Anda di halaman 1dari 32

Makalah : Profil Perusahaan

Aqua
— Wednesday, April 6, 2016 — Add Comment — Education, Makalah
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT Aqua Golden Mississipi Tbk (“Perusahaan”) didirikan
berdasarkan akta notaris Tan Thong kie, SH No. 24 tanggal 23 Pebruari
1973. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam
Surat Keputusan No. Y.A.5/213/22 tanggal 19 Juni 1973 serta
diumumkan dalam Tambahan Berita Negara No. 84 tanggal 19 Oktober
1973. Anggaran dasar perusahaan telah beberapa kali mengalami
perubahan, terakhir dengan akta notaris Lindasari Bachroem, SH No.25
tanggal 12 Mei 1997 dalam rangka penyesuaian dengan Undang-
Undang No. 1 tahun 1995. Perubahan ini telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman dalam Surat Keputusan no. C2-4579.HT.01.04.TH97
tanggal 3 Juni 1997 serta diumumkan dalam Tambahan Berita Negara
No. 84 tanggal 21 Oktober 1997.
Perusahaan bergerak dalam industri pengolahan dan
pembotolan air minum dalam kemasan. Perusahaan memulai kegiatan
usaha komersialnya pada tahun 1974. Perusahaan berkedudukan di
Jakarta dan berkantor pusat di jalan Pulo Lentut No. 3, Kawasan Industri
Pulogadung, Jakarta. Pabrik Perusagaan berlokasi di Bekasi , Citeureup
dan Mekarsari, Jawa Barat Induk utama Perusahaan adalah Groupe
Danone, sebuah Perusahaan yang berdiri dan berkedudukan di Perancis.
Dari strategi perusahaan dominant Berbagai upaya dilakukan AQUA
untuk membangun merek agar tidak dipersepsikan konsumen sebagai
sekadar komoditas.
Selama 1986-1990 AQUA berkutat dan berpacu dengan waktu
untuk membangun kapasitas pabrik termasuk pendirian pabrik baru
dalam rangka mendekatkan diri ke pasar. Dalam rangka menyesuaikan
perkembangan usaha yang makin pesat pada 25 Juli 1989 nama PT
Golden Mississippi diubah menjadi PT AQUA Golden Mississippi.
Sampai tahun 1990 kapasitas produksi AQUA meningkat 5 kali lipat
dibandingkan tahun 1985 dari hanya sebesar 38,23 juta liter menjadi
188,7 juta liter. Pabrik-pabrik yang mulai dibangun antara lain di Bali
(Mambal), Sukabumi (Ciburial), Medan (Brastagi) dan Manado (Air
Madidi).

