Anda di halaman 1dari 21

TENTANG REDAKSI Salam Redaksi

DAFTAR ISI Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatu.


Pelindung :
Dr. Suwondo, M.Si Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala, Tuhan sekalian Alam yang
Tentang Redaksi selalu melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya sehingga kita mampu menjadi
Penasehat : pribadi-pribadi yang berprestasi. Pribadi kebanggaan orang tua, bangsa dan
Dr. Evi Suryawati, M.Pd negara.
Pro dan Kontra Hutan Serbaguna
Universitas Riau – 3 Penanggung Jawab : Sholawat serta salam selalu terlimpah curahkan kepada Nabi Muhammad
Ahmad Syahwanda Salahualaihi Wasalam, karena dengan perjuangan beliaulah kita mampu
Program Studi Pendidikan Biologi mengetahui kebaikan dan keburukan. Mudah-mudahan kita mendapat syafaat
Menawarkan Program Megister - 4 Pemimpin Redaksi : beliau di hari kiamat kelak. Aamiin. Mengutip kata dari Aristoteles “Bukanlah
Yasli Wira
sekali atau dua kali, namun berkali – kali hingga tanpa batas, yang membuat ide
Biologi News - 5 yang sama kemudian dikenali dunia”. Begitu pula dengan kami, Tim Nukleus,
Wakil Pimpinan :
Ranika Ruslima Dewi yang selalu berusaha memberikan sajian informasi yang bermanfaat serta menarik
Pekan Raya Biologi 2018 – 7
di dalam Buletin Nukleus ini. Edisi delapan ini merupakan wajah baru dari edisi
Grafis dan Layout : sebelumnya, dimana pada edisi kali ini kami mulai menyajikan ide-ide baru.
BEEC - 7 Depimei Nita Mahedra,
Pada edisi delapan ini, Tim Nukleus akan mengulas seputar “Pro Kontra
Yunita Sari
Bintang Kampus - 8 Hutan Serbaguna Universitas Riau dan Program Studi Pendidikan Biologi
Editor : Menawarkan Proram Megister (S2)” yang menjadi headline, persiapan mengenai
Phylo News - 10 Dea Yennisa Pekan Raya Biologi 2018, sederet kegiatan Himaprodi Pendidikan Biologi dan
tentunya Bintang Kampus yang semoga mampu menginspirasi para pembaca.
Hima News - 11 Ilustrator: Akhirnya dengan diterbitkannya majalah ini mudah-mudahan dapat
Indriani
menjadi pemicu bagi para generasi penerus untuk tetap berkarya demi bangsa.
Jejak Pendapat Hutan Serbaguna
Kesempurnaan hanya milik sang Pencipta, kami menyadari banyak terdapat
Universitas Riau – 14 Reporter :
Nurul Jannah, Awanda Prasono, kekurangan yang kami torehkan dalam setiap coretan. Untuk itu, kritik dan

Creativity in Art – 15 Aulia Lestari, Annisa Majesti, saran yang membangun sangat kami harapkan. Selamat membaca!!
Zura, Vio, Risma, Yen Sastri,
Anggraini, Devi Areka Pekanbaru, Januari 2018
Sekilas Info - 17
Distributor : Tim Redaksi
Tokoh Inspiratif - 18 Irsyad, Annisa Pusvita

Snapshot - 19
Redaksi menerima segala bentuk tulisan pembaca, baik

berupa opini, cerita pendek, ataupun puisi. Sebaiknya naskah diketik dan dikirimkan ke sekretariat buletin
NUKLEUS (Ruang Jurnal Biogenesis) atau via email ke buletin.nukleus@gmail.com.

Karya terpilih akan ditampilkan pada Nukleus edisi berikutnya.

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama Ia tidak menulis Ia akan
Bagi yang ingin bergabung dengan tim redaksi buletin
hilang dari masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk
Nukleus, dapat mengirimkan CV yang berisi data
keabadian (Pramoedya Ananta Toer)
lengkap ke buletin.nukleus@gmail.com

Terbuka bagi semua angkatan aktif di Program Studi


Pendidikan Biologi.
PRO DAN KONTRA HUTAN SERBAGUNA
UNIVERSITAS RIAU

(Sumber : HUMAS UR)

wujud penghargaan civitas akademika UR Namun ada juga Mahasiswa Universitas Riau
PEKANBARU - Universitas Riau adalah
kepada rektor UR periode pertama ini. Ide yang setuju dengan dibukanya Hutan Serbaguna
salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang
pembuatan hutan serbaguna ini menjadikan tersebut, Contohnya Ranika Mahasiswi Jurusan
ada di provinsi Riau, saat ini universitas Riau
arboretum dengan luasan ± 10 Ha dilakukan Pendidikan Biologi ini mengatakan bahwa “Saya
tengah gencar-gencar nya melakukan
setuju dengan pengalihan Arboretum menjadi
pembenahan guna menjadikan Universitas Riau land clearing dengan luasan ± 5 Ha yang
Hutan Serbaguna, karena hutan serbaguna
sebagai kampus hijau (Green Campus). Untuk akan direncanakan penanaman 70%
merupakan penggabungan fungsi lindung dan
mewujudkan hal tersebut maka Universitas Riau tanaman buah dan 30 % tanaman lokal produksi berupa hutan tanaman,” ujarnya.
membuat sebuah konsep yaitu “Kampus dalam dengan tujuan konservasi, edukasi dan
Taman”. ekowisata. Disamping Pro dan Kontra alih fungsi
Arboretum Universitas Riau menjadi Hutan
Konsep kampus dalam taman Serbaguna, pihak Universitas Riau tetap
memang sangat terasa di kawasan kampus melanjutkan proyek ini, hal ini dikatakan oleh
Universitas Riau (UR). Berbagai jenis pohon Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama
hingga perawatan bunga-bunga yang ada di dan Sistem Informasi UR, Prof. Dr. Mashadi, M.Si
kawasan kampus tersebur, merupakan bukti beliau mengatakan “Hutan dan waduk yang ada
nyata keseriusan UR dalam mewujudkan di UR pada saat ini, belum berfungsi dan
konsep “Kampus dalam Taman”. Sebagai termanfaatkan secara maksimal, sehingga
Learning University, lingkungan kampus melalui kerjasama UR dengan Badan
Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan
yang asri, teduh, dan nyaman untuk belajar
Lindung (BPDASHL) ini kita harapkan dapat
merupakan salah satu komponen yang
membuka lebih luas manfaat bagi kepentingan
penting. Konsep ini disampaikan Rektor UR, pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi di
Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA dalam (Sumber : HUMAS UR) UR.” Pembangunan Hutan Serbaguna ini
kegiatan seminar implementasi strategi dilakukan secara bertahap hingga empat tahun
pengelolaan lingkungan “green campus” UR kedepan. Pada tahun 2017, pembangunan fokus
Pro dan Kontra pun terjadi atas
berbasis konservasi dan budaya melayu, pada penanaman. Sementara, untuk jenis pohon
rencana tersebut terutama dikalangan
Kamis (26/1/2017) di Aula Gedung lembaga buah-buahan yang ditanam diantaranya adalah
mahasiswa sendiri, tidak sedikit mahasiswa
Penelitian dan Pengabdian Kepada pohon mangga, rambutan, sukun, tampui,
Universitas Riau yang tidak setuju dengan tanjung, dan diantara pohon buah tersebut, akan
Masyarakat (LPPM) UR.
rencana tersebut. Shobar salah satu contoh dikombinasikan dengan pohon kayu-kayuan,”
Belum lama ini Universitas Riau nya seorang Mahasiswa Jurusan kehutanan terang Mashadi. (YW/DYNS)
Melalui Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Riau mengatakan “Kemanakah
(PSLH) Universitas Riau Bekerjasama satwa-satwa penghuni kawasan yang dibuka
dengan melakukan pembukaan lahan untuk tersebut pindah. Jadi kalau nanti ada satwa yang
membuat Hutan Serbaguna yang diberi nama tiba-tiba ikut belajar di dalam kelas, mereka tidak
salah. Karena rumah mereka sudah dihancurkan”
Hutan Serbaguna Muchtar Lutfi yang
merupakan
PRODI PENDIDIKAN BIOLOGI MENAWARKAN PROGRAM MAGISTER (S2)
PENDIDIKAN BIOLOGI
PEKANBARU - Pendidikan Biologi
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Riau kini
membuka program magister pendidikan biologi
bagi mahasiswa S1 ataupun guru-guru yang
berkeinginan melanjutkan studi mereka ke
jenjang yang lebih tinggi.
Syarat mendaftar ke program magister
pendidikan biologi adalah IPK S1 lebih dari 2,75.
Apabila terdapat guru yang ingin melanjutkan
pendidikan S2-nya namun IPK hanya mencapai
2,5 tetap dapat mendaftar namun diselingi
dengan persyaratan tertentu. Syarat tersebut
adalah mahasiswa S2 harus mempertahankan
IPK minimum 3 per semester. Apabila IPK kurang
dari 3 maka akan diberikan peringatan. Untuk
mendaftar bisa melalui website unri.ac.id.
Pendaftaran dilakukan setiap semester, untuk
semester ganjil dari bulan agustus dan untuk
semester genap dari bulan januari.
Sampai saat ini sudah terdapat dua
angkatan yang berkuliah di program magister
pendidikan biologi. SKS yang ditawarkan
sebanyak 38 SKS. Biaya pendaftaran program
magister pendidikan biologi sebesar 750 ribu.
Dokumentasi Kegiatan Workshop Penyusunan Dokumen Akreditasi Program Studi di
Untuk biaya SPP juga tidak terlalu mahal yaitu
sebesar 6,5 juta per semester. Biaya tersebut Lingkungan FKIP UR
dipisahkan dengan biaya proposal, seminar hasil,
Dr. Imam Mahadi,M.Sc, Dr. Evi Suryawati, M.Pd, sehingga memenuhi persyaratan dinas untuk
ujian wisuda dan wisuda. Drs. Wan Syafii, M.Si menjadi seorang guru PNS.
Dr. Yustina, M.Si. Dosen yang belum tetap yaitu
selaku koordinator program magister pendidikan
Dr. Ir. Zulfarina, M.Si, Dr. Fitra Suzanti, M.Si, Dr.
biologi mengharapkan agar calon mahasiswa S1 “Harapan untuk mahasiswa agar
Riki Apriyandi, M.Pd, Dr. Sri Wulandari, M.Si.
dapat melanjutkan pendidikannya di S2 prodi mahasiswa S1 dapat melanjutkan ke S2 Program
Pendidikan Biologi Universitas Riau. Selain Program magister Pendidikan Biologi kini Magister Pendidikan Biologi. Kepada guru yang
biayanya terjangkau juga lokasinya masih berada masih dalam proses menuju akreditasi. Dr. Wan ingin melanjutkan ke Program Magister
di tempat yang strategis. Syafii, M.Si selaku koordinator program magister Pendidikan Biologi,” tuturnya. (RR)
pendidikan biologi mengharapkan agar program
Tim pengajar Program Magister
S2 segera mendapatkan akreditasi minimal B
Mendidikan Biologi tetap yaitu Dr. Wan Syafii,
M.Si, Prof. Dr. Firdaus, LN, Dr. Suwondo, M.Si,
DOSEN PENDIDIKAN BIOLOGI SAH BERGELAR DOKTOR
TELAH BERTAMBAH

