Anda di halaman 1dari 17

HALAMAN PENGESAHAN

Mahasiswa di bawah ini,

NAMA : NADIA UTAMI EKSA PUTRI

NO BP : 2014210111

JURUSAN : TEKNIK SIPIL S1

Telah menyelesaikan praktikum mata kuliah:

Rekayasa Lalu Lintas

Program Studi Teknik Sipil

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

Institut Teknologi Padang

No. Materi Asisten Tanda Tangan

MARTINUS
1 Traffic Light PRAMANATA
SAPEAI

Dosen Pembimbing,

ANGELAIA ROZA,M. Eng. S

1
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................ Error! Bookmark not defined.

HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................ 1

DAFTAR ISI ........................................................................................................... 2

KATA PENGANTAR ............................................................................................ 4

BAB I ....................................................................................................................... 5

PENDAHULUAN ................................................................................................... 5

1.1. Latar Belakang .......................................................................................... 5

1.2. Tujuan ........................................................................................................ 5

1.3. Batasan Masalah ........................................................................................ 5

BAB II ..................................................................................................................... 6

TINJAUAN PUSTAKA ......................................................................................... 6

2.1. Studi Literatur ............................................................................................ 6

2.2. Landasan Teori .......................................................................................... 6

BAB III .................................................................................................................. 10

METODOLOGI STUDI ...................................................................................... 10

3.1. Gambaran Umum Lokasi Studi ............................................................... 10

3.2. Metode Pengambilan Data ...................................................................... 10

3.3. Metode Analisa Data ............................................................................... 10

BAB IV .................................................................................................................. 12

HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................................................ 12

4.1. Data Simpang Prioritas ............................................................................ 12

BAB V.................................................................................................................... 14

PENUTUP ............................................................................................................. 14

5.1. KESIMPULAN ....................................................................................... 14

2
5.2. SARAN ................................................................................................... 14

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 15

DOKUMENTASI ................................................................................................. 16

3
KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, penulis ucapkan terima kasih kehadiran allah SWT yang


telah memberikan rahmat dan nikmat serta taufik dan hidayahnya kepada penulis,
sehingga penulis dapat menyelesaikan praktek dan laporan pratikum ini. Tak lupa
pula penulis ucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing mata kuliah
Rekayasa Lalu Lintas yaitu Ibu Angelalia Roza, M. Eng.S dan asisten dosen
Martinus Pramanata Sapeai serta teman-teman yang turut membantu juga
mengarahkan penulis dalam menyelesaikan laporan ini.

Praktek dan laporan ini merupakan suatu persyaratan untuk melengkapi


tugas mata kuliah Rekayasa Lalu Lintas, selama dilapangan penulis mendapat
pengalaman yang sangat berharga bagi diri penulis pribadi, yang tidak dapat
dilupakan dan wadah pengaplikasikan dari ilmu pengetahuan serta teori-teori yang
diperoleh dibangku perkuliahan, sehingga dengan adanya pratikum langsung di
lapangan mahasiswa/i memperoleh pengalaman-pengalaman, salah satu
manfaatnya sebagai bekal untuk merealisasikan ilmu pengetahuan di masa akan
datang.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan pratikum ini masih


banyak terdapat kekurangan, untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritikan
dari pembaca yang bersifat membangun untuk kesempurnaan laporan ini, penulis
berharap semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca umumnya dan penulis
khususnya. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak yang
terlibat dalam pembuatan penyusunan laporan ini, semoga Allah SWT selalu
meridhai segala usaha kita. Amin

Padang, 13 Januari 2016

Penulis

4
BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Sehubungan dengan telah berakhirnya materi Simpang prioritas
pada matakuliah Rekayasa Lalu Lintas maka diadakan pratikum langsung
di jalan raya yang merupakan Tugas Wajib berhubungan dengan materi
yang telah di pelajari.

Jalan merupakan faktor utama yang sangat penting untuk


menunjang kegiatan masyarakat sehari- hari. Setiap hari masyarakat
menggunakan jalan umum untuk mencapai tempat tujuannya. Setelah
menghitung Kapasitas Ruas Jalan Veteran maka kami menganalisis atau
melakukan pratikum tentang Simpang prioritas di daerah Simpang Veteran
Oleh karena itu diadakanlah pratikum untuk meneliti agar kita pengetahui
apakah simpang prioritas yang ada pada daerah tersebut dapat mengurangi
kecelakaan akibat banyak kendaraan yang melewati jalan ini atau
sebaliknya.

