Anda di halaman 1dari 1

Berpikir adalah proses sensoris, mengingat dalam belajar, mempersepsi dan memori atau

ingatan menggunakan lambang, visual atau grafis dengan menarik kesimpulan serta problem
solving. Berpikir adalah tingkah laku yang menggunakan ide, yaitu suatu proses symbolis.
Symbol, yaitu segala sesuatu yang mewakili segala hal dalam alam pikiran manusia. Bentuk
symbol bisa kata-kata, angka, peraturan lalu lintas, not music, mata uang dan sebagainya.
Berpikir bertujuan untuk memahami realitas dalam rangka mengambil keputusan atau
decision making, memecahkan permasalahan dan menghasilkan sesuatu yang baru atau
creativity. Pengertian
proses berpikir dimana suatu ide merangsang timbulnya ide lain. Ide-ide timbul secara bebas.
Jenis berpikir asosiatif adalah : a) Asosiasi bebas, suatu ide akan menimbulkan ide lain, tanpa
ada batasnya. b) Asosiasi terkontrol, satu ide tertentu akan menimbulkan ide mengenai hal
lain dlam batas tertentu. c) Autistik atau melamun, menghayal bebas/ fantasia dan juga cara
berpikir wish full thinking atau melarikan diri dari kenyataan d) Berpikir artistic, yaitu proses
berpikir yang sangat subyektif. Jalan pikiran sangat dipengaruhi oleh pendapat dan
pandangan diri pribadi tanpa menghiraukan keadaan sekitar. Cara berpikir ini sering
dilakukan oleh seniman dalam mencipatakan karya- karya seninya. Berfikir Asosiatif
Pengertian Pemechan Masalah Pemecahan masalah menurut Krulik dan Rudnick adalah suatu
cara yang dilakukan seseorang dengan menggunakan pengetahuan, keterampilan dan
pemahaman untuk memenuhi tuntutan dari situasi yang tidak rutin. Sedangkan Polya
menjelaskan bahwa pemecahan masalah merupakan usaha untuk mencari jalan keluar dari
suatu kesulitan untuk mencapai suatu tujuan yang tidak dapat segera diatasi. Berdasarkan
uraian diatas, dapat disimpulkan yang dimaksud pemecahan masalah adalah suatu usaha yang
dilakukan seseorang untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan, pengetahuan,
keterampilan dan pemahaman yang telah dimilikinya.
Pada proses pemecahan masalah sangat ditentukan oleh kemampuan untuk berpikir terarah,
disisi lain untuk dapat memecahkan masalah diperlukan penyusunan strategi. Strategi umum
dalam memecahkan persoalan, yaitu : Strategi dalam Memecahkan Masalah