Anda di halaman 1dari 20

RPP TEKS IKLAN, SLOGAN, DAN POSTER

LENGKAP 4C, LITERASI, PPK, HOTS


August 12, 2017
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 3

Sekolah : SMP ……….

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia

Kelas/Semester : VIII/1

Materi Pokok : Teks Iklan, Slogan, dan Poster

Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 pertemuan )

A. KOMPETENSI INTI

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan
bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di
lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan
kawasan regional.

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada
tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis,
mandiri, kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

B. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.3 Mengindentifikasi 3.3.1 Menentukan ciri- ciri iklan, slogan,
informasi teks iklan, dan poster
slogan, atau poster ( yang 3.3.2 Menentukan perbedaan iklan,
membuat bangga dan slogan, dan poster
memotivasi) dari berbagai 3.3.3 Menyunting iklan, slogan, dan
sumber yang dibaca dan poster dengan bahasa yang baik
didengar.
4.3 Menyimpulkan isi iklan, 4.3.1 Menyimpulkan isi iklan, slogan, dan
slogan atau poster ( poster yang dibaca
membanggakan dan 4.3.2 Membuat iklan, slogan, dan poster
memotifasi) dari berbagai yang efektif sesuai kaidah Bahasa
sumber Indonesia yang benar

C. TUJUAN PEMBELAJARAN

Pertemuan Pertama

Setelah mengikuti pembelajaran tentang teks iklan, slogan, dan poster, siswa diharapkan dapat:

1. menentukan informasi ciri-ciri iklan, slogan, dan poster

2. menentukan informasi tentang perbedaan iklan, slogan, dan poster

3. menentukan menyunting informasi iklan, slogan, dan poster sesuai bahasa yang baik dan benar.

Pertemuan Kedua

Setelah mengikuti pembelajaran tentang teks iklan, slogan, dan poster, siswa diharapkan dapat:

1. menyimpulkan isi teks iklan, slogan, dan poster


2. membuat iklan, slogan, dan poster secara benar sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan
benar

D. MATERI PEMBELAJARAN

1. Ciri –ciri iklan, slogan, dan poster

2. Perbedaan iklan, slogan, dan poster

3. Cara menyunting iklan, slogan, dan poster sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang benar

E. METODE/MODEL PEMBELAJARAN

- Saintifik

F. MEDIA/ALAT, BAHAN DAN SUMBER BELAJAR

1. Media::

- LCD proyektor

2. Bahan :

a. Iklan, slogan, dan poster dari surat kabar

b. Iklan, slogan, dan poster dari internet

c. Iklan, slogan, dan poster produk siswa dari kelas lain


3. Sumber belajar:

Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan / Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi.
Jakarta : Kementrian pendidikan dan Kebudayaan, 2004.

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan Pertama

Langkah/ Kegiatan Pembelajaran Waktu


Tahap
Pendahuluan - Guru membuka kegiatan pembelajaran 1 10’
denganberdoa. (PPK)
- Guru menanyakan ketidakhadiran siswa.
- Guru menyampaikan KD, indikator, dan tujuan
pembelajaran yang akan dilakukan.
- Guru dan siswa menyepakati langkah-langkah
kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai
kompetensi.
Kegiatan Inti 1. Siswa mengamati iklan, slogan dan posteryang 60’
ditayangkan melalui LCD (literasi)
2. Guru dan siswa bertanya jawab mengenai ciri-
ciri iklan, slogan, dan poster
3. Siswa mendata dan menentukan ciri- ciriIklan,
slogan dan poster dari contoh iklan, slogan, dan
poster yang sebenarnya (potongan surat kabar
dan atau buatan Siswa kelas lain)
4. Siswa berdiskusi untuk menyimpulkan
perbedaan iklan, slogan, dan poster (4C)
5. Siswa menyunting iklan, slogan, dan poster
dengan Bahasa Indonesia yang benar dan
berkarakter. (HOTS)
Penutup - Guru memberi penguatan terkait dengan materi yang 10’
telah dipelajari.
- Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan hasil
pembelajaran yang telah berlangsung.
- Siswa menerima tugas dari guru untuk
menemukan ciri-ciri iklan, slogan, dan poster yang ada
di surat kabar.
- Siswa merefleksi proses KBM yang berlangsung.
- Guru beserta siswa mengakhiri kegiatan belajar
mengajar dengan mengucap syukur kehadirat Tuhan
Yang Maha Esa.

