Anda di halaman 1dari 5

11/1/2016 Nasihat Supaya Bertekun di Dalam Iman | Informasi Untuk Anda

Informasi Untuk Anda


Bertumbuh, Berkembang dan Berbuah
Home Kidung Agung ku

Informasi Untuk Anda

Most Viewed Posts

Nasihat Supaya Bertekun di Dalam Iman


 Post Views: 269
October 7, 2015
Written By: Informasi Untuk Anda MATERI : Ibrani 12 : 1 – 17

0 Comments Pengantar Kata Mutiara : Ucapan Belasukawa (470)


Materi Persiapan Dalam kerhidupan manusia, kita mempunyai tujuan yang ingin kita
Tags: capai. Tujuan itu adalah mendapatkan kehidupan yang bahagia.
Namun dalam usaha untuk mencapai tujuan itu, setiap orang harus
tekun memperjuangkannya, sehingga apa yang menjadi tujuaannya dapat tercapai. Dalam proses
kehidupan tidak selamanya usaha – usaha manusia dapat berjalan mulus seperti apa yang diharapkannya.
Ada jalan yang rata ada juga jalan yang berliku – liku, tapi itulah realita kehidupan ini. Semua yang manusia
alami dalam hidup ini adalah suatu didikan yang sangat berguna, jika dilihat dari kaca mata positif. Semua
akan berjalan baik dan berhasil apabila manusia mempunyai dasar yang kuat, supaya dengan dasar dan
arah yang tepat manusia dapat berjalan maju tampa terombang ambingkan oleh pengaruh – pengaruh
yang dapat menggalkan usaha manusia. Nasihat Supaya Bertekun di Dalam Iman (269)
Pelayanan Untuk Perdamaiaan (182)
Dalam kitab Ibrani terkhusus pada perikop ini : 12 : 1 – 17, memaparkan mengenai perjuangan yang harus
dilalui oleh orang percaya untuk menyempurnakan imannya, menjaga dan memeliharanya di hadapan
Allah. Kitab Ibrani ini memberikan pemahaman yang baik mengenai dasar iman Kristiani yaitu Yesus
Kristus. Tujuannya untuk mendorong dan menguatkan orang – orang percaya dalam situasi – situasi yang Categories
menyulitkan dalam hidupnya.
Cerita Humor
  Info Artikel
Info Biografi Tokoh – Tokoh Dunia
Pemahaman Teks
Info Film Alkitab Anak (Download)
1. Ayat 1 – 3 Info Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Info Kesehatan dan Keluarga
Teks ini di mulai dengan “ Karena kita mempunyai banyak saksi “(ay 1a). Saksi dalam hal ini adalah orang – Info Kisah Inspiratif-Kata Mutiara-Ilustrasi
orang yang telah terlebih dahulu memperjuangkan imannya untuk mencapai kesempurnaan. Para saksi ini Info Olah Raga
adalah mereka yang telah terlebih dahulu bersaksi dengan pengakuan kepada Kristus dan manusia serta Info PA dan Diskusi GPIB
turut menderita atas nama Kristus (Kis.7:1- 60). Penulis kitab Ibrani melihat, bahwa kehidupan orang Info Pariwisata
percaya sama dengan seorang atlit yang sedang mengikuti turnamen besar yang terus berjuang untuk Info Pelayanan dan Kesaksian
mencapai tujuannya yaitu kemenangan (ay 1c). Sama halnya di dalam kehidupan Kristen juga mempunyai Info Yayasan SMA Trisakti
tujuan. Tujuannya tidak lain adalah untuk mencapai kesempurnaan di dalam iman kepada Yesus Kristus. Materi Persiapan
Untuk mencapai tujuannya orang percaya harus menanggalkan kebiasaan – kebiasaan, hawa nafsu yang Syair dan Doa
mencari kenikmatan dirinya dan hal – hal lain yang merintangi usaha dan perjuangannya (ay. 1b) serta
mengikuti teladan Yesus Kristus, yaitu teladan penderitaan-Nya di kayu salib (ay 2). Dalam perjuangan
orang percaya, mereka akan mengalami berbagai macam tantangan, penulis mengingatkan bahwa orang
percaya tidak boleh menjadi lemah dan putus asa (ay.3). Hendaklah orang percaya tetap teguh berpegang Pengunjung Web
http://www.jdaminto.net/2015/10/07/nasihat­supaya­bertekun­di­dalam­iman/ 1/5
11/1/2016 Nasihat Supaya Bertekun di Dalam Iman | Informasi Untuk Anda
dan mata tertuju kepada Yesus Kristus, artinya orang percaya harus teguh dan tetap kuat dalam Krsitus
sebagai teladan.

