Anda di halaman 1dari 21
PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI No. Dak : BIO-005 | Tanggal: 19-6 DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL 22/7 _ RSGM UNPAD™ Revisi:0 JI, Sekeloa Selatan no 1 Bandung Halaman | dari 24 LEMBAR PENGESAHAN Nama Tabaian Tanda | Tanggal - Tangan — Petugas Proteksi Anggi.Triwiarti..Amd.Rad | Radiasi Agha : Repata Instalast Diperiksa | Fahmi Oscander. dre, | a oleh | M.Kes, Sp.RKC Disahkan |r. Kosteman Ui, arp. | DEekuF Utama sahkan | Dr. Kosterman Usri., drg oleh | MM Fails No. Dok : BIO-005 PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGE | angel: 19-6- DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL OUT. “RSGM UNPAD” Revisi :0 JI. Sekeloa Selatan no | Bandung Halaman 24 dari 24 Basil pemantauan radioaktivitas Jingkungan di luar fasilias dan fasilitas Hiasil pervantauan dosis yang diterima Terlampir Pekerja Radiasi Hiasil pemantauan Kesehatan bagi Pekerja Terlampir Radiasi _ PPR Angel Triwiarti [DIT Penyegaran PPR | 28-30 Nov 2016 Dokter abi Prof Suharjo | Profesor | Pelatihan CBCT | 2010, 2011 radiologi/ Drg Azhari 83 Pelatiahn CBCT | 2010, 2011 dokter kompeten | Drg Ria 82 Pelatiahn CBCT | 2010, 2011 Drg Belly 82 Pelatiahn CBCT | 2010, 2011 Dra Fahmi 82 Pelatitan CBCT | 2010, 2011 Dig Lusi 82 Drg Farina 82 Pelatinan CBCT | 2010 Deg Yurika S1(Profesi) Radiografer___| Angei Triwiarti_| DIIT Operator pesawat | Priyono SMK Pelatihan CBCT | 2010, 2011 [gigi | Supriatna SMA Pelatiahn CBCT _| 2010, 2011 V.2. Keadaaan Darurat Kami bertanggungjaweb dalam melakukan upaya pencegahan terjadinya Kevelakaan, melaporkan terjadinya kecelaksan dan upaya penanggulangannya ke BAPETEN. Keadaan darurat akan dilaporkan segera ke BAPETEN dalam waktu 24 jam melalui telepon, faksimili, atau secara langsung. Jika terjadi kedaruratan, laporan secara tertulis akan disampaikan lengkap scsuei kronologi ke BAPETEN paling lambat 3 igo) hari setelah laporan awal. No, Dok : BIO-005 PROGRAM PROTEKSI ee DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI peas oe DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL aur “RSGM UNPAD” Revisi:0 41, Sekeloa Selatan no 1 Bandung Halaman 23 dari 24 BABV REKAMAN DAN LAPORAN V.1. Keadaan Operasi Normal ‘Manajemen “RSGM UNPAD® mengendalikan dan mencantumkan rekaman terkait program proteksi dan keselamatan radiasi dan menjamin semua rekaman lengkap, mudah dibaca, mudah diidentifikasi dan tersedia seat akan digunakan. Rekaman terkait program proteksi yang kami pelihara, antara lain: ‘a. data inventarisasi pesawat sinar-X: ', catalan dosis yang diterima personil setiap bulan; cc. hasil pemantauan laju Paparan Radiasi di tempat kerja dan lingkungan: ._ sertfikat uji kesesuaian pesawat sinar~ © £ 8 =. kalibrasi dosimeter perorangan pembacaan langsung; basil pencarian fakta akibat kecelakaan radiasis penggantian komponen pesawat sinar-X; h._salinan sertifikat pendidikan dan pelatihan pekerja radiast; dan i. hasil pemantauan kesehatan pesonil Sesuei Peraturan Kepala BAPETEN No, 4 Tahun 2013 Pasal $3 tentang Proteksi Dan Keselamalan Radiasi Dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir, Manajemen “RSGM UNPAD” menyimpan dan memelihara hasil pemantauan keschatan dan hasil pemantauan dosis pekerja radiasi dalam jangka waktu: Paling Kurang 5 (lima) tahun untuk; dan . hasil pemantauan tingkat