Anda di halaman 1dari 27

BAB III

ANALISA LATIHAN

3.1 Proses Manufaktur Cover


1. Klik File > New dan lakukan pilihan sesuai Gambar 3.1 di bawah ini.

Gambar 3.1 New untuk proses manufakturing


2. Pada Menu Manager, pilih Mfg Model > Assemble > Ref Model untuk memasukkan model
benda yang ingin kita proses, lihat Gambar 3.2 di bawah ini.

Gambar 3.2 Ref Model


3. Pilih cover.prt sebagai model sebagai referensi, lihat Gambar 3.3 di bawah ini.
Gambar 3.3 Open cover.prt
4. Lakukan assembly dengan mengganti pilihan Automatic menjadi Default, lihat Gambar 3.4
di bawah ini.

Gambar 3.4 Assemble ref. model

5. Klik untuk konfirmasi.


6. Jika muncul jendela baru maka klik OK, lalu OK.

7. Klik Create > Auto-workpiece > klik untuk konfirmasi, lihat Gambar 3.5 di bawah
ini.
Gambar 3.5 Auto-workpiece
8. Putar tampilan benda menjadi terbalik seperti Gambar 3.6 di bawah ini.

Gambar 3.6 Posisi benda kerja terbalik


9. Buat sistem koordinat baru menggunakan Coordinate System, lalu pilih garis tepi
workpiece seperti Gambar 3.7 di bawah ini.
Gambar 3.7 Coordinat system
10. Pada Orientation, ganti sumbu X dengan Z, sehingga sumbu Z menghadap ke atas. Jika
sumbu Z menghadap ke bawah, klik tombol Flip, lihat Gambar 3.8 di bawah ini.

Gambar 3.8 Coordinat system


11. Selanjutnya pilih menu Mfg Setup sehingga muncul jendela baru seperti Gambar 3.9 di
bawah ini.
Gambar 3.9 Operation setup untuk memasukkan alat cutting dan machining zero

12. Klik tombol , lalu pilih Cutting Tools, klik tombol untuk memasukkan data
pahat.
13. Masukkan data pahat seperti pada tabel yang ada di modul. Ganti Name, Material,
Number of Flutes, Cutter diameter, dan Cutter length. Klik Apply lalu File > New untuk
memasukkan data pahat kedua dst seperti Gambar 3.10 di bawah ini.

Gambar 3.10 Membuat alat cutting


14. Klik OK, lalu OK lagi untuk kembali ke jendela Operation Setup.
15. Pada Machine Zero, klik tombol panah hitam untuk menentukan koordinat pahat, lalu
pilih Koordinat yang sebelumnya sudah kita buat, lihat Gambar 3.11 di bawah ini.
Gambar 3.11 Machine Zero
16. Lalu pada Surface, klik tombol panah untuk menentukan permukaan mula pahat. Isi nilai
1 untuk jaraknya, lalu OK, lihat Gambar 3.12 di bawah ini.

Gambar 3.12 Surface untuk awal pemahatan


17. Isi nilai Tolerance 0.1, lalu OK.
18. Klik Done/Return.

19. Pilih Mill Surface , Extrude , Sketch dari permukaan atas Workpiece, lihat seperti
Gambar 3.13 di bawah ini.
Gambar 3.13 Extrude

20. Pilih tool Use , pilih Chain lalu pilih dua garis tepi terluar benda hingga berwarna
merah, lihat Gambar 3.14 di bawah ini.

Gambar 3.14 Garis tepi chain


21. Jika garis merah belum mengelilingi benda, klik Next, lalu Accept, klik Yes jika ditanya
ingin membuat Loop, lihat Gambar 3.15 di bawah ini.
Gambar 3.15 Garis tepi chain
22. Klik centang untuk konfirmasi gambar.
23. Isi kedalaman ekstrusi 0.75, dan flip arah ekstrusi pada Gambar 3.16 di bawah ini.

