Anda di halaman 1dari 6

“SOAL KUIS BAHASA INDONESIA”

DOSEN: SIGIT WIDIYARTO, M.Pd

NAMA : NENI NUR AINI

NPM : 201614501112

KELAS : Y3O (EKSTENSI B)

PRODI : PENDIDIKAN EKONOMI

1. Mengapa Bahasa Melayu, diterima sebagai Bahasa Nasional? Jelaskan.


Jawab:
 Bahasa Melayu lebih demokratis artinya bahasa Melayu tidak mengenal tingkat sosial
dalam berbahasa.
 Bahasa Melayu telah dipakai sebagai bahasa perhubungan di Nusantara sejak abad ke-
7 melalui bukti batu tertulis, prasasti dan tulisan-tulisan di daun lontar, serta naskah-
naskah berbahasa Melayu dengan huruf Arab di Nusantara.
 Bahasa Melayu mudah dimengerti sebagai bahasa komunikasi, terbukti bahwa bahasa
Melayu menyebar ke berbagai pelosok tanah air.

2. Perbaiki kalimat dibawah ini, menjadi kalimat efektif.


 Bagi siapa yang berdomisili tempat tinggal di lingkungan yang kena dampak dari
bencana banjir akan diterimanya bantuan daripada pemerintah.
 Kepada wanita yang memakai baju merah, harap saudara bersedia menaiki ke atas
panggung untuk dapat kami memberikan sebuah penghargaan.
 Dalam pertemuan yang mana hadir para menteri-menteri luar negeri di Indonesia.
 Untuk mempersingkat waktu, mari kita mulai acara ini, dengan membaca
Bismillahirrohmanirrohim.
Jawab:
 Bagi warga yang bertempat tinggal di lingkungan yang terkena dampak dari bencana
banjir akan menerima bantuan dari pemerintah.

1
 Harap wanita yang memakai baju merah bersedia naik ke panggung untuk diberikan
sebuah penghargaan.
 Para menteri luar negeri akan menghadiri pertemuan di Indonesia.
 Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, mari kita mulai acara ini.

3. Sebutkan jenis kalimat majemuk yang anda ketahui, berilah 1 contoh untuk tiap-tiap jenis
kalimat tersebut.
Jawab:
 Kalimat Majemuk Setara
Contoh: Dosen Bahasa Indonesia sudah datang dan mahasiswa siap menerima materi.
 Kalimat Majemuk Bertingkat
Contoh: Mahasiswa kelas YO belajar Bahasa Indonesia dari pukul 20.00 sampai
pukul 21.30.

4. Sebutkan ragam bahasa menurut tingkat keformalannya. Berikah contohnya.


Jawab:
 Ragam Formal (Resmi)
Contoh: Merubah perilaku orang lain sangatlah tidak mudah.
 Ragam Akrab (Semi Formal)
Contoh: Bagi kami usul itu oke saja asal transportasi ditanggung panitia.
 Ragam Tidak Resmi (Santai)
Contoh: Aku heran liat kamu, begitu cuek sama cewek secantik itu.

5. Sebutkan ragam bahasa menurut topik pembicaraannya. Berikan contohnya.


Jawab:
 Ragam Bahasa Ilmiah
Contoh: Mahasiswa S1 Universitas Indraprasta PGRI akan melakukan bimbingan
skripsi.
 Ragam Bahasa Hukum
Contoh: Dia dihukum karena melakukan tindak pidana.
 Ragam Bahasa Bisnis
Contoh: Setiap pembelian di atas Rp 50.000 akan diberi diskon.
 Ragam Bahasa Agama
Contoh: Masjid Kubah Mas terletak di Bogor.

2
 Ragam Bahasa Sosial
Contoh: Masyarakat desa sedang melakukan musyawarah di Kantor Kelurahan.
 Ragam Bahasa Kedokteran
Contoh: Anak itu menderita penyakit tipes sehingga harus rawat inap.
 Ragam Bahasa Sastra
Contoh: Dalam termangu aku masih menyebut namamu.

6. Apa yang dimaksud dengan idiolek. Berikan contohnya.


Jawab:
 Idiolek ragam bahasa yang unik pada seorang individu. Hal ini diwujudkan dengan
pola pilihan kosakata atau idiom (leksikon individu), tata bahasa atau pelafalan yang
unik pada setiap orang.
 Contoh: Orang dengan latar belakang pendidikan yang tinggi atau akademisi akan
sering mengatakan “perspektif” saat dia berbicara dan kata atau frasa tersebut
timbul karena kebiasaannya menggunakan kata tersebut.

7. Sebutkan fungsi bahasa yang anda ketahui, jelaskan.


Jawab:
 Bahasa sebagai Sarana Komunikasi
 Fungsi bahasa untuk berkomunikasi antar anggota masyarakat digunakan dalam
berbagai lingkungan, tingkatan dan kepentingan yang beraneka ragam.
 Bahasa sebagai Sarana Adaptasi
 Fungsi bahasa sebagai sarana adaptasi dapat membuat orang dapat hidup bersama
dalam satu ikatan.
 Bahasa sebagai Kontrol Sosial
 Fungsi bahasa sebagai kontrol sosial untuk mengendalikan komunikasi agar orang
yang terlibat dalam komunikasi dapat saling memahami.
 Bahasa sebagai Sarana Memahami Diri
 Fungsi bahasa untuk membantu dalam membangun karakter seseorang dengan
memahami dan mengidentifikasi kondisi dirinya terlebih dahulu.
 Bahasa sebagai Sarana Ekspresi Diri

