Anda di halaman 1dari 47

PRANATA PEMBANGUNAN

RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI


KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

RANGKAIAN PROSES

PERENCANAAN KAWASAN PASAR BARU KABUPATEN KETAPANG

1. Tahapan Perencanaan (Planning)

Merupakan penetapan garis-garis besar rencana proyek yang meliputi :

• Survey

• Studi Kelayakan

• Tahapan Penjelasan ( Briefing)

A Survey atau Pengumpulan Data

Tahapan perencanaan yang paling awal adalah pengumpulan data mengenai regulasi

atau landasan hukum yang terkait dengan perancangan. Landasan hokum yang

digunakan adalah sebagai berikut:

• Undang-undang No. 7 tahun 2014 tentang Perdagangan

• Undang-Undang No. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung

• Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang

• Undang-Undang No. 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya

• Peraturan Presiden No. 112 tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan

Sarana Distribusi Bidang Perdagangan, Pusat Perbelanjaan dan Toko Moderen

DESY YANIA 1
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

• Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 37/M-DAG/PER/5/2017 tentang

Pedoman Pembangunan dan Pengelolaan Sarana Perdagangan

• Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI No.

05/PER/M.KUMKM/11/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Revitalisasi Pasar

Rakyat Melalui Dana Tugas Pembantuan.

• Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18/PRT/M/2010 tentang Pedoman

Revitalisasi Kawasan

• SNI 8152:2015 tentang Pasar Rakyat

• Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Ketapang tahun 2015-2035

Data Penunjang

Menurut peraturan menteri perdagangan R.I nomor : 70/M-DAG/PER/12/2013,

Pasar adalah area tempat jual beli barang dengan jumlah penjual lebih dari satu baik

yang disebut sebagai Pusat perbelanjaan, Pasar Tradisional, Pertokoan, Mall, Plasa,

Pusat perdagangan maupun sebutan lainnya. Pasar Tradisional adalah pasar yang

dibangun dan dikelola oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, Swasta, Badan Usaha

Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah termasuk kerjasama dengan swasta

dengan tempat usaha berupa took, kios, los dan tenda yang dimiliki/dikelola oleh

pedagang kecil, menengah, swadaya masyarakat atau koperasi dengan usaha skala

DESY YANIA 2
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

kecil, modal kecil dan dengan proses jual beli barang dagangan melalui tawar

menawar.

Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18 tahun 2010, Revitalisasi

adalah upaya untuk meningkatkan nilai lahan/kawasan melalui pembangunan kembali

dalam suatu kawasan yang dapat meningkatkan fungsi kawasan sebelumnya.

Revitalisasi merupakan suatu proses atau cara dan perbuatan untuk

menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya

sehingga revitalisasi berarti menjadikan sesuatu atau perbuatan untuk menjadi vital,

sedangkan kata vital mempunyai arti sangat penting atau sangat diperlukan sekali

untuk kehidupan dan sebagainya.

A1. Latar Belakang Pembangunan

Pasar baru merupakan salah satu pasar yang beroperasi penuh mulai dari pagi

hari hingga malam hari. Pasar baru terletak di pusat kota ketapang. Pada awalnya pasar

ini memiliki beberapa fungsi perdagangan dan jasa seperti toko sepatu, pakaian, tas,

mainan, aksesoris, penjual makanan dan minuman, toko kelontong, took sepeda,

warung kopi, tukang jahit, tukang pangkas rambut, bioskop dan area bermain. Namun

dari beberapa fungsi tersebut ada beberapa yang sudah tidak difungsikan seperti

misalnya area bermain atau bagi masyarakat Ketapang disebut Bobo dan bioskop.