radiast dan/atau kontaminasi di daerah kerja; . hasil pemantauan radioaktivitas lingkungan di luar faslitas dan fasilitas;, Paling kurang 30 (tiga puluh) tahun terhitung sejak pekerja radiasi berhenti dari pekerjaann © hasil pemantauan dosis yang diterima Pekerja Radiasi; dan * hasil pemantauan keschatan bagi Pekerja Radiasi Tabel 8. Rekaman hasil pemantauan kesehatan dan hasil pemantauan dosis pekerja radiasi Hasil pemantauan tingkat radi dan/atau kontaminasi didaerah kerja. ] No. Dok : BIO-005 | PROGRAM PROTEKSI Teams 19 | DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI | 35/58 DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL “RSGM UNPAD” Revisi : 0 4 Sekeloa Selatan no 1 Bandung Halaman 22 dari 24 Kami menyediakan apron untuk digunakan oleh pendamping_ pasien. Pendamping pasien diharuskan menggunakan apron untuk meminimalkan paparan radiasi yang diterimanya. Untuk proteksi dan keselamatan radiasi pendamping pasien, “RSGM UNPAD” menyediakan prosecur sebagai berikut:!? Judul prosedur proteksi radiasi untuk pendamping pasien Prosedur Proteksi dan Keselamatan Radiasi | BOI-0IS, untuk Penéamping Pasien No. ‘Nomor dokumen IV.2. Rencana Penanggulangan Keadaan Darurat Di fasiliias radiclogi “RSGM UNPAD”, potensi kecelakaan dapat disebabkan oleh kesalahan prosedur pengoperasian alat, kerusakan atau kegagalan dari pesawat sinar-X, atzupun karena faktor manusia yang menyebabkan penerimaan dosis berlebih. Jika terjadi keadaan darurat, manajemen “RSGM UNPAD" telah menctapkan prosedur penanggulangan keadaan darurat, yaitu dengan mematikan panel kendali pesawat, mencabut sakelar, memutuskan aliran listrik, mencatat detil posisi, arah berkas, dan kondisi eksposi. Petugas akan memberitahu kepada PPR. Rekaman kkejadian akan dibuat dalam bentuk laporan kejadian dan disampaikan ke BAPETEN. Rencana keadaan darurat kami buat dalam: No. | Judul prosedur penanggulangan keadaan darurat | __Nomor dokumen Reneana Kegawat Daruratan _ BOLOI6 * Sebuckan Jenis prosedurterkat proteksi dan keselamatun pendamping pusien yang diniliki oleh “RSM UNPAD” Dok: 810-008 | PROGRAM PROTEKSI [Ne Dekt 810-005 | DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOG! _ | Tanggal : 19-6- DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL oot “RSGM UNPAD’ Revisi:0 JI, Sekeloa Selatan no 1 Bandung Halaman 21 dari 24 - — _ Untuk memastikan dosis paparan radiasi yang diterima pekerja minimal, kami menyediakan desain radiologi diagnostik dan intervensional yang memenuhi standar sesuiai peraturan BAPETEN, prosedur pengoperasian, dan peralatan proteksi. Pada saat pengoperasian pesawat fuoroskopi dan intervensional, kami mensyaratkan pekerja untuk mengenakan apron, sarung tangan, dan dosimeter perorangan baca langsung yang terkalibrasi untuk digunakan. Nilai dosis dari dosimeter perorangan baca langsung dicatat dalam log book dosis pekerja setiap kali selesai bekerja dengan pesawat ini.!! Sebagai pemegang izin, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2007 tentang Kesclamatan Radiasi Pengion Dan Keamanan Sumber Radioaktif, kami menyelenggerakan pemeriksaan kesehatan pekerja yang dilakukan pada saat sebelum bekerja, selama bekerja paling sedikit sekali dalam 1 (satu) tahun dan pada saat ‘memutuskan hubungan keria, IV.1.2.Prosedur Protoksi dan Keselamatan Radiasi untuk Pasien Sebagai penanggungjawab