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Aqua
Aqua adalah sebuah merek air minum dalam kemasan
(AMDK) yang diproduksi oleh PT. Aqua Golden Mississippi di
Indonesia sejak tahun 1973. Selain di Indonesia, Aqua juga dijual di
Singapura. Aqua adalah merek AMDK dengan penjualan terbesar di
Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling terkenal
di Indonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk
AMDK. Di Indonesia, terdapat 14 pabrik yang memroduksi Aqua. Sejak
tahun 1998, Aqua sudah dimiliki pula oleh perusahaan multinasional
dari Perancis, Danone, hasil dari penggabungan Aqua Golden
Mississippi dengan Danone.Dari strategi perusahaan dominant Berbagai
upaya dilakukan AQUA untuk membangun merek agar tidak
dipersepsikan konsumen sebagai sekadar komoditas.
Selama 1986-1990 AQUA berkutat dan berpacu dengan waktu
untuk membangun kapasitas pabrik termasuk pendirian pabrik baru
dalam rangka mendekatkan diri ke pasar. Dalam rangka menyesuaikan
perkembangan usaha yang makin pesat pada 25 Juli 1989 nama PT
Golden Mississippi diubah menjadi PT AQUA Golden Mississippi.
Sampai tahun 1990 kapasitas produksi AQUA meningkat 5 kali lipat
dibandingkan tahun 1985 dari hanya sebesar 38,23 juta liter menjadi
188,7 juta liter.Pabrik-pabrik yang mulai dibangun antara lain di Bali
(Mambal), Sukabumi (Ciburial), Medan (Brastagi) dan Manado (Air
Madidi). Demi membangun citra kualitas yang prima AQUA mulai
membangun pabrik dengan konsep integrated production. Maksudnya
proses pembuatan botol plastik mulai dilakukan di pabrik bersama-sama
dengan proses produksi air minum dalam kemasan.
Dengan beroperasinya pabrik-pabrik baru AQUA tersebut
maka produksi botol plastik PET menggunakan 5 mesin PET milik
sendiri dan 5 mesin lain milik vendor. Pada waktu itu, AQUA belum
menggunakan mesin SIDEL dari Perancis. Mesin kemasan botol plastic
500 ml menggunakan mesin Krupp dan mesin botol 5 gallon Battenfield
Fisher. Keduanya buatan Jerman pertama kali dioperasikan 1992 dengan
investasi Rp 6 miliar . Sedangkan, untuk pencetakan dari lembaran
plastik menjadi gelas plastik (cup) digunakan mesin thermoforming
bekas bermerek OMV Verona buatan Italia.
Oleh karena ekspansi untuk pembangunan pabrik baru tersebut
membutuhkan dana besar maka Tirto Utomo bermaksud untuk menarik
dana publik dengan masuk ke bursa saham. Awal 1990 PT AQUA
Golden Mississippi menjual saham kepada masyarakat di Bursa Efek
sejumlah 1 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham.
Penawaran perdana dengan harga Rp 7.500 per saham. Saham yang
ditawarkan itu adalah 16,67 % dari seluruh saham. Dengan demikian
AQUA telah go public menjadi perusahaan terbuka. Di kancah
internasional AQUA telah meraih berbagai penghargaan. Di antaranya
AQUA AWARD dari International Bottled Water Association (IBWA)
dalam waktu 5 tahun berturut-turut dari tahun 1985 hingga 1989 dan
penghargaan World Star dari Beijing, RRC.
Selain itu, pada 10 November 1987 AQUA memperoleh
sertifikat SII (Standar Industri Indonesia) dari Departemen Perindustrian
nomor 1359/M/II/1987 untuk produk AQUA Bekasi. Kemudian disusul
pabrik-pabrik AQUA lainnya. Dengan demikian seluruh produk AQUA
telah memperoleh tanda SII yang menunjukkan bahwa kualitas AQUA
dapat dipercaya. AQUA berhasil meraih penghargaan bergengsi seperti
itu karena AQUA tak kenal lelah untuk membangun merek. Pada
dasarnya merek merupakan suatu cara untuk membedakan suatu produk
dari produsen lain yang berlainan. Merek dapat mengantarkan suatu
produk mempunyai hubungan dan arti khusus dengan konsumen
sehingga konsumen dapat membedakan harga, kualitas dan persepsi
suatu produk dengan produk-produk lain. Merek dapat memberikan
suatu tingkat kualitas tertentu sehingga pembeli yang puas akan selalu
memilih produk tersebut.
Sumber kekuatan dari sebuah merek antara lain:
Pertama, menyangkut citra yakni citra kualitas, citra
penampilan berupa kemasan, label atau karton pembungkus. Citra
perusahaan berupa gaya manajemen dan keagenan maupun reputasi.
a. Kedua, ketersediaan produk itu sendiri di mana saja dan kapan saja.
b. Ketiga, harga yang kompetitif.
c. Keempat, pelayanan yang menyangkut kepuasan pelanggan.
d. Kelima, inovasi berupa kemampuan untuk meremajakan produk agar
tidak menjadi tua
Tahapan merek di industri AMDK terdiri dari tiga tahap yakni
tahap komoditas (drinking water), tahap kategori produk (bottled water)
dan tahap merek spesifik (AQUA, Evian). Membangun merek untuk
komoditas generik seperti kopi, tepung terigu atau mineral sulit dan
memerlukan waktu yang lama dan mahal. Namun, sekali terbentuk
menjadi merek seperti Kopi Kapal Api, Tepung Terigu Bogasari atau
AQUA akan sangat sulit digempur pesaing. Di sisi lain, sekali
mengalami masalah juga mudah sekali mengalami kehancuran seperti
yang terjadi pada Perrier ketika tercemar benzene.
Melalui merek perusahaan dapat mentransformasikan “air”
menjadi “AQUA”. “hamburger” menjadi “McDonald’s”, “roti” menjadi
“BreadTalk” dan “mobil” menjadi “Mercedez”. Merek yang kuat
umumnya lebih tahan banting dibandingkan produk biasa atau tak
bermerek dan lebih mudah pulih seperti sediakala setelah dilanda krisis.
Hal itu dibuktikan dengan kinerja AQUA yang dengan cepat pulih
setelah dilanda krisis moneter pada 1997-1998 dan ketika menghadapi
persaingan air minum isi ulang pada 2003. Selain itu merek yang kuat
selalu lebih diuntungkan karena lebih tahan lama di pasar. Leo Burnett
(1891-1971) ,
DOMINAN – Produk air minum dalam kemasan yang cukup
dominan di pasar antara lain Aqua, 2Tang, Total, dan Ades Bisnis Air
Minum Dalam Kemasan (AMDK) semakin menggiurkan, karena
kebutuhan akan air minum terus meningkat seiring dengan pertumbuhan
penduduk. Perusahaan yang menggarap bisnis AMDK pun semakin
banyak dan terus melakukan ekspansi untuk memperluas jaringan pasar
produk-produknya. Bayangkan saja, kebutuhan masyarakat akan air
minum sangat tinggi.
Dari segi penjualan industri ini mengalami pertumbuhan dari
tahun ke tahun. Pada 2002, terjadi kenaikan 30 persen dibandingkan
tahun 2001 dari 5, 4 miliar liter menjadi 7,1 miliar liter. Tahun ini,
