Anda di halaman 1dari 21

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
PENGARUH PENGGUNAAN KOIL STANDAR DAN KOIL RACING
DENGAN BUSI IRIDIUM TERHADAP EMISI GAS BUANG PADA
SEPEDA MOTOR NEW VIXION

BIDANG KEGIATAN:
PKM-Penelitian (PKM-P)

Diusulkan oleh:

Puguh Santoso 140513604050/2014


Mohamad Adib Ansori 140513602768/2014
Sukipa Gufron Asrori 150512600688/2015

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


MALANG
2017

i
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-P (PENELITIAN)

1. Judul kegiatan : Pengaruh Penggunaan Koil Standar


Dan Koil Racing Dengan Busi
Iridium Terhadap Emisi Gas Buang
Pada Sepeda Motor New Vixion
2. Bidang Kegiatan : PKM-P
3. Ketua pelaksana kegiatan
a. Nama lengkap : Puguh Santoso
b. NIM : 140513604050
c. Jurusan : Pendidikan Teknik Otomotif
d. Universitas : Universitas Negeri Malang
e. Alamat Rumah /HP : Dusun gebang rt 34/rw 06
ds.prambon,kec tugu,kab trenggalek
f. Alamat Email : Puguhsantoso891@gmail.com
4. Anggota Penulis : 3 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Imam Muda Nauri, Drs., S.T., M.T.
b. NIDN : 0024125906
c. Alamat Rumah/HP : Jl. Cipunegara, Purwantoro
Blimbing, kota Malang
/081334629023
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp 7.600.000
b. Sumber lain :-
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 Bulan

Menyetujui, Malang, 30 Oktober 2017


Wakil Dekan III, Ketua Pelaksana,

Prof. Dr. Marji, M.Kes. Puguh Santoso


NIP. 19590203 198403 1 001 NIM. 140513604050

Wakil Rektor III, Dosen Pembimbing,

Dr. Syamsul Hadi, M.Pd, M.Ed. Drs. Imam Muda Nauri, S.T., M.T.
NIP. 19610822 198703 1 001 NIDN. 0024125906

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ........................................................................................ i

HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. ii

DAFTAR ISI ........................................................................................................ iii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang...................................................................................... 1


1.2 Rumusan Masalah ................................................................................ 2
1.3 Tujuan ................................................................................................... 2
1.4 Luaran ................................................................................................... 2
1.5 Manfaat ................................................................................................. 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Motor Bakar .......................................................................................... 3


2.2 Koil ....................................................................................................... 3
2.3 Busi Iridium .......................................................................................... 3
2.4 Sistem EFI ............................................................................................ 4

BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Desaign Penelitian ................................................................................. 5

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Jadwal Kegiatan .................................................................................... 7


4.2 Angaran Biaya ...................................................................................... 7

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 8

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari waktu ke waktu


mengalami kemajuan yang pesat, semakin modern serta canggih. Kebutuhan
manusia yang semakin meningkat dan beraneka ragam, juga memicu
berkembangnya teknologi, terutama teknologi di bidang otomotif. Kendaraan roda
dua belakangan menjadi alat transportasi favorit di Tanah Air. Populasinya terus
membengkak dari tahun ke tahun. Hal ini terjadi karena mudahnya masyarakat
untuk memiliki sepeda motor dengan berbagai program kemudahan yang
ditawarkan pabrikan maupun perusahaan pembiayaan.

Menurut Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Gunadi


Shindhuwinata, jumlah sepeda motor di Indonesia saat ini sebanyak 85 juta unit.
"Saat ini populasi sepeda motor di Indonesia 85 juta unit. Dari jumlah masyarakat
Indonesia yang sekira 250 jutaan, artinya satu banding tiga," kata Gunadi kepada
VIVA.co.id, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, baru-baru ini.

Dengan usaha memperhatikan dan menyempurnakan sebuah pengapian


yang ada, salah satu diantaranya adalah pengubahan sistem pengapian, hal ini
mempunyai maksud agar pembakaran di dalam ruang bakar dapat terjadi
pembakaran yang sempurna,dengan pembakaran yang sempurna diharapkan unjuk
kerja dari mesin tersebut dapat meningkat tanpa mengurai efisiensi dari mesin
tersebut. kompresi yang tinggi, sehingga tetap menghasilkan daya (power) yang
besar .