Gambar 3.16 Ekstrusi pertama pada bagian cover


24. Klik centang hijau untuk konfirmasi, lalu klik centang hijau lagi.
25. Pada Menu Mgr, pilih Machining > NC Sequence > Profile > Done. Pilih Tool >
Parameters > Surfaces > Done .
26. Pilih pahat FEM_1_000, isi parameter pemahatan sesuai dengan tabel yang ada di modul.
27. Pilih Mill Surface > Done > Pilih permukaan Mill Surface yang sebelumnya sudah kita
buat. Pastikan arah panahnya mengarah ke luar benda, lalu Okay, pilih Select All >
Done/Return, lihat Gambar 3.17 di bawah ini.
Gambar 3.17 Mill Surface
28. Pada Menu Mgr pilih Play Path > Screen Play > Klik tombol Play untuk melihat gerakan
makan pahat, lihat Gambar 3.18 di bawah ini.

Gambar 3.18 Screen play


29. Jika sudah, klik Done Seq untuk mengakhiri sequence, lalu klik Matrl Remove > 1.Profile
Milling untuk membuang material yang akan kita pahat.
30. Pilih Automatic > Done > centang Auto Update Intrscts > OK. Maka sebagian benda
kerja akan dibuang sesuai dengan gerakan pahat, lihat Gambar 3.19 di bawah ini.
Gambar 3.19 Intersected comps
31. Selanjutnya kita akan melakukan Face Milling. Pilih NC Sequence > New Sequence >
Face > Done. Lalu pilih Tool, Parameters, Surfaces .
32. Pilih pahat SHL_2_000 > OK. Masukkan data parameter seperti yang ada di modul.
33. Pilih Model > Done > Permukaan atas model > Done, lihat 3.20 di bawah ini.

Gambar 3.20 Permukaan atas model


34. Lakukan Play Path dan Material Remove seperti langkah sebelumnya.

35. Pilih tool Mill Window ( ), pilih Sketch Window ( ), lalu Placement > Define.

Pilih permukaan atas benda, lalu pilih Sketch ( ), lalu klik Sketch, lihat Gambar 3.21 di
bawah ini.
Gambar 3.21 Mill window

36. Pilih tool Use , pilih Chain lalu pilih dua garis tepi terluar benda, lihat Gambar 3.22 di
bawah ini.

Gambar 3.22 Garis tepi chain


37. Jika garis merah belum mengelilingi benda, klik Next, lalu Accept, klik Yes jika ditanya
ingin membuat Loop, lihat Gambar 3.23 di bawah ini.
e
Gambar 3.23 Garis tepi chain

38. Klik centang untuk konfirmasi gambar, lalu klik untuk konfirmasi sketsa Mill
Window.
39. Selanjutnya kita akan melakukan Volume Milling. Pilih NC Sequence > New Sequence >
Volume > Done. Lalu pilih Tool, Parameters, Window.
40. Pilih pahat FEM_1_000 > OK. Isi data parameter sesuai dengan yang ada di modul.
41. Pada saat ditanya untuk Select wind, pilih sketsa mill window berwarna ungu yang sudah
kita buat sebelumnya.
42. Lakukan Play Path dan Material Remove seperti sebelumnya.
43. Sekarang satu sisi benda sudah selesai kita proses, selanjutnya kita akan memproses sisi
sebaliknya.
44. Pada Menu Mgr, pilih Mfg Setup > Operation > New untuk membuat operasi baru.
45. Berikan system koordinat baru pada ujung benda seperti yang sudah kita lakukan
sebelumnya, dengan sumbu Z menghadap ke atas, lihat Gambar 3.24 di bawah ini.
Gambar 3.24 Coordinate system
46. Pilih Machine Zero dari operasi kita dengan datum koordinat yang baru. Pilih Surface dan
isi nilainya 1, Tolerance 0,1, lalu OK

47. Pilih tool Mill Window ( ), pilih Sketch Window ( ), lalu Placement > Define.

Pilih permukaan atas benda, lalu pilih Sketch ( ), lalu klik Sketch, lihat Gambar 3.25 di
bawah ini.