3
 Fungsi bahasa sebagai ekspresi (pengungkapan) diri atas pemahaman dirinya
dapat dilakukan dari tingkat yang paling sederhana sampai dengan tingkat yang
kompleks atau tingkat kesulitan yang amat tinggi.
 Memahami Orang Lain
 Untuk menjamin efektivitas komunikasi, seseorang perlu memahami orang lain,
seperti memahami dirinya sendiri. Dengan pemahaman terhadap seseorang,
pemakai bahasa dapat mengenali berbagai hal mencakup kondisi pribadinya.
 Mengamati Lingkungan
 Keberhasilan seseorang menggunakan kecerdasan bahasanya, ditentukan oleh
kemampuaannya memanfaatkan situasi lingkungannya sehingga memperoleh
berbagai kreativitas yang baru.
 Berpikir Logis
 Proses berpikir logis merupakan hal yang abstrak, untuk itu diperlukan bahasa
yang efektif, sistematis dengan ketepatan makna sehingga mampu melambangkan
konsep yang abstrak menjadi konkret.
 Membangun Kecerdasan
 Seorang peneliti kecerdasan, menyimpulkan bahwa kecerdasan sekurang-
kurangnya ada tujuh macam salah satunya adalah kecerdasan linguistik yang
artinya kecerdasan dalam menggunakan bahasa, seperti menggunakan sistem dan
fungsi bahasa dalam mengolah kata dan menggunakan ragam bahasa secara tepat.
 Membangun Karakter
 Kemampuan berbahasa yang efektif, logis, sistematis, lugas, jelas dan mudah
dipahami dapat membangun karakter yang diinginkan oleh kita sebagai pengguna
bahasa.
 Kreativitas Baru
 Sebuah kreativitas dibuat dalam bentuk gambar didalam otak dan akan dituangkan
dalam bentuk bahasa baik tulis maupun lisan.
 Mengembangkan Profesi
 Semakin baik seseorang berbahasa maka akan semakin baik ia mampu
berkomunikasi dengan orang lain, sehingga akan membantu seseorang mampu
berkreativitas dan membuat kariernya berkembang menjadi lebih baik lagi.

8. Sebutkan jenis paragraf yang anda ketahui. Jelaskan satu persatu.

4
Jawab:
 Eksposisi
 Eksposisi artinya paparan. Paragraf yang menjelaskan dan memaparkan secara
rinci sesuatu baik berupa informasi dari berita maupun pengetahuan umum.
 Narasi
 Narasi artinya cerita. Paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa
dan disusun waktunya secara kronologis atau berurutan.
 Persuasi
 Persuasi artinya bujukan. Paragraf yang ini berisi bujukan dan anjuran dengan
tujuan mempengaruhi pembaca agar percaya dan melakukan apa yang
diinformasikan di wacana tersebut.
 Argumentasi
 Argumentasi artinya jenis tulisan yang memberikan alasan (argumen). Paragraf
yang memuat opini, gagasan dan pendapat-pendapat dari penulis dan berdasarkan
sudut pandang dan keyakinannya.
 Deskripsi
 Deskripsi artinya lukisan. Paragraf yang menggambarkan dan menjelaskan suatu
objek dan adanya kata-kata yang bisa diimajinasikan sehingga ketika dibaca
seolah-olah kita melihat, mendengar dan merasakan apa yang disampaikan dalam
paragraf tersebut.

9. Menurut anda, apa keunggulan bahasa Indonesia dibandingkan bahasa negara lain saat
ini.
Jawab:
 Memiliki dialek dari banyak daerah
Banyaknya bahasa-bahasa daerah yang ada di Indonesia karena Indonesia mempunyai
berbagai macam suku yang sangat banyak. Dari sanalah bahasa Indonesia mempunyai
keunikan tersendiri dengan adanya bahasa-bahasa yang setiap daerahnya pasti
berbeda-beda dan logat dari setiap suku pun penyebutannya juga berbeda.
 Bahasa tulisan (Ejaan Yang Disempurnakan)
Perbedaan-perbedaan antara EYD dan ejaan sebelumnya adalah:
 ‘tj’ menjadi ‘c’ : tjutji → cuci
 ‘dj’ menjadi ‘j’ : djarak → jarak

5
 ‘j’ menjadi ‘y’ : sajang → sayang
 ‘nj’ menjadi ‘ny’ : njamuk → nyamuk
 ‘sj’ menjadi ‘sy’ : sjarat → syarat
 ‘ch’ menjadi ‘kh’ : achir → akhir
Karena keunikan tersebut banyak negara tertarik untuk mempelajari bahasa Indonesia
dan bahasa Indonesia mendapat pandangan dari banyak negara.
 Bahasa Indonesia dipelajari lebih dari 45 Negara di dunia.
Saat ini ada 45 negara yang ada mengajarkan bahasa Indonesia, seperti Australia,
Amerika, Kanada, Vietnam dan banyak negara lainnya. Di Australia bahasa Indonesia
menjadi bahasa populer keempat. Ada sekitar 500 sekolah mengajarkan bahasa
Indonesia. Bahkan, anak-anak kelas 6 sekolah dasar ada yang bisa berbahasa
Indonesia. Peran budaya dan bahasa Indonesia dalam diplomasi sangat krusial.
Tingginya minat orang asing belajar bahasa dan budaya Indonesia harus disambut
positif. Kalau perlu Indonesia menambah Pusat Kebudayaan Indonesia di sejumlah
negara, guna membangun saling pengertian dan perbaiki citra.

10. Apa yang dimaksud dengan kalimat inversi, berikan 2 contoh kalimat inversi.
Jawab:
 Kalimat inversi digunakan untuk mempertegas maksud suatu kalimat, dengan cara
menempatkan predikat (P) didepan subjek (S).
Contoh: 1. Dimasaklah nasi oleh ibu di dapur.
(P) (S) (K)
2. Dibelinya sayur oleh ridwan di pasar.
(P) (S) (K)

-SELESAI-