1.2.Tujuan
Karena Simpang prioritas ini memiliki kesamaan fungsi untuk lalu
lintas jadi tujuan dari praktek adalah :

 Untuk mengetahui apakah Simpang prioritas ini telah sesuai dengan


fungsinya yaitu membantu mengurangi kemacetan dan kecelakaan
akbiat kepadatan kendaraan yang melewati daerah yang bersangkutan.

 Untuk mengetahui jumlah kendaraan yang lewat pada jam puncak dari
aktifitas kesibukan masyarakat.

1.3.Batasan Masalah
Pada laporan kali ini kami akan membahas mengenai Simpang
prioritas yang berguna untuk kepentingan masyarakat yang menggunakan
jalan raya.

5
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1.Studi Literatur
Bahan ajar Rekayasa LaluLintas

2.2.Landasan Teori
A. Simpang prioritas

Bundaran merupakan persimpangan yang memberikan hak


jalan (prioritas) kepada kendaraan yang datang dari jalan utama.

B. Pemilihan Tipe Simpang prioritas

 Simpang prioritas adalah efektif apabila digunakan untuk


persimpangan antara jalan-jalan yang ukuran dan tingkat arusnya
sangat padat.

 Simpang prioritas sangat sesuai bagi persimpangan yang arus


kendarannya sangat padat.

 Simpang prioritas dapat juga dilandasi oleh keselamatan lalu lintas,


yaitu untuk mengurangi jumlah kecelakaan antara kendaraan yang
berlawanan arah.

 Sebuah Simpang prioritas mempunyai kelebihan yaitu mengurangi


kecepatan semua kendaraan yang berpotongan, dan menyadarkan
mereka terhadap risiko bertabrakan.

 Untuk menghadapi risiko penyumbatan pada simpang prioritas


oleh kendaraan yang menjalin dari berbagai jurusan, disarankan
untuk menghindari nilai tundaan (d) di atas : 30 det/smp.

1. Simpang prioritas
a. Survey arus lalu lintas

Kendaraan ringan emp = 1,0 Belok kiri


Kendaraan berat emp = 1,3

Sepeda motor emp = 0,4 (untuk tipe terlawan) Belok kanan

Kendaraan tidak bermotor = 0,2 (untuk tipe 6


terlindung) Lurus
Terlindung didefinisikan sebagai bahwa kendaraan yang
menempuh fase hijau tidak mengalami konflik dengan kendaraan
yang dating dari lengan simpang lain.

Terlawan didefinisikan sebagai bahwa kendaraan yang


menempuh fase hijau mengalami konflik dengan kendaraan yang
dating dari lengan simpang lain.

b. Survey Geometri

WLTOR = lebar jalur balok


kiri.

a. Jika WLTOR 2,5 M,


dalam hal ini dianggap
bahwa kendaraan dapat
langsung belok kiri,
maka lalu lintas belok
kiri langsung
dikeluarkan dari
perhitungan.

maka :
We = WA - WLTOR = Wmasu

b. Jika WLTOR< 2,5 M,


dalam hal ini dianggap
bahwa lalu lintas belok
kiri tidak dapat
mendahului antrian
kendaraan selama sinyal
merah.

maka :

We = WA atau Wkeluar

7
Kendaraan
yang datang
Titik–titik konflik kritis
Kendaraan
yang berangkat

LAP
LAV

LEP

LEV

Titik konflik kritis

Pada masing-masing fase (i) adalah titik yang menghasilkan


WAKTU MERAH SEMUA terbesar :
 
MERAH SEMUA i =  L EV  PEV  L AV 
 VEV VAV  max

Dimana :

LEV, LAV = Jarak dari garis henti ke titik konflik masing-


masing untuk kendaraan yang berangkat dan
yang datang (m)
Pev = Panjang kendaraan yang berangkat (m)
VEV, VAV = Kecepatan masing-masing untuk kendaraan
yang berangkat dan yang datang (m/dt)

8
Nilai-nilai VEV, VAV, dan PEV :

 Kecepatan kendaraan yang dating (VAV) = 10 m/dt (kend.


bermotor)