uma keselamatan radiasi, kami memastikan bahwa paparan medik pasien serendah mungkin namun dapat menghasilkan citra radiografi yang layak terbaca untuk keperluan diagnosa. Proteksi dan keselamatan radiasi untuk sien dilakukan dengan cara: . Pelayanan diberikan oleh petugas profesional sesual dengan keahliannya; . Menyediakan prosedur pengoperasian pesawat yang jelas dan mudah dipahami; Mengatur luas lapangan radiasi fokus pada bagian yang diperiksa; Membatasi peluang terjadinya pengulangan eksposi Melakukan Uji Kesesuaian pesawat secara berkala dan segera memperbaiki jika hasil uji tidak andal ataupun andal dengan perbaikan. ‘Untuk proteksi dan keselamatan radiasi pasien, mangjemen “RSGM UNPAD” ‘menyediakan prosedur sebagai berikut:!2 No Judul prosedur proteksi radiasi pasien Nomor dokumen | Prosedur Proteksi dan Keselamatan Radiasi | BOI-014 Untuk Pasien 1V.13.Prosedur Proteksi dan Keselamatan Radiasi untuk Pendamping Pasien butkan jenis prosedur terksit proxeksi dan keselamatan pasien yang dimiliki “RSGM UNPAD” No. Dok : BIO-005 PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI | Janse: 19-6 |“ "DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL | “RSGM UNPAD™ Revisi : 0 JI Sekelog Selatan no | Bandung Halaman 20 dari 24 ‘Tabel 7. Contoh Tabel Eksposi Denial | Panoramic | 40—90KV |2—10mA 732 see 7 | 11.3 sec Chepalometri_ | 40-90 KV [2-10 mA 15 sez Oklusal | Carpal 40-90KV [2-10mA | 13.5 see BCT 30-90 KV [2.0-10.0mA | 15 sce - 24 sec TM 40-90 KV |2-10mA 14 sec @* OpenClose | 3.5 sec) _ - Maxillary [40—90KV [2-10mA 13.2 sec Sinus ‘Anterior [40—90KV [2—10mA 13.5 sec Posterior ‘SMY 40-90 KV_[2-10mA 13.5 sec 1V.1.1. Prosedur Proteksi dan Kesolamatan Radiasi untuk Personil, Untuk memantau dosis pekerja, manajemen “RSGM UNPAD” memastikan bahwa seluruh pekerja radiasi menggunakan pemantau radiasi personil (TLD, film badge dan/aiau dosimeter baca langsung). Manajemen “RSGM UNPAD” secara berkala-mengirimkan pemantau radiasi personil ke Instansi Pembaca Dosis. dan mengirimkan hasil evalvasi dosis ke BAPETEN. Untuk proteksi dan keselamatan radiasi_personil, kami menyediakan dan mendokumentasikan prosedur sebagei berikut"?: No. | Judul prosedur protcksi radiasi untuk personil Nomor dokumen Prosedur Proteksi dan Keselamatan Radiasi | BOI-013 | Untuk PersonilTepat Proteksi Radiasi *© Sehutkan jenis prosedur terkait proteksiradiasi personil yang dimiliki oleh *RSGM UNPAD”. No. Dok : BIO-005 | PROGRAM PROTEKSI tome DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL “RSGM UNPAD™ J1, Sekeloa Selatan no | Bandung Halaman 19 dari 24 BABIV PROSEDUR PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIAST IV.1. Proteksi dan Keselamatan Radiasi dalam operasi normal IV.1.1-Prosedur Pengoperasian Pesawat Sinar-X Manajemen “RSGM UNPAD” menetapkan prosedur pengoperasian setiap pesawat sinar-X dan menempatkannya di sekitar pesawat untuk dapat digunakan oleh petugas yang kompeten. Proscdur kami buat dengan jclas dan mudah dipahami oleh petugas. Prosedur pengoperasian pesawat meliputi cara menghidupkan, mengoperasikan, dan mematikan pesawat. Berikut adalah prosedur pengoperasian pesawat sinar-X yang ada di fasilitas “RSGM UNPAD”: Nomor dokumen in Alat Rongent | BOLO17 ~ 7 EzPay-Plus (EPX-Impla) Prosedur ‘Tetap Penggunaan Alat Rongent | BOLOIE Morita Corpora No. Dok : BIO-005 PROGRAM