Anda di halaman 1dari 28

KEPERAWATAN MATERNITAS

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

ANTENATAL CARE (ANC) / PEMERIKSAAN KEHAMILAN

NILAI
Nama Mahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat :
 Alat tenun
 Bantal
 Mid lineFetoscope/pinards stethoscope
 Pengukuran TB dan BB
 Tensi meter
 Stetoscopebinokuler
 Thermometer
 Nierbeken
 Toung spatel
 Senter
 Reflek hammer
 Sarung tangan
 Jelly
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Anamnesa
 Riwayat kehamilan sekarang
 Riwayat kehamilan yang lalu
 Riwayat kesehatan/penyakit yang sedang/pernah diderita
 Keadaan sosial ekonomi
9. Mengukur tinggi badan
10. Menimbang berat badan
11. Mengukur vital sign
12. Mengukur LILA
13. Pemeriksaan fisik
14. Menganjurkan klien untuk buang air kecil
15. Menjaga privasi klien
16. Menganjurkan klien untuk melepaskan pakaian luar dan
dalam
17. Mempersilahkan klien untuk berbaring di tempat tidur
dengan satu bantal di bagian kepala, kemudian tutupi dengan
alat tenun pada bagian tubuh klien yang tidak termasuk area
yang akan diperiksa
MANUVER LEOPOLD I
18. Pemeriksaan menghadap ke arah kepala klien
19. Meletakkan kedua telapak tangan di bagian fundus uteri klien
20. Melakukan palpasi dengan menggunakan ujung jari untuk
menentukan apa yang ada di bagian fundus uteri
MANUVER LEOPOLD II
21. Pemeriksaan menghadap ke area kepala klien
22. Meletakkan kedua telapak tangan di kedua sisi abdomen klien
23. Mempertahankan letak uterus dengan menggunakan tangan yang
satu
24. Menggunakan tangan yang lain untuk melakukan palpasi uterus di
sisi yang lain
25. Menentukan letak punggung janin
MANUVER LEOPOLD III
26. Pemeriksaan menghadap ke arah kepala klien
27. Meletakkan tiga ujung jari kedua tangan pada kedua sisi abdomen
klien tepat di atas simphisis
28. Menganjurkan klien untuk menarik nafas dalam dan
menghembuskannya
29. Menekan jari tangan ke bawah secara perlahan dan dalam sekitar
bagian presentasi, pada saat klien menghembuskan nafas
30. Menentukan bagian apa yang menjadi presentasi
MANUVER LEOPOLD IV
31. Pemeriksa menghadap ke arah kaki klien
32. Meletakkan kedua telapak tangan di kedua sisi abdomen
33. Menggerakkan jari tangan secara perlahan ke sisi bawah abdomen
ke arah pelvis
34. Melakukan palpasi bagian presentasi
35. Menentukan letak dari bagian presentasi tersebut
PENGUKURAN TINGGI FUNDUS UTERI
36. Meletakkan ujung alat ukur (mid line) di batas atas simphisis pubis
37. Mengukur sepanjang garis tengah fundus uteri hingga batas atas
mengikuti kurve fundus (atau tanpa mengikuti kurve fundus bagian
atas)
38. Menentukan tinggi fundus uteri
39. Menghitung perkiraan usia kehamilan
PENGHITUNGAN DJJ
40. Menentukan lokasi untuk mendengarkan DJJ dengan memastikan
posisi punggung janin atau pada area garis tengah fundus 2-3 cm di
atas simphisis pubis terus ke arah kuadran bawah kiri
41. Meletakkan fetos cope/pinards stetoscope di area yang telah
ditentukan untuk mendengarkan DJJ
42. Menghitung DJJ dan memastikan kesannya
TAHAP TERMINASI
43. Mengevaluasi reaksi klien
44. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
45. Mencuci tangan
46. Mencatat pada lembar implementasi tindakan yang telah
dilakukan, respon, serta penemuan-penemuan penting saat
tindakan dilakukan.
47. Menulis nama perawat dan membumbuhkan tanda tangan
perawat