PEKANBARU - Kualitas dosen 5/PRT/M/2008, standar kebutuhan RTH untuk


Pendidikan Biologi Universitas Riau (UR) terus satu penduduk adalah 20m2 .
mengalami peningkatan, menyusul dengan terus
“Jumlah penduduk setiap tahun pasti akan
bertambahnya dosen bergelar doktor. Baru-baru
bertambah, sedang luas daerah selalu tetap,”
ini, satu dosen FKIP Biologi berhasil
jelas beliau pada tim Nukleus. Tentunya dengan
menamatkan jenjang pendidikan tertinggi. Gelar
penelitian yang dilakukan, Bu Wulan berharap
doktor kini telah sah tersemat di depan namanya
bisa terus mengimplementasikannya ke
pada tanggal 28 Oktober 2018. Dr. Sri Wulandari,
masyarakat.
M.Pd atau akrab disapa Bu Wulan lulus dari
Program Studi Ilmu Lingkungan Universitas Riau. Eksistensi dari gelar doktor yang telah
Hal ini semata-mata tidak lepas dari dukungan menjadi ‘brand’ dengan status tinggi tak membuat
suami dan keluarganya. beliau merasa tinggi hati. Ia menjelaskan bahwa
bagi seorang dosen, adalah suatu kewajiban
Beliau lulus sidang promosi doktor
untuk menamatkan jenjang S3. Nama : Dr. Sri Wulandari, M.Si
dengan membawa disertasi berjudul “Model
Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Berkelanjutan Tempat/tanggal lahir : Yogyakarta, 20
Selama menempuh jenjang S3, Bu Wulan
sebagai Cadangan Karbon di Kota Pekanbaru”. Desember 1965
tidak meninggalkan amanahnya begitu saja.
Bu Wulan menjelaskan adanya indikasi Pada Senin hingga Jumat, beliau tetap menjadi Bidang Keahlian : Fisiologi Tumbuhan
perubahan iklim yang cukup signifikan di kota dosen bagi mahasiswanya. Namun saat Sabtu Jabatan : Dosen Program Studi
Pekanbaru. “Ini semua karena emisi gas karbon dan Minggu, kembali menjadi mahasiswa Pendidikan Biologi
yang terus meningkat,” ujarnya. Unit Kerja : Pendidikan Biologi
Berjalan sambil membawa gelar doktor
Memulai penelitian sejak tahun 2015, Bu Alamat Kantor : FKIP Universitas Riau
tentunya menambah tanggung jawab moral bagi
Wulan rajin mengumpulkan data-data yang Kampus Bina Widya
diri sendiri. Paradigma kita dalam memandang
berhubungan dengan penelitiannya. Dari 12 tentang kehidupan dan masalah tentunya harus KM 12,5 Simpang Baru,
kecamatan di Pekanbaru dengan total wilayah bertambah luas. Filosofi dari kedoktoran itu Pekanbaru
63.226 ha hanya tersedia 898,26 ha Ruang bukan hanya ilmu yang tinggi, tetapi kearifan
Terbuka Hijau (RTH) . Dengan luas RTH di Kota yang semakin meningkat.
Pekanbaru hanya 4,94 ha, sedang luas RTH
terbesar dipegang oleh Kecamatan Rumbai, yaitu Sebagai seorang wanita yang telah
seluas 772,21 ha. Melihat data pada disertasi berkeluarga, Bu Wulan juga tidak meninggalkan anaknya menjadi termotivasi dan berkeinginan
beliau, jelas bahwa RTH di Pekanbaru belum kodratnya sebagai ibu rumah tangga. Pada tim belajar lebih giat lagi.
optimal. “Pengoptimalan itu juga butuh sosialisasi Nukleus, beliau memberikan tips untuk membagi
dari pemerintah kepada masyarakat sekitar,” waktu secara efektif dan efisien. Pertama, semua Akhir wawancara beliau berpesan kepada
tambahnya. hal yang berhubungan dengan urusan kampus mahasiswa aktif FKIP Biologi UR untuk selalu
harus diselesaikan di kampus juga. Kedua, saat belajar dan mengembangkan ilmunya di kampus.
Beliau juga menyampaikan bahwa jumlah di rumah ia habiskan waktu untuk keluarga dan “Tidak hanya kemampuan kognitif saja, tapi
penduduk Pekanbaru yang terdata pada tahun menyisakan satu jam waktu untuk mengulang keaktifan juga menjadi bekal untuk masuk ke
2014 sebanyak 1.011.467 jiwa. Dimana total luas pelajaran. Memiliki 3 orang anak yang kelak akan dunia kerja,”ujarnya.(AUL/DYNS)
RTH yang diperlukan adalah sebesar 2.022,93 menjadi penerus tentunya membuat Bu Wulan
ha. Tentu saja masih ada lahan RTH yang harus harus selalu memberikan contoh yang baik.
disediakan seluas 1.124,67 ha. Berdasarkan Selain ilmu agama, tentu ilmu pendidikan juga
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. harus ditanamkan. Ia selalu berharap agar

Tingkatkan Kesadaran Untuk Akreditasi Lebih Baik


PEKANBARU - Program Studi Pendidikan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi. manajemen pendidikan di intansi tersebut. Saat
Biologi adalah salah satu program studi di Peningkatan mutu pendidikan terus dilakukan ini akreditasi memiliki peran yang penting bagi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk meluluskan sarjana yang berkompeten di seluruh pihak tidak hanya bagi intansi tersebut
Unversitas Riau yang telah ada sejak tahun 1978. dunia pendidikan. Sampai saat ini jurusan juga dosen sebagai tenaga pendidik dan
Mulanya, program studi ini bertujuan untuk pendidikan Biologi sudah mencapai akreditasi B mahasiswa sebagai peserta didik. Hal ini
mendidik mahasiswa jenjang sarjana muda. Pada dan banyak lulusan yang menjadi guru bahkan dikarenakan apabila suatu intansi misalnya
awal 1979, dibuka program Diploma I dan II untuk kepala di pelbagai sekolah negeri maupun jurusan memiliki akreditasi yang baik maka akan
mempersiapkan tenaga pendidik bidang studi IPA swasta. meningkatkan reputasi jurusan tersebut.
dan program DIII untuk tenaga pendidik mata
Akreditasi adalah suatu tolok ukur dari
pelajaran Biologi SMA. Pada tanggal 18 Juli 1984
intansi pendidikan mengenai sistem dan
resmi dibuka jenjang sarjanaS1 di jurusan ini oleh
Sambungan baca halaman 6

Sambungan halaman 5 untuk mendapatkan akreditasi A. Hal ini nasional dan internasional. Akan tetapi
disampaikan oleh ibu Dr. Zulfarina, M.Si selaku mahasiswa juga harus terlibat untuk
Selain itu, bagi mahasiswa lulusan
sekretaris dalam akreditasi tahun 2017 di progam meningkatkan SDM seperti nilai IPK mahasiswa
jurusan tersebut akan mudah dipertimbangkan
studi Biologi. “Prodi Biologi optimis akan minimal 3,0, jumlah lulusan mahasiswa maksimal
apabila memasukkan lamaran pekerjaan di
mendapat akreditasi A, pasalnya di tingkat 4 tahun, jumlah mahasiswa DO, dan prestasi
pelbagai tempat dan menjadi syarat penting
universitas sudah mencapai nilai standar untuk melalui event nasional seperti PKM dan kegiatan
apabila ingin mengajukan beasiswa dalam
mendapat akreditasi A. Didukung juga dengan kampus lainnya.
melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
adanya 3 orang dosen yang melakukan
Hasil akreditasi menjadi evaluasi bagi
Akreditasi dilakukan oleh Badan pengajuan profesor” paparan beliau.
program studi untuk terus memperbaiki dan
Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)
Pencapaian akreditasi yang lebih baik meningkatkan kualitas pendidikan. Karena
setiap 5 tahun sekali. Program studi pendidikan
tidak lepas dari seluruh pihak di dalam program apabila tidak melakukan tidak membenahi dan
Biologi terakhir kali melakukan akreditasi pada
studi. Di dalam borang tercantum 7 standar yang meningkatkan kemungkinan akan menurun
tahun 2012. Tahun ini dilakukan akreditasi
harus dilengkapi dan didata ulang untuk melihat akreditasi menjadi lebih buruk dari sebelumnya.
kembali sejak bulan Juni 2017 hingga 18 Januari
kualtas sistem pendidikan di prodi tersebut. Selain itu, akreditasi juga memiliki standar yang
2018. Sistem akreditasi dilakukan dengan online
Standar tersebut diantaranya visi misi program lebih tinggi setiap periodenya. Sehingga perlu
yaitu dengan mengupload seluruh borang
studi, tata pamong, kemahasiswaan, SDM dilakukan kerja sama yang baik antara
kemudian dilakukan penilaian. Penilaian borang
(sumber daya mahasiswa), kurikulum, biaya, dan mahasiswa dan dosen sebagai civitas akademika
dilakukan penilaian oleh pihak universitas
pengabdian dosen. Standar tersebut saling yang penting dalam menjalankan sistem
sebelum di upload ke Direktorat Jenderal
berkaitan dan mempengaruhi hasil akhir pendidikan.“Harapannya program studi
Perguruan Tinggi (DIKTI). Program studi
akreditasi. Tidak hanya bagi dosen saja untuk pendidikan mendapat akreditasi A tahun ini, dan
pendidikan Biologi kali ini pada tahap penilaian
meningkatkan kualitas mengajar, meneliti, dan lebih baik ke depannya” ujar ibu Zulfarina di akhir
universitas mendapat nilai 3,6 dan berpotensi
melakukan pengabdian serta menulis jurnal wawancara. (NJ) 13/01/2018