Tidak hanya itu, beberapa waktu yang lalu, pasar ini mengalamai insiden Kebakaran

pada sebagian ruko-rukonya, sehingga beberapa ruko yang terbakar hingga saat ini

DESY YANIA 3
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

masih ada yang belum diperbaiki atau dapat dikatakan sudah tidak berfungsi lagi. Hal

ini tentunya mematikan kondisi perekonomian sebagaian masyarakat yang

menempati ruko tersebut. Oleh karena itu perlu adanya pembaruan atau revitalisasi

pada kawasan ini, sebagai bentuk penataan ulang sehingga kawasan tersebut menjadi

tempat perbelanjaan yang dapat berfungsi dengan baik. Mengingat di lokasi sekitar

pasar ini pula terdapat lokasi-lokasi bangunan penting seperti gedung bioskop lama,

gedung putri Junjung Buih dan Mess Pemda. Penampakan bangunan-bangunan

penting tersebut saat ini, sudah mengalami penurunan, atau perlu perbaikan.

Adapun beberapa permasalahan yang menjadi latar belakang revitalisasi ini adalah

sebagai berikut :

 Kawasan Pasar Baru merupakan kawasan yang berada di pusat kota dengan

akses pencapaian lokasi yang sangat mudah.

 Kawasan Pasar Baru memiliki potensi secara ekonomi, fisik serta social budaya

yang besar namun memiliki keterbatasan lahan eksistingnya, sehingga memiliki

keterbatasan area fasos dan fasum (lahan terbuka, lahan parkir, dan area hijau)

 Kawasan Pasar Baru berdekatan dengan bangunan penting seperti gedung

putri junjung buih yang miliki nilai sejarah tinggi, namun saat ini hamper sudah

jarang difungsikan.

 Berdasarkan lokasi dan lingkungan sekitarnya, kawasan Pasar Baru dapat

berpotensi menjadi kawasan pasar modern di area pusat kota yang dapat

DESY YANIA 4
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

menjadi landmark kawasan dan dapat menumbuhkan daya tarik konsumen

untuk mengunjungi pasar tersebut.

 Kondisi beberapa bagian pasar yang sudah tidak difungsikan akibat kebakaran

dan permaslahan lainnya dapat menurunkan kualitas pasar dan tingkat

perekonomian.

 Belum adanya pedoman, arahan dan strategi pengembangan dan pemanfaatan

lahan yang jelas dan implementatif yang berbasis revitalisasi.

Survey pada tahapan perencanaan ini berupa survey lapangan. Survey lapangan

adalah tahapan dimana kita dapat mengetahui letak posisi tanah dan keadaan

lingkungan tersebut sehingga perencana dapat semaksimal mungkin merencanakan

bangunan yang akan didirikan pada lokasi tersebut. Hasil dari survey lapangan

merupakan data utama yang diperlukan dalam rangkaian proses perencanaan

kawasan pasar baru.

DESY YANIA 5
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Berikut adalah data utama dari survey lapangan :


A2. Lokasi Pembangunan

Gambar 1
Lokasi Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

DESY YANIA 6
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

A3. Kondisi Existing

Gambar 2
Kondisi Eksisting Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

Keterangan Gambar

A. Toko Makanan dan sepatu


B. Tempat Gunting Rambut
C. Warung Kopi

D. Warung Makanan dan Minuman


E. Toilet Umum
F. Toko Pakaian, Sepatu dan Aksesoris

G. Toko Pakaian, Sepatu dan Aksesoris

H. Tempat Bermain (Bobo)


I. Toko Sepatu

J. Komplek Pujasera

DESY YANIA 7
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Tabel 1. Kondisi Existing Sekitar Sebelum dan Sesudah Kebakaran

Sebelum Kebakaran Setelah Kebakaran

DESY YANIA 8
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 3
Kondisi Eksisting Keseluruhan Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

Gambar 4
Kondisi Eksisting Ruko Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

DESY YANIA 9
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 5
Kondisi Eksisting Warung Kopi Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

Gambar 6
Kondisi Eksisting Blok Pakaian Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

DESY YANIA 10
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Tabel 2. Jumlah Pedagang yang ada pada Pasar Baru

