Anda di halaman 1dari 2

TUGAS BIOMEDIKA SEMESTER GANJIL 2017

Vol.XX No.XX,ISSN:XXXX – XXXX

OPERASI GERBANG LOGIKA DENGAN METODE LEAST


MEAN SQUARE (ADALINE)
Achmad yani1, Nasrul Afif Soliardi2

Abstrak: Berkembangnya metode Jaringan saraf tiruan (Artifical Neural Network) suatu algoritma yang dapat
meniru cara kerja otak mahluk hidup yaitu sel syaraf (neuron) yang sangat pesat pada era- modern menuntut para
praktisi atau mahasiswa untuk memahami dan mengerti tentang jaringan adaline.
Adaline (Adatif Linear Neuron) suatu metode pembelajaran dengan ciri-ciri unit tunggal (neuron) yang menerima
input dar beberapa unit. Jaringan adaline dapat dilatih dengan menggunakan delta rule atau metode Least Mean Square
(LMS).
Penelitian ini bertujuan untuk membuat program berbasis delphi untuk dapat membuktikan jaringan adaline secara
peritungan.

Kata-kata kunci : Jaringan saraf tiruan, Adaline, delphi


1. Pendahuluan (Pendahuluan, Dasar Teori, Data &
Analisa, Kesimpulan)
a. Pendahuluan Gambar 1.Topologi Simple Adaptive Linier
Algoritma LMS (least mean square) adalah suatu Combiner
algoritma pembelajaran dari neural network yang
diperkenalkan oleh Widrow dan Hoff pada tahun 1959.
Algoritma ini juga memiliki banyak nama seperti
Widrow-Hoff rule dan juga delta rule. Arsitektur LMS
berbasis pada simple adaptive linier combiner. 2) x
Algorithma LMS akan mengupdate bobot (weight) dari
adaptive linear combiner. Yang mana dalam mengupdate c. Data dan Analisa
bobot tersebut terdapat suatu nilai µ atau disebut
learning rate parameter. Nilai ini untuk menentukan
besarnya langkah atau kecepatan update bobot dengan Pendahuluan memuat tentang penjelasan singkat topik
arah gradien negatif. Nilai µ yang digunakan umumnya penelitian dan latar belakang, masalah penelitian, tujuan, dan
lebih dari 0. Pemilihan µ yang terlalu kecil dapat lingkup permasalahan, cara pendekatan dan arti penting
menyebabkan perubahan nilai bobot yang kecil penelitian.
sehingga kecepatan belajarnya menjadi lama karena
membutuhkan lebih banyak iterasi untuk mencapai 2. Metode
suatu keadaan convergen. Sedangkan bila nilai µ yang 2.1 Persamaan
dipilih terlalu besar maka akan menyebabkan langkah
perubahan yang besar sehingga proses belajar tersebut Nomor persamaan ditulis dengan angka Arab dalam
sulit mencapai keadaan stabil. tanda kurung di posisi rata kanan dari kolom. Persamaan
dapat ditulis dalam dua baris jika persamaannya terlalu
b. Dasar Teori panjang.
1) Desain Topologi Struktur Simple Adaptive Liner a  b  c ................................................................. (1)
Combiner dengan 4 input.
2.2 Gambar
Nomor urut dan nama gambar ditulis di bawah gambar.
Gambar dapat ditampilkan dalam format 1 kolom dan rata
tengan jika ukuran gambar besar dan disesuaikan agar
gambar tampak jelas terbaca dan ukurannya proporsional.


Korespondensi: xxxx@xxxxx.ac.id[alamat email]
a) Afiliasi 1[Jurusan, Institusi asal, alamat]
b) Afiliasi 2[Jurusan, Institusi asal, alamat]
1
© 2017ProdiTeknikElektro
Gambar 1. Nama Gambar

2.3 Tabel
Nomor urut dan nama tabel diletakkan di atas tabel.
Tabel dapat disajikan dalam format 1 kolom jika ukuran tabel
cukup besar. Nomor urut dan nama tabel tertulis rata tengah.

Tabel 1. Nama Tabel


Data 1 Data 2 … … …

3. Pengutipan (sitasi)
Pengutipan artikel di dalam teks dilakukan dengan
format angka dan diketik dalam tanda kurung siku [1].
Artikel yang disitasi di dalam teks harus disajikan di Daftar
Pustaka secara urut sesuai dengan nomornya.

4. Kesimpulan
Kesimpulan memuat hasil yang didapat dari penelitian
dan merupakan jawaban dari rumusan masalah yang telah
diuraikan pada Pendahuluan. Kesimpulan juga harus selaras
dengan tujuan yang telah didefinisikan di Pendahuluan.

Daftar Pustaka

[1] A. Rezi and M. Allam, "Techniques in array processing by


means of transformations, " in Control and Dynamic
Systems, Vol. 69, Multidemsional Systems, C. T. Leondes,
Ed. San Diego: Academic Press, 1995, pp. 133-
180.[contoh untuk buku]
[2] I. S. Qamber, "Flow graph development method,"
Microelectronics Reliability, vol. 33, no. 9, pp. 1387-1395,
Dec. 1993.[contoh untuk jurnal]
[3] N. Osifchin and G. Vau, "Power considerations for the
modernization of telecommunications in Central and
Eastern European and former Soviet Union (CEE/FSU)
countries," in Second Int. Telecommunications Energy
Special Conf., 1997, pp. 9-16.[contoh untuk
konferensi/seminar]
[4] D. Ince, "Acoustic coupler," in A Dictionary of the Internet.
Oxford: Oxford University Press, 2001. [Online]. Available:
Oxford Reference Online, http://www.oxfordreference.com.
[Diakses: May 24, 2005].[contoh untuk artikel
online]