PROTE! SI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI | Tanggdl : 19-6- DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL ul “SGM LINPAD” | Revisi: 0 JI, Sekeloa Selatan no | Bandung [Halaman 18 dari22| HL3.1. Daerah Supervisi, di daerah k Bandung Dental Center menetapkan daerah supervisi dengan -mempertimbangkan kriteria potensi_penerimaan paparan radiasi individu lebih dari NBD anggota masyarakat dan kurang dari 3/10 (tiga per sepuluh) NBD pekerja radiasi dan bebas kontaminasi, selain itu RSGM UNPAD: a, menandai dan membatasi Daerah Supervisi yang ditetapkan dengan tanda yang jelas; dan , memasang tanda Gi tilik akses masuk Daerah Supervisi. IIL4. Deskripsi Perlengkapan proteksi Radiasi Untuk memastikan proteksi pasien, pekerja dan masyarakat terpenuhi, Klinik Bandung Dental Center menyediakan perlengkapan proteksi. ‘memastikan bahwa perlengkapan ini berfungsi baik dan digunakan scbaga ‘mestinya, Seat ini “RSGM UNPAD” memiliki perlengkapan proteksi sebagai berikut: Tabel 6. Alat petlengkapan proteksi radiasi TLD/film badge Apron | Tabir radiasi mobile |Ukure Sarung tan; Dosimeter sakut | Pelindung tiroid | T bualt Pelindung gonad/ovarium’? Kacamata Pb ® Protea in ans dpa °Tebal Lesetaraan imal hitam har diber tana sara permanen da ‘ukuran dan boat yang secu untuk mencegah gona sears kes clindungisecara kesluruhan, meneakup jar dan pegstangan er gan es ada apron, Protect in harus dengan un drt papa berkas ama. [ No. Dok : BI0-005 PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI | Tenge! 19-6- DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL “RSGM UNPAD” Revisi :0 JI, Sekeloa Selatan no | Bandung [Hataman 17 dari2a l [Tanda bahaya + [J Lampu tanda radiasi berfungsi baik dias Tanda bahaya radiasi mudah dilihat dan jelas terbaca Pesawat sinar-X dengan penetapan penghenti (00442:4.1,204.00000.110315 Oris Rusak (004473.1,204.00000.110315 Fad Panoramic F-070 | Rusak IIL.3. Deskripsi Pembagian Daerah Kerja. Pembagian daerah kerja pada “RSGM UNPAD terbagi_atas Daerah Pengendalian dan/atau Daerah Supervisi. Manajemen “RSGM UNPAD” berupaya melindungi masyarakat dengan mencegah akses masyarakat ke Dacrah Pengendalian, Protzksi radiasi di Daerah Pengendalian dilakukan dengan cara menempelkan tanda peringatan bahaya radiasi yang jelas, mudah terlihat, dan mencolok di setiap pintu akses ke Daerah Pengendalian. Ruang radiologi juga dilengkapi dengan lampu tanda radiasi Gi lar pinta masuk yang menyala saat ruang radiologi digunakan. Manajemen “RSGM_ UNPAD” memastikan bahwa scluruh tanda bahaya radiasi ini berfungsi. 1113.1. Daerah Pengendalian, di daerah pengendalian ini Klinik Bandung Dental Center melakukan tindakan proteksi dan keselamatan radiasi dengan: a, menandai dan membatasi Daerah Pengendalian yang ditetapkan dengan tanda fisik yang jelas atau tanda lainnya; b. memasang atau menempatkan tanda peringatan atau petunjuk pada titik akses dan lokasi lain yang dianggap perlu di dalam Daerah Pengendalian; €. memastikan akses ke Daerah Pengendalian: + hanya untuk Pekerja Radiasi; den + pengunjung yang masuk ke Daerah Pengendalian didampingi oleh Petugas Proteksi Radiasi; 4d, menyediakan peralatan pemantauan dan peralatan protektifradiasi Dacrah Pengendalian dalam instansi kami adalah rueng radiologi yang terdapat pemanfaatan pesawat sinar-X di dalamnya berupa pesawat Panoramic/CBCT dan pesawat Dental. 