Anda di halaman 1dari 15

Sistem menajeman keselamatan kerja di

Perusahan las madulancar

Dosen Pembimbing :wiwin sulistiyowati S,.Kep.Ns.M,.Kep

Oleh:

1. Agustinus nim:13620818

SI KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN


UNIVERSITAS KADIRI
2015
DAFTAR ISI

HALAMAN COVER .................................................................................. i

KATA PENGANTAR .................................................................................. ii

DAFTAR ISI .............................................................................................. iii

BAB I PENDAHULUAN .............................................................................

1.1 Latar Belakang .................................................................................. 1

1.2 Rumusan Masalah ............................................................................ 1

1.3 Tujuan ............................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN ..............................................................................

2.1 Definisi .............................................................................................. 3

2.2 Etiologi ............................................................................................. 3

2.3 Faktor Yang Mempengaruhi ............................................................ 3

BAB III masalah dan solusi .....................................................................

3.1 ...........................................................................................................

3.2 ...........................................................................................................

BAB IV ......................................................................................................

4.1 Kesimpulan .......................................................................................

4.2 saran..................................................................................................
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nyas ehingga

penulis dapat menyelesaikan makalah las listrik dan las gas ini. Penulis juga tidak lupa

mengucapkan banyak terima kasih kepada segenap pihak karenatelah banyak membantus

ehingga makalah ini dapat terselesaikan sebagaimana mestinya.Makalah las listrik dan las

gas inidisusun berdasarkan apa yang penulis dapatkan dar ipembelajaran las listrik dan las

gas serta dari berbagai referensi yangpenulis dapatkan.Dengan tersusunnya makalah ini,

penulis berharap agar kiranya ini dapat digunakan sebagai salah satusumber penambah

ilmu, wawasan, dan pengetahuan. Disamping itu penulis mengharapkan bahwa makalah ini

tidak hanya sebagai pelengkap tugas saja melainkan dapat disebut sebagai hasil karya yang

setidaknya, dipelihara dan digunakan sebagaimana mestinya.Akhirnya penulis sadar bahwa

makalah ini belumlah sempurna, oleh karena itu demi kesempurnaan makalah yang akan

dibuat berikutnya, penulis sangat mengharapkan saran serta dukungan maupun kritik yang

sifatnya membangun dari para pembaca sehingga dengan semua itu kesempurnaan

makalah ini dapat tercapai.


BAB 1

Latar belakang

1.1 pendahuluan

keselamatan dan kesehatan kerja sangat diperlukan untuk menghindari

terjadinya kecelakaan kerja dalam suatu proses produksi diperusahaan LAS

MADULANCAR..merupakan perusahaan yang membuat barang seperti

pagar,tralis,pintu,meja,kursi,ranjang,dll.yang memeiliki tingkat kecelakaan kerja yang

tinggi.pada proses penilitian ini,evaluasi keselamatan dan kesehatan kerja dilakukan

berdasarkan keergonomian fasilitas ,ruang kerja,kondisi kerja dan penerapan

menajemen keslamatan dan kesehatan kerja (K-3) yang berpengaruh terhadap

pekerja.hasil kajian menunjukan bahwa perlu diadakan perbaikan pada area kerja di

Perusahaan PENGELASAN dan terpenting meningkatkan keselamatan dan kesehatan

kerja.perilaku pekerja yang membahayakan seperti kesadaran tidak memakai alat

pelindung diri yang kurang,kebersihan ruangan,serta manajemen keselamatan dan

kesehatan kerja perusahan juga perlu ditingkatkan .


1.2.Rumusan masalah

1.2.1 faktor apa saja yang dapat mempengaruhi masalah kerja terkait SMK3

1.2.2 kecelakaan apa saja yang sering terjadi ditempat kerja

1.3 Tujuan

1.3.1 memberikan pengetahuan tentang penggunaan APD terkait pekerjaan

diperusahan.

1.3.2 menjelaskan pentingnya penggunaan APD saat bekerja


BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Perusahan las ‘’MADULANCAR”berada di Jl.kyai thobroni No.3 pojok mojoroto –kediri

Bangunaannya kurang layang dan terbuat dari bambu dengan atap nya terbuat dari terpal dan

alat APD nya sangat kurang.

 Sejarah pendiriannya

Perusahan ini didirikan sejak juni tahun 2012,perusahan ini didirikan oleh pak muklis

dan mengajak beberapa teman untuk bekerja sama untuk membangun perusahan

pengelasan MADULANCAR yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan

masyarakat yang ada disekitar untuk memenuhi kebutuhan,misalnya untuk pembuatan

pengelasan Pagar besi,pintu,meja,ranjang,tralis,kursi.,dll.

 Jumlah tenaga kerja

Diperusahan pengelasan MADULANCAR terdapat 3 kariawan yang terdiri dari

masing-masing nya mempunyai pekerjaan yang berbeda-beda disetiap pekerjaan nya.

