Anda di halaman 1dari 15

APBN

dan
APBD
Ekonomi
Kelas XI MIPA 2
1. Hafizh Nur Huda (12) 5. Muh. Farid Nurohman (22)
2. Imam Tri Susilo (16) 6. Nahrisa Alfiaturrohmaniah (24)
3. Indra Nur Hamid (17) 7. Pipit Arum Septiana (25)
4. Lathif Ma'arif (20) 8. Rahadian Anggata Iriansa (27)
3

Tujuan Pembelajaran
Dengan mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu:
• Menyebutkan pengertian APBN
• Menjelaskan fungsi dan tujuan APBN
• Menyebutkan sumber-sumber penerimaan negara
• Mengklasifikasikan jenis-jenis pengeluaran negara
• Menjelaskan mekanisme penyusunan APBN
• Menyebutkan pengaruh APBN terhadap perekonomian
• Menjelaskan pengertian APBD
• Menyebutkan fungsi dan tujuan APBD
• Menyebutkan sumber-sumber penerimaan daerah
• Mengklasifikasikan jenis-jenis pengeluaran daerah
• Menjelaskan mekanisme penyusunan APBD
• Menyebutkan pengaruh APBD terhadap perekonomian

Nilai dan Karakter Bangsa


Nilai-nilai yang dapat dikembangkan setelah mempelajari bab ini adalah jujur, disiplin,
dan tanggung jawab

•Anggaran Pendapatan •Fungsi distribusi •Pengelolaan anggaran


dan Belanja Negara •Fungsi stabilisasi •Anggaran berimbang
•Anggaran Pendapatan •Subsidi •Anggaran surplus
Kata dan Belanja Daerah •Kebijakan fiskal •Anggaran defisit
Kunci •Fungsi Alokasi •Pembiayaan fungsional
4

A. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara


1. Pengertian APBN
Berdasar Undang-undang RI No. 23 tahun 2013 tentang APBN tahun
anggaran 2014, APBN adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan
negara yang disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). APBN adalah
suatu daftar yang memuat rincian pendapatan dan pengeluaran negara
untuk waktu tertentu, biasanya satu tahun.
5

2. Fungsi APBN

a. Fungsi alokasi yaitu


pendapatan berasal dari pajak
dialokasikan ke berbagai
sektor pembangunan
b. Fungsi distribusi yaitu
distribusi pendapatan dari
pajak untuk transfer payment,
misalnya subsidi dan dana
pensiun
c. Fungsi stabilisasi yaitu sebagai
pedoman agar pendapatan
dan pengeluaran negara
teratur
6

3. Tujuan Penyusunan APBN

Tujuan penyusunan APBN adalah sebagai pedoman pendapatan dan


pembelanjaan negara dalam melaksanakan tugas kenegaraan untuk
meningkatkan produksi, kesempatan kerja, dalam rangka
meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran masyarakat
7

APBN 2012
4. Sumber-sumber
Penerimaan Negara
a. Penerimaan perpajakan
b. Penerimaan negara bukan
pajak
c. Penerimaan hibah

5. Jenis-jenis Pengeluaran
Negara
Pengeluaran atau belanja negara
adalah kewajiban pemerintah
pusat yang diakui sebagai
pengurang nilai kekayaan bersih
yang terdiri atas belanja
pemerintah pusat dan transfer
ke daerah
8

6. Mekanisme penyusunan APBN

a. Prinsip Penyusunan APBN


• Berdasar aspek pendapatan
• Berdasar aspek pengeluaran negara

b. Asas Penyusunan APBN


• Kemandirian
• Penghematan atau peningkatan efisiensi dan produktivitas
• Penajaman prioritas pembangunan
9

c. Landasan Hukum APBN


• UUD 1945 Pasal 23 ayat 1
• UU No. 1 tahun 1994 tentang Pendapatan dan Belanja Negara
• Keputusan Presiden RI No. 16 tahun 1994 tentang Pelaksanaan APBN

d. Cara Penyusunan APBN

ditolak
APBN
Tahun lalu
diajukan
Pemerintah
DPR
Presiden
Menyusun RAPBN RAPBN disidangkan APBN / UU
dalam bentuk nota diterima
keuangan

Dikembalikan
untuk
dilaksanakan
10

7. Pengaruh APBN terhadap Perekonomian


Dengan APBN dapat diketahui arah, tujuan, serta prioritas pembangunan
yang akan dan sedang dilaksanakan
11

B. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

1. Pengertian APBD
APBD adalah rencana keuangan tahunan pemerintahan daerah yang
dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD, dan
ditetapkan dengan peraturan daerah
12

2. Fungsi APBD
• Fungsi otorisasi: menjadi dasar pelaksanaan pendapatan dan pengeluaran
• Fungsi perencanaan: menjadi pedoman perencanaan kegiatan
• Fungsi pengawasan: sebagai pedoman apakah penyelenggaraan pemerintahan
telah sesuai ketentuan
• Fungsi alokasi: APBD dialokasikan untuk mendukung kegiatan perekonomian
• Fungsi distribusi: pendistribusian APBD harus memperhatikan keadilan dan
kepatuhan
• Fungsi stabilisasi: pedoman agar pendapatan dan pengeluaran teratur

3. Tujuan APBD
APBD disusun sebagai pedoman pendapatan dan belanja dalam melaksanakan
kegiatan pemerintah daerah
13

4. Sumber-sumber Penerimaan Daerah

Penerimaan daerah dalam pelaksanaan desentralisasi terdiri atas


Pendapatan Daerah dan Pembiayaan. Pendapatan Daerah bersumber dari
• Pendapatan Asli Daerah, contohnya pajak daerah, retribusi daerah, hasil
pengelolaan kekayaan
• Dana Perimbangan, terdiri dari dana bagi hasil, dana alokasi umum,
dana alokasi khusus
• Lain-lain pendapatan, terdiri atas dana hibah dan pendapatan dana
darurat
14

5. Jenis-jenis Pengeluaran Daerah


Pengeluaran atau belanja daerah terdiri atas urusan wajib, urusan pilihan,
dan urusan yang penanganannya dalam bidang tertentu. Belanja urusan
wajib antara lain pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, dan
perumahan rakyat. Belanja urusan pilihan misalnya kehutanan, pertanian,
dan energi

6. Mekanisme Penyusunan APBD

diterima APBD

diajukan pengesahan Menteri Dalam


Pemerintah
DPRD Negeri/
daerah Gubernur
APBD tahun
ditolak lalu
15

7. Pengaruh APBD terhadap Perekonomian


APBD membantu upaya mengurangi kemiskinan, memperluas kesempatan
kerja, memungkinkan investasi baru, dan menyejahterakan rakyat dalam
lingkup provinsi atau kabupaten/kota yang bersangkutan
16