7 Konelsidtulskan berupe keterangan misalnys rusk, dibibahkan ke suet rumh sat dikerntalihan ee negers asa, atu disimpen, No. Dok : BIO-005 Tanggal 19-6 PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI | DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL au. “RSGM UNPAD” Revisi: JI. Sekeloa Selatan no | Bandung Halaman 14 darida Ld a 6. Pintu Ruang Rongent CBCT 7. Pesawat CBCT 8. Komputer 9, Ruang Komputer 2. Ruang Intra Oral dan Extra Oral ~Ga) Con) Gar) __ Gr) No. Dok : BIO-005 PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL SGM UNPAD” A JI, Sekeloa Selatan no | Bandung Halaman 13 dari 24 BABII DESKRIPSI FASILITAS, PESAWAT SINAR-X DAN PERALATAN PENUNJANG, DAN PERLENGKAPAN PROTEKSI RADIASI MI1.1. Desk Fasilitas radiologi merupakan satu kesatuan dari gedung “RSGM UNPAD?. dengan spesifikasi pembagian nuang sebagai berikut': 1. Ruang CBCT a Keterangan : —c —— 1. Komputer 2. Komputer 3. Pinta Ruang Digital Radiograph Processing 4. Wastafel 5. Pint Ruang Rongent CBCT * Jk instansi men Ibi dar 1 (sate) pesavet maka Nema insta! hans mengganibr tak selap pesswat sinar-X yang eink an dta rung. racoloziny, PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL *“RSGM UNPAD™ JI, Sekeloa Selatan no | Bandung [Halaman 12 dari 24 113. Pelatihan Manajemen “SGM UNPAD” mengalokasikan sumber daya manusia yang memadai untuk menetapkan, melaksanakan dan menilai pendidikan dan pelatihan bagi pekerja radiasi. Mangjemen berkomitmen menyelenggerakan den mengevaluasipelatihan dalam bidang proteksi dan kesclamatan radiasi secara reguler untuk PPR, Dokter ahli radiologi/éokter yang berkompeten dan radiografer minimal 1 (satu) tahun sekali.? Marajemen “RSGM UNPAD* menetapkan dan menyedi dengan kualifikasi minimal pendidikan formal yang ditentukan menurut pekerjaannya. 2 Nama instani hans mencartumken Frekuensipenyelenggarann pelatihan. No, Dok : BIO-005 PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI | Jargeel:19-6- DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL p20 __ ~RSGM UNPAD! Revisi: 0 JI, Sekeloa Selatan no 1 Bandung Halaman [1 dari 24 3, Petugas Proteksi Radiasi (PPR) a. Membuat dan memutakhirkan program proteksi dan keselamatan radi b, Memantau aspek operasional program proteksi dan keselamatan radiasi ¢, Memastikan ketersediaan dan kelayakan perlenpkapan Proteksi Radiasi, dan memantay pemekaiannya; <4. Meninjau secara sistematik dan periodik, program pemantauan di semua tempat di mana pesawat sinar-X digunakan; e, Memberikan konsultasi yang terkait dengan protcksi dan keselamatan radiasi: f. Berpartisipasi dalam mendesain Fasilitas Radioloy g. Memelihara rekaman; 1h, Mengidentifikasi kebutuhan dan mengonganisasi kegiatan pelatihan; i, Meleksanakan latihan penanggulangan dan pencarian fakta dalam hal paparan darurat; Melaporkan kepada Nama instansi sctiap kejadian kegagalan operasi yang berpotensi menimbulkan Kecelakaan Radiasi; dan k, Menyiapkan laporan tertulis mengenai pelaksanaan program proteksi dan keselamatan radiasi, dan verifikasi keselamatan. 