Anda di halaman 1dari 2

Bahasa C ini termasuk bahasa pemrograman tertua yang pernah ada.

Bahasa pemrograman C ini


dikembangkan dari sekitar tahun 70-an. Bahasa C menjadi bahasa pemrograman yang populer di
Indonesia karena hampir sebagian besar perguruan tinggi jurusan IT ataupun lembaga kursus
pemrograman menggunakan bahasa ini untuk dipelajari pertama kali sebelum mempelajari bahasa
pemrograman yang lain. Bukan tanpa sebab bahasa C ini menjadi dasar untuk mempelajari bahasa
pemrograman yang lain, karena memang bahasa C ini merupakan “bapak” dari bahasa
pemrograman lain seperi C#, Java, C++, dan lain sebagainya.

Bahasa pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada
tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk Sistem Operasi Unix di Bell Telephone Laboratories.

Meskipun C dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga
sering digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh
berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa
compiler yang sangat populer telah tersedia. C secara luar biasa memengaruhi bahasa populer
lainnya, terutama C++ yang merupakan extensi dari C.

Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards pada
tahun 1967. Bahasa ini memberikan ide pada Ken Thompson yang kemudian
mengembangkan bahasa yang disebut dengan B pada tahun 1970. Perkembangan selanjutnya
dari bahasa B adalah bahasa C yang ditulis oleh Dennis Ritchie sekitar tahun 1970-an di Bell
Telephone Laboratories Inc. (sekarang adalah AT&T Bell Laboratories). Bahasa C pertama
kali digunakan pada komputer Digital Equipment Corporation PDP-11 yang menggunakan
sistem operasi UNIX. Standar bahasa C yang asli adalah standar dari UNIX. Sistem operasi,
kompiler C dan seluruh program aplikasi UNIX yang esensial ditulis dalam bahasa C.
Kepopuleran bahasa C membuat versi-versi dari bahasa ini banyak dibuat untuk komputer
mikro. Untuk membuat versi-versi tersebut menjadi standar, ANSI (American National
Standard Institutes) membentuk suatu komite (ANSI Committee X3J11) pada tahun 1983
yang kemudian menetapkan standar ANSI untuk bahasa C. Standar ANSI ini didasarkan
kepada standar UNIX yang diperluas. Bahasa C mempunyai kemampuan lebih dibanding
dengan bahasa pemrograman yang lain. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman yang
bersifat portabel, yaitu suatu program yang dibuat dengan bahasa C pada suatu komputer
akan dapat dijalankan pada komputer lain dengan sedikit (atau tanpa) ada perubahan yang
berarti. Bahasa C merupakan bahasa yang biasa digunakan untuk keperluan pemrograman
sistem, antara lain untuk membuat: 1. Assembler 2. Interpreter 3. Compiler 4. Sistem Operasi
5. Program bantu (utility) 6. Editor 7. Paket program aplikasi Beberapa program paket yang
beredar seperti dBase dibuat dengan menggunakan bahasa C, bahkan sistem operasi UNIX
juga dibuat dengan menggunakan bahasa C. Bahasa C sesungguhnya merupakan bahasa
pemrograman yang serbaguna dan pemakaiannya tidak terbatas untuk pemrograman sistem,
namun juga dapat digunakan untuk aplikasi bisnis, matematis maupun games, bahkan untuk
aplikasi kecerdasan buatan. Dalam beberapa literatur, bahasa C digolongkan sebagai bahasa
tingkat menengah (medium level language). Penggolongan ini bukan berarti bahasa C kurang
ampuh atau lebih sulit dibandingkan dengan bahasa tingkat tinggi (high level language -
seperti Pascal, Basic, Fortran, Java, dan lain-lain), namun untuk menegaskan bahwa bahasa C
bukanlah bahasa yang berorientasi pada pada mesin yang merupakan ciri dari bahasa tingkat
rendah (low level language), yaitu bahasa mesin dan assembly. Pada kenyataannya, bahasa C
mengkombinasikan elemen dalam bahasa tingkat tinggi dan bahasa tingkat rendah, yaitu
kemudahan dalam membuat program yang ditawarkan pada bahasa tingkat tinggi dan
kecepatan eksekusi dari bahasa tingkat rendah. Kerangka Dasar Bahasa Pemrograman C
Bahasa pemrograman C sama seperti bahasa pemrograman lainnya yang memiliki kerangka
dasar. Kerangka Dasar Bahasa C adalah sebagai berikut : 1. Fungsi main(). Fungsi main
merupakan fungsi utama yang wajib ada pada saat kita membuat program dengan bahasa C.
Dalam sebuah project hanya boleh ada 1 buah fungsi main() saja. Namun dalam bahasa C,
tidak membatasi hanya boleh 1 fungsi saja, melainkan kita juga diperbolehkan untuk
membuat fungsi-fungsi lain selain fungsi main() yang bisa mempermudah kita dalam
membuat sebuah program. 2. Deklarasi variabel Pendeklarasian variabel ini dilakukan untuk
mendaftarkan variabel apa saja yang akan kita gunakan dalam program yang kita buat.
Pendeklarasian variabel ini biasanya sekaligus dengan mencantumkan tipe data dari variabel
tersebut. 3. Perintah (statement) Perintah merupakan deretan program yang kita buat dalam
sebuah project. 4. Akses library Digunakan untuk mengakses library apa saja yang kita
perlukan dalam pembuatan sebuah program. 5. Komentar Komentar merupakan sebuah
kalimat yang biasanya dicantumkan oleh seorang programer sebagai sebuah catatan kecil
yang mana komentar ini tidak akan ikut di compile atau diproses. Kelebihan dan Kekurangan
Bahasa Pemrograman C Bahasa C mempunyai beberapa kelebihan dibanding dengan bahasa
pemrograman yang lain, yaitu: KELEBIHAN 1. C mempunyai operator yang lengkap untuk
memanipulasi data. 2. Berbagai struktur data dan pengendalian proses disediakan dalam C,
sehingga memungkinkan dibuat program yang terstruktur, bahkan program yang berorientasi
pada objek (OOP = Object Orientied Programming). 3. Dibanding dengan bahasa mesin atau
rakitan (assembly), C jauh lebih mudah dipahami dan pemrogram tidak perlu tahu detail
mesin komputer yang digunakan sehingga tidak menyita waktu dalam menyelesaikan
masalah ke dalam bentuk program. C merupakan bahasa yang berorientasi pada
permasalahan (objek), dan bukan berorientasi pada mesin. 4. Kecepatan eksekusi C
mendekati kecepatan eksekusi program yang dibuat dengan bahasa tingkat rendah, namum
kemudahan dalam memprogram setara dengan bahasa tingkat tinggi. 5. C memungkinkan
memanipulasi data dalam bentuk bit maupun byte secara efisien. Disamping itu juga
memungkinkan untuk melakukan manipulasi alamat dari suatu data yang dalam C dinamakan
pointer. KEKURANGAN Adapun kelemahan --atau lebih tepatnya kesulitan bahasa
pemrograman C terutama yang dirasakan oleh pemrogram pemula diantaranya adalah: 1.
Banyaknya operator serta fleksibilitas penulisan program kadang-kadang membingungkan
pemakai, yang jika belum familiar akan menimbulkan masalah. 2. Para pemrogram C tingkat
pemula umumnya belum pernah mengenal pointer dan tidak terbiasa menggunakannya,
padahal keampuhan bahasa C justru terletak pada pointer.