ditargetkan peningkatan hingga 20 persen menjadi 8,5 miliar liter.
Meski AMDK bisnis ”basah”, bukan tak berarti ada ganjalan. Maraknya
depot air minum mau tak mau ”memaksa” industri AMDK mengoreksi
target yang ditetapkan, menjadi 10 persen, karena terganggu dengan
maraknya depot air minum yang dinilai menggerogoti pasar AMDK.
Presiden Direktur PT Aqua Golden Mississippi, Willy Sidharta
mengatakan, Aqua terus gencar melakukan promosi untuk memelihara
pangsa pasar yang dimiliki. Namun, persaingan yang dilakukan, ujarnya
tetap pada kerangka persaingan yang sehat. Aqua yang menguasai
separuh dari pangsa pasar AMDK, menargetkan peningkatan penjualan
10 persen dari tahun sebelum yang mencapai 3,1 miliar liter. Menjadi
pemain terbesar menjadikan Aqua menguasai pangsa pasar. Aqua
merambah seluruh pasar di dalam negeri.
2.2. Rahasia Keberhasilan AQUA
Rahasia keberhasilan AQUA adalah kemampuannya untuk
tumbuh secara cepat untuk menciptakan ledakan permintaan untuk air
dalam botol di Indonesia dan kemudian memasok permintaan itu. Pada
dasarnya, orang Indonesia mengkonsumsi lebih kecil dari satu liter air
dalam botol per tahun. Dibandingkan dengan 40 liter pertahun diantara
orang Amerika dan 60 liter pertahun untuk orang Eropa. Ada terlihat
banyak ruang untuk tumbuh , keduanya didalam negeri Indonesia dan
diseputar kawasan Asia-Pasifik. Akan tetapi tetap saja dia bertahan. Dia
bangun instalasi penjernih air yang pertama di Bekasi, Jawa Barat.
Cukup kecil dengan kapasitas enam juta liter per tahun. Usaha sangat
lamban dimana instalasi hanya beropersi pada hari Senin dan Selasa.
Segala sesuatu telah berubah. Kini koran-koran mengacu Tirto sebagai
Raja Air . Instalasi pemroses AQUA Group memiliki kapasitas
gabungan pertahun sebesar 485 juta liter air mengeksport AQUA ke
Singapore, Malaysia, Philipina, dan Australia.
Jika kita menoleh kepada logo AQUA yang baru : AIR
SEHAT SETIAP SAAT. Maka bila AQUA tidak menjadi salah satu
sponsor maka pada saat Olimpiade tidak ada AQUA sehingga tidak
setiap saat AQUA merupakan air sehat. Padahal perbulutangkisan kita
adalah yang tersehat didunia, jadi yang paling kritis adalah bagaimana
ada AQUA di Olimpiade dan itu adalah bagaimana mengemas air sehat
dalam botol dan kemasan. AQUA Group saat ini telah menjadi
perusahaan air dalam kemasan yang terbesar di kawasan Asia-Pasifik,
memperkirakan penjualan lebih dari 300 juta liter air kemasan di tahun
1992. Memulai adalah tidak terlalu mudah. Pada mulanya, banyak orang
tertawa atas idenya bahwa orang Indonesia akan membeli air minum
dalam kemasan tersebut,
Dari strategi pemasaran, AQUA menggunakan seluruh media
untuk iklannya. Bis, taxi, TV, radio, koran, dan majalah membawakan
logo dan slogan biru AQUA yang berbeda. Dalam menjaga
kesehatannya, mengangkat citra, AQUA secara aktif mendukung
penyelenggaraan atletik internasional seperti pada jalur dan lapangan,
mendaki gunung, angkat berat.Dalam iklannya AQUA menekankan asal
dari air dan proses produksinya. Asal dari AQUA adalah benar-benar
“sumber air yang mengalir”, bukan air tanah yang dipompa
kepermukaan tanah. Merek-merek lain air yang diproduksi Grup AQUA
menggunakan air yang dipompa, tapi tidak menggunakan nama AQUA.
Berita tentang AQUA menyebar dari kota besar ke desa-desa
kecil diseluruh pelosok tanah air. Tetapi perkiraan konsumen harus
dipikirkan. Sementara perkiraan tersebut AQUA mengandung mineral
sehat, sebenarnya tidak ada apa-apanya selain air dalam botol.Tidak
dikarbonasi dan tidak pula dibumbui. Sejak semula, bagaimanapun,
AQUA secara umum mengacu pada “Air Mineral AQUA” orang
Indonesia tidak tahu bagaiman memperkirakan. Pada awalnya contoh
promosi penjualan AQUA dilaksanakan pada pengunjung bioskop. Ada
pusat-pusat distribusi AQUA di Indonesia, dijalankan oleh PT.
Wirabuana Intrent, distributor tunggal produk-produk AQUA. Truk-truk
AQUA yang selalu siap sedia dimana saja kapan saja memastikan
pengiriman yang handal pada outlet eceran dan perusahaan-perusahaan
yang menyediakan pendingin air AQUA untuk karyawannya.
AQUA menggunakan seluruh media untuk iklannya. Bis, taxi,
TV, radio, koran, dan majalah membawakan logo dan slogan biru
AQUA yang berbeda. Dalam menjaga kesehatannya, mengangkat citra,
AQUA secara aktif mendukung penyelenggaraan atletik internasional
seperti pada jalur dan lapangan, mendaki gunung, angkat berat. AQUA
adalah pemimpin pasar yang tidak dipertanyakan dalam industri air
dalam botol. Sistem penyaluran, strategi pemasaran, dan kemasan yang
istimewa menciptakan keunggulan bersaing.Memungkinkan harga
premium sekitar 10% sampai 25% diatas harga-harga yang dipatok
merek-merek pesaing. Sementara sebagian besar adalah pabrik regional
kecil, beberapa pesaing memiliki pangsa pasar mendasar sejalan dengan
sumber-sumber keuangan, memasarkan pengetahuan, dan sistem-sistem
distribusi yang dapat menjadi ancaman serius akankah AQUA goyah.
Keberhasilan merek dagang AQUA telah menarik paling tidak
10 peniru untuk menggunakan kata “aqua”. Tirto secara aktif
mempertahankan merekdagangnya, memenangkan pertarungan hukum
melawan perusahaan yang menggunakan nama Club AQUA dan
Aquaria. Dalam keputusannya pada bulan Mei 1992, Kejaksaan Agung
di Indonesia memaklumkan bahwa kata “aqua”, bilamana digunakan
pada air dalam botol bukan nama latin yang umum, namun merek
dagang yang dilindungi.Pengacara AQUAmembantah bahwa kata itu
telah didaftarkan sebagai merek dagang sejak 1973, diperbaharui di
tahun 1986, bahwa AQUA telah membelanjakan jutaan dolar
mengiklankan merekdagang tersebut, dan akibat dari pengiklanan ini,
dibenak pelanggan Indonesia kata AQUA sambung dengan air dalam
botol yang diproduksi PT. AQUA Golden Mississippi. Oleh sebab itu
perusahaan air dalam botol yang lain tidak dapat menggunakan kata
“aqua” pada namanya atau logo kecuali dibawah perjanjian lisensi.
Pengadilan telah menyetujui.
Lokasi Sumber Mata Air AQUA
1. Brastagi -Lampung (Jabung dan Umbul Cancau)
2. Mekarsari (Kubang)
3. Subang (Cipondoh)
4. Wonosobo (Mangli)
5. Klaten (Sigedang)
6. Pandaan
7. Kebon Candi
8. Mambal
9. Menado (Airmadidi)