Pertemuan Kedua

Langkah/ Kegiatan Pembelajaran Waktu


Tahap
Pendahuluan - Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan 1 10’
berdoa.
- Guru menanyakan ketidakhadiran siswa.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
akan dilakukan.
- Guru memberikan motivasi kepada siswa
- Guru dan siswa menyepakati langkah-langkah
kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mencapai
kompetensi.
Kegiatan Inti - Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang 60’
terdiri atas empat orang.
- Siswa mengamati iklan, slogan, dan poster
- Siswa mendiskusikan perbedaan satu iklan, slogan
dan poster dari segi isi
- Siswa mendata iklan, slogan dan poster yang
sejenis yang memuat kesalahan
- Siswa membuat kesimpulan secara berkelompok
tentang isi iklan, slogan dan poster dalam tema
yang sesuai
- Setiap kelompok memberikan penilaian atas hasil
kelompok lain.
- Setiap kelompok menyampaikan hasil
penilaiannya, kelompok lain menanggapi.
Penutup - Siswa dan guru menyimpulkan hasil pembelajaran 10’
yang telah berlangsung.
- Siswa menerima tugas dari guru, yaitu membuat
iklan, slogan, dan poster sesuai tema dan
memperhatikan penulisan Bahasa yang benar.
- Guru beserta siswa mengakhiri kegiatan belajar
mengajar dengan mengucap syukur kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa.

H. PENILAIAN, PEMBELAJARAN REMEDIAL, DAN PENGAYAAN

1. Teknik Penilaian

a. Pengetahuan

1) Tes tertulis (Uraian)

2) Penugasan (Lembar Kerja)

b. Keterampilan :

1)Penilaian proyek

2)Penilaian produk

2. Pembelajaran Remedial

Kegiatan pembelajaran remedial antara lain dalam bentuk:

• pembelajaran ulang jika 70 % siswa tidak tuntas

• bimbingan perorangan jika kurang dari 30% siswa tidak tuntas

• belajar kelompok untuk jenis tugas yang menuntut hasil proyek

3. Pembelajaran Pengayaan

Berdasarkan hasil analisis penilaian, siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi
kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan dan/atau pendalaman materi (kompetensi)
antara lain dalam bentuk tugas mengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi,
meringkas buku-buku referensi dan mewawancarai narasumber.

…………., 15 Juli 2017

Mengetahui,

Kepala, Guru,

…………… …………………….

NIP ……………….. NIP ……….

BACA JUGA

RPP TEKS BERITA KD 3.1 DAN 4.1

RPP TEKS BERITA KD 3.2 DAN 4.2

RPP IKLAN, SLOGAN, POSTER KD 3.4 DAN 4.4

RPP TEKS EKSPOSISI KD 3.5 DAN 4.5

RPP TEKS EKSPOSISI KD 3.6 DAN 4.6

RPP TEKS PUISI KD 3.7 DAN 4.7

RPP TEKS PUISI KD 3.8 DAN 4.8

RPP TEKS EKSPLANASI KD 3.9 DAN 4.9

RPP TEKS EKSPLANASI KD 3.10 DAN 4.10


LAMPIRAN MATERI IKLAN, SLOGAN, DAN POSTER

A. Pengertian Iklan
Iklan merupakan bentuk komunikasi dari seseorang, instansi, atau perusahaan yang digunakan
untuk menyampaikan informasi secara menarik agar khalayak tertarik untuk menggunakan
sesuatu yang diiklankan.

Jenis Iklan berdasarkan Isi


Berdasarkan isinya, iklan dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu sebagai berikut.

 Iklan
pengumuman atau pemberitahuan, yaitu iklan yang bertujuan menarik perhatian khalayak
umum tentang suatu hal pemberitahuan, misalnya iklan duka cita.

 Iklan
penawaran (niaga), yaitu iklan yang bertujuan menawarkan sesuatu, misalnya iklan
barang niaga.