Koil pada kendaraan berfungsi untuk meningkatkan tegangan baterai 12 V


menjadi 25.000-30.000 V , sehingga kebutuhan tegangan pada busi tercukupi
untuk menghasilkan bunga api. Pada saat campuran bahan bakar dan udara
dikompresi didalam silinder, maka kesulitan yang utama adalah bunga api
meloncat diantara elektroda busi sangat sulit, hal ini disebabkan oleh udara yang
memiliki sifat tahanan listrik dan tahanannya akan naik pada saat dikompresikan,
tegangan listrik yang diperlukan harus cukup tinggi sehingga dapat mebangkitkan
bunga api yang kuat diantara celah elektroda busi. Pengapian haruslah tepat
waktu, namun pengapian atau ignition yang tepat,dirasa masih belum cukup untuk
menunjang pembakaran yang sempurna jika loncatan bunga api belum mampu
membakar semua bahan bakar di dalam silinder (bunga api besar).

Busi iridium merupakan busi dengan ujung inti elektroda yang terbuat dari
bahan iridum alloy, busi tersebut mampu menghasilkan konduksi yang sangat
baik dan tahan terhadap kondisi panas hingga titik meleleh sampai 2.500 derajat

1
celcius. Perbedaan antara keduanya terletak pada panjang ujung insulator. Busi
dingin mempunyai ujung insulator yang lebih panjang. Pemakaiannya harus
disesuaikan dengan kondisi dapur pacu dan tingkat kompresi. Untuk mesin
standar dianjurkan untuk memakai busi panas, sedangkan busi dingin umumnya
digunakan pada dapur pacu berkompresi tinggi atau di udara dingin. Penggunaan
koil yang bagus atau tipe yang tinggi mengakibatkan pengapian yang lebih baik
sehingga terjadi pembakaran yang sempurna di ruang bakar ditambah lagi busi
iridium akan memperbesar percikan bunga api. Lalu pengaruh dengan adanya
perbedaan koil terhadap emisi gas buang motor. Dengan adanya penelitian
tersebut diaharapkan untuk menambah reverensi penelitian – penelitian yang lain
terutama menyangkut pengapian sepeda motor.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, berikut beberapa rumusan masalah yang


akan dipakai landasan dalam penelitian.

1. Bagaimana pengaruh penggunaan koil standar dengan busi iridium terhadap


emisi gas buang hidrocarbon (HC), karbon monoksida (CO) pada sepeda
motor new vixion
2. Bagaimana pengaruh penggunaan koil standar dan koil racing dengan busi
iridium terhadap emisi gas buang hidrocarbon (HC), karbon monoksida
(CO) pada sepeda motor new vixion

1.3 Tujuan

Berikut beberapa tujuan penelitian yang akan dipakai sebagai landasan


dalam penelitian.

1. Menganalisis Bagaimana pengaruh penggunaan koil standar dengan busi


iridium terhadap emisi gas buang hidrocarbon (HC), karbon monoksida
(CO) pada sepeda motor new vixion
2. Menganalisis pengaruh penggunaan koil standar dan koil racing dengan busi
iridium terhadap emisi gas buang hidrocrbon (HC), karbon monoksida
(CO). pada sepeda motor new vixion

1.4 Luaran Yang Diharapkan

Penelitian hal memiliki potensi luaran yang akan dituju yaitu :

1. Publikasi artikel penelitian ilmiah ditingkat nasional dan internasional.


1.5 Manfaat

Manfaat dari penelitian ini adalah unuk mengetahui emisi gas buang bila
mana paduan koil standar dengan busi iridium, dan koil racing dengan busi
iridium.