1. Ayat 4

Penulis kitab Ibrani mengingatkan, pergumulan kekristenan belum sampai menjadi pergumulan yang
mematikan / mencucurkan darah. Pergumulan orang percaya adalah pergumulan dalam melawan dosa –
dosa. (ay. 4)

1. Ayat 5 – 11

Orang percaya tidak bisa instan sempurna dalam iman ketika percaya kepada Yesus Kristus dan hidup
tenang tampa penderitaan. Ada proses dan tahapan – tahapan yang harus dilalui oleh orang percaya untuk
menjadi dewasa dalam iman. Proses itu adalah didikan atau pengajaran. Penulis kitab Ibrani mengawali
ayat 5 – 6 dengan menggunakan Amsal 3 : 11 – 12. Inti ayat iniTerima
adalahkasih atasmendidik
“Tuhan kunjungan Anda
anak – di www.jdaminto.net
anak yang
dikasihinya”, didikan Tuhan bisa dalam berbagai bentuk bisa keras dan bisa lemah lembut. Penulis Kitab
Ibrani memakai perumpamaan ayah biologis sebagai persamaan “ayah rohani” namun berbeda?

Ayah biologis kita menghajar hanya dalam waktu singkat sampai kita mencapai usia dewasa. Ia
terbatas dalam didikan, tidak semua hal yang ada dalam diri kita dapat dipahami oleh dia. Ia hanya
memberikan motivasi arahan untuk masa depan kita, tetapi dia tidak tahu akan masa depan kita. Bapa
biologis / duniawi adalah orang yang kepadanya kita berhutang budi atas kehidupan jasmani ini.
Penulis menggambarkan Allah sebagai “Bapa Rohani” (ay. 9b) adalah bapa yang mendidik dan
memberi pengajaran sesuai dengan kehendak-Nya. Dia bisa mendidik kita dengan lembut dan juga bisa
dengan keras. Pengajaran yang Tuhan berikan dalam hidup kita berupa kesulitan – kesulitan hidup
tidaklah bertujuan untuk kebinasaan, meskipun terlihat dan terasa bagai penderitaan yang menyesakan.
Penulis Surat Ibrani menekankan bahwa sebagai anak yang di didik, kita harus memandang semua
ganjaran dari Allah yang dimaksudkan untuk kebaikan – kebaikan kita dan supaya menghasilkan hidup
yang benar dan damai bagi orang yang dilatih oleh Allah (ay 10). Semua itu dilakukan dan diberikan oleh
Allah kepada anak – anak yang berharga bagi-Nya dan yang didewasakan dalam iman.
1. Ayat 12 – 13

Penulis surat Ibrani mengajak setiap orang percaya untuk saling menguatkan dan memberi motivasi dalam
perjuangan imannya. Saling bergandeng tangan berjalan menuju jalan yang “lurus” (jalan Tuhan) sehingga
ketika orang percaya sudah dan berjalan pada jalan tersebut mereka akan menjadi contoh bagi orang –
orang yang berada diluar jalan itu, lalu orang yang ada di luar ikut ambil bagian dalam jalan yang “lurus” itu
dan menjadi sembuh dari perbuatan dosanya.(ay 12 – 13)