4. Radiografer a, Memberikan proteksi terhadap pasien, dirinya sendit sekitar ruang pesawat sinar-X: b. Menerapkan teknik dan prosedur yang tepat untuk meminimalkan paparan yang diterima pasien sesuai kebutuhan; dan ¢. Melakukan kegiatan pemrosesan film. i dan masyarakat di PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL “RSGM UNPAD™ JI, Sekeloa Selatan no | Bandung No. Dok : BIO-005 Tanggal : 19-6- 2017 Revisi: 0 Halaman 9 dari 24 Pendidikan terakhir 82 Nomor SIP — Masa Berlaku Status Konsulen/Pekerja radiasi™ ‘Nama :_ Farina Pramanik, drg.. MM. Pendidikan terakhir : 82 Nomor SIP A Masa Berlaku Status Konsulen/Pekerja radiasi® Nama ‘Yurika Ambarlita, drg Pendidikan terakhir +_SI (Profesi) _| Nomor SIP 7 Masa Berlaku z [Status + DrgiPekerja Radiasi* | 3._| Petugas Proteksi Radiast terakhir e |__| Nomor SIB + 350378.224.01.301116 Masa berlaku = 18 Juni 2021 4_| Radiografer ‘Nama =_Anggi Triwiarti, A.Md.Rad Pendidikan terakhir = DIII Radiodiagnostik dan Radioterap! ‘Nomor SIKR = 445/8525-DINKI Masa berlakur +27 Januari 2017 5._| Operator Name, = Priyono Pendidikan terakhir = |_| Name Supriatna Pendidikan terakhir SMA No. Dok : BIO-005 PROGRAM PROTEKSI Tanbga TSE: DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL a “RSGM UNPAD™ Revisi : 0 JI, Sekeloa Selatan no 1 Bandung Halaman & dari 24 , personil yang bekerja di Fasilitas radiologi (GM UNPAD” adalah sebagai berikut: Pada saat program proteksi it diagnostik dan intervensional *RS Tabel.1 Data personil pada struktur organisasi. 1._[Nama pemegang = Dr.drg Kosterman Usri, MM No. KTP 3273 181601720002 Masa berlaku 16-01-2017 2._| Dokter spesialis radiclogi / dokter yang berkompeten. || Nama Prof. Dr. Suhardjo Sitam, dig, MS, Sp. RKGR) _| Pendidikan terakhir : Profesor Nomor SIP Masa berlaku Status 1 Profesor/Pekerja radi Nama r.Azhari, drg., MS., Sp. RKG (K) Pendidikan terakhir 283 - ‘Nomor SIP 2 445/001 -Dinkes/49-SIP-I-Drg. Sp/XIU13 Masa berlaku 278-2016 Status + Konsulen/Pekerja radiasi™ ‘Nama :Ria N Firman, drg., Sp. RKG (K)., MH. Kes Pendidikan terakhir 282 Nomor SIP. +: 445/1328-Dinkes!13-SIP-I-Drg Sp/IV/15 Masa berlaku 22-4-2017 Status : Konsulen/Pekerja radiasi® $2 ‘Nomor SIP 445/216 1-Dinkes/40-SIP-II-Drg/IVAS Masa berlaku 22-2-2017 Status :_ Konsulen/Pekerja radiasi® Nama 3. Fahmi Oscandar, drg.. MKes.. Sp.RKG. Pendidikan terakhir ‘Nomor SIP Masa Berlaku Status + Konsulen/Pekerja radiasi® ‘Nama 2_Lusi Epsilawati, drg., M.Kes., SpRKG. No. Dok : BIO-005 PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI | Tanggal : 19-6" DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL pu “RSGM UNPAD” Revisi: 0 | JI, Sekeloa Selatan no | Bandung (Halaman 7 dan'24 | BABI PENYELENGGARAAN PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIAST ILI. Struktur organisasi penyelenggara proteksi dan keselamatan radiasi di “RSGM UNPAD” Kepala Instalasi Radiologi RSGM UNPAD Petugas Proteksi Tenaga Konsulen, Dokter - Radiografer Radiasi Spesialis Radiologi Kedokteran | | - Operator Gigi dan Dokter Gigi Diagram |. Contoh struktur penyelenggara proteksi dan keselamatan radiasi ' Sire panyclonggara pricks dan Loeslaatan radii dapat esouskan dengan kandi i failtas Nana instars PROGRAM PROTEKSI ] No. Dok : BIO-005 | DAN KESELAMATAN RADIASIRADIOLOGI _ | Tangzal: 19+ DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL au “SGM UNPAD” Revisi 0 J, Sekeloa Selatan no 1 Bandung Halaman 6 dari 2 Radiasi Pengion adalah gelombang elektromagnetik dan partikel bermuatan yang karena energi yang dimilikinya mampu mengionisasi media yang dilaluinya. Program Proteksi adalah rencana tindakan yang dilakukan untuk