Myzomela irianawidodoae Spesies Burung


Baru Temuan LIPI
nationalgeographic.co.id, baru Myzomela dari Pulau Rote tersebut dalam jurnal ilmiah Treubia Volume
Jakarta – Selasa, 9 44, edisi Desember 2017, halaman 77 – 100.
Januari 2018, kabar Burung endemik asal pulau terbesar di Kepulauan Rote, NTT ini termasuk
gembira datang dalam famili Meliphagidae. Artinya, Myzomela irianawidodoae termasuk
menghampiri redaksi dalam daftar burung yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun
National Geographic 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan
Indonesia. LIPI melalui PP Nomor 7 Tahun 1999.
Pusat Penelitian Biologi Myzomela irianawidodoae memiliki ukuran tubuh yang tidak besar. Panjang
mengabarkan bahwa tubuhnya hanya 11,8 cm, dengan bobot 32,23 gram. Panjang paruh 1,79
keluarga besar burung di Indonesia kini memiliki satu lagi anggota keluarga cm. Bentangan sayap 17,2 cm dengan panjang sayap 5,8 cm, panjang ekor
baru yang dikenali. Myzomela irianawidodoae, begitulah penyebutan nama 3,7 cm Biologi)
(Sumber: Humas LIPI dan Pusat Penelitian dan tinggi kaki 1,67 cm.
ilmiah burung yang ditemukan di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur ini. Dengan paruh berwarna hitam, mata cokelat gelap, warna kaki dan jari
Dalam pemberian nama ilmiah burung tersebut, Presiden Joko Widodo hitam dengan bantalan kuku warna kuning, Myzomela bak jodoh bagi langit
melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Menteri Sekretaris sore hari.
Negara telah mengijinkan penggunaan nama Ibu Negara berdasarkan Surat Burung cantik ini memilih nektar, cairan manis dalam bunga, sebagai
Nomor B 1199/M.Sesneg/D-2/HL.01.00/12/2017 tertanggal 17 Desember santapan favorit mereka. Selain nektar, Myzomela juga menyukai serangga
2017. kecil seperti laba-laba.
Pemberian nama burung endemik dengan nama Ibu Negara ini merupakan Kicauan merdu Myzomela dapat didengar di kawasan hutan, semak-semak,
sebuah bentuk penghargaan kepada Ibu Negara atas perhatiannya terhadap kebun dan pepohonan yang memiliki bunga. Terkadang mereka juga dapat
kehidupan burung di Indonesia. ditemui pada pohon jati yang sedang berbunga.
Dalam keterangannya, LIPI menjelaskan bahwa proses penemuan ini Sebagai pemakan nektar, LIPI menduga bahwa burung ini juga "bertugas"
berlangsung sangat lama. Dimulai pada tahun 1879 saat Forbes sebagai penyerbuk. Namun demikian terkait hal ini, LIPI juga mengatakan
menyatakan bahwa masih banyak spesies Myzomela yang belum ditemukan bahwa penelitian dan pengamatan yang mendalam masih diperlukan untuk
di wilayah Wallacea. membuktikannya.
Pada tahun 1996, Johnstone dan Jepson melaporkan dugaan adanya "Oleh karena itu kami mengajak semua pihak untuk menjaga dan
spesies baru Myzomela di Pulau Rote. membiarkan burung ini hidup di alam. Kelestarian burung ini dan semua
Kemudian pada tahun 2009, Philip Verbelen, seorang aktivis lingkungan jenis burung di wilayah NKRI menjadi warisan yang bernilai tidak terhingga
melaporkan hasil pengamatannya di Pulau Rote mengenai jenis burung bagi generasi penerus bangsa,” tutup Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan
yang sama. Saat itu Philip berhasil mengambil foto dan rekaman suara Hayati LIPI, Enny
Myzomela. Sudarmonowati.
Hingga akhirnya pada tahun 2017, tim peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI
(Dr. Dewi M. Prawiradilaga dkk) dan tim peneliti Nasional University of
Singapore, Singapura (Ass. Prof. Frank Rheindt dkk) memublikasikan jenis
Peserta
Pekan
Raya
Biologi
2018
Mencapai
1.000
orang
Foto bersama para pemenang PRB 2017 lalu. (Kredit: Humas PRB FKIP Unri)
PEKANBARU - Pekan Raya Biologi merupakan agenda
tahunan yang ditaja Himpunan Mahasiswa Program Studi
Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau. Pekan Raya Biologi
akan diselenggarakan mulai dari tanggal 22 hingga 27 Januari
2018 dengan tema “Menuju Generasi Muda Indonesia
BEEC
Berkarakter”. Sampai tiba pada H-27, jumlah peserta yang
sudah mendaftar mencapai 1.000 orang. Hal tersebut (Biology Education English Club)
sebagaimana diungkapkan Ericka Tri Maharani selaku
koordinator Acara PRB 2018. “Total peserta yang telah tercatat
mendaftarkan dirinya untuk mengikuti ajang berbasis olimpiade PEKANBARU - BEEC (Biology Education English Club) atau lebih umum
sains Biologi ini yakni 1000 orang,” katanya. disebut BeeClub, merupakan kelompok belajar di bawah naungan Hima
Prodi Pendidikan Biologi dengan penanggung jawab Prof. Dr. Firdaus,
Dijelaskan Ericka, peserta berasal dari semua cabang lomba L.N, M.Si. BeeClub menganut filosofi lebah yang saling bekerja keras
yang ada, dan angka ini diprediksi akan terus bertambah, dia dan saling membantu “Siapapun kamu akan memberikan maanfaat
menargetkan bisa tembus 1.700 peserta. “Tahun ini PRB 2017 kepada orang lain”.
berhasil menembus angka 1500-an peserta, dan ditahun
depan (2018) kami menargetkan jumlah peserta akan naik Tujuan didirikannya BeeClub adalah untuk memperbaiki kemampuan
menjadi 1700 peserta. Upaya sosialisasi terus kami lakukan berbahasa inggris seluruh mahasiswa Pendidikan Biologi. BeeClub telah
baik di televisi, radio, maupun media cetak dan online terus melaksanakan Open recruitment pada bulan November 2017. Rapat
kami upayakan untuk menghimpun lebih banyak peserta,” ujar kepegurusan BeeClub telah dilakukan sebanyak dua kali. BeeClub
Ericka. mempunyai tiga bagian study yaitu literacy, membership dan public
relation.
Pendaftaran peserta masih terus dibuka sampai Januari
mendatang. Dan, saat ini pihak panitia khususnya Sistem belajar BeeClub ini adalah kegiatan tatap muka sekali seminggu
kesekretariatan terus berusaha untuk follow up ke semua dan sharing info pada setiap malamnya. Seluruh anggota dari BeeClub
sekolah se-Riau dan Kepulauan Riau untuk berpartisipasi dapat berpartisipasi untuk memberikan informasi apa saja dengan
dalam PRB 2018 ini. “Setiap hari kami selalu menelepon membuat paragraf berbahasa inggris.
sekolah SMP dan SMA se-Riau dan Kepulauan Riau untuk
mendaftarkan dirinya ke PRB 2018, mengingat ini merupakan “Bee Club akan resmi diadakan pada perkuliahan semester genap
acara yang sangat positif dan sayang untuk dilewatkan,” ucap ditahun 2018, dengan lama pelajaran selama satu semester dan diakhir
Ratih Setiawati selaku Koordinator Kesekretariatan PRB 2018. masa pembelajaran akan diberikan sertifikat,” ujar Putri Andini Agustin
selaku pengurus BeeClub. Untuk masa pengenalan dan pelatihan awal,
Pesertanya adalah siswa/i SMP dan SMA se-Riau dan Kepri para pengurus BeeClub akan melakukan penjualan Stiker dan Pin hasil
serta mahasiswa seluruh Indonesia dengan serangkaian produk dari BeeClub pada saat kegiatan Pekan Raya Biologi (PRB)
perlombaan, seperti: Uji Kompetensi Tertulis (SMP-SMA); Uji 2018, hal ini dilakukan untuk melatih mental dan kemampuan berbicara
Kompetensi Laboratorium (SMP-SMA); Cepat Tepat (SMP- para pengurus dalam bahasa inggris. (AP/DYNS)
SMA); Bio Expo School Competition (SMP-SMA); Mading 3D
(SMP-SMA); Fotografi (SMA); Lomba Karya Tulis Remaja dan
Poster Ilmiah (SMA); Melukis (SMP) serta Lomba Karya Tulis
Ilmiah Nasional bertemakan tingkat mahasiswa se-Indonesia.
Berbeda dari PRB sebelumnya tahun lalu, pada 2018
mendatang terdapat cabang lomba terbaru yaitu Melukis
tingkat SMA dan Fotografi tingkat Mahasiswa.
BINCANG-BINCANG BERSAMA KETUA UMUM DPM FKIP UNIVERSITAS RIAU
Rizky Ma’ruf Lubis
izki Ma’ruf adalah sosok yang sangat menginspirasi banyak orang terutama mahasiswa FKIP

R Universitas Riau. Rizky Ma’ruf Lubis yang akrab disapa Ma’ruf merupakan mahasiswa Pendidikan
Biologi angkatan 2014 yang sekarang menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa
(DPM) FKIP Universitas Riau Periode 2017/2018. Kiprahnya dalam beorganisasi memang tidak diragukan lagi
sebab banyak pengalaman-pengalaman organisasi yang diikutinya mulai dari bangku SMA hingga sekarang.
Walaupun memiliki banyak kesibukan dalam berorganisasi, ternyata Ma’ruf tetap mampu berprestasi dibidang
akademik. Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya Ma’ruf sebagai Mahasiswa Teladan I Pendidikan Biologi FKIP
UR 2017. Nukleus tertarik untuk dapat mewawancarai mantan ketua Pekan Raya Biologi 2017 yang sekarang
menjabat sebagai ketua DPM FKIP UR ini. Berikut bincang-bincang Nukleus bersama Rizky Ma’ruf.(DYNS)

Sosok Rizky Ma’ruf ini sangat menginspirasi banyak orang. Pengalaman organisasi yang cukup banyak
serta prestasinya dibidang akademik menjadikan ia sebagai sosok inspirator. Sebenarnya motivasi apa
yang mejadikan saudara aktif dalam berorganisasi?
Saya merasa ilmu yang saya peroleh di bangku kuliah saja belum cukup untuk menjadikan saya sukses dimasa
yang akan datang, maka saya merasa perlu mengasah diri dan mengembangkan kemampuan saya terutama
dibidang leader ship melalui organisasi yang saya ikuti.

Sejak kapan saudara mulai mengikuti organisasi?


Sejak saya SMP, saya sudah mulai akif dikegiatan-kegiatan sekolah, saat SMA menjadi pengurus Organisasi
Intra Sekolah (OSIS), dan sejak dahulu saya sudah aktif diikatan pemuda di daerah tempat tinggal saya serta
sering kali menjadi ketua pelaksana kegiatan keagamaan di sana. Di bangku kuliah, saya mengikuti organisasi
di Hima Probio FKIP UR dan pernah menjabat sebagai anggota Biro Konservasi Divisi Lingkungan Hidup,
Kepala Divisi Sosial dan Masyarakat (SOSMAS), serta Ketua Pekan Raya Biologi 2017. Saat ini saya masih
menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FKIP Universitas Riau.