1. Ayat 14

Kata damai menunjuk pada sikap hidup yang penuh kerukunan tampa ada perselisihan atau perpecahan.
Damai tidak hanya terlihat pada lapisan luar, tetapi jauh dari lubuk hati yang paling dalam damai itu tinggal
dan menetap – (Hati yang di kuasai damai sejahtra Allah). Penulis surat Ibrani menegaskan, bahwa damai –
sejahtra bersifat positif. Perdamaian bukan hanya sebatas menjaga ketenagan, tetapi damai juga berarti
“taat kepada Allah” maksudnya, bahwa seluruh hidup kita hanya melakukan semua kehendak Allah.
Ketaatan orang percaya kepada Allah adalah kunci dan usaha untuk masuk ke dalam kekudusan.
Kekudusan artinya perbedaan dan pemisahan, kekudusan dibedakan dari kecemaran dan dipisahkan dari
kenajisan / dosa. Kekudusan adalah berarti mengkhususkan hidup kita sepenuhnya untuk Allah. Kekudusan
juga berarti bahwa hidup kita tidak terpaut lagi pada kepentingan – kepentingan daging kita yang
menyesatkan . Kalau orang percaya sudah hidup dalam kekudusan, maka ia akan melihat kemuliaan Allah. Informasi Website
1. Ayat 15 – 17
GPIB
Penulis menekankan, orang percaya harus menjaga kasih karunia Allah (menjaga: memegang erat – tidak Download Alkitab
dapat diberikan kepada siapapun – mempertahankan dengan sekuat tenaga apa yang menjadi miliknya).
Orang percaya harus tetap berdiri pada dasar iman dan kuat dalam mempertahankan kekudusannya dan Pariwisata Pulau Lombok
tidak terpengaruh dengan rupa – rupa bujuk rayu dunia ini. Penulis menahami, bahwa apabila orang Lombok Post
percaya tidak menjaga kekudusannya dan jatuh dalam perangkap dunia ini, maka akan menimpulkan
perngaruh yang tidak baik bagi orang lain. Kita di ajak untuk berhati – hati terhadap pengaruh – pengaruh Seputar Kepri
dari orang – orang yang demikian. Islam Toleran

Penulis mengingatkan kita untuk tidak berbalik dari kasih karunia yang telah Tuhan anugrahkan kepada Konseling Kristen
kita dan menukarnya dengan hawa nafsu dunia ini. Sama seperti Esau yang menukar hak kesulungannya
untuk semangkuk kacang merah dan ia meminta berkatnya kembali lalu di tolak. Meskipun dengan air
mata, ia tidak mendapat kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya (ay 16 – 17). Orang percaya
diingatkan untuk selalu tetap menghargai dan menjaga hidup sebaik – baiknya, sebab kalau orang percaya
kembali melihat dan mengikuti keinginan dagingnya, maka ia melakukan kesalahan terhadap Allah dan
dirinya. Itu berarti bahwa orang tersebut telah menanggalkan kasih karunia yang telah Allah berikan dan
tidak ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya.

Ide pokok – pokok teks

Ayat 1 – 3 : Perjuangan orang percaya untuk mengikuti teladan penderitaan Yesus Kristus

Ayat 4 : Pergumulan orang percaya dalam melawan dosa tidak sampai pada kematiaan.
http://www.jdaminto.net/2015/10/07/nasihat­supaya­bertekun­di­dalam­iman/ 2/5
11/1/2016 Nasihat Supaya Bertekun di Dalam Iman | Informasi Untuk Anda
Ayat 5–11 : Allah mendidik anak – anak yang dikasihi-Nya melalui kesulitan – kesulitan hidup. Agar dewasa
dalam iman

Ayat 12 – 13 : Saling memberi kekuatan dan motivasi kepada sesama orang percaya dan menjadi teladan
bagi orang lain .

Ayat 14 : Orang percaya harus berusaha hidup dalam damai dan kekudusan

Ayat 15 – 17 : Orang percaya harus menjaga kasih karunia yang dianugrahkan Allah baginya dan menjauhi
keceparan dosa – dosa.

Pemahaman Teologis

Hidup beriman kepada Yesus Kristus tidak berarti bebas dari segala penderitaan. Hidup orang percaya
masih berjalan dalam perjuangan dan diperhadapkan dengan berbagai kesulitan – kesulitan hidup. Orang
beriman di ajak untuk tetap taat dan setia mengikuti teladan Yesus Kristus dalam menghadapai setiap
tantangan yang menghampiri kehidupan mereka. Seperti halnya Yesus Kristus tetap taat dan setia kepada
Allah dalam penderitaan-Nya sampai mati di atas kayu salib. Dalam penderitaan orang percaya, Allah turut
memberikan didikan untuk menjadikan mereka anak –anak yang dewasa dalam iman. Orang beriman di
tuntut untuk tetap hidup di dalam kekudusan dan menjaganya.

