Anda di halaman 1dari 8

CONTOH SEDERHANA KATA SAMBUTAN

24 Mei 2011 pukul 5:32

Bismillahirroh manirrohim (sebutkan dengan nada rendah/kecil)

Yang terhormat para sesepuh (sebutkan nama lengkap serta gelarnya)

Yang terhormat para senior kepemudaan

Yang terhormat demisioner ketua pemuda periode 2010-2011 (sebutkan nama lengkapnya)

Yang terhormat ketua pemuda 2011-2012 (sebutkan nama lengkapnya)

Serta para Hadirin dan hadirat yang kami hormati,

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Pertama-tama Marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas nikmat yang
dianugerahkan kepada kita semua, sehingga khususnya pada malam / siang hari ini kita semua diberi
kenikmatan berupa kesehatan jasmani dan rohani, sehingga bisa hadir dan bertatap muka di tempat
yang insya Allah diberkahi oleh Allah SWT, dalam rangka “Acara Kepemudaan” .

Salawat serta salam, semoga tercurah-limpahkan kepada junjungan kita, kepada putra padang pasir,
baginda nabiyullah Muhammad Sallallahu alaihiwasalam.

Selanjutnya saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap hadirin yang
dengan tulus ikhlas sudi meringankan langkah meluangkan waktu, untuk menghadiri “Acara
Kepemudaan” ini.

Saya selaku ketua panitia penyelenggara acara ini, menyampaikan beribu-ribu maaf, bila mana
dalam berjalannya acara ini ada kekurangan dalam pelayanan serta ada hal-hal yang sekiranya dalam
berlangsungnya acara ini yang tidak berkenan di hati.

Mungkin itulah sedikit sambutan yang bisa kami sampaikan, bila mana ada kekurangan atau
kesalahan, itu semata-mata kekhilafan kami, dan bila mana ada kebaikan atau hikmah yang bisa kita
petik, baik dalam sambutan ini serta dalam berlangsungnya acara nanti, itu semua semata-mata atas
keberkahan dan kemuliaan Allah SWT.

AKHIRU KALAM…

WALLAHULMUWAFIQ ILA AQWAMI ATH-THORIQ

FASTABIQUL KHAIRAT

WASSALAMU'ALAIKUM WR.WB.

3 Suka1 Komentar121 Kali Dibagikan

Bagikan
TESTIMONI

Contoh Sambutan Ketua Organisasi

October 9, 2011 / ahlinaskahpidato / No comments

Assalamualaikum ww.

Salam sejahtera,

Yang terhormat:

Bapak Menteri Pertanian RI Bapak Ir Suswono atau yang mewakili

Para pembicara dan moderator seminar

Hadirin yang berbahagia

Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dimana kita dapat bersama-sama
berkumpul dalam acara Seminar nasional sapi potong dengan tema “Peluang dan Tantangan
Investasi Peternakan Sapi dalam Rangka Swasembada Daging Sapi 2014”

Seminar Nasional Sapi Potong yang diselenggarakan oleh ASOHI kali ini merupakan seminar pertama
yang diselenggarakan oleh kepengurusan ASOHI 2010-2015.

Perlu kami sampaikan kepada hadirin, bahwa pada tanggal 19-21 Mei 2010 yang lalu ASOHI telah
menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) yang ke-6 dengan Tema Bersama ASOHI
Menyongsong Masa Depan.

Munas telah menghasilkan keputusan-keputusan strategis, yaitu :

Menetapkan Penyempurnaan AD, ART dan Kode Etik Organisasi,


Menetapkan program kerja 2010-2015,

Memilih dan Menetapkan Ketua Umum ASOHI 2010-2015

Menetapkan anggota kehormatan ASOHI

Menetapkan rekomendasi Internal dan Eksternal ASOHI,

Sebagai tindak lanjut dari hasil Munas VI, tercatat telah berlangsung 35 kegiatan penting diantaranya
penyusunan kepengurusan ASOHI 2010-2015, Rapat Pleno Pengurus, Diskusi membahas registrasi
produk obat hewan GMO (Genetic Modified Organism) serta seminar nasional sapi potong yang
berlangsung hari ini. Sampai akhir Desember 2010 kami masih memiliki 2 agenda seminar yaitu
seminar dengan tema Peran Farmakologi Dan Farmasi Veteriner Dalam Pengembangan Bisnis Obat
Hewan tanggal 20 Oktober 2010 (kerjasama dengan Asosiasi Farmakologi dan Farmasi Veteriner
Indonesia/AFFAVETI) dan seminar nasional perunggasan ke-7 yang akan berlangsung tanggal 9
Nopember 2010.