Saudara pernah menjadi ketua Pekan Raya Biologi 2017, dan ditahun yang sama saudara terpilih BIODATA
menjadi Mahasiswa Teladan I Pendidikan Biologi 2017. Bagaimana cara saudara membagi waktu dalam
berorganisasi dengan kegiatan akademik di kampus? Nama : Rizky Ma’ruf Lubis
Ketika saya masuk ke ruang kuliah saya akan fokus mengikuti pelajaran, kemudian ketika saya di luar Panggilan : Rizky/Ma’ruf
perkuliahan saya akan fokus untuk mengembangkan dan mengasah diri melalui organisasi. Analoginya, seperti TTL : Asahan, Sumatra Utara
pembelahan biner pada bakteri, jika tubuh saya dapat membelah, maka separuhnya aktif diakademik dan 21 April 1996
separuh lagi aktif diorganisasi. Jadi intinya manajemen waktu sangat diperlukan sehingga kita mampu mengatur Hobi : Membaca, Bermain Gitar
waktu, bukan waktu yang mengatur kita. Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Bagaimana cara saudara untuk tetap berprestasi dibidang akademik walaupun sibuk dengan organisasi?
Tetap belajar, belajar bukan hanya duduk di ruangan dan membaca buku. Banyak metode lain dalam belajar Riwayat Pendidikan :
seperti ketika bekerja, bercanda dengan teman, atau hanya sekedar mengobrol saja. Asalkan semua yang -SDS 042 Bagan Sinembah
dilakukan tersebut bermanfaat, itu adalah belajar. -MTs Nur Hasanah Bagan Sinembah
-SMAN 4 Bagan Sinembah
Banyak organisasi yang saudara ikuti, dan dalam berorganisasi pasti ada kendala. Beda organisasi juga -S1 Pendidikan Biologi UR 2014
akan dijumpai kendala yang berbeda pula, bagaimana saudara menyikapi hal tersebut?
Kendala yang saya hadapi berasal dari diri saya sendiri, yaitu bagaimana saya bisa benar-benar menempatkan Alamat : Jl. Balam Sakti, Pekanbaru
diri sebagai sosok pemimpin yang menjadi tauladan banyak dan mampu menyelesaikan masalah. Cara Motto : Membunuh malas atau mati
menyelesaikannya adalah dengan mempertimbangkan baik dan buruknya keputusan yang saya ambil serta oleh kemalasan
cara-cara bijak yang telah dipelajari diorganisasi dalam menyelesaikan masalah.
Pengalaman Organisasi :
Setelah menamatkan S1 di Universitas Riau, apakah saudara akan tetap terus berorganisasi? -Kepala Bidang Keagamaan OSIS SMAN 4
Selagi jiwa muda masih membara, saya akan tetap berorganisasi yang memang sangat berguna baik sekarang Bagan Sinembah
maupun masa yang akan datang. -Agggota Biro Konservasi HIMA PROBIO
FKIP UR periode 2015/2016
-Kepala Divisi Sosial dan Masyarakat
Apasih manfaat yang saudara rasakan dari organisasi yang saudara ikuti?
(SOSMAS) HIMA PROBIO Periode
Mengembangkan potensi diri dan mengasah jiwa leadership kita.
2016/2017
-Ketua Pelaksana PRB 2017
Jika pada suatu kondisi. Ada dua tawaran atau peluang organisasi yang berbeda, yang sama penting -Ketua Umum DPM FKIP UR periode
dan menawarkan jabatan yang sama penting pula. Bagaimana cara saudara menentukan organisasi 2017/2018
mana yang akan dipilih dan yang akan ditinggalkan?
Saya gunakan skala prioritas, jika saya dihadapkan kepada kondisi tersebut saya akan pertimbangkan seberapa Prestasi :
penting suatu organisasi dibandingkan dengan organisasi yang lain. Dalam memilih organisasi, pertimbangkan -Mahasiswa Teladan I Pendidikan Biologi
pula seberapa penting manfaat organisasi tersebut bagi diri sendiri dan bagi orang lain. FKIP UR 2017

Apakah mimpi dan cita-cita terbesar seorang Rizky Ma’ruf itu? Dan untuk siapakah hal itu saudara Contact Person : 0852 7823 6094
persembahkan?
Menjadi guru atau dosen yang baik dan profesional yang dapat menjadi teladan bagi murid-murid saya. Impian
ini saya persembahkan terutama kepada alm. ayah saya dan ibu saya serta orang-orang yang telah berjasa
kepada saya.

Apa pesan saudara kepada para pembaca yang takut untuk berorganisasi dikampus karena takut
mengganggu akademiknya?
Jangan merasa takut berorganisasi jika belum mencoba dengan sungguh-sungguh. Untuk mengembangkan
potensi diri jangan hanya diperkuliahan saja.

Pengalaman Baru Bersama Inovator Nusantara

I
novator Nusantara adalah sebuah organisasi kepemudaan yang berfokus pada upaya penciptaan wadah
guna mengeksistensikan peran pemuda untuk bergerak bersama sesuai dengan passionnya dalam
memberikan karya nyata bagi Indonesia. Hingga saat ini Inovator Nusantara telah memiliki14 regional yang
tersebar di seluruh Indonesia. Salah satunya di Provinsi Riau. Dalam pergerakannya, Inovator Nusantara
memiliki program kerja unggulan, dimana salah satunya, yaitu Great Indonesia Leaders Summit (GILS) 2017.
Great Indonesia Leaders Summit (GILS) 2017 adalah sebuah acara konferensi nasional yang diselenggarakan
oleh Inovator Nusantara untuk meningkatkan kepedulian pemuda terhadap permasalahan-permasalahan
sosial yang terjadi di Indonesia, terutama yang terkait dengan point SDGS 2030 yang disusun oleh United
Nation (PBB) dengan tema “Colaborating Indonesian Young Leaders to Succed Sustainable Development
Goals 2030”.
Dalam acara GILS 2017 ini, salah satu mahasiswa aktif dari Program Studi Pendidikan Biologi Universitas
Riau bernama Diana Anggraini dari angkatan 2016 terpilih menjadi Panitia Nasional divisi Fasilitator, setelah
melalui seleksi berkas dan wawancara. Acara GILS 2017 diselenggarakan di Malang, 14-16 Oktober 2017.
Semoga dengan pencapaian salah satu mahasiswa Pendidikan Biologi di tingkat nasional ini dapat Foto : Diana Anggraini (Mahasiswa
memotivasi para generasi muda khususnya mahasiswa Universitas Riau dalam meraih prestasi dalam bidang akademik maupun
Pendidikan non
Biologi akademik.
FKIP UR Angkatan 2016)

Bawang Dayak
Bawa Mahasiswa
Pendidikan Biologi
FKIP UR ke Ajang
Pekan Kreativitas
Mahasiswa (PKM –
5 Bidang) Tingkat
Nasional
Pada bulan Juli tahun lalu
(12/07/2017) Universitas Riau
(UR) adakan kegiatan
Monitoring dan Evaluasi -
(Monev) untuk peserta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang. PKM
ini didanai oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
(Kemenristekdikti) . kegiatan ini dilaksanakan di Aula Gedung Rektorat lantai 4
Kampus Binawidya Panam UR. Pada kegiatan Monev ini, UR dimoitoring dan
dievaluasi oleh pihak eksternal dari Direktorat Kemahasiswaan
Kemenrisetdikti. Pada kesempatan ini, salah satu TIM PKM yang terdiri dari 4
mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UR yakni Depimei Nita Mahedra - Nurul
Jannah - Latifah- dan Rizqa Alfajri Husna serta 1 siswa dari Mahasiswa
Kedokteran UR – Tommy Satriasumatri. 5 orang ini dibimbing langsung oleh
Dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Yustina, M.Si. Angkat judul
‘Pengaruh Pemberian Ekstrak Bawang Dayak (Eleutherine americana Merr)
Terhadap Penurunan Kolesterol pada Tikus Jantan Putih Galur Wistaretap’.
“Dari sebanyak 12 perguruan tinggi dan sekolah tinggi atau sederajat, dalam
mengikuti kegiatan Monev PKM 5 Bidang tahun 2017 ini, merupakan
peningkatan yang cukup besar dalam lingkup implementasi pendidikan yang
ada di Provinsi Riau. kedepannya, kegiatan positif ini sangat perlu kita
tingkatkan kembali,” harap Syapsan. PKM adalah wadah yang dibentuk oleh
Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementrian Riset, Teknologi, dan
Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki
mahasiswa Indonesia guna mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu
dan teknologi yang telah dipelajari di perkuliahan kepada masyarakat luas.
Phylobiosains Lakukan Kerjasama Open Access dengan Perpustakaan Prodi
se-FKIP UR demi Upaya Peningkatan Keterbukaan Informasi
PEKANBARU - Perpustakaan Phylobiosains
merupakan perpustakaan yang berada di bawah
naungan Program Studi Pendidikan Biologi FKIP
Universitas Riau. Perpustakaan yang awalnya
bernama Perpustakaan Biologi ditahun 1990-an
ini kini hadir dengan wajah baru pasca
pemugaran bangunan kampus FKIP
dipertengahan Oktober 2017 lalu.
Sebagaimana layaknya perpustakaan pada
umumnya, perpustakaan Phylobiosains tentunya
menginginkan pelayanan yang maksimal kepada
pengunjung, terutama dalam hal kenyamanan
saat membaca dan ketersediaan bahan bacaan
dalam ruangan. Oleh karena itu, pemugaran
ruangan yang dilakukan tentunya sangat
membuat pengurus perpustakaan dan
pengunjung merasa senang dan antusias.
Pemugaran yang dilakukan berupa pembaharuan
warna ruangan dan pemasangan keramik lantai.
Dan saat ini, pemugaran telah selesai dilakukan.