No Jenis Pedagang Jumlah

1 Pedagang Pakaian 61

2 Pedagan Sepatu dan Tas 47

3 Pedagang Makanan 22

4 Pedagang Warung Kopi 42

5 Pedagang Aksesories 19

6 Pedagang Makanan dan Minuman 12

7 Pedagang Sembako 2

8 Pedagang Kelontong 2

9 Jasa Potong Rambut 10

10 Jasa Jahit Pakaian 18

11 Pedagang Lain-lain 4

DESY YANIA 11
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Pangkas Rambut
5% Pasar Baru
Lain-lain
2%

Pakaian
Warung Kopi 30%
21%

Aksesoris
10%
Sembako
Sepatu & Tas 1%
23%
Makanan
Bank 6%
1% Kelontong
1%

Diagram 1
Presentasi Jumlah Pedagang Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

Tabel 3. Jumlah pedagang dan bangunan yang ditempati pada Pasar Baru

Simbol Fungsi Jumlah Keterangan

Toko Pakaian, Sepatu dan 85 Rumah Toko


Aksesoris, dan sembako

Tempt Gunting Rambut 7 Toko Kecil

Tempat Bermain Bobo 1 Gedung

Toko Pakaian, Sepatu dan 6 Blok Bangunan Semi Permanen

Aksesoris

Unit Bank BRI 1 Rumah Toko

Surau 1 Bangunan Permanen

DESY YANIA 12
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Warung Kopi 14 Bangunan Semi Permanen

Los Makanan dan Minuman 12 Bangunan Semi Permanen

Toilet Umum 7 Bangunan Permanen

Tukang Jahit 1 Bangunan Tunggal

Mess Pemda Ketapang 1 Gedung

Radio Ketapang 1 Gedung

Gedung Putri Junjungbuih 1 Gedung

Kondisi Bangunan
Rusak dan
tidak
berfungsi Baik
15% 31%

Kurang Baik
54%

Diagram 2
Kondisi Bangunan Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

DESY YANIA 13
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

b. Studi Kelayakan

Tujuan dari tahapan ini untuk meyakinkan pemilik proyek bahwa proyek

konstruksi yang diusulkan layak untuk dilaksanakan baik dari aspek perencanaan dan

perancangan, aspel ekonomi ( biaya dan sumber pendanaan ), maupun aspek

lingkungannya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tahap studi kelayakan ini adalah :

• Menyusun rancangan proyek secara kasar dan mengestimasi biaya yang

diperlukan untuk menyelesaikan proyek tersebut.

• Meramalkan manfaat yang akan diperoleh jika proyek tersebut dilaksanakan,

baik manfaat langsung (manfaat ekonomis), maupun manfaat tidak langsung (

fungsi social).

• Menyusun analisis kelayakan proyek baik secara ekonomi maupun finansial.

• Menganalisis dampak lingkungan yang mungkin terjadi apabila proyek tersebut

dilaksanakan.

Berdasarkan studi kelayakan manfaat yang diperoleh adalah sebagai berikut :

1. Menyediakan Fasilitas pelayanan perkotaan yang memadai dan mampu

memenuhi kebutuhan masyarakat

2. Melestarikan dan mengeksplorasi potensi-potensi yang ada di kawasan Pasar

Baru Ketapang

DESY YANIA 14
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

3. Menambah nilai ekonomis kawasan

4. Mengurangi kesan lingkungan kumuh di perkotaan

5. Menjadikan Pasar Baru Kota Ketapang sebagai pasar modern yang mampu

menarik perhatian warga

Tabel 4. Data Analisis Kelayakan Proyek Berdasarkan Regulasi

Kesesuaian Permasalahan Usulan

 Tata guna lahan  Terdesaknya  Melakukan Zonasi wilayah

sebagai kawasan koridor ruang berdasarkan kebutuhan ruang


perdagangan dan jasa pejalan kaki,  Menata kembali dan

di pusat kota akibat lalu lalang mendetailkan Tata Guna lahan


 Menjadikan Akses dan area parkir pada area komersil yang sesuai

kendaraan dan pejalan kendaraan dan mendukung kawasan wisata


Kaki berada di dua sisi bermotor pada pasar modern.

