada ras atau kelompok etnis lainnya.2
Di Amerika Serikat, sekitar 90% kanker prostat dideteksi melalui skrining.4 Setelah
diperkenalkan uji prostat spesifik antigen (PSA) maka diagnosis kanker prostat meningkat
hampir dua kali lipat, peningkatan dari sekitar 9% pada tahun 19855 sampai 16% pada tahun
2007.2
Sebagian besar laki-laki dengan diagnosis kanker prostat meninggal karena penyebab
lainnya. Seri otopsi menunjukkan bahwa 30% laki-laki yang berusia lebih dari 50 tahun dan 70%
berusia lebih dari 70 tahun menderita kanker prostat tersembunyi.6 Dari analisis data
Surveillance, Epidemiologi, dan End Result (SEER) registry yang dilakukan oleh Medicare,
dihasilkan hampir 90.000 laki-laki tua yang terdiagnosis kanker prostat stadium dini antara tahun
1992 dan 2002 dan yang telah dirawat tetapi tanpa pengobatan kuratif.7 Risiko kematian selama
10 tahun pada kanker prostat sekitar 8% pada pria dengan tumor well-differentiated sampai 26%
pada tumor poorly-differentiated. Risiko kematian selama 10 tahun secara menetap 60%, tanpa
memperhatikan grade tumor.

TUJUAN PENELITIAN:

Tujuan dari penelitian ini adalah deteksi dini dan sebagai dasar pengobatan kanker tanpa gejala
yang dapat memperpanjang usia, dan sebagai pembanding dari hasil pengobatan yang sudah
terdiagnosis secara klinis.

METODE PENELITIAN:

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif

ANALISIS DENGAN FORMAT PICOT:

1. POPULASI DAN SAMPEL

Populasi : Populasi dalam penelitian ini tidak disebutkan

Sampel : Sampel dalam penelitian ini tidak disebutkan

2. INTERVENSI
• Pengenalan antigen (PSA) uji prostat-spesifik meningkatkan hampir dua kali lipat
diagnosis kanker prostat.
• Substansi yang proporsional untuk PSA kanker prostat butuh pertimbangan diagnosis
berlebihan karena mungkin diagnosis tersebut tidak akan menyebabkan masalah klinik
sepanjang hidup pasien.
• Hasil awal dari two large, randomized, controlled trial dari skrining tidak konsisten,
sebuah studi Eropa menunjukkan penurunan mortalitas kanker prostat, sedangkan
penelitian di Amerika Serikat menunjukkan tidak ada penurunan mortalitas kanker
prostat.
• Pengobatan untuk kanker prostat dapat mengakibatkan komplikasi, termasuk gangguan
saluran kemih, seksual, dan disfungsi usus.
• Laki-laki harus diberitahu tentang manfaat potensial dan bahaya skrining dan pengobatan
agar dapat dipertimbangkan.
3. COMPARASION

Hasil skrining secara acak dari Göteborg, Swedia,diantaranya subyek ERSPC, menunjukkan
penurunan yang besar dalam risiko kematian dari kanker prostat terkait skrining (44%; Confident
Interval 95%, 18-61) antara laki-laki 50-64 tahun yang diikuti selama rata-rata 14 tahun.

Pada penelitian PLCO secara acak tercatat 76.693 laki-laki yang berusia antara 55 dan 74
tahun, untuk uji PSA berkelanjutan selama 6 tahun dan pemeriksaan colok dubur selama 4 tahun
atau tidak skrining, tidak menunjukkan penurunan apapun dari keseluruhan mortalitas yang
dikaitkan dengan skrining.

4. OUT CAME

Keputusan skrining kanker prostat harus didasarkan pada persetujuan pasien. Pasien harus
terlibat dalam proses pengambilan keputusan bersama yang memunculkan nilai dan pilihan atas
konsekuensi potensial pengujian.

5. TIME

Dalam jurnal ini tidak disebutkan kapan penelitian dilakukan.

MANFAAT :

1. Manfaat
Dapat mengetahui apakah screening sebenarnya penting atau tidak untuk laki dengan usia
diatas 45 tahun.
2. Kekurangan
Tidak terdapat waktu penelitian dalam jurnal

SIMPULAN DAN SARAN :

Keputusan skrining kanker prostat harus didasarkan pada persetujuan pasien. Pasien harus
terlibat dalam proses pengambilan keputusan bersama yang memunculkan nilai dan pilihan atas
konsekuensi potensial pengujian. Mendukung pengambilan keputusannya memerlukan informasi
risiko kanker dan pengetahuan tentang riwayat seringnya pasien malas, keterbatasan uji skrining
dan diagnosis yang akurat, dan potensi manfaat dan kesalahan skrining dan pengobatan. Ia harus
diberitahu bahwa ada kejadian tidak konsisten sejauh ini dari uji skrining kebanyakan apakah
skrining mengurangi kematian dari kanker prostat. Meskipun artikel-artikel pada hasil uji
awalnya dapat menyalahartikan potensi manfaat skrining terhadap kematian kanker prostat,
skrining belum terbukti meningkatkan kelangsungan hidup secara keseluruhan. Selain itu,
kecilnya manfaat kelangsungan hidup penyakit spesifik harus diseimbangkan dengan potensi
kesalahan dari diagnosis yang berlebihan dan komplikasi pengobatan, termasuk gangguan
kencing, seksual dan pencernaan. Lebih-lebih, pengobatan optimal untuk kanker stadium awal,
jika ada, tidak pasti. Peninjauan kembali bantuan keputusan pasien bisa memfasilitasi diskusi
yang lebih efisien dan efektif yang membantunya mencapai keputusan terbaik.