Anda di halaman 1dari 1

Sistem Pendeteksi Banjir dengan Metode Fuzzy Logic Mamdani

Untuk membangun sebuah sistem fuzzy, hal yang paling utama bagaimana
seorang pembuat sistem memahami dan mengerti tentang sistem yang akan dibuat
(berkenaan dengan parameter-parameter yang berpengaruh terhadap sistem
ataupun berkenaan dengan masalah-masalah dari sebuah kasus yang ingin
dibuatkan sistem fuzzy). Dalam kasus ini, untuk memprediksi datangnya banjir
dipengaruhi oleh beberapa parameter, yaitu curah hujan, lamanya hujan, dan debit
air di sungai. Untuk rancangan dapat dilihat seperti di bawah ini:

Variabel Input
Curah Hujan
a. Gerimis (0 – 50)
b. Sedang (25 – 75)
c. Deras (50 – 100)
Lama Hujan Variabel Output
a. Sebentar (0 – 60) Kemungkinan Banjir
Mamdani
b. Sedang (25 – 80) a. Banjir Kecil (0 – 0.5)
c. Lama (60 – 90) b. Banjir Sedang (0.4 – 0.8)
d. Sangat Lama (80 – 100) c. Banjir Besar (0.6 – 1.0)
Debit Sungai
a. Rendah (0 – 7)
b. Sedang (4 – 10)
c. Tinggi (7 – 15)