jalan. sisi depan  Melakukan pembatasan sesuai


 Mendukung batasan pertokoan. dengan kriteria dan fungsi

ruang dengan  Kurang efisiennya masing-masing aktivitas dalam


intensitas lahan sesuai jangkauan letak kawasan pasar.

dengan visi kawasan lahan parkir  Menyediakan stasiun-statiun


(KDB, KLB, KDH). sehingga pemberhentian dan jalur bagi

 Sistem jaringan jalan pengendara pejalan kaki yang membuat


yang tresebar di meletakkan suasana belanja tidak

kawasan pasar sebagai sepeda motor melelahkan.


akses utama kendaraan tepat di depan

dan pejalan kaki. pertokoan.

DESY YANIA 15
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Tabel 5. Data Analisis SWOT untuk Mengevaluasi Kekuatan, Kelemahan,


Peluang dan Dampak yang Mungkin Terjadi Apabila Proyek Dilaksanakan

Strengh Weakness

 Berada di pusat Kota Ketapang  Kurangnya peraturan / guidelines

 Sudah menjadi destinasi kawasan yang tegas, sehingga masyarakat


wisata perdagangan dengan mudah mengubah zona

 Jalur masuk dapat diakses melalui dua fungsi lahan


jalan utama  Kurangnya Penataan Kawasan

sehingga pada beberapa bagian


terlihat kurang baik
 Kurangnya ruang terbuka hijau,
plasa, ruang parkir, pejalan kaki,

dan fasilitas lainnya.

Opportunity Threat

 Memiliki lokasi wisata belanja dengan  Meningkatkan desakan

konsep pasar modern yang jangkauan pembangunan yang tidak berbasis


lokasinya berada di pusat kota revitalisasi

 Menjadikan pusat perbelanjaan di  Meningkatkan pedagang-


Kota Ketapang yang terintegrasi pedagang informal

 Dapat menjadi salah satu simpul/node


yang menjadi daya tarik masyarakat

DESY YANIA 16
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

c. Tahapan Penjelasan (Briefing)

Tujuan dari tahapan penjelasan adalah untuk memungkinkan pemilik proyek

menjelaskan fungsi proyek dan biaya yang diinginkan sehingga konsultan

perencanaan dapat secara tepat menafsirkan keinginan pemilik proyek dan membuat

taksiran biaya yang diperlukan.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah :

• Menyusun rencana kerja dan menunjuk para perencana dan tenaga ahli.

• Mempertimbangkan kebutuhan pemakai, keadaan lokasi dan lapangan,

merencanakan rancangan, taksiran biaya, dan persyaratan mutu.

• Mempersiapkan ruang lingkup kerja, jadwal waktu, taksiran biaya dan

implikasinya, serta rencana pelaksanaan.

• Memprsiapkan sketsa dengan skala tertentu yang menggambarkan denah dan

batas-batas proyek.

DESY YANIA 17
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

A. Struktur Organisasi Perencana dan Tenaga Ahli

Agar Pekerjaan dapat terlaksana dengan baik dan terpadu, maka diperlukan adanya
sususnan Organisasi Pelaksana Pekerjaan sebagai berikut :

TENAGA AHLI SIPIL

PEMERINTAH
KABUPATEN KETAPANG

TENAGA AHLI STRUKTUR


DINAS KOPERASI USAHA
KECIL DAN MENENGAH,
PERINDUSTRIAN DAN
PERDAGANGAN
TENAGA AHLI COST
ESTIMATOR
TEAM LEADER / AHLI
ARSITEKTUR
TENAGA AHLI
LINGKUNGAN