Kunjungan dari Perpustakaan PBSI untuk diskusi Open Access

mepermudah pengunjung untuk mencari bacaan ujar Izma Rusela, selaku Sekretaris
yang sesuai dengan kebutuhannya,” tutur Risma. Perpustakaan Phylobiosains. Sebagai gambaran,
Tak hanya dalam bidang pelayanan, saat ini nantinya pada setiap kartu perpustakaan
perpustakaan Phylobiosains juga tengah menjalin selingkungan FKIP UR akan disertakan logo
kerjasama dengan perpustakaan Prodi lain kerjasama ini, dan dengan hanya menunjukkan
selingkungan FKIP Universitas Riau. Kerjasama kartu logo itu kepada pengurus perpustakaan
Penyusunan buku bacaan kembali pasca ini dimaksudkan untuk menjalin Open Access bersangkutan, maka akan dilayani sama seperti
pemugaran ruangan kunjungan dari satu Perpustakaan Prodi ke mahasiswa dari Prodi tersebut, seperti
perpustakaan Prodi lain untuk perihal kemudahan mengakses buku bahkan
Salah satu pengunjung perpustakaan kesempatan membaca dan meminjam buku ke meminjamnya. Untuk itu, perpustakaan
Phylobiosains, Nur Ahyana, yang merupakan Prodi bersangkutan. Pertemuan perdana untuk Phylobiosains masih terus berupaya untuk
mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas kerjasama ini telah dilakukan pada bulan merancang konsep kerjasama ini dengan
Riau angkatan 2015 mengatakan tentang November 2017 lalu, bertempat di Perpustakaan perpustakaan Prodi se-FKIP UR lainnya sebaik
kenyamanan yang dihadirkan oleh wajah baru Pusat Rujukan Prodi Pendidikan Bahasa dan mungkin, dan diharapkan dapat segera
perpustakaan Phylobiosains. “Terasa beda aja, Sastra Indonesia (PBSI). Pertemuan dihadiri oleh diimplementasikan pada tahun ajaran baru
seperti kelihatan lebih terang dari sebelumnya. masing-masing perwakilan pengurus kedepannya.
Mungkin karena warna cat dan keramik yang perpustakaan dimasing-masing Prodi se-FKIP
Wah, banyak sekali inovasi yang telah dilakukan
berubah. Hhmmm nyaman sih intinya”, ujar Nur Universitas Riau, seperti dari Prodi PBSI, Prodi
oleh perpustakaan kebanggan kita,
saat diwawancarai. Tak hanya Nur, Risma Widia Bahasa Jepang, Prodi Pendidikan Ekonomi, serta
Phylobiosains. Ayo dukung terus kegiatan positif
selaku Ketua perpustakaan Phylobiosains pun Prodi PPKN. Hasil dari pertemuan yang telah
seperti ini, dan semoga tetap selalu memberikan
merasakan hal yang sama. “Dengan wajah baru dilakukan yakni penetapan jadwal pergiliran
pelayanan terbaik bagi pengunjung nantinya.
perpustakaan Phylobiosains tahun ini, minat baca kunjungan yang akan dilakukan setiap bulannya,
Semangat! (RW)
pengunjung juga meningkat. Mungkin karena perumusan bentuk kerjasama Open Access ke
antusiasme yang tinggi dengan nuansa baru. semua perpustakaan se-FKIP UR beserta logo
Saya harapkan dengan ini, mampu meningkatkan Open Access tersebut.
antusiasme mahasiswa khususnya Pendidikan “Tentunya hal ini akan menjadi kabar yang
Biologi untuk terus aktif membaca dan belajar. menggembirakan bagi seluruh mahasiswa se-
Bukan hanya itu, kami juga telah melakukan FKIP Universitas Riau. Betapa tidak? Open
kategorisasi buku dan khusus skripsi, tersedia Access ini akan mempermudah kita untuk
update 5 tahun terakhir dengan pembagian mencari sumber bacaan dan referensi tugas di
antara bidang Pendidikan-Biologi dan Biologi- semua Prodi se-FKIP UR. Hal ini akan sangat
Pendidikan. Hal ini kami lakukan untuk membantu jika benar-benar bisa direalisasikan,”
Mengingat Jasa Para Pendidik,
Milad Prodi HIMA PROBIO Adakan
Pendidikan Peringatan Hari Guru
Biologi ke-33 PEKANBARU - Pada 25 November 1945, persatuan
guru telah menamai diri mereka dengan Persatuan Guru
Republik Indonesia (PGRI). Sayangnya, waktu itu belum
FKIP Universitas Riau ada keputusan resmi dari pemerintah untuk
menjadikannya sebagai salah satu hari besar nasional.
PEKANBARU – Himaprodi Barulah pada tahun 1994, Hari Guru Nasional resmi
Pendidikan Biologi FKIP Universitas diperingati setiap 25 November. Dicetuskannya Hari
Riau melaksanakan perayaan Milad Guru tentunya untuk mengenang jasa dan perjuangan
Prodi Pendidikan Biologi ke-33 di para guru yang telah bekerja keras memperjuangkan
Gedung Serbaguna FKIP Universitas pendidikan di Indonesia.
Riau pada hari Sabtu, 7 Oktober Dokumentasi Milad Prodi Pendidikan Biologi ke-33 dihadiri oleh para
dosen dan alumni Prodi Pendidikan Biologi
2017 pukul 09.00 WIB. Nah, maka dari itu dalam memperingati Hari Guru, Divisi
Sosial dan Masyarakat bersama anggota Hima Probio
Acara Milad Prodi ke-33 yang merupakan acara tahunan ini diadakan oleh Himaprodi FKIP UR membagikan bunga ke seluruh dosen-dosen
Pendidikan Biologi untuk merayakan hari jadi Prodi Pendidikan Biologi sekaligus syukuran Program Studi Pendidikan Biologi. Kegiatan ini bertujuan
untuk para wisudawan-wisudawati Prodi Pendidikan Biologi tahun 2017. Acara ini dihadiri untuk mengungkapkan rasa terimakasih kepada tenaga
oleh seluruh dosen, para wisudawan-wisudawati tahun 2017, dan seluruh civitas akademika pendidik yang sudah membimbing dan mendidik anak
Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau. Acara ini dibuka oleh Ketua Prodi Pendidikan didiknya dari yang tidak tahu menjadi tahu. Kemudian,
Biologi, Ibu Dr. Evi Suryawati, M.Pd. Dengan bertambahnya usia prodi, Ibu Evi berharap kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama.
Prodi Pendidikan Biologi semakin maju dan lebih baik lagi kedepannya. “Terimakasih kami ucapkan kepada seluruh dosen
semoga dengan adanya kegiatan ini juga mempererat
Acara Milad Prodi ke-33 ini dimeriahkan dengan penampilan tari persembahan oleh kekeluargaan di Program Studi Pendidikan Biologi” ucap
mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau. Acara ini juga mengadakan sesi salah satu Mahasiswa Pendidikan Biologi. (VIO)
potong tumpeng dan foto bersama. Sebagai tradisi di tiap tahunnya, di acara ini juga diadakan
nominasi-nominasi untuk para dosen serta wisudawan-wisudawati Prodi Pendidikan Biologi.
Acara ini ditutup dengan pembacaan do’a dan makan bersama.
Bupati Himaprodi Pendidikan Biologi, Ahmad Syahwanda berharap dengan BIOLOGY BLOOD DONOR
diadakannya acara Milad Prodi Pendidikan Biologi ke-33 ini semakin mengeratkan AJANG SEHATKAN DIRI
kekeluargaan di Prodi Pendidikan Biologi ini, ia juga berharap agar Prodi Pendidikan Biologi
semakin maju kedepannya. (AN/RR) PEKANBARU - Himpunan Mahasiswa Program Studi
Pendidikan Biologi (Hima ProBio) FKIP Universitas Riau
kembali mengadakan kegiatan Biology Blood Donor
PENGENALAN KEGIATAN AKADEMIK (BBD), Sabtu (28/10). Kegiatan yang sudah diadakan 6
PEKANBARU - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (Hima ProBio) kali ini bertempat di halaman FKIP Biologi dan di ruang
FKIP Universitas Riau kembali mengadakan kegiatan Pengenalan Kegiatan Akademik F3 FKIP, dimulai pukul 9 hingga setelah adzan zuhur.
(PKA), Selasa (28/8/2017). Kegiatan ini selalu dilaksanaan setiap tahunnya berdampingan Kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah
dengan kegiatan PKA BAKSO Universitas Riau. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang F3 Indonesia (PMI) cabang Pekanbaru.
FKIP Universitas Riau dengan tema “Eksplorasi Potensi dan Hidupkan Semangat Dalam kata sambutannya, Bapak Darmadi, S.Pd, M.Si
Solidaritas untuk Biologi Satu”. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator Prodi Pendidikan selaku dosen FKIP menyampaikan bahwa mendonor
Biologi Dr. Hj. Evi Suryawati, M.Pd serta seluruh dosen Pendidikan Biologi. bukan hanya soal fisik yang kuat, tetapi seberapa kuat
Dalam kata sambutannya, ibu Dr. Hj. Evi suryawati, M.Pd selaku koordinator Program semangat rohani untuk mau menyelamatkan orang. Ia
Studi Pendidikan Biologi berharap agar kegiatan ini terealisasikan oleh mahasiswa- berharap agar kantong darah yang terkumpul melebihi
mahasiwa baru yang awalnya belum tahu apa-apa mengenai semua di Pendidikan Biologi tahun lalu yang mencapai 50 kantong. Ia juga katakan
baik itu kegiatannya, dosennya, sampai cara belajarnya yang pastinya berbeda dimasa bahwa semua dosen mendukung penuh kegiatan sosial
mereka SMA kemarin, sekarang mereka akan lebih tahu dan paham sehingga dapat ini, sehingga diharapkan banyak yang ikut terlibat dalam
beradaptasi dengan baik di lingkungan yang baru bagi mereka tentunya. kegiatan ini.

Ahmad Syahwanda selaku bupati Himaprodi Pendidikan Biologi juga mengatakan Fachrul Gunawan selaku Ketua Panitia juga mengatakan
sekaligus berharap kepada mahasiswa-mahasiswa baru tahun ini agar dapat mengikuti bahwa antusias peserta donor tahun ini meningkat dari
perkuliahan dengan baik, dan dapat mengikuti semua kegiatan di Prodi Pendidikan Biologi tahun lalu. Tahun ini ada 90 orang pendaftar donor
dengan sungguh-sungguh. darah. Yang berbeda dari tahun sebelumnya adalah
panitia berhasil mengajak beberapa mahasiswa dari
Kegiatan ini beragendakan pengenalan dosen-dosen kepada mahasiswa, pengenalan Universitas lain, seperti UIN Suska Riau untuk ikut donor
mahasiswa juga tentunya, pengenalan Dosen Pembimbing Akademik masing-masing darah. Ia mengungkapkan bahwa Biology Blood Donor
mahasiwa baru, pengenalan kegiatan organisasi, pengenalan semua kegiatan di merupakan program kerja bidang Sosial Masyarakat
Pendidikan Biologi, sampai kegiatan games yang akan melatih kekompakan mereka (Sosmas) yang berada di bawah naungan Himaprodi
sebagai mahasiswa baru di Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau. Pendidikan Biologi. Ia juga mengatakan kegiatan ini
adalah salah satu jalan untuk hidup sehat bagi
Witria Ningsih selaku peserta PKA PRODI ini sekaligus sebagai mahasiswa baru
masyarakat yang berkontribusi dengan darah.
mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mereka karna mereka yang awalnya
tidak tahu-menahu tentang kegiatan perkuliahan di Pendidikan Biologi jadi tahu dan paham
sehingga setelah mereka sudah mulai mengikuti jadwal perkuliahan nanti tidak akan
bingung apa saja yang akan dan perlu dilakukan terlebih dahulu, seperti pengisian portal,
menemui dosen PA (Pembimbing Akademik), dll. (ZR/RR)
Akhir November, Mahasiswa Biologi FKIP UR Gelar Biology Cup 2017
2017 ini dilatar belakangi oleh tingginya minat FKIP Universitas Riau maupun dari para alumni.
mahasiswa dibidang olahraga, oleh karena itu Biology Cup merupakan salah satu acara besar
panitia tahun ini mengusung tema “Kembangkan yang ada di Program Studi Pendidikan Biologi
Generasi Muda Berkualitas yang Menjunjung FKIP Universitas Riau. Adapun Cabang
Tinggi Sportivitas melalui Biology Cup 2017”. Perlombaan yang diperlombakan yaitu Tenis
Meja (Se-UR), Catur (Se-UR), Volly Putra (Pa)
Kegiatan ini diketuai oleh Eko Destiranda dan (Se-UR), Volly Putri (Pi) (Se-UR), dan Futsal
dibuka secara resmi oleh salah satu dosen (FKIP, FMIPA, FISIP).
Pendidikan Biologi FKIP UR yaitu Dr. Evi
Suryawati, M.Pd. Beliau mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk
Biology Cup ini diharapkan dapat meningkatkan meningkatkan semangat serta mengembangkan
mutu dan kualitas mahasiswa dalam bidang bakat mahasiswa dalam bidang olahraga.
olahraga dan tentunya dapat menunjang Dengan mempertimbangkan tujuan tersebut,
PEKANBARU - Divisi Minat dan Bakat Himpunan
solidaritas antar mahasiswa. maka Himpunan Mahasiswa Program Studi
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi
Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau
FKIP Universitas Riau kembali mengadakan
Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh baik melakukan kegiatan olahraga yaitu Biology Cup.
kegiatan Biology Cup 2017 Se-Universitas Riau.
dari dosen Program Studi Pendidikan Biologi (AULIA)
Kegiatan ini dilaksanakan pada Akhir November