 Iklanlayanan masyarakat, yaitu iklan yang bertujuan untuk memberikan penerangan tentang
suatu hal, misalnya iklan larangan narkoba dan seks bebas.

Jenis Iklan berdasarkan Media yang Digunakan

Berdasarkan media yang digunakan, iklan dapat dibedakan menjadi 4 macam diantaranya
sebagai berikut.

 Iklan radio, yaitu iklan yang disampaikan dengan efek suara.

 Iklan media cetak, yaitu iklan yang menggunakan efek cetak dan gambar.

 Iklan televisi, yaitu iklan yang menggunakan efek suara, gambar, dan juga teks.

 Iklanbaris, yaitu iklan yang disampaikan dalam sebuah kolom pada media massa cetak dan
hanya terdiri atas beberapa baris. Biayanya pun berdasarkan jumlah baris yang digunakan.

Syarat Iklan
Syarat sebuah iklan adalah sebuah acuan atau hal yang harus dipenuhi agar sesuatu itu dapat
dikatakan sebagai iklan. Sesuatu dapat dikatakan sebagai iklan jika memenuhi 2 syarat berikut.

 Isinya bersifat objektif, jujur, singkat, jelas, menarik perhatian, tidak menyinggung perasaan
orang lain.

 Bahasa iklanharus berkonotasi positif, mudah diingat, mudah dipahami, dan menimbulkan
sikap penasaran bagi khalayak ramai.

Contoh Iklan

Brosur dan buletin merupakan salah satu contoh iklan yang sering sekali kita temui di kehidupan
sehari-hari. Tetapi selain itu juga yang paling sering kita temui adalah iklan pada televisi. Berikut
akan saya berikan contoh iklan yang dibedakan berdasarkan isinya.

1. Contoh Iklan Pengumuman

2. Contoh Iklan Penawaran (Niaga)


3. Contoh Iklan Layanan Masyarakat

B. Pengertian Slogan

Slogan adalah suatu kalimat yang singkat, menarik, mencolok, dan mudah diingat oleh siapa saja
yang mendengar atau membacanya. Walaupun kalimatnya singkat, tapi didalamnya terkandung
makna yang luas. Slogan harus terdiri dari beberapa kata saja, untuk itu untuk membuat suatu
slogan yang bisa diingat oleh banyak orang kita harus memeras otak untuk memilih kata yang
tepat dan efektif. Dengan keterbatasan jumlah kata, membuat beberapa orang kesulitan untuk
membuatnya, itu adalah sebuah tantangan. Untuk itu jika ingin membuat sebuah slogan,
perkayalah kosa kata Anda sehingga Anda tidak akan kesulitan untuk mendapat kata yang tepat.

Biasanya slogan dibuat untuk mengajak seseorang untuk melaksanakan sesuatu, baik itu untuk
membeli suatu produk, atau menaati suatu aturan yang telah dibuat. Karena tujuan utamanya
adalah untuk mengajak, maka sudah sepantasnya penggunaan kata perlu diperhatikan. Hal lain
yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu panjang dalam membuat sebuah slogan,
gunakanlah beberapa kata saja agar mudah diingat oleh banyak orang.

Ciri-Ciri Slogan

Setelah kita mengetahui pengertian dari slogan, selanjutnya kita akan membahas ciri-ciri slogan,
berikut ciri-cirinya.

1. Terdiri dari beberapa kata saja dan menarik karena tujuan utamanya adalah agar mudah
diingat.
2. Menjelaskan tentang sesuatu, apakah itu suatu produk atau layanan masyarakat.
3. Slogan juga bisa berupa semboyan sebuah organisasi atau masyarakat.

Itu tadi beberapa ciri dari slogan yang perlu Anda ketahui supaya tidak salah lagi dalam
membedakan teks slogan dengan teks-teks lain.

Macam-Macam Slogan

Seperti yang saya jelaskan diatas, terdapat beberapa jenis slogan, antara lain sebagai berikut:
1. Contoh slogan kesehatan, isinya ajakan untuk selalu hidup sehat.
2. Contoh slogan kebersihan, isinya mengenai ajakan untuk selalu hidup sehat dengan menjaga
kebersihan lingkungan sekitar.
3. Contoh slogan pendidikan, isinya tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia
pendidikan.
4. Contoh slogan produk, isinya mengenai ajakan untuk membeli suatu produk atau menikmati
suatu jasa.