TENAGA AHLI
PLANOLOGI

SURVEYOR

KEPALA SURVEYOR

OPERATOR KOMPUTER

Diagram 3
Struktur Organisasi Perencana dan Tenaga Ahli pada perencanaan Revitalisasi Kawasan Pasar
Baru Kabupaten Ketapang

DESY YANIA 18
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

B. Uraian dan Tanggung Jawab Tenaga Ahli

Adapun tugas dan tanggung jawab tenaga ahli dari masing-masing tenaga ahli
maupun tenaga pendukung dalam pekerjaan Perencanaan Revitalisasi Kawasan

Pasar Baru adalah sebagai berikut :

1. Team Leader / Tenaga Ahli Arsitektur

Tenaga ahli yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan ini dipimpin oleh

seorang yang disebut Team Leader sesuai dengan bidang dan keahliannya
adalah seorang sarjana strata-1 di bidang Teknik Arsitektur dan berpengalaman

dibidangnya selama minimal 3 (tiga) tahun.

Tugas dari team leader adalah bertanggung jawab pada hal-hal sebagai berikut
:

- Merencanakan, mengkoordinasi dan mengendalikan semua kegiatan dan


personil yang terlibat dalam pekerjaan ini sehingga pekerjaan dapat

diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

- Mempersiapkan petunjuk pelaksanaan kegiatan, baik dalam tahap


pengumpulan data, pengolahan dan penyajian akhir dari hasil keseluruhan

pekerjaan.

- Merencanakan dan melaksanakan semua kegiatan dalam pekerjaan yang


mencakup perencanaan struktur serta memberikan masukan kepada tenaga

ahli lainnya yang terkait.

2. Tenaga Ahli Sipil

Adalah seorang sarjana strata-1 atau yang lebih tinggi di bidang teknik Sipil dan
berpengalaman di bidangnya selama minimal 3 (tiga) tahun.

Adapun tugas tenaga ahli bidang Sipil adalah menghitung, merencanakan dan
melaksanakan semua kegiatan pekerjaan yang mencakup perencanaan struktur

DESY YANIA 19
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

serta memberikan masukan kepada tenaga ahli lainnya yang terkait dalam
pekerjaan ini.

3. Tenaga Ahli Struktur

Adalah seorang sarjana strata-1 atau yang lebih tinggi di bidang teknik Sipil dan
berpengalaman di bidangnya selama minimal 3 (tiga) tahun.

Adapun tugas tenaga ahli bidang Sipil adalah menghitung, merencanakan dan

melaksanakan semua kegiatan pekerjaan yang mencakup perencanaan struktur

serta memberikan masukan kepada tenaga ahli lainnya yang terkait dalam
pekerjaan ini.

4. Tenaga Ahli Cost Estimator

Adalah seorang sarjana strata-1 atau yang lebih tinggi di bidang teknik Sipil dan
berpengalaman di bidangnya selama minimal 3 (tiga) tahun.

Adapun tugas tenaga ahli bidang Estimasi Biaya adalah merencanakan dan

melaksanakan semua kegiatan pekerjaan yang mencakup perhitungan volume


dan biaya gedung sesuai dengan spesifikasi yang di berikan tenaga ahli lainnya

serta memberikan masukan kepada tenaga ahli lainnya yang terkait dalam
pekerjaan ini.

5. Tenaga Ahli Lingkungan


Adalah seorang sarjana strata-1 atau yang lebih tinggi di bidang teknik

Lingkungan dan berpengalaman dibidangnya selama minimal 3 (tiga) tahun.

Adapun tugas tenaga ahli bidang Lingkungan adalah merencanakan dan


melaksanakan semua kegiatan pekerjaan yangmencakup perencanaan dan

pertimbangan lingkungan serta memberikan masukan kepada tenaga ahli


lainnya yang terkait dalam pekerjaan ini.

