Anda di halaman 1dari 19

BUPATI SUKABUMI

PROVINSI JAWA BARAT

PERATURAN BUPATI SUKABUMI

NOMOR 70 TAHUN 2017

TENTANG
DAFTAR KEWENANGAN DESA BERDASARKAN
HAK ASAL USUL DAN KEWENANGAN LOKAL BERSKALA DESA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI SUKABUMI,

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 Peraturan


Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015
tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul
dan Kewenangan Lokal Berskala Desa dan Pasal 21 ayat (1)
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2016
tentang Kewenangan Desa, perlu menetapkan Peraturan
Bupati tentang Daftar Kewenangan Desa Berdasarkan Hak
Asal Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang


Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam
Lingkungan Provinsi Djawa Barat (Berita Negara
Republik Indonesia tanggal 8 Agustus 1950)
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang
Nomor 4 Tahun 1968 tentang Pembentukan Kabupaten
Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan mengubah
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang
Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam
Lingkungan Provinsi Djawa Barat (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1968 Nomor 31, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 2851);
-2-

2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa


(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5495);
3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana
telah beberapakali diubah terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang
Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun
2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 123, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5539) sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47
Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2015 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5717);
5. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 1 Tahun 2015
tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal
Usul dan Kewenangan Lokal Berskala Desa (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 158);
6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2016
tentang Kewenangan Desa (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2016 Nomor 1037);
7. Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 9 Tahun
2015 tentang Desa (Lembaran Daerah Kabupaten
-3-

Sukabumi Tahun 2015 Nomor 9) sebagaimana telah


diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi
Nomor 6 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan
Daerah Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Desa (Lembaran
Daerah Kabupaten Sukabumi Tahun 2017 Nomor 6);

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN BUPATI SUKABUMI TENTANG DAFTAR


KEWENANGAN DESA BERDASARKAN HAK ASAL USUL DAN
KEWENANGAN LOKAL BERSKALA DESA.

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan :
1. Daerah Kabupaten adalah Daerah Kabupaten
Sukabumi.
2. Pemerintah Daerah Kabupaten adalah Bupati sebagai
unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang
memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang
menjadi kewenangan daerah otonom.
3. Bupati adalah Bupati Sukabumi.
4. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki
batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan
mengurus urusan pemerintahan, kepentingan
masyarakat setempat berdasarkan prakarsa
masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional
yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
5. Kewenangan Desa adalah kewenangan yang dimiliki
Desa meliputi kewenangan di bidang penyelenggaraan
Pemerintahan Desa, pelaksanaan Pembangunan Desa,
Pembinaan Kemasyarakatan Desa, dan Pemberdayaan
Masyarakat Desa berdasarkan prakarsa masyarakat,
hak asal usul dan adat istiadat Desa.
-4-

6. Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul adalah hak


yang merupakan warisan yang masih hidup dan
prakarsa Desa atau prakarsa masyarakat Desa sesuai
dengan perkembangan kehidupan masyarakat.
7. Kewenangan Lokal Berskala Desa adalah kewenangan
untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat
Desa yang telah dijalankan oleh Desa atau mampu dan
efektif dijalankan oleh Desa atau yang muncul karena
perkembangan Desa dan prakasa masyarakat Desa.
8. Pemerintahan Desa adalah penyelenggaraan urusan
pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat
dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
9. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa dibantu perangkat
Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.
10. Badan Permusyawaratan Desa yang selanjutnya disebut
BPD adalah Lembaga yang melaksanakan fungsi
pemerintahan yang anggotanya merupakan wakil dari
penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan
ditetapkan secara demokratis.
11. Musyawarah Desa atau yang disebut dengan nama lain
adalah musyawarah antara Badan Permusyawaratan
Desa, Pemerintah Desa dan unsur masyarakat yang
diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa
untuk menyepakati hal yang bersifat strategis.
12. Peraturan Desa adalah peraturan perundang-undangan
yang ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan
disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa.
13. Evaluasi adalah pengkajian dan penilaian terhadap
pelaksanaan kewenangan Desa untuk mengetahui
efektivitas, bertentangan dengan kepentingan umum
dan/atau Peraturan Perundang-undangan yang lebih
tinggi.
14. Bertentangan dengan kepentingan umum adalah
kebijakan yang menyebabkan terganggunya kerukunan
antar warga masyarakat, terganggunya akses terhadap
-5-

pelayanan publik, terganggunya ketentraman dan


ketertiban umum, terganggunya kegiatan ekonomi
untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
dan/atau diskriminasi terhadap suku, agama dan
kepercayaan, ras, antar golongan, dan gender.
15. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, yang
selanjutnya disebut APB Desa adalah rencana keuangan
tahunan pemerintahan desa.