Nah itu dia beberapa macam-macam slogan yang mungkin sering kita temui sehari-hari. Jika
kalian menemukan contoh lain, silahkan cantumkan pada kolom komentar yang sudah tersedia.

Contoh contoh Slogan


C. Pengertian Poster, Jenis, Cara Membuat, dan Contoh Kalimat Poster - Poster, sering kita
dengar kata ini, namun, sebenarnya apa makna dari poster? Sesuai dengan yang ada di wikipedia,
bahwa poster merupakan sebuah karya seni yang memuat komposisi huruf serta gambar dan
berada di atas kertas dengan ukuran besar. Masih disadur dari wikipedia, bahwa aplikasi poster
biasanya dilakukan dengan menempelkan pada dinding, serta permukaan datar lainnya. Poster
mempunyai sifat menarik perhatian mata, sehingga berbagai desain poster dibuat berwarna-warni
lengkap dengan kontras warna yang kuat.
Peletakannya yang ada di tempat umum, membuat poster menjadi berbagai macam sarana yaitu
pendidikan, propaganda, iklan produk, dekorasi dinding, serta sosialisasi program-program
pemerintah.
Itu merupakan definisi jika kita membuka wikipedia, namun ketika kita membuka kbbi atau
kamus besar bahasa Indonesia, maka poster merupakan plakat yang terpasang di tempat-tempat
umum dan biasanya berupa iklan atau pengumuman.

Jenis-Jenis Poster

Sesuai dengan isinya, poster terbagi menjadi empat macam dimana kalimat-kalimat berikut akan
menjelaskan jenis-jenisnya secara lebih rinci:

1. Poster Niaga

Merupakan poster yang paling banyak dipampang. Isinya adalah kalimat serta gambar promosi
produk. Di Indonesia, salah satu poster niaga yang sering kita lihat adalah poster produk
shampoo
2. Poster Kegiatan

Sebagai upaya publikasi kegiatan, sebuah penyelenggara acara biasanya membuat poster yang
berisi informasi acara. Informasi tersebut meliputi hal-hal umum seperti waktu dan tempat acara
berlangsung, tema acara, beserta gambar-gambar yang dibuat untuk menarik minat pengunjung.

3. Poster Pendidikan

Poster ini berisi berbagai informasi pendidikan seperti sosialisasi program pendidikan dari
pemerintah. Salah satu contohnya adalah ketika pemerintah mensosialisasikan program wajib
belajar 9 tahun. Maka selama periode sosialisasi tersebut, ada banyak poster yang disebar di
berbagai tempat.
4. Poster Layanan Masyarakat

Sebagaimana namanya, poster layanan masyarakat merupakan poster dengan tujuan


mensosialisasikan program layanan masyarakat yang digagas oleh pemerintah. Salah satu
contohnya adalah layanan posyandu.
Setelah melihat uraian tentang jenis-jenis poster lengkap dengan contohnya, selanjutnya ada
poin-poin penting tentang bagaimana cara membuat poster.

Advertisement

Cara Membuat Poster

Disini saya tidak akan menjelaskan mengenai bagaimana mendesain (menggambar) sebuah
poster, namun yang akan dijabarkan adalah bagaimana langkah-langkah konseptual dari
pembuatan poster itu sendiri.

1. Tentukan Topik & Tujuan

Pertama, Anda harus menentukan apa yang ingin dibahas dalam poster tersebut, apakah
membahas produk kecantikan, kegiatan sosial, atau sebuah film animasi.

Kemudian, tentukan pula alasan Anda membuat poster tersebut. Anda membuatnya untuk
promosi? atau hanya sekedar sosialisasi. Tentunya, poster-poster promosi lebih membutuhkan
riset serius dalam hal gambar, kata-kata, dan peletakan daripada sebuah poster sosialisasi
program.