 Kecepatan kendaraan yang berangkat (VEV) = 10 m/dt (kend.


bermotor)3 m/dt (kend. takbermotor)1,2 m/dt (pejalan kaki)

 Panjang kendaraan yang berangkat (PEV) =5m


(kendaraanringanatauberat) 2m(sepeda motor atau kendaraan tak
bermotor)
Hijau = ….. dt

c. Menghitung fase sinyal yang ada Kuning = ….. dt

- Waktu siklus (CO) Merah / Kuning = ….. dt


- Waktu hilang total (Lt)

d. Menentukan tipe lingkungan

a. Komersil

b. Pemukiman ada median atau tidak

c. Other

9
BAB III

METODOLOGI STUDI

3.1.Gambaran Umum Lokasi Studi


a. Simpang prioritas

Lokasi studi didaerah Jln. Thamrin, memiliki kapasitas kendaraan


yang cukup padat.Simpang ini memiliki 3 lengan simpang

3.2.Metode Pengambilan Data


Metode yang digunakan untuk pengambilan data pada praktek ini
adalah dengan perhitungan Manual.Maksudnya menggunakan alat dan
peralatan yang sederhana seperti buku dan pulpen untuk mencatat
kendaraan yang lewat serta HP yang digunakan untuk menghitung lama
waktu pada masing-masing lampu pada Simpang prioritas.

3.3.Metode Analisa Data


Metode yang digunakan untuk mengolah data ini adalah metode
MKJI ( METODE KAPASITAS JALAN INDONESIA ) tahun 1997 uang
mendefinisikan Kapasitas sebagai arus Lalu lintas maksimum melalui

10
suatu titik dijalan yang dapat dipertahankan persatuan waktu pada kondisi
yang ideal. Untuk jalan dua jalur dua arah, kapasitas ditentukan untuk arus
dua arah ( kombinasi dua arah ) , tetapi untuk jalan dengan banyak jalur ,
arus dipisahkan per-arah dan kapasitas ditentukan per-lajur.

11
BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1.Data Simpang Bersinyal

UM/MV = 0,002

Pkr (%) = 30,45

Pkn (%) = 18,37

Pmi = 0,6

Diketahui :

- Persimpangan di daerah pemukiman

- Jumlah penduduk = 1,25 jt jiwa

- Hambatan samping = Rendah

- Tipe lengan simpang = 424

12
- Kapasitas dasar (Co) = 3400

- Faktor penyesuaian lebar pendekatan (Fw)

a c d
b 
We  2 2 2
4
11 11,5 14
 7,25  
We  2 2 2
4
5,5  7,25  5,75  7
We 
4
25,5
We 
4
We  6,375

Fw  0,7  0,866We
Fw  0,7  0,866.6,375
Fw  0,7  0,5521
Fw  1,25

Faktor penyesuaian median jalan (Fm) =1

Faktor penyesuaian ukuran kota (Fcs) =1

Faktor penyesuaian tipe lingkungan,

hambatn samping dan kendaraan tidak bermotor (Frsu) = 1

UM/MV = 0,002

Frsu = 0,95 (hasil interpolasi)

13
BAB V

PENUTUP

5.1.KESIMPULAN
Dari penelitian yang telah dilakukan di persimpangan di daerah
Veteran analisis Derajat Kejenuhan (DS) yang didapat kecil dari 0,85. Ini
berarti bahwa persimpangan tersebut tidak lewat jenuh, yang tidak akan
menyebabkan antrian panjang pada kondisi lalu lintas puncak.Maka tidak
ada hal–hal yang perludipertimbangkan untuk meningkatkan kapasitas
simpang.

5.2.SARAN
Pada daerah penelitian atau pratikum yang dilakukan merupakan
jalan pusat kota yang sudah memiliki standar-standar seharusnya seperti
drainase yang baik, trotoar yang berguna bagi pejalan kaki, serta median
jalan yang berupa taman di daerah Jalan Veteran tidak memiliki median
jalan padahal didaerah tersebut lebar jalannya masih memadai untuk
dibangun median.

14
DAFTAR PUSTAKA

Oflaherty, C., 2003. Traffict Planning and Engineering. s.l.:s.n.

Salter, R., t.thn. Traffict Engineering. s.l.:s.n.

15
DOKUMENTASI

16
17