2
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Motor bakar

Motor bakar adalah sebuah mekanisme kerja dimana sebuah motor dapat
beroprasi dengan adanya pembakaran bahan bakar sebagai media penggerak
mulaEnergi ini dapat diperoleh dari proses pembakaran yang terbagi menjadi 2
(dua) golongan, yaitu:

Motor bakar pembakaran luar, yaitu suatu mesin yang mempunyai sistem
pembakaran yang terjadi diluar dari mesin itu sendiri. Misalnya mesin uap dimana
energi thermal dari hasil pembakaran dipindahkan kedalam fluida kerja mesin.
Pembakaran air pada ketel uap menghasilkan uap kemudian uap tersebut baru
dimasukkan kedalam sistim kerja mesin untuk mendapatkan tenaga mekanik.

Motor pembakaran dalam. Pada umumnya motor pembakaran dalam


dikenal dengan motor bakar. Proses pembakaran bahan bakar terjadi didalam
mesin itu sendiri sehingga gas hasil pembakaran berfungsi sekaligus sebagai
fluida kerja mesin. Motor bakar itu sendiri dibagi menjadi beberapa macam
berdasarkan sistim yang dipakai, yaitu motor bakar torak, motor bakar turbin gas,
dan motor bakar propulsi pancar gas. Untuk motor bakar torak dibagi atas 2 (dua)
macam, yaitu motor bensin dan motor diesel. Menurut langkah kerjanya motor
bakar dibagi menjadi mesin dengan proses dua langkah dan mesin dengan proses
empat langkah.

2.2 Koil

Pengertian Dan Fungsi Ignition Coil (Koil Pengapian) - Ignition Coil


merupakan salah satu komponen dalam sistem pengapian. Ignition Coil berfungsi
untuk menaikkan tegangan dari 12V menjadi 10.000 volt bahkan lebih. Tegangan
tinggi ini digunakan untuk menghasilkan loncatan bunga api yang kuat pada busi
di dalam ruang bakar. Koil pengapian terdiri dari kumparan primer dan kumparan
sekunder. Kumparan primer dan sekunder akan menaikkan tegangan dari baterai
melalui induksi elektromaget/induksi magnet listrik. Koil standar bawaan pabrik
rata-rata menghasilkan tegangan antara 12 ribu hingga 15 ribu volt, maka tidak
heran jika kita kena percikan bunga api yang keluar dari koil tersebut akan
kesetrum layaknya pegang strum listrik rumah.

2.3 Busi Iridium

Busi iridium merupakan busi dengan ujung inti elektroda yang terbuat dari
bahan iridum alloy, busi tersebut mampu menghasilkan konduksi yang sangat
baik dan tahan terhadap kondisi panas hingga titik meleleh sampai 2.500 derajat
celcius. Perbedaan antara keduanya terletak pada panjang ujung insulator. Busi

3
dingin mempunyai ujung insulator yang lebih panjang. Pemakaiannya harus
disesuaikan dengan kondisi dapur pacu dan tingkat kompresi. Untuk mesin
standar dianjurkan untuk memakai busi panas, sedangkan busi dingin umumnya
digunakan pada dapur pacu berkompresi tinggi atau di udara dingin. Di pasaran,
busi panas biasanya memakai kode P 1 - 8, busi dingin berkode P 9 - 14.
Sebenarnya pemakaian busi bergantung pada mutu bensin, udara, dan kebiasaan
mengemudi. Jika kualitas bahan bakar jelek, udara banyak mengandung air dan
mesin sering berada pada rpm tinggi saat kecepatan rendah, umur pakai busi akan
pendek. Paling hanya sisa pembakaran lebih bersih. Namun perlu di perhatikan
juga, bawha Pertamax dan busi dingin mempunyai karakter yang bertolak
belakang. Pertamax sifatnya tahan kompresi dan susah dibakar, sedangkan busi
dingin susah membakar bensin di cuaca dingin. Sehingga banyak kejadian busi
missfire (sering mati) bila mesin masih dingin (pagi hari).

2.4 Sistem EFI

Menurut unit pelaksanaan teknis pelatihan kerja (2009) istilah sistem


injeksi bahan bakar (EFI) dapat digambarkan sebagai suatu sistem yang
menyalurkan bahan bakarnya dengan menggunakan pompa pada tekanan tertentu
untuk menyapurkan dengan udarayang masuk ke ruang bakar.