Pj. Bupati Kampar : Mari Kita Kembalikan Fungsi Hutan


dirasakan oleh anak
cucu kita kelak ungkap Sementara itu Rektor Program Studi Pendidikan
Syahrial Abdi. Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Riau Dr. Suwondo, M. Si dalam
Saat ini kita masih sambutannya mengatakan kegiatan ini
terkendala dengan merupakan bagian dari program prioritas bagi
permasalahan PLTA pembentukan karakter Mahasiswa karena tidak
Kota Panjang, tiga semua pembentukan karakter Mahasiswa bisa
turbin menghasilkan dibentuk hanya dalam kampus.
supply 114 Megawatt,
kebutuhan daya Ini juga juga bagian dari Tri Dharma Perguruan
tenaga listrik yang saat Tinggi dan ini adalah bagian ketiga dari Tri
ini masih sangat Dharma yakni pengabdian kepada masyarakat,
kurang pasokannya. selain itu ini merupakan perwujudan dari memulai
Hal ini disebabkan alih sesuatu yang kecil pun membutuhkan perjuangan
fungsinya lahan yang keras demi pengabdian kepada masyarakat.
selama ini dapat
menampung dan
menyerap air, ternyata
terganti dengan
tanaman komersil yang
XIII Koto Kampar - Pekan Penghijauan sama sekali tidak menyimpan air, bahkan
merupakan bentuk kepedulian Mahasiswa menyerap air begitu banyak.
Universitas Riau untuk peduli terhadap
kelestarian alam serta mengembalikan fungsi Dalam kesempatan itu pula Syahrial Abdi
Hutan untuk kebutuhan manusia dimasa yang mengajak seluruh masyarakat untuk memahami
akan datang. Hal ini dikatakan Pj.Bupati Kampar dan mengerti untuk apa dan apa yang dihasilkan
Syahrial Abdi ketika melakukan Penanaman dari kegiatan kita pada hari ini, Dirinya juga
Pohon pada acara Pekan Penghijauan ke- 29 berikan apresiasi yang tinggi terhadap adik-adik
mahasiswa dalam upaya melestarikan dan ikut Selain itu Suwondo juga mengungkapkan bahwa
bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Kegiatan ini merupakan agenda setiap tahunnya
Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu peduli memikirkan kelestarian alam, khususnya di
Kecamatan XIII Koto Kampar ini. dari Himpunan Mahasiswa Program Studi
Pendidikan Universitas Riau di Desa Koto Tuo Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu
Kecamatan Koto Kampar Hulu, (6/5). Kabupaten Kampar saat ini memiliki 67 destinasi
wisata, jika bukan kita siapa lagi yang ikut Pendidikan Universitas Riau dan setiap tahunnya
melestarikan dan mempromosikan wisata diadakan ditempat yang berbeda-beda. Khusus di
Selain itu Syahrial Abdi menyampaikan dapat kita Desa Koto Tuo Kecamatan XIII Koto Kampar ini
Bayangkan Tanaman yang kita tanam saat ini dikabupaten ini, dengan cara melestarikan dan
menghidupkan kembali flora dan sumber daya pekan Penghijauan dimulai tanggal 5 hingga 7
beberapa tahun mendatang dapat kita nikmati Mei. Untuk peserta yang mengikuti kegiatan ini
hasilnya, apa yang kita lakukan merupakan alam yang kita miliki, karena selama ini Provinsi
Riau masih mengandalkan sektor Migas ujarnya. adalah 400 orang terdiri dari Mahasiswa S1, S2
solusi dari permasalahan perubahan iklim yang dan Dosen serta siswa-siswi yang ada Didesa
saat ini sama-sama kita rasakan perubahan Koto Tuo, untuk bibit yang siap ditanam
drastis. Dilain sambutannya Pj. Bupati Kampar juga
mengatakan sektor pendapatan dari Minyak dan sebanyak 3000 bibit pungkas Suwondo.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini kita Gas Bumi semakin menurun, Pemerintah
Provinsi Riau kembali menggalakkan sektor Had
semua dapat bersinergi dan mengajak adik ir
Mahasiswa serta masyarakat untuk ikut peduli Pariwisata sebagai pendapatan alternatif,
memang diakui Infrastruktur penunjang sektor ini dal
dalam pelestarian alam di Kabupaten Kampar, am
karena manfaat kita menanam Pohon akan diakui masih sangat jauh tertinggal dari Provinsi
lain. kes
em
patan Penghijauan tersebut diantaranya Camat Mahasiswa, Pelajar, serta masyarakat peduli
XIII Koto Kampar, Kapolsek, Forkopincam, Kelestarian Alam.
Kepala Desa, Dosen Universitas Riau,

LATIHAN KEPEMIMPINAN DASAR (LIPID)


PEKANBARU - Himpunan Mahasiwa Pendidikan hari sabtu dan materi team work pada hari
Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan minggu untuk mahasiswa 2017. Mahasiswa yang
mengadakan kegiatan Latihan Kepemimpinan mengikuti kegiatan ini terlihat antusias mengikuti
Dasar atau disingkat dengan Lipid. Kegiatan ini jalannya kegiatan. Kegiatan Latihan
berada dibawah divisi PSDM dengan diketuai Kepemimpinan Dasar (LIPID) 2017 ditutup pada
oleh Dhea Oktama Rivaldo. Kegiatan yang pukul 12.10 pada hari minggu di Rektorat
berlangsung pada tanggal 4 sampai dengan 5 Universitas Riau.
November 2017 bertempat di ruang F03 Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan lapangan Dhea Oktama Rivaldo selaku ketua pelaksana
Rektorat Universitas Riau. Kegiatan ini diikuti mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan
mahasiswa berjumlah 75 orang dari angkatan dengan tujuan untuk menanamkan jiwa
2017. kepemimpinan untuk kader HIMA prodi
pendidikan Biologi dan mencari bibit yang bisa
Kegiatan Lipid dilaksanakan selama dua hari memimpin, khususnya di HIMA Prodi Pendidikan
dengan kegiatan memberikan materi berupa Biologi. (YN/RR)
Sumber : Humas HIMA PROBIO FKIP UR leadership 1, manajemen organisasi, manajemen
waktu, dan tata penyelenggaraan sidang pada

Struktur Organisasi Himaprodi Pendidikan Biologi (PROBIO)


FKIP Universitas Riau Periode 2017/2018
Muhammad Fidiadi (Mahasiswa Jurusan Agroteknologi UR): Tidak
setuju, karena Arboretum yang selama ini jadi kebanggan UR jadi
Jejak Pendapat
terganggu dan rusak. Habitat spesies tanaman dan hewan menjadi
hilang. Dampaknya, hewan akan pergi ke kebun buah atau pemukiman
guna mencari makan dan tempat tinggal yang baru serta secara tidak
Hutan Serbaguna UR
langsng akan mengurangi jumlah populasi mereka.
Sebagai mahasiswa Universitas
Hari Arasyid (Mahasiswa Jurusan PMIPA Pendidikan Biologi FKIP UR)
Menurut saya, adanya hutan serbaguna harus ditanggapi dengan positif. Sebab,
Riau, apakah Anda setuju
hal tersebut dapat dijadikan sebagai media edukasi yang mendukung
pembelajaran di kampus. Mengenai persoalan apakah alih fungsi tersebut akan
Hutan Arboretum Universitas
menggangu fungsi ekologi di Arboretum? bagi saya tidak. Justru dengan adanya
hutan serbaguna makin menambah keanekaragaman yang ada disana. Hanya
Riau di alih fungsikan menjadi
saja butuh proses, dan kita sebagai mahasiswa unri sudah seharusnya
mendukung hal tersebut. Dan yang paling penting bagaimana cara kita untuk
Hutan Serbaguna???
sama-sama menjaga ketika hal tersebut terwujud.