2.3. Menentukan Margin Laba Bersih Terhadap Penjualan /Net


Profit Margin
Untuk mengetahui perubahan-perubahan Net Profit Margin
yang terjadi selama lima tahun berturut-turut, yaitu tahun 2002 sampai
2006 maka dapat dibuat tabel sbb:

Tabel 1

Net Profit Margin

PT. Aqua Golden Mississippi Tbk

Periode 2002-2006
Keterangan Tahun

2002 2003 2004

Laba Bersih 66.109.918.250 63.246.411.182 91.639.950.311 64.3


Penjualan 1.021.898.740.969 1.077.222.269.315 1.333.147.424.622 1.563

Net Profit 6,46% 5,87% 6.87%


Margin
Sumber : Hasil Olahan
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa net profit margin PT.
Aqua Golden Mississippi Tbk berfluktuasi. Dimana net profit margin
tahun 2003 turun yang semula tahun 2002 adalah 6,46% menjadi
5,87%.Hal ini disebabkan karena laba bersih perusahaan mengalami
penurunan sebesar 4,33% yang semula 66.109.918.250 menjadi
63.246.411.182 dan penjualan mengalami kenaikan 5,41% yang semula
1.021.898.740.969 menjadi 1.077.222.269.315 pada tahun 2003.
Tahun 2004 perusahaan mengalami kenaikan Net Profit
Margin yang semula tahun 2003 adalah 5,87% menjadi 6,87% . Hal ini
disebabkan karena laba bersih perusahaan mengalami kenaikan sebesar
44,89% yang semula 63.246.411.182 menjadi 91.639.950.311 dan
penjualan mengalami kenaikan 23,75% yang sebelumnya
1.077.222.269.315 menjadi 1.333.147.424.622 pada tahun 2004.
Tahun 2005 perusahaan mengalami penurunan Net Profit
Margin yang semula tahun 2004 adalah 6,87% menjadi 4,11% . Hal ini
disebabkan karena laba bersih perusahaan mengalami penurunan sebesar
42,40% yang semula 91.639.950.311 menjadi 64.349.873.753 dan
penjualan mengalami kenaikan 17,25% yang sebelumnya
1.333.147.424.622 menjadi 1.563.156.070.561 pada tahun 2005.
Tahun 2006 perusahaan masih mengalami penurunan Net
Profit Margin yang semula tahun 2005 adalah 4,11% menjadi 2,93% .
Hal ini disebabkan karena laba bersih perusahaan mengalami penurunan
sebesar 24,08% yang semula 64.349.873.753 menjadi 48.853.686.588
dan penjualan mengalami kenaikan 6,55% yang sebelumnya
1.563.156.070.561 menjadi 1.665.614.794.189 pada tahun 2006.
Dari tabel dan penjelasan diatas, net profit margin PT. Aqua
Golden Mississippi Tbk dari tahun 2002-2006 mengalami lebih banyak
penurunan. Hal tersebut dikarenakan laba bersih setiap tahunnya
mengalami kenaikan dan penurunan walaupun setiap tahunnya juga
terjadi peningkatan penjualan namun kenaikan penjualan lebih besar
daripada laba yang dihasilkan. Untuk itu pihak manajemen harus dapat
mengurangi biaya-biaya perusahaan yang dapat mempengaruhi
perolehan laba/ keuntungan.
2.3. Aqua Peduli
Melalui program “Satu untuk Sepuluh”, AQUA ingin
berkontribusi secara proaktif dan berkelanjutan untuk memberikan
solusi terhadap permasalahan yang ada, termasuk kesulitan akses air
bersih di Indonesia demi mewujudkan peningkatan kebiasaan hidup
sehat keluarga. Caranya, setiap pembelian 1L AQUA (dengan label
khusus), AQUA berkomitmen untuk memberikan fasilitas penyediaan
akses terhadap 10L air bersih. Program khusus dari DANONE AQUA
ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kebiasaan hidup sehat
melalui penyediaan akses air bersih dan edukasi mengenai kesehatan
bagi daerah yang membutuhkan. Untuk saat ini, program ini sedang
dilaksanakan di kecamatan Boking dan Amanatun Utara, NTT. Berkat
program ini, kini masyarakat NTT sudah dapat mengambil air bersih di
tempat yang lebih dekat.
2.4. Berbagai Alasan untuk Minum AQUA (Keunggulan Aqua)
1) AQUA telah menjadi bagian dari keluarga sehat Indonesia lebih selama
lebih dari 30 tahun. Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak
didirikan tahun 1973, kini AQUA menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari hidup sehat masyarakat Indonesia. Dulu dan kini,
AQUA tetap dan selalu menjadi yang terbesar dan terdepan di
Indonesia. Volume penjualan AQUA merupakan volume penjualan
terbesar di dunia untuk kategori air mineral.
2) Lebih lagi kini group DANONE yang merupakan salah satu produsen
terbesar dan terbaik di dunia untuk minuman menjadi bagian dari
AQUA. Keunggulan DANONE dalam produk makanan dan minuman
bernutrisi menjadikan AQUA semakin baik dan kokoh.
3) Berasal dari sumber mata air terpilih dan terlindung, sehingga menjamin
bahwa segala kebaikan alam dari sumbernya tetap terjaga dalam setiap
tetesnya. Ini berarti bahwa setiap tetes AQUA memiliki segala kebaikan
dan keseimbangan mineral alami.
4) Sumber mata air dipilih setelah melalui proses yang penuh ketelitian dan
hati-hati. Setiap sumber mata air pegunungan harus memenuhi 9 poin
kriteria yang kemudian melewati 5 tahap proses seleksi yang ketat
selama kurang lebih 1 tahun sebelum akhirnya dapat menjadi mata air
AQUA. Tidak heran apabila kualitas AQUA merupakan yang terbaik
5) Setiap tetes AQUA mengandung mineral alami yang seimbang,
menjadikannya sungguh baik untuk dikonsumsi setiap hari oleh seluruh
anggota keluarga. Kesembangan mineral-mineral yang alami ini penting
fungsinya bagi kesehatan tubuh.
6) Setelah ditemukan, sumber mata air dan area sekitarnya juga senantiasa
dijaga dan dilindungi kelestariannya. Secara sistematis, AQUA
melindungi kelestarian lingkungan sumber airnya mulai dari area
tangkapan air hujan hingga lingkungan sekeliling sumber air. Dinding
perlindungan bawah tanah juga dibangun untuk mencegah rembesan.
7) Selain itu, AQUA berkomitmen untuk menjaga kelestarian sumber mata
airnya dengan tidak mengambil lebih dari apa yang diberikan oleh alam.
Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa segala Kebaikan Alam tetap
terjaga dalam setiap tetes AQUA.
8) Menggunakan manajemen sumber daya air yang canggih. Sebagai
bagian dari Grup Danone di seluruh dunia, AQUA mengikuti aturan
yang dituangkan dalam Piagam Danone untuk manajemen sumber daya
air untuk menjamin kualitas sumber-sumber mata airnya.
9) Diproses dengan sistem proses terpadu yang menjamin bahwa tidak ada
apapun antara Anda dan kebaikan alam. Sistem proses terpadu ini
merupakan proses yang canggih namun sederhana dan dapat
memastikan bahwa tidak ada satupun mineral penting dari alam yang
terbuang percuma.
10) Setiap tahapan dan titik proses ada kontrol kualitas yang menjamin
kualitas produk, sehingga menjamin bahwa segala kebaikan alam tetap
terjaga dalam setiap tetes AQUA.
11) Sistem proses dan kualitas AQUA memenuhi standar yang dibuat oleh
Good Manufacturing Practice dan Good Sanitation-Hygienic Practice
sekaligus kualitas produk akhir sesuai dengan SNI 01-3553-2006 atau
"Codex for Bottle Water".
12) AQUA merupakan merek minuman yang sudah terpercaya hingga
puluhan tahun sebagai merek terbaik. Terbukti AQUA sudah menerima
berbagai penghargaan yang merupakan wujud kepercayaan dan
kepuasan konsumen, antara lain: Indonesian Best Brand Award
(penghargaan untuk merek terbaik Indonesia) dari tahun 2003-2004,
Indonesian Customer Satisfaction Award (penghargaan untuk merek
yang memberikan kepuasan tertinggi kepada konsumennya) dari tahun
2003 dan Indonesian Golden Brand Award di tahun 2005-2007.
13) AQUA secara aktif melakukan berbagai program untuk menyehatkan
konsumen Indonesia, diantaranya program AKSI (AQUA untuk
Keluarga Sehat Indonesia) dan AuAI (AQUA untuk Anak Indonesia).