Bapak Menteri dan Hadirin Peserta seminar yang terhormat,

Lepas dari pro kontra perihal Program Swasembada Daging Sapi (PSDS) 2014, kami dari ASOHI pada
prinsipnya mendukung program apapun yang bertujuan untuk meningkatkan populasi sapi dalam
rangka mencukupi kebutuhan daging dalam negeri. Kami memahami, impor daging dan sapi bakalan
yang terus meningkat adalah situasi yang kurang sehat. Jika kecenderungan ini berlanjut suatu saat
lebih dari 50% kebutuhan daging harus dicukupi dari impor sapi bakalan dan impor daging, dimana
hal ini akan menyebabkan upaya mencukupi kebutuhan daging sapi melalui peternakan sapi lokal
akan semakin sulit dicapai.

Dengan status sebagai negara bebas PMK, selayaknya kita mendukung upaya meningkatkan populasi
untuk program swasembada daging sapi, bahkan untuk keperluan ekspor.

Dengan potensi yang ada kami telah mengkaji peran yang dapat diharapkan dari ASOHI dalam
Program Swasembada daging , yaitru :

1. Sosialisasi PSDS 2014

2. Penghitungan kebutuhan obat hewan dan jaminan ketersediaan obat hewan sesuai kebutuhan.

3. Komunikasi secara reguler mengenai perkembangan PSDS 2014 baik di pusat maupun di daerah
4. Seminar, training, pendampingan PSDS 2014 sesuai kompetensi masing-masing

Sebagai komitmen atas dukungan ini, direncanakan sebelum seminar dimulai, kami akan
menandatangi MOU (Memorandum Of Understanding) antara ASOHI dengan Dirjen Peternakan dan
Kesehatan Hewan mengenai PSDS 2014. Mudah-mudahan MOU ini dapat diimplementasikan
dengan baik.

Bapak Menteri dan Hadirin Peserta seminar yang terhormat,

Kami telah melaksanakan seminar nasional perunggasan secara rutin setiap tahun, dan kami
merencanakan seminar mengenai sapi juga akan berlangsung setiap tahun sehingga kalangan pelaku
bisnis peternakan sapi maupun stakeholder peternakan sapi dapat memiliki gambaran evaluasi
bisnis dan proyeksi bisnis tahun berikutnya.

Dukungan dan kerjasama baik dari pemerintah dan stakeholder sangat kami harapkan agar seminar
nasional peternakan dapat berkesinambungan dengan tema yang aktual.

Bapak Menteri dan Hadirin Peserta seminar yang terhormat,

Demikian sambutan kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia seminar yang telah
bekerja keras sehingga semuanya bisa terlaksana dengan baik. Kami sampaikan terima kasih pula
kepada para pembicara dan moderator, serta dukungan dari media bidang peternakan dan
kesehatan hewan dan para sponsor seminar. Kami berharap, kerjasama ini dapat berlanjut lebih
baik di masa yang akan datang.

Selamat mengikuti seminar nasional sapi potong, semoga seminar ini bermanfaat untuk kemajuan
kita semua.

Kepada Bapak Menteri Pertanian, dimohon untuk membuka seminar ini.

Wassalamualaikum ww.
Jakarta, 30 September 2010

Asosiasi Obat Hewan Indonesia

Ketua Umum,

Menyusun teks pidato sambutan ketua panitia dengan teks pidato sambutan ketua organisasi adalah
dua hal yang sangat berbeda, namun yang sering terjadi adalah tumpang tindih antara materi yang
disampaikan ketua panitia kegiatan organisasi dengan Pimpinan Organisasi.

Sebagai contoh, organisasi Persatuan Insinyur Pertanian mengadakan kongres nasional. Ketua
panitia menyampaikan latar belakang kongres, peserta kongres, dan agenda kegiatan kongres dan
ucapan terima kasih terhadap pihak yang berperan. Saat Ketua Umum Persatuan Insinyur
menyampaikan sambutan, ternyata teks pidato sambutan Ketua Umum hampir sama, yaitu latar
belakang kegiatan kongres dan ucapan terima kasih kepada para hadirin.

Kejadian seperti ini sering terjadi sehingga hadirin pada umumnya kurang berminat mendengarkan
pidato sambutan. Mereka cenderung ngobrol sendiri-sendiri karena acara sambutan ketua panitia
maupun sambutan ketua umum dianggap sebagai formalitas saja.
STRUKTUR TEKS PIDATO KETUA PANITIA

Untuk memahami perbedaan sambutan ketua panitia dengan sambutan ketua organisasi, berikut ini
saya sampaikan struktur teks pidato sambutan ketua panitia.

Salam pembuka. Dalam menyampaikan salam pembuka perlu diperjelas nama dan jabatan
seseorang. Dalam tata karma penyebutan nama, orang yang paling top disebut pertama. Awas
jangan terbolak-balik. Dalam struktur pemerintahan ada pejabat eselon 1 sampai 4. Harus kita
pahami bahwa yang paling tinggi adalah eselon 1 (sekelas Dirjen), bukan eselon 4 (sekelas kepala
seksi). Jika ada menteri, maka Menteri disebut yang pertama, baru kemudian Dirjen (eselon 1),
Direktur (eselon 2) , Kepala Sub direktorat (eselon 3), Kepala Seksi (eselon 4). Oleh karena itu kita
perlu bertanya terlebih dahulu jenis-jenis jabatan dan peringkat atau eselonisasinya.

