Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KINERJA INSTALASI FARMASI

PERIODE NOVEMBER 2017

I. UTILISASI FARMASI
a. Pengelolaan Anggaran yang Efektif dan Efesien

EFISIENSI PENCAPAIAN TARGET (


NO
ANGGARAN September Oktober November 40% )
1 Pendapatan Rp. 268.144.931 Rp. 322.050.892 Rp. 418.130.650 -
2 Pengeluaran Rp. 161.129.305 Rp. 161.688.781 Rp. 217.625.454 -
3 Efisiensi Rp. 107.015.626 Rp. 160.362.111 Rp. 200.505.196 47,95%

b. Pencapaian Kinerja Instalasi Farmasi

No UTILISASI BULAN TARGET PENCAPAIAN KETERANGAN


1 Meningkatkan Naik 5% per Naik 56% Tercapai
Pendapatan bulan
Penjualan Resep
Rawat Jalan dan
Rawat Inap
2 Persentasi Jumlah >95% 784 Lembar Tercapai
Resep Poliklinik Resep

November 100%
3 Nilai Harga Beli 2017 < Rp. 100.000 0 Tercapai
Perbekalan
Farmasi yang
Rusak dan
Kadaluarsa di
Instalasi Farmasi
4 Nilai Harga Beli < Rp. 100.000 0 Tercapai
Perbekalan
Farmasi yang
Rusak dan
Kadaluarsa di
Ruangan
5 Tidak dapat -
dihitung
Meningkatkan karena transisi
pengendalian perpindahan
95% akurat
terhadap pemakaian
inventory Sistem
Informasi RS
yang baru
6 Konseling, 10 Pasien 10 Pasien Tercapai
Informasi dan dalam 1 bulan
Edukasi (KIE)
Pasien
II. SUMBERDAYA MANUSIA

Jumlah SDM 6 orang yang terdiri dari :


- Apoteker : 1 Orang
- Tenaga Teknik Kefarmasian : 5 Orang

Rotasi Tidak ada


Mutasi Tidak ada
Demosi Tidak ada
Pelatihan Tidak ada
Study banding Tidak Ada
Cuti Tidak Ada
Tukar Dinas Tidak Ada
Sakit Tidak Ada
Alpha Tidak Ada

III. FASILITAS
1. Daftar Inventaris Alat Instalasi Farmasi

No Nama Alat Jumlah Maintanance Keterangan Kondisi


1 Komputer LED 2 Setiap hari Dikerjakan Baik
oleh petugas
farmasi
2 Printer Dot 1 Setiap Bulan Dikerjakan Baik
oleh petugas
farmasi
3 Mortar dan 1 Setiap hari Dikerjakan Baik
Stemper oleh petugas
farmasi
4 Kulkas 1 Setiap bulan Dikerjakan Baik
oleh petugas
farmasi
5 Dispenser 1 Setiap Bulan Dikerjakan Baik
oleh petugas
farmasi
6 AC 1 Setiap 3 bulan Dikerjakan Baik
sekali oleh pihak ke
3
2. Jumlah Stok Obat

Unit Stok obat sebelumnya Stok obat sekarang

Farmasi 61511 (Rp. 185.164.236) Tidak ada data karena


perubahan sistem informasi
rumah sakit

3. Daftar Obat di Ruangan : -


4. Daftar Obat yang akan Kadaluarsa : -
IV. PROGRAM KERJA INSTALASI FARMASI
1. Kontrol Mutu
a. Quality Control Terhadap Resep yang di Terima
Dilakukan skrining terhadap resep yang diterima

Kepatuhan dokter dalam menulis R/ (%)

Dokter Kejelasa Nama No. RM Umur Jenis BB Nama No. Ttd Tanggal
Bulan n pasien Kelamin (px. Dokter Izin Dokter Resep
tulisan Anak)
November dr. 93,37 100 81,45 91,39 100 0 100 3,31 100 98,67
Raymon
d
dr. Lia A 100 100 97,5 97,5 100 0 100 100 100 100

dr. 100 100 4,93 96,29 100 0 100 83,9 100 98,76
Suleha 5
dr. Tika 100 97,70 91,95 91,95 97,70 0 97,70 97,7 97,75 94,25
0
dr. Ihda 100 100 52,77 92,83 98,61 0 100 4,16 100 100
Silvia