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Aqua adalah sebuah merek air minum dalam kemasan
(AMDK) yang diproduksi oleh PT. Aqua Golden Mississippi di
Indonesia sejak tahun 1973. Selain di Indonesia, Aqua juga dijual di
Singapura. Aqua adalah merek AMDK dengan penjualan terbesar di
Indonesia dan merupakan salah satu merek AMDK yang paling terkenal
di Indonesia, sehingga telah menjadi seperti merek generik untuk
AMDK. Di Indonesia, terdapat 14 pabrik yang memroduksi Aqua. Sejak
tahun 1998, Aqua sudah dimiliki pula oleh perusahaan multinasional
dari Perancis, Danone, hasil dari penggabungan Aqua Golden
Mississippi dengan Danone. Net profit margin PT. Aqua Golden
Mississippi Tbk dari tahun 2002-2006 mengalami lebih banyak
penurunan. Hal tersebut dikarenakan laba bersih setiap tahunnya
mengalami kenaikan dan penurunan walaupun setiap tahunnya juga
terjadi peningkatan penjualan namun kenaikan penjualan lebih besar
daripada laba yang dihasilkan. Untuk itu pihak manajemen harus dapat
mengurangi biaya-biaya perusahaan yang dapat mempengaruhi
perolehan laba/ keuntungan.

DAFTAR PUSTAKA

Chandra Gregius, 2004. Internasionalisasi dan Internetisasi, Penerbit ANDI,


Yogyakarta.
Majalah Trust, No.24 Tahun 2, Maret 2004
Panji Anaroga, Sri Suyati. Perilaku Keorganisasian.1995.Jakarta: Pustaka Jaya.
Ratminto dan Atik Septi Winarsih. Manajemen Pelayanan. 2006 Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.
Robbins, Stephen P. Teori Organisasi. 1994. Prentice Hall. Upper Saddle River
Sidharta, Willy. 2006. Ketika Aliansi Strategis Aqua dan Danone Terwujud.
Makalah Manajemen Strategi - PT. Aqua Golden

Mississippi.Tbk
Home » ekonomi » Makalah Manajemen
Strategi - PT. Aqua Golden Mississippi.Tbk

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tujuan utama yang diharapkan oleh suatu


perusahaan dalam kegiatan usahanya adalah
mencapai laba atau nilai yang optimal dengan
menggunakan sumberdaya secara efektif dan efisien
untuk kelangsungan hidup perusahaan. Dalam usaha
pencapaian tujuan perusahaan, pihak-pihak yang
terlibat paling dominan adalah pihak manajemen dan
para pemegang saham. Guna mencapai tujuan
perusahaan tersebut, pihak manajemen memiliki
tujuan untuk mempertahankan keberhasilan yang
akan dicapai dengan melihat kelemahan dan
kekuatan yang terdapat dalam perusahaan serta
menjalankan kebijaksanaan perusahaan dengan baik
dan tepat. Kebijaksanaan tersebut meliputi bidang
Pemasaran, Keuangan, Sumberdaya Manusia,
Produksi dan sebagainya sehingga memerlukan
tinjauan manajmen strategi tertentu.

Mengingat PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk


merupakan perusahaan yang cukup besar, yaitu
sebagai perusahaan yang mempelopori usaha air
minum dalam kemasan di Indonesia sejak tahun
1973. Maka dari itu, pengelolaan modal kerja dalam
perusahaan sangat memerlukan perhatian khusus.
Perusahaan juga berkepentingan untuk menjaga
profitabilitasnya dengan baik agar kondisi krisis yang
dialami Indonesia tidak berimbas pada perusahaan
sehingga perusahaan akan mampu memperoleh laba
di dalam menjalankan usahanya.

Berdasarkan uraian di atas, penulis tertarik


untuk menganalisis mengenai modal kerja serta
kekuatan dan kelemahan PT. Aqua Golden
Mississippi, Tbk dalam memperoleh laba atas
penggunaan modalnya, terutama dalam hal ini PT.
Aqua Golden Mississippi, Tbk sebagai perusahaan air
minum dalam kemasan (AMDK) berusaha untuk tetap
menjaga merk, kemasan, dan produknya sebagai
kepuasan pelanggan.
BAB II