Istilah sistem injeksi bahan bakar (EFI) dapat digambarkan sebagai suatu
sistem yang menyalurkan bahan bakarnya dengan menggunakan pompa pada
tekanan tertentu untuk mencampurnya dengan udara yang masuk ke ruang bakar.
Pada sistem EFI dengan mesin berbahan bakar bensin, pada umumnya proses
penginjeksian bahan bakar terjadi di bagian ujung intake manifold/manifold
masuk sebelum inlet valve (katup/klep masuk). Pada saat inlet valve terbuka,
yaitu pada langkah hisap, udara yang masuk ke ruang bakar sudah bercampur
dengan bahan bakar. Secara ideal, sistem EFI harus dapat mensuplai sejumlah
bahan bakar yang disemprotkan agar dapat bercampur dengan udara dalam
perbandingan campuran yang tepat sesuai kondisi putaran dan beban mesin,
kondisi suhu kerja mesin dan suhu atmosfir saat itu. Sistem harus dapat mensuplai
jumlah bahan bakar yang bervariasi, agar perubahan kondisi operasi kerja mesin
tersebut dapat dicapai dengan unjuk kerja mesin yang tetap optimal.

4
BAB III
METODE PENELITIAN

3.1 Design penelitian

mulai

Studi literatur

Pemilihan Dan Pengkajian Bahan

Pengukuran

tidak

Data memenuhi

Analisi data

ya

Menganalisa hasil

Membuat artikel

selesai

Gambar 1. Diagram Alir Metode Penelitian

5
a. Study literatur

Study literatur dengan buku-buku yang membahas sistem pengapian


kususnya pada koil dan busi, jurnal dan penelitian tentang koil data yang didapat
dari study literatur digunakan sebagai acuan dalam penelitian.

b. Pemilihan Dan Pengkajian Bahan

Data-data yang spesifikasi dari koil standar, koil racing dan busi iridium.

c. Pengukuran

Pengukuran meliputi kandungan gas buang hidrokarbon dan karbon monoksida


dan menggunaan gas analyzer.

d. Pengumpulan Data

Data – data atau informasi yang diperoleh dari pengukuran masing-masing


koil. Antara koil standar dengan busi iridium dan koil racing dengan busi iridium
terhadap Emisi gas buang hidrocarbon (HC), karbon monoksida (CO).

e. Analisis Data

Menganalisi dan menghitung kandungan gas buang hidrokarbon dan


karbon monoksidayang dihasilkan berdasarkan data yang dikumpulkan.

f. Menganalisa Hasil

Menganalisis dan menghitung hasil pengukuran gas karbondioksida dan


hidrokarbon.

g. Membuat Artikel
Membuat artikel berdasar penelitian yang telah dilakukan dengan
sebenarnya.

6
BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Jadwal Kegiatan


Tabel 1. jadwal kegiatan penelitian

Kegiatan Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4

Study literatur
Pemilhan dan pengkajian
bahan
Pengukuran
Pengumpulan Data
Analisis data
Membuat artikel

4.2 Anggaran Biaya


Tabel 2. rancanagan anggaran
No Jenis pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan penunjang 3.950.000
2 Bahan habis pakai 1.450.000
3 Perjalanan 700.000
4 Lain-lain 1.500.000
Jumlah 7.600.000

7
DAFTAR PUSTAKA

Grummy, 2003. Kelistrikan Otomotif Seri A. Surabaya:UNESA University Press.

Marlindo, marlon. 2012. Analisa Penggunaan Cdi Racing Programmabel Dan


Koil Racing Pada Mesin Sepedah Motor Setandart. surakarta

Santoso, Budi. 2017. Analisa Variasi Koil Afternarket Terhadap Daya Pada
Sepeda Motor Yamaha Vega R 110 Tahun 2004. Jurnal universitas
nusantara pgri kediri.

Suratman, M Drs. 2003. Servis Dan Teknik Reparasi Sepeda Motor.


Bandung:Pustaja Grafika.