BAB II
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 2
Maksud ditetapkannya Peraturan Bupati ini adalah dalam
rangka meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas Desa
dalam menata kewenangan Desa berdasarkan hak asal usul
dan kewenangan lokal berskala Desa sesuai azas rekognisi
dan azas subsidiaritas.

Pasal 3
Tujuan ditetapkannya Peraturan Bupati adalah memberikan
acuan bagi pemerintah Desa dalam melaksanakan
kewenangan hak asal usul dan kewenangan lokal berskala
Desa.

BAB III
RUANG LINGKUP
Pasal 4
Ruang lingkup dalam Peraturan Bupati ini adalah:
a. jenis dan perincian kewenangan Desa;
b. kriteria kewenangan Desa;
c. mekanisme pelaksanaan kewenangan Desa;
d. pelaksana kewenangan Desa;
e. pendanaan; dan
f. evaluasi dan pelaporan.
-6-

BAB IV
JENIS DAN PERINCIAN KEWENANGAN DESA

Bagian Kesatu
Jenis Kewenangan Desa
Pasal 5
(1) Jenis kewenangan Desa yang diatur dalam Peraturan
Bupati ini meliputi:
a. Kewenangan berdasarkan hak asal usul; dan
b. Kewenangan lokal berskala Desa.
(2) Jenis Kewenangan Desa sebagaimana dimaksud pada
Ayat (1) diatur dan diurus oleh Desa.

Bagian Kedua
Perincian Kewenangan Desa
Pasal 6
(1) Perincian kewenangan Desa berdasarkan hak Asal Usul
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf a
tersusun dalam daftar yang tercantum dalam Lampiran
I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dengan
Peraturan Bupati ini.
(2) Perincian kewenangan lokal berskala Desa sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b tersusun dalam
daftar yang tercantum dalam Lampiran II yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dengan Peraturan
Bupati ini.

BAB V
KRITERIA KEWENANGAN DESA
Pasal 7
Kriteria kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul
meliputi :
a. merupakan warisan sepanjang masih hidup;
b. sesuai perkembangan masyarakat;dan
c. sesuai prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.
-7-

Pasal 8
Kriteria Kewenangan Lokal Berskala Desa, meliputi :
a. sesuai dengan kepentingan masyarakat Desa;
b. telah dijalankan oleh Desa;
c. mampu dan efektif dijalankan oleh Desa;
d. kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan aset Desa;
e. muncul karena perkembangan Desa dan prakarsa
masyarakat Desa; dan
f. program atau kegiatan sektor yang telah diserahkan ke
Desa.
Pasal 9
Daftar perincian Kewenangan Lokal Berskala Desa
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (2), terbagi dalam
4 (empat) bidang yaitu:
a. bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa;
b. bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa;
c. bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa; dan
d. bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Pasal 10
Penetapan Daftar perincian Kewenangan Desa dapat ditinjau
kembali sesuai dengan potensi Desa, perkembangan Desa,
sarana dan prasarana Desa.

BAB VI
MEKANISME PELAKSANAAN KEWENANGAN DESA
Pasal 11
Pelaksanaan Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul
dan Kewenangan Lokal Berskala Desa dilakukan melalui
mekanisme sebagai berikut :
a. Pengaturan; dan
b. Pengurusan.
-8-

Bagian Kesatu
Pengaturan
Pasal 12
Pelaksanaan Kewenangan Desa melalui mekanisme
pengaturan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf a,
adalah menetapkan Peraturan di Desa yang meliputi :
a. Peraturan Desa;
b. Peraturan Bersama Kepala Desa; dan
c. Peraturan Kepala Desa.