PEMBAHASAN
PT.AQUA GOLDEN MISSISSIPPI.TBK

A. Sejarah Perusahaan

PT AQUA Golden Mississippi didirikan pada


tahun 1973 oleh Bapak Tirto Utomo, sebagai
produsen pelopor air minum dalam kemasan di
Indonesia. Ide mendirikan perusahaan AMDK timbul
ketika Tirto bekerja sebagai pegawai Pertamina pada
awal tahun 1970-an dan pegawai Petronas pada awal
dekade 1980-an. Ketika itu Tirto bertugas menjamu
delegasi sebuah perusahaan Amerika Serikat. Namun
jamuan itu terganggu ketika istri ketua delegasi
mengalami diare yang disebabkan karena
mengonsumsi air yang tidak bersih. Tirto kemudian
mengetahui bahwa tamu-tamunya yang berasal dari
negara Barat tidak terbiasa meminum air minum yang
direbus, tetapi air yang telah disterilkan. Ia dan
saudara-saudaranya mulai mempelajari cara
memproses air minum dalam kemasan di Bangkok,
Thailand, Ia meminta adiknya, Slamet Utomo untuk
magang di Polaris, sebuah perusahaan AMDK yang
ketika itu telah beroperasi 16 tahun di Thailand. Tidak
mengherankan bila pada awalnya produk Aqua
menyerupai Polaris mulai dari bentuk botol kaca,
merek mesin pengolahan air, sampai mesin pencuci
botol serta pengisi air, karena di Indonesia sama
sekali tidak ada. Atasan Tirto, Ibnu Sutowo juga
mengatakan : “Aneh Tirto iki, banyu banjir kok
diobokke dalam botol”.
Tirto mendirikan Pabrik pertamanya di Pondok
Ungu, Bekasi, dan menamai pabrik itu PT Golden
Mississippi dengan kapasitas produksi enam juta liter
per tahun.Tirto sempat ragu dengan nama PT Golden
Mississippi yang meskipun cocok dengan target
pasarnya, ekspatriat, namun terdengar asing di
telinga orang Indonesia. Sebelum bernama Aqua,
dahulu bernama Puritas (nama lain dari Pure Artesian
Water), yang berlogo daun semanggi. Tetapi, Eulindra
Lim, mengusulkan untuk menggunakan nama Aqua
karena cocok terhadap imej air minum dalam botol
serta tidak sulit untuk diucapkan. Ia setuju dan
mengubah merek produknya dari Puritas menjadi
Aqua, karena kata Puritas sulit diucapkan. Dua tahun
kemudian, produksi pertama Aqua diluncurkan dalam
bentuk kemasan botol kaca ukuran 950 ml dengan
harga jual Rp.75, hampir dua kali lipat harga bensin
yang ketika itu bernilai Rp.46/liter.
Setelah beroperasi selama 30 tahun, kini
AQUA memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia. Pada
tahun 1998, AQUA (yang berada di bawah naungan
PT Tirta Investama) melakukan langkah strategis
untuk bergabung dengan Group DANONE, yang
merupakan salah satu kelompok perusahaan air
minum dalam kemasan terbesar di dunia dan ahli
dalam nutrisi. Langkah ini berdampak pada
peningkatan kualitas produk, market share, dan
penerapan teknologi pengemasan air terkini. Di
bawah bendera DANONE-AQUA, kini AQUA memiliki
lebih dari 1.000.000 titik distribusi yang dapat diakses
oleh pelanggannya di seluruh Indonesia.
Aqua untuk saat ini merupakan market leader
dalam medan persaingan berbagai produk air mineral
di Indonesia. Posisinya yang kuat disebabkan oleh
faktor Aqua sebagai produk air mineral yang pertama
kali hadir di Indonesia serta strategi promosi dan
pemasaran yang gencar. Metode promosi yang
digunakan adalah terutama melalui iklan di media
elektronik dan cetak, mensponsori berbagai acara,
serta instalasi iklan billboard secara luas.
B. Strategi Perusahaan PT AQUA Golden Mississippi
Tbk
AQUA memegang saham lebih dari 62% dari
pasar botol di Indonesia, negara berpenduduk
terbanyak kelima didunia. Memegang tampuk
pimpinan menjadi sulit. Ada beberapa rintangan yang
effektif untuk masuk dalam industry air dalam botol.
Teknologi air dlam botol tidak terlalu sulit dan
kebutuhan modal tidak terlalu berlebihan. Pemasaran
menyediakan keunggulan bersaing yang utama
diantara pembuat air dalam botol. Penyaluran yang
efisien dan pengiklananan untuk membedakan dan
memproduksi satu kesetiaan pada merek adalah
kunci sukses.
Pembedaan telah menjadi tujuan pertama
Tirto. Dalam satu penggelaran pemasaran yang
cemerlang, dia telah memberi nama produknya
dengan AQUA (Nama Latin untuk “Air”. Orang asing
di Indonesia, sasaran asli pemasaran , dapat mengerti
apa arti kata itu. Lebih dari 300 bahasa dipakai di
Indonesia dan kepekaan suku sangat penting.
Pemilihan bentuk nama Latin dalah netral , dan tidak
ada kepentingannya dengan kelompok suku tertentu.
Sebaga bonus AQUA adalah kata yang mudah untuk
diucapkan untuk pembicara setiap bahasa.
Strategi pemasaran yang asli tidak ditujukan di
Indonesia . Tirto bermaksud untuk memapankan
ceruk pasar kecil memasok air aman dan es pada
orang asing di Indonesia. Satu hal yang mengejutkan,
uji pemasaran di Terminal besar di Jakarta dan
sepanjang jalan Pantura membuktikan bahwa orang-
orang Indonesia ada kemauan untuk membeli air
dalam botol. Berita tentang AQUA menyebar dari kota
besar ke desa-desa kecil diseluruh pelosok tanah air.
Tetapi perkiraan konsumen harus dipikirkan.
Sementara perkiraan tersebut AQUA mengandung
mineral sehat, sebenarnya tidak ada apa-apanya
selain air dalam botol.Tidak dikarbonasi dan tidak pula
dibumbui. Sejak semula, bagaimanapun, AQUA
secara umum mengacu pada “Air Mineral AQUA”
orang Indonesia tidak tahu bagaiman memperkirakan.
Pada awalnya contoh promosi penjualan AQUA
dilaksanakan pada pengunjung bioskop.
Untuk memoles citra AQUA Tirto mencoba
slogan bersih, bening, bebas bakteriuntuk empat
tahun yang pertama. Penjualan tetap tertahan
dibawah dua juta liter per tahun – tidak cukup apabila
perusahaan telah menjadi distributor utama. Dalam
tahun 1979 Tirto merubah slogan secara permanen
menjadi air sehat setiap saat, sedikit penedekatan
klinis. Berhasil, Slogan yang baru berpasangan
dengan perkenalan dengan kemasan plastik yang
baru, mendorong penjualan AQUA sampai lebih 13
juta liter di tahun 1983.
AQUA menggunakan seluruh media untuk
iklannya. Bis, taxi, TV, radio, koran, dan majalah
membawakan logo dan slogan biru AQUA yang
berbeda. Dalam menjaga kesehatannya, mengangkat
citra, AQUA secara aktif mendukung
penyelenggaraan atletik internasional seperti pada
jalur dan lapangan, mendaki gunung, angkat berat.
Pada maraton yang populer dan balapan 10.000
meter truk-truk AQUA menyediakan pelari yang
kelelahan dengan pancuran air segar. Sebagai bagian
dari hubungan masyarakat, AQUA juga membuka
pabriknya untuk dikunjungi masyarakat untuk
meyakinkan masyarakat pelanggan bahwa AQUA
diproduksi dengan cara yang higienis dengan fasilitas,
personel, dan manajemen yang utama.
Sementara pengiklanan dan humas “menarik”
AQUA melalui saluran-saluran distribusi, promosi
eceran lokal dan potongan harga “mendorong”
produksi pada pelanggan. Pelayanan adalah krusial
dalam bisnis air. Ada pusat-pusat distribusi AQUA di
Indonesia, dijalankan oleh PT. Wirabuana Intrent,
distributor tunggal produk-produk AQUA. Truk-truk
AQUA yang selalu siap sedia dimana saja kapan saja
memastikan pengiriman yang handal pada outlet
eceran dan perusahaan-perusahaan yang
menyediakan pendingin air AQUA untuk
karyawannya. Penerbangan besar seperti Garuda
Indonesia, Penerbangan Nasional Indonesia,
menawarkan AQUA pada penumpangnya.
Pelanggan-pelanggan ini membutuhkan pelayanan
yang segera dan handal. Pendingin air kantoran yang
kosong atau rusak menciptakan citra yang buruk dan
penerbangan membutuhkan pengiriman tepat waktu.
AQUA melanjutkan untuk mengembangkan
upaya pemasarannya ke pulau yang lain di Indonesia.
Untuk memotong biaya transportasi, fasilitas produksi
dioperasikan dengan lisensi yang memproduksi air
dalam persyaratan AQUA telah dibuka di Manado,
Sulawesi Utara, dan Medan, Sumatera Utara. Satu
instalasi kecil mulai berproduksi airl SEHAT dalam
botol di Brunei Darrussalam, satu negara minyak yang
merdeka di pantai utara Borneo. Bukan suatu hal
yang kecil, hampir dua per tiga penjualan AQUA tetap
berada di daerah Jakarta, dipasok oleh lima lima
fasilitas produksi terletak di Jawa Barat mewakili 65%
total kapasitas AQUA (Peraga 1). Proyek-proyek baru
sedang berlangsung dibeberapa bagian di Indonesia
sebaik diluar Indonesia, di Philippina dan Vietnam.
C. Organisasi Internal Dan Personil
AQUA diorganisasikan secara pengendalian
terpusat dari operasi yang desentralisasi. Kebanyakan
produksi dan distribusi ditangani anak perusahaan
atau pemegang lisensi. Perusahaan keluarga relatif
kecil dengan tiga lapis manajemen : pelaksana
(delapan pimpinan), manajerial (23 manajer) dan
pengawasan (80 pengawas dan petugas lapangan).
Total Quality Control (TQC) telah ditrapkan pada
seluruh organisasi. Setiap unitada satu Satu Komite
Kelompok Pengawasan Mutu tidak resmi (GQC) untuk
menyempurnakan operasi. Institut Manajemen Asia
telah memilih AQUA mendapatkan penghargaan
manajemen 1991 untuk manajemen umum.
Perusahaan juga menerima Penghargaan Sahwali
1991 untuk upaya perlindungan lingkungan.
PT AQUA Golden Mississippi adalah anggota
Aqua Group , koleksi perusahaan dengan kepemilikan
silang dimana Tirto yang paling berkepentingan.
Kelompok memusatkan pada produksi dan distribusi
air dalam botol. Fasilitas produksi ada dalam daftar
memprodksi AQUA dibawah lisensi, merek dagang
yang lain air dalam botol seperti VIT (Perusahaan
Perancis Vittel), atau label merekdagang pribadi untuk
distributor Indonesia yang lain. Perusahaan kemasan
mempruduksi kemasan plastik untuk fasilitas
kelompok AQUA. Pabrik di Jawa Barat telah
dioperasikan oleh AQUA memasok pasar Jakarta
(65% penjualan) dan pasar eksport (10% penjualan).
Pabrik-pabrik mendapat lisensi dari AQUA diluar Jawa
Barat memproduksi sekitar 25% dari penjualan.
Dibawah manajemen lisensi, AQUA menerima
penghasilan non-air dari lisensi yang membayar upah
bantuan manajemen dan bunga pada pendapatan.

