Anda di halaman 1dari 1

Salah satu contoh proyek IT yang gagal adalah TAURUS.

Taurus (Transfer and Automated


Registration of Uncertified Stock) merupakan sebuah program yang bertujuan untuk
mengubah sistem di London Stock Exchange, dari paper communication ke sistem otomatisasi.
Proyek Taurus dimulai pada sekitar tahun 1980-an. Pada awalnya, beberapa sistem bisa
berjalan dan memberikan hasil sesuai yang diharapkan. Namun, akhirnya pada awal 1993,
London Stock Exchange menghentikan pelaksanaan proyek ini setelah dikembangkan lebih
dari 10 tahun.

Dengan 17 sistem yang diusulkan, para designer Taurus mencoba menggabungkan sistem-
sistem tersebut. Namun ternyata hal tersebut menuai kegagalan dan mengakibatkan kerugian
yang cukup besar. Project Manager Taurus, Elliott Manley, memperkirakan bahwa pada saat
proyek dihentikan, kerugian yang ditimbulkan sebesar £ 800 juta (meskipun the Financial Time
edisi Nov. 3, 1993 melaporkan kerugian “hanya” sebesar £400 M). Padahal, anggaran awalnya
adalah £ 6 juta. Dengan demikian, proyek Taurus ini telah mengalami keterlambatan selama
11 tahun dengan jumlah pengeluaran sebanyak 132 kali anggaran aslinya, namun tidak
menghasilkan solusi yang nyata sama sekali.

Sebenarnya, hal pertama yang menentukan sukses atau tidaknya sebuah proyek IT adalah
manajemen yang baik pada tahap pendefinisian dan perencanaan. Pendefinisian proyek penting
dilakukan untuk mendokumentasikan tidak hanya lingkup proyek, namun juga kendala-
kendala yang mungkin muncul dalam pelaksanaan proyek, seperti keterbatasan waktu dan
keterbatasan sumber daya lainnya. Sedangkan perencanaan sangat penting dilakukan untuk
menentukan tugas-tugas yang akan dilakukan, serta kaitan antara tugas-tugas dengan waktu
dan sumber daya yang dimiliki, seperti waktu, dana, dsb.

Selain kedua tahapan tersebut, suskses atau tidaknya suatu proyek juga ditentukan oleh
beberapa hal lain, seperti keterlibatan user dalam proyek, sistem pengendalian perubahan
(Change Control System), dan juga tahap pengujian (testing).

Dari contoh di atas, kegagalan dalam pelaksanaan proyek Taurus disebabkan karena kesalahan
dalam penentuan scope proyek pada tahap perencanaan. Hal ini mengakibatkan pada saat
pelaksanaan proyek, kebutuhan akan dana dan juga sumber daya yang lain menjadi
membengkak, namun sasaran proyek tidak dapat tercapai. Hal inilah yang kemudian
mengakibatkan proyek ini dihentikan dan dinyatakan gagal.

Meskipun demikian, tidak semua proyek TI selalu beujung pada kegagalan. Salah satu contoh
proyek IT yang berhasil adalah proyek Cloud Computing Initiative satupada perguruan
tinggi Westmont College