Pasal 13
Peraturan di desa sebagaimana dimaksud dalam pasal 12
dilarang bertentangan dengan kepentingan umum, dan/atau
ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang lebih tinggi.

Pasal 14
(1) Peraturan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12
huruf a berisi materi pelaksanaan Kewenangan Desa.
(2) Peraturan Bersama Kepala Desa sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 12 huruf b berisi materi kerjasama desa
dalam rangka pelaksanaan Kewenangan Desa.
(3) Peraturan Kepala Desa sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 12 huruf c berisi materi pelaksanaan Peraturan
Desa dan Peraturan Bersama Kepala Desa.

Pasal 15
(1) Penetapan Peraturan di desa berisi materi pelaksanaan
Kewenangan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13
dilakukan sesuai ketentuan perundangan-undangan.
(2) Peraturan di Desa yang telah ditetapkan sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) menjadi dasar bagi kebijakan,
program, dan kegiatan Desa dalam bidang
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelaksanaan
Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.
-9-

Bagian Kedua
Pengurusan
Pasal 16
Pelaksanaan kewenangan Desa melalui mekanisme
pengurusan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 huruf b,
adalah mengelola dan menatausahakan Kewenangan yang
dilakukan melalui tahapan sebagai berikut :
a. Perencanaan;
b. Pelaksanaan;dan
c. Pengawasan

Pasal 17
Tahap perencanaan pengurusan Kewenangan Desa
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 huruf a, adalah
menyusun program dan kegiatan yang menjadi Kewenangan
Desa dalam Dokumen Perencanaan Pembangunan Desa yang
meliputi :
1. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa; dan
2. Rencana Kerja Pemerintah Desa.

Pasal 18
Tahap pelaksanaan pengurusan Kewenangan Desa
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 huruf b, adalah
melaksanakan dan menatausahakan program dan kegiatan
yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Desa dan Rencana Kerja Pemerintah Desa.

Pasal 19
Tahap pengawasan pengurusan kewenangan Desa
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 huruf c, adalah
melakukan pengawasan untuk mengetahui efektivitas,
kendala dan permasalahan terhadap pelaksanaan Peraturan
Desa, Peraturan Bersama Kepala Desa dan Peraturan Kepala
Desa.
- 10 -

Pasal 20
Pengawasan pelaksanaan kewenangan Desa sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 16 huruf c, adalah melakukan
pengawasan untuk mengetahui efektivitas, kendala dan
permasalahan terhadap program dan kegiatan yang sedang
dan telah selesai dilaksanakan.

BAB VII
PELAKSANA KEWENANGAN DESA
Pasal 21
(1) Pemerintah Desa merupakan penyelenggara utama
Kewenangan Desa.
(2) Dalam hal menyelenggarakan Kewenangan Desa
sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pemerintah Desa
dibantu oleh Lembaga Kemasyarakatan Desa dan lembaga
tingkat desa lainnya.
(3) BPD menyelenggarakan sebagian Kewenangan Desa
sesuai dengan tugas dan fungsinya.
(4) Dalam hal menyelenggarakan sebagian kewenangan desa
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) BPD dilarang
menjadi pelaksana proyek atau kegiatan pembangunan
dan pemberdayaan masyarakat.

BAB VIII
PENDANAAN
Pasal 22
Pendanaan bagi pelaksanaan Kewenangan Desa bersumber
dari :
a. APBDesa;
b. Swadaya Masyarakat; dan
c. Bantuan pihak ketiga yang tidak mengikat.
- 11 -

BAB IX
EVALUASI DAN PELAPORAN
Bagian Kesatu
Evaluasi
Pasal 23
(1) Bupati melakukan evaluasi atas pelaksanaan
Kewenangan Desa.
(2) Dalam hal evaluasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dapat dilaksanakan oleh perangkat daerah yang
membidangi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Camat.