Keterangan :

0 =Tidak dilakukan
1 = Dilakukan tapi tidak sempurna
2 = Dilakukan dengan sempurna

Cara penilaian :

Nilai Yang didapat


Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

PERAWATAN PAYUDARA (BREAST CARE) ANTENATAL CARE (ANC)

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat :
a. Minyak kelapa/baby oil
b. Waslap
c. Handuk 2 buah
d. Kom berisi air hangat dan air dingin
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Anjurkan klien untuk duduk santai kaki ditopang dengan
bangku kecil
9. Anjurkan membuka bra/BH dan letakkan handuk kecil
dibawahnya
10. Basahi kapas atau kasa dengan minyak kelapa/baby oil,
gunakan sebagai pembersih kotoran di sekitar areola dan
puting susu
Licinkan kedua telapak tangan dengan minyak kelapa/baby
11.
oil
12. Lakukan gerakan melingkar dari dalam keluar payudara
dengan menggunakan telapak tangan sebanyak 20 kali untuk
masing-masing payudara
13. Lakukan gerakan menekan payudara secara perlahan-lahan
dengan menggunakan sisi dalam telapak tangan dari atas
menuju ke arah puting susu untuk masing-masing payudara
sebanyak 20 kali
14. Lakukan gerakan menekan payudara secara perlahan-lahan
dengan menggunakan ujung kepala tangan dari atas menuju
ke arah puting susu untuk masing-masing payudara sebanyak
20 kali
15. Kompres kedua payudara dengan air hangat dan air dingin
bergantian, gunakan waslap
16. Keringkan payudara dengan handuk kecil
TAHAP TERMINASI
17. Mengevaluasi reaksi klien
18. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
19. Cuci tangan
20. Mencatat pada lembar implementasi tindakan yang telah
dilakukan, respon, serta penemuan-penemuan penting saat
tindakan dilakukan.
24. Menulis nama perawat dan membumbuhkan tanda tangan
perawat

Keterangan :

3 =Tidakdilakukan
4 = Dilakukantapitidaksempurna
5 = Dilakukandengansempurna

Cara penilaian :
Nilai Yang didapat
Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

--------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

PERAWATAN PAYUDARA (PUTING SUSU DATAR / MASUK KE DALAM

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat :
a. BH yang menopang payudara dan terbuat dari bahan katun
b. Kapas basah
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Puting susu dan sekitarnya dibersihkan dengan kapas basah
9. Letakkan kedua ibu jari di atas dan di bawah puting susu
10. Regangkan daerah areola dengan menggerakkan kedua ibu
jari ke arah atas dan bawah sebanyak 20 kali
Letakkan ibu jari disamping kiri dan disamping kanan puting
11.
susu
12. Regangkan daerah areola dengan menggerakkan kedua ibu
jari ke arah lain dan ke arah kanan sebanyak 20 kali
13. Anjurkan ibu untuk menggunakan BH yang menopang
payudara yang terbuat dari bahan katun
TAHAP TERMINASI
14. Mengevaluasi reaksi klien
15. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
16. Cuci tangan
17. Mencatat pada lembar implementasi tindakan yang telah
dilakukan, respon, serta penemuan-penemuan penting saat
tindakan dilakukan.
18. Menulis nama perawat dan membumbuhkan tanda tangan
perawat
Keterangan :

0 =Tidakdilakukan
1 = Dilakukantapitidaksempurna
2 = Dilakukandengansempurna

Cara penilaian :
Nilai Yang didapat
Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

