Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN ANALISA SINTESA TINDAKAN KEPERAWATAN SUCTION DI RUANG

ICU

Insial pasien : Tn. S

Tanggal masuk : 08 Januari 2018

Diagnosa medis : Cedera Kepala Berat

No. RM : 368702

1. Diagnosa keperawatan
a. Diagnosa keperawatan
DS : -
DO : klien tampak sesak, RR=19X/menit, tidak ada suara tambahan, klien tampak
bantuk dengan terdengar suara sekret. Diagnosa keperawatan ketidakefektifitas
pola nafas berhubungan dengan penurunan volume paru (udem paru).
b. Dasar pemikiran
Pada saat otal mengalami hipoksia,tubuh berusaha memenuhi kebutuhan
oksigen melalui metabolik anaerob yang dapat menyebabkan dilatasi pembuluh
darah. Pada konstusio berat, hipoksia atau kerusakan otak akan terjadi
penimbunanasam laktat akibat metabolisme anaerob. Hal ini akan
menyebabkan asidosis metabolik.

Dalam keadaan normal CBF adalah 50-60 ml/menit//100gr. Jaringan


otak merupakan 15%dari cardiac output.

Cedera kepala menyebabkan perubahan fungsi jantung sekuncup


atypical-myocardial,perubahan tekanan vaskuler dan udema paru . dari udem
paru tersebut menyebabkan pasien sesak nafas atau sulit bernafas dan diperberat
dengan komplikasi seperti reflek batuk yang menyebabkan penumpukan secret
di paru. Oleh karena itu, diperlukan suatu terapi untuk mengatasi masalah
tersebut, yaitu dengan suction. Suction merupakan suatu metode yang
penyedotan dengan menggunakan selang suction untuk menyedot secret yang
berada di mulut atau di tenggorokan dan saluran ETT.

2. Tindakan keperawatan yang dilakukan


Melakukan suction
3. Prinsip-prinsip
Tindakan suction merupakan tindakan keperawatan dengan prinsip steril
agar mikroorganisme tidak mudah masuk ke faring, trakea dan bronki. Prinsip-
prinsip pelaksanaan suction,seperti menyiapkan alat ( selang suction).
Monitoring pasien sebelum melakukan tindakan suction terutama sarurasi
oksigen pasien.
4. Analisa tindakan keperawatan
Tujuan di lakukanya suction adalah membebaskan jalan nafas dari secret
atau lendir yang menumpuk di area mulut tenggorokan dan bronki. Perawat
langsung mnyiapkan alat yang digunakan untuk suction yaitu selang suction
karena di ICU jadi suction pump sudah terdapat di bagian bed pasien . ketika
perawat ingin melakukan suction pada saat kita mengetahui nafas pasien mulai
sesak dan batuk pasien disertakan suara lendir. Perawat mulai melakuakn
suction kepada pasien dengan memberitahu pasien kalau ingin dilakukan
suction karena pasien tidak sadarkan diri. Dilakukan suction setiap 5 jam sekali
setelah dilakukan suction perawat monitoring keadaan pasien terutama saturasi
oksigen pasien .
5. Hasil yang di dapat dan maknanya
S:-
O : pasien terlihat lega saat bernafas,sudah tidak terdengar suara tambahan
A : masalah teratasi
P : dilakukan 5 jam sekali agar pasien merasa nyaman
6. Tindakan keperawatan lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi diagnosa diatas
a. Pemeriksaan suara nafas
b. Pemberiaan oksigen NRM
7. Evaluasi diri
Dalam melakukan tindakan perawat terlebih dahulu memonitoring pasien dan
setelah melakukan tindakan meonitoring pasien juga. Saat melakukan tindakan
memakai sarung tarung terlebih dahulu .
8. Daftar pusaka
1. http://repository.unair.ac.id/33884/docx diakses pada hari Kamis 11 Januari 2018
pukul 22.05 WIB