Bagian Kedua
Pelaporan
Pasal 24
(1) Kepala Desa melaporkan pelaksanaan Kewenangan Desa
dalam Musyawarah Desa setiap tahun paling lambat 3
(tiga) bulan setelah berakhirnya tahun pelaksanaan.
(2) Laporan pelaksanaan Kewenangan Desa sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Bupati
melalui Camat setiap tahun paling lambat 1 (satu) minggu
setelah berakhirnya.

BAB X
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 25
Pada saat Peraturan Bupati ini mulai berlaku, Peraturan
Bupati Sukabumi Nomor 17 Tahun 2016 tentang
Kewenangan Desa Berdasarkan Hak Asal Usul dan
Kewenangan Lokal Berskala Desa (Berita Daerah Kabupaten
Sukabumi Tahun 2016 Nomor 17) dicabut dan dinyatakan
tidak berlaku.
- 12 -

Pasal 26
Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal
diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya
dalam Berita Daerah Kabupaten Sukabumi.

Ditetapkan di Palabuhanratu
pada tanggal 15 Desember 2017
BUPATI SUKABUMI,

TTD

MARWAN HAMAMI

Diundangkan di Palabuhanratu
pada tanggal 15 Desember 2017
SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN SUKABUMI,

TTD

IYOS SOMANTRI

BERITA DAERAH KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2017 N0M0R 70


LAMPIRAN I : PERATURAN BUPATI SUKABUMI
NOMOR : 70 TAHUN 2017
TANGGAL : 15 DESEMBER 2017
TENTANG : DAFTAR KEWENANGAN DESA BERDASARKAN HAK
ASAL USUL DAN KEWENANGAN LOKAL BERSKALA
DESA

DAFTAR KEWENANGAN DESA BERDASARKAN HAK ASAL USUL

NO RINCIAN KEWENANGAN DESA BERDASARKAN HAK ASAL USUL

1 Sistem Organisasi Perangkat Desa


2 Sistem Organisasi Masyarakat Adat
3 Pengelolaan Tanah Kas Desa
4 Pengelolaan Tanah Bengkok
5 Pengelolaan Tanah Titisara
6 Pelestarian budaya gotong royong
7 Pembinaan Kelembaga Masyarakatan
8 Pengembangan Peran Masyarakat Desa

BUPATI SUKABUMI,

TTD

MARWAN HAMAMI
LAMPIRAN II : PERATURAN BUPATI SUKABUMI
NOMOR : 70 TAHUN 2017
TANGGAL : 15 DESEMBER 2017
TENTANG : DAFTAR KEWENANGAN DESA BERDASARKAN HAK ASAL
USUL DAN KEWENANGAN LOKAL BERSKALA DESA

DAFTAR KEWENANGAN LOKAL BERSKALA DESA

NO BIDANG KEWENANGAN RINCIAN KEWENANGAN DESA


1. BIDANG PENYELENGGARAAN 1 Operasional Perkantoran
PEMERINTAHAN 2 Operasional Pemerintah Desa
3 Operasional Badan Permusyawaratan Desa
4 Operasional Rukun Tetangga / Rukun Warga
5 Penetapan Dan Penegasan Batas Desa
6 Pendataan Dan Pengklasifikasian Tenaga Kerja Desa
7 Pendataan Penduduk Yang Bekerja Pada Sektor Pertanian
Dan Sektor Non Pertanian
8 Pendataan Penduduk Menurut Jumlah Penduduk Usia
Kerja, Angkatan Kerja, Pencari Kerja, Dan Tingkat
Partisipasi Angkatan Kerja
9 Pendataan Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas Yang
Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan Jenis Pekerjaan Dan
Status Pekerjaan
10 Pendataan Penduduk Yang Bekerja Di Luar Negeri
11 Pendataan Potensi Desa
12 Penyusunan Tata Ruang Dan Peta Sosial Desa
13 Penyelenggaraan Musyawarah Desa
14 Pengembangan Dan Pengelolaan Sistem Administrasi Dan
Informasi Desa
15 Penyelenggaraan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
Desa
16 Penyelenggaraan Evaluasi Tingkat Perkembangan
Pemerintahan Desa
17 Penyelenggaraan Kerja Sama Antar-Desa
18 Pengadaan Sarana Dan Prasarana Kantor Desa
19 Penetapan Organisasi Pemerintah Desa
20 Pembentukan Badan Permusyaratan Desa
21 Penetapan Perangkat Desa
22 Penetapan Bum Desa
23 Penetapan APBDesa
24 Penetapan Peraturan Desa
25 Pemberian Izin Penggunaan Gedung Pertemuan Atau Balai
Desa
26 Pemberian Izin Hak Pengelolaan Atas Tanah Desa
27 Penetapan Desa Dalam Keadaan Darurat Seperti Kejadian
Bencana, Konflik, Rawan Pangan, Wabah Penyakit,
Gangguan Keamanan, Dan Kejadian Luar Biasa Lainnya
Dalam Skala Desa
28 Pengelolaan Arsip Desa
29 Penetapan Pos Keamanan Dan Pos Kesiapsiagaan
30 Sosialisasi Produk Hukum Desa
31 Pengamanan Aset Desa
32 Pemilihan Kepala Desa Penggantian Antar Waktu
` 33 Penetapan Lambang Desa
34 Pembangunan Dan Pemeliharaan Kantor Desa
35 Pembangunan Gapura Batas Desa
36 Penataan dan Penetapan Jumlah Dusun