8
Lampiran 1. Biodata Ketua
Nama : Puguh Santoso
TTL : Trenggalek,26 Nnovember 1995
Jeniskelamin : Laki-laki
Alamat asal : jalan pakellor,Rt/Rw 34/06,ds.prambon,kec.Tugu,kab,Trenggalek
Agama : Islam
Status : Mahasiswa
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Puguh santoso
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Progam Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif
4 NIM 140513604050
5 Tempat dan Tanggal Lahir Trenggalek,26 November 1995
6 E-mail Puguhsantoso891@gmail.com
7 Nomor telepon/HP 082332673230

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA Perguruan Tinggi
Nama Institusi SDN 2 SMPN 3 SMKN 1 Universitas
Prambon Tugu Trenggalek Negeri Malang
Jurusan - - Teknik S1 Pendidikan
Kendaraan Teknik Otomotif
ringan
Tahun Masuk - lulus 2001-2007 2007-2010 2010-2013 2016 – Sekarang
C. Pemakalah Seminar Ilmiah
No Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel Imiah Waktu dan Tempat
1
D. Penghargaan 10 Tahun Terakhir
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberian Penghargaan Tahun
1

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM Penelitian.

Malang, 30 Oktober 2017


Pengusul,

Puguh santoso

9
Lampiran Biodata Anggota 1
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Mohamad adib ansori
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Progam Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif
4 NIM 140513602768
5 Tempat dan Tanggal Lahir Blitar,24 juni 1996
6 E-mail ansoriadib@yahoo.co.id
7 Nomor telepon/HP 085704263776

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA Perguruan
Tinggi
Nama SDN PLUS MTsN Smkn 1 blitar Universitas
Institusi Sunan Pandan Kepanjen Negeri Malang
Aran Kidul
Jurusan - - Teknik S1 Pendidikan
Kendaraan Teknik Otomotif
ringan
Tahun Masuk 2002- 2008 2008 -2011 2011 - 2014 2014 - Sekarang
- lulus

C. Pemakalah Seminar Ilmiah


No Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan Tempat
Seminar Imiah
1

D. Penghargaan 10 Tahun Terakhir


No Jenis Penghargaan Institusi Pemberian Penghargaan Tahun
1

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM Penerapan Teknologi.

Malang, 30 Oktober 2017


Pengusul,

Mohamad adib ansori

10
Lampiran Biodata Anggota 3
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Sukipa Gufron Asrori
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Progam Studi S1 Pendidikan Teknik Otomotif
4 NIM 150512600688
5 Tempat dan Tanggal Lahir Trenggalek,08 Febuari 1997
6 E-mail Gufron.as97@gmail.com
7 Nomor telepon/HP 085235050926

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA Perguruan Tinggi
Nama Institusi Sdn Plus MTSN SMKN 1 Universitas
Sunan Pandan Kepanjen BLITAR Negeri Malang
Aran Kidul
Jurusan - - Teknik S1 Pendidikan
Kendaraan Teknik Otomotif
Ringan
Tahun Masuk - 2003 - 2009 2009 - 2012 - 2015 2015 - Sekarang
lulus 2012

C. Pemakalah Seminar Ilmiah


No Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan Tempat
Seminar Imiah
1

D. Penghargaan 10 Tahun Terakhir


No Jenis Penghargaan Institusi Pemberian Tahun
Penghargaan
1 Finalis Lomba Mipa Kab.Trenggalek LBB PRIMAGAMA 2010

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggung jawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM Penerapan Teknologi.

Malang, 30 Oktober 2017


Pengusul,

Sukipa gufron asrori

11
Lampiran Dosen Pembimbing

A. Identitas Diri

1. Nama Lengkap Drs.Imam Muda Nauri, S.T., M.T


2. Pekerjaan Dosen
3. Pangkat/Golongan Penata TK I/III D/Lektor Kepala
4. NIP 19591224 198601 1001
5. Tempat dan Tanggal Lahir Malang, 24 Desember 1959
6 Alamat Jl.D.Lindu I C3D/13 Sawojajar I Malang
65138
7. Nomor Telp/HP 081334629023