Gambar 3.25 Mill window


48. Pilih tool Offset, pilih Chain lalu pilih dua garis tepi terluar benda. Jika arah anak panah
kuning mengarah ke dalam benda, isi nilai jaraknya sebesar -0,88. Jika arah panah
mengarah keluar benda, isi nilai jaraknya 0,88, lihat Gambar 3.26 di bawah ini.
Gambar 3.26 Chain
49. Klik centang hijau untuk konfirmasi, lihat Gambar 3.27 di bawah ini.

Gambar 3.27 Memasukkan nilai arah sketsa mill window

50. Klik centang untuk konfirmasi gambar, lalu klik untuk konfirmasi sketsa Mill
Window.
51. Selanjutnya kita akan melakukan Volume Milling. Pilih NC Sequence > New Sequence >
Volume > Done. Lalu pilih Tool, Parameters, Window.
52. Pilih pahat FEM_1_000 > OK. Klik Edit > Copy from sequence > All operations > 3.
Volume Milling. Namun ganti nilai step_depth, step_over, prof_stock_allow,
rough_stock_allow, dan bottom_stock_allow sesuai dengan yang ada di modul.
53. Pada saat ditanya untuk Select wind, pilih sketsa mill window berwarna ungu yang sudah
kita buat sebelumnya.
54. Lakukan Play Path dan Material Remove seperti sebelumnya.
55. Maka akhirnya akan jadi benda kerja seperti Gambar 3.28 di bawah ini.
Gambar 3.28 Hasil jadi benda kerja

3.2 Analisa Latihan Piramid


1. File - New - Part
2. Buatlah benda seperti Gambar 3.29 di bawah ini :

Gambar 3.29 Skets Benda uji


3. Setelah dibuat maka akan jadi seperti Gambar 3.30 di bawah ini :
Gambar 3.30 Hasil Benda Uji
4. Lanjutkan dengan File – New – Manufacturing.
5. Mfg model – ref model – pilih benda yang tadi akan dibuat, lihat Gambar 3.31 di bawah ini.

Gambar 3.31 Ref model part yang telah kita buat sebelumnya
6. Lakukan Assembly dengan cara automatic diganti dengan default, kemudian done, lihat
Gambar 3.32 di bawah ini.
Gambar 3.32 Assembly
7. Kemudian lanjutkan dengan memilih Create > Auto-Workpiece, lihat Gambar 3.33 di
bawah ini.

Gambar 3.33 Auto-workpiece


8. Pilih Coordinat system, kemudian pilih dua garis, dan atur sehingga sumbu-z mengarah
keatas, lihat Gambar 3.34 di bawah ini.
Gambar 3.34 Coordinat system
9. Pilih Mfg_setup dan akan tampil Operation setup seperti Gambar 3.35 di bawah ini..

Gambar 3.35 Operation setup


10. Pilih Machine tool setup – Cutting tools, kemudian masukkan data sesuai Gambar 3.36,
Gambar 3.37, Gambar 3.38 di bawah ini :
Gambar 3.36 Data pada PROFILE_1_000

Gambar 3.37 Data pada PROFILE_2_000


Gambar 3.38 Data pada VOLUME_1_000
11. Pilih Machine zero dan pilih sumbu yang tadi kita buat dengan coordinat system.
12. Pilih Surface, kemudian masukkan value 1 dan tolerance 0,1 – Ok, lihat Gambar 3.39 di
bawah ini.