PERSALINAN NORMAL

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat :
 Tensimeter & stetoskop
 Termometer
 Stetoskop bipolar/Doppler
 Tempat sampah medis & tempat untuk membuang benda
tajam
 Adron (APD) : topi, masker, kacamata, celemek, plastic,
sepatu boot
 Set jahit luka
 Alat pertolongan persalinan dalam baka steril berisi :
- Arteri klem 2 buah
- Gunting tali pusat
- Gunting episiotomy
- Kateter matal
- Sarung tangan steril
- Kasa
- Kapas
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
KALA I
8. Monitor kemajuan persalinan dengan menggunakan partograf
9. Menyarankan kepada ibu untuk didampingi oleh oarang
terdekat
10. Menginformasikan hasil pemeriksaan & rencana asuhan
selanjutnya kepada ibu & keluarganya
11. Membimbing ibu relaksasi
12. Mempersilahkan ibu untuk memilih posisi yang sesuai
dengan yang diinginkan
13. Menjaga privasi ibu
14. Menjaga kebersihan ibu
15. Mengatasi ketidaknyamanan/nyeri
16. Memberi cukup cairan/minum
17. Menjaga agar kandung kemih tetap kosong
18. Mempertahankan kedekatan dengan pasien
19. Memberi dukungan terus-menerus
KALA II
20. Memastikan bahwa ibu berada dalam kala II
21. Mendekatkan alat & pertolongan persalinan
22. Mencuci tangan & menggunakan sarung tangan
23. Menggunakan alat pelindung diri
24. Menempatkan ibu dalam posisi sesuai keinginan ibu untuk
melahirkan
25. Melakukan bimbingan meneran
26. Memeriksa keadaan ibu & DJJ setiap 5 menit
27. Melakukan episiotomy atas indikasi
28. Melonggarkan atau melepaskan bila ada lilitan tali pusat di
leher/badan
29. Menolong melahirkan bayi sesuai dengan mekanisme
persalinan
30. Menilai APGAR skor bayi
31. Klem tali pusat
32. Memotong & mengikat tali pusat
33. Melakukan penegangan tali pusat terkendali
34. Menjaga kehangatan bayi
35. Memberi rangsangan bayi bila diperlukan
KALA III
36. Mengecek kontraksi uterus
37. Memberikan injeksi oksitosin 10 unit melalui IM
38. Mengecek kembali kontraksi uterus, bila dalam 15 menit
plasenta belum lahir, berikan lagi injeksi oksitosin 10 unit
melalui IM
39. Melahirkan plasenta
40. Mendekatkan bayi pada ibu
41. Menetekkan bayi jika memungkinkan
KALA IV
42. Mengecek kontraksi uterus, pengeluaran darah
43. Melakukan pemeriksaan jalan lahir
44. Melakukan penjahitan luka sesuai dengan tingkat robekan
45. Melakukan pemeriksaan kelengkapan plasenta & selaputnya
46. Mengajari ibu cara meraba uterus
47. Mengukur jumlah darah yang keluar
48. Memantau keadaan umum
49. Mengupayakan kandung kemih agar tetap kosong
50. Membersihkan & merapikan ibu
TAHAP TERMINASI
51. Mengevaluasi reaksi klien
52. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
53. Mencuci tangan
54. Mencatat pada lembar implementasi tindakan yang telah
dilakukan, respon, serta penemuan-penemuan penting saat
tindakan dilakukan.
55. Menulis nama perawat dan membumbuhkan tanda tangan
perawat

Keterangan :

0 =Tidakdilakukan
1 = Dilakukantapitidaksempurna
2 = Dilakukandengansempurna

Cara penilaian :

Nilai Yang didapat


Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

--------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

PENGAWASAN PUERPERIUM / NIFAS

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat :
 Tensimeter
 Termometer
 Stetoskop
 Kom berisi kapas larytan antiseptik
 Sarung tangan & pinset dalam bak steril
 Botol cebok
 Status pasien
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Menanyakan keadaan ibu & keluhan mengenai bayinya
9. Melakukan pemeriksaan fisik :
 Kaji keadaan umum
 Vital sign
 Status generalisasi
10. Meminta ibu untuk membuka sebagian pakaiannya sesuai
dengan daerah yang diperiksa
Memeriksa payudara apakah ada kolostrum, pembengkakan,
11.
lecet & tanda radang & benjolan
12. Memeriksa abdomen secara umum & memeriksa tinggi
fundus uteri & kontraksinya
13. Memeriksa apakah kandung kemih kosong/penuh
14. Memeriksa luka jahitan episiotomi
15. Memeriksa kebersihan daerah perineum
16. Memeriksa lochea keluar
17. Mengembalikan posisi ibu & merapikan kembali
TAHAP TERMINASI
18. Mengevaluasi reaksi klien
19. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
20. Cuci tangan
21. Mencatat pada lembar implementasi tindakan yang telah
dilakukan, respon, serta penemuan-penemuan penting saat
tindakan dilakukan.
22. Menulis nama perawat dan membumbuhkan tanda tangan
perawat