Latar belakang . Sambutan Ketua Panitia dimulai dengan sekilas cerita tentang latar belakang dan
tujuan acara. Bisa dimulai dengan kronologis kegiatan. Misalnya dalam seminar nasional tentang
lingkungan hidup:

“ Pada tanggal 10 oktober 2011 lalu beberapa asosiasi di bidang lingkungan hidup mengadakan rapat
membahas masalah aktual yaitu mengenai banyaknya tanah longsor dan banjir di musim hujan . Dari
rapat inilah kemudian disimpulkan perlunya sebuah forum seminar untuk membahas langkah-
langkah kongrit apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Syukur
Alhamdulilah, pada hari acara seminar ini dapat kita selenggarakan dengan melibatkan semua
pemangku kepentingan di bidang lingkungan hidup………”

Uraian mengenai keberhasilan acara. Pada bagian ini dapat disampaikan jumlah peserta, tamu
undangan, pembicara dan sebagainya. Untuk memberi efek menarik dan dramatis bagi audience,
biasanya ketua panitia menjelaskan hal-hal yang di luar dugaan, misalnya sebuah seminar nasional,
ternyata ada beberapa peserta dari daerah yang jauh dan terpencil, misalnya dari Papua. Jika ini
disebut dan peserta yang dari Papua diminta berdiri, maka peserta akan tertarik dan tepuk tangan.

Penutup dan ucapan terima kasih. Bagian ini menguraikan siapa saja yang ikut berperan dalam
kegiatan, misalnya ada sponsor, donator dan lain-lain. Pada bagian akhir sambutan harus disertai
ucapan terima kasih kepada sponsor, donatur, pihak yang ikut berperan termasuk tim panitia.

STRUKTUR TEKS PIDATO KETUA ORGANISASI

Kalau Ketua Panitia menjelaskan hal hal teknis seputar acara, Ketua Organisasi menjelaskan
gambaran besar mengenai kebijakan dan program kerja yang ujungnya adalah kegiatan yang sedang
berlangsung. Itu sebabnya ketua organisasi biasanya menyampaikan kalimat klise yaitu “saya
menyambut baik acara ini yang merupakan pelaksanaan dari program kerja organisasi kita tercinta”.

Berikut ini struktur isi sambutan Ketua Organisasi.

Salam pembuka pada hakekatnya sama dengan salam pembuka Ketua Panitia.

Penjelasan singkat mengenai organisasi yang dipimpin. Dalam poin ini perlu benar-benar
dipertimbangkan siapa saja audience-nya. Misalnya seorang Ketua Organisasi Perusahaan Farmasi
menyampaikan sambutan pada seminar nasional dimana semua pesertanya adalah anggota
organisasi tersebut. Maka penjelasan mengenai organisasi lebih ditekankan pada keberhasilan
organisasi tersebut dalam menjalankan aspirasi anggota. Lain halnya jika seminar nasional tersebut
pesertanya dari berbagai organisasi lain, maka penekanannya adalah bagaimana organisasi
perusahaan farmasi tersebut menjalankan perannya untuk lingkungan atau masyakarat. Dengan
demikian peserta akan merasa bahwa kehadiran organisasi farmasi ada hubungannya dengan
kemajuan ekonomi sosial bagi kelompok atau organisasi lain atau bagi masyarakat umum.
Katakanlah, organisasi farmasi ini tiap tahun menyenggarakan sumbangan obat-obatan untuk orang
miskin, melakukan kerjasama dengan para dokter untuk member pengobatan gratis dan sebagainya.

Penjelasan mengenai hubungan kegiatan yang sedang berlangsung dengan kegiatan lain, yang sudah
berlalu maupun yang akan datang. Ketua Organisasi perlu memberikan gambaran mengenai
program kerja yang sedang dijalankan dan menekankan bahwa kegiatan yang sedang berlangsung
adalah salah satu bagian dari program kerja atau merupakan kegiatan yang sangat mendukung
keberhasilan implementasi program kerja.

Harapan terhadap acara yang sedang berlangsung. Ketua organisasi perlu memberikan harapan
positif terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Hal ini agar peserta kegiatan maupun panitia
dapat menyelenggarakan kegiatan sesuai dengan harapan organisasi.

Penutup dan terima kasih. Jangan lupa, ucapan terima kasih perlu disampaikan juga kepada panitia
yang telah sukses menyelenggarakan acara.

Nah, dengan uraian singkat ini, harapan saya, anda bisa lebih paham perbedaan teks pidato ketua
panitia dan teks pidato Ketua Organisasi. Menyusun Teks pidato jadi lebih mudah bukan?

BAMBANG SUHARNO, www.AhliNaskah