Suci Hartinaf Putri (Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan


UR): Setuju. Menurut saya kalau dialih fungsikan menjadi kebun
buah jadi bagus, dapat dua manfaat sekaligus, penghijauan dan
buahnya bisa dimakan/dipanen sama-sama asalkan yang
mengambil buahnya tidak merusak pohonnya. Terus hutannya Santi Dwi Putri (Mahasiswa Jurusan Teknik
jangan dibabat habis semua baru ditanam pohon buah, sebaiknya Lingkungan UR) : Saya kurang setuju sebab ini
sebagian dulu diganti dengan pohon buah, jadi menjelang pohon akan mengganggu Ekosistem yang sudah lama
buahnya tumbuh, penghijaunnya masih biasa dirasakan. ada di Arboretum itu sendiri dan tentu ini akan
mengganggu fungsi arboretum sebagai habitat
Shobar (Mahasiswa Jurusan Kehutanan Universitas Riau) : bagi satwa yang ada didalamnya.
Deka Mayida satwa-satwa
Kemanakah (Mahasiswapenghuni
Jurusan kawasan
Biologi FMIPA UR) : Saya
yang dibuka tidak setuju
tersebut
karena
pindah. Jadihal tersebut
kalau membuat
nanti ada satwasatwa yang adaikut
yang tiba-tiba dikawasan
belajar diarboretum
dalam
Universitas Riau tidak memiliki tempat untuk tinggal karena
kelas, mereka tidak salah. Karena rumah mereka sudah dihancurkan.hutan arboretum
yang seluas 10 pihak
Seharusnya Ha akan dialih merayakan
kampus fungsikan sebagai hutan
hari pohon serbaguna,
sedunia yang dan untuk
menjadikan
bermanfaathutan
demi serbaguna
mewujudkan tersebut membutuh
misi kampus yaknikan
URwaktu
menuju yang tidak
sebentar.
Akreditasi A tidak dengan cara pembukaan lahan seperti ini. Bahkan
pada tanggal 28 November nanti akan ada hari menanam pohon,
pihak kampus lebih baik tidak membuka kawasan berhutan yang ada
di lingkungan kampus tetapi membiarkan pohon-pohon tersebut ada,
Ranika Ruslima Dewi (Mahasiswa Jurusan
sehingga kawasan berhutanyang ada di lingkungan kampus tetap
Pendidikan Biologi UR) : Saya setuju dengan
utuh, Akan tetapi apabila hal tersebut untuk memperluas kawasan
pengalihan Arboretum Menjadi Hutan
ecoedupark maka tidak pantas bagi pihak kampus untuk menebang
Serbaguna, karena ini merupakan hutan
dan meratakan pohon-pohon yang ada. Justru hal yang bagus
serbaguna merupakan penggabungan fungsi
sebenarnya untuk membiarkan pohon-pohon yang ada untuk tetap
lindung dan produksi berupa hutan tanaman, hal
tumbuh, bukan malah membuka kawasan berhutan yang ada.
ini sesuai dengan Program kerja Kementriam
Lingkungan Hidup dan Kehutan (KLHK) Republik
Indonesia.

Teguh Pristiawan (Mahasiswa Jurusan


Agroteknologi Universitas Riau) : Saya
kurang setuju kalau arboretum dijadikan sebagai
sebagai Hutan serbaguna karena hal itu akan
membuat fungsi arboretum selama ini sebagai
Liza Aulia Yusfi (Mahasiswa Jurusan Biologi FMIPA UR) Tidak setuju. rumah bagi satwa yang ada didalam nya, nah
Soalnya hutan di Arboretum adalah salah satu Hutan yang tersisa di Kota kalau dijadikan hutan serbaguna hal ini akan
Pekanbaru dengan vegetasi yang cukup baik. Pengalihan sebagian hutan menggaunggu fungsi arboretum sebagai rumah
Arboretum menjadi hutan serbaguna sangat tidaklah bijak,mengingat bagi satwa liar didalam nya.
betapa banyak pepohonan sebagai tempat tinggal berbagai satwa
Arboretum dimusnahkan. Belum lagi kalau dilihat dari penggundulan yang
terjadi, sehingga semak sebagai tutupan lahan hutanpun dibabat habis.
Pihak kampus sepertinya lupa akan adanya kebun buah yang sudah
ditanami dengan pepohonan buah-buahan. Mengapa tidak dimaksimalkan
saja kebun buah tersebut? Begitu banyak dampak negatif yang ditimbulkan
seperti hilangnya flora fauna yang mungkin belum diidentifikasi dan diteliti
oleh pihak oleh pihak kampus sendiri.
KATA MAAF TERAKHIR
Oleh: Ranika Ruslima

iang hari itu mentari tampak terik. Rizka, mahasiswi jurusan Biologi FKIP sedang berjalan menuju kampus dengan berjalan kaki menyusuri jalan

S setapak yang selalu dilewatinya tiap pagi. Langkah Rizka semakin gontai ketika tak beberapa langkah lagi sampai ke kelas yang akan menjadi
asupan ilmunya pagi ini. Mata kuliah yang dimasukinya pagi ini adalah Fisiologi Tumbuhan. Huh, sudah beberapa kali Rizka menghela napasnya.

Setelah mata kuliah selesai berlangsung, Rizka tak langsung pulang begitu saja. Rizka menyempatkan dirinya untuk pergi ke ruangan yang biasa
ditempatinya kala tiada mata kuliah. Rizka adalah mahasiswi yang aktif berorganisasi. Saat ini dia tergabung dalam suatu organisasi kampusnya. Rizka
menduduki jabatan sebagai kepala divisi minat dan bakat di Himaprodi FKIP Biologi. Sontak sebagai seorang kepala divisi, Rizka sangat sibuk sehingga
tidak menghiraukan hal-hal lain dan fokus pada kerjanya di kampus. Dirinya sangat perfeksionis. Sampai pada suatu malam, sang bunda menelponnya
berkali-kali saat Rizka sedang sibuk-sibuknya mengurus acara “Pensi Biologers” yang berada dibawah divisi yang dinaunginya. Saat tersadar ponselnya
bergetar, Rizka mulai mengambil ponsel yang berada disaku celananya.

Lima puluh panggilan tak terjawab dari Bunda dihiraukannya begitu saja. Rizka lanjut mengurusi acaranya, berharap semuanya lancar dan meriah
sesuai rencana.

Acara “Pensi Biologers” berjalan sesuai rencananya. Rizka tersenyum puas dan langsung merayakan kemenangannya dengan mentraktir seluruh panitia.
Intinya, tidak ada yang bisa lebih membahagiakannya selain suksesnya acara ini.

Keesokan harinya Rizka lagi-lagi ditelpon bundanya. Karena pada saat itu dia sedang memegang ponselnya, diangkatlah telepon tersebut.

“Halo, Bun. Assalamualaikum…” ucap Rizka.

“Waalaikumsalam. Rizka, kamu gimana sih? Bunda udah nelpon kamu dari kemarin-kemarin tapi malah nggak diangkat.” Ada getar nada geram sekaligus
sebal dalam ucapannya.

“Ya ampun, Bun. Rizka sibuk dengan acara kampus. Tugas Rizka juga menumpuk. Rizka capek, Bun. Ngertiin Rizka dong,” sahut Rizka malas-malasan.

“Bunda tu kangen sama Rizka. Ayah juga tuh. Kamu tahu nggak, ayah lagi sakit. Kemarin dia kepengin ngomong sama kamu. Tapi kamu nggak angkat
telepon bunda.”

Lidah Rizka terasa kelu saat mendengar perkataan Bunda. Dadanya terasa sesak.

“Ayah sakit? Ayah sakit apa?” tanya Rizka dengan nada lirih.

“Rizka, bunda harap kamu tetap tenang mendengar kabar ini.” Terdapat jeda
CURAHAN HATI HAMBA sebelum bunda melanjutkan ucapannya. Rizka dapat mendengar sang bunda
Oleh: Ranika Ruslima menghirup napas panjang. “Ayah mengidap tumor otak. Bunda nggak bilang ke kamu
karena ayah sendiri yang ngelarang bunda.”
Terjatuhku tersembab kau bangkitkan aku
Terperangkap nikmat fana kau sadarkan aku Rizka terkejut bukan main. Lidahnya kelu dan tak bisa berucap apa-apa lagi.
Tersadar dalam relung hati kau ingatkan aku
“Halo… Rizka?”
Terisak dalam kelam malam kau tegurkan aku
Air mata Rizka mulai meleleh membasahi wajah cantiknya. Terdengar suara-suara
Dalam sembab tangis kusebut namamu berisik ditelepon. Mendadak panggilan di antara mereka berakhir begitu saja.
Walau dalam bahagia jarang kusebut dirimu
Kala fajar menjelma ku abaikan dirimu “Halo? Bunda? Halo!?” Rizka berteriak ketakutan. Dirinya langsung terduduk di
Walau dalam doa jarang ku panjat padamu lantai sambil memeluk lututnya. Menyembunyikan wajah di antara sela lutut dan
menangis sejadi-jadinya.
Namun dalam buruknya diriku kau tuntunku, selamatkanku Sejak panggilan telepon tersebut, bunda tak pernah lagi menelpon Rizka. Bahkan
Dalam ribuan dosaku kau tetaplah zat utuh sekadar mengabarkan kondisi sang ayah. Hal itu membuat konsentrasi Rizka kacau.
Hening, kerisauanku meredam seketika Pada akhirnya, Rizka menetapkan hati untuk pulang ke kampung halamannya,
Seakan kau bertelepati padaku berkata semua kan baik-baik saja Purwakarta.

Di sebuah rumah sakit di Purwakarta.

“Bun, gimana keadaan ayah?”

Rizka bertanya ketika baru saja sampai di rumah sakit. Terlihat kepanikan di
sekitar wajahnya. Bunda hanya menangis di luar kamar sang ayah tanpa menjawab
pertanyaan Rizka.

“Bunda, jawab dong jangan bikin Rizka takut.” Rizka menatap sang bunda dengan
air mata yang menumpuk di pelupuk matanya.
Bunda akhirnya menjawab, “Rizka, ayahmu sedang dalam masa koma. Hanya mukjizat yang bisa
menyelamatkannya.”
(…..Sambungan halaman 16)

Sambungan halaman 15 : Kata Maaf Terakhir


Rizka tak kuasa menahan tangisnya lagi. Hampir sejam menangis, akhirnya dokter menyuruh mereka masuk karena pasien ingin berbicara dengan
keluarganya.

“Ayah…..” Rizka berteriak lalu menyerbu memeluk sang ayah saat dokter membuka pintunya.

“Rizka anak ayah, akhirnya kamu datang juga. Ayah kangen Rizka,” ucap sang ayah pelan bahkan hampir seperti berbisik.

“Ayah, maafin Rizka jarang jawab telepon ayah. Rizka juga kangen ayah.” Kini tangisan Rizka sudah membasahi baju pasien yang ayahnya kenakan.

“Rizka, janji dengan ayah, kalau bunda nelpon Rizka diangkat ya. Adek kangen Rizka, Bunda kangen Rizka, Ayah apalagi.”

“Iya, ayah. Maafkan Rizka.”

Tiba-tiba saja garis dilayar tidak lagi menunjukkan adanya kehidupan. Lurus. Air mata Rizka tumpah begitu saja. Sementara bunda mengelus
pundaknya sambil memeluk adek Rizka.

Semua sudah terlambat. Tetapi yang pasti kita bisa memperbaikinya sedari awal. Walau semuanya tak lagi sama. Setiap cobaan hidup selalu dapat
dipetik suatu pembelajaran. Kali ini Rizka sadar bahwa keluargalah hal yang paling utama. Sesibuk apapun pekerjaan, jangan lupa untuk sekadar

Ayo,,. Asah Kemampuanmu disini!!