Keterangan :

0 =Tidakdilakukan
1 = Dilakukantapitidaksempurna
2 = Dilakukandengansempurna

Cara penilaian :
Nilai Yang didapat
Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

BREAST CARE POST NATAL

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat :
 Minyak kelapa/baby oil
 Handuk
 Kapas
 Sampiran
 Kom berisi air hangat
 Kom berisi air dingin
 Waslap 2 buah
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Melepaskan pakaian atas dan BH
9. Meletakkan handuk posisi melintang di bawah payudara
10. Ibu duduk tegak di kursi
11. Lincinkan kedua telapak tangan dengan minyak/baby oil
12. Tempatkan kedua telapak tangan di antara kedua payudara
13. Telapak tangan kiri menyongkong buah dada, kemudian
dengan pinggr telapak tangan dilakukan pengurutan ke arah
puting susu, hal ini dilakukan selama 5 menit (30 kali) untuk
setiap payudara.
14. Dengan menggunakan telapak tangan , payudara diurut dari
bagian tengah ke atas melingkar selanjutnya menuju ke arah
bawah, lalu ke atas dan diangkat. Kemudian perlahan-lahan
dilepaskan, kemudian lakukan gerakan yang pertama tadi, hal
ini dilakukan selama 5 menit (30 kali ) untuk setiap payudara
15. Seperti pada langkah no 14 tetapi dengan tangan kanan yang
digenggam mengurut dengan buku-buku jari, dilakukan
selama 5 menit (30 kali) untuk setiap payudara
16. Merangsang payudara dengan kompres air hangat lalu
dengan air dingin berganti-gantian 5 kali untuk setiap
payudara
17. Payudara dibersihkan dan dikeringkan
18. Coba pijat areola mamae untuk mengetes pengeluaran ASI
19. Ajarkan teknik menyusui dan menyedawakan yang benar
20. Membereskan dan merapikan pasien dan alat-alat
TAHAP TERMINASI
18. Mengevaluasi reaksi klien
19. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
20. Cuci tangan
21. Mencatat pada lembar implementasi tindakan yang telah
dilakukan, respon, serta penemuan-penemuan penting saat
tindakan dilakukan.
22. Menulis nama perawat dan membumbuhkan tanda tangan
perawat

Keterangan :

0 = Tidak dilakukan
1 = Dilakukan tapi tidak sempurna
2 = Dilakukan dengan sempurna

Cara penilaian :
Nilai Yang didapat
Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

TEKNIK MENYUSUI BAYI

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat :
 Tempat duduk
 Bantal dan selimut
 Kapas basah
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Menjaga privasi pasien
9. Menganjurkan klien untuk mencuci tangan terlebih
dahulu dan menggendong bayinya, keudian duduk
bersandar dengan bayi ditopang (tidak mengagantung)
10. Menganjurkan klien untuk membuka penutup payudara
Memposisikan bayi sejajar dengan payudara ( kepala dan
11.
badan bayi bersentuhan dengan tubuh klien
12. Menekan perlahan dagu bayi dan mengarahkan ke puting
susu klien, hingga bayi mencari puting susu
13. Memasukan seluruh puting susu hingga areola ke mulut bayi
(di atas lidah)
14. Menggunakan ibu jari untuk menekan bagian atas payudara
sedangkan jari lainnya menopang payudara dari bawah
15. Mempertahan kan kontak mata selama proses menyusui
16. Memasukan kelingking ke salah satu sudut mulut bayi
apabila akan menghentikan pemberian ASI
17. Menyendawakan bayi ( bayi diposisikan pronasi lalu di
tepuk-tepuk perlahan – lahan bagian punggungnya)
TAHAP TERMINASI
18. Mengevaluasi reaksi klien
19. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
20. Cuci tangan
21. Pendokumentasian keperawatan