2. BIDANG PELAKSANAAN 1 Pembangunan dan/atau Perbaikan Rumah Sehat untuk


PEMBANGUNAN Fakir Miskin
2 Pengadaan Penerangan Lingkungan Pemukiman
3 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Pedestrian
NO BIDANG KEWENANGAN RINCIAN KEWENANGAN DESA
4 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Drainase
5 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Selokan
6 Pembangunan dan Pengadaan Tempat Pembuangan
Sampah
7 Pengadaan Gerobak Sampah
8 Pengadaan Kendaraan Pengangkut Sampah
9 Pengadaan Mesin Pengolah Sampah
10 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Tambatan Perahu
11 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Jalan Pemukiman
12 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Jalan Poros Desa
13 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Jalan Desa Antara
Pemukiman ke Wilayah Pertanian
14 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Jalan Desa Antara
Pemukiman ke Lokasi Wisata
15 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Jembatan Desa
16 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Utilitas Jalan
(Gorong-Gorong dll)
17 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Terminal Desa
18 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro
19 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
20 Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Matahari
21 Pembangunan Instalasi Biogas
22 Pembangunan Jaringan Distribusi Tenaga Listrik
23 Pengadaan Jaringan Internet Untuk Warga Desa
24 Pengadaan Website Desa
25 Pengadaan Peralatan Pengeras Suara (loudspeaker)
26 Pengadaan Telepon Umum
27 Pengadaan Radio Single Side Band (SSB)
28 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Air Bersih Berskala
Desa
29 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Sanitasi Lingkungan

30 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Jambanisasi


31 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Mandi Cuci Kakus
(MCK)
32 Pengadaan Mobil Ambulance Desa
33 Pengadaan Alat Bantu Penyandang Disabilitas
34 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Panti Rehabilitasi
Penyandang Disabilitas
35 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Balai Pengobatan
36 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Posyandu
37 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Poskesdes/Polindes

38 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Posbindu


39 Pengadaan Reagen Rapid Tes Kid
40 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Taman Bacaan
Masyarakat
41 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Bangunan PAUD
42 Pengadaaan Buku dan Peralatan Belajar PAUD
43 Pengadaan Wahana Permainan Anak di PAUD
44 Pengadaan Sarana Taman Belajar Keagamaan
45 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Perpustakaan Desa