1
Mendatar
3 2 4 1. Kantor berita utama Negara Italia
2. Desakan hati (ing)
5. Sejenis Gula
7. Kelebihan Harga (istilah Ekonomi)
8. Lampu
5 6
9. salah Satu Negara Eropa
11. Bagian (Sinonim)
14. Excluding (Singkatan)
7 8 15. Kantor Berita Syiria

Menurun
1. Asia Tenggara (Singkatan)
2. Hewan Melata
3. Burung (Nama Latin)
4. Calon Bayi
6. Kepala Staf Daerah Militer (Singkatan)
9. Makanan Ringan Khas Garut
10. Toilet (Sinonim)
9 10
12. Hewan Penghasil Madu (ing)
13. Gelar Pasca Sarjana

12 11 13

14 15
berbincang dan saling bersapa menanyakan kabar melalui telepon. Tanpa keluarga, hidup takkan pernah lengkap

Manakah Kamu Dari 10 Tipe Mahasiswa


Menjelang Deadline Tugas?
Sumber: bintang-kampus.blogspot.co.id
Sebagai mahasiswa, tugas sudah merupakan separuh jiwa dari mereka. Tugas yang bertubi-tubi silih berganti
berdatangan menghampiri dan tak bisa dikelak mau tidak mau harus diselesaikan demi nilai yang kadang tak
sebanding dengan yang mereka kerjakan. Namun, tugas-tugas itu kadang lebih suka mereka buat menumpuk dan
akan mereka biarkan tanpa progress hingga detik-detik menjelang deadline. Dikasih tugas dari jauh-jauh hari, mereka
malah lebih senang mengerjakan sehari hingga sejam sebelum waktunya untuk ngumpulin. Biar greget dan nantang
gitu kali ya? Nah, terus gimana tuh jenis-jenis mereka disaat sudah mepet dengan waktunya pengumpulan.

Penasaran?
Berikut tipe-tipe mahasiswa menjelang deadline tugas yang biasa hadir di
kampusmu.

1. Mahasiswa Luar Biasa


Kalau yang ini sih, biasanya mahasiswa yang rajin
banget, gak pernah bolos, semua tugas dikerjakan
4. Mahasiswa
sudah dari kapan tau. Terkantuk-kantuk
Jadi, detik-detik menjelang
3. Mahasiswa Biasa Saja deadline Tipe
dia yang
sudahininyantai
sebenarnya
dan agak
kadang kasian sih, malam
dengan
Mahasiswa yang kaya gini, ya kaya mahasiswa- senang hati mengajarkan dan memberi contekan. hasutan
malam menjelang deadline dia malah kena
mahasiswa kepepet lainnya. Berusaha mengerjakan setan
Sayangnya, yang makhluk
biasanya membuatseperti
dia ini
ngerjain tugas sambi
jarang yang
tugas malamnya, eh ketiduran. Terus paginya pas ngantuk-ngantuk.
bermunculan di fakultasBiasanya
teknik, dia bakal bolak-balik
apalagi cowo- tidu
bangun, panik sendiri karena tugasnya belum kelar. cowonya. dan kebangun di atas tugasnya, dem
Akhirnya dia mau gak mau harus datang cepat dan memperjuangkan tugasnya hingga selesai. Salut deh
bergerilya mencari-cari contekan, ataupun minta
diajari teman supaya cepat selesai.

8. Mahasiswa Penuh Keberuntungan


Terakhir, ada mahasiswa yang bisa
7. Mahasiswa Pasrah dibilang beruntung terus. Bisa jadi tipe ini
6. Mahasiswa Tukang Cari Teman Senasib (Tapi
Kalau yang ini,. benar-benar sudah tidak diwakilkan oleh mahasiswa yang
Bohong)
punya semangat hidup untuk mengerjakan kelupaan atau telat mengerjakan tugas,
Ini lebih nyebelin lagi! Dia bakalan cari-cari teman
tugas lagi sepertinya. Tipe ini bakalan eh si dosen juga lupa atau gak masuk
yang sama-sama belum mengerjakan ataupun belum
mengumpulkan tugas seada-adanya banget, kelas. Bisa jadi juga tipe ini mahasiswa
siap mengumpulkan tugas biar ada teman untuk
bahkan mungkin kalau dia baru mulai yang dapat kelompok tugas yang isinya
panik. Dia biasanya bakal bilang "Kumpulinnya
menulis judul atau buat cover juga anak-anak rajin semua hingga ia tinggal
besok-besok aja ya bareng gue?", "Minggu depan
dikumpulin kali. Dia biasanya senang untuk menunggu hasil akhir untuk dikumpulkan
deh minggu depan ya?", "Pas deadline aja kita".
bilang "Ah, tugas mulu! Capek, mau nikah ke dosen atau dipresentasikan.
Terus, temannya akan terhasut dan meng-iya-kan.
aja rasanya!!!," padahal calon saja belum
punya.
10. Mahasiswa Pintar Mencari Rejeki (Tidak
disarankan)
9. Mahasiswa Tukang "Ngopi" Mencari rejeki juga bisa kamu lakukan sembari kuliah
"Tugas udah belom? Gue copy ya kalau udah." Mending kamu loh, apalagi saat-saat ada tugas begini. Mahasiswa yang
jauh-jauh dari mahasiswa yang tipenya seperti ini kalau sudah rajin dan cerdik akan memanfaatkan kesempatan utnk
menjelang deadline, karena dia kalau ngopi tugas kamu bakal menawarkan jasa joki ke mereka yang belum
nggak tanggung-tanggung! Samapi referensi dan gambar juga di mengerjakan tugasnya. Biasanya, tugas-tugas yang
copy. Masih bagus kalau sebelum mengumpulkan dia edit-edit dimanfaatkan ini tugas besar seperti desain dan
dulu, kalau nggak? Bisa-bisa nilai kamu yang kena korting sama makalah. Mereka akan mempunyai target-target
dosen gara-gara ulahnya. mahasiswa yang selalu saja terlambat untuk memulai
suatu tugas atau malah sudah males dari awal untuk
menyentuh tugas itu.
Sumber : Rubrik Opini dan Official Account Line iCampus Indonesia
Dua Tokoh
Indonesia
yang Pernah
Berperan
di Dunia
Internasional
1. Ir. H. Soekarno
Presiden Soekarno sang
Proklamator. Mungkin sampai
sekarang beliau adalah tokoh
yang paling banyak dikagumi
orang di Indonesia. Banyak
orang yang mencari mengenai
perjalanan hidup, profil
atau biografi singkat mengenai
Soekarno. Dikenal sebagai
Presiden pertama Republik
Indonesia sekaligus pencetus Sumber : iwansuwandy.wordpress.com
Pancasila, beliau lebih akrab di -
panggil Bung Karno ini berasal dari Blitar, dia merupakan pahlawan Proklamasi bersama dengan Mohammad
Hatta. Presiden Soekarno sangat disegani oleh para pemimpin negara-negara di dunia pada waktu itu. Soekarno
dilahirkan di Surabaya tepatnya pada tanggal 6 Juni 1901 dengan nama asli bernama Koesno Sosrodihardjo,
karena sering sakit yang mungkin disebabkan karena namanya tidak sesuai maka ia kemudian berganti nama
menjadi Soekarno.
2. Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie

Beliau adalah salah satu tokoh panutan dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang di Indonesia, selain dikenal
sebagai orang paling cerdas di Indonesia, ia juga dikenal sebagai presiden ketiga Republik Indonesia. Nama
lengkapnya adalah Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Ia dilahirkan di Pare-Pare,
Sulawesi Selatan, pada tanggal 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan
Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie
pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Masa kecil Habibie
dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan.
5 Pelajar Indonesia ini sukses
mencuri perhatian dunia lewat prestasi

19 Juli tahun 2015 lalu. Kompetisi IBO merupakan ajang


Brilio.net - Generasi muda saat ini tak sedikit yang telah lomba yang rutin diadakan setiap tahun. Di sana, para siswa
mampu mengharumkan nama bangsa yang akhirnya membuat yang mengikuti kompetisi ini akan menjalani tes praktikum
seluruh rakyat Indonesia bangga. Dari berbagai bidang, para dan teori di bidang Biologi. Terdapat empat topik yang harus
generasi muda yang kebanyakan adalah pelajar tersebut mereka selesaikan dalam tes praktikum selama 90 menit
mampu mengalahkan para lawannya di ajang internasional, yakni tentang
dan membuktikan bahwa mereka layak dan pantas diakui di Mikrobiologi dan Biologi Molekuler; Anatomi, Sistematik dan
kancah dunia. Evolusi Tumbuhan; Morfologi dan Fungsional Hewan serta
Biokimia.
1. Wilson Gomarga.
Pelajar SMA IPEKA, Wilson Gomarga, berhasil membawa 4. Joey Alexander.
pulang medali emas pada kompetisi International Biology Sebuah prestasi juga ditorehkan oleh Joey Alexander. Di
Olympiad (IBO) ke-27 di Hanoi, Vietnam, pada 16-23 Juli 2016 usianya yang masih belia, 12 tahun, pianis jazz Indonesia ini
lalu. Wilson menyingkirkan 253 peserta dari 68 negara. berhasil mendaratkan namanya sejajar dengan musisi
Awalnya, kiprah Wilson di ajang internasional berawal dari kondang luar negeri di ajang Grammy Awards 2016. Dia juga
keikutsertaannya pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) ke-14 menjadi musisi pertama asal Tanah Air yang masuk nominasi
di Yogyakarta. Wilson berhasil membawa pulang medali emas ajang bergengsi itu.
untuk bidang studi yang sama dan mendapat nilai praktek dan Joey berhasil masuk nominasi untuk dua kategori. Pertama
teori tertinggi. adalah untuk Best Jazz Instrumental Album dengan 'My
Favorite Things'. Kedua adalah untuk Best Improvised Jazz
2. Nixon Widjaja. Solo dengan 'Giant Steps' dari album yang sama.
Nixon Widjaja adalah salah satu wakil Indonesia yang berhasil Sebelum Grammy, Joey sendiri sudah menorehkan prestasi
meraih medali emas di Olimpiade Sains Junior Internasional yakni memenangkan Grand Prix di Master-Jam Fest 2013 dan
(IJSO) ke-13 tahun 2016. IJSO 2016 diikuti 48 negara dari 64 tampil di Montreal International Jazz Festival serta Newport
negara anggota dari semua benua. Jazz Festival pada 2015. Joey juga merupakan artis pertama
Pada tahun 2016 tersebut, negara yang turut serta sebanyak asal Indonesia yang menempatkan albumnya di Billboard 200.
32 negara. IJSO merupakan olimpiade sains yang diinisiasi Album 'My Favorite Things' berada di posisi 174 pada pekan
Indonesia pada 2004 dan menunjuk Jakarta menjadi tuan akhir Mei 2015.
rumah kala itu.
5. Michael Gilbert.
3. Maria Patricia Inggriani. Indonesia berkesempatan mendapatkan medali emas di ajang
Maria Patricia Inggriani yang bersekolah di SMA Kharisma Olimpiade Fisika Internasional 2016 yang diselenggarakan di
Bangsa berhasil membawa pulang medali emas di kompetisi Zurich, Swiss, 10-17 Juli 2016. Sosok yang meraih medali emas
International Biology Olympiad (IBO) di Aarhus, Denmark, 12- tersebut adalah Michael Gilbert.