2. Buat Kalimat Singkat dan Bersifat Mensugesti

Poster biasanya dibaca secara sekilas oleh pengunjung. Sedikit sekali pejalan kaki atau
pengendara yang berlama-lama di suatu tempat, hanya untuk membaca sebuah poster.
Untuk itu, buatlah kalimat yang singkat agar bisa dibaca hanya dalam waktu beberapa detik saja.
Nantinya, melalui bahasa singkat tersebut, maka pesan yang ditulis oleh para pembuat poster
bisa tersampaikan dengan baik.

Tetapi, jangan sampai kata-kata tersebut malah ambigu dan membuat para pembaca
kebingungan. Buatlah kalimat yang jelas serta mensugesti orang untuk membeli atau melakukan
sesuatu (terutama ketika Anda membuat poster promosi produk).

3. Gunakan Gambar
Gambar merupakan alat penyampai pesan yang paling menarik. Inilah mengapa berbagai poster
saat ini menggunakan gambar dengan proporsi jauh lebih besar dibandingkan dengan tulisan.
Gambar dengan warna-warna mencolok adalah jenis yang sebaiknya Anda gunakan demi
pengunjung yang lebih banyak.

4. Gunakan Media yang Tepat

Media (tempat ditempelnya poster) akan menentukan apakah poster Anda banyak dilihat atau
tidak. Jika Anda menempelkan poster di dinding-dinding yang ada di pasar, kemungkinan poster
tersebut jauh lebih 'laris' ketimbang jika ditempel pada dinding-dinding perkampungan.

Contoh-Contoh Kalimat Poster

1. "Beri Bukti, Bukan Sekedar Janji" - Poster Kampanye Politik


2. "Semakin banyak pohon kau tanam, semakin banyak nyawa kau selamatkan" - Poster
Sosialisasi Lingkungan Hidup

3. "Satu juta perhari hanya dari bisnis rumahan" - Poster Seminar Bisnis

4. "Jatuhkan rokokmu, tinggikan prestasimu!" - Poster Anti Rokok & Pendidikan

5. "Konser yang muda, yang bersuara!" - Poster Konser Band

DAFTAR PUSTAKA

http://www.kelasindonesia.com/2015/08/pengertian-poster-jenis-cara-membuat-dan-contoh-kalimat-
poster.html / diunduh 19 Mei 2017
https://pengertiandefinisi.com/pengertian-slogan-dan-contohnya/ diunduh 19 Mei 2017

http://www.siswamaster.com/2016/05/pengertian-iklan-syarat-ciri-jenis-jenis-dan-
manfaatnya.html/ diunduh 19 Mei 2017

Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan / Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi.
Jakarta : Kementrian pendidikan dan Kebudayaan, 2004.

LAMPIRAN PENILAIAN
klan dapat kamu baca dan lihat di semua tempat. Seakan-akan iklan mengikuti ke mana saja kamu pergi
sepanjang hari. Di rumah, di jalanan, di pasar, di sekolah, dan di tempat-tempat lainnya kamu selalu
bertemu iklan. Iklan telah mengepungmu dari berbagai penjuru dan sepanjang waktu. Iklan
memungkinkan untuk mampu menembus hampir semua celah kehidupan setiap orang.

Pengertian Iklan, Slogan, dan Poster


Iklan merupakan salah bagian dari industri perdagangan. Dalam hal ini perusahaan-perusahaan ataupun
perorangan menawarkan barang atau jasa yang dimilikinya melalui iklan. Secara umum iklan dapat
diartikan sebagai pemberitahuan yang bertujuan mendorong atau membujuk khalayak. Dengan iklan
tersebut kamu sebagai anggota masyarakat terbujuk untuk membeli barang atau jasa yang
diberitahukan itu.

Baca juga:
- Contoh Kalimat Iklan yang Sugestif
- Iklan Kolom dan Iklan Baris (Definisi dan Contohnya)
- Jenis-jenis Iklan
- SOAL | Mengidentifikasi Isi Teks Iklan

Slogan adalah perkataan atau kalimat pendek yang dipakai sebagai dasar tuntuntan (pegangan hidup);
prinsip utama dari suatu usaha, organisasi, dan sebagainya. Slogan sering pula disebut moto atau
semboyan. Slogan lebih mengutamakan kepadatan makna dan kehematan kata-kata.
Contoh:
- Berdiri sama tinggi, duduk sama rendah. (Slogan tentang perlunya mengutamakan kesetaraan
antarsesama.)
- Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. (Slogan tentang perlunya persatuan
dan kesatuan.)
- Tiada hari tanpa prestasi. (Slogan tentang pentingnya mengukir prestasi setiap hari.)
Baca juga:
- Contoh Kalimat Slogan yang Ada dalam Soal Ujian
- Ringkasan Teori | Menulis Slogan
- SOAL | Menulis slogan