Keterangan :

0 = Tidak dilakukan
1 = Dilakukan tapi tidak sempurna
2 = Dilakukan dengan sempurna

Cara penilaian :

Nilai Yang didapat


Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

SENAM NIFAS

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat :
 Kaset
 Matras
 Bantal
 Tape recorder
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Pernafasan perut 8 x
9. Kombinasi pernafasan perut dan pengerutan panggul 8 x
10. Menggapai lutut 8 x
LATIHAN PENGUATAN PINGGANG
11. Memutar kedua lutut 8 x
12. Memutar satu lutut 8 x
13. Memutar tungkai 8 x
14. Istrahat dengan posisi telungkup 8 x
TAHAP TERMINASI
15. Mengevaluasi reaksi klien
16. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
17. Cuci tangan
18. Pendokumentasian Keperawatan
Keterangan :

0 = Tidak dilakukan
1 = Dilakukan tapi tidak sempurna
2 = Dilakukan dengan sempurna

Cara penilaian :

Nilai Yang didapat


Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

PERAWATAN PERINEUM (VULVA HYGIENE)

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat :
 Waskom andi/botol cebok
 Kom berisi kapas air hangat bersih
 Selimut mandi
 Cairan pembersih kemaluan
 Waslap 2 buah
 Pengalas
 Bedpan/pispot
 Bengkok
 Handscoen bersih dalam tempatnya
 Tissu kamar mandi
 Tempat kain kotor tertutup
 Sampiran k/p
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Atur tempat tidur klien untuk posisi kerja kita agar nyaman
9. Atur posisi klien dorsal recumbent dan lepaskan pakaian
bawah klien
10. Pasang bedpan dan pengalas di bawah bokong klien
11. Siapkan botol cebok
12. Gunakan handscone pada tangan kiri
13. Lipat keatas ujung bawah selimut mandi antara kaki kien ke
arah abdomennya
14. Buka labia mayora dengan tangan yang menggunakan
handscone
15. Siram dengan air hangat dari arah vulva ke parineal
16. Angkat bedpan dari bokong pasien
17. Dekatkan kom berisi kapas dan bengkok diantara kaki klien

18. Ambil kapas secukupnya dengan tangan dominan


19. Buka labia mayora seperti tadi
20. Bersihkan daerah genitalia dari arah keatas ke bawah,
lakukan mulai dari dari bagiandulu yaitu labira mayora kanan
dan kiri di lanjutkan dengan labia minora kanan dan kiri, dan
yang terakhir usap bagian tengah genitalia. Lakukan masing-
masing dengan 1 kapas sekali usap. Gunakan ibu jari dan jari
telunjuk untuk mengusapdan lindungi kapas yang belum
digunakan dengan jari yang lainnya. Ulangi sekali lagi mulai
dari labia mayora kembali.
21. Kalau perlu basuh dengan air hangat lagi kemudian
keringkan dengan handuk/tissue
22. Sisihkan kom dan bengkok
23. Lipat ujung tengah selimut mandi ke arah belakang antara
kaki klien
24. Bantu klien untuk miring
25. Bersihkan daerah anal dengan mengusap dari arah vagina ke
anus dengan satu usapan, ulangi dengan waslap bersih
sampai dengan bersih
26. Keringkan dengan handuk/tissue
27. Bantu klien untuk terlentang
28. Lepas handscone
29. Bantu klien mengenakan pakaian bawahnya dan gulung
pengalas
30. Ganti selimut mandi dengan selimut tidur
31. Rapikan dan atur posisi klien agar nyaman
32. Bereskan alat-alat dan cuci tangan
TAHAP TERMINASI
33. Mengevaluasi reaksi klien
34. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
35. Cuci tangan
36. Mencatat pada lembar implementasi tindakan yang telah
dilakukan, respon, serta penemuan-penemuan penting saat
tindakan dilakukan.
37. Menulis nama perawat dan membumbuhkan tanda tangan
perawat
Keterangan :