DESY YANIA 20
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

6. Tenaga Ahli Planologi


Adalah seorang sarjana strata-1 atau yang lebih tinggi di bidang teknik

Perencanaan Wilayah/Kota dan berpengalaman dibidangnya selama minimal 3


(tiga) tahun.

Adapun tugas tenaga ahli bidang Planologi adalah merencanakan dan

melaksanakan semua kegiatan pekerjaan yangmencakup perencanaan/


penataan kawasan dan tata ruang serta memberikan masukan kepada tenaga

ahli lainnya yang terkait dalam pekerjaan ini.

7. Tenaga Pendukung

a. Kepala Surveyor ( 1 orang /D3 Sipil)


b. Surveyor (1 orang/SMA Sederajat)

c. Operator Komputer ( 1 Orang / SMA Sederajat)

C. Klasifikasi Stakeholder Pada Perencanaan Revitalisasi Kawasan Pasar Baru

1. Stakeholder Utama ( Primer)

Di dalam perencanaan revitalisasi kawasan Pasar Baru terdapat stakeholder

utama yang meliputi :

 Pedagang di kawasan Pasar Baru

 Masyarakat sekitar kawasan Pasar Baru tepatnya pada Kelurahan Kantor

Kecamatan Delta Pawan

 Pihak UPTD Pasar Baru Kabupaten Ketapang

DESY YANIA 21
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

2. Stakeholder Pendukung

Peran stakeholder pendukung pada perencanaan revitalisasi ini diperlukan

pada saat pembahasan dengan cara memberikan masukan-masukan yang

berkaitan dengan masalah-masalah perencanaan revitalisasi kawasan Pasar

Baru sesuai dengan ruang lingkup masing-masing lembaga. Adapun lembaga

terkait adalah sebagai berikut :

 Bapeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kab. Ketapang

 Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kab. Ketapang

 Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Ketapang

 Inspektorat Kab. Ketapang

 Dinas Pendapatan Daerah Kab. Ketapang

 Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

 CV. Vakar Designmas

3. Stakeholder Kunci

Adapun stakeholder kunci pada perencanaan kawasan Pasar Baru yaitu :

 Bupati Kabupaten Ketapang

 Kepala Dinas Koperasi UKM, Penanaman Modal, Perdagangan dan

Perindustrian

 Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM, Penanaman Modal,

Perdagangan dan Perindustrian

DESY YANIA 22
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

 PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen)

 PPTK ( Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan)

Tahapan perancangan meliputi 2 tahapan yaitu :

a. Tahapan Pra-Desain (Preliminary Design)

Yang mencakup kriteria design, skematik design, proses diagram blok plan, rencana

tapak, potongan, denah, gambar situasi atau site plan tata ruang, dan estimasi cost.

b. Tahapan Pengembangan Desain ( Development Design)

Yang merupakan tahap pengembangan dari pra rancangan yang sudah dibuat dan

diperhitungkan yang lebih detail mencakup :

• Perhitungan- perhitungan detail (structural maupun non structural) secara

terperinci.

• Gambar-gamabar detail (gambar arsitektur, elektrikal, struktur, mekanikal, dan

sebagainya).

• Outline specification (garis besar)

• Estimasi cost untuk konstruksi secara terperinci.

DESY YANIA 23
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

c. Tahapan Desain Akhir dan Penyiapan Dokumen Pelaksanaan ( Final Design dan

Construction Document)

Yang merupakan tahap akhir dari perencanaan dan persiapan untuk tahap pelelangan,

mencakup :

• Gambar-gambar detail, untuk seluruh bagian pekerjaan

• Detail spesifikasi

• Bill of quantity ( daftar volume)

• Estimasi biaya konstruksi ( secara terperinci)

• Syarat-syarat umum administrasi dan peraturan umum ( dokumen lelang)

Tujuan dari tahapan ini adalah :

1. Melengkapi penjelasan proyek dan menentukan tata letak, rancangan, metoda

kontruksi dan taksiran biaya agar mendapatkan persetujuan dari pemilik proyek

dan pihak berwenang yang terlibat.