46 Pengadaan Buku / Bahan Bacaan


47 Pembangunan dan/atau Balai Pelatihan/Belajar
Masayarakat
48 Pembangunan Sanggar Seni
49 Pengadaan Film Dokumenter
50 Pengadaan Peralatan Kesenian
51 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Bendungan Berskala
Kecil
52 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Embung
NO BIDANG KEWENANGAN RINCIAN KEWENANGAN DESA
53 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Irigasi Desa
54 Pembangunan Percetakan Lahan Pertanian
55 Pengadaan Kolam Ikan
56 Pengadaan Kapal Penangkap Ikan
57 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Tempat Pendaratan
Kapal Penangkap Ikan
58 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Tambak Garam
59 Pembangunan dan/atau Pemeliharaan Kandang Ternak
60 Pengadaan Mesin Pakan Ternak
61 Pembangunan Gudang Penyimpanan Sarana Produksi
Pertanian
62 Pembangunan Pengeringan Hasil Pertanian
63 Pembangunan Lumbung Desa
64 Pembangunan Gudang Pendingin dan Pengadaan (Cold
Storage)
65 Pengadaan Mesin Jahit
66 Pengadaan Peralatan Bengkel Kendaraan Bermotor
67 Pengadaan Mesin Bubut Untuk Mebeler
68 Pembangunan Pasar Desa
69 Pembangunan Pasar Sayur
70 Pembangunan Pasar Hewan
71 Pembangunan Tempat Pelelangan Ikan
72 Pengadaan Toko Online
73 Pembangunan Gudang Barang
74 Pembangunan Pondok Wisata
75 Pembangunan Panggung Hiburan
76 Pembangunan Kios Cenderamata
77 Pembangunan Kios Warung Makan
78 Pengadaan Wahana Permainan Anak
79 Pengadaan Wahana Permainan Outbond
80 Pembangunan Taman Rekreasi
81 Pembangunan Tempat Penjualan Tiket
82 Pembangunan Rumah Penginapan
83 Pengadaan Angkutan Wisata
84 Pembangunan Penggilingan Padi
85 Pengadaan Mesin Peraut Kelapa
86 Pengadaan Mesin Penepung Biji-Bijian
87 Pengadaan Mesin Pencacah Pakan Ternak
88 Pengadaan Mesin Sangrai Kopi
89 Pengadaan Mesin Pemotong/Pengiris Buah dan Sayuran
90 Pengadaan Mesin Pompa Air
91 Pengadaan Traktor Mini
92 Pembangunan Terasering
93 Pembangunan Kolam Untuk Mata Air
94 Pembangunan Plesengan Sungai
95 Pembangunan Pencegahan Abrasi Pantai
96 Pembangunan Jalan Evakuasi dalam Bencana
Gunungberapi
97 Pembangunan Gedung Pengungsian
98 Pembersihan Lingkungan Perumahan Yang Terkena
Bencana Alam
99 Rehabilitasi dan Rekontruksi Lingkungan Perumahan Yang
Terkena Bencana Alam
100 Pembangunan dan Pemeliharaan Rumah Ibadah
101 Pengelolaan pemakaman Desa dan petilasan
102 Pembangunan dan Pemeliharaan Taman Desa
103 Pembangunan dan Pemeliharaan Poskamling
104 Pembangunan DEPO ARSIP Desa
105 Pembangunan dan Pemeliharaan Sarana Olahraga
Masyarakat Desa
NO BIDANG KEWENANGAN RINCIAN KEWENANGAN DESA
3. BIDANG PEMBINAAN 1 Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan
KEMASYARAKATAN 2 Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban
3 Pembinaan Kerukunan Umat Beragama
4 Pengadaan Peralatan Olahraga
5 Pembinaan Lembaga Adat
6 Pembinaan Kesenian dan Sosial Budaya Masyarakat
7 Operasional Lembaga Kemasyarakatan Desa
8 Operasional Pendistribusian RASTRA (Beras bagi Rakyat Pra
Sejatera)
9 memelihara perdamaian, menangani konflik dan melakukan
mediasi di Desa
10 Peringatan Hari Besar Keagamaan
11 Peringatan Hari Besar Nasional
12 Pelestarian dan Pengembangan Gotong Royong Masyarakat

13 Pelestarian Cagar Budaya, Peninggalan Sejarah, Seni


Budaya Tradisional dan Masyarakat Adat
14 Operasional Satlinmas
15 Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan

4. BIDANG PEMBERDAYAAN 1 Penyediaan Air Bersih


MASYARAKAT 2 Pelayanan Kesehatan Lingkungan
3 Kampanye dan Promosi Hidup Sehat
4 Bantuan Insentif Kades Kesehatan Masyarakat
5 Pemantauan Pertumbuhan Gizi Balita dan Anak Sekolah
6 Penyediaan PMT Gizi Balita dan Anak Sekolah
7 Pengelolaan Balai Pengobatan Desa dan Persalinan
8 Perawatan Kesehatan dan/atau Pendampingan untuk
Bumil, Nifas dan Menyusui
9 Pengobatan Untuk Lansia
10 Fasilitasi Keluarga Berencana
11 Pembinaan Kampung KB
12 Penyuluhan dan Penggerakan masyarakat ke fasilitas
pelayanan KB
13 Penyuluhan dan Penggerakan kelompok BKB,BKR,BKL,
UUPKS Desa
14 Pegelolaan Rehabilitasi Bagi Penyandang Disabilitas
15 Pelatihan Kader Kesehatan Masyarakat
16 Pelatihan Hak-Hak Anak, Ketrampilan Pengasuhan Anak
dan Perlindungan Anak
17 Pelatihan Pangan Yang Sehat dan Aman
18 Pelatihan Kader Desa Untuk Pangan Yang Sehat dan Aman