0 = Tidak dilakukan
1 = Dilakukan tapi tidak sempurna
2 = Dilakukan dengan sempurna

Cara penilaian :

Nilai Yang didapat


Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

KB KONDOM

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat : KB Kondom
TAHAP ORIENTASI
4. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
5. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
6. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
7. Memberikan penjelasan pemakaian kondom :
a) Harus dipakai pada saat penis ereksi
b) Setiap kondom hanya dipakai satu kali
c) Jangan menyimpan kondom di tempat yang
panas/tertekan
d) Jangan memakai minyak goreng/jelly untuk melicinkan
kondom
e) Tanggal yang tertera pada bungkus kondom adalah
tanggal pembuatannya, bila disimpan dengan baik akan
tahan 5 tahun
f) Apabila mempunyai ebih dari satu pasang seksual,
pakailah kondom untuk mengurangi resiko IMS walaupun
pasien sudah memakai salah satu cara kotrasepsi yang
lain.
8. Perhatikan pemakaian dengan menggunakan model :
a) Peganglah ujung kondom dan sarungkan pada ujung
penis
b) Tarik kondom sampai pangkal
c) Setelah ejakulasi, sementara penis masih ereksi,
keluarkan penis dalam vagina sambil memegang
pangkal kondom, sehingga tidak terjadi tumpahan
semen
d) Lepaskan kondom tanpa menumpahkan sperma atau
semen
e) Jepit bagian kondom yang mengandung sperma
f) Buang kondom setelah mengikatnya atau
membungkusnya dengan kertas dan masukan ke
dalam tempat sampah
g) Jelaskan apa yang harus dilakukan apabila
mengetahui kondom pecah/bocor atau semen tumpah
pada waktu senggama
9. Minta klien mengulangi instruksi sambil menanyakan ada hal
yang belum mengerti
TAHAP TERMINASI
10. Mengevaluasi reaksi klien
11. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
12. Cuci tangan
13. Pendokumentasian keperawatan

Keterangan :

0 = Tidak dilakukan
1 = Dilakukan tapi tidak sempurna
2 = Dilakukan dengan sempurna

Cara penilaian :
Nilai Yang didapat
Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

KB SUNTIK

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat :
 Spuit
 Kapas alkohol
 Obat (DMPA)
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Atur posisi pasien untuk menyuntikan di daerah bokong
9. Bersihkan kulit tempat penyuntikan
10. Kocok dengan baik vial DMPA hingga semua obat larut
11. Resepkan obat sesuai kebutuhan
12. Tusukkan jarum ke dalam otot hingga pangkal jarum suntik
13. Lakukan aspirasi
14. Masukan obat dan cabut jarum suntik secara cepat
15. Lakukan fiksasi bekas suntikan
16. Bereskan alat-alat
17. Mengisi kartu peserta KB dan menyerahkan kepada klien

18. Memberitahu tanggal suntikan kembali


TAHAP TERMINASI
18. Mengevaluasi reaksi klien
19. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
20. Cuci tangan
21. Pendokumentasian keperawatan
Keterangan :

0 = Tidak dilakukan
1 = Dilakukan tapi tidak sempurna
2 = Dilakukan dengan sempurna

Cara penilaian :

Nilai Yang didapat


Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

PEMASANGAN IUD

NILAI
NamaMahasiswa :

NPM :

Kelas/Kelompok/Tanggal :