 Proses kerja

Pekerja di perusahan pengelasaan madulancar terdapat 3 kariawan ketiga-tiga nya

masing-masing mempunyai tugas yang berbeda-beda.


a. Pengertian Las

. Las adalah suatu proses penyambungan plat atau logam menjadi satuakibat panas dengan

atau tanpa tekanan Yaitu dengan cara logam yang akandisambung dipanaskan terlebih dahulu

hinga meleleh, kemudian baru disambungdengan bantuan perekat ( filler ).

 Tinjauan khusus

bengkel las adalah sebuah usaha yang bergerak dibidang jasa pengelasan,bisa

las listrik,lassetelin,las karbit,las argon dan las babet.

 Rumusan maslah

Faktor-faktor yang mempengaruhi masalah kerja yang berkaitan dengan SMK3

diperusahaan las madulancar.

1. Faktor alat pelindung diri

A. para pekerja tidak memakai alat pelindung diri saat bekerja misalnya

sarungtangan yang dapat membakar kulit.

B. Parapekerja kadang tidak memakai gogles saat melakukan pengelasan yang

dapat mengakibatkan kerusakan retina akibat cahaya dengan intensitas

cahaya yang tinggi

C. Kerusakan pada kornea dan katarak akibat radiasi IR.

2. Faktor lingkungan

A. Lingkungan tempat kerja sangat tidak memadai karena bangunan tempat

kerja terbuat dari bambu dan atap yang terbuat dari terpal.

B. Faktor lingkungan sangat berantakan karena banyak besi yang bergelatakan di

tanah atau lantai yang dapat melukai para kariawan dan juga pelangan.
3.faktor SDM

A. Dari segi SDM pekerja yang bekerja pendidikan nya SMP merka tidak terlalu

memahami keslamatan saat bekerja.

B. Para pekerja juga kurang mengetahui akibat dari pekerjaan yang di kerjakan.

C. Pekerja juga belum tau tentang penting nya alat pelindung diri saat bekerja.
BAB 3

Permasalahan dan solusi

3.1 permaslahan yang sering terjadi diperusahan las

Dari pengkajian yang dilakukan para pekerja mengatakan sering terjadi kecelakan

kerja,diantaranya adalah terkena percikan api pada saat melakukan pengelasan dan luka

disaat memotong besi .hal tersebut terjadi akibat kurangnya pengetahuan dari para pekerja

yang tidak mengindahkan perlengkapan alat pelindung diri (APD) dan lingkungan yang tidak

memadai seperti barang yang berserakan ditanah.

Dari survei yang dilakukan terhadap pekerja kejadian yang sering terjadi adalah:

 Terkena percikan api saaat pengelasan adalah suatu kecelakaan yang terjadi

kerena akibat kelalian dari pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung

diri dengan benar.

Dari penyuluhan yang dilakukan kecelakaan yang terjadi akibat terkena

percikaan api saat pengelasan sangat sering terjadi pada pekerja intensitas nya

sering walau tidak mengakibatkan kejadian yang parah.

 Luka saat memotong besi adalah suatu kejadian yang sering terjadi pada

pekerja pada saat memotong besi dan pada saat mengelas besi karena pekerja

tidak memakai sarung tangan saat memotong besi dan mengelas besi.
3.2 konsep solusi untuk mengatasi permasalahan dari perusahan

Dari permasalahan yang timbul diprusahaan tersebut diakibatkan karena kelalaian

dan kurang nya pengetahuan pekerja terhadap penggunaan APD dan lingkungan

kerja.sebaiknya dilakukan pembinaan tentang keselamatan dan kesehatan kerja diperusahan

agar kariawan memahami pentingnya memakai APD agar kecelakaan dapat diminimalkan,

APD yang sangat disarankan diantarnya adalah masker,gogles,sarung tangan,pakian

pelindung,spatu.dari kasus kedua yaitu mengenai lingkungan kerja yang tidak memadai yaitu

berseraknya barang dan juga besi yang ada ditanah dan juga kurang nya fasilitas maka

disarankan agar perusahan mengontrol tempat penyimpanan barang atau hasil produksi

perusahan itu sendiri,serta lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan para pekerja

dengan menggunakan alat pelindung diri.


BAB 4

PENUTUP

KESIMPULAN

Pengaturan kerja di perusahan las madulancar belum tertata dengan baik tempat kerja belum

memadai karena tempat nya masih terbuat dari bambu dan atap nya tebuat dari terpal serta

alat pelindung diri yang masih kurang,maka diperlukan beberapa rekomendasi ergonmi

asesmen yang telah dilakukan

Saran

1. perlengkapan Keselamatan kerja tukang las atau bagian pengelasan seharusnya

sudah memenuhi standar oprasional kerja .

2. Karena Cara penggunaan las dan peralatan pelindung perlu diketahui untuk

menghindari bahaya dan cedera yang mungkin merugikan bagi pekerja las.

Seharusnya setiap karyawan yang bertugas dalam melakukan pengelasan dibekali

dengan peralatan keselamatan.

3. Hal ini mengingat resiko cedera pada petugas pengelasan cukup tinggi. Pada proses

pengelasan benda kerja, terdapat beberapa peralatan keselamatan yang harus

dipergunakan sesuai dengan petunjuk keselamatan kerja.