Gambar 3.39 Operation setup


13. Pilih Mill surface – extrude bagian bawah/pertama, lanjutkan dengan memilih use – chain
jika garis merah belum mengelilingi bidang, klik tombol next dan done, lihat Gambar 3.40
di bawah ini.
Gambar 3.40 Mill surface pada bagian pertama
14. Pilih Menu manager - machining - profile – done.
15. Kemudian pilih pahat PROFILE_1_000, kemudian isi parameter dengan data seperti
Gambar 3.41 di bawah ini :

Gambar 3.41 Parameter profile milling


16. Kemudian Ok,selanjutnya lakukan analisis dengan kembali ke menu manager – play path
– screen play dan kemudian play, lihat Gambar 3.42 di bawah ini.
Gambar 3.42 Play path
17. Klik Matrl Remove > 1.Profile Milling untuk membuang material yang akan kita pahat.
18. Pilih Automatic > Done > centang Auto Update Intrscts > OK. Maka sebagian benda
kerja akan dibuang sesuai dengan gerakan pahat, lihat Gambar 3.43 di bawah ini.

Gambar 3.43 Intersected comps


19. Pilih Mill surface – extrude bagian tengah/kedua, lanjutkan dengan memilih use – chain
jika garis merah belum mengelilingi bidang, klik tombol next dan done, lihat Gambar 3.44
di bawah ini.
Gambar 3.44 Mill surface pada bagian kedua
20. Pilih Menu manager - machining - profile – done
21. Kemudian pilih pahat PROFILE_2_000, kemudian isi parameter dengan data yang sama
pada PROFILE_1_000.
22. Kemudian Ok,selanjutnya lakukan analisis dengan kembali ke menu manager – play path
– screen play dan kemudian play, lihat Gambar 3.45 di bawah ini.

Gambar 3.45 Play path


23. Klik Matrl Remove > 1.Profile Milling untuk membuang material yang akan kita pahat.
24. Pilih Automatic > Done > centang Auto Update Intrscts > OK. Maka sebagian benda
kerja akan dibuang sesuai dengan gerakan pahat, lihat Gambar 3.46 di bawah ini.
Gambar 3.46 Intersected comps
25. Pilih Mill surface – extrude bagian atas/ketiga, lanjutkan dengan memilih use – chain jika
garis merah belum mengelilingi bidang, klik tombol next dan done, lihat Gambar 3.47 di
bawah ini.

Gambar 3.47 Mill surface pada bagian ketiga


26. Pilih Menu manager - machining - profile – done.
27. Kemudian pilih pahat PROFILE_2_000, kemudian isi parameter dengan data yang sama
pada PROFILE_1_000.
28. Kemudian Ok,selanjutnya lakukan analisis dengan kembali ke menu manager – play path
– screen play dan kemudian play, lihat Gambar 3.48 di bawah ini.
Gambar 3.48 Play path
29. Klik Matrl Remove > 1.Profile Milling untuk membuang material yang akan kita pahat.
30. Pilih Automatic > Done > centang Auto Update Intrscts > OK. Maka sebagian benda
kerja akan dibuang sesuai dengan gerakan pahat, lihat Gambar 3.49 di bawah ini.

Gambar 3.49 Intersected comps


31. Pilih Mill window – extrude bagian volume benda, lanjutkan dengan memilih use – chain
jika garis merah belum mengelilingi bidang, klik tombol next dan done, lihat Gambar 3.50
di bawah ini.
Gambar 3.50 Mill window pada bagian volume
32. Pilih Menu manager - machining - volume – done
33. Kemudian pilih pahat VOLUME_1_000, kemudian isi parameter dengan data seperti
Gambar 3.51dibawah ini.

Gambar 3.51 Parameter volume milling


34. Kemudian Ok,selanjutnya lakukan analisis dengan kembali ke menu manager – play path
– screen play dan kemudian play. Lihat Gambar 3.52di bawah ini.
Gambar 3.52 Play path
35. Hasil dari analisis play path tersebut akan menjadi seperti Gambar 3.53 di bawah ini.

Gambar 3.53 Benda kerja yang sudah jadi