Nilai
NO PROSEDUR YANG DILAKUKAN
TAHAP PRE-INTERAKSI 0 1 2
1. Mengecek catatan medik
2. Mencuci tangan
3. Persiapkan alat :
 IUD
 Tempat cuci tangan handuk
 Nirbeken
 Larutan antiseptik
 Kasa steril
 Speculum vagina
 Larutan klorin 0,5%
4. Mendekatkan alat-alat di dekat pasien
TAHAP ORIENTASI
5. Memberikan salam dan memperkenalkan diri
6. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan
7. Memberikan kesempatan bertanya
TAHAP KERJA
8. Masukkan lengan IUD Cu T 380 A didalam kemasan
sterilnya
9. Buka sebagian plastik penutupnya dan lipat ke belakang
10. Masukkan pendorong ke dalam tabung inserter
11. Letakkan kemasan dalam tempat yang datar
12. Selipkan kertas pengukur ke bawah lengan IUD
13. Tahan kedua ujung lengan IUD (dengan tangan kiri) dan
dorong tabung inserter sampai ke pangkal lengan sehingga
lengan akan melipat (dengan tangan kanan)
14. Setelah lengan melipat sehingga menyentuh tabung inserter (
tabung kiri tetap menahan posisi lengan tersebut ), tarik
tabung inserter sampai bawah lipatan lengan
15. Angkat sedikit tabung inserter, dorong dan putar untuk
memasukkan ujung lengan IUD yang sudah terlipat tersebut
ke dalam tabung inserter
16. Lampu periksa dipasang dan dinyalakan
17. Pakai kembali sarung tangan
18. Pasang spekulum vagina untuk melihat serviks
19. Usap vagina dan serviks dengan larutan antiseptik
20. Jepit serviks dengan tenakulum secara hati-hati
21. Masukkan sonde uterus dengan teknik tidak menyentuh yaitu
secara hati-hati masukkan sonde kedalam rongga uterus
dengan sekali masuk tanpa menyentuh dinding vagina
ataupun bibir spekulum
22. Tentukan posisi dan kedalaman
23. Keluarkan sonde dan ukurkan kedalam rongga uterus pada
tabung inserter yang masih berada di dalam kemasan
sterilnya dengan menggeser leher biru pada insertar,
kemudian dibuka seluruh plastik penutup kemasan
24. Keluarkan inserter dari tempat kemasannya tanpa menyentuh
permukaan yang tidak steril. Hati-hati jangan sampai
pendorongnya terdorong atau terjatuh
25. Pegang inserter sedemikian sehingga leher biru dalam posisi
horizontal, kemudian masukkan tabung secara hati-hatike
dalam uterus sampai leher biru tersebut menyentuh serviks
atau sampai terasa adanya tahanan
26. Pegang serta tahan tenakulum dan pendorong dengan satu
tangan
27. Lepaskan lengan IUD dengan menggunakan teknik
withdrawal yaitu menarik keluar tabung inserter sampai
pangkal pendorong
28. Keluarkan pendorong dari tabung inserter, kemudian inserter
sampai leher biru menyentuh serviks atau tahanan
29. Keluarkan sebagian inserter dan gunting benar IUD kurang
lebih 3-4 cm dari serviks
30. Keluarkan seluruh tabung inserter
31. Lepaskan tenakulum dengan hati-hati
32. Periksa serviks dan bila ada perdarahan dari tempat bekas
tempat jepitan tenakulum , tekan kassa selama 30-60 detik
33. Rendam seluruh peralatan yang sudah dipakai dalam larutan
klori 0,5% selama 10 menit untuk dekontaminasi
34. Rapikan klien dan bereskan alat-alat
TAHAP TERMINASI
18. Mengevaluasi reaksi klien
19. Kontrak untuk kegiatan selanjutnya
20. Cuci tangan
21. Pendokumentasian keperawatan
Keterangan :

0 = Tidak dilakukan
1 = Dilakukan tapi tidak sempurna
2 = Dilakukan dengan sempurna

Cara penilaian :

Nilai Yang didapat


Nilai= Jumlah Aspek yang dinilai x 100%

Gunungsitoli,……………………………

Penguji/Observer,

---------------------------------------------------