D. Penerapan strategi dalam tata kelola perusahaan


AQUA memegang saham lebih dari 62% dari
pasar botol di Indonesia, negara berpenduduk
terbanyak kelima didunia. Memegang tampuk
pimpinan menjadi sulit. Ada beberapa rintangan yang
effektif untuk masuk dalam industry air dalam botol.
Teknologi air dlam botol tidak terlalu sulit dan
kebutuhan modal tidak terlalu berlebihan. Pemasaran
menyediakan keunggulan bersaing yang utama
diantara pembuat air dalam botol. Penyaluran yang
efisien dan pengiklananan untuk membedakan dan
memproduksi satu kesetiaan pada merek adalah
kunci sukses.
Pembedaan telah menjadi tujuan pertama
Tirto. Dalam satu penggelaran pemasaran yang
cemerlang, dia telah memberi nama produknya
dengan AQUA (Nama Latin untuk “Air”. Orang asing
di Indonesia, sasaran asli pemasaran , dapat mengerti
apa arti kata itu. Lebih dari 300 bahasa dipakai di
Indonesia dan kepekaan suku sangat penting.
Pemilihan bentuk nama Latin dalah netral , dan tidak
ada kepentingannya dengan kelompok suku tertentu.
Sebaga bonus AQUA adalah kata yang mudah untuk
diucapkan untuk pembicara setiap bahasa.
Strategi pemasaran yang asli tidak ditujukan di
Indonesia . Tirto bermaksud untuk memapankan
ceruk pasar kecil memasok air aman dan es pada
orang asing di Indonesia. Satu hal yang mengejutkan,
uji pemasaran di Terminal besar di Jakarta dan
sepanjang jalan Pantura membuktikan bahwa orang-
orang Indonesia ada kemauan untuk membeli air
dalam botol. Berita tentang AQUA menyebar dari kota
besar ke desa-desa kecil diseluruh pelosok tanah air.
Tetapi perkiraan konsumen harus dipikirkan.
Sementara perkiraan tersebut AQUA mengandung
mineral sehat, sebenarnya tidak ada apa-apanya
selain air dalam botol.Tidak dikarbonasi dan tidak pula
dibumbui. Sejak semula, bagaimanapun, AQUA
secara umum mengacu pada “Air Mineral AQUA”
orang Indonesia tidak tahu bagaiman memperkirakan.
Pada awalnya contoh promosi penjualan AQUA
dilaksanakan pada pengunjung bioskop.
E. Alternatif Strategi Perusahaan Dalam Menghadapi
Persaingan
AQUA menggunakan seluruh media untuk
iklannya. Bis, taxi, TV, radio, koran, dan majalah
membawakan logo dan slogan biru AQUA yang
berbeda. Dalam menjaga kesehatannya, mengangkat
citra, AQUA secara aktif mendukung
penyelenggaraan atletik internasional seperti pada
jalur dan lapangan, mendaki gunung, angkat berat.
Pada maraton yang populer dan balapan 10.000
meter truk-truk AQUA menyediakan pelari yang
kelelahan dengan pancuran air segar. Sebagai bagian
dari hubungan masyarakat, AQUA juga membuka
pabriknya untuk dikunjungi masyarakat untuk
meyakinkan masyarakat pelanggan bahwa AQUA
diproduksi dengan cara yang higienis dengan fasilitas,
personel, dan manajemen yang utama.