B. Riwayat Pendidikan

No. Perguruan Tinggi Jurusan Gelar


1. IKIP Malang Pendidikan Teknik Mesin S1
2. UGM Teknik Mesin ( Konversi S2
Energi)

C. Peneltian yang pernah dilakukan beserta tahunnya

No. Judul Penelitian Sumber Dana Tahun


1. Pengaruh Naptha Kristal OPF 1999
terhadap Tenaga Motor Toyota
Kijang 3K (Ketua)
2. Pengaruh Celah Platina OPF 1999
terhadap Tenag Motor Toyota
Kijang 3K (ketua)
3. Pengaruh Sparator Udara-Air BPPS 2000
dengan Menggunakan Katup
Solenoida terhadaap Penurunan
Tekanan pada Aliran Dua Fase
Gas-Cair pada Pipa Horisontal
(ketua)
4. Pengaruh Sparator Udara-Air BPPS 2001
dengan Menggunakan Katup
Solenoida terhadaap Penurunan
Tekanan pada Aliran Dua Fase
Gas-Cair pada Pipa Horisontal
(ketua)

12
5. Karakteristik Mesin dan Hasil DIK 2003
Cetak Plastik Sistem Blowing (
Angota)
6. Pengaruh Temperatur dan Due-Like 2004
Kecepatan Udara terhadap
Lama Pengeringan Cat Mobil
dalam Oven (ketua)
7. Pengaruh Variasi Waktu Due-Like 2008
Pengisian Baterai dalam Battery
Charger Temperatur dan
Efisiensi Pemakaina Baterai
Mobil (ketua)

D. Pengalaman di Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat

No. Jenis Program Sumber Tahun


Dana
1. Program “Vucer” Rancang Bangun DP3M 1998
Alat Perajang Kentang Untuk
Meningkatkan Efsiensi daan Kualitas
Keripik Kentang ( Ketua Tim)
2. Program “Vucer” Rancang Bangun DP3M 1998
Alat Pemanas dan Pres Bahan Baku
Sandal Untuk Meningkatkan
Efisiensi dan Kualitas Produksi
Sandal Spons ( Anggota Tim)
3. Prog. “Vucer” Pelatihan Tuneup DP3M 2001
Mobil Bagi Anak Jalanan di Wilayah
Kotaa Mandya Batu ( Ketua Tim)
4. Program “Vucer” Rancang Bangun DP3M 2004
Pengolah Lilin dengan Menggunakan
Regulator Elektronik Untu
Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas
Hasil
5. Program “Vucer-3 ( Vucer Nin Migas DP3M 2004
) Pengembangan Industri Kerajinan
Kayu Melalui Peningkatan
Mekanisasi Produksi, Pengembangan
Desain, dan Manajemen untuk
Memperluas Pasar Ekspor (tahun ke-
1)

13
E. Artikel Ilmiah

No. Judul Nama Jurnal Tahun


1. Mesin Perajang Kentang Untuk Jurnal LPM IKIP Malang 1996
Meningkatkaan Efisiensi dan
Kualitas Keripik Kentang Kota
Batu
2. Pengaruh Sparator Udara-Air Jurnal Jurusan Teknik 2001
dengan Menggunakan Katup Mesin
Solenoida terhadaap Penurunan
Tekanan pada Aliran Dua Fase
Gas-Cair pada Pipa Horisontal
(ketua)
3. Pengaruh Kecepatan Udara Jurnal Jurusan Teknik 2005
Temperature terhadap Lama Mesin
Pengeringan Cat Mobil dalam
Oven
4. Peningkatan Randemen Minyak Jurnal Politeknik Bandung 2007
Nilam dengan Sistem Ketel Uap
Pipa Air
5. Pengaruh Sparator Udara-Air Jurnal Jurusan Teknik 2007
dengan Menggunakan Katup Mesin
Solenoida terhadaap Penurunan
Tekanan pada Aliran Dua Fase
Gas-Cair pada Pipa Horisontal
(ketua)

F. Pelatihan – Pelatihan

No. Nama Pelatihan Instansi Penyelenggara Tahun


1. Pelatihan Tune – Up Mobil WPU 1999
Besin
2. Pelatihan “Penulisan Artikel LP3 UM 2002
Untuk Jurnal”
3. Pelatihan CNC Poltek Negeri Malang 2003
4. Pelatihan MAnajemen ITB 2003
Refrigerant
5. Pelatihan Manajemen DIKTI 2004
Lab.Politeknik
6. Pelatihan Teknik Otomotif PT ISI Jakarta 2006
Tingkat Lanjut di PT

