Anda di halaman 1dari 6

SOP CARA PENYIMPANAN

VAKSIN
No. Dokumen :
No. Revisi :0
SOP
Tanggal Terbit : 5 JANUARI 2016
Halaman : 1/3
Kepala
UPTD Puskesmas
UPTD Mangaran
PUSKESMAS
MANGARAN
Didik Sudiarso, SKM.,M.Kes
NIP. 19600707 198803 1008

1. Pengertian Penyimpanan vaksin di cold chain adalah suatu kegiatan


menyimpan vaksin di tingkat puskesmas yang sesuai standart
operasional (suhu chold chin 2-8 0C).
2. Tujuan Agar vaksin yang di ambil dan di simpan masih tetap
mempunyai potensi baik sampai pada sasaran.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Nomor tentang cara
penyimpanan vaksin.

4. Referensi Buku Modul Pelatihan Safety Injection ( Imunisasi ) Bagi


petugas Kesehatan tahun 2015.

5. Prosedur/Langkah 1. Penempatan lemari es


- Jarak minimal antara lemari es dengan dinding
belakang kurang lebih 10-15 cm atau pintu lemari es
dapat dibuka
- Jarak minimal antara lemari es dengan lemari es
lainnya kurang lebih 15 cm
- Lemari es tidak terkena sinar matahari langsung
- Ruangan mempunyai sirkulasi udara yang cukup
- Setiap unit lemari es menggunakan hanya 1 stok
kontak listrik
2. Penyimpanan vaksin dalam lemari es:
- Semua vaksin di simpan pada suhu + 2 +0C s.d + 8 0C
- Bagian bawah lemari es di letakkan water pack
sebagai penahan dingin dan kestabilan suhu
- Jarak antara dus vaksin minimal 1-2 cm atau satu jari
tangan
- Vaksin HS diletakkan pada dekat dengan Evaporator
(BCG, Polio,Campak)
- Vaksin FS diletakkan berjauhan dengan Evaporator
(Combo,Hb, Dt,Td,TT)
- Letakkan termometer muller dan frezee tag di antara
vaksin combo,Dt,Td,TT
- letakkan vaksin yang VVM yang B walapun ed ya
lama di tumpukan atas , atau ED mendekati
kadarluarsa walapun VVM A
- Freeze tag untuk mendeteksi kebekuan
- Pelarut vaksin diletakkan pada ruangan suhu kamar,
tapi sebelum melakukan pelayanan imunisasi harus
disimpan dalam lemari es minimal 12 jam
prapelayanan imunisasi
- Vaksin siap di gunakan sesuai dengan suhu lemari es
+2 0C s.d +8 0C dan berpotensi baik
3. Pencacatan suhu choldchin dilakukan selama 2 kali
dalam sehari (pagi dan sore)
4. Buka choldchin maksimal 2 kali dalam sehari
6. Diagram alir
mulai

Peletakkan lemari es yang benar

Penyimpanan vaksin

Vaksin HS dekat dengan


Evaporator (BCG,Polio,Campak)

Vaksin FS diletakkan
berjauhan dengan Evaporator
(Combo,Dt,Td,TT)

Pelarut vaksin disimpan di suhu


ruangan sebelum pra pelayanann di
simpan 12 jam di dalam lemari es

Cacat suhu choldchin 2 kali


sehari

Buka choldchin hanya 2


kali dalam sehari

Vaksin siap
diberikan

Selesai
7. Unit terkait  Unit loket
 Unit layanan KIA

8. Rekaman Historis Perubahan


No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.mulai
diberlakukan