Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN MAGETAN

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS PONCOL
Jalan Raya Parang- Poncol Telp.(0351) 888118
EMAIL :poncol.pusk@gmail.com
MAGETAN 63362

KERANGKA ACUAN KEGATAN PROGRAM

USAHA KESEHATAN GIGI SEKOLAH

I. PENDAHULUAN
UKGS adalah Usaha Kesehatan Gigi Sekolah yang merupakan bagian dari
Upaya Kesehatan Pengembangan yang menitik beratkan pada pelayanan
promotif dan promotif-preventif. Upaya Kesehatan Gigi Masyarakat adalah
salah satu kegiatan yang dilakukan oleh puskesmas untuk meningkatkan
derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat adalah Usaha Kesehatan Gigi
sekolah. Usaha Kesehatan Gigi Masyarakat ( UKGM ) merupakan pendidikan
kesehatan gigi dan mulut yang terpadu, secara lintas program dan lintas
sektoral yang ditujukan untuk masyarakat dalam rangka meningkatkan
derajat kesehatan serta membentuk perilaku hidup sehat, terutama kesehatan
gigi dan mulut.

II. LATAR BELAKANG


Undang-Undang nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan pasal 93 dan 94
menyatakan bahwa pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilakukan untuk
memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk
peningkatan kesehatan gigi, pencegahan penyakit gigi, pengobatan penyakit
gigi, dan pemulihan kesehatan gigi yang dilakukan secara terpadu,
terintegrasi dan berkesinambungan dan dilaksanakan melalui pelayanan
kesehatan gigi perseorangan, pelayanan kesehatan gigi masyarakat, usaha
kesehatan gigi sekolah, serta pemerintah dan pemerintah daerah wajib
menjamin ketersediaan tenaga, fasilitas pelayanan, alat dan obat kesehatan
gigi dan mulut dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan gigi dan
mulut yang aman, bermutu dan terjangkau oleh masyarakat.
Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut pada sebagian
besar penduduk indonesia. Di banyak negara, sebagian besar karies pada
anak-anak maupun orang dewasa masih tidak diobati sehingga
mengakibatkan sakit gigi, penyakit pulpa, ulserasi mukosa di jaringan
sekitarnya, abses dan fistula. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan
umum anak maupun orang dewasa yang mengalami sakit gigi.
Survei nasional Riskesdas tahun 2007 melaporkan sebesar 75% penduduk
indonesia mengalami riwayat karies gigi dengan rata-rata jumlah kerusakan
gigi sebesar 5 gigi setiap orang, diantaranya 4 gigi sudah dicabut ataupun
sudah tidak bisa dipertahankan lagi, sementara angka penumpatan sangat
rendah (0,08 gigi per orang). Juga dilaporkan penduduk Indonesia yang
menyadari bahwa dirinya bermasalah gigi dan mulut hanya 23 % dan diantara
mereka yang menyadari bahwa dirinya bermasalah itu hanya 30 % yang
menerima perawatan atau pengobatan dari tenaga profesional gigi. Itu berarti
kesadaran untuk berobat gigi sangat rendah yaitu hanya 7 %. Temuan
selanjutnya adalah angka perawatan sangat rendah dan terjadinya
keterlambatan perawatan yang tinggi sehingga kerusakan gigi sebagian besar
berakhir dengan pencabutan.
Sebetulnya teknik pencegahan yang selama ini sudah dikenal adalah
menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi secara baik dan
benar. Survei nasional Riskesdas 2007 melaporkan sebagian besar
penduduk berperilaku menyikat gigi setiap hari, namun yang berperilaku
benar yaitu menyikat gigi sesudah makan pagi dan sebelum tidur malam baru
mencapai 7
III. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Untuk memupuk kebiasaan hidup sehat dan mempertinggi derajat
kesehatan gigi dan mulut yang didalamnya mencakup memiliki
pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup
sehat, serta berperan aktif di dalam usaha peningkatan kesehatan
terutama kesehatan gigi dan mulut.
2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan taraf kesehatan gigi masyarakat dengan jalan
mengadakan usaha preventif dan promotif.
b. Mengusahakan timbulnya kesadaran dan keyakinan bahwa untuk
meningkatkan taraf kesehatan gigi perlu pemeliharaan kebersihan
mulut (oral hygiene)
c. Mengusahakan agar masyarakat mau memelihara kebersihan
mulutnya di rumah ( habit formation )

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


Kegiatan UKGS meliputi :
a. Kegiatan promotif
Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dilakukan oleh dokter gigi dan
perawat gigi
b. Kegiatan preventif
Penjaringan kesehatan gigi dan mulut
c. Kegiatan kuratif
Rujukan bagi yang memerlukan

V. TATA NILAI PUSKESMAS PONCOL


. Jujur dalam perilaku
. Akrap Sebagai Saudara
. sabar dalam Memberikan Pelayanan
. Peduli terhadap masalah yang muncul
. Profesional sesuai Kopetensi
. Iklas dalam bekarya
. Ramah dalam berkomunikasi

VI. BUDAYA KERJA PUSKESMAS PONCOL


. Mulai Bekerja dengan Hati
. Mulai Bekerja dengan benar
. Mulai bekerja tanpa diawasi
VII. KEGIATAN POKOK
. Menyampaikan Materi tentang Kesehatan Gigi
. Meragakan cara sikat gigi yang benar

VIII. RINCIAN KEGIATAN


. Menyampaikan Materi tentang Kesehatan Gigi
. Meragakan cara sikat gigi yang benar

IX. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Menentukan instrumen yang akan digunakan
2. Petugas menentukan waktu tempat pelaksanaan
3. Petugas menjelaskan tujuan kepada sasaran
4. Melakukan penyuluhan
5. Melakukan tanya jawab
6. Melakukan pemeriksaan gigi dan mulut
7. Melakukan rujukan bagi yang membutuhkan

X. SASARAN
Semua Murid SD/MI di wilayah kerja Puskesmas Poncol

XI. KETERLIBATAN LINTAS SEKTOR

. Kepala Sekolah SD/MI dan guru UKS di wilayah Puskesmas Poncol


. Pengelola Program Gigi Puskesmas dan petugasPuskesmas lainya sebagai
nara sumber dan pelaksana
. Pendanaan oleh puskesmas Poncol dengan Mengunakan Dana BOK 2017
XI JADWAL PELAKSANAAN

Kegiatan dilakukan pada


Bulan : 10 April 2017:
Tempat : SDN Alastuwo 1
XII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN LAPORAN
Evaluasi dan pelaporan dilakukan 1 minggu setelah kegiatan selesai
dilakukan

XIII. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Hasil kegiatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah ( UKGS) yang telah dilakukan
dilaporkan di puskesmas 1 minggu setelah kegiatan dan hasil kegiatan
dibahas di dalam forum minlok puskesmas

Poncol, 20 April 2017

Mengetahui
Kepala UPTD Puskesmas Poncol

dr. TATANG BROTO LEGOWO


NIP. 19800328 20101 1 015