14
Indomobil Suzuki International
( PT ISI ) Jakarta
7. Peatihan Managemen KLH Bogor 2007
Refrigerant untuk master
Trainer

G. Seminar/ Workshop/Simposium yang pernah diikuti

No. Nama seminarWorshop Instansi Penyelenggara Tahun


1. Seminar Lokarya “Metodologi LPM UM 1998
Pengabdian kepada Masyarakat
bagi Dosen, Pustakawan, dan
Mahasiswa PTN-PTS se-
JawaTimur Angkatan XVII
2. Seminar dan Lokakarya FT UGM 1999
Penulisan Karya Ilmiah
3. Seminar Hasil-Hasil Penelitian FT UGM 2001
Dosen Teknik Mesin UGM
4. Seminar dan Lokakarya DIKTI 2003
Manajemen Pendidikan
Politeknik
5. Seminar Standarisas dan ITO Cabang Surabay- 2005
Sertifikat Otomotif Malang
6. Pelatihan Teknik Refrigerasi FT UM 2007
bagi Teknisi di Jawa Timur

Malang, 30 Oktober 2017


Pendamping,

Drs. Imam Muda Nauri, S.T., M.T.


NIP.19591224 198601 1001

15
Lampiran 2 Rincian biaya

Tabel 3. Rincian Biaya Habis pakai

NO item jumlah Biaya(Rp)


1 Koil racing 1 1 000.000
2 Koil standart 1 250.000
3 Busi iridum 1 200.000
Total 1.450.000

Tabel 4. Rincian biaya peralatan penunjang

No Item Penggunaan Harga(Rp) Total


1 Gas analizer Tes emisi gas buang 450.000 2.250. 000.
2 Sewa camera Dokumentasi 100.000 500.000
3 Kunci Melepas bagian motor 300.000 300.000
pas/ring
4 Kunci sock Melepas bagian motor 450.000 450.000
5 Obeng Melepas bagian motor 200.000 200.000
6. Flash dish Menyimpan data 250.000 250.000
penelitian
Total 3.950.000

Tabel 5. Rincian transportasi

No Item Penggunaan Harga (Rp) Total(Rp)


1 Transportasi Uji coba produk ke 100.000 500.000
bengkel
2 Transparan Mencari bahan dan alat 100.000 200.000

Total 700.000
Tabel 6. Rincian biaya lain-lain

No Item Penggunaan Jumlah Harga (Rp) Total


(Rp)
1 Pembuatan Pembuatan 1x 250.000 250.000
laporan akhir laporan awal-
akir
2 Biaya komunikasi Komunikasi 4bln x 5 200.000 800.000
antar anggota anggoita
Total 1.500.000

16
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti Dan Pembagian Tugas

No Nama Program Bidang Alokasi Uraian tugas


study ilmu waktu
(jam/minggu)
1 Puguh santoso S1 Teknik Persiapan
pendidikan otomotif bahan proses
teknik
otomotif
2 Sukipa Gufron S1 Teknik Pengukuran
Asrori pendidikan otomotif dan
teknik pengumpulan
otomotif data
3 Bayu Hendri S1 Teknik Analisis data
Mardian T pendidikan otomotif dan membuat
teknik artiket
otomotif

17
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITIAN PELAKSANAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Puguh Santoso

Nim : 140513604050

Program studi : S1 Pendidikan Teknik Otomotif

Fakultas : Fakultas Teknik

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM – penelitian ini dengan


berjudul : pengaruh penggunaan koil standar dan koil racing dengan busi iridium
terhadap emisi gas buang pada sepeda motor new vixion yang diusulkan untuk
tahun anggaran 2018 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga
atau sumber dana lain. Bilamana dikemudian hari ditemukan ketidak samaan
dengan pernyataan ini,maka saya bersedia dituntut dan diproses dengan ketentuan
yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterimake
kas negara. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan
sebenar-benarnya.

Malang 30 Oktober 2017

Yang menyatakan,

Mengetahui,

Wakil Rektor III

Dr.Syamsul Hadi,M,Pd,M,Ed Puguh Santoso


NIP. 19610822 198703 1 001 NIM 140513604050

18