meminimalisir dampak radiasi pengion yang bisa terjadi akibat pemanfaatan radiasi sinar-X untuk radiologi diagnostik, baik terhadap pekerja, pasien, maupun masyarakat dan lingkungan sekitar daerah kerja. Radiologi Diagnostik adalah kegiatan yang berhubungan dengan penggunaan Fasilitas untuk keperluan diagnosis. Nama instansi adalah orang atau badan hukum yang telch menerima izin pemanfaatan tenaga nuklit dari BAPETEN, Petugas Proteksi Radiasi adalah petugas yang ditunjuk oleh Name instansi dan oleh BAPETEN dinyatakan mampu melaksanakan pekerjaan yang berhubungan dengan proteksi rediasi. Pekerja Radiasi adalah setiap orang yang bekerja di fasilites radiasi pengion yang diperkirakan menerima dosis’ radiasi tahunan melebihi dosis. untuk masyarakat umum. Radiografer adalah tenaga keschatan yang memiliki kompetensi dengan diberikan tugas, wewenang, dan tanggungjawab secara penuh untuk melakukan kegiatan radiologi diagnostik Rekaman adalah dokumen yang menyatakan hasil yang dicapai atau memberi bukti pelaksanaan kegiatan dalam pemanfaatan tenaga nuklir, Kecelakaan radiasi adalch kejadian yang tidak direncanakan termasuk kesalahan operasi, kerusakan ataupun kegagalan fungsi alat atau kejadian lain yang menimbulkan akibat atau potensi akibat yang tidak dapat diabaikan dari aspek proteksi atau keselamatan radiasi. ikawan medis adalah tenaga keschatan yeng memiliki kompetensi dalam bidang fisika medik klinik dasar. No. Dok : BIO-005 | PROGRAM PROTEKSI ; DAN KESELAMATAN RADIASIRADIOLOGI | Tange! DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL [2017 _| “RSGM UNPAD" Revisi:0 JI, Sekelea Selatan no 1 Bandung Halaman 5 dai 24] BABI PENDAHULUAN LA. Latar belakang Program Proteksi dan Kesclamatan Radiasi adalth tindakan sistematis dan terencana untuk melindungi pekerja, anggota masyarakat dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. Program ini dibuat sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah No. 29 tahun 2008 tentang Perizinan Permanfaatan Sumber Radiasi Pengion dan Bahan Nuklir, dengan mempertimbangkan Peraturan Pemerintah No. 33 tahun 2007 tentang Keselamatan Radiasi Pengion dan Keamanan Sumber Radioaktif, Perka BAPETEN No. 8 tahun 2011 tentang Keselamatan Radiasi dalam Penggunaan pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensional, serta Perka BAPETEN No. 4 tahun 2013 tentang Protcksi dan kesclamatan Radiasi dalam Pemanfaatan Tenaga Nuklir. Untuk memastika Keselamatan dan kesehatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan hidup, °RSGM UNPAD” berprinsip bahwa kegiatan pemanfaatan radiasi pengion direncanakan, dan dioperasikan sesuai dengan ketentuan yang ditelapkan oleh BAPETEN dan menjamin paparan radiasi ditekan screndah-rendahnya. Penerimaan dosis radiasi terhadap pekerja dan masyarakat tidak boleh melebihi Nilai Batas Dosis (NDB) yang ditetapkan oleh BAPETEN. 1.2. Tojuan Tyjuan pembuatan dokumen ini adalah: ‘© Memberikan gambaran tentang fasilitas, pesawat sinar-X, peralatan penunjang, «dan perlengkapan proteksis ‘+ Memestikan bahwa proteksi dan kesclamatan radiasi di fasilitas terpenuhi dan dapat direview atau dikaji ulang sesuai dengan pemanfaatannya; dan + Pelaksanaan pelayanan radiologi diagnostik dan intervensional dapat memen prinsip-prinsip keselamatan radiasi. 