Untuk penilaian kepatuhan dokter dalam menulis kelengkapan resep di nilai dari
skrining administratif yaitu kejelasan tulisan, nama pasien, No. RM, Tanggal
Lahir/Umur, Jenis Kelamin, Berat Badan Pasien(Anak), Nama Dokter, No. Izin,
Tanda Tangan Dokter, Tanggal Resep, Ruang/unit asal order

b. Quality Control Terhadap Obat yang Diserahkan

Bulan Jumlah Resep Kesesuaian Target Keterangan


Penyerahan
Obat (%)
Januari 3346 3343 (99,94%) 100% Tidak Tercapai
Februari 3246 3246 (100%) 100% Tercapai
Maret 3561 3561 (100%) 100% Tercapai
April 2548 2545 (99,88%) 100% Tidak Tercapai
Mei 2633 2632 (99,99% 100% Tidak Tercapai
Juni 3180 3180 (100%) 100% Tercapai
Juli 2581 2581 (100%) 100% Tercapai
Agustus 2263 2263 (100%) 100% Tercapai
September 2048 2048 (100%) 100% Tercapai
Oktober 2429 2429 (100%) 100% Tercapai
November 2453 2453 (100%) 100% Tercapai
c. Orientasi dan Diklat Petugas Farmasi (Apoteker dan Asisten Apoteker)

Bulan Waktu Tema Hasil Target Keterangan


orientasi/diklat
- - - - - -

2. Pengukuran Mutu (Indikator Klinis)

No SASARAN MUTU
SASARAN INDIKATOR TARGET PENCAPAIAN
BULAN
November
1 Tergambarnya kejadian Kejadian <1% 0
kesalahan dalam kesalahan
pemberian obat pemberian
obat
2 Tergambarnya kejadian Angka <1% 0
keterlambatan keterlambatan
pemberian obat pemberian
obat
3 Tergambarnya Ketersediaan 95% Tidak dapat
ketersediaan obat di obat di RS dihitung
Rumah Sakit yang sesuai karena
dengan Formularium RS penggunaan
Sistem
Informasi RS
yang baru
4 Tergambarnya kejadian Kesalahan <1% 0
kesalahan dalam penulisan
penulisan etiket obat etiket obat
5 Tergambarnya waktu Terjadinya < 3x Komplain 0
tunggu pelayanan komplain
waktu tunggu
3. Pengelolaan Kegiatan Keselamatan Pasien
a. Identifikasi Resiko dan Insiden yang Terjadi Di IFRS

No Identifikasi Resiko Kategori Resiko Kejadian


1 Kesalahan penyerahan obat KTC/KTD Tidak terjadi
pada pasien rawat jalan
2 Kesalahan penyerahan obat KTC/KTD Tidak terjadi
pada pasien rawat inap
3 Kelebihan/kekurangan KTC/KTD Tidak terjadi
penyerahan obat pada pasien
rawat jalan
4 Kelebihan/kekurangan KTC/KTD Tidak terjadi
penyerahan obat pada pasien
rawat inap
5 Kesalahan dalam input obat KTC/KTD Tidak Terjadi
6 Kesalahan dosis obat KNC/KTD Tidak terjadi
7 Penggunaan antibiotik ganda KTC/KTD Tidak terjadi
8 Reaksi alergi obat KTD Tidak terjadi
9 Tulisan tangan yang tidak KPC Tidak terjadi
terbaca pada penulisan resep
10 Persediaan obat yang tidak KPC Tidak terjadi
lengkap
11 Kebakaran KTD Tidak terjadi
12 Gempa bumi KTD Tidak terjadi

Keterangan :
KNC : Kejadian Nyaris Cidera
KTD : Kejadian Tidak Diinginkan
KTC : Kejadian Tidak Cidera
KPC : Kejadian Potensi Cidera
b. Insident Report

Tanggal Kejadian /insiden Kategori

Majalengka, 18 Desember 2017


Disetujui Oleh, Dibuat oleh

dr. Raymond Gasbara Pribadi Dedeh Mahmudah, S. Farm., Apt


Dir. RSIA. Mitra Plumbon Majalengka Ka. Instalasi Farmasi