Aplikasi

1. Dalam kehidupan orang percaya kita memiliki tujuan yang harus diperjuangkan yaitu hidup menuju
penyempurnaan dalam Kristus. Orang percaya harus tetap berusaha dengan tekun untuk dapat sampai
kepada tujuannya. Tetapi semua itu harus dilakukan dengan mengikuti teladan penderitaan Yesus Kristus
dan menjadikan Yesus Kristus sebagai dasar berpijaknya.
2. Ketika percaya kepada Yesus Kristus, Orang Kristen tidak bebas dari kesulitan – kesulitan hidup ini.
Justru sebaliknya, orang kristen akan diperhadapkan dengan berbagai macam permasalahan hidup.
Semua ini adalah cara – cara yang digunakan oleh Allah dalam mendidik orang – orang yang di kasihi-Nya
dan menjadikan mereka dewasa dalam iman.
3. Orang Kristen yang sudah berada dalam kasih karunia Allah di tuntut untuk tetap bertahan dan
menjaganya dengan baik dan tidak tergoda oleh tawaran – tawaran daging. Dan apabila orang percaya
meninggalkan / menanggalkan kasih karunia Allah , maka tidak akan ada waktu lagi bagi mereka untuk
mendapat kasih karunia itu lagi.

KHOTBAH

Shalom…….Jemaat Tuhan yang terkasih……………………

Dalam kehidupan manusia, kita mempunyai tujuan yang ingin kita capai. Tujuan itu adalah mendapatkan
kehidupan yang membahagiakan. Namun dalam usaha untuk mencapai tujuan itu, setiap orang harus
tekun memperjuangkannya, sehingga apa yang menjadi tujuannya dapat tercapai. Dalam proses kehidupan
tidak selamanya usaha – usaha manusia dapat berjalan mulus seperti apa yang diharapkannya. Ada jalan
yang rata ada juga jalan yang berliku – liku, tapi itulah realita kehidupan ini. Semua yang manusia alami
dalam hidup ini adalah suatu didikan yang sangat berguna, jika dilihat dari kaca mata positif. Semua akan
berjalan baik dan berhasil apabila manusia mempunyai dasar yang kuat, supaya dengan dasar dan arah
yang tepat manusia dapat berjalan maju tampa terombang ambingkan oleh pengaruh – pengaruh dan
gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam dirinya yang dapat menggagalkan setiap usaha
manusia untuk mencapai tujuannya..

Saudara yang terkasih………………

Dalam kitab Ibrani terkhusus pada perikop ini : 12 : 1 – 17, memaparkan mengenai perjuangan yang harus di
lalui oleh orang percaya untuk menyempurnakan imannya, menjaga dan memeliharanya di hadapan Allah.
Kitab Ibrani ini memberikan pemahaman yang baik mengenai dasar iman Kristiani yaitu Yesus Kristus.
Tujuannya adalah untuk mendorong dan menguatkan orang – orang yang percaya kepada Kristus dalam
menghadapi situasi – situasi yang menyulitkan dalam hidupnya.

Kekasih – kekasih Tuhan…………………….

Penulis kitab Ibrani menggambarkan kehidupan orang percaya sama halnya dengan seorang atlit yang
sedang mengikuti turnamen besar yang terus berjuang untuk mencapai tujuannya yaitu meraih
kemenangan. Untuk memperoleh apa yang menjadi tujuannya, seorang atlet harus berjuang. Dan
perjuangannya adalah dengan melatih dirinya, mengetahui apa yang menjadi kekurangan dan
kelemahannya serta mengetahui medan dan lawan yang dihadapinya. Jika seorang atlet berhasil melatih
tubuh dan menguasai diri, medan dan lawan yang di hadapi serta aturan – aturan yang berlaku dengan
baik, maka ia akan behasil untuk mencapai garis finis dan menjadi seorang pemenang. Perlombaan (Yunani
: agoon – pergulatan, keprihatinan, perlombaan) dan itu bukanlah lomba yang sifatnya fakultalif (boleh ikut
atau boleh tidak ikut) tetapi wajib – jadi harus di ikuti. Setiap orang yang percaya kepada Kristus harus
bersikap seperti seorang pelari yang memusatkan perhatiaan dan pandangannya pada garis akhir (finis)
yakni kemenangan atau kesempurnaan hidup bersama Tuhan.

http://www.jdaminto.net/2015/10/07/nasihat­supaya­bertekun­di­dalam­iman/ 3/5
11/1/2016 Nasihat Supaya Bertekun di Dalam Iman | Informasi Untuk Anda
Jemaat Tuhan ……..

Dalam perjuangan ini, orang beriman diperhadapkan dengan godaan yang dapat menggagalkan usaha –
usahanya. Godaan paling besar yang dapat menggagalkan orang beriman sampai kepada Allah adalah
“beban” dan “dosa”. Beban : hendak menunjuk pada berbagai macam kesulitan – kesulitan yang harus di
alami oleh mereka yang setia kepada Kristus, tantangan yang berasal terjadi dari dalam maupun dari luar
diri mereka. (dalam diri: pergumulan mengenai kerinduan memiliki seorang anak, masalah keuangan,
kesehatan dll – dari luar : di kejar – kejar, dianiyaya karena iman, disingkirkan dari jabatan – jabatan dalam
pekerjaan, penutupan tempat – tempat ibadah dll). Ini semua adalah kesulitan – kesulitan yang bertujuan
untuk membentuk dan menjadikan orang percaya menjadi dewasa dalam iman .