F. Visi dan Misi PT.AQUA Golden Mississippi.Tbk


Visi :
AQUA telah menjadi bagian dari keluarga
sehat Indonesia lebih selama lebih dari 30 tahun.
Sebagai pelopor air minum dalam kemasan sejak
didirikan tahun 1973, kini AQUA menjadi bagian yang
tidak terpisahkan dari hidup sehat masyarakat
Indonesia. Dulu dan kini, AQUA tetap dan selalu
menjadi yang terbesar dan terdepan di Indonesia.
Volume penjualan AQUA merupakan volume
penjualan terbesar di dunia untuk kategori air mineral
Misi :
AQUA selalu ingin melakukan program untuk
menyehatkan konsumen Indonesia, diantaranya
program AKSI (AQUA untuk Keluarga Sehat
Indonesia) dan AuAI (AQUA untuk Anak Indonesia

G. Pruduk Unggulan PT.AQUA Golden


Mississippi.Tbk

a. Persaingan

AQUA adalah pemimpin pasar yang tidak


dipertanyakan dalam industri air dalam botol. Sistem
penyaluran, strategi pemasaran, dan kemasan yang
istimewa menciptakan keunggulan
bersaing.Memungkinkan harga premium sekitar 10%
sampai 25% diatas harga-harga yang dipatok merek-
merek pesaing. AQUA bersaing disegala segmen
pasar, memproduksi Vit dibawah lisensi dari Vittel
Perancis dan pemegang merekuntuk beberapa rantai
supermarket Indonesia. Franchise Mc. Donalds di
Jakarta menjual AQUA yang menampakkan busur
emas Mc. Donalds bersama logo AQUA . Selama lima
tahun terakhir sukses AQUA telah menarik
persaingan dari sekitar 50 perusahaan air dalam botol
di Indonesia, yang menjual lebih dari 70 merek
dagang. Sementara sebagian besar adalah pabrik
regional kecil, beberapa pesaing memiliki pangsa
pasar mendasar sejalan dengan sumber-sumber
keuangan, memasarkan pengetahuan, dan sistem-
sistem distribusi yang dapat menjadi ancaman serius
akankah AQUA goyah.
Peraga 5 merupakan daftar pesaing utama
AQUA. Ades, Oasis, Air Sosro secara agrsif
menantang tampuk pimpinan AQUA dalam pasar air
dispenser yang sangat menguntungkan di Jakarta.
Prusahaan keluarga Air Sosro mengendalikan pasar
teh dalam botol di Indonesia denga menjual satu juta
botol perhari dengan bendera merek Teh Botol Sosro.
Air sosro menhargai airnya sekitar 20% dibawah
AQUA, Bonaqua, satu produk Coca Cola dihargai
sama dengan AQUA, adalah nama dagang
internasional dengan sistem distribusi yang kuat di
Indonesia. ABC Pure diproduksi oleh PT ABC Central
Food, distributor besar konsentrat minuman lunak
tradisional di Indonesia.
Keberhasilan merek dagang AQUA telah
menarik paling tidak 10 peniru untuk menggunakan
kata “aqua”. Tirto secara aktif mempertahankan
merekdagangnya, memenangkan pertarungan hukum
melawan perusahaan yang menggunakan nama Club
AQUA dan Aquaria. Dalam keputusannya pada bulan
Mei 1992, Kejaksaan Agung di Indonesia
memaklumkan bahwa kata “aqua”, bilamana
digunakan pada air dalam botol bukan nama latin
yang umum, namun merek dagang yang
dilindungi.Pengacara AQUAmembantah bahwa kata
itu telah didaftarkan sebagai merek dagang sejak
1973, diperbaharui di tahun 1986, bahwa AQUA telah
membelanjakan jutaan dolar mengiklankan
merekdagang tersebut, dan akibat dari pengiklanan
ini, dibenak pelanggan Indonesia kata AQUA
sambung dengan air dalam botol yang diproduksi PT.
AQUA Golden Mississippi. Oleh sebab itu perusahaan
air dalam botol yang lain tidak dapat menggunakan
kata “aqua” pada namanya atau logo kecuali dibawah
perjanjian lisensi. Pengadilan telah menyetujui.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
1. PT Aqua Golden Mississippi Tbk, sebagai
perusahaan pelopor air minum mineral pertama kali di
Indonesia yang menerapkan go publik yang tujuannya
adalah memperbaiki struktur modal menjadi lebih
sehat (Widoatmodjo, 2004: 32).
2. AQUA diorganisasikan secara pengendalian terpusat
dari operasi yang desentralisasi. PT AQUA Golden
Mississippi adalah anggota Aqua Group , koleksi
perusahaan dengan kepemilikan silang dimana Tirto
yang paling berkepentingan. Kelompok memusatkan
pada produksi dan distribusi air dalam botol.
3. Pemilihan bentuk nama Latin adalah netral , dan tidak
ada kepentingannya dengan kelompok suku tertentu.
Sebaga bonus AQUA adalah kata yang mudah untuk
diucapkan untuk pembicara setiap bahasa.
Pemasaran menyediakan keunggulan bersaing yang
utama diantara pembuat air dalam botol. Penyaluran
yang efisien dan pengiklananan untuk membedakan
dan memproduksi satu kesetiaan pada merek adalah
kunci sukses.
4. AQUA menggunakan seluruh media untuk iklannya.
Bis, taxi, TV, radio, koran, dan majalah membawakan
logo dan slogan biru AQUA yang berbeda. Sementara
pengiklanan dan humas “menarik” AQUA melalui
saluran-saluran distribusi, promosi eceran lokal dan
potongan harga “mendorong” produksi pada
pelanggan. Keberhasilan merek dagang AQUA telah
menarik paling tidak 10 peniru untuk menggunakan
kata “aqua”. Dengan demikian penerapan nama
“aqua” merupakan alternatif strategi perusahaan
dalam rangka menjaga kesetiaan pelanggan

B. Saran
1. Penerapan sistem go publik yang mampu
memperbaiki struktur permodalan menjadi lebih sehat,
hendaknya dilakukan peninjauan lebih lanjut sehingga
dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk
berkembang lebih maju.
2. Penataan perusahaan khususnya dalam
organisasional perlu adanya tinjauan kelemahan dan
kelebihan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut
untuk mengetahui seberapa jauh perusahaan tersebut
berkembang.
3. Dengan menggunakan media komunikasi sebagai
sarana promosi, merupakan salah satu alternatif
strategi yang dapat meningkatkan citra perusahaan
tersebut.

Anda mungkin juga menyukai