Anda di halaman 1dari 2

RSIA ‘AISYIYAH

KLATEN PENGAMBILAN SAMPEL AIR PARAMETER


MIKROBILOGI

30/SPO/SNT/XII/2016 No Revisi : Halaman :

.
00 1/2
Ditetapkan
Direktur RSIA ‘Aisyiyah Klaten
STANDAR Tanggal Ditetapkan
PROSEDUR 8 Desember 2016
OPERASIONAL
dr. H. Purwono, M. Kes
Pengertian adalah serangkaian kegiatan untuk mengambil air bersih/ limbah
sebagai contoh yang digunakan untuk pemeriksaan laboratorium,
guna mengetahui parameter mikrobiloginya.

Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melakukan


pengambilan sampel parameter mikrobiologi air bersih/ air limbah.

Kebijakan Surat Keputusan Direktur Nomor : 68/RSIA/KEP/XII/2016 tentang


Kebijakan Fasilitas, Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Dan
Keselamatan Kerja (K3) Rumah Sakit Khusus Ibu Dan Anak (RSIA)
‘Aisyiyah Klaten.
a. Titik pengambilan sampel untuk pemeriksaan air bersih secara
kimia, masing-masing diambil pada tempat penampungan dan
kran terjauh dari tempat penampungan dan dilakukan minimal 2
(dua) kali setahun.
b. Titik pengambilan sampel untuk pemeriksaan air bersih secara
bakteriologis diutamakan pada air kran di Instalasi Gizi, Ruang
Operasi, Ruang Bersalin, BBRT,tempat penampungan (tandon),
secara acak pada kran-kran sepanjang sistem distribusi, pada
sumber air, dan titik-titik lain yang rawan pencemaran.

Prosedur 1. Petugas menyiapkan alat :


a. Handscoon
b. Masker
c. Botol sampel yang telah disterilkan
d. Pinset
e. Alkohol
f. Kapas
g. Korek
h. Spray
2. Petugas memakai handscoon dan masker.
3. Petugas melakukan sterilisasi alat :
a. Cuci botol dengan air bersih.
b. Rendam dengan percept 0,5 ml ± 15 menit .
c. Masukkan ke autoclave untuk sterilisasi ± 15 beserta tutup
botol.
d. Setelah selesai ambil botol sampel dan segera ditutup.
e. Botol siap digunakan.
4. Petugas melakukan pengambilan sampel :
a. Buka kran air bersih yang akan diambil airnya dan buang air
dipemipaan.
RSIA ‘AISYIYAH
KLATEN PENGAMBILAN SAMPEL AIR PARAMETER
MIKROBILOGI

30/SPO/SNT/XII/2016 No Revisi : Halaman :

.
00 2/2
b. Tutup kran dan sterilkan kran dan area kran dengan cara
membakar kapas yang telah diberi alkohol dengan
menggunakan pinset.
c. Setelah ± 1 menit buka kran dengan aliran sedang.
d. Sterilkan aliran dan kran dengan kapas yang dibakar tadi.
e. Buka botol sampel dan dekatkan mulut botol dan kapas yang
dibakar tersebut untuk menjaga kesterilan botol.
f. Ambil air kran kedalam botol, isi sampai ¾ bagian botol.
g. Tutup botol sampel.
5. Petugas memberi identitas sampel dengan memberi label derigen
yang berisi :
a. Nama petugas
b. Nama sampel
c. Jenis pemeriksaan
d. Waktu dan tanggal pengambilan.
6. Petugas melepas handscoon, masker dan mencuci tangan.
7. Petugas mengirim sampel untuk diperiksakan ke BBTKL
Yogyakarta.

Unit Terkait 1. Instalasi Sanitasi


2. Semua Bagian/ Instalasi Rumah Sakit
3. BBTKL Yogyakarta