2. Untuk mempersiapkan informasi pelaksanaan yang diperlukan, termasuk

gambar rencana dan spesifikasi serta semua dokumen tender

Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada tahap perancangan ini adalah :

• Mengembangkan ikhtisar proyek menjadi penjelasan akhir

• Memeriksa masalah teknis

DESY YANIA 24
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

• Meminta persetujuan akhir ikhtisar dari pemilik proyek

• Mempersiapkan rancangan skema (pra desain) termasuk taksiran biayanya,

rancangan terperinci (detail desain), gambar kerja, spesifikasi, jadwal, daftar

volume, taksiran biaya akhir, dan program pelaksanaan pendahuluan termasuk

jadwal waktu

Hasil dari tahapan ini adalah sebagai berikut:

1. Data Sketsa Blok Plan

Gambar 7
Sketsa Blokplan Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

DESY YANIA 25
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

2. Masterplan Kawasan

RUKO SEMBAKO
2 LANTAI
PANGKAS RAMBUT 2
2 LANTAI LUAS = 243 M
2
LUAS = 210 M

KIOS BUAH
2
LUAS = 99 M
RUKO
2 LANTAI
2
LUAS = 2182,4 M KANTOR SEWA
2 LANTAI
2
LUAS = 1,432 M

WARUNG KOPI
2 LANTAI
2
LUAS = 1,451 M
PARKIRAN
1.503 UNIT SEPEDA
MOTOR DAN 124 UNIT
MOBIL
BANGUNAN PASAR
FOODCOURT INDUK
2 LANTAI LUAS LAHAN
2
3 LANTAI KESELURUHAN :
LUAS = 1.550 M LUAS = 7.251,4M
2
2
23.257,24 M

Gambar 8
Masterplan Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

DESY YANIA 26
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 9
Siteplan Kawasan Pasar Baru Kab. Ketapang

DESY YANIA 27
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

3. Perancangan Bangunan Pada Kawasan Pasar Baru

a. Bangunan Induk

DESY YANIA 28
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 10
Denah Bangunan Induk

DESY YANIA 29
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 11
Tampak Bangunan Induk

b. Ruko Sembako

Gambar 12
Denah Ruko Sembako

DESY YANIA 30
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 13
Tampak Ruko Sembako

c. Ruko Deret (Umum)

Gambar 14
Denah Ruko Deret

DESY YANIA 31
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 15
Tampak Ruko Deret

DESY YANIA 32
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

d. Ruko Pangkas Rambut

Gambar 16
Denah Ruko Pangkas Rambut

Gambar 17
Ttampak Ruko Pangkas Rambut

DESY YANIA 33
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

e. Kantor Sewa

Gambar 18
Denah Kantor Sewa

DESY YANIA 34
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 19
Tampak Kantor Sewa

f. Food Court

DESY YANIA 35
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 20
Denah Foodcourt

DESY YANIA 36
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 21
Tampak Foodcourt

g. Pasar Kuliner dan Warung Kopi

DESY YANIA 37
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 22
Denah Pasar Kuliner dan Warung Kopi

Gambar 23
Tampak Pasar Kuliner dan Warung Kopi

DESY YANIA 38
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

h. Kios Buah

Gambar 24
Denah Kios Buah

Gambar 25
Tampak Kios Buah

DESY YANIA 39
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

i. Kios Souvenir

Gambar 26
Tampak Kios Souvenir

j. Taman

Gambar 27
Taman

DESY YANIA 40
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

i. Bangunan Pos Satpam dan Parkir

Gambar 28
Denah Pos Satpam

Gambar 29
Tamapk Pos Satpam

DESY YANIA 41
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

Gambar 30
Parkiran

DESY YANIA 42
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

4. Estimati Biaya Perencanaan Revitalisasi Kawasan Pasar Baru

DESY YANIA 43
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

3. Tahap Pengadaan atau Pelelangan (Procurement /Tender)

Tujuan dari tahapan ini adalah :