Poster adalah plakat (kata-kata dan gambar) yang dipajang di tempat- tempat umum. Poster hampir
sama dengan iklan, yakni pemberitahuan suatu ide, hal baru, atau hal penting kepada khalayak. Poster
mengandalkan perpaduan gambar dan kata-kata. Poster lazimnya dipasang di tempat- tempat umum.
Poster hampir sama dengan iklan ataupun slogan dalam hal bahasanya. Poster menggunakan kata-kata
singkat, jelas, menarik, dan lengkap.

Fungsi atau Tujuan

Tujuan iklan, slogan ataupun poster sama saja yaitu untuk membujuk khalayak berbuat sesuatu, entah
membeli atau menurutinya.
Iklan tidak hanya bertujuan untuk menawarkan produk. Iklan juga turut berpengaruh dalam membentuk
gaya hidup, kebiasaan, selera, dan jati diri seseorang dan masyarakat.
Berikut tujuan atau fungsi iklan lainnya.
1. Fungsi informasional, iklan memberitahukan kepada konsumen tentang karakteristik suatu produk
juga berbagai manfaat yang mereka peroleh.
2. Fungsi transformasional, iklan berusaha untuk mengubah sikap-sikap yang dimiliki oleh konsumen
terhadap merek, pola-pola belanja, gaya hidup, teknik-teknik mencapai sukses.
Unsur-unsur iklan, slogan ataupun poster:
- Iklan : gambar kata-kata, gerak, suara
- Slogan : kata-kata dan suara
- Poster : gambar dan kata-kata

Unsur-unsur pembentuk iklan, slogan ataupun poster:


Adapun maksud iklan itu sendiri dapat kamu pahami secara lebih lengkap berdasarkan unsur-unsur
pembentuknya, yang meliputi sumber, pesan, media, penerima, efek, umpan balik, dan konteks.
a. Sumber adalah pemasang iklan, yang berinisatif, dan penyandang dana dari pemasangan suatu iklan..
b. Pesan adalah informasi yang disampaikan. Wujudnya bisa berupa pesan verbal dan pesan nonverbal.
c. Media adalah sarana yang digunakan, misalnya media cetak, elektronik, dan sarana-saran lainnya.
d. Penerima adalah individu atau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran atau objek iklan.
e. Efek adalah perubahan yang terjadi pada diri penerima, baik itu dalam aspek sikap, pola pikir,
perilaku, kebiasaan, dan pola hidup.
f. Umpan balik adalah tanggapan, reaksi, atau respons yang dikehendaki dari penerima pesan, misalnya
dengan membeli produk yang ditawarkan dan menolak pemakaian narkoba.

Maksud Suatu Iklan


Pola penyajian dan isi iklan sangatlah beragam. Berdasarkan isinya, ada iklan pemberitahuan, iklan
layanan masyarakat, dan iklan penawaran. Klasifikasi periklanan lainnya sebagai berikut.
a. Iklan strategis, digunakan untuk membangun merek ataupun citra positif suatu perusahaan.
b. Iklan taktis, dirancang untuk mendorong konsumen agar segera melakukan respons dengan merek
tertentu. Pada umumnya iklan ini memberikan penawaran khusus jangka pendek yang memacu
konsumen memberikan respons pada hari yang sama.

Perbedaan
Berdasarkan contoh-contoh sebelumnya tampak perbedaan antara iklan, slogan, dan poster. Berikut
perbedaan antara iklan, slogan, dan poster.
a. Iklan merupakan teks persuatif yang memadukan unsur gambar dengan kata-kata, unsur gerak, dan
suara.
b. Slogan merupakan teks persuatif yang mengutamakan unsur kata-kata.
c. Poster merupakan teks persuatif yang mengutamakan kekuatan gambar dan kata-kata; dipajang di
tempat-tempat umum.