1,3. Ruang lingkup Lingkup program proteksi ini mencakup seluruh pemanfaatan radiologi diagnostik dan intervensional sawat sinar-X untuk tyjuan “RSGM UNPAD”. PROGRAM PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL, “RSGM UNPAD" Ji, Sekelca Selatan no 1 Bandung No. Dok : BIO-005 Tanggal : 19-6- 2017 Revisi:0 Halaman 4 dari 24 BAB V. REKAMAN DAN LAPORAN V.1. Keadean Operasi Normal... V.2. Keadaan Darurat LAIN-LAIN KESIMPULAN .. DAFTAR ACUAN LAMPIRAN .. Hal 21 Hal 21 Hal 22 Hal 22 Hal 23 Hal 24 Hal PROGRAM PROTEKSI | DAN KESELAMATAN RADIAS! RADIOLOG! DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL “RSGM UNPAD” JI, Sekeloa Selatan no 1 Bandung No. Dok : BIO-005 2017 Tanggal : 19-6- Revisi :0 Halaman 3 dari 24 DAFTAR ISI Lembar Pengesahan asi Hal I Pernyataan Kebijakan Proteksi dan Keselamatan Radiasi ... Hal2 Daftar |si Hal3 BAB I. PENDAHULUAN .... toe seucnsesonses Hal 5S Le Latar Belakang Hal's 12. TujUaM oo... Hal 5S 1a Ruang Lingkup .. Hal 5 14, Definisi Hal 5 BAB IL PENYELENGGARA PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIAS] Hal 7 1. Struktur Orgonisasi(jika penyelenggara dalam bentuk organisasi) Hal 7 11.2. Tanggung Jawab Hal 9 1.3. Pelatihan .. 7. Hal I BAB III. DESKRIPSI FASILITAS, PESAWAT SINAR - X DAN PERALATAN Hal 12 PENUNJANG, DAN PERLENGKAPAN PROTEKSI RADIASI ... TILL. Deskripsi Fasilitas.. 1.2, Deskripsi pesawat sinar-X dan peralatan penunjang 2 1113. Deskripsi Pembagian Daerah Kerja IIL4. Deskripsi Periengkapan Proteksi Radiasi..... BAB IY. PROSEDUR PROTEKSI DAN KESELAMATAN RADIASI IV.1, Proteksi dan Keselamatan Radiasi dalam Operasi Normal IV.1.1. Pengoperasien Pesawat Sinar-X .. 1V.1.2. Proteksi dan Keselamatan Rediasi untuk Personil 1V.1.3. Proteksi dan Kesclamatan Radiasi untuk Pasien 1V.1.4, Proteksi dan Keselamotan Radiasi untuk Pendemping Pasien 1V.2. _ Reneana Penanggulangan Keadasn Darutat wc. Hal 12 Hal 14 Hal 15 Hal 16 Hal 17 Hal 17 Hal 17 Hal 18 Hal 19 Hal 19 Hal 20 No. Dok : BIO-005 PROGRAM PROTEKSI bn DAN KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI | Janse! 19-6 DIAGNOSTIK DAN INTERVENSIONAL “RSGM UNPAD" Revisi 0 JI, Sekeloa Selatan no | Bandung Halaman 2 dari 24 Pernyataan Kebijakan Proteksi dan Kesclamatan Radiasi Setiap kegiatan di “RSGM UNPAD” pelaksanaan proteksi dan keselamatan radiasi dalam pemanfaatan sumber radiasi pengion adalah mutlak dilakukan Nama instansi. Oleh karena itu Nama instansi wajib menyusun, menetapkan, dan menerapkan suatu program proteksi dan keselamatan radiasi untuk memastikan keselamatan pasien, pekerja, masyarakat, dan lingkungan hidup dari bahaya radiasi. Dokumen Program Proteksi Dan Keselamatan Radiasi dibuat untuk memenuhi persyaratan keselamatan radiasi. Program Proteksi Dan Keselamatan Radiasi dfiterapkan dalam setiap kegiatan di fasilitas sesuai dengan prinsip proteksi radiasi. Program Proteksi Dan Keselamatan Radiasi ini kami perbaharui dan disesuaikan dengan tujuan pemanfaatan sumber radiasi pengion dan peraturan yang berlaku di Negara Indonesia, Nama instansi bertanggungjawab dan mengutamakan keselamatan keselamatan pasien, pekerja, masyarakat, dan lingkungan hidup di atas segalanya, Dengan ini saya selaku pemegang izin, yang bertanda tangan di bawah ini atas nama “RSGM UNPAD? mempunyai komitmen di dalam menjalankan program proteksi dan keselamatan radiasi. Direktur Utama RSGM-UNPAD Fotoramra” Dr. Kosterman Usri.drg..MiM NIP.197201162001121 001