Untuk menunjuk kontraktor sebagai pelaksana atau sejumlah kontraktor dengan sub

kontraktor yang melaksanakan konstruksi di lapangan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tahapan ini adalah :

• Prakualifikasi

Prosedur ini dikenal sebagai babak prakualifikasi yang meliputi pemeriksaan sumber

daya keuangan, manajerial dan fisik kontraktor yang potensial, dan pengalamanny

pada proyek serupa serta integritas perusahaan. Untuk proyek-proyek milik

pemerintah kontraktor yang memenuhi persyaratan biasanya dimasukkan ke dalam

Daftar Rekanan Mampu ( DRM).

• Dokumen Kontrak

Merupakan dokumen legal yang menguraikan tugas dan tanggung jawab pihak-pihak

yang terlibat di dalamnya. Dokumen kontrak akan ada setelah terjaid ikatan kerja sama

antar dua pihak atau lebih. Sebelum adalanya dokumen kontrak dilakukan proses

pelelangan terlebih dahulu yang memerlukan adanya dokumen lelang atau dokumen

tender.

DESY YANIA 44
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

4. Tahap Pelaksanaan ( Construction)

Tujuan dari tahapan pelaksanaan adalah untuk mewujudkan bangunan yang

dibutuhkan pemilik proyek dan sudah dirancang oleh konsultan perencana dalam

batas biaya dan waktu yang telah disepakati, serta dengan kualitas yang telah

disyaratkan.

Kegiatan yang dilakukan pada tahapan ini adalah merencanakan, mengkoordinasi, dan

mengendalikan semua operasional di lapangan.

Perencanaan dan pengendalian proyek secara umum meliputi:

• Perencanaan dan pengendalian jadwal waktu pelaksanaan

• Perencanaan dan pengendalian organisasi lapangan

• Perencanaan dan pengendalian tenaga kerja

• Perencanaan dan pengendalian peralatan dan material

Pada pekerjaan konstruksi, 4 target yang harus dicapai kontraktor :

• Selesai dengan mutu atau kualitas paling tidak sama dengan yang ditentukan

dalam spek atau perencanaan

• Selesai dengan waktu lebih kecil atau sama dengan waktu perencanaan

• Selesai dengan biaya paling tidak sama dengan biaya yang direncanakan

DESY YANIA 45
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

• Selesai dengan tidak menimbulkan dampak lingkungan (social,fiksik, dan

administratif)

• Pemeriksaan lab/testing

• Penyerahan pertama

• Masa pemeliharaan

• Penyerahan kedua

DESY YANIA 46
ELISKA TRI ARYASTAMI
PRANATA PEMBANGUNAN
RANGKAIAN PROSES PERENCANAAN REVITALISASI
KAWASAN PASAR BARU KABUATEN KETAPANG

KESIMPULAN

Dengan jumlah biaya sebesar Rp. 36.940.968.000,00 dapat menghasilkan bangunan

kawasan Pasar Baru Kecamatan Delta Pawan dengan konsep Modern di atas lahan

seluas 23.257,24 m2 yang terdiri dari beberapa bangunan sebagai berikut :

1. Bangunan Induk 3 Lantai seluas 7.251,4 m2

2. Foodcourt 2 Lantai seluas 1.550 m2

3. Ruko 2 Lantai seluas 2.182,4 m2

4. Kantor Sewa 2 Lantai seluas 1.432 m2

5. Warung Kopi 2 Lantai seluas 1.451 m2

6. Kios Buah seluas 99 m2

7. Pangkas Rambut 2 Lantai seluas 210 m2

8. Ruko Sembako 2 Lantai seluas 243 m2

9. Parkiran untuk 1.503 Unit Sepeda Motor dan 124 Unit Mobil

DESY YANIA 47
ELISKA TRI ARYASTAMI