19 Bantuan Insentif Guru PAUD


20 Bantuan Insentif Guru Taman Belajar Keagamaan
21 Penyelenggaraan Pelatihan Kerja
22 Penyelengaraan Kursus Seni Budaya
23 Bantuan Pemberdayaan Bidang Olahraga
24 Pelatihan dan Pembuatan Film Dokumenter
25 Pengelolaan Sampah Berskala Rumah Tangga
26 Pengelolaan Sarana Pengolahan Air Limbah
27 Pengelolaan Terminal Desa
28 Pengelolaan Tambatan Perahu
29 Pengolahan Limbah Peternakan Untuk Energi Biogas
30 Pembuatan Bioethanol dari Ubi Kayu
31 Pengolahan Minyak Goreng Bekas menjadi Biodiesel
32 Pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Angin
33 Pengelolaan Sistem Informasi Desa
34 Pengelolaan Koran Desa
35 Pengelolaan Website Desa
36 Pengelolaan Radio Komunitas
37 Pengadaan Pembibitan Tanaman Pangan
NO BIDANG KEWENANGAN RINCIAN KEWENANGAN DESA
38 Pengadaan Pembibitan Tanaman Keras
39 Pengadaan Pupuk
40 Pembenihan ikan air tawar
41 Pengelolaan Usaha Hutan Desa
42 Pengelolaan Usaha Hutan Sosial
43 Pengadaan Bibit/Induk Trnak
44 Inseminasi Buatan
45 Pengadaan Pakan Ternak
46 Produksi Tepung Tapioka
47 Produksi Kerupuk
48 Produksi Keripik Jamur
49 Produksi Keripik Jagung
50 Produksi Ikan Asin
51 Produksi Abon Sapi
52 Produksi Susu Sapi
53 Produksi Kopi
54 Produksi Coklat
55 Produksi Karet
56 Pengelolaan Usaha Meubelair Kayu dan Rotan
57 Pengelolaan Usaha Alat-Alat Rumah Tangga
58 Pengelolaan Usaha Pakaian Jadi/Konveksi
59 Pengelolaan Usaha Kerajinan Tangan
60 Pengelolaan Usaha Kain Tenun
61 Pengelolaan Usaha Kain Batik
62 Pengelolaan Usaha Bengkel Kendaraan Bermotor
63 Pengelolaan Usaha Pedagang di Pasar
64 Pengelolaan Usaha Pedagang Pengepul
65 Pendirian BUM Desa dan/atau BUM Desa Bersama
66 Pembangunan dan Penyewaan Sarana Prasarana Olahraga
(BUM Desa)
67 Pengadaan dan Penyewaan Alat Transportasi (BUM Desa)
68 Pengadaan dan Penyewaan Peralatan Pesta (BUM Desa)
69 Pembentukan dan Pengembangan Usaha Hutan
Kemasyarakatan
70 Pembentukan dan Pengembangan Usaha Hutan Tanaman
Rakyat
71 Pembentukan dan Pengembangan Kemitraan Kehutanan
72 Pembentukan Usaha Ekonomi Masyarakat
73 Bantuan Sarana Produksi, Distribusi dan Pemasaran Untuk
Usaha Ekonomi Masyarakat
74 Sosialisasi Teknologi Tepat Guna (TTG)
75 Pengembangan Pos Pelayanan Teknologi Desa
(Posyantekdes)
76 Percontohan Teknologi Tepat Guna (TTG)
77 Penyediaan Informasi Harga/Pasar
78 Pameran Hasil Usaha BUM Desa
79 Pameran Hasil Usaha Ekonomi Masyarakat
80 pameran Hasil Usaha Koperasi
81 Kerjasama Perdagangan Antar Desa
82 Kerjasama Perdagangan Dengan Pihak Ketiga
83 Penyediaan Layanan Informasi Tentang Bencana Alam
84 Pelatihan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi
Bencana Alam
85 Pelatihan Tenaga Sukarelawan Untuk Penanganan Bencana
Alam
86 Pembibitan Pohon Langka
87 Reboisasi
88 Rehabilitasi Lahan Gambut
89 Pembersihan Daerah Aliran Sungai
90 Pemeliharaan Hutan Bakau
91 Perlindungan Terumbu Karang
NO BIDANG KEWENANGAN RINCIAN KEWENANGAN DESA
92 Pengembangan Sistem Informasi Desa
93 Pengembangan Pusat Kemasyarakatan Desa dan/atau Balai
Rakyat
94 Penyusunan Arah Pengembangan Desa
95 Penyusunan Rancangan Program/Pembangunan Desa Yang
Berkelanjutan
96 Pendataan Potensi dan Aset Desa
97 Penyusunan profil Desa/data Desa
98 Penyusunan Peta Aset Desa
99 Sosialisasi Dana Desa
100 Penyelenggaraan Musyawarah Kelompok Warga Miskin,
Warga Disabilitas, Perempuan, Anak, Dan Kelompok
Marginal
101 Penyusunan Usulan Kelompok Warga Miskin, Warga
Disabilitas, Perempuan, Anak, Dan Kelompok Marginal
102 Pengembangan Sistem Administrasi Keuangan Dan Aset
Desa Berbasis Data Digital
103 Pengembangan Laporan Keuangan Dan Aset Desa Yang
Terbuka Untuk Publik
104 Pengembangan Sistem Informasi Desa
105 Penyebarluasan Informasi Kepada Masyarakat Desa
106 Penyelenggaraan Musyawarah Desa
107 Pembentukan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa
108 Pelatihan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa
109 Pelatihan Usaha Pertanian
110 Pelatihan Usaha Perikanan
111 Pelatihan Usaha Perkebunan
112 Pelatihan Usaha Industri Kecil
113 Pelatihan Usaha Perdagangan
114 Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG)
115 Pelatihan Kerja dan Keterampilan Bagi Masyarakat
116 Pemantauan Berbasis Komunitas
117 Audit Berbasis Komunitas
118 Pengembangan Unit Pengaduan Di Desa
119 Pengembangan Bantuan Hukum Dan Paralegal Desa
120 Pengembangan Kapasitas Paralegal Desa
121 Penyelenggaraan Musyawarah Desa Untuk
Pertanggungjawaban Dan Serah Terima Hasil Pembangunan
Desa
122 Pembinaan dan pengawasan upaya kesehatan tradisional
123 Bantuan Insentif Guru Keagamaan Non Formal
124 Festival Produk Unggulan Desa
125 Pelatihan Guru PAUD Berjenjang
126 Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos)
127 Kemitraan Bidan, Paraji dan Kader Kesehatan
128 Fasilitasi Lomba Desa, Lomba Posyandu, dan Lomba PKK
129 Penyulihan Ibu Hamil
130 Penyuluhan Pasangan Usia Subur dan Wanita Usia subur

131 Penyuluhan Kelas Ibu, Bayi dan BALITA


132 Pelatihan Kader Teknik
133 Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan
134 Peningkatan Kapasitas pemerintahan Desa
135 Fasilitasi Produk UMKM Desa
136 pelatihan kapasitas URC, relawan dan Masyarakat

BUPATI SUKABUMI,

TTD

MARWAN HAMAMI