Saudara – saudara yang terkasih dalam Tuhan……………

Godaan yang kedua adalah dosa masa lalu dan dosa yang menghadang di dalam perjalanan menuju
penyempurnaan iman ini. Yang menjadi pertanyaan adalah apa itu dosa masa lalu? Dosa masa lalu adalah
dosa yang pernah kita perbuat di masa lalu sebelum kita percaya dan mengenal siapa itu Kristus. Entah itu
perzinahan, penipuaan atau perbuatan – perbuatan lain yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Dan
dosa – dosa ini akan selalu memberikan bayangan – banyangan mengenai nikmatnya perbuatan itu,
memberikan pengaruh dan mengajak orang yang pernah melakukan perbuatan tersebut untuk kembali ke
dalam kehidupan mereka yang lama.

Jemaat yang terkasih…………….

Pertanyaan kedua adalah, Apa itu dosa yang menghadang ? Kita tahu bahwa, dalam kehidupan ini ada
begitu banyak tawaran – tawaran yang memberi kenikmatan – kenikmatan atau kepuasan badani dan
semua itu berkaitan dengan hawa nafsu kedaginga kita. Ada tawaran untuk hidup dalam sex yang bebas,
ada tawaran untuk memiliki barang milik orang lain, contoh: istri atau suami orang lain serta harta benda
dan jabatan milik orang lain. Maka dari itu setiap orang percaya harus sadar dan memahami apa yang
menjadi kelemahan – kelemahannya sebagai manusia. Kalau kita sadar atau tahu, bahwa kita lemah
dengan Uang, maka kita harus berhati – hati dengan uang, kalau kita lemah dengan Perempuan (untuk laki-
laki) hati – hatilah dengan perempuan, kalau kita tahu lemah dengan laki (untuk perempuan) berhati –
hatilah dengan laki – laki. Kalau kita tahu semua kelemahan kita, maka kita dapat mempersiapkan dan
menggontrol diri untuk menghadapi semua pencobaan – pencobaan dan tawaran – tawaran yang ada.

Saudara – saudara yang terkasih….

Untuk mencapai tujuannya orang percaya harus menanggalkan kebiasaan – kebiasaan, hawa nafsu yang
mencari kenikmatan dirinya dan hal – hal lain yang merintangi usaha dan perjuangannya (ay. 1b) serta
mengikuti teladan Yesus Kristus, yaitu teladan penderitaan-Nya di kayu salib (ay 2). orang percaya tidak
boleh menjadi lemah dan putus asa ketika sedang masuk dalam pergumulan, pergelutan atau
perlombaan. Hendaklah orang percaya tetap teguh berpegang pada Yesus dengan mata yang tertuju
kepada Yesus Kristus dan ingatlah selalu akan Dia, artinya orang percaya harus teguh dan tetap kuat
dalam Kristus sebagai teladan yang tepat untuk mencapai kesempurnaan di dalam Kristus.

About Informasi Untuk Anda

Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *

Email *

Website

Comment

Post Comment

http://www.jdaminto.net/2015/10/07/nasihat­supaya­bertekun­di­dalam­iman/ 4/5
11/1/2016 Nasihat Supaya Bertekun di Dalam Iman | Informasi Untuk Anda

Download Youtube Now


Get direct link Download

Recent Comments
tejo on Pelacuran Bisnis Tertua di Dunia
jaka on Pelacuran Bisnis Tertua di Dunia
Itn Malang on Pulau Seribu Masjid Yang Damai
hilda on 10 Macam Psikologi
vonie11 on 10 Macam Psikologi
dina on 10 Macam Psikologi
adel on 10 Macam Psikologi
marselianadwi on 10 Macam Psikologi
admin on Yang Menyedihkan, Menyakitan dan Mengecewakan
admin on Manusia dan Alam adalah sama-sama ciptaan di hadapan Allah

Copyright © 2016 • Informasi Untuk Anda • Nuovo • Log in

http://www.jdaminto.net/2015/10/07/nasihat